Home
/
Articles
/
All Category
/
Workplace Accident Pyramid: Definition to Prevention Measures

Workplace Accident Pyramid: Definition to Prevention Measures

9 April 2025 | MyProtection News Jakarta

The workplace accident pyramid is a theory introduced in 1931 by Herbert William Heinrich, which states that if one fatal workplace accident occurs in a work environment, it is proportional to 30 major workplace accidents, 300 minor injuries, 3,000 near-misses, and 30,000 unsafe acts.

Simply put, this means that in a workplace where one fatal accident occurs, there are also 30,000 unsafe behaviors and conditions present in that environment.

To gain a deeper understanding of the workplace accident pyramid and the various factors that can influence accident rates, check out the review below!

Was this article helpful?
Subscribe to our newsletter
Click subscribe to subscribe to our article newsletter
Share MyPro on
facebook
twitter
instagram
About MyProtection News Jakarta
MyProtection is one of the pioneer portals for purchasing health insurance and general insurance online which can be accessed via website and application platforms since 2017.
Recommended Articles
Automotive
5 mins read 28/05/2026
How Much is the Fine for Late Car Tax Payment

Paying taxes on time is very important, neglecting to do so can result in accumulating fines.

The same applies to vehicle taxes, such as the car tax. If not paid promptly, the penalty can impact your financial condition. So, how exactly do you calculate it, and what is the fine for late car tax payment?

Before knowing how to calculate it, there are 2 important things you need to understand regarding car tax penalty calculation, such as:

berapa denda telat bayar pajak mobil

Amount of Fine for Late Car Tax Payment

The fine that must be paid is calculated based on the length of time the tax has been overdue, consisting of 2 components:

  • PKB Fine or Motor Vehicle Tax, 25% per year of the PKB amount, calculated proportionally per month (25% x months /12).

  • SWDKLLJ Fine, fixed additional charge according to regulations, generally Rp 100.000 for cars, depending on vehicle type.

Car Tax Fine Simulation Based on Length of Delay

  • 1 day late, no fine.

  • 1 week to 1 month late, PKB fine 4.17% + SWDKLLJ.

  • 2 months late, PKB fine 4.17% + SWDKLLJ.

  • 3 months late, PKB fine 6.25% + SWDKLLJ.

  • 4 months late, PKB fine 8.33% + SWDKLLJ.

  • 5 months late, PKB fine 10.42% + SWDKLLJ.

  • 6 months late, PKB fine 12.5% + SWDKLLJ.

  • 7 months late, PKB fine 14.58% + SWDKLLJ.

  • 8 months late, PKB fine 16.67% + SWDKLLJ.

  • 9 months late, PKB fine 18.75% + SWDKLLJ.

  • 10 months late, PKB fine 20.83% + SWDKLLJ.

  • 11 months late, PKB fine 22.92% + SWDKLLJ.

  • 1 year late, PKB fine 25% + SWDKLLJ.

  • 2 years late, PKB fine 50% + SWDKLLJ.

  • 3 years late, PKB fine 75% + SWDKLLJ.

Example of Car Tax Fine Calculation

To better understand the calculation, here is an example of a car tax fine calculation if the payment is late for 6 months, with Motor Vehicle Tax or PKB of Rp 364.200 and SWDKLLJ of Rp 243.000:

  • The formula is, PKB x 25% x 6/12

  • Rp 364.200 + Rp 243.000 x 25% x 6/12 = Rp 394.575

However, please note that the total amount to be paid is not just Rp 394.575. There are additional charges for PKB and SWDKLLJ, making the total Rp 364.200 + Rp 243.000 + Rp 394.575 = Rp 1.001.775, which is the total that must be paid.

The longer the time taken to settle the payment obligation, the higher the fine to be paid.

How to Check a Car Tax Fine

To ensure the amount of fine that must be paid and to get a more accurate PKB fine amount, you can check it through the official e-Samsat website using the following steps:

  • Open the website e-Samsat.id

  • Go to the vehicle tax check menu

  • Enter the vehicle number and date of birth

  • Click check

  • View the result of the car tax fine check that must be paid. This page also includes information on PKB POK, PKB DEN, SWDKLLJ POK, SWDKLLJ DEN, PNPB STNK, PNPB TNBK, and the tax payment due date.

So, that’s the discussion about how much the fine for late car tax payment is, which you need to know so you can immediately pay your vehicle owner’s obligation. Hopefully, this information is useful!

*PT Lippo General Insurance Tbk is licensed and supervised by Financial Services Authority (OJK)

Read Article
All Category
5 mins read 16/05/2023
Tips Beli Tiket Konser Agar Keuangan Tetap Aman

Hi, Sahabat MyProtection!

Akhir-akhir ini, hampir setiap hari kita mendengar berita mengenai artis dalam & luar negeri yang akan menggelar konser di Indonesia. Salah satunya seperti Coldplay & The 1975. Tiket konser yang dijual pun memiliki harga yang berbeda-beda, mulai dari ratusan ribu hingga belasan juta rupiah.

Membeli tiket konser tentunya merupakan pengeluaran tak terduga. Lalu, bagaimana caranya menjaga keuangan tetap aman sekaligus kamu bisa menikmati konser? Berikut ulasannya!

Tentukan prioritas pengeluaran

Self-reward memang perlu, misalnya pergi ke konser. Hanya saja, jangan sampai kebutuhan prioritas yang mendesak jadi terbengkalai karena kamu membeli tiket konser. Pastikan kamu telah menyelesaikan kebutuhan utama sebelum membeli tiket konser

Siapkan anggaran

Jika kamu telah memutuskan untuk membeli tiket konser, maka tentukan anggaran atau rincian pengeluaran untuk kebutuhan konser. Misalnya harga tiket, akomodasi, dan biaya makan. Kamu bisa menyesuaikan tiket yang dibeli dengan budget yang kamu miliki. Lalu, kamu juga bisa mengurangi budget dengan memilih akomodasi (hotel & transportasi) yang lebih terjangkau.

Hindari menggunakan pinjaman online (pinjol)

Pergi ke konser artis favoritmu memang seru. Namun, jika kamu berencana menggunakan pinjaman online atau pinjol untuk membeli tiket konser, MyProtection sarankan agar kamu mempertimbangkan pilihan ini baik-baik. Biasanya, pinjol akan mengenakan bunga harian yang cukup tinggi. Sehingga kamu akan mengeluarkan biaya yang jauh lebih besar dibanding kamu membayar tiket secara langsung dengan kartu kredit atau debit.

Beli tiket presale di situs resmi

Salah satu tips hemat untuk pengeluaran pergi ke konser adalah membeli tiket presale atau early bird. Umumnya tiket presale atau early bird akan dijual lebih murah dibandingkan dengan harga tiket normal. Penjualannya pun akan dilakukan lebih dulu daripada pembelian tiket regular/normal.

Namun, pastikan kamu membeli tiket di situs atau partner resmi yang dipilih oleh artis dan promotor. Jangan sampai tergiur membeli tiket melalui pihak ketiga yang belum terjamin kredibilitasnya. Apalagi saat ini marak terjadi penipuan tiket konser.

Sisihkan tabungan untuk pengeluaran tak terduga di masa depan

Selain keempat poin di atas, salah satu langkah untuk menjaga keuangan tetap aman meskipun kamu rajin beli tiket konser adalah menyisihkan dana untuk kebutuhan hiburan/tak terduga sedari awal. Kamu bisa menyisihkan sebagian kecil dana tiap bulannya. Agar keperluan pergi konsermu tidak menggangu kebutuhan harian lainnya.

Selain kelima poin di atas, pastikan kamu selalu #AmanNyaman kapan pun, dimana pun bahkan saat pergi ke konser dengan pilihan perlindungan kesehatan, perjalanan, maupun kecelakaan diri dari MyProtection!

Informasi mengenai asuransi kesehatan cashless dengan layanan dokter online & jaringan rekanan luas, kamu bisa cek Perlindungan Kesehatan Prima (psst, kamu bisa dapatkan diskon s.d 25% di sini) dan HealthPlus Family.

Sedangkan, jika konser yang akan kamu datangi berada di luar kota/negeri, lengkapi proteksimu dengan asuransi kecelakaan diri & asuransi perjalanan dalam negeri serta internasional

Selamat menikmati konser dengan #AmanNyaman, Sahabat MyProtection!

Salam,
Sahabat MyProtection

Read Article
All Category
5 mins read 24/02/2020
Wisata Kuliner Legendaris di Semarang, Harus Coba!

Jakarta, 24 Februari 2020 - MyProtection News

Anda punya rencana untuk jalan-jalan ke Semarang? Kota satu ini mempunyai banyak daya tarik. Mulai dari pilihan titik wisata yang unik hingga warisan kuliner legendaris!

Jika Anda berkunjung ke Kota Lama, Semarang Anda bisa melihat jejeran gedung-gedung tua nan kokoh peninggalan dari zaman Belanda. Bukan hanya gedung berusia ratusan tahun, lho, yang masih bisa Anda temui. Jajaran kuliner legendaris pun bisa Anda nikmati di Semarang. Ini daftarnya!

Nasi Koyor Kota Lama

Pernah mendengar menu satu ini? Nasi Koyor merupakan hidangan yang bisa Anda temui di sekitar lokasi Kota Lama. Nasi Koyor sendiri berisi nasi, koyor (urat sapi), oseng kacang panjang, dan sambal. Menu legendaris ini sudah ada sejak 1955, lho! Pemiliknya meracik menu koyor dengan resep turun temurun yang diwariskan sejak dulu. Harganya pun murah, hanya sekitar Rp 25.000 sepiring saja dan Anda dipastikan kenyang.

(Sumber: https://ramahtraveler.com/kuliner-semarang/)

Loenpia Mbak Lien

Kota Semarang cukup identic dengan lumpianya yang unik. Makanan yang menjadi oleh-oleh favorit khas Semarang ini berisi rebung, daging ayam, dan telur. Anda bisa mencoba Loenpia Mbak Lien yang telah berdiri sejak 1980. Toko lumpia ini pun terkenal di kalangan penduduk lokal maupun wisatawan. Anda tertarik mencobanya?

(Sumber: Instagram @bukanrastaman)

Gulai Kambing Bustaman Pak Sabar

Pecinta daging kambing tak perlu khawatir saat berkunjung ke Semarang. Pasalnya Anda bisa menikmati Gulai Kambing Bustaman Pak Sabar yang berada di dekat Gereja Blenduk. Perpaduan bumbu dan rempah dari Jawa dan Arab menyatu untuk memanjakan lidah Anda. Ditambah dengan kuah gulai yang gurih dari santan membuat Gulai Kambing Bustama menjadi spot kulineran yang diincar turis ataupun penduduk sekitar. Kuliner yang satu ini juga sudah berusia sepuh, karena telah ada sejak 1969. Yuk, cobain!

(Sumber: https://www.goodindonesianfood.com/story/semarang-sate-gule-kambing-29/)

Sate dan Gule Kambing 29

Jika gulai kambing belum cukup untuk memuaskan rasa ngidam Anda, maka kedai makan Sate & Gule Kambing 29 yang berdiri dari 1945-an patut dicoba. Anda bisa menemukan berbagai olahan daging kambing seperti sate buntel dan gulai. Bumbu sate meresepan hingga ke dalam daging menjadikan makanan satu ini “buruan wajib” bagi para pecinta kuliner. Wah, rasanya ingin langsung ke Semarang dan mencoba hidangan satu ini.

(Sumber: TokoOen.com)

Toko Oen

Toko yang menjaga kekentalan arsitektur Belanda ini sudah dikenal masyarakat sejak 1936. Anda bisa menikmati pengalaman makan sambil kembali ke tempo dulu yang membangkitkan rasa nostalgia.

Ketika Anda masuk ke Toko Oen, Anda bisa melihat potret Kota Semarang di zaman dahulu yang terpajang di dinding. Untuk semakin meresapi nuansa tempo dulu yang otentik, Anda bisa merasakan berbagai hidangan yang terkenal di jamannya seperti lumpia, bistik daging, es krim, dan banyak lagi.

Toko Oen juga memadukan cita rasa Eropa, Jawa, dan Tiongkok ke dalam seluruh hhidangannya. Menarik untuk dicoba, bukan?

Salam,
Sahabat MyProtection

Read Article