Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
Beda Permukaan, Beda Juga Masa Hidup Virus Corona

Beda Permukaan, Beda Juga Masa Hidup Virus Corona

18 March 2020 | MyProtection News Jakarta

Jakarta, 18 Maret 2020 - MyProtection News

Masyarakat kini semakin waspada terhadap penyebaran virus corona. Terhitung sampai saat ini (18/3/20) sudah terdapat 172 pasien positif di Indonesia. Berbagai langkah pun dilakukan untuk mencegah bertambahnya korban.

Virus corona sendiri ditularkan melalui kontak antara manusia dengan manusia. Virus tersebut terbawa saat pasien positif corona batuk atau bersin. Dilansir dalam BBC, ketika seseorang bersin maka terdapat menghasilkan 3.000 partikel liur kecil atau droplets. Partikel ini akan menempel ke benda yang ada di sekitarnya. Namun partikel yang kecil bisa bertahan di udara.

Penelitian pada virus SARS membuktikan bahwa virus bisa tetap hidup dalam cairan partikel liur selama 3 jam. Sedangkan virus bisa menyebar melalui partikel liur yang bertahan di udara selama beberapa jam. Hanya saja, bagi COVID-19, penyebaran virusnya bukan melalui udara tetapi sentuhan/droplets.

Virus juga bisa menempel pada kain, serta halus, serta rambut. Virus COVID-19 bisa bertahan pada permukaan tembaga selama 4 jam, kertas kardus selama 24 jam, dan stainless steel atau plastic selama 72 jam.

Langkah terbaik untuk membunuh kuman yang menempel pada permukaan benda adalah menggunakan cairan disinfektan berbasis allkohol, cairan alcohol sebesar 70%, dan zat pemutih.

Cairan disinfektan bisa disemprotkan pada gagang pintu, laptop, tombol lift, ponsel, atau benda lain yang sering disentuh. Sedangkan untuk pakaian dan benda bermaterial kain disarankan untuk dicuci rutin dengan sabun. Jika Anda menggunakan mesiun cuci, pastikan Anda tidak memasukan baju terlalu penuh sehingga tiap baju bisa terpapar sabun dengan benar.

Salam,
sahabat MyProtection

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Olahraga
5 mins read • 22/10/2025
Sepak Takraw: Awal Mula, Peraturan, Cara Bermain, hingga Manfaatnya!

Sepak takraw merupakan permainan bola kecil yang dimainkan dengan memadukan teknik olahraga voli dan sepak bola, di mana teknik menyerang dan bertahan dalam permainan ini memanfaatkan banyak gerakan kaki.

Sudah ada sejak abad ke-15, olahraga tradisional ini juga cukup populer di berbagai negara Asia Tenggara, seperti Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Filipina.

Untuk membantu sahabat MyProtection lebih memahami dan mengenal olahraga sepak takraw, pembahasan kali ini akan secara mendalam membahas sejarah, peraturan, hingga cara bermainnya yang tepat. Simak selengkapnya!

Sepak Takraw: Awal Mula, Peraturan, Cara Bermain, hingga Manfaatnya!

olahraga sepak takraw

pexels

Kata sepak yang memiliki arti menendang dalam bahasa Melayu serta takraw yang berasal dari bola rotan dalam bahasa Thailand.

Olahraga sepak takraw yang mulai dikenal sejak abad ke-15 di negara Asia Tenggara kini telah dipertandingkan di berbagai turnamen internasional, seperti SEA Games dan Asian Games.

Sepak takraw diperkirakan evolusi dari Cuju yang merupakan permainan tradisional Tiongkok yang diakui oleh FIFA atau Federation Internationale de Football Association yang menjadi bentuk awal dari olahraga sepak bola.

Olahraga tradisional ini juga memiliki kemiripan dengan beberapa olahraga yang ada di negara Asia Tenggara, seperti sepak raga di Brunei, Malaysia, dan Singapura, takraw di Thailand, sepak rago di Indonesia, Sipa di Filipina, Chinlone di Myanmar, Kataw di Laos, serta Sek Dai di Laos.

Sepak takraw pertama kali masuk ke Indonesia di sekitar tahun 1970 yang dibawa oleh Malaysia dan Singapura ke beberapa kota besar di Nusantara, seperti Medan, Bandung, dan Jakarta.

Tujuan dari olahraga ini adalah menendang bola melewati net ke lapangan lawan untuk mendapatkan poin.

Berbeda dengan olahraga voli, dalam memainkan sepak takraw, kontak bola yang dilakukan tidak boleh menggunakan tangan maupun lengan dan hanya diperbolehkan menggunakan kaki, kepala, dan dada.

Peraturan Sepak Takraw

peraturan sepak takraw

perpustakaan.id

ISTAF atau International Sepak Takraw Federation merupakan badan dunia yang mengatur olahraga sepak takraw. Pertama kali didirikan pada tahun 1992, ISTAF bertujuan untuk mempromosikan sepak takraw secara global.

ISTAF juga mengatur regulasi yang ada pada kompetisi, termasuk juga peralatan hingga pakaian yang digunakan pemain selama pertandingan. Berikut peraturannya:

1. Posisi dan Jumlah Pemain

Sepak takraw umumnya dimainkan oleh dua regu yang masing-masing terdiri dari tiga pemain yang memiliki peran tertentu, seperti tekong, killer, dan feeder.

Dengan tugas dan perannya masing-masing, berikut penjelasan lengkap untuk tiap posisinya, sebagai berikut.

  • Tekong atau server, yang umumnya berada di lingkaran tengah lapangan memiliki tugas untuk melakukan servis di awal permainan, tekong dapat menendang bola dengan kecepatan tinggi dengan tujuan membuat lawan kesulitan.
  • Killer atau striker, yang berada di sebelah kiri dan kanan lapangan memiliki tugas untuk mengeksekusi serangan ke bagian lapangan lawan. Ketika dalam posisi bertahan, killer atau striker memiliki tanggung jawab untuk memblokir tendangan serta smash yang diberikan pihak lawan.
  • Feeder, yang juga berada di sebelah kiri dan kanan lapangan yang harus memiliki kontrol dan penguasaan tinggi akan bola. Hal ini dikarenakan feeder harus dapat memberikan umpan yang mudah untuk dieksekusi oleh striker. Selain itu, feeder juga harus mampu menendang dan memblok serangan lawan.

2. Perlengkapan dan Lapangan Pertandingan

Umumnya, lapangan yang digunakan untuk olahraga sepak takraw menyerupai lapangan bulu tangkis dengan beberapa perbedaan tertentu.

Berbeda dengan bulu tangkis, bola yang digunakan pada olahraga ini awalnya menggunakan anyaman rotan yang kemudian diubah menjadi material serat sintetis.

Berikut ini beberapa aturan yang harus dipenuhi seputar perlengkapan dan lapangan pertandingan dalam olahraga sepak takraw:

  • Bola yang digunakan berbentuk bulat dan terbuat dari serat sintetis yang memiliki 12 lubang serta 20 persimpangan anyaman. Bola untuk pria memiliki keliling 41-43 cm dengan bobot 170-180 gram, sedangkan untuk wanita memiliki keliling 42-44 cm dengan bobot bola 150-160 gram.
  • Lapangan sepak takraw memiliki ukuran 13,4 x 6,1 m yang kemudian dibagi dua, dengan masing-masing ketinggian 1,52 untuk pria dan 1,42 m untuk wanita.
  • Pakaian yang digunakan terdiri dari jersey, celana pendek, kaus kaki, serta sepatu olahraga. Jersey yang digunakan harus dimasukkan dilengkapi dengan nomor masing-masing pemain yang tertera di depan dan belakang. Kapten tim harus menggunakan ban dengan warna berbeda dengan jersey di lengan bagian kiri.

3. Perhitungan Skor Pertandingan

Dalam olahraga sepak takraw, poin bisa didapatkan tim ketika pemain mampu memasukkan bola ke bagian lapangan lawan atau ketika lawan melakukan kesalahan.

Jika kondisi tersebut terpenuhi, maka tim akan mendapatkan satu poin. Jika satu tim mencetak 21 poin lebih dulu, maka regu tersebut akan memenangkan set tersebut.

Jika skor kedua tim seri 20-20, maka wasit akan melakukan perpanjangan set hingga salah satu tim unggul dua poin atau maksimal mencapai 25 poin.

Permainan sepak takraw umumnya berlangsung dalam dua set dengan jeda masing-masing set selama dua menit. Regu yang memenangkan kedua set maka akan memenangkan pertandingan. Jika masing-masing tim memenangkan satu set, maka akan ada perpanjangan set tie-break yang akan dimainkan hingga 15 poin saja.

Jika skor kedua tim seri 14-14, maka pertandingan akan diperpanjang hingga salah satu tim unggul sebanyak dua poin atau hingga maksimal poin mencapai 17.

Cara Bermain dan Pelanggaran pada Sepak Takraw

Cara Bermain dan Pelanggaran pada Sepak Takraw

depositphotos.com

Sebelum permainan dimulai, kapten atau perwakilan dari kedua tim akan melempar koin terlebih dahulu untuk menentukan sisi lapangan dan siapa yang melakukan servis terlebih dahulu.

Pertandingan akan dimulai dengan ditandai feeder yang melempar bola ke tekong untuk melakukan servis dengan menendang bola ke bagian lapangan lawan.

Hingga bola melewati bagian net, feeder dan striker harus tetap berada di bagian mereka. Pihak lawan harus dapat mengembalikan bola yang diberikan dan melewati net dengan tidak lebih dari tiga sentuhan.

Sentuhan di seluruh bagian tubuh diperbolehkan, terkecuali sentuhan menggunakan lengan yang dimulai dari bahu hingga ujung jari.

Selama pertandingan, regu dapat mencetak poin dengan memasukkan bola ke lapangan lawan atau memanfaatkan kesalahan dari pihak tim lawan.

Berikut ini beberapa kesalahan yang mungkin dilakukan pihak lawan dan mungkin terjadi:

  • Menendang bola hingga keluar batas.
  • Bola gagal menyebrang ke bagian lapangan lawan.
  • Pemain menyentuh net ketika menendang bola.
  • Tim melakukan lebih dari tiga kali sentuhan sebelum mengembalikan bola melewati net lawan.
  • Pemain menyentuh bola menggunakan lengan atau tangan.
  • Pemain menyentuh bola yang masih berada di bagian lapangan lawan.
  • Tekong melakukan servis dengan melompat atau tidak menyentuh tanah.
  • Tekong tidak berhasil melakukan kontak ketika servis.
  • Bola menyentuh jaring.
  • Bola menyentuh bagian langit, tanah, ataupun bagian lapangan lainnya.

Teknik dan Keterampilan pada Sepak Takraw

Teknik permainan sepak takraw membutuhkan kelincahan, kelenturan, hingga kekuatan tubuh agar dapat melakukan servis, bertahan, hingga menyerang.

Berikut ini beberapa teknik dan keterampilan yang dapat dilatih untuk memainkan sepak takraw dengan baik:

  • Inside kick, yang menjadi teknik paling umum dan mendasar, memanfaatkan tendangan yang berfungsi untuk mengontrol bola. Untuk melakukan inside kick, kamu dapat menggunakan kaki bagian dalam untuk menyentuh bola, sedangkan kaki lainnya memiliki tanggung jawab sebagai tumpuan.
  • Outside kick, yang merupakan teknik tendangan yang berfungsi untuk mendorong bola ke atas menggunakan kaki bagian luar. Untuk melakukannya, pemain perlu menggunakan satu kaki sebagai tumpuan, sedangkan kaki lainnya menekuk hingga membentuk sudut 90 derajat sambil diarahkan ke luar untuk menyentuh bola.
  • Header, yang menyerupai sundulan yang dilakukan dalam sepak bola, berbeda dengan sundulan karena dilakukan menggunakan dahi untuk membuat bola melayang ke atas. Teknik ini dapat digunakan ketika bola yang datang terlalu tinggi dan sulit dijangkau dengan tendangan.
  • Horse kick serves, yang merupakan teknik tendangan tinggi hingga melewati batas bahu dan kepala. Teknik ini merupakan salah satu teknik yang menantang karena memerlukan keterampilan dan fleksibilitas tinggi. Namun, jika berhasil dilakukan, horse kick serve dapat menjadi salah satu teknik yang efektif untuk mendapatkan poin.
  • Roll spike, yang merupakan teknik serangan atau smash dengan memanfaatkan unsur akrobatik. Untuk melakukan teknik ini, dimulai dengan gerakan melompat menggunakan satu kaki yang diarahkan ke arah bola, dengan kaki lainnya digunakan untuk menendang bola melewati bahu yang berlawanan.

Manfaat Sepak Takraw bagi Tubuh

Sepak takraw juga memiliki beberapa manfaat bagi tubuh para pemainnya, seperti:

1. Menjaga Kebugaran Tubuh

Manfaat pertama dari sepak takraw adalah menjaga kebugaran tubuh karena olahraga ini membutuhkan gerakan dan koordinasi seluruh tubuh.

Gerakan yang dilakukan dengan benar dapat memberikan manfaat bagi tubuh dan dalam jangka panjang dapat membantu menjaga kebugaran tubuh dibandingkan dengan hanya berdiam diri saja.

2. Meningkatkan Stamina dan Daya Tahan Tubuh

Selanjutnya, stamina dan daya tahan tubuh yang dapat ditingkatkan melalui permainan sepak takraw yang membutuhkan seluruh bagian tubuh untuk bergerak.

Jika secara rutin dilakukan, olahraga ini dapat membantu meningkatkan kekuatan serta kebugaran tubuh. Dengan tubuh yang kuat, kamu juga dapat memainkan sepak takraw dengan lebih baik dan mudah.

3. Meningkatkan Kekuatan Tulang dan Otot

Karena melibatkan banyak gerakan menendang dan melompat, olahraga tradisional ini juga dapat membantu meningkatkan kekuatan tulang dan otot tubuh karena terus-menerus dilatih, khususnya bagian kaki dan inti.

4, Melatih Otak

Bukan hanya membutuhkan kekuatan fisik, sepak takraw juga melibatkan koordinasi, ketangkasan, hingga pemecahan masalah agar dapat bermain dengan baik, mulai dari menahan hingga membalas serangan lawan.

Kemampuan-kemampuan tersebut akan terus terlatih selama permainan berlangsung yang dapat membantu melatih otak dan pikiran untuk bekerja lebih cepat membuat sebuah keputusan.

Hal ini mampu membantu dalam meningkatkan fokus, konsentrasi, hingga kemampuan kognitif seseorang untuk mengambil keputusan dengan cepat dan strategis ketika menghadapi berbagai situasi di lapangan.

5. Menjaga Kesehatan Jantung

Olahraga kardio dipercaya dapat meningkatkan sirkulasi darah dan memperkuat otot jantung yang melibatkan gerakan ritmis dan berulang, seperti halnya sepak takraw.

Sebagai aktivitas fisik yang cukup intens dimana untuk memainkannya melibatkan seluruh bagian tubuh, sepak bola takraw dapat membantu dalam meningkatkan sirkulasi darah dan oksigen ke seluruh tubuh, yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung secara keseluruhan.

6. Meningkatkan Fleksibilitas Tubuh

Manfaat selanjutnya dari sepak bola takraw yaitu mampu meningkatkan fleksibilitas tubuh, khususnya pada bagian pinggung, punggung, dan kaki karena gerakan dinamis yang dibutuhkan untuk memainkan olahraga ini dengan baik.

Gerakan menendang, menyundul, hingga menjaga keseimbangan yang dibutuhkan dalam olahraga ini melibatkan tingkat fleksibilitas yang tinggi. Oleh sebab itu, jika dilatih terus-menerus, maka kamu dapat merasakan peningkatan pada fleksibilitas tubuh serta jangkauan gerak tubuh.

7. Mengurangi Stres

Seperti banyak olahraga lainnya, sepak takraw juga dapat membantu mengurangi stres karena dapat memicu pelepasan endorfin yang merupakan hormon pereda stres yang mampu meningkatkan suasana hati.

Hormon endorfin sendiri merupakan senyawa kimia yang dapat dihasilkan oleh tubuh untuk meredakan rasa nyeri secara alami ketika sakit atau stres.

Bukan hanya itu, hormon endorfin juga bertanggung jawab atas perasaan senang dan energi positif yang dapat membantu menjaga kesehatan mental.

Oleh sebab itu, untuk mengurangi stres atau depresi yang sedang kamu rasakan, olahraga dapat menjadi salah satu cara efektif untuk mengatasinya,

8. Membuat Tubuh Ideal

Berolahraga yang membutuhkan banyak energi serta membantu dalam membakar kalori dapat membentuk tubuh ideal. Sepak takraw sebagai olahraga yang cukup intens juga dapat membantu dalam melatih dan membentuk tubuh tanpa harus pergi ke gym.

9. Mengembangkan Keterampilan Motorik

Sepak takraw yang melibatkan penggunaan dan koordinasi antara tangan, kaki, hingga kepala untuk mengoper bola ke anggota tim lainnya atau menyerang lawan membutuhkan keterampilan motorik yang baik.

Dengan latihan yang tepat dan dlakukan terus menerus, para pemain secara tidak langsung dapat meningkatkan keterampilan motorik halus dan kasar mereka dan memainkan olahraga ini lebih baik sekaligus meningkatkan koordinasi tubuh.

Nah, itulah pembahasan seputar olahraga sepak takraw mulai dari sejarah, peraturan, cara bermainnya hingga teknik yang harus dikuasai dalam olahraga tradisional ini.

Selain menantang, sepak takraw juga menawarkan berbagai manfaat bagi kesehatan fisik dan mental, seperti kebugaran kardiovaskular, meningkatkan kekuatan otot, fleksibilitas, koordinasi, hingga keseimbangan tubuh. Dengan melakukan olahraga ini, sahabat MyProtection juga dapat meningkatkan kesehatan tubuh sebagai langkah prevensi melawan penyakit.

Bukan hanya dengan berolahraga, dapatkan perlindungan kesehatan juga bagi diri dan anggota keluarga melalui Perlindungan Kesehatan Prima dari MyPro+ dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Berikut keunggulan produk PKP yang bisa kamu dapatkan:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin maupun obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 21/01/2025
Kecelakaan Kerja dan Berbagai Faktor yang Dapat Menyebabkannya!

Kecelakaan kerja merupakan suatu hal yang dapat dialami oleh setiap orang di mana pun mereka berada selama berada di ruang lingkup kerja. Dari pekerjaan yang memiliki risiko tinggi, hingga pekerja kantoran.

Semua pekerjaan sendiri memiliki risikonya masing-masing yang harus diperhatikan. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dari kecelakaan kerja sendiri dan apa saja faktor yang menyebabkannya? Simak selengkapnya di sini!

Kecelakaan Kerja dan Berbagai Faktor yang Dapat Menyebabkannya!

Kecelakaan Kerja dan Faktor Apa Saja yang Menyebabkannya

pexels

Kecelakaan kerja sendiri dapat diartikan sebagai segala kejadian atau insiden yang terjadi di tempat kerja maupun ruang yang berhubungan dengan pekerjaan.

Di mana, segala kejadian atau insiden yang terjadi sendiri dapat mengakibatkan PAK atau penyakit akibat kerja, cedera, atau bahkan sampai meninggal dunia.

Selain itu, menurut Peraturan Menteri Ketenagakerjaan atau Permenaker No. 5 Tahun 2021, menyatakan bahwa kecelakaan kerja merupakan segala kecelakaan yang terjadi di dalam hubungan kerja.

Hal ini termasuk kecelakaan yang terjadi di dalam perjalanan dari rumah ke tempat kerja maupun sebaliknya hingga penyakit yang ditimbulkan akibat lingkungan kerja.

Terdapat pula UU No. 1 Tahun 1970 yang menyatakan bahwa kecelakaan kerja merupakan sebuah kejadian yang tidak terduga dan tidak dikehendaki. Kejadian tersebut dapat mengacaukan proses serta menimbulkan kerugian baik harta benda maupun korban manusia.

OHSAS atau Occupational Health and Safety Assessment Series, yang merupakan standar internasional pada penerapan sistem manajemen K3 atau keselamatan dan kesehatan kerja, juga mendefinisikan kecelakaan kerja sebagai sebuah kejadian yang berhubungan dengan pekerjaan yang dapat menyebabkan kesakitan, cedera, atau hingga kematian.

Jenis Kecelakaan Kerja

jenis kecelakaan kerja

pexels

Kecelakaan kerja yang sering terjadi juga dapat dibagi menjadi beberapa jenis, sebagai berikut.

1. Tertimpa objek

Pertama, kecelakaan yang disebabkan tertimpa objek. Pada umumnya, kecelakaan jenis ini terjadi di pabrik maupun di proyek lapangan yang dikelilingi banyak material.

Kecelakaan ini terjadi karena disebabkan sebuah objek yang sering kali tanpa sengaja jatuh karena adanya human eror maupun masalah pada objek hal tersebut.

2. Terjatuh dan terpeleset

Selanjutnya, terjatuh dan terpeleset yang dapat terjadi di area kerja dengan area licin dan tidak rata.

Walaupun di anggap sepele dan ringan, insiden ini dapat berdampak serius jika jatuh dari ketinggian yang tinggi ataupun risiko-risiko lainnya yang dapat menyebabkan dampak yang lebih parah.

3. Terkena benda tajam

Terkena benda tajam sendiri bukanlah sesuatu hal yang tak mungkin. Insiden ini dapat terjadi khususnya di sektor pekerjaan yang banyak menggunakan mesin dan benda tajam.

Oleh sebab itu, jika kamu bekerja di sektor pekerjaan ini akan sangat penting untuk berhati-hati saat bekerja dan terus memperhatikan sekita r.

Selain itu, memiliki perlindungan yang tepat juga bisa menjadi salah satu solusi efisien.

4. Kecelakaan lalu lintas

Keadaan lalu lintas tidak selalu aman. Di mana, sering kali terjadi hal-hal atau insiden yang tidak diinginkan. Salah satunya adalah kemungkinan kecelakaan lalu lintas yang dapat terjadi kapan saja.

Jenis kecelakaan kerja ini terjadi ketika kamu sedang berada di perjalanan baik berangkat maupun pulang dari tempat kerja.

Klasifikasi serta Contoh Kecelakaan Kerja

Klasifikasi serta Contoh Kecelakaan Kerja

Menurut ILO atau International Labour Organization yang dapat disebut juga sebagai Organisasi Perburuhan Internasional, insiden dalam pekerjaan dapat dibedakan menjadi beberapa klasifikasi sebagai berikut.

1. Berdasarkan jenis pekerjaan

Yang pertama, klasifikasi berdasarkan jenis pekerjaannya terdiri dari, sebagai berikut

  • Terjatuh

  • Tertimpa benda jatuh

  • Tertumbuk maupun terkena benda atau peralatan kerja

  • Terjepit benda maupun peralatan kerja

  • Aktivitas atau gerakan yang melebihi kemampuan dan terlalu menekan fisik yang dapat menimbulkan cedera

  • Terpapar suhu ekstrem

  • Tersengat arus Listrik

  • Mengalami kontak dengan bahan berbahaya

  • Terkena efek radiasi

2. Berdasarkan penyebab

Yang kedua, klasifikasi berdasarkan penyebabnya terdiri dari, sebagai berikut

  • Kecelakaan disebabkan mesin atau alat kerja

  • Kecelakaan disebabkan kendaraan maupun alat pengangkut

  • Kecelakaan disebabkan kondisi lingkungan kerja yang kurang ideal

  • Kecelakaan disebabkan bahan serta zat berbahaya

  • Kecelakaan disebabkan instalasi listrik

3. Berdasarkan kelainan maupun sifat luka

Yang ketiga, klasifikasi berdasarkan kelainan maupun sifat luka terdiri dari, sebagai berikut

  • Patah tulang

  • Dislokasi atau keseleo

  • Regang otot

  • Memar

  • Amputasi

  • Luka luar atau luka di permukaan

  • Luka bakar

  • Keracunan

  • Mati lemas

  • Bekas sengatan arus Listrik

  • Bekas paparan radiasi

4. Berdasarkan letak kelainan maupun luka di tubuh

Yang terakhir, klasifikasi berdasarkan letak kelainan maupun luka di tubuh terdiri dari, sebagai berikut

  • Bagian kepala

  • Bagian leher

  • Bagian badan atau tubuh

  • Anggota tubuh bagian atas

  • Anggota tubuh bagian bawah

  • Kelainan atau luka di banyak area sekaligus

Penyebab Kecelakaan Kerja

Kecelakaan kerja sendiri dapat terjadi kapan saja, namun terdapat beberapa hal yang dapat memicu kecelakaan tersebut terjadi. Simak di sini!

1. Mengabaikan prosedur keselamatan

Penyebab pertama yang sering menyebabkan kecelakaan adalah mengabaikan proses keselamatan. Terutama pada pekerjaan dengan risiko yang tinggi, prosedur keselamatan yang ada harus dan wajib ditaati selama proses bekerja.

Seperti halnya, ketika kamu bekerja di ketinggian, penggunaan APD atau Alat Pelindung Diri menjadi krusial. Di mana jika kamu tidak menaati aturan yang ada, kamu dapat membahayakan diri maupun rekan kerja-Mu!

2. Kurang pelatihan dan edukasi

Hal kedua yang sering kali menyebabkan kecelakaan adalah kurangnya pelatihan dan edukasi sebelum melakukan pekerjaan yang akan dilakukan.

Contohnya, ketika seorang pekerja diberikan tugas untuk menggunakan mesin maupun benda tajam di tempat kerja namun pelatihan dan edukasi yang diberikan kurang.

Hal tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan kerja karena masih belum memahami cara kerja alat tersebut. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengikuti pelatihan yang dianjurkan terlebih dahulu.

3. Kondisi fisik yang kurang optimal

Kecelakaan juga dapat terjadi jika kondisi fisik kurang optimal dan tetap memaksakan melakukan pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi dan memiliki risiko yang tinggi.

Seperti contohnya, jika kamu sedang tidak enak badan akibat kurang tidur dan kelelahan yang dapat menyebabkan konsentrasi juga melemah. Hal-hal kecil seperti itulah yang dapat menyebabkan risiko kecelakaan dalam bekerja meningkat.

4. Peralatan yang kurang aman dan memadai

Dalam semua pekerjaan, khususnya pekerjaan dengan risiko tinggi pada umumnya memiliki standar keselamatan untuk peralatannya yang harus dipatuhi.

Seperti contohnya, peralatan dalam kondisi prima, perawatan pada jangka waktu tertentu, dan masih banyak lagi.

Jika aturan tersebut tidak dijalankan sesuai dengan standar yang ada, maka semakin besar pula risiko terjadi kecelakaan dalam bekerja.

Faktor Penyebab Kecelakaan selama Bekerja

Berdasarkan faktornya sendiri, penyebab kecelakaan juga dapat dibagi menjadi 3, baik secara internal maupun eksternal. Berikut ini 3 faktor penyebab kecelakaan kerja yang dapat terjadi.

1. Faktor Manusia

Faktor manusia sendiri merupakan segala sikap, perilaku, hingga keterampilan seorang pekerja dalam melakukan pekerjaannya.

Sikap seorang pekerja yang kurang peduli, bermalas-malasan, atau bahkan terlalu percaya diri dapat mempengaruhi kinerjanya selama bekerja dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Selain itu perilaku seseorang, seperti tidak berkonsentrasi, mengabaikan keamanan, maupun mengonsumsi obat-obatan terlarang juga dapat menyebabkan kecelakaan selama bekerja.

Dan yang terakhir, ketika keterampilan yang dimiliki tidak mencukupi untuk mengoperasikan sebuah pekerjaan sering kali dapat membahayakan diri sendiri dan juga orang lain di sekitarnya.

2. Faktor Kondisi Peralatan

Faktor selanjutnya adalah kondisi peralatan yang memiliki kaitannya dengan peralatan yang digunakan selama bekerja, baik kualitas, kelayakan, hingga pemeliharaannya.

Penggunaan alat yang tidak lagi prima atau dalam keadaan rusak, tidak berfungsi dengan baik, tidak memenuhi standar, maupun tidak dirawat dengan baik dapat menyebabkan kecelakaan.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk selalu memastikan kondisi mesin atau alat yang digunakan saat bekerja dalam kondisi yang layak sehingga risiko kecelakaan menurun.

Hal-hal seperti kabel yang mengelupas, komponen lepas, tangga yang patah, hingga APD yang tidak sesuai dapat mempengaruhi itu semua.

3. Faktor Lingkungan

Ada juga faktor lingkungan yang dapat menjadi penyebab kecelakaan selama bekerja. Faktor ini meliputi segala kondisi fisik, kimia, biologis, hingga psikologis yang ada di lingkungan tempat kerja.

Dengan kondisi lingkungan kerja yang kurang memadai atau tidak mendukung untuk melakukan pekerjaan, sering kali kecelakaan dapat terjadi.

Seperti contohnya, suhu yang terlalu panas maupun dingin, kebisingan yang terlalu berlebihan, kurangnya cahaya, polusi udara sekitar, hingga tingkat kelembaban tinggi.

Bukan hanya itu, faktor lingkungan yang kurang memadai juga dapat mempengaruhi kondisi dan kesehatan mental seseorang , seperti terjadinya konflik, tekanan, hingga stres dari pekerjaan tersebut.

Adanya hal-hal tersebut pada akhirnya bukan hanya dapat mengurangi motivasi dan kinerja dari seseorang, namun juga dapat menjadi penyebab terjadinya kecelakaan di tempat kerja.

Faktor Penyebab Kecelakaan di Tempat Kerja Berdasarkan Teori

Banyaknya faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan di tempat kerja mulai dari penggunaan alat dan material, faktor alam, atau bahkan kelalaian dan kurangnya kompetensi dari pekerja.

Oleh sebab itu, faktor penyebab kecelakaan di tempat kerja juga dapat dibagi berdasarkan teori di bidang ilmu K3, sebagai berikut.

1. Teori Domino

Teori domino yang dikemukakan oleh Heinrich mengatakan bahwa sebuah kecelakaan kerja dapat terjadi karena adanya 5 faktor utama yang berhubungan antara satu sama lain.

Mulai dari kondisi kerja, kelalaian manusia, tindakan kerja yang membahayakan, kecelakaan atau insiden, serta cedera.

Berdasarkan teori domino, jika ada salah satu faktor tersebut terjadi di tempat kerja, maka faktor lainnya juga akan terdampak dan munculnya efek domino antara faktor-faktor tersebut.

Hal yang dimaksud dari ini adalah, ketika kondisi kerja yang ada tidak memadai, maka akan muncul pula kelalaian pekerjanya, dan pada akhirnya tempat kerja menjadi tidak akan yang dapat mengakibatkan cedera atau bahkan kecelakaan.

Berikut penjelasan lebih lanjut terkait kelima elemen tersebut yang saling berhubungan dan membentuk rantai kecelakaan, sebagai berikut.

  1. Kondisi kerja atau social environment and ancestry, yang mengacu pada kondisi fisik serta psikologis lingkungan kerja yang dapat membahayakan kesehatan maupun keselamatan pekerja.

  1. Kelalaian manusia atau fault of the person or carelessness, yang merupakan kesalahan pekerja dalam menjalan pekerjaannya. Kelalaian ini sendiri pada umumnya bersifat internal, seperti kurangnya pengetahuan atau pengalaman, tekanan kerja yang berat, dll.

  1. Tindakan tidak aman atau unsafe act or unsafe condition, yang mengacu terhadap perilaku pekerja yang tidak sesuai prosedur yang seharusnya. Seperti penggunaan alat yang kurang tepat, mengabaikan peraturan keselamatan kerja, dsb.

  1. Kecelakaan atau accident, yang mengacu pada peristiwa atau kejadian tidak terduga maupun diinginkan. Peristiwa ini sendiri dapat terjadi akibat berbagai hal, mulai dari lingkungan kerja, kelalaian pekerja, atau bahkan tidak mengikuti protokol keamanan.

  1. Cedera atau injury, yang mengacu pada kerusakan atau cedera fisik pada tubuh seseorang akibat terjadinya kecelakaan di lingkungan kerja.

2. Teori Multiple Factor

Teori Multiple Factor mengungkapkan bahwa penyebab kecelakaan di tempat kerja dapat didefinisikan menjadi 4M yang terdiri atas

  • Pertama, Man atau manusia

  • Kedua, Machine atau mesin dan peralatan

  • Ketiga, Media atau lingkungan kerja

  • Keempat, Management atau manajemen kerja.

Faktor pertama, yaitu manusia meliputi usia, gender, keterbatasan kemampuan, kekuatan, motivasi, kondisi emosi, dan sebagainya.

Faktor kedua yang seperti Namanya berkaitan dengan mesin dan peralatan yang digunakan selama proses kerja. Faktor ketiga, lingkungan kerja termasuk suhu hingga kebisingan di lingkungan kerja yang dapat mengganggu proses kerja.

Sedangkan, faktor terakhir yaitu manajemen meliputi komunikasi, kebijakan, dan sebagainya yang berkaitan dengan proses kerja.

Dampak Kecelakaan di Tempat Kerja

Kecelakaan di lingkungan kerja sendiri dapat menimbulkan berbagai dampak, bukan hanya dapat dilihat melalui luka fisik, namun juga secara psikis, atau bahkan hingga kematian.

Dibagi berdasarkan tingkat keparahannya, berikut ini dampak kecelakaan di tempat kerja, sebagai berikut.

  • Cedera fatal atau fatality yang dapat menyebabkan pekerja yang bersangkutan kehilangan nyawa

  • Cedera yang dapat menghilangkan waktu kerja produktif atau loss time injury

  • Cedera yang dapat menyebabkan karyawan tidak bisa masuk kerja atau loss time day

  • Cedera yang dapat membatasi kemampuan kerja atau restricted duty

  • Cedera yang membutuhkan perawatan medis atau medical treatment injury

  • Cedera ringan, yang pada umumnya lecet, mata kemasukan debu, dan sebagainya atau first aid injury

  • Tidak menimbulkan cedera atau non injury accident

Tips Menghindari Kecelakaan Ketika Bekerja

Dalam menghindari risiko insiden-insiden yang tidak diinginkan, berikut ini beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk menghindari kecelakaan saat kerja.

  • Menggunakan APD atau Alat Pelindung Diri yang lengkap atau sesuai dengan standar dan regulasi yang telah ditetapkan. Dengan mengikuti aturan yang ada, maka kecelakaan yang tidak diinginkan juga dapat dihindari.

  • Mengikuti pelatihan maupun kelas yang dibutuhkan selama bekerja. Dengan begitu, kamu akan memiliki informasi yang cukup untuk bekerja dengan baik dan aman.

  • Menaati aturan yang ada, seperti menggunakan APD serta mengecek keadaan peralatan yang digunakan agar kondisinya tetap prima dan memenuhi standar yang ada.

  • Secara rutin melakukan pengecekan atau monitoring untuk memastikan segala hal yang berkaitan dengan regulasi serta standarisasi tetap dijalankan sesuai prosedur di tempat kerja.

Nah, itulah sekilas penjelasan terkait kecelakaan kerja dan hal yang dapat kamu lakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi saat bekerja.

Tentu saja tidak ada orang yang ingin terkena musibah tersebut, namun untuk memastikan kamu sudah terlindungi dan memiliki perlindungan yang terpercaya, Perlindungan Kesehatan Prima hadir untuk menjawab segala kekhawatiran-Mu!

Semoga penjelasan di atas dapat bermanfaat dan membuatmu lebih waspada akan hal-hal yang mungkin saja terjadi di tempat kerja. Semoga bermanfaat dan semangat bekerja!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 06/04/2026
18 Dampak Sosial Informatika pada Kehidupan Sehari-hari yang Harus Diketahui!

Dampak sosial informatika mampu memberikan pengaruh positif maupun negatif bagi masyarakat. Informatika, yang merupakan sebuah ilmu yang mempelajari sistem komputasi, termasuk ilmu komputer, sistem informasi, hingga teknik komputer, memegang pengaruh penting pada globalisasi.

Teknologi informasi yang ada membantu masyarakat mengakses informasi dengan lebih mudah, mendorong globalisasi yang juga dapat berpengaruh pada melemahnya budaya lokal dan hubungan sosial tatap muka.

Pada artikel dengan topik dampak sosial informatika ini, kita akan membahas lebih mendalam dampak positif dan negatifnya yang harus diketahui dan pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat. Simak selengkapnya!

Dampak Sosial Informatika dari Sisi Positif

Dampak sosial informatika

Dilihat dari sisi positif, perkembangan sosial informatika seperti perkembangan teknologi dan internet saat ini memberikan kemudahan bagi kita untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan melakukan aktivitas sehari-hari. Lalu, apa saja dampak sosial informatikanya?

1. Aktivitas Sehari-hari

Adanya internet saat ini mempermudah masyarakat dalam melakukan berbagai aktivitas harian, mulai dari berbelanja, metode pembayaran, membaca berita, berkomunikasi, hingga mengurus keuangan.

Selain itu, adanya teknologi IoT atau Internet of Things saat ini juga dapat mempermudah penggunanya mengatur perangkat fisik seperti mesin, sensor, dan berbagai peralatan lainnya dari jarak jauh menggunakan internet, yang menciptakan otomatisasi yang lebih efisien.

2. E-Learning

Saat ini pasti kamu sudah tidak asing lagi kan dengan istilah e-learning? Ketika pandemi covid-19 berlangsung, metode pembelajaran daring ini menjadi solusi bagi para pelajar dan pengajar untuk tetap melakukan interaksi.

Baik dalam bentuk video, materi online, e-books, hingga forum diskusi yang mempermudah para pelajar untuk tetap melanjutkan pembelajaran tanpa harus hadir secara fisik, yang memberikan kemudahan, khususnya jika memang tidak memungkinkan.

Asuransi Kesehatan Cashless untuk Kamu & Keluarga
Dapatkan manfaat kamar hingga Rp2 juta/hari, annual limit rawat inap tanpa batas, dan akses cashless di 1.000+ rumah sakit & klinik rekanan.
Lihat Perlindungan Kesehatan Prima

3. Kesehatan

Teknologi informasi dan komunikasi atau TIK juga memengaruhi bidang kesehatan dengan adanya kemunculan telemedicine, yang merupakan layanan kesehatan jarak jauh yang meliputi konsultasi, diagnosis, hingga pengobatan tanpa pasien harus datang langsung ke fasilitas medis.

Bukan hanya itu, adanya layanan ini juga memungkinkan pasien menerima resep dan membeli obat secara langsung, dan nantinya akan diantar ke rumah dengan melakukan pembayaran secara online.

4. Perdagangan

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi juga memengaruhi pasar perdagangan, di mana kita dapat dengan mudah membeli barang melalui internet tanpa harus pergi ke luar.

Hal ini tentunya banyak dimanfaatkan oleh berbagai brand untuk memasarkan produk mereka. Produk yang ditawarkan juga dapat beragam, mulai dari barang fisik pada umumnya hingga digital yang bisa didapatkan melalui pembayaran elektronik.

5. Pekerjaan

Dampak sosial informatika selanjutnya juga dapat dilihat melalui lapangan kerja baru dengan adanya kemajuan informatika yang terjadi, mulai dari pengembangan website, aplikasi, pemrograman, analisis data, serta berbagai pekerjaan lainnya.

Bukan hanya itu, pekerjaan di luar bidang teknologi juga dibantu oleh perkembangan tersebut, khususnya dalam hal berkomunikasi dan menjalankan bisnis dengan lebih efisien karena tidak dibatasi lagi oleh lokasi geografis.

6. Mendapatkan Informasi Lebih Cepat

Perkembangan teknologi informasi juga mempermudah kita untuk mendapatkan informasi lebih cepat. Dengan adanya internet dan media sosial, setiap orang dapat dengan mudah bertukar informasi tanpa dibatasi oleh jarak geografis.

Dengan begitu juga, informasi yang ada dapat lebih cepat tersampaikan dibandingkan dengan cara tradisional seperti koran ataupun majalah yang membutuhkan waktu untuk disusun dan dicetak.

7. Hubungan Jarak Jauh

Dampak positif selanjutnya dari kemajuan teknologi informatika adalah kemudahan untuk menjalin hubungan sosial jarak jauh tanpa dibatasi oleh jarak fisik.

Kemajuan teknologi saat ini membuat gadget yang kita gunakan sehari-hari juga semakin canggih, sehingga sekarang kita dapat dengan mudah menghubungi seseorang antarkota atau bahkan antarnegara menggunakan gadget tersebut untuk berkomunikasi dan melakukan interaksi sosial.

8. Memudahkan Pemerintah Memberitahukan Kebijakan

Kemudahan penyebaran informasi juga memengaruhi cara pemerintah menyampaikan berbagai kebijakan dan peraturan ke masyarakat dengan lebih efisien melalui berbagai saluran.

Mulai dari televisi, radio, hingga internet yang mampu membantu dalam penyebaran informasi lebih cepat agar masyarakat dapat segera mengetahui perubahan ataupun kebijakan terbaru yang disampaikan.

9. Membuat Seseorang Lebih Terbuka

Dampak positif selanjutnya dari perkembangan informatika adalah membuat seseorang menjadi lebih terbuka. Beberapa orang sering kali kurang percaya diri dengan diri mereka. Melalui interaksi dunia maya, individu tersebut dapat menjadi lebih terbuka terhadap hal-hal yang tidak pernah dilakukan.

Dengan begitu, seorang individu dapat menjelajahi kemampuan yang dimilikinya serta meningkatkan kompetensi yang dapat bermanfaat bagi kehidupannya.

10. Mengetahui Budaya Luar Negeri

Dampak sosial dari informatika juga membuat kita dapat mengenal berbagai budaya dari luar negeri dengan jauh lebih mudah, tanpa harus mengunjungi negara tersebut secara langsung.

Melalui internet, media sosial, dan berbagai platform digital, kita bisa melihat tradisi, kebiasaan, bahasa, hingga gaya hidup masyarakat dari berbagai belahan dunia hanya dalam hitungan detik.

Kemajuan teknologi informasi inilah yang mendorong arus globalisasi bergerak semakin cepat. Informasi dapat diakses tanpa batasan ruang dan waktu, sehingga pertukaran budaya antarnegara menjadi semakin terbuka.

Hal ini tidak hanya memperluas wawasan, tetapi juga membantu kita memahami perbedaan budaya, meningkatkan toleransi, dan membentuk masyarakat yang lebih inklusif dan terhubung secara global.

Dampak Sosial Informatika dari Sisi Negatif

Dampak Sosial Informatika dari Sisi Negatif 

Perkembangan teknologi dan informatika sendiri tidak hanya memberikan dampak positif, jika disalahgunakan memiliki dampak negatif juga, antara lain:

1. Merusak Moral

Kemajuan bidang informatika juga memiliki dampak negatif, salah satunya adalah merusak moral masyarakat, di mana kita dapat dengan mudah menemukan berbagai konten di internet.

Salah satunya adalah pornografi yang memiliki sisi negatif, potensi merusak kesehatan mental seseorang serta moral.

Khususnya bagi anak di bawah umur, mudahnya mengakses berbagai konten tersebut dapat menghancur moral manusia, dan menganggap bahwa hal-hal di dalamnya adalah sesuatu yang normal dan bukan hal yang tabu sehingga wajar untuk secara beban ditonton.

Melalui jurnal berjudul Pornografi dan Dampak Moral juga dijelaskan bahwa pornografi juga memiliki dampak fatal bagi kehidupan manusia, seperti semakin tingginya tingkat tindakan asusila, hubungan seks bebas, kehancuran rumah tangga, dan masih banyak lagi.

2. Penyebaran Informasi yang Salah

Kemajuan teknologi, khususnya internet, saat ini memang dapat membantu penyebaran informasi menjadi lebih cepat. Namun, dengan begitu berita palsu atau hoaks pun juga akan lebih mudah tersebar tanpa adanya bukti atau fakta yang jelas.

Khususnya di media sosial, setiap orang dapat membuat konten tanpa tanggung jawab yang merugikan suatu pihak tanpa memastikan kebenarannya terlebih dahulu.

Semakin banyaknya berita tersebut tersebar, semakin banyak pula orang yang melihat dan mempercayai hal yang salah atau bahkan mendorong tindakan melanggar hukum.

3. Menurunnya Kemampuan Berpikir

Kemajuan program serta fasilitas sistem komputer yang ada saat ini juga membuat segala proses pengolahan menjadi lebih cepat dan serba otomatis.

Dengan begitu, penggunanya dapat dengan mudah memproses data dengan hanya memasukkannya tanpa harus mengelola atau mengetahui bagaimana hasilnya bisa didapatkan.

4. Kecanduan Internet dan Game

Dampak sosial informatika dilihat dari sisi negatif selanjutnya adalah membuat seseorang kecanduan internet dan game, yang dapat membuat diri terisolasi dari orang sekitar serta menyebabkan menurunnya kesehatan diri.

Jika seseorang sudah mengalami kecanduan, dampak negatif terhadap kesehatannya dapat dilihat secara fisik maupun mental. Mulai dari masalah tidur, gangguan mata, kecemasan, hingga depresi.

5. Cyberbullying

Kemajuan internet dan media sosial saat ini membuat kekerasan dan ejekan antara para penggunanya juga semakin marak. Hal ini dilakukan dengan penyebaran konten berkonotasi negatif yang menyerang korban secara online.

Perundungan yang terjadi secara online ini sendiri dapat membuat korbannya depresi, isolasi sosial, penurunan performa atau bahkan hingga bunuh diri.

Dalam jurnal cyberbullying sebagai dampak negatif penggunaan teknologi, menjelaskan bahwa fenomena ini telah terjadi sejak seseorang di kalangan remaja, pelakunya adalah teman-teman sekolah menggunakan sarana jejaring sosial hingga pesan teks.

6. Berkurangnya Aktivitas Sosial

Di Indonesia, di mana masyarakatnya dapat dengan mudah mengakses internet, hal ini memberikan banyak keuntungan dan kelebihan. Namun, hal tersebut juga datang dengan kelemahannya sendiri, yaitu berkurangnya aktivitas sosial.

Berdasarkan survei APJII pada tahun 2018 terkait penggunaan internet di Indonesia, kelompok terbesar pengguna internet sebesar 19,6% menghabiskan waktu di internet lebih dari 8 jam per hari.

Jika dilihat, hal ini tentu memakan sebagian waktu produktif seseorang yang dapat berdampak pada interaksi sosial secara langsung di dunia nyata.

Ketika seseorang lebih berfokus pada aktivitas daring, kegiatan sosial tatap muka juga akan berkurang, yang pada akhirnya berdampak pada kehidupan sosial individu tersebut.

Seperti yang dapat kita lihat ketika pandemi covid-19 melanda, pertemuan tatap muka harus dihindari, yang membuat segala aktivitas harus dilakukan secara online, yang pada akhirnya memengaruhi aktivitas sosial seseorang.

7. Berkurangnya Aktivitas Fisik

Dampak negatif dari kemajuan informatika adalah berkurangnya aktivitas fisik seseorang. Hal ini didukung oleh adanya berbagai layanan online yang memudahkan para penggunanya untuk melakukan transaksi ataupun membeli sesuatu.

Walaupun terdengar lebih efisien, dampak negatifnya adalah seseorang hanya akan berdiam diri saja di rumah dan tidak dapat memenuhi aktivitas fisik harian yang dibutuhkan.

Jika hal ini terjadi, dalam jangka panjang dapat memberikan dampak buruk pada kesehatan, mulai dari risiko obesitas hingga penyakit kronis dan berbagai masalah kesehatan lainnya.

Berikut beberapa masalah kesehatan yang dapat timbul dari kurangnya aktivitas fisik, antara lain:

  • Masalah muskuloskeletal, yang dapat timbul karena menatap gadget terlalu lama dan menyebabkan nyeri di berbagai bagian tubuh, mulai dari leher dan punggung, siku, pergelangan tangan, hingga telapak tangan.

  • Keletihan mata digital atau digital eye strain terjadi karena sering terpapar sinar gadget. Penelitian yang dilakukan di Amerika mengungkapkan bahwa lebih dari 60% warga Amerika mengalami masalah ini. Gejala yang dapat dirasakan meliputi mata kering, kemerahan di sekitar mata, sakit kepala, penglihatan kabur, hingga nyeri leher dan bahu.

  • Gangguan tidur, yang disebabkan sinar biru dari layar gadget yang meningkatkan kewaspadaan dan dapat mengganggu jam biologis tubuh. Selain itu, aktivitas perangkat digital juga dapat memicu tubuh dan membuat seseorang menjadi tidak siap tidur.

8. Potensi Kehilangan Pekerjaan

Kemudahan internet saat ini memang dapat memberikan kemudahan bagi para calon pekerja dalam mencari pekerjaan, namun semakin canggihnya teknologi saat ini dapat memberikan dampak negatif pada lapangan pekerjaan itu sendiri, khususnya dengan kehadiran kecerdasan buatan atau AI.

Perkembangan teknologi informatika saat ini seperti yang kita lihat dapat mengotomatisasi berbagai pekerjaan di berbagai bidang khususnya manufaktur dan layanan, dengan begitu pada akhirnya dapat menghilangkan lapangan pekerjaan bagi seseorang.

Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah atau mengatasi dampak negatif tersebut, seperti:

  • Untuk pengaturan dan kebijakan yang bijaksana, pemerintah dan organisasi internasional perlu bekerja sama untuk membuat regulasi penggunaan AI agar hak asasi manusia tetap terlindungi dan kesenjangan sosial dapat diatasi.

  • Pelatihan ulang dan pendidikan mempersiapkan diri terhadap perubahan yang terjadi di dunia kerja dengan melakukan pelatihan dan pendidikan yang relevan.

  • Penggunaan AI yang etis, penggunaan AI sesuai dengan nilai etika dan hak asasi manusia yang ada, dan menghindari bias dalam algoritma AI.

9. Potensi Korban Kejahatan

Kemajuan teknologi yang ada juga dapat berpengaruh pada potensi korban kejahatan, khususnya di dunia maya, yang semakin meningkat.

Jenis kejahatannya sendiri sangatlah beragam, mulai dari pencurian identitas, penipuan daring, peretasan data pribadi, pelecehan, dan masih banyak lagi yang pada akhirnya dapat menimbulkan berbagai kerugian.

Berdasarkan data tindak pidana kejahatan siber, pada tahun 2022 kejahatan siber meningkat hingga 14 kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2021.

Hal yang membuat kejahatan siber lebih berbahaya adalah kesulitan bagi pihak berwenang untuk menindaklanjuti kasusnya. Hal ini karena setiap kasus berbeda-beda, yang semuanya harus dipertimbangkan dengan baik.

Nah, itulah pembahasan mengenai dampak sosial informatika, baik dari sisi positif maupun negatif. Seperti berbagai perkembangan lainnya yang terjadi saat ini, tentu informatika juga memiliki kelebihan dan kelemahan tergantung penggunanya.

Melalui pembahasan di atas, kita dapat melihat bahwa perkembangan informatika yang terjadi memang memiliki banyak manfaat sosial, namun jika tidak digunakan dengan baik tentu saja dapat merugikan berbagai pihak.

Dan jika hal tersebut terjadi, pihak korban bukan hanya dirugikan dari segi finansial saja, namun juga kesehatan mental atau bahkan fisik. Perlindungan Kesehatan Prima hadir memberikan solusi perlindungan kesehatan yang tepat bagi Anda dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Lalu, apa saja manfaat keunggulan produk Perlindungan Kesehatan Prima?

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan

  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan

  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel