Jakarta, 21 Januari 2020 - MyProtection News. Diperbaharui pada 29 Januari 2020
Beberapa waktu ini, masyarakat dihebohkan dengan penyebaran coronavirus yang mirip pneumonia di China. Pasalnya, virus yang menyerang bagian pernapasan manusia ini telah menjangkit 3.000 orang di China dan terus bertambah setiap harinya. Menurut NY Times, 106 orang di antaranya meninggal dunia akibat virus tersebut.
Lalu, sebenarnya apa itu coronavirus?
WHO menginformasikan bahwa coronavirus merupakan sekelompok virus yang menyebabkan infeksi pernapasan mulai dari flu hingga SARS (Severe Acture Respiratory Syndrome). Saat ini coronavirus yang menyerang China dan negara lainnya disebut sebagai Novel 201 Coronavirus atau 2019-nCov.
Penyebaran virus ini umumnya terjadi melalui binatang kepada manusia. Jika manusia terjangkit virus ini, barulah ia bisa terdeteksi. Namun, penyebaran antar manusia pada manusia lainnya mungkin terjadi.
Profesor Jonathan Ball, pakar virologi dari Universitas Nottingham, berpendapat jika berkaca dari penyebaran wabah di masa lalu, maka coronavirus yang baru ini pasti datang dari binatang. Contohnya, di Timur Tengah sempat terjadi wabah MERS (Middle East Respiratory Syndrome). Sebanyak 858 dari total 2.945 penderitanya meninggal akibat virus MERS. Diketahui penyebaran virus ini berasal dari unta Somalia.
Pemerintah China memastikan Senin bahwa penularan virus misterius ini dapat terjadi antar manusia. Setidaknya 14 petugas medis yang merawat pasien yang terjangkit virus corona, juga tertular. Maka, dikhawatirnya wabah coronavirus yang mirip pneumonia ini bisa meluas karena jutaan orang keluar masuk dari China.
Apa gejala dari coronavirus?
Gejala coronavirus sendiri beragam seperti demam di atas 38 derajat Celcius, tubuh menggigil, kesulitan bernapas atau napas pendek, tubuh terasa sakit, hingga berujung pada kematian. Jika Anda mengalami gejala di atas, segera hubungi tenaga kesehatan profesional untuk mendapatkan instruksi lebih lanjut.
Perlukah kita waspada?
Sampai saat ini, penyebaran wabah coronavirus terus meluas di China bahkan negara di luar China seperti Jepang, Thailand, Australia, hingga Amerika Serikat. Hingga saat ini, pemeriintah China tetap berusaha untuk mencegah penyebaran virus dengan melakukan isolasi. Indonesia sendiri belum mencatat adanya korban dari coronavirus ini. Beberapa turis yang dicurigai mengidap virus dan warga negara Indonesia yang dicurigai mengalami gejala mirip coronavirus telah domonitor secara intensif. Masyarakat juga diimbau untuk menjaga kebersihan tangan dan saluran pernapasan atas.
Bagi Anda yang berencana mengunjungi negara yang terjangkit wabah, maka disarankan agar Anda mengurangi kontak dengan binatang atau dengan korban terjangkit wabah. Jika bisa, Anda bisa mengubah jadwal keberangkatan. Anda dapat memperlengkapi diri dengan asuransi perjalanan atau asuransi kesehatan untuk melindungi diri dari kejadian tak diinginkan di masa depan.
Semoga Anda dan keluarga sehat selalu.
Salam,
Sahabat MyProtection
Polis Asuransi - Pengetahuan terkait asuransi saat ini menjadi sangat krusial guna mempelajari segala seluk beluk yang ada di dalamnya. Namun, istilah-istilah yang digunakan sering kali terasa kurang familiar dan kurang dipahami, seperti polis asuransi.
Polis asuransi sendiri merupakan sebuah dokumen yang di dalamnya menjelaskan kondisi serta ketentuan perlindungan asuransi yang dibuat dalam bentuk perjanjian antara pihak penanggung dan tertanggung.
Melalui artikel ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai apa itu polis asuransi, fungsi, hingga contoh isi polis untuk membantu sahabat MyProtection memiliki pemahaman mendalam seputar topik ini. Semoga bermanfaat!

pexels
Polis asuransi merupakan sebuah kontrak yang dibuat berdasarkan perjanjian yang terjadi antara pihak tertanggung (pemegang polis) dengan pihak penanggung (perusahaan asuransi).
Di dalam polis asuransi sendiri diuraikan secara jelas hak serta kewajiban dari tiap pihak yang berkaitan dengan perlindungan asuransi yang dipilih dan disepakati.
Pada polis biasanya terdapat deskripsi jelas terkait jenis perlindungan yang diberikan, premi yang harus dibayarkan secara rutin, periode perlindungan asuransi, serta kondisi khusus lainnya yang berlaku.
Adanya polis juga menetapkan perjanjian di antara pihak tertanggung dan penanggung asuransi, di mana pihak tertanggung memiliki kewajiban untuk membayar premi sesuai dengan ketentuan, sedangkan perusahaan asuransi memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan atas risiko yang ada di dalam polis.
Secara umum, polis asuransi sendiri biasanya berisikan beberapa hal, yang terdiri sebagai berikut.
Data pemegang polis serta tertanggung dengan informasi yang berkaitan dengan perusahaan.
Berbagai hak dan kewajiban yang dimiliki dan harus dijalankan oleh kedua belah pihak.
Penjelasan terkait manfaat apa saja yang didapatkan atas produk yang dipilih oleh pemegang polis.
Klausal hukum, pengecualian, serta berbagai peraturan yang berkaitan dengan manfaat produk yang dipilih.
Informasi seputar jumlah besaran premi yang harus dibayarkan, jadwal pembayaran, serta masa berlaku dari asuransinya.
Penjelasan terkait jumlah uang pertanggungan, nilai uang tunai jika ada, serta sistem pembayarannya.
Cara melakukan klaim serta persyaratan untuk mengajukannya.

pexels
Polis asuransi sendiri memiliki beberapa fungsi yang digunakan untuk memastikan perjanjian antara kedua belah pihak dapat berjalan dengan sebaik mungkin. Apa saja fungsinya? Simak di sini!
Fungsi polis pertama dan yang terpenting adalah menjadi panduan untuk memahami skema premi asuransi yang dijalani.
Di dalam polis tersebut biasanya berisikan berbagai informasi yang ditulis secara jelas terkait seberapa besar jumlah premi yang harus dibayarkan oleh pemegang polis.
Selain itu, faktor apa saja yang dapat mempengaruhi besarnya premi, mulai dari usia, jenis risiko, serta nilai pertanggungan.
Dengan lebih memahami skema premi yang ada, maka pihak tertanggung atau pemegang polis juga dapat memiliki perencanaan finansial yang lebih baik dan memilih polis sesuai dengan kebutuhan perlindungan yang diinginkan dan dibutuhkan.
Polis asuransi tidak hanya berfungsi sebagai bukti kontrak antara pihak tertanggung dan pihak penanggung, tetapi juga sebagai dokumen yang mengatur hak dan kewajiban kedua belah pihak.
Bagi pihak tertanggung atau pemegang polis, polis ini menetapkan kewajiban untuk membayar premi secara berkala sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati.
Pembayaran premi ini adalah syarat utama agar pihak tertanggung dapat mempertahankan haknya atas perlindungan asuransi.
Di sisi lain, polis juga mengatur hak pihak tertanggung untuk mengajukan klaim jika risiko yang tertulis dalam polis terjadi. Misalnya, dalam asuransi jiwa, jika tertanggung meninggal dunia, ahli waris berhak mengajukan klaim untuk mendapatkan manfaat asuransi sesuai dengan nilai yang tercantum dalam polis.
Selain itu, polis juga mencakup berbagai ketentuan lainnya, seperti prosedur pengajuan klaim, masa tunggu, pengecualian, dan kondisi-kondisi khusus yang harus dipenuhi.
Bagi perusahaan asuransi atau pihak penanggung, polis ini menetapkan kewajiban untuk memberikan manfaat atau pertanggungan sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati, asalkan pihak tertanggung memenuhi semua persyaratan yang ada.
Polis juga mengatur hak perusahaan asuransi untuk menolak klaim jika terbukti bahwa klaim tersebut tidak memenuhi syarat atau jika ada pelanggaran ketentuan oleh pihak tertanggung.
Polis pada sebuah asuransi juga menjadi dokumen penting yang memberikan yang di dalamnya berisikan segala informasi seputar jenis perlindungan, nilai pertanggungan, serta kondisi berlaku dari premi asuransi yang dibayarkan.
Dengan adanya dokumen penting ini, maka pemegang polis dapat dengan mudah memiliki akses terkait informasi atas hak dan kewajiban yang dimilikinya beserta batasan apa saja yang berlaku di dalamnya.
Adanya polis asuransi juga dapat membantu dalam proses penyelesaian klaim dari kerugian yang dialami oleh pemegang polis.
Dengan memiliki dokumen polis, kamu memiliki petunjuk jelas terkait proses dan prosedur apa saja yang harus dilewati dan diikuti untuk menyelesaikan klaim tersebut sehingga dapat lebih cepat mendapatkannya.
Secara lebih rinci, fungsi polis dapat dibedakan ke dalam dua bagian berdasarkan pihaknya, baik tertanggung atau pemegang polis dan penanggung atau perusahaan asuransi. Simak berikut ini!
Fungsi polis bagi pihak tertanggung atau pemegang polis:
Sebagai alat bukti tertulis atas jaminan penanggungan dari berbagai risiko serta penggantian kerugian yang dapat terjadi pada pihak tertanggung sesuai dengan yang tertulis di dalam polis.
Sebagai bukti pembayaran premi yang harus diberikan kepada pihak penanggung atau perusahaan asuransi.
Sebagai bukti paling krusial dan otentik untuk pengajuan penuntutan terhadap pihak penanggung jika suatu saat tidak memenuhi jaminan yang telah tercatat di dalam polis.
Fungsi polis bagi pihak penanggung atau perusahaan asuransi:
Sebagai alat bukti atau tanda terima dari premi yang harus dibayarkan oleh pihak tertanggung atau pemegang polis.
Sebagai bukti tertulis dari jaminan yang diberikan kepada pihak tertanggung yang berfungsi untuk membayar ganti rugi yang dapat timbul dan dialami oleh pemegang polis.
Sebagai bukti paling krusial dan otentik untuk penolakan tuntunan ganti rugi maupun klaim yang diajukan oleh pihak tertanggung, terutama jika penyebab kerugian tidak dapat memenuhi syarat polis yang ada dan telah disepakati.

pexels
Polis juga memiliki sifatnya tersendiri yang membedakannya dengan jenis kontrak yang lain, simak selengkapnya!
Sifat pertama yaitu informal, di mana proses pembuatan polis tidak memiliki ketentuan, bentuk, maupun metode tertentu yang harus diikuti.
Pada kontrak informal sendiri adalah yang diutamakan adalah kedua belah pihak baik penanggung maupun tertanggung yang terlibat dapat mencapai persetujuan dan meraih kesepakatan bersama.
Polis asuransi kesehatan adalah kontrak ganti rugi, atau dikenal sebagai contract of indemnity. Sebaliknya, polis asuransi jiwa adalah kontrak dengan nilai tertentu, atau valued contract.
Kontrak informal ini berbeda dari kontrak formal yang memerlukan bentuk tertentu dalam pembuatannya. Contoh kontrak formal adalah akta hak milik.
Dalam polis asuransi jiwa, hanya satu pihak yang membuat janji yang memiliki kekuatan hukum, yaitu perusahaan asuransi. Janji tersebut adalah memberikan manfaat atau pertanggungan kepada nasabah jika risiko terjadi, menjadikan polis asuransi jiwa sebagai kontrak unilateral.
Perusahaan asuransi berjanji memberikan pertanggungan selama premi dibayarkan. Namun, pembeli polis tidak berjanji untuk membayar premi dan tidak dapat dipaksa secara hukum untuk melakukannya. Jika pemegang polis tidak membayar premi, kontrak otomatis batal.
Kontrak unilateral ini berbeda dengan kontrak bilateral, di mana kedua belah pihak membuat janji yang berkekuatan hukum. Contoh kontrak bilateral adalah perjanjian antara kontraktor untuk merenovasi atau membangun rumah.
Dalam kontrak asuransi jiwa, satu pihak memberikan sesuatu yang bernilai sebagai imbalan atas suatu perjanjian bersyarat (conditional promise). Hal ini memungkinkan salah satu pihak menerima sesuatu yang lebih besar nilainya daripada yang diberikan.
Misalnya, pihak tertanggung bisa mendapatkan manfaat atau pertanggungan yang nilainya lebih besar daripada akumulasi premi yang dibayarkan ke perusahaan asuransi.
Sebaliknya, perusahaan asuransi bisa memperoleh akumulasi premi lebih banyak daripada kewajibannya untuk menyediakan manfaat kepada tertanggung.
Asuransi jiwa termasuk dalam aleatory contract karena perusahaan asuransi akan membayar manfaat polis saat tertanggung wafat, meskipun tidak ada yang tahu kapan tertanggung akan meninggal.
Aleatory contract ini berbeda dengan commutative contract, di mana para pihak menetapkan nilai-nilai yang akan mereka tukar sebelumnya. Contoh commutative contract adalah kontrak jual-beli rumah atau jasa.
Dengan sifat aleatory contract, risiko dan keuntungan tidak seimbang antara kedua belah pihak. Ini mencerminkan ketidakpastian yang melekat dalam asuransi jiwa, di mana pembayaran manfaat bergantung pada peristiwa yang tidak pasti, yaitu kematian tertanggung.
Sebaliknya, dalam commutative contract, nilai yang dipertukarkan oleh kedua belah pihak sudah jelas dan pasti sejak awal, seperti dalam transaksi jual beli rumah atau jasa.
Kontrak polis asuransi disiapkan sepenuhnya oleh satu pihak, yaitu perusahaan asuransi. Calon nasabah, sebagai pihak lain, harus menerima seluruh isi kontrak tersebut tanpa perubahan.
Jika calon nasabah tidak setuju dengan ketentuan yang ada, ia dapat memilih untuk tidak menandatangani polis asuransi tersebut.
Jenis kontrak ini dikenal sebagai adhesion contract, di mana satu pihak menetapkan semua syarat dan ketentuan, sementara pihak lain hanya memiliki pilihan untuk menerima atau menolak tanpa negosiasi.
Adhesion contract ini berbeda dengan bargaining contract, di mana kedua belah pihak terlibat aktif dalam menetapkan syarat dan ketentuan kontrak.
Dalam bargaining contract, para pihak melakukan tawar-menawar untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan dan disepakati bersama.
Adhesion contract sering digunakan dalam industri asuransi karena memungkinkan perusahaan asuransi untuk menjaga konsistensi dan standar dalam polis yang mereka tawarkan.
Namun, ini juga berarti bahwa calon nasabah harus sangat teliti dalam membaca dan memahami semua ketentuan yang ada sebelum menandatangani kontrak.
Jika ada ketentuan yang tidak sesuai dengan kebutuhan atau harapan mereka, calon nasabah harus mempertimbangkan apakah akan menerima kontrak tersebut atau mencari alternatif lain.
Sebaliknya, dalam bargaining contract, proses negosiasi memungkinkan kedua belah pihak untuk menyuarakan kebutuhan dan keinginan mereka, sehingga kontrak yang dihasilkan lebih mencerminkan kesepakatan bersama.
Contoh bargaining contract adalah perjanjian kerja sama bisnis atau kontrak kerja, di mana kedua belah pihak bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan yang adil dan saling menguntungkan.
Berikut ini beberapa contoh polis asuransi dari jenis asuransi yang berbeda. Simak ulasannya selengkapnya!
Pertama, asuransi kesehatan yang memberikan solusi perlindungan kesehatan baik biaya pengobatan maupun perawatan kesehatan.
Asuransi kesehatan juga dapat mencakup biaya rawat inap, operasi, hingga penggantian biaya obat-obatan bergantung pada polis yang dimiliki.
Seperti contohnya, polis pada asuransi kesehatan pada umumnya menjelaskan terkait ketentuan apa saja dari pihak perusahaan, istilah umum yang digunakan di dalam polis, manfaat asuransi, syarat kepesertaan, dan masih banyak lagi seputar ketentuan dan manfaat di dalam asuransi.
Khususnya di tahun 2026 saat ini, dimana terjadinya inflasi medis yang membuat harga pengobatan atau pelayanan fasilitas kesehatan semakin melonjak tinggi, memiliki asuransi kesehatan yang baik sangatlah penting.
Berdasarkan Laporan Kesehatan Global di tahun 2026, lonjakan biaya medis di Indonesia sendiri mencapai angka 15,1% hingga 17,8% yang jauh melampaui inflasi ekonomi umum hanya berada di kisaran 2,5% hingga 3% per tahun.
Asuransi selanjutnya adalah asuransi mobil dan kendaraan yang menjadi solusi perlindungan atas kerugian yang ditimbulkan karena adanya kecelakaan maupun risiko lainnya pada kendaraan.
Biasanya isi polis asuransi mobil menjelaskan secara rinci apa saja risiko kerugian yang ditanggung oleh pihak perusahaan, baik kecelakaan, kebakaran, serta pencurian.
Risiko yang tidak ditanggung perusahaan juga biasanya akan ditulis untuk menghindari miskomuikasi. Dan sama dengan polis jenis asuransi lain, syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh kedua belah pihak, baik penanggung maupun tertanggung.
Asuransi jiwa merupakan asuransi yang memberikan perlindungan secara finansial bagi pemegang polis maupun ahli warisnya jika hal tak terduga terjadi.
Perlindungan yang diberikan berupa santunan uang tunai ataupun pembayaran secara berkala tergantung pada polis asuransi yang telah disepakati sebelumnya.
Polis pada asuransi jiwa juga biasanya secara detail menguraikan berbagai istilah dengan maknanya, manfaat yang didapatkan, pembayaran premi, hingga penyelesaian perselisihan.
Asuransi perjalanan memberikan perlindungan pada pemegang polis dengan memberikan jaminan ganti rugi selama pihak tertanggung yang melakukan perjalanan dalam waktu tertentu yang telah ditentukan.
Pada umumnya, polis asuransi perjalanan berisikan berbagai jenis pertanggungan yang diberikan, besaran premi yang harus dibayarkan berdasarkan waktu perjalanan, hingga data peserta dari mulai pergi hingga kembali ke tempat asal.
Bagi sahabat MyProtection, asuransi rumah juga dapat memberikan banyak manfaat dan memberikan perlindungan untuk rumah dari berbagai risiko, seperti kerusakan, bencana alam, hingga pencurian.
Nah, itulah penjelasan singkat mengenai apa itu polis asuransi yang penting untuk diketahui terutama bagi sahabat MyProtection yang ingin memiliki pengetahuan mendalam seputar asuransi.
Polis merupakan sebuah dokumen penting yang berisikan perjanjian yang terjadi antara kedua belah pihak yang terlibat, yaitu pihak penanggung dan tertanggung.
Kehadiran polis asuransi sendiri menjadi krusial terutama bagi kedua belah pihak yang terlibat agar dapat melindungi hak serta kewajibannya masing-masing.
Dengan adanya polis, pemegang polis memiliki kewajiban untuk membayar premi berdasarkan ketentuan yang telah disepakati dengan imbalan mendapatkan perlindungan finansial.
Seperti contohnya, asuransi kesehatan yang dapat memberikan perlindungan kesehatan bagi pemegang polis dengan berbagai manfaat. Mulai dari manfaat rawat inap, bedah, dan rawat jalan.
Salah satu rekomendasi asuransi kesehatan terbaik adalah Perlindungan Kesehatan Prima. Di mana, terdapat salah satu fitur unik yaitu Saldo Prima yang dapat digunakan oleh para pemegang polis untuk membeli obat, vitamin, masker & hand sanitizer tanpa resep dokter.
Apa saja keunggulan lain yang dimiliki Perlindungan Kesehatan Prima? Simak di sini!
Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan rawat inap atau rawat jalan.
Santunan tunai harian rawat inap di rumah sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan.
Pilihan manfaat rawat inap dan rawat jalan sesuai kebutuhan
Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 rumah sakit di Indonesia
24 jam contact center dan case monitoring
Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
Laporan perhitungan klaim via email
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Jakarta, 8 April 2020 - MyProtection News
Hingga saat ini, belum ada langkah pasti yang membuat tubuh kita benar-benar kebal terhadap virus, khususnya virus novelcorona. Meskipun kita bisa melakukan beberapa langkah antisipasi seperti rajin mencuci tangan, karantina diri di rumah, dan makan makanan bergizi.
Sering kali kita mendengar bahwa makanan bergizi bisa membantu daya tahan tubuh tetap kuat. Inilah peran vitamin A, B, C, D, dan E lainnya untuk membantu memerangi virus atau bakteri yang menyusup ke dalam tubuh.
Vitamin A
Vitamin A ternyata bukan hanya bagus untuk menjaga penglihatan Anda. Vitamin A menjaga struktur sel dalam kulit, sistem pernapasan, dan pencernaan. Sehingga Vitamin A berperan sebagai lini depan pertahanan tubuh ketika ada virus yang masuk. Vitamin A akan membantu menciptakan antibodi untuk menetralisir patogen penyebab infeksi dalam tubuh.
Vitamin A dapat ditemukan dalam ikan, kuning telur, keju, tahu, kacang-kacangan, dan biji-bjian. Beberapa sayuran seperti wortel, labu kuning, dan sayuran berdaun hijau mengandung beta-carotene yang akan diserap tubuh menjadi vitamin A.
Vitamin B
Dalam keluarga vitamin B, khususnya vitamin B6, B9, dan B12 adalah salah satu komponen yang bereaksi pertama kali ketika patogen dideteksi dalam tubuh. Vitamin b akan mempengaruhi pembentukan sel pembunuh alami dalam tubuh. Sehingga sel patogen bisa dihancurkan.
Vitamin B6 dapat ditemukan dalam sereal, sayuran hijau, buah, kacang-kacangan, ikan, ayam, dan daging merah.
Vitamin B9 biasanya terkandung dalam sayuran hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
Vitamin B12 banyak ditemukan dalam produk hewani, seperti telur, daging, dan makanan olahan susu seperti keju.
Vitamin C & E
Apakah Anda sering mengonsumsi vitamin C? sebenarnya apa peran dari vitamin C dan E?
Ketika tubuh Anda berusaha melawan infeksi, maka tubuh akan mengalami “stres oksidatif”. Stres oksidatif adalah keadaan ketika jumlah radikal bebas dalam tubuh melebihi kapasitas tubuh untuk menetralkannya. Radikal bebas bisa merusak dinding sel dan menciptakan inflamasi.
Peran penting vitamin C & E adalah melindungi sel dari stres oksidatif agar tidak rusak. Kandungan antioksidannya bisa menangkal radikal bebas yang berlebihan dalam tubuh. Vitamin C sendiri bisa membantu mepercepat penyembuhan luka dan perbaikan sel tulang serta gigi. Sedangkan Vitamin E punya tugas untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperlancar aliran darah, dan menyehatkan sel darah merah.
Kandungan vitamin C dapat Anda temukan dalam jeruk, jeruk nipis, lemon, kiwi, stroberi, brokoli, dan tomat. Untuk vitamin E sendiri biasanya terkandung dalam minyak nabati, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan telur.
Vitamin D
Terakhir, vitamin yang bisa Anda dapatkan dari paparan sinar matahari ini berfungsi untuk membantu sel imun menghancurkan pathogen penyebab infeksi.
Anda bisa berjemur pada pagi hari selama maksimal 30 menit untuk mendapatkan vitamin D. Makanan yang isa memberi asupan vitamin D adalah susu, telur, dan keju. Jika Anda kekurangan vitamin D, maka penting untuk mengonsumsi suplemen vitamin D.
Mendapatkan Vitamin Cukup
Setelah mengetahui fungsi dari vitamin, langkah selanjutnya tentu saja memenuhi asupan vitamin bagi tubuh. Anda bisa mengonsumsi varian makanan sehat seperti yang telah disebutkan di atas. Anda bisa berkreasi membuat hidangan yang lezat sekaligus sehat! Anda pun tak perlu terlalu bergantung pada suplemen multivitamin untuk mendapatkan asupan nutrisi cukup jika makanan yang Anda konsumsi sudah tepat.
Konsumsi suplemen vitamin/mineral dianjurkan bagi individu yang memang kekurangan asupan gizi. Wanita hamil dan individu dengan kondisi medis tertentu pun bisa mengonsumsi suplemen vitamin berdasarkan anjuran dokter. Anda bisa menggunakan Saldo Prima dari Perlindungan Kesehatan Prima untuk membeli vitamin dan diganti asuransi, lho!
Salam,
Sahabat MyProtection
Generasi sandwich, istilah yang saat ini tengah populer di kalangan masyarakat dan menjadi fenomena di beberapa negara berkembang, salah satunya Indonesia.
Sandwich generation sendiri sering kali dikaitkan dengan seorang anak di dalam sebuah keluarga yang harus menghidupi orang tua, keluarga, hingga anak-anaknya di waktu bersamaan.
Karena itu, mereka sering kali memiliki banyak tekanan secara psikis yang dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan mental maupun fisik.
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Litbang Kompas di tahun 2022, sandwich generation di Indonesia menyentuh angka 67 persen atau sekitar 56.000.000 jiwa penduduk usia produktif.
Oleh sebab itu, sandwich generation telah menjadi salah satu masalah besar yang dihadapi di tengah masyarakat saat ini. Untuk memahami lebih mendalam terkait apa yang dimaksud dengan generasi ini, dalam artikel ini kita akan bahas mendalam seputar generasi sandwich. Simak informasinya!
Generasi sandwich merupakan sebuah fenomena yang terjadi ketika seseorang harus menghidupi tiga generasi keluarganya, termasuk orang tua, diri sendiri, hingga anaknya.
Sandwich generation merupakan sebuah istilah yang pertama kali dibuat oleh Dorothy A. Miller, profesor asal Kentucky University, dalam bukunya Social Work di tahun 1981.
Menurutnya fenomena ini dapat dianalogikan sebagai sebuah roti sandwich, di mana orang tua dan anak disebut sebagai roti lapisan atas dan bawah dengan orang yang berada di posisi generasi sandwich sebagai isi atau daging roti tersebut yang terhimpit di antara dua roti tersebut.
(instagram: katadatacoid)
Generasi sandwich sendiri sangat umum dan sering terjadi di Indonesia. Di mana, berdasarkan data statistik dari Badan Pusat Statistik atau BPS di tahun 2017, terdapat 77,82 persen keluarga yang mengalami fenomena ini dan hanya sekitar 7 persen yang mampu menopang kehidupannya sendiri melalui investasi atau uang pensiun.
Selain itu, data juga menunjukkan bahwa lebih dari 50 persen lansia memilih tinggal bersama anak, menantu, dan cucu di satu rumah yang sama.
Dan hanya 20 persen lansia yang tinggal dengan pasangannya. Sedangkan 9 persen dari usia lansia memutuskan hidup sendiri dengan berbagai faktor yang mempengaruhinya.
Sandwich Generation sendiri dapat dibagi ke tiga tipe, yang terdiri dari traditional sandwich generation, club sandwich generation, dan open-faced generation. Apa perbedaannya? Simak penjelasan berikut.
Tipe yang pertama merupakan golongan yang umum terjadi dalam masyarakat. Lingkup keuangan dari generasi sandwich tradisional mencakup tanggung jawab finansial terhadap orang tua yang sudah lanjut usia, pasangan, dan anak-anak mereka.
Individu yang termasuk dalam kategori ini sering kali harus mengelola keuangan untuk tiga generasi sekaligus, yang bisa menjadi beban yang cukup berat.
Besar kemungkinan orang yang termasuk dalam jenis ini akan mewariskan status ini kepada anak-anak mereka.
Hal ini terjadi karena anak-anak mereka melihat dan mengalami langsung bagaimana orang tua mereka berjuang untuk memenuhi kebutuhan keluarga besar.
Akibatnya, mereka mungkin merasa berkewajiban untuk melakukan hal yang sama ketika mereka dewasa nanti.
Dengan demikian, mereka terjebak dalam rantai ini, yang bisa berlanjut dari generasi ke generasi tanpa ada perubahan signifikan dalam pola pengelolaan keuangan keluarga.
Selain itu, tekanan finansial yang dihadapi oleh generasi sandwich ini bisa berdampak pada kesehatan mental dan fisik mereka. Mereka harus bekerja lebih keras dan lebih lama untuk memenuhi kebutuhan semua anggota keluarga, yang bisa menyebabkan stres dan kelelahan.
Oleh karena itu, penting bagi seseorang untuk mencari cara untuk mengelola keuangan dengan lebih efektif dan mencari dukungan jika diperlukan, agar tidak terus-menerus terjebak dalam siklus yang sama.
Beban yang ditanggung oleh tipe club sandwich generation jauh lebih besar jika dibandingkan dengan tipe traditional sandwich generation.
Mereka tidak hanya bertanggung jawab atas keuangan anak-anak dan orang tua mereka, tetapi juga harus menanggung biaya hidup kakek dan nenek mereka.
Hal ini membuat tekanan finansial yang mereka hadapi menjadi lebih berat dan kompleks. Jenis ini biasanya berasal dari keluarga besar yang terdiri dari beberapa generasi yang tinggal bersama atau saling bergantung satu sama lain.
Dalam situasi ini, anggota keluarga dari berbagai usia hidup bersama di bawah satu atap atau dalam jaringan dukungan yang sangat erat.
Mereka harus mengelola kebutuhan finansial yang beragam, mulai dari biaya pendidikan anak-anak, perawatan kesehatan orang tua, hingga kebutuhan sehari-hari kakek-nenek.
Selain itu, club sandwich generation sering kali harus menghadapi tantangan tambahan seperti biaya perawatan kesehatan yang tinggi untuk anggota keluarga yang lebih tua, serta kebutuhan untuk menyediakan dukungan emosional dan fisik.
Mereka mungkin harus mengorbankan waktu pribadi dan karier mereka untuk memastikan semua anggota keluarga mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan. Tekanan ini bisa berdampak signifikan pada kesejahteraan mental dan fisik mereka.
Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk mencari cara untuk mengelola stres dan mencari dukungan dari luar, seperti bantuan profesional atau komunitas yang memahami situasi mereka.
Dengan demikian, mereka dapat menemukan keseimbangan yang lebih baik antara tanggung jawab keluarga dan kebutuhan pribadi mereka.
Yang terakhir, tipe open-faced sandwich generation, yang merupakan jenis generasi sandwich yang unik. Generasi ini terdiri dari individu yang sudah berpasangan, tetapi belum memiliki anak.
Meskipun mereka belum memiliki tanggungan anak-anak, mereka tetap memiliki tanggung jawab finansial yang signifikan. Tanggungan keuangan utama mereka, selain untuk kebutuhan keluarga inti mereka sendiri, adalah orang tua mereka.
Mereka harus memastikan bahwa orang tua mereka mendapatkan perawatan dan dukungan yang diperlukan, baik dari segi finansial maupun emosional.
Ini bisa mencakup biaya perawatan kesehatan, kebutuhan sehari-hari, dan mungkin juga biaya perawatan jangka panjang jika orang tua mereka memerlukan bantuan tambahan.
Meskipun beban finansial mereka mungkin tidak seberat generasi sandwich lainnya yang harus mengurus anak-anak dan kakek nenek, open-faced sandwich generation tetap menghadapi tantangan tersendiri.
Mereka harus menyeimbangkan antara kebutuhan pasangan dan orang tua mereka, sambil juga mempersiapkan masa depan mereka sendiri, termasuk perencanaan keuangan untuk kemungkinan memiliki anak di masa depan.
Selain itu, mereka juga harus mengelola waktu dan energi mereka dengan bijak, karena mereka mungkin harus membagi perhatian antara pekerjaan, pasangan, dan orang tua.
Tekanan ini bisa berdampak pada kesejahteraan mental dan fisik mereka, sehingga penting bagi mereka untuk mencari dukungan dan sumber daya yang dapat membantu mereka mengelola tanggung jawab ini dengan lebih efektif.
Dengan demikian, meskipun open-faced sandwich generation mungkin tampak memiliki beban yang lebih ringan dibandingkan dengan jenis sandwich generation lainnya, mereka tetap menghadapi tantangan yang kompleks dan memerlukan strategi yang baik untuk mengelola tanggung jawab mereka.

pexels
Setelah memahami dan mengetahui lebih dalam terkait pengertian sandwich generation, berikut ini dampak negatif yang dapat dialami seseorang yang mengalami fenomena ini.
Dampak pertama yang dapat dirasakan seseorang di posisi generasi sandwich adalah memiliki tingkat stres yang tinggi.
Hal ini dapat terjadi karena orang tersebut akan selalu memiliki rasa khawatir akan kondisi finansial dan bagaimana cara membiayai dan memberi makan keluarganya.
Dengan begitu, penghasilan yang didapatkan tidak dapat ditabung atau digunakan untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Tapi, semua pendapatan digunakan untuk memenuhi kebutuhan orang tua dan anaknya yang dijadikan prioritas hidupnya.
Kelelahan fisik dan mental atau yang disebut juga sebagai burnout juga bisa terjadi dari stres terus menerus yang berkepanjangan, ditambah beban di tempat kerja, sehingga seseorang yang berada di posisi tersebut terus menerus merasa lelah secara fisik dan mental.
Stres yang terus menerus juga memiliki dampak besar bagi tubuh, mulai dari penyakit fisik seperti pusing, kelelahan, hingga kebotakan dini. Maupun penyakit mental seperti depresi hingga panic attack.
Perasaan tidak puas dan merasa bersalah juga sering kali dialami oleh orang yang berada di posisi sandwich generation. Rasa bersalah muncul pada seseorang jika mengalami kegagalan atau tidak mencapai suatu tujuan.
Hal ini dikarenakan orang tersebut merasa ia ada di posisi dengan tanggung jawab yang besar sebagai tulang punggung keluarga. Oleh sebab itu, kegagalan tidak boleh terjadi karena dapat berpotensi mengurangi sumber penghasilan dan mengurangi peluangnya dalam perkembangan karier.
Walaupun begitu, seseorang di posisi generasi sandwich sering kali tidak akan pernah merasa puas walau sudah sukses dan cemerlang dalam karier.
Salah satu alasannya adalah perasaan rasa takut akan kondisi finansial yang belum stabil. Karena ia akan memiliki ketakutan terus menerus tidak dapat memenuhi kebutuhan finansial keluarganya yang membuat mereka tertekan terus menerus yang dapat membuatnya stres serta depresi.
Perasaan khawatir dapat dengan mudah muncul pada seseorang yang berada di posisi sandwich generation terutama jika sesuatu hal tidak berjalan sesuai rencananya.
Contohnya, jika ada pengeluaran mendadak yang tidak terduga, seperti orang tua dan anak-anak sakit sehingga harus mengeluarkan biaya besar.
Di mana, kondisi keuangan yang pas-pasan yang dapat menimbulkan rasa cemas dan khawatir untuk memilih keputusan yang tepat.
Untuk mengurangi rasa khawatir tersebut dan memiliki perlindungan secara finansial, asuransi Perlindungan Kesehatan Prima bisa menjadi solusi yang dapat memberikan perlindungan kesehatan online terbaik dengan pilihan manfaat rawat inap, bedah dan rawat bagi individu dan keluarga.
Terdapat berbagai keuntungan yang dimiliki produk Perlindungan Kesehatan Prima:
Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan lainnya tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
Santunan tunai harian rawat inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
Pilihan manfaat rawat inap dan rawat jalan sesuai kebutuhan
Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
24 jam Contact Center dan Case Monitoring
Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
Laporan perhitungan klaim via email
Kemunculan banyaknya generasi sandwich sendiri bukan tanpa penyebab, terdapat beberapa faktor yang membuat sandwich generation terjadi, seperti:
Penyebab pertama terjadinya generasi sandwich adalah kurangnya kemampuan seseorang untuk mengatur kondisi finansial yang baik.
Hal ini dapat disebabkan karena seseorang yang tidak mempersiapkan tabungan untuk masa depan atau ketika pensiun sehingga tidak lagi memiliki cadangan dana di saat hal darurat atau tak terduga terjadi.
Itulah sebabnya ketika orang tersebut pada akhirnya pensiun, mereka tidak lagi memiliki simpanan dana yang cukup untuk menghidupi diri mereka sendiri dan harus bergantung pada orang lain, seperti anaknya, yang menyebabkan terjadinya sandwich generation.
Faktor kedua yang dapat menyebabkan seseorang terjebak di generasi sandwich adalah kebiasaan menghabiskan uang untuk barang-barang tidak penting.
Hal ini dapat terjadi ketika seseorang tidak mampu menetapkan prioritas finansial yang harus didahulukan dan terus menerus membeli barang yang kurang bermanfaat untuk hiburan semata dibandingkan dengan barang yang diperlukan.
Salah satu permasalahan yang dihadapi banyak negara berkembang adalah banyaknya kasus generasi sandwich generation yang harus segera diberantas.
Hal ini dikarenakan banyak pihak keluarga yang menganggap bahwa seorang anggota keluarga yang bekerja keras untuk menghidupi kehidupan anggota keluarga lainnya merupakan sesuatu hal yang wajar dan lumrah.
Kejadian inilah yang membuat anak-anak di keluarga yang melihat hal ini menjadi berpikir bahwa fenomena ini merupakan sesuatu hal yang wajar dan pada akhirnya menirukan sikap tersebut ke anak-anaknya kelak saat mereka tua.

pexels
Setelah mengetahui apa saja yang dapat menyebabkan sandwich generation, berikut ini kita akan membahas bagaimana cara mengurangi risikonya agar terhindar dari fenomena tersebut. Simak cara meminimalisir risiko generasi sandwich berikut ini.
Pertama, memonitor pengeluaran dan pemasukan saat membeli kebutuhan dasar maupun kebutuhan lainnya guna memonitor pengeluaran serta mencatat pemasukan yang didapatkan.
Dengan mencatat pengeluaran dan pemasukan yang ada, kamu dapat dengan mudah memonitor finansial dengan lebih baik dan mengurangi pengeluaran yang dianggap kurang penting dan berlebihan ke depannya.
Agar memiliki tambahan penghasilan, kamu juga dapat mencari sumber penghasilan lain sehingga tidak mengandalkan satu sumber saja.
Salah satunya contohnya adalah membuat bisnis sampingan maupun memulai berinvestasi yang dapat bermanfaat sebagai dana tambahan jika suatu saat dibutuhkan untuk keperluan mendadak.
Langkah selanjutnya bagi sahabat MyProtection yang sedang terjebak di fenomena sandwich generation adalah mampu berbagi beban dengan orang lain atau kerabat dan jangan menanggung semuanya sendiri.
Kamu dapat berbagi beban dengan kerabat mulai dari saudara kandung maupun anggota keluarga lainnya. Dengan semakin banyak orang yang berpartisipasi untuk memenuhi kebutuhan keluarga, maka beban finansial yang dipikul akan berkurang.
Nah, itulah penjelasan seputar generasi sandwich yang saat ini sering kali menjadi topik perbincangan di Indonesia sebagai negara berkembang. Banyak orang yang terjebak di posisi ini sedang berjuang untuk keluar dari keadaan tersebut.
Seperti yang dibahas di atas juga terdapat cara-cara yang dapat dijalankan guna meminimalisir risiko sahabat MyProtection terjebak di sandwich generation ini. Salah satunya adalah lebih bijak dalam membeli barang.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan membeli perlindungan asuransi yang tepat sebagai langkah perencanaan keuangan yang lebih baik. Perlindungan Kesehatan Prima dapat menjadi solusi tepat bagi kamu maupun keluarga agar tetap merasa aman dan nyaman. Semoga bermanfaat!
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.