Gaya hidup berkelanjutan, atau yang juga dikenal dengan sebutan sustainable living, berkaitan dengan cara hidup seseorang yang memiliki tujuan untuk seminimal mungkin memberikan dampak negatif terhadap lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan manusia.
Orang-orang yang mengadopsi gaya hidup ini menekankan pada pelestarian lingkungan yang dilakukan agar sumber daya yang ada tetap tersedia untuk generasi mendatang.
Walaupun terdengar mirip atau serupa dengan gaya hidup minimalis, keduanya memiliki tujuan yang berbeda. Di mana, gaya hidup minimalis menekankan pada pengurangan jumlah barang yang dimiliki, sedangkan gaya hidup berkelanjutan memiliki fokus pada penggunaan sumber daya alam secara efisien.
Bagi sahabat MyPro+ yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai apa yang dimaksud dengan gaya hidup berkelanjutan, manfaat, hingga cara memulai sustainable living, simak ulasan berikut ini!

pexels
Gaya hidup berkelanjutan atau sustainable living merupakan gaya hidup yang memiliki tujuan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan alam. Orang-orang dengan gaya hidup ini juga sadar bahwa sumber daya alam yang ada saat ini terbatas, oleh sebab itu penting untuk digunakan dengan bijak dan dikelola dengan baik.
Definisi sustainable lifestyle menurut United Kingdom, GSSL sendiri merupakan gaya hidup seseorang yang memiliki kesadaran atas lingkungan serta menyadari konsekuensi dari semua pilihan yang diperbuat dan dipilih dan mampu mempertimbangkan dan meminimalisir risiko potensi negatif.
Terdapat beberapa tindakan yang dapat menggambarkan gaya hidup berkelanjutan secara jelas, seperti mengurangi penggunaan energi secara berlebihan, mendaur ulang sampah, atau bahkan menggunakan produk yang lebih ramah lingkungan.
Bukan hanya itu, banyak orang menganggap bahwa sustainable living bukan hanya sebuah gaya hidup, melainkan sebuah bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan untuk menciptakan dunia berkelanjutan.
Salah satu alasan penting adanya gaya hidup berkelanjutan adalah keberlangsungan lingkungan, dimana sumber daya yang ada dan digunakan saat ini dapat tetap terjaga hingga di generasi mendatang.
Bukan hanya itu, sustainable living juga memiliki tujuan untuk memberikan kesempatan yang adil bagi semua orang untuk dapat mengakses sumber daya yang ada.
Dalam penerapannya, sustainable living dapat dilihat melalui penggunaan produk ramah lingkungan, memperhatikan hak pekerja, hingga memastikan keberlanjutan sosial hingga di masa depan.
Melalui situs Sistem Informasi Pengelolaan Sampak Nasional yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengungkapkan di tahun 2024 berdasarkan data yang dikumpulkan di 263 Kabupaten/Kota di Indonesia sampah yang dihasilkan mencapai 25.840.308 ton per tahunnya.
Dari situs ini, kita juga dapat melihat angka sampah terkelola sebesar 61.97% atau 16.013.899 ton per tahunnya yang menunjukkan terdapat setidaknya 9 juta ton sampah yang tidak terkelola dengan baik.
Sampah atau limbah tersebut dapat menimbulkan berbagai macam polusi, mulai dari polusi udara, air, hingga tanah yang dapat memberikan dampak pada tercemarnya sumber daya yang kita miliki.

pexels
Berikut ini beberapa contoh sustainable living yang dapat kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai berikut:
Menghindari membeli barang yang memiliki fungsi serupa atau sama berulang kali jika tidak diperlukan.
Memilih toko dengan lokasi paling dekat ketika memesan belanja secara online.
Mengurangi membeli makanan di luar dan perbanyak masak sendiri di rumah untuk mengurangi plastik kemasan yang digunakan ketika membeli makan online.
Melakukan penyimpanan bahan makanan dengan benar untuk mempertahankan kualitas makanan lebih lama sehingga tidak ada bahan makanan yang terbuang.
Mengurangi konsumsi daging merah, seperti sapi, kambing, domba, maupun kelinci yang dapat menghasilkan gas metana dan menjadi salah satu penyebab pemanasan global.
Menggunakan barang-barang yang ada dengan metode upcycling, yaitu mengubah barang bekas menjadi barang baru yang lebih bermanfaat.
Menghindari penggunaan produk fast fashion.
Membuat kompos yang dapat membantu mengurangi limbah organik.

Terdapat beberapa cara untuk menjalankan sustainable living yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai berikut:
Salah satu penyebab timbulnya kerusakan lingkungan adalah gaya hidup konsumtif yang muncul di tengah masyarakat modern saat ini.
Gaya hidup konsumtif mendorong banyak orang untuk terus menerus membeli barang yang sebenarnya tidak diperlukan dan pada akhirnya membuat terjadinya penumpukan sampah yang merusak lingkungan.
Kebiasaan membeli barang baru walaupun barang lama masih dapat digunakan dan berfungsi dengan baik, seperti membeli pakaian setiap bulan maupun mencoba berbagai produk skincare, dan pada akhirnya mendorong penumpukan barang.
Untuk mendukung dan menjaga kelestarian lingkungan, kamu dapat memulainya dengan membuat pilihan pengeluaran yang bijaksana, seperti berbelanja berdasarkan kebutuhan dan bukan keinginan.
Sahabat MyProtection dapat memulai dengan membuat rencana anggaran pengeluaran serta kedisiplinan diri untuk mematuhi dan menghindari belanja impulsif serta menerapkan mindful spending.
Decluttering yang merupakan tahapan menyortir barang secara berkala untuk menentukan mana yang masih dibutuhkan dan tidak lagi dibutuhkan agar dapat dikeluarkan dari rumah, baik disumbangkan, dijual kembali, maupun dibuang jika kondisinya sudah tidak layak.
Dengan melakukan decluttering secara berkala, kamu juga dapat menghindari penumpukan barang yang dapat menimbulkan berbagai permasalahan, mulai dari gangguan kesehatan mental, kerusakan barang, maupun konflik antarkeluarga.
Bukan hanya itu, kamu juga bisa menerapkan prinsip FIFO atau first in first out yang merupakan metode manajemen persediaan yang dapat diterapkan dalam decluttering.
Metode ini mendorong seseorang untuk mengeluarkan satu barang dari rumah setiap kali membawa barang ke dalam rumah maupun membelinya.
Dengan banyaknya barang keperluan sehari-hari yang dikemas menggunakan kemasan plastik yang sulit diurai membuat permasalahan sampah plastik yang ada semakin menumpuk.
Terutama untuk produk-produk FMCG atau Fast Moving Consumer Goods, seperti sabun, sampo, cairan pembersih rumah, maupun berbagai produk lainnya yang dibeli secara rutin.
Untuk menerapkan sustainable living dan mengurangi jumlah konsumsi plastik, sahabat MyProtection dapat memanfaatkan fasilitas refill untuk barang-barang tersebut.
Dengan memanfaatkan cara ini, kamu membantu dalam mengurangi sampah plastik yang ada dan juga menekan pengeluaran finansial karena tidak lagi membayar biaya kemasan yang sering kali dapat membludak.
Cara terakhir adalah memanfaatkan promo sustainable lifestyle yang mendorong dan mengedepankan gaya hidup berkelanjutan.
Pada saat ini, banyak brand dan perusahaan yang sadar akan semakin tingginya kesadaran masyarakat atas pentingnya sustainable living, dan memanfaatkan hal tersebut untuk membuat kampanye green living yang memberikan banyak penawaran menarik berkaitan dengan sustainable lifestyle.
Terdapat beberapa manfaat yang dapat kamu rasakan secara langsung dan tidak dengan menjalankan gaya hidup berkelanjutan, sebagai berikut.
Manfaat pertama dari sustainable living adalah mengurangi dampak lingkungan yang disebabkan oleh penggunaan bahan kimia yang berbahaya.
Menerapkan gaya hidup ini berarti memilih produk yang lebih ramah lingkungan yang dapat membantu dalam mengurangi jejak karbon dan polusi.
Penerapannya sendiri bukanlah hal yang sulit dan dapat dimulai melalui langkah-langkah yang dapat dilakukan sehari-hari, mulai dari menggunakan kantong belanja kain.
Manfaat kedua dari sustainable living adalah meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan yang dapat dirasakan dengan memilih makanan organik yang terhindar dari bahan kimia, seperti salah satunya pestisida.
Pestisida dapat berbahaya bukan hanya bagi kesehatan tubuh, seperti menyebabkan keracunan, gangguan kesehatan, hingga kerusakan lingkungan. Namun juga lingkungan karena dapat mencemarkan tanah dan air.
Gaya hidup berkelanjutan juga dapat memotivasi kita untuk bergerak secara aktif dan sehat, seperti menggunakan sepeda maupun berjalan kaki yang dapat membantu dalam mengurangi polusi udara yang disebabkan penggunaan kendaraan.
Manfaat selanjutnya adalah menghemat uang di jangka panjang dengan menerapkan gaya hidup berkelanjutan.
Hal ini dikarenakan dengan memilih produk yang lebih ramah lingkungan biasanya lebih tahan lama dan menghindari sikap konsumerisme karena mengedepankan produk daur ulang.
Bukan hanya untuk menghemat uang saja, menerapkan sustainable living juga membantu dalam menjaga lingkungan dan salah satu upaya mengurangi limbah.
Manfaat penting lainnya dari sustainable living juga dapat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup.
Dengan berfokus pada kesadaran lingkungan dan berkontribusi dalam menjaga sumber daya yang ada, kamu juga akan merasakan kepuasan pribadi dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Untuk dapat memulai sustainable living kamu dapat memulainya dari hal-hal kecil di kehidupan sehari-hari. Simak cara memulainya di sini!
Hal pertama yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi penggunaan plastik yang tidak diperlukan. Seperti menggunakan tas belanja kain ketika berbelanja ke supermarket maupun ke pasar.
Kamu juga dapat memulai dengan membawa botol isi ulang ketika pergi untuk mengurangi penggunaan botol sekali pakai. Hindari penggunaan sedotan plastik sekali pakai, saat ini sudah banyak alternatif lain yang lebih ramah lingkungan.
Menghemat energi juga menjadi langkah yang tepat untuk memulai sustainable living yang dapat kamu terapkan.
Untuk memulai menghemat energi, kamu dapat mulai dengan mematikan perangkat listrik ketika tidak digunakan, menggunakan lampu ketika diperlukan, hingga menggunakan perangkat elektronik yang lebih efisien energi.
Bukan hanya itu, menghemat energi juga dapat dilakukan dengan memilih transportasi yang lebih ramah lingkungan, seperti bersepeda maupun transportasi umum yang lebih efisien.
Menggunakan air bersih dengan efisien dan bijak juga menjadi bagian dari sustainable living, di mana air bersih menjadi sumber daya alam yang penting bagi keberlangsungan hidup manusia.
Untuk menghemat air, kamu dapat memulai dengan memperbaiki keran yang bocor hingga mengubah kepala shower dengan output air yang lebih efisien.
Bukan hanya itu, sahabat MyProtection juga dapat menggunakan air hujan yang dikumpulkan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga. Seperti menyiram tanaman maupun membersihkan halaman rumah.
Mengonsumsi makanan organik juga dapat menjadi contoh penerapan dan menjadi bagian penting dari sustainable living.
Hal ini karena makanan organik pada umumnya diproduksi tanpa menggunakan bahan kimia yang dapat membahayakan tubuh dan lingkungan.
Cara selanjutnya adalah dengan memilih sampah. Untuk melakukannya, kamu dapat memulai dengan menyediakan dua tempat sampah yang terbagi menjadi organik dan anorganik.
Dengan memisahkan sampah ini, kamu dapat mengolahnya kembali sesuai dengan keperluan. Seperti contohnya, limbah organik yang dikumpulkan dari dapur dapat digunakan kembali menjadi pupuk kompos, sedangkan sampah anorganik yang pada umumnya berbahan dasar plastik dapat di daur ulang.
Membeli produk lokal juga dapat memberikan dampak positif bukan hanya pada sustainable living, namun juga dapat meningkatkan perekonomian nasional dan kesejahteraan finansial.
Produk lokal saat ini pada umumnya memiliki kualitas yang lebih baik dengan harga yang lebih terjangkau jika dibandingkan dengan produk luar.
Menanam hidroponik juga dapat menjadi cara penerapan sustainable living yang dapat kamu lakukan. Tanaman seperti bayam, kangkung, hingga tomat dapat dengan mudah di tanam di rumah.
Bukan hanya menjadi salah satu cara penerapan sustainable living, menanam tanaman hidroponik juga memiliki banyak manfaat, seperti:
Menghemat dan penggunaan air yang lebih efisien
Memiliki produktivitas yang tinggi
Mengontrol nutrisi yang akurat
Pengurangan penggunaan pestisida
Menghemat penggunaan pupuk
Tidak membutuhkan lahan yang terlalu luas
Menghasilkan panen berkelanjutan
Salah satu prinsip yang diterapkan dalam sustainable living adalah 3R, yang terdiri dari reduce, reuse, and recycle.
Reduce yang berarti mengurangi jumlah barang yang dimiliki, hal yang dimaksud dalam hal ini adalah memilah barang-barang yang tidak lagi digunakan, baik dengan cara menjualnya kembali, mendonasikannya, ataupun membuang barang tersebut.
Selanjutnya, reuse yang berarti menggunakan barang yang sudah ada untuk berbagai keperluan sehari-hari. Contoh penerapannya seperti, menggunakan tas belanja, menggunakan kain dibandingkan tisu, dan masih banyak lagi.
Recycle, yang berarti menggunakan kembali barang-barang yang sudah tidak terpakai dan menjadikannya barang baru. Contoh penerapannya seperti, mendaur ulang kertas, plastik, menjadikan sampah yang tidak terpakai menjadi sebuah produk, dan sebagainya.
Berdasarkan pembahasan yang ada di atas, gaya hidup berkelanjutan atau sustainable living yang dapat membantu dalam menjaga keberlangsungan lingkungan dan sumber daya hingga di masa mendatang.
Bukan hanya keuntungan untuk lingkungan, menerapkan sustainable living juga dapat bermanfaat bagi diri sendiri, seperti menghemat uang dan menjaga kesehatan tubuh dengan baik.
Menghemat uang dan finansial sendiri dapat dilakukan karena seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, produk ramah lingkungan pada umumnya lebih tahan lama dan dapat membantu mengurangi perilaku konsumerisme seseorang.
Dengan begitu, sahabat MyProtection juga dapat memilih perencanaan uang lebih baik untuk masa depan. Seperti salah satunya asuransi yang dapat memberikan perlindungan finansial bagi pemilik polis.
Perlindungan Kesehatan Prima dari MyProtection hadir untuk memberikan bukan hanya perlindungan finansial bagi sahabat MyProtection, tapi juga perlindungan kesehatan yang tepat bagi diri dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.
Terdapat beberapa keunggulan lain yang dimiliki oleh Perlindungan Kesehatan Prima, antara lain:
Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian dan obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
Pilihan manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
24 jam Contact Center dan Case Monitoring
Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
Laporan perhitungan klaim via email
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Jakarta, 20 April 2020 - MyProtection News
Sebentar lagi umat Muslim akan memasuki bulan yang penuh dengan makna, yaitu bulan Ramadan. Para umat muslim akan berpuasa 30 hari. Tentu saja, bagi Anda yang menjalankan puasa maka dibutuhkan persiapan matang.
Mengikuti imbauan dari Menteri Agama Fachrul Razi dalam Surat Edaran (SE) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Khususnya mengurangi aktivitas di luar rumah untuk mengurangi penyebaran COVID-19. Masyarakat juga diminta untuk beribadah dari rumah, termasuk ketika shalat tawarih.
Berikut ini, MyProtection juga punya beberapa tips untuk mempersiapkan puasa di tengah pandemi virus corona.
Untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, Anda bisa membeli bahan makanan untuk 1 – 2 minggu ke depan. Tak perlu memborong seluruh makanan atau panic buying, tetapi belilah produk yang diperlukan dan secukupnya. Anda juga bisa membuat daftar menu buka puasa untuk menghindari membeli produk yang tak dibutuhkan. Jangan lupa menggunakan masker dan cairan antiseptik ketika bepergian ke tempat umum seperti swalayan dan pasar.
Jaga kebersihan peralatan ibadah Anda baik yang lama ataupun baru dengan mencucinya atau menyemprotkan cairan disinfektan. Bagi peralatan berbahan kain, maka Anda bisa mencucinya dengan deterjen dan air lalu menjemurnya di bawah sinar matahari. Bagi peralatan lain selain kain atau serat, dapat disemprotkan dengan cairan disinfektan.
Karena aktivitas di luar rumah dibatasi, maka Anda bisa membuat takjil dan menu sahur di rumah. Selain mengurangi resiko tertular virus, makanan pun bisa terjamin kebersihannya. Walaupun sebagian besar orang tidak bisa melakukan ngabuburit tahun ini, tapi Anda tetap bisa merasakan kebersamaan dengan memasak takjil bersama keluarga atau anak. Anda bisa menemukan berbagai kreasi resep makanan di internet.
Jika Anda harus memesan makanan menggunakan jasa pengantaran, Anda tetap harus selalu waspada. Hindari kontak langsung dengan kurir. Jika Anda memang harus berkontak langsung dengan kurir, maka tetap jaga jarak aman minimal 1 meter. Bersihkan bungkus makanan dengan cairan disinfektan dan tuang isi makanan ke atas piring. Walaupun penularan virus lewat makanan memang tergolong kecil, taka da salahnya berjaga-jaga, bukan?
Ketika berpuasa, khususnya hari pertama, Anda sangat disarankan untuk tidak melewatkan sahur. Sehingga Anda tetap bertenaga ketika menjalani aktivitas sehari-hari. Jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan hidrasi dan asupan gizi ketika berbuka puasa.
Ketika puasa, maka Anda tidak bisa mengonsumsi air putih atau makanan lainnya secara normal. Oleh karena itu, jika perlu, Anda bisa mengonsumsi suplemen multivitamin ketika berbuka puasa sehingga daya tahan tubuh tetap terjaga. Jangan lupa, Anda bisa menggunakan Saldo Prima untuk membeli obat/vitamin tanpa resep dokter dan diganti asuransi!
Salam,
Sahabat MyProtection
Jakarta, 27 Januari 2020 - MyProtection News
Saat ini, dunia sedang digemparkan dengan penyebaran virus baru korona atau kini disebut dengan Novel 201 Coronavirus (2019-nCov).
Berdasarkan artikel yang dilansir dari CNBC Indonesia, hingga 27 Januari 2020, terdapat 80 korban tewas akibat virus ini. Sedangkan terdapat sebanyak 2.300 kasus di daerah Wuhan, Cina. Jumlah penderita terus bertambah.
Lalu, apa yang kita bisa lakukan untuk menghindari novel coronavirus?
Walaupun belum terdapat vaksin atau pengobatan yang pasti, beberapa hal ini dapat Anda lakukan untuk meminimalisir terjangkitnya Anda dan keluarga terhadap virus korona:
Semoga Anda sehat selalu!
Salam,
Sahabat MyProtection
Lari jarak menengah menjadi salah satu cabang olahraga atletik dengan jarak tempuh antara 800 dan 3000 meter. Untuk melakukannya, dibutuhkan keseimbangan antara kecepatan dan daya tahan tubuh seseorang.
Berbeda dengan lari jarak jauh ataupun pendek, lari jarak menengah menggunakan teknik hingga posisi start yang berbeda.
Cabang olahraga ini juga telah ada sejak abad ke-18 dan rutin dipertandingkan pada berbagai ajang kompetisi lokal hingga internasional, termasuk di Indonesia.
Untuk dapat lebih memahami apa saja peraturan hingga perbedaannya dengan cabang olahraga lain, berikut penjelasan seputar lari jarak menengah yang harus kamu ketahui untuk menambah wawasanmu! Simak selengkapnya!
Lari jarak menengah yang merupakan salah satu cabang olahraga atletik dengan jarak tempuh 800 meter, 1.500 meter, dan 3.000 meter.
Berbeda dengan lari jarak pendek ataupun panjang, pada lari jarak menengah kaki harus menapak pada ujung kaki atau tumit dan menolak dengan ujung kaki.
Selain itu, lari jarak menengah juga menggunakan teknik start yang berbeda, yaitu start berdiri, yang umumnya digunakan pada lari maraton.
Aktif berolahraga memang baik untuk kesehatan, tetapi risiko cedera tetap bisa terjadi. Pastikan memiliki perlindungan kesehatan agar biaya pengobatan tidak menjadi beban.
Nomor lari jarak menengah merupakan nomor lari atletik bagi para pelari yang menempuh jarak masing-masing 800 meter, 1500 meter, hingga 3000 meter.
Walaupun jarak larinya tidak sejauh cabang lari jarak jauh, olahraga ini tetap menuntut pesertanya untuk memiliki stamina serta daya tahan tubuh yang prima.
Hal ini dikarenakan para pelari harus dapat mempertahankan kecepatan larinya dalam kurun waktu yang cukup lama. Lari jarak menengah dapat dibagi ke dalam tiga kategori berdasarkan jarak tempuhnya, antara lain:
Nomor lari atletik 800 meter membutuhkan kombinasi antara kecepatan lari cepat dan daya tahan tubuh. 800 meter juga menjadi jarak menengah terpendek yang umumnya ditandingkan menggunakan lintasan standar 400 meter sebanyak 2 putaran.
Umumnya, pelari harus berlari dengan kecepatan tinggi di awal pertandingan untuk mendapatkan posisi terbaik di bagian depan, yang kemudian harus dibarengi dengan kemampuan untuk mempertahankan kecepatan tersebut hingga mencapai garis finish.
Nomor lari atletik 1500 meter merupakan jarak yang paling umum dipertandingkan di cabang olahraga satu ini, yang menantang para pelari untuk berlari dengan kecepatan konstan untuk mencapai garis finish.
Umumnya, nomor lari ini menggunakan lintasan 400 meter yang ditempuh sebanyak 3,5 putaran. Berbeda dengan lari 800 meter, dalam lari 1500 meter dibutuhkan taktik dan pengaturan kecepatan yang matang.
Fokuskan pada sprint kuat khususnya di 100 hingga 200 meter terakhir untuk dapat memenangkan perlombaan. Teknik ini umumnya disebut milimetrik.
Nomor lari atletik terpanjang, yaitu 3000 meter yang membutuhkan stamina prima, daya tahan serta kecepatan dari pelari untuk mencapai garis finish.
Menempuh lintasan 400 meter sebanyak 7,5 putaran, lari 3.000 meter ini sering kali melibatkan rintangan seperti tembok pembatas hingga kolam air yang menambah tantangan para pelari.
Karena jaraknya yang lebih panjang, lari 3000 meter juga membutuhkan daya tahan lebih, kemampuan pelari mengatur pernapasan secara teratur, hingga kecepatan maksimal untuk mencapai garis finish.
Untuk lebih memahami seputar olahraga lari jarak menengah, berikut penjelasan mengenai teknik apa saja yang ada di dalam cabang olahraga satu ini, sebagai berikut:
Ketika aba-aba “bersedia” diberikan, para pelari harus menempati posisi yang telah ditentukan tepat di belakang garis start.
Ketika aba-aba “siap” diberikan, pelari harus menempatkan kaki kiri di depan dengan sedikit menekuknya. Selanjutnya, kaki kiri kemudian ditempatkan di belakang dengan posisi lurus.
Mencondongkan tubuh ke depan sedikit dengan beban tubuh yang bertumpu pada kaki sebelah kiri.
Membiarkan tangan bergantung secara rileks dengan siku sedikit menekuk di dekat beban tubuh bertumpu.
Bagian kepala diarahkan menghadap ke depan dengan posisi leher dalam keadaan rileks serta pandangan lurus ke depan.
Setelah siap dengan posisi awal, langkah selanjutnya adalah menunggu aba-aba selanjutnya yang umumnya ditandai dengan kata “ya” ataupun suara pistol.
Ketika aba-aba sudah dibunyikan, para pelari sudah diperbolehkan untuk mulai berlari.
Untuk memulai berlari, langkahkan kaki kanan bersamaan dengan ayunan tangan kiri ke depan serta tangan kanan ke belakang.
Untuk menjadikan awalan start lari yang maksimal, kaki sebelah kiri dimanfaatkan untuk memberikan tenaga tambahan dengan tolakan.31. Teknik Awalan Start
Saat berlari, condongkan bagian badan sedikit ke depan kurang lebih sekitar 10 derajat.
Mengayunkan tangan secara natural dan rileks setinggi pinggang yang dilakukan secara bergantian dan disesuaikan dengan ritme gerakan kaki.
Memperlebar langkah kaki berdasarkan jangkauan tungkai yang dapat dimanfaatkan untuk memaksimalkan kecepatan saat berlari. Pastikan sudut lengan berada di antara 100 hingga 110 derajat.
Hindari mengangkat bagian paha kaki terlalu tinggi dan perhatikan agar bagian lutut tidak melebihi bagian pinggang.
Untuk menghindari cepat lelah, pastikan frekuensi langkah kaki juga tidak terlalu cepat.
Perhatikan kecepatan agar stamina dapat tetap terjaga.
Ketika melewati tikungan, pastikan kamu menjaga kecepatan berlarimu.
Mengatur posisi tubuh dekat dengan garis lintasan di sebelah kiri. Kemudian, mengarahkan bahu serta memiringkan kepala ke kiri.
Mengusahakan lengan kanan memiliki ayunan yang lebih lebar dibandingkan dengan lengan kiri. Hal ini dapat bermanfaat untuk menjaga keseimbangan ketika melewati tikungan.
Mempercepat frekuensi kaki serta memperlebar langkah kaki.
Ketika memasuki garis finish, pastikan pelari tidak melakukan gerakan melompat.
Ketika garis finish sudah terlihat, pusatkanlah perhatian.
Jika terdapat pita di garis finish, jangan berusaha meraihnya menggunakan tangan.
Jangan berhenti mendadak ketika sudah melewati garis finish.

Olahraga lari jarak menengah juga menjadi salah satu cabang olahraga atletik yang juga dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.
Adanya gabungan antara unsur kecepatan serta daya tahan, lari jarak menengah bukan hanya menjadi ajang kompetisi, namun juga menjadi pilihan banyak orang sebagai aktivitas fisik yang dapat membantu dalam menjaga kebugaran tubuh.
Terdapat berbagai faktor yang memengaruhi kebugaran jasmani, salah satunya adalah olahraga atau latihan fisik secara teratur yang dapat membantu meningkatkan daya tahan, kekuatan, hingga kelenturan otot, dan semua itu bisa didapatkan melalui lari jarak menengah.
Untuk lebih memahami apa saja manfaat dari cabang olahraga ini, berikut penjelasannya:
Manfaat pertama dari lari jarak menengah adalah meningkatkan kesehatan kardiovaskular, atau lebih tepatnya memperkuat jantung serta meningkatkan efisiensi sistem kardiovaskular.
Kesehatan kardiovaskular pada seseorang juga dapat membantu dalam menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga hipertensi. Meskipun menerapkan gaya hidup sehat merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan, memiliki perlindungan kesehatan juga dapat membantu mengurangi beban biaya pengobatan apabila sewaktu-waktu membutuhkan perawatan medis.
Cabang olahraga ini dapat membantu meningkatkan kapasitas pernapasan paru-paru karena paru-paru bekerja lebih aktif untuk memenuhi kebutuhan oksigen tubuh saat berlari. Latihan yang dilakukan secara rutin melatih paru-paru untuk menampung udara lebih banyak dan mengatur pernapasan dengan lebih efisien.
Selain itu, proses pertukaran oksigen dan karbon dioksida menjadi lebih optimal, sehingga oksigen dapat diserap dan disalurkan ke otot dengan lebih baik. Hal ini membuat tubuh tidak mudah kehabisan napas, meningkatkan daya tahan, serta mendukung performa dan kebugaran secara keseluruhan.
Manfaat selanjutnya adalah membantu menjaga berat badan tubuh, olahraga ini mampu membantu dalam membakar kalori dalam jumlah besar yang dapat memberikan manfaat menurunkan berat badan seseorang, serta mengontrol komposisi lemak tubuh.
Melibatkan otot kaki dan inti tubuh, lari jarak menengah dapat membantu meningkatkan kekuatan serta daya tahan otot tubuh secara keseluruhan. Saat berlari, otot paha, betis, dan pinggul bekerja secara terus-menerus untuk menopang berat badan dan mendorong tubuh ke depan.
Selain itu, otot inti seperti perut dan punggung bawah berperan penting dalam menjaga keseimbangan dan stabilitas tubuh selama berlari.
Aktivitas yang dilakukan secara berulang ini membuat otot menjadi lebih kuat, lebih tahan terhadap kelelahan, serta mampu bekerja lebih efisien, sehingga mendukung peningkatan kebugaran fisik dan performa olahraga secara menyeluruh.
Berlari secara rutin juga dapat membantu dalam meningkatkan kepadatan tulang dalam tubuh, sehingga mampu mencegah atau mengurangi risiko osteoporosis di masa depan.
Rutin berlari juga dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan kesehatan mental seseorang.
Hal ini dikarenakan berlari dapat membantu melepaskan hormon bahagia atau endorfin yang dapat membantu tubuh mengurangi stres dan kecemasan, memperbaiki suasana hati, hingga meningkatkan kualitas tidur.
Berlari bermanfaat untuk meningkatkan kualitas tidur seseorang serta membantu dalam mengatur pola tidur yang baik.
Hal ini dikarenakan berlari dapat memengaruhi ritme sirkadian, mengurangi stres, membuat tubuh lelah secara lebih sehat, yang membuat kualitas tidur lebih baik.
Selain itu, seperti yang dibahas pada poin sebelumnya, olahraga kardio juga dapat membantu memicu pelepasan hormon relaksasi seperti serotonin yang dapat membantu tubuh mempersiapkan diri untuk istirahat.
Cabang olahraga satu ini juga dapat membantu dalam meningkatkan metabolisme tubuh serta pembakaran kalori yang lebih efektif bahkan setelah selesai berolahraga.
Untuk mendapatkan hasil yang optimal, lari harus dilakukan secara teratur. Misalnya, 2-3 kali seminggu selama 30 menit yang kemudian bisa ditingkatkan atau disesuaikan intensitasnya. Hal yang penting diperhatikan adalah melakukan pemanasan dan pendinginan dan menjaga hidrasi tubuh.
Lari jarak menengah juga dapat membantu dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh atau sistem imun tubuh yang dapat membuat tubuh lebih tahan dari berbagai penyakit.
Hal ini dikarenakan dengan berlari secara rutin dapat mempercepat sirkulasi sel-sel imun ke seluruh tubuh, membantu deteksi dan perlawanan terhadap patogen, hingga menurunkan hormon stres yang melemahkan imun.
Jika dilakukan secara rutin, lari juga dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan produktivitas seseorang melalui peningkatan aliran darah ke otak, membantu merangsang pelepasan hormon peningkat suasana hati, mengurangi stres, serta memberikan energi dan kejernihan mental untuk menjalani hari.
Bukan hanya itu, lari juga dapat meningkatkan kewaspadaan mental seseorang, yang dapat membuat orang tersebut lebih siap menghadapi berbagai tantangan.
Untuk mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi larik jarak menengah, terdapat hal-hal yang dapat dipersiapkan dan dilakukan oleh atlet lari jarak menengah, antara lain:
Menjaga serta meningkatkan kelenturan atau fleksibilitas tubuh melalui senam statis hingga dinamis. Hal ini dapat berpengaruh pada efisiensi gerakan, pencegahan cedera, dukungan terhadap teknik lari yang lebih baik, hingga pemulihan otot yang lebih cepat.
Melatih irama dan kestabilan langkah kaki guna menjaga kecepatan tetap stabil, meningkatkan efisiensi energi, membantu mengontrol pernapasan, hingga meningkatkan koordinasi dan fokus.
Melatih lari menggunakan rompi pemberat yang mampu meningkatkan kekuatan otot kaki dan inti tubuh, meningkatkan daya tahan serta kapasitas fisik, memperbaiki performa kecepatan, hingga melatih stabilitas dan postur tubuh.
Melatih berlari perlahan-lahan diselingi dengan lari cepat atau naik turun bukit dapat bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan aerobik dan anaerobik, mengatur tempo, meningkatkan kekuatan otot, hingga meningkatkan kapasitas paru-paru.
Melakukan latihan interval training secara rutin dengan jarak 100 hingga 200 meter, yang dapat membantu mempersiapkan tubuh terbiasa dengan kondisi lomba tanpa kehilangan performa.
Mempertahankan tempo lari dengan jarak 1000 hingga 2000 meter, untuk membantu menjaga konsistensi kecepatan, mengoptimalkan energi serta membentuk mental nantinya saat pertandingan.
Melatih mengelilingi lintasan alam, yang dapat membantu dalam meningkatkan daya tahan kardiovaskular, beradaptasi dengan medan yang tidak rata hingga meningkatkan kekuatan mental serta mengurangi kejenuhan saat berlatih.
Latihan lari akselerasi dan deselerasi, hal ini dapat membantu dalam perlombaan ketika membutuhkan perubahan kecepatan, meningkatkan kontrol tempo, hingga meningkatkan respons tubuh dan koordinasi.
Latihan beban untuk melatih daya tahan dan kekuatan otot, khususnya kekuatan otot kaki dan inti tubuh, yang bermanfaat untuk menghasilkan dorongan yang efisien dan stabil saat berlari.
Nah, itulah pembahasan seputar lari jarak menengah sebagai salah satu cabang olahraga atletik dan kompetitif yang juga dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.
Walaupun begitu, aktivitas fisik tentunya datang dengan risiko, seperti cedera ataupun kecelakaan tak terduga yang mungkin saja terjadi.
Perlindungan Kesehatan Prima hadir untuk memberikan solusi perlindungan kesehatan yang tepat bagi Anda dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.
Apa saja keunggulan dari Perlindungan Kesehatan Prima? Simak berikut ini.
Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
24 jam Contact Center dan Case Monitoring
Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
Laporan perhitungan klaim via email
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.