Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
Mendengarkan Musik Bisa Turunkan Stress Saat Berkendara

Mendengarkan Musik Bisa Turunkan Stress Saat Berkendara

26 December 2019 | MyProtection News Jakarta

Jakarta, 26 Desember 2019 - MyProtection News

Sahabat MyProtection, apakah Anda sering mendengarkan musik saat berkendara? Ternyata, dilansir dari The Jakarta Post, mendengarkan musik instrumental bisa menurunkan kadar stress saat berkendara, lho!

Beberapa periset di Brazil melakukan percobaan kecil mengenai dampak musik terhadap kadar stress terhadap pengendara mobil. Eksperimen dilakukan terhadap 5 wanita berusia 18 hingga 23 tahun. Partisipan juga berkarakterisik sehat secara jasmani, menyetir kendaraan setidaknya 1 – 2 kali dalam seminggu, dan memiliki ijin mengendara 1 – 7 tahun sebelumnya.

Pada percobaan pertama, kelima partisipan diminta untuk menyetir mobil selama 20 menit saat puncak kepadatan lalu lintas berlangsung (pukul 17:30 – 18:30). Saat eksperimen ini berlangsung, partisipan berkendara di pusat paling ramai di kota Marilia, Sao Paolo, Brazil tanpa mendengarkan musik apapun.

Keesokan harinya, partisipan yang sama diminta untuk berkendara dalam waktu yang sama dan rute yang sama. Namun kali ini, partisipan berkendara sambil mendengarkan musik. Untuk menambah tingkat stress berkendara, partisipan tidak boleh menyetir mobil yang biasa mereka gunakan.

Setelah dilakukan dua percobaan, peneliti menemukan hasil sebagai berikut:

Pengendara yang menyetir tanpa mendengarkan musik mengalami penurunan variabilitas denyut jantung, yang berkontribusi terhadap penurunan level saraf parasimpatik disertai peningkatan aktivitas saraf simpatik.

Kebalikannya, partisipan yang berkendara sambil mendengarkan musik mengalami peningkatan variabilitas denyut jantung yang berujung pada peningkatan kegiatan saraf parasimpatik. Perlu diketahui bahwa syaraf parasimpatik berperan untuk membuat tubuh Anda lebih rileks dan tenang. Sedangkan saraf simpatik akan mengambil alih tubuh saat Anda berada di kondisi berbahaya.

Nah, berdasarkan data temuan, peneliti pun menyimpulkan musik dapat mengurangi stress saat berkendara. Apakah Anda juga suka mendengarkan musik saat berkendara?

Salam,
Sahabat MyProtection

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Travel
5 mins read 18/08/2025
22 Makanan Khas Jawa Barat Paling Enak dan Wajib Dicoba!

Makanan khas Jawa Barat - Dikenal dengan keberagaman budayanya, Indonesia menjadi salah satu negara dengan kekayaan kuliner yang beragam dan tersebar di berbagai daerah.

Salah satunya, makanan khas Jawa Barat yang bukan hanya terkenal di dalam negara. Namun, kepopularitasannya dapat kita lihat hingga ke berbagai negara lainnya.

Nah, apa saja rekomendasi makanan khas Jawa Barat yang populer dan harus kamu coba? Simak ulasan berikut!

22 Makanan Khas Jawa Barat Paling Enak dan Wajib Dicoba!

Apa saja makanan khas Jawa Barat yang menjadi rekomendasi dan dapat kamu coba ketika berkunjung? Simak di sini!

1. Asinan Bogor

asinan bogor

budaya-indonesia.org

Salah satu makanan khas Jawa Barat adalah asinan yang populer karena memiliki kuah pedas yang terbuat dari cabai merah dan memberikan rasa segar.

Pada umumnya, asinan ini memiliki isi antara campuran buah dengan sayuran. Namun, tersedia pula pilihan asinan buah tanpa sayur bagi para pecinta buah.

2. Batagor

batagor

kompas.com

Bakso tahu goreng atau yang disingkat menjadi batagor merupakan makanan khas asal Bandung yang terdiri dari tahu goreng dan bola ikan. Batagor umumnya disajikan dengan saus kacang.

Pertama kali muncul pada tahun 1968 di Jawa Barat oleh seorang penjual siomay, Batagor digemari banyak orang dan hingga saat ini dapat dengan mudah ditemukan bukan hanya di Jawa Barat, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia.

3. Burayot

burayot makanan khas jawa barat

m.guideku.com

Burayot merupakan jajan tradisional khas Garut, Jawa Barat yang terbuat dari tepung beras, gula merah, dan kacang tanah.

Burayot yang berasal dari bahasa Sunda memiliki arti menggantung, seperti bentuknya, karena setelah digoreng, kue basah ini akan digantung pada bambu kecil untuk ditiriskan.

Dengan cita rasa khas manis legit, serta tekstur yang unik di mana bagian dalamnya lembut dan luarnya renyah, kue ini sering kali menjadi pilihan oleh-oleh serta disajikan pada acara khusus bagi masyarakat Garut.

4. Cireng

cireng

cookpad.com

Makanan khas Jawa Barat selanjutnya, yaitu cireng atau aci digoreng yang berasal dari Bandung merupakan makanan ringan yang populer di seluruh Indonesia dan diperkirakan pertama kali muncul pada tahun 1970an ketika masyarakat kesulitan mendapatkan makanan pokok.

Berbahan dasar tepung kanji atau tapioka, cireng biasanya disajikan dengan sambal rujak atau sambal pedas manis untuk menambah cita rasa. Saat ini, variasi cireng juga semakin bertambah, ada yang berisikan ayam pedas hingga cokelat.

5. Colenak

Selanjutnya, colenak merupakan camilan atau makanan ringan khas Sunda yang cukup populer di Bandung. Diambil dari kepanjangan cocol enak, colenak terbuat dari olahan peuyeum atau tape singkong yang dibakar dan disajikan dengan saus gula merah dan campuran kelapa parut.

Makanan ringan ini sudah dikenal masyarakat Indonesia sejak 1930an dan masih menjadi salah satu jajanan tradisional yang populer di Jawa Barat.

6. Cuanki

Makanan khas Jawa Barat selanjutnya adalah cuanki. Cuanki merupakan campuran kuah bakso, mie, tahu goreng, pangsit, hingga sayuran yang disajikan dengan kaldu kuah gurih dan taburan daun bawang.

Hal yang membedakan cuanki dengan bakso dapat dilihat dari bahan dasarnya, di mana cuanki menggunakan ikan tenggiri dan bukan daging sapi, yang membuat cuanki memiliki ciri khas rasa gurih dan segar karena adanya perpaduan rasa ikan dan rempah pada kuahnya.

7. Empal Gentong

empal gentong

kompas.com

Empal gentong yang merupakan makanan khas Jawa Barat selanjutnya dan berasal Cirebon. Empal gentong merupakan hidangan sup daging sapi yang menyerupai gulai.

Pada umumnya, hidangan ini dimasak di dalam gentong tanah liat dengan kayu bakar yang dapat memberikan rasa yang lebih kaya dan kontras pada kuah kaya rempah tersebut.

Selain menggunakan daging sapi, empal gentong juga biasanya dilengkapi dengan jeroan seperti usus hingga babat dan disantap bersama lontong maupun nasi.

8. Geco

Selanjutnya, geco merupakan makanan khas Jawa Barat dari Cianjur yang menggunakan taoge dan taoco sebagai bahan utamanya.

Perpaduan taoge yang disiram kuah taoco atau fermentasi kacang kedelai dan cuka lahang yang menciptakan rasa gurih, manis, dan asam. Selain itu, hidangan ini biasanya juga dilengkapi dengan tahu goreng, ketupat, mie aci, kentang, dan telur rebus.

9. Gemblong

Gemblong yang merupakan kue tradisional Indonesia dan menjadi salah satu jajanan pasar populer khususnya di daerah Jawa.

Pada umumnya, gemblong terbuat dari beras ketan putih, santan, kelapa parut dan garam yang kemudian digoreng dan dilapisi gula merah cair.

Berbeda dengan gemblong biasanya, gemblong asal Kuningan memiliki empat rasa, seperti gurih, orisinal, keju, dan manis yang terbuat dari parutan singkong yang dicampur dengan terigu.

10. Gombyang Manyung

Gombyang Manyung yang juga populer di kalangan masyarakat, merupakan hidangan khas Indramayu dan menjadi salah satu ikon wisatanya. Kata gombyang yang identik dengan hidangan ini karena memiliki porsi besar, yang menggunakan setengah kepala ikan manyung.

Makanan khas Jawa Barat yang satu ini terbuat dari kepala ikan manyung, ikan laut yang banyak ditemui di perairan Pantura, kemudian dibumbui dan diasap.

Kuahnya yang berwarna kuning dan kaya akan rempah-rempah memberikan rasa khas dari perpaduan rasa asam, manis, pedas, dan segar.

11. Karedok

Makanan khas Jawa Barat selanjutnya adalah karedok yang kepopularitasannya tidak perlu dipertanyakan lagi. Karedok dihidangkan dengan perpaduan sayuran mentah yang kemudian diberi bumbu saus kacang sebagai pelengkapnya.

Sayur yang digunakan meliputi kubis, kacang panjang, taoge, terong, mentimun, hingga kemangi.

Walaupun mirip dengan hidangan seperti gado-gado dan lotek, karedok memiliki keunikannya tersendiri, yaitu menggunakan sayuran mentah, di mana hidangan lainnya menggunakan sayuran yang sudah direbus.

Bukan hanya karena cita rasanya yang menonjolkan kesegaran dan rasa renyah dari sayuran, karedok juga makanan yang kaya akan gizi dan serat sehingga bermanfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

12. Nasi Cikur

Nasi cikur yang merupakan makanan khas Tasikmalaya yang memiliki ciri khas aroma dan rasa yang unik karena menggunakan kencur sebagai bumbu utamanya. Cikur dalam bahasa Sunda sendiri berarti kencur yang membuat hidangan ini sesuai dengan namanya.

Nasi cikur biasanya dihidangkan dengan berbagai jenis lauk, seperti ayam goreng, telur dadar, tahu, hingga lalapan dan sambal.

Karena ciri khas aroma kencur yang kuat serta rasa gurihnya, nasi cikur menjadi salah satu pilihan kuliner wisatawan ketika berkunjung ke Tasikmalaya dan dapat dengan mudah ditemukan di warung makan maupun tempat wisata alam sekitar.

13. Nasi Timbel

Nasi timbel, yang merupakan hidangan khas Sunda, terbuat dari olahan nasi putih yang kemudian dibungkus dengan daun pisang sebelum dikukus maupun dibakar, yang memberikan aroma khas.

Hidangan ini biasanya disajikan dengan berbagai pilihan lauk pauk, seperti ayam, tahu, tempe, lalapan, hingga sambal yang memberikan cita rasa beragam.

Karena bentuknya yang praktis dan mudah dibawa, nasi timbel sering dijadikan orang Sunda sebagai bekal ketika bepergian jauh, di mana daun pisang yang digunakan untuk membungkus nasi dimanfaatkan sebagai alas makan.

14. Peuyeum

Peuyeum yang merupakan makanan khas Jawa Barat dan telah menjadi tradisi sejak lama serta memiliki nilai budaya yang tinggi.

Peuyeum terbuat dari tape singkong yang difermentasi sehingga menciptakan cita rasa unik rasa manis sedikit asam serta tekstur yang lembut.

Karena keunikannya, Peuyeum sering dijadikan oleh-oleh para wisatawan yang berkunjung ke Jawa Barat dan digunakan di berbagai acara adat Sunda, seperti pernikahan, syukuran, serta festival budaya.

Selain karena cita rasanya, Peuyeum juga dikonsumsi karena memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti:

  • Sumber energi, karena memiliki kandungan karbohidratnya yang banyak mengonsumsi Peuyeum dapat memberikan sumber energi.

  • Probiotik, yang memberikan kesehatan bagi pencernaan yang didapat melalui proses fermentasi.

  • Vitamin dan Mineral, Peuyeum mengandung banyak mineral dan vitamin B kompleks yang baik bagi tubuh manusia.

15. Sate Maranggi

Sate maranggi yang berasal dari Purwakarta merupakan hidangan khas Jawa Barat yang terbuat dari daging sapi maupun domba yang kemudian dimarinasi menggunakan rempah dan kecap manis.

Memiliki cita rasa khas, sate maranggi biasanya disajikan dengan sambal tomat atau sambal oncom, serta lontong maupun ketan bakar sebagai pelengkap.

Karena proses marinasinya yang biasanya menggunakan bumbu seperti jahe, ketumbar, kunyit, lengkuas, hingga cuka membuat rasa Sate Maranggi lebih otentik, kaya, dan gurih.

Di budaya Sunda, tiga potong daging yang ada pada sate maranggi juga memiliki arti dan melambangkan filosofi tri tangtu yang berarti tekad, ucapan, dan tindakan.

16. Seblak

Seblak yang belakangan ini sempat viral di sosial media juga menjadi salah satu makanan khas Jawa Barat yang terkenal karena rasa pedas serta rempah cikur atau kencurnya yang unik.

Selain itu, ciri khas seblak lainnya yang mudah dikenali adalah isinya, salah satunya adalah kerupuk berwarna oranye yang dijadikan topping.

Sudah ada sejak lama mulai dari tahun 1990an, seblak tersedia dalam berbagai varian, mulai dari yang pedas hingga yang lebih ringan.

Namun, dibandingkan dulu yang lebih sederhana dengan isian kerupuk dan rempah-rempah saja, saat ini sajian seblak lebih beragam, di mana dapat berisikan telur, siomay, ceker, cilok, baksi, hingga berbagai jenis sayuran.

17. Surabi

Surabi atau pancake tradisional yang dibuat menggunakan tepung beras, santan, dan ragi menjadi salah satu jajanan khas Jawa Barat yang banyak digemari.

Memiliki tekstur yang lembut dengan cita rasa khas, Surabi telah ada sejak tahun 90an dan bertahan dari generasi ke generasi.

Hingga saat ini, varian surabi juga sudah lebih beragam dan disajikan menggunakan berbagai topping, baik yang gurih menggunakan sayuran dan daging hingga yang manis menggunakan cokelat.

Sebagai pelengkapnya, surabi juga biasanya dilengkapi dengan kuah kinca, yang dibuat menggunakan bahan dasar gula merah cair atau kinca dan berbagai jenis topping seperti kelapa parut hingga nangka yang memberikan rasa autentik nusantara.

18. Tutug Oncom

Tutug Oncom yang berasal dari Tasikmalaya menawarkan cita rasa unik karena menggunakan bahan utama, yaitu oncom yang terbuat dari bungkil kacang tanah atau ampas tahu yang difermentasi.

Awal mula tutug oncom berasal dari masyarakat Sunda kelas menengah bawah yang mengakali dan mencampur oncom dengan nasi agar terlihat padat dan banyak.

Namun, karena rasanya yang unik dan lezat, hidangan ini menjadi populer di berbagai kalangan masyarakat hingga dijual di berbagai restoran.

Kata tutug yang berarti ditumbuk sesuai dengan proses pembuatan hidangan ini, di mana nasi yang dicampur dengan oncom tumbuk dan disajikan dalam kondisi hangat.

19. Soto Bandung

Menjadi salah satu hidangan yang populer, Soto dapat kamu nikmati di berbagai daerah dengan ciri khas tiap daerah tersebut.

Soto Bandung sendiri memiliki ciri khas tersendiri, yaitu kuah bening dilengkapi dengan potongan daging sapi dan lobak. Selain itu, sebagai pelengkap biasanya hidangan ini juga dilengkapi kacang kedelai goreng, perasan jeruk nipis, dan taburan bawang goreng,

Dipercaya, Soto Bandung muncul karena adanya pengaruh kuliner Tiongkok yang datang ratusan tahun lalu ke Indonesia dan berbaur dengan budaya lokal.

20. Tahu Sumedang

Selanjutnya, tahu sumedang yang sesuai dengan namanya berasal dari daerah Sumedang dan dikenal karena tekstur luarnya yang renyah dan lembut di dalam.

Dipercaya, pencetus dari tahu sumedang adalah Ong Kino, ayah Boen Keng yang sudah merintis usaha pembuatan tahu hingga 100 tahun lalu.

Proses pembuatannya yang tradisional, menggunakan tenaga manusia dan bersih dari bahan pengawet juga menjadi ciri khasnya.

Tahapan perendaman kacang kedelai, pencucian, penggilingan, perebusan, dan hingga akhirnya penyaringan pati dilakukan secara manual hingga pada akhirnya menjadi tahu.

21. Tahu Gejrot

Tahu Gejrot yang berasal dari daerah Cirebon merupakan makanan khas Jawa Barat yang terbuat dari tahu goreng yang dipotong kecil dan kemudian disiram menggunakan kuah bumbu pedas manis yang dibuat menggunakan gula merah, asam jawa, bawang, dan cabai.

Uniknya, tahu gejrot disajikan menggunakan piring gerabah yang digunakan juga pada proses pengulekan bumbunya. Sesuai dengan namanya, yaitu gejrot yang muncul dari suara kuah yang dituangkan ke atas tahu.

Hingga saat ini, tahu gejrot juga masih digemari banyak orang, dan kamu dapat menemukannya bukan hanya di Cirebon namun di berbagai kota besar di Indonesia karena rasanya yang unik dengan harga terjangkau.

22. Dodol Garut

Dodol yang merupakan makanan camilan dengan tekstur kenyal dan lengket menjadi salah satu jajanan Jawa Barat yang terkenal di masyarakat.

Khususnya, dodol dari daerah Garut yang sering kali dijuluki kota dodol karena sejarah dan cerita panjang di belakang camilan ini.

Dodol Garut pada awalnya dibuat menggunakan campuran tepung ketan, santan, dan gula yang dimasak hingga menjadi tekstur yang diinginkan.

Seiring berjalannya waktu, dodol garut mengalami berbagai macam modifikasi dari segi bahan baku dan rasa. Saat ini, varian dodol garut menjadi lebih banyak dan unik, seperti kentang, kacang, sirsak, nanas, durian, dan masih banyak lagi.

Nah, itulah 22 rekomendasi makanan khas Jawa Barat yang unik dan dapat kamu coba ketika berkunjung atau berlibur ke sana. Mulai dari makanan berat hingga jajanan tradisional yang unik dapat kamu temukan di sini.

Agar perjalanan wisata tetap nyaman dan berbagai risiko seperti kecelakaan, kehilangan bagasi, hingga penundaan terhindari kamu juga harus memiliki perlindungan terpercaya.

MyTravel Protection Domestic hadir dan didesain untuk kenyamanan finansial kamu dan keluarga. Memberikan perlindungan yang berlaku 24 jam selama periode asuransi, yang berarti salam perjalanan kamu dan bukan hanya di dalam pesawat, kereta api, atau bus saja. Semoga penjelasan di atas bermanfaat!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 19/06/2020
Mulai Kecanduan Belanja Online dari Rumah? Ini Cara Mengatasinya

Jakarta, 19 Juni 2020 - MyProtection News

Hi, Sahabat MyProtection!

Aktivitas di luar rumah memang sudah semakin meningkat sejak diberlakukan skema new normal. Meskipun begitu, tak sedikit juga orang yang memanfaatkan fasilitas belanja online. Anda bisa memilih berbagai barang & kebutuhan lewat 1 klik, seperti saat membeli asuransi kesehatan MyProtection yang juga menjamin COVID-19!

Nah, walaupun belanja online itu asyik dan mudah, jangan sampai pengeluaran jadi membengkak ya!

  1. Tentukan anggaran belanja

Apakah Anda sering melakukan pengeluaran tanpa pernah mencatatnya? Jika iya, maka kebiasaan buruk ini harus segera ditinggalkan. Anda bisa mulai mencatat pemasukan dan pengeluaran bulanan. Tentukan prioritas kebutuhan. Jangan sampai kebutuhan pokokmu jadi terbengkalai karena asyik belanja hal yang terlalu diperlukan.

  1. Kendalikan rasa penasaran

Coba cek kembali sudah berapa banyak paket yang samapi di rumahmu? Apakah semua barang tersebut sesuai dengan kebutuhan atau keinginan saja? Setiap harinya akan selalu ada produk baru di pasaran. Baju baru, gadget baru sampai cemilan baru. Tapi, tak semua barang perlu Anda miliki.

Untuk mengurangi pengeluaran jangka panjang, Anda juga bisa memilih barang yang sedikit lebih mahal tetapi tahan lama, misalnya sepatu dan baju.

  1. Uninstall atau unsubscribe layanan belanja online

Biasanya, ketika Anda berlangganan atau mengunduh situs belanja online, Anda akan menerima notifikasi diskon atau promosi. Sehingga Anda jadi tergoda untuk belanja barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Apalagi teknologi memudahkan proses jual-beli lewat gadget. Jika perlu, Anda bisa menghapus atau berhenti berlanggangan aplikasi belanja online.

Anda bisa mengganti aplikasi belanja dengan aplikasi investasi online atau aplikasi pengatur keuangan. Sehingga uang belanjamu bisa dialihkan untuk menghasilkan keuntungan.

  1. Cari kegiatan positif lainnya

Agar Anda tidak terpaku menatap layar dan segala aplikasi yang ada di dalamnya, Anda bisa mulai melakukan aktivitas positif lainnya. Contohnya, menata kembali tatanan furnitur di rumah, mulai mempelajari investasi untuk pemula, berjualan online, dan mengikuti online course sehingga ilmu Anda tetap bertambah dari rumah.

  1. Siapkan dana darurat

Selama pandemi belum berlalu, ada baiknya Anda menyiapkan dana darurat untuk mengantisipasi kebutuhan atau kejadian tak menentu. Idealnya, Anda perlu menyiapkan dana darurat sebesar 3 – 6x pengeluaran bulanan. Nah, uang belanjamu bisa dialihkan untuk dana darurat.

  1. Belanja perlindungan untuk keluarga

Selain belanja kebutuhan sehari-hari, jangan lupa Anda bisa berbelanja asuransi kesehatan online untuk memastikan aktivitas keluarga tetap #amanpalingnyaman bahkan di tengah pandemi. Anda pun bisa mendapatkan manfaat dalam jangka panjang untuk belanja online yang satu ini!

Salam,

Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Travel
5 mins read 22/01/2026
38 Provinsi di Indonesia Lengkap dengan Ibu Kota, Keunikan dan Tradisinya!

Sejak merdeka pada 17 Agustus 1945, jumlah provinsi di Indonesia terus berkembang dan hingga saat ini telah mencapai 38 provinsi yang tersebar dari Sabang hingga Merauke.

Pada tahun 2022, terdapat 4 provinsi terbaru yang disahkan oleh pemerintah, yaitu Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, serta Papua Barat Daya.

Keempat provinsi baru tersebut merupakan hasil pemekaran dari provinsi-provinsi sebelumnya yang ada di Papua yang disahkan oleh DPR atau Dewan Perwakilan Rakyat melalui Undang-Undang:

  • UU Nomor 14 Tahun 2022 yang menjabarkan tentang pembentukan Provinsi Papua Selatan.
  • UU Nomor 15 Tahun 2022 yang menjabarkan tentang pembentukan Provinsi Papua Tengah.
  • UU Nomor 16 Tahun 2022 yang menjabarkan tentang pembentukan Provinsi Papua Pegunungan.
  • UU Nomor 29 Tahun 2022 yang menjabarkan tentang pembentukan Provinsi Papua Barat Daya.

Setiap provinsi di Indonesia memiliki ciri khasnya masing-masing, mulai dari suku, agama, ras, bahasa, budaya, hingga adat istiadatnya yang menawarkan keberagamannya tersendiri.

Lalu apa saja 38 provinsi di Indonesia beserta ibu kota hingga keunikannya masing-masing? Simak ulasannya di sini!

38 Provinsi di Indonesia Lengkap dengan Ibu Kota, Keunikan dan Tradisinya!

Provinsi di Indonesia tersebar antara lima pulau besar, yaitu Pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua yang masing-masing memiliki ciri khasnya tersendiri.

Setiap provinsi tersebut juga memiliki ibu kota yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan, administrasi, ekonomi, hingga kebudayaan.

Berikut ini daftar provinsi di Indonesia beserta ibu kotanya masing-masing secara lengkap:

1. Provinsi di Pulau Sumatra

Pulau Sumatra - Provinsi di Indonesia

  • Provinsi Aceh dengan Ibu Kota Banda Aceh.
  • Provinsi Sumatra Utara dengan Ibu Kota Medan.
  • Provinsi Sumatra Selatan dengan Ibu Kota Palembang.
  • Provinsi Sumatra Barat dengan Ibu Kota Padang.
  • Provinsi Bengkulu dengan Ibu Kota Bengkulu.
  • Provinsi Riau dengan Ibu Kota Pekanbaru.
  • Provinsi Kepulauan Riau dengan Ibu Kota Tanjung Pinang.
  • Provinsi Jambi dengan Ibu Kota Jambi.
  • Provinsi Lampung dengan Ibu Kota Bandar Lampung.
  • Provinsi Bangka Belitung dengan Ibu Kota Pangkal Pinang.

2. Provinsi di Pulau Kalimantan

Pulau Sumatra - Provinsi di Indonesia

  • Provinsi Kalimantan Timur dengan Ibu Kota Samarinda.
  • Provinsi Kalimantan Barat dengan Ibu Kota Pontianak.
  • Provinsi Kalimantan Tengah dengan Ibu Kota Palangkaraya.
  • Provinsi Kalimantan Selatan dengan Ibu Kota Banjarbaru yang sebelumnya Banjarmasin yang ditetapkan pada UU Nomor 8 Tahun 2022.
  • Provinsi Kalimantan Utara dengan Ibu Kota Tanjung Selor.

3. Provinsi di Pulau Jawa

Pulau Jawa - Provinsi di Indonesia

  • Provinsi DKI Jakarta dengan Ibu Kota Jakarta.
  • Provinsi Banten dengan Ibu Kota Serang.
  • Provinsi Jawa Barat dengan Ibu Kota Bandung.
  • Provinsi Jawa Tengah dengan Ibu Kota Semarang.
  • Provinsi DI Yogyakarta dengan Ibu Kota Yogyakarta.
  • Provinsi Jawa Timur dengan Ibu Kota Surabaya.

4. Provinsi di Pulau Nusa Tenggara dan Bali

Pulau Bali - Provinsi di Indonesia

  • Provinsi Bali dengan Ibu Kota Denpasar.
  • Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan Ibu Kota Mataram.
  • Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Ibu Kota Kupang.

5. Provinsi di Pulau Sulawesi

Pulau Sulawesi - Provinsi di Indonesia

  • Provinsi Sulawesi Utara dengan Ibu Kota Manado.
  • Provinsi Sulawesi Barat dengan Ibu Kota Mamuju.
  • Provinsi Sulawesi Tengah dengan Ibu Kota Palu.
  • Provinsi Gorontalo dengan Ibu Kota Gorontalo.
  • Provinsi Sulawesi Tenggara dengan Ibu Kota Kendari.
  • Provinsi Sulawesi Selatan dengan Ibu Kota Makassar.

6. Provinsi di Pulau Maluku dan Papua

Pulau Papua - Provinsi di Indonesia

  • Provinsi Maluku Utara dengan Ibu Kota Sofifi yang berlaku sejak 4 Agustus 2010.
  • Provinsi Maluku dengan Ibu Kota Ambon.
  • Provinsi Papua Barat dengan Ibu Kota Manokwari.
  • Provinsi Papua dengan Ibu Kota Jayapura.
  • Provinsi Papua Selatan dengan Ibu Kota Kabupaten Merauke.
  • Provinsi Papua Tengah dengan Ibu Kota Kabupaten Nabire.
  • Provinsi Papua Pegunungan dengan Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya.
  • Provinsi Papua Barat Daya dengan Ibu Kota Sorong.

Keunikan Budaya dan Tradisi Provinsi di Indonesia

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17.000 pulau dan 38 provinsi di dalamnya, Indonesia memiliki berbagai macam budaya dan tradisi yang berbeda-beda.

Lalu apa saja budaya dan tradisi dari berbagai daerah di Indonesia yang mencerminkan keunikan dan keberagaman Indonesia? Simak di sini!

1. Tradisi Tana Toraja di Sulawesi Selatan

Tana Toraja dikenal sebagai wilayah yang kaya akan spiritualitas, tradisi, serta keindahan alam memukau yang sering kali menjadi wisata alam.

Dikelilingi perbukitan hijau dan persawahan yang subur, Tana Toraja juga menawarkan keindahan rumah adat tradisional dengan atap melengkung menyerupai perahu.

Salah satu tradisi yang paling dikenal banyak orang dari Tana Toraja adalah upacara pemakaman Rambu Solo yang dikenal dengan kemegahan dan kompleksitasnya sebagai penghormatan tertinggi kepada arwah leluhur.

Upacara ini dapat berlangsung hingga berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu yang melibatkan seluruh anggota keluarga besar dan masyarakat desa sekitar.

Pada pelaksanaannya, puluhan ekor kerbau dan babi dijadikan persembahan, diiringi dengan tarian adat, hingga musik tradisional.

Masyarakat sekitar percaya, bahwa dengan melaksanakan Rambu Solo sebagai bentuk manifestasi keyakinan, di mana kematian merupakan perjalanan menuju Puya atau dunia arwah. Di mana, semakin besar upacara yang dilaksanakan, maka semakin tinggi pula derajat arwah di alam sana.

2. Upacara Ngaben di Bali

Tradisi selanjutnya dilaksanakan di Bali, sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian barat Kepulauan Nusa Tenggara, di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok, yaitu Upacara Ngaben.

Upacara Ngaben merupakan sebuah ritual kremasi atau pembakaran jenazah yang dilakukan umat Hindu yang juga dikenal dengan sebutan Pitra Yadnya, Pelebon, ataupun upacara kremasi.

Pelaksanaannya memiliki tujuan untuk melepaskan jiwa dan memurnikan roh seseorang yang sudah meninggal agar dapat mencapai moksha atau kebebasan dari siklus reinkarnasi.

Prosesnya juga berlangsung cukup panjang, di mana tradisi ini dimulai dengan Ngulapin, di mana pihak keluarga melakukan ritual permohonan izin dan restu kepada Dewi Surga yang merupakan sakti dari Dewa Siwa.

Hingga akhirnya mencapai prosesi terakhir, yaitu Nganyut yang dilakukan dengan menghanyutkan abu jenazah ke laut yang memiliki arti simbolis pengembalian unsur air dan bersatunya kembali jiwa dengan alam.

3. Tradisi Tabuik di Pariaman

Tradisi Tabuik di Pariaman, Sumatera Barat juga kaya akan makna sejarah dan religius yang mendalam. Kata tabuik berasal dari bahasa Arab yaitu at-tabut yang memiliki arti peti atau keranda.

Tradisi atau Upacara Tabuik sendiri terdiri dari beberapa tahap, mulai dari upacara membuat daraga, upacara mengambil tanah, upacara menebang batang pisang, peristiwa maatam, upacara mengarak sorban, upacara Tabuik naik pangkat, pesta Hoyak Tabuik dan Tabuik dibuang ke laut.

Pada pelaksanaannya, Tradisi Tabuik sendiri melibatkan pembuatan dan arak-arakan replika kuda perang yang disebut tabuik yang akan dibuang ke laut sebagai simbol pelepasan roh Imam Husan ke surga.

4. Suku Asmat dan Seni Ukirdi Papua

Suku Asmat yang memang sudah dikenal sebagai salah satu suku besar yang ada di Papua memiliki warisan budaya seni ukir yang keindahan dan keunikannya telah di kenal banyak orang di seluruh penjuru dunia.

Bagi masyarakat di dalamnya, ukiran bukanlah sekedar seni, namun juga sebuah media yang digunakan untuk menyampaikan kisah hidup, baik secara heroik, mistis, ataupun aturan adat.

Seni ukir juga dijadikan alat pembelajaran dari generasi ke generasi dan dijadikan bentuk penghormatan terhadap roh leluhur.

Bukan hanya itu, di era modern saat ini, hasil seni ukir Suku Asmat juga memiliki nilai yang tinggi dan diminati oleh banyak orang. Hal ini dikarenakan, hasilnya yang memiliki ciri khas yang membedakannya dengan ukiran daerah lain.

Umumnya, ukiran yang dihasilkan identik dengan pengerjaan yang rapi dan detail yang rumit. Selain itu, umumnya ukiran mengambil inspirasi dari alam, makhluk hidup, hingga aktivitas sehari-hari.

5. Tradisi Pasola di Sumba, Nusa Tenggara Timur

Tradisi unik selanjutnya datang dari Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, yaitu Pasola yang merupakan festival perang yang dilakukan masyarakatnya untuk menyambut musim panen.

Pada pelaksanaannya, umumnya terdapat dua kelompok penunggang kuda yang saling beradapan dan melempar lembing yang terbuat dari kayu.

Bukan hanya sebuah pertunjukan fisik, namun tradisi Pasola juga dilakukan sebagai ritual keagamaan dilengkapi dengan berbagai nilai spiritual untuk memohon keberkahan dari para dewa.

Karena keunikannya tersebut, tradisi Pasola juga sering kali menarik perhatian wisatawan yang secara khusus berkunjung untuk menyaksikan atraksi dan pelaksanaannya yang dijalankan hanya satu tahun sekali.

Waktu pelaksanaan tradisi Pasola sendiri umumnya dilakukan pada awal musim tanam, tepatnya di bulan Februari di Kecamatan Lamboya dan bulan Maret di Kecamatan Wanokaka dan Laboya Barat atau Gaura.

6. Karapan Sapi

Karapan sapi merupakan perlombaan pacuan sapi yang menjadi salah satu ciri khas budaya masyarakat Madura dan telah dilakukan secara turun temurun.

Umumnya, Karapan Sapi dilaksanakan setiap tahun di bulan Agustus ataupun September yang kemudian tahapan finalnya diselenggarakan di akhir September atau Oktober.

Pelaksanaan lombanya umumnya melibatkan sepasang sapi yang digunakan untuk menarik sejenis kereta yang terbuat dari kayu tempat joki berdiri dan mengendalikannya,

Dengan panjang trek pacuan sekitar 100 meter, perlombaan ini menilai kecepatan peserta dengan melawan pasangan-pasangan lain.

Hal yang menarik lainnya dari tradisi karapan sapi ini sendiri adalah, sebelum perlombaan dimulai pasangan-pasangan sapi akan diarak mengelilingi arena pacuan diiringi gamelan Madura.

Proses ini dilakukan bukan hanya untuk melemaskan otot-otot sapi, namun juga menjadi sarana unjuk keindahan pakaian dan hiasan dari sapi yang akan berpartisipasi pada lomba.

Lomba terbagi ke dalam babak, mulai dari babak penyisihan pertama, kedua, ketiga, dan keempat yang menjadi babak final.

Bukan hanya untuk mencapai kemenangan, Karapan Sapi juga mengajarkan masyarakat berbagai nilai luhur, seperti kerja keras, kerja sama, sportivitas, persaingan, dan ketertiban.

7. Upacara Potong Jari

Suku dani yang menjadi salah satu terbesar dan paling terkenal di antara lebih dari 466 suku yang ada di Papua memiliki salah satu tradisi budaya yang unik, yaitu upacara potong jari.

Tradisi ini sendiri diselenggarakan ketika salah satu anggota keluarga, baik ayah, ibu, anak ataupun adik meninggal dunia yang dilakukan dengan tujuan menunjukkan rasa persaudaraan yang tinggi.

Masyarakat suku dani percaya, dengan memotong salah satu jari tangan mereka merupakan bentuk simbol rasa sakit ketika ditinggal selamanya oleh anggota keluarga yang mereka cintaidan sayangi.

Umumnya upacara ini dilakukan oleh wanita, namun laki-laki juga dapat melakukannya sebagai bentuk ekspresi kesedihan yang mendalam.

Sudah ada sejak dahulu, tradisi potong jari juga sudah diwariskan secara turun temurun pada penduduk suku dani dan hingga saat ini masih dilakukan sebagai cara mengenang leluhur dan menunjukkan rasa belasungkawa.

8. Tradisi Tanam Sasi

Tanam sasi merupakan sebuah upacara adat kematian yang berasal dari suku Marind-Anim yang ada di Papua, khususnya wilayah dataran luas Papua Barat.

Pada pelaksanaannya, sasi yang digunakan pada upacaranya merupakan sejenis kayu yang ditanam ketika kematian sudah mencapai 40 hari. Selanjutnya, sasi tersebut akan dicabut setelah 1000 hari ditanam.

Pada prosesnya, upacara ini juga melibatkan penampilan tarian tradisional, yaitu tari gatsi yang juga ditampilkan pada festival Telinga Tusuk yang diselenggarakan suku Marind.

Upacara juga dilengkapi dengan alat musik tradisional Papua, yaitu Tifa yang berbentuk seperti gendang kecil yang terbuat dari kayu susu, kulit rusa atau biawak yang mampu menghasilkan suara musik yang indah.

9. Tradisi Merarik atau Kawin Culik

Merarik yang berasal dari bahasa Sasak atau kawin culik merupakan tradisi pernikahan yang berasal dari Suku Sasak di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Secara sederhana, tradisi ini dilakukan dengan cara pihak pria yang hendak menikah harus menculik pihak perempuan yang ingin dinikahinya, lalu membawa pulang dan kemudian menikah di keesokan harinya.

Sebelum melaksanakan merarik, kedua calon pengantin harus terlebih dahulu menyepakati jam dan hari mereka akan melaksanakannya yang akan menjadi rahasia kedua belah pihak, dan proses ini disebut dengan midang.

Tahap berikutnya dari tradisi ini disebut dengan selabar dan majestik, di mana keluarga laki-laki harus melapor kepada dusun pihak perempuan bahwa telah terjadi merarik.

Setelah itu, kesepakatan akan proses adat selanjutnya juga akan ditentukan, seperti ijab kabul, sorong serah, hingga nyongkolan.

Keempat, yaitu tahap mbait wali, di mana proses penjemputan wali dengan tujuan menikahkan perempuan ketika ijab kabul yang telah disepakati akan dilaksanakan.

Tahap kelima, yaitu tahap sorong serah, yaitu proses serah terima pengantin pada perkawinan yang telah direncanakan.

Dan yang terakhir, yaitu tahapan nyongkolan, di mana proses pengiringan keluarga pihak laki-laki menuju ke keluarga perempuan.

Nah, itulah pembahasan terkait 38 provinsi di Indonesia lengkap dengan ibu kota, tradisi dan budayanya yang unik dan beragam.

Bukan hanya contoh-contoh di atas, Indonesia menawarkan berbagai jenis keindahan alam dan keberagaman budaya di setiap pelosoknya. Mulai dari kuliner, objek hingga desa wisata yang bisa kamu kunjungi dan masih banyak lagi.

Agar perjalananmu dan anggota keluarganya lainnya tetap terlindungi dari berbagai risiko ketidaknyamanan perjalanan, mulai dari kecelakaan, kehilangan bagasi, penundaan, dan berbagai ketidaknyamanan lainya siapkan diri dengan MyTravel Protection Domestic.

Asuransi perjalanan yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan dan hak semua orang. MyTravel Protection Domestic juga menawarkan kenyamanan, dengan menyisihkan sebagian kecil dana perjalanan, pengalaman berlibur juga akan menjadi lebih baik dan terbebas dari rasa khawatir.

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel