Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
Promo 10.10 Diskon Asuransi Kesehatan Prima

Promo 10.10 Diskon Asuransi Kesehatan Prima

30 September 2020 | MyProtection News Jakarta

Hi, Sahabat MyProtection!

Proteksi menyeluruh untuk diri dan keluarga itu wajib hukumnya, khususnya dalam hal kesehatan. MyProtection mengerti kebutuhan Anda untuk merasa aman dan nyaman bahkan di tengah pandemi COVID-19.

Perlindungan Kesehatan Prima menawarkan perlindungan kesehatan menyeluruh untuk Anda dan keluarga. Anda juga dapat memilih manfaat asuransi kesehatan sesuai dengan kebutuhan. Baik rawat inap ataupun rawat inap sekaligus rawat jalan. Asuransi kesehatan online satu ini memudahkan Anda mempelajari produk asuransi secara komprehensif sekaligus simulasi premi yang jujur.

Kabar baiknya, Perlindungan Kesehatan Prima diskon 10% selama Oktober 2020!*

Premi mulai dari Rp 2.510.000/tahun, BELUM termasuk diskon dan dapatkan manfaat rawat inap & bedah Rp 100 juta/tahun + bonus Saldo Prima untuk beli obat/vitamin tanpa resep dokter. Pembayarannya pun mudah! tersedia cicilan hingga 12 bulan dengan ataupun tanpa kartu kredit.

Selain manfaat yang bisa Anda custom dan premi terjangkau, Perlindungan Kesehatan Prima punya segudang fitur lainnya. Berasuransi kini hanya butuh 1 klik jari!

  • Klaim cashless tanpa kartu
  • Telemedicine
  • Online doctor consultation
  • Cek status klaim langsung dari HP Anda
  • Fitur live chat
  • Manfaat tambahan SALDO PRIMA untuk beli vitamin/obat tanpa resep Dokter & diganti asuransi (khusus Perlindungan Kesehatan Prima)
  • Menjamin COVID-19

Jangan sampai kelewatan MyPromo 10.10. Info selengkapnya silakan klik tombol di bawah ini!

*Syarat dan Ketentuan:

  • Periode promo adalah 1 Oktober – 31 Oktober 2020
  • Promo khusus untuk produk Perlindungan Kesehatan PRIMA
  • Diskon yang diberikan sebesar 10% dengan kode OKTOBERPRIMA
  • Diskon hanya bisa digunakan 1x per pengguna dan tidak bisa digabung dengan promo lainnya

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read 21/01/2020
Coronavirus: Perlukah Diwaspadai?

Jakarta, 21 Januari 2020 - MyProtection News. Diperbaharui pada 29 Januari 2020

Beberapa waktu ini, masyarakat dihebohkan dengan penyebaran coronavirus yang mirip pneumonia di China. Pasalnya, virus yang menyerang bagian pernapasan manusia ini telah menjangkit 3.000 orang di China dan terus bertambah setiap harinya. Menurut NY Times, 106 orang di antaranya meninggal dunia akibat virus tersebut.

Lalu, sebenarnya apa itu coronavirus?

WHO menginformasikan bahwa coronavirus merupakan sekelompok virus yang menyebabkan infeksi pernapasan mulai dari flu hingga SARS (Severe Acture Respiratory Syndrome). Saat ini coronavirus yang menyerang China dan negara lainnya disebut sebagai Novel 201 Coronavirus atau 2019-nCov.

Penyebaran virus ini umumnya terjadi melalui binatang kepada manusia. Jika manusia terjangkit virus ini, barulah ia bisa terdeteksi. Namun, penyebaran antar manusia pada manusia lainnya mungkin terjadi.

Profesor Jonathan Ball, pakar virologi dari Universitas Nottingham, berpendapat jika berkaca dari penyebaran wabah di masa lalu, maka coronavirus yang baru ini pasti datang dari binatang. Contohnya, di Timur Tengah sempat terjadi wabah MERS (Middle East Respiratory Syndrome). Sebanyak 858 dari total 2.945 penderitanya meninggal akibat virus MERS. Diketahui penyebaran virus ini berasal dari unta Somalia.

Pemerintah China memastikan Senin bahwa penularan virus misterius ini dapat terjadi antar manusia. Setidaknya 14 petugas medis yang merawat pasien yang terjangkit virus corona, juga tertular. Maka, dikhawatirnya wabah coronavirus yang mirip pneumonia ini bisa meluas karena jutaan orang keluar masuk dari China.

Apa gejala dari coronavirus?

Gejala coronavirus sendiri beragam seperti demam di atas 38 derajat Celcius, tubuh menggigil, kesulitan bernapas atau napas pendek, tubuh terasa sakit, hingga berujung pada kematian. Jika Anda mengalami gejala di atas, segera hubungi tenaga kesehatan profesional untuk mendapatkan instruksi lebih lanjut.

Perlukah kita waspada?

Sampai saat ini, penyebaran wabah coronavirus terus meluas di China bahkan negara di luar China seperti Jepang, Thailand, Australia, hingga Amerika Serikat. Hingga saat ini, pemeriintah China tetap berusaha untuk mencegah penyebaran virus dengan melakukan isolasi. Indonesia sendiri belum mencatat adanya korban dari coronavirus ini. Beberapa turis yang dicurigai mengidap virus dan warga negara Indonesia yang dicurigai mengalami gejala mirip coronavirus telah domonitor secara intensif. Masyarakat juga diimbau untuk menjaga kebersihan tangan dan saluran pernapasan atas.

Bagi Anda yang berencana mengunjungi negara yang terjangkit wabah, maka disarankan agar Anda mengurangi kontak dengan binatang atau dengan korban terjangkit wabah. Jika bisa, Anda bisa mengubah jadwal keberangkatan. Anda dapat memperlengkapi diri dengan asuransi perjalanan atau asuransi kesehatan untuk melindungi diri dari kejadian tak diinginkan di masa depan.

Semoga Anda dan keluarga sehat selalu.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 14/08/2020
Susah Tidur Selama Pandemi? Coba Lakukan Hal Ini

Jakarta, 14 Agustus 2020 - MyProtection News

Tidur cukup sangat membantu Anda dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Tidur cukup yang berkualitas membantu mengurangi stress, membuat Anda bertenaga seharian, mengurangi peradangan dalam tubuh, hingga membuat suasana hati menjadi baik.

Apalagi di tengah pandemi ini, tidur yang cukup sangat diperlukan agar daya tahan tubuh tetap maksimal. Namun, sebagian orang mengalami kesulitan tidur selama pandemi. Dikutip dari JakartaPost, penggunaan pil tidur dan obat anti-depresi meningkat saat Maret kemarin.

Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk membantu memperbaiki pola tidur Anda.

  1. Miliki jadwal tidur dan bangun yang konsisten

Bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap harinya bisa membentuk siklus tidur alami tubuh. Misalnya, tiap harinya Anda bisa mencoba untuk tidur pukul 10 malam dan bangun pukul 7 pagi secara konsisten bahkan saat libur.

Untuk membantu Anda tertidur lebih mudah di malam hari, hindari penggunaan gadget minimal 2 jam sebelum tidur. Pastikan ruangan tidur Anda nyaman, sejuk, dan tidak terlalu terang. Ruang yang gelap dan sejuk membantu memberi sinyal pada tubuh untuk tidur.

  1. Paparan sinar matahari saat bangun membantu siklus tidur

Ketika Anda bangun di pagi hari, jangan lupa membuka tirai jendela Anda atau pergi ke teras untuk menikmati sinar matahari 15 – 30 menit tiap harinya. Sinar matahari memberi sinyal pada tubuh untuk “terjaga” dan membuat tubuh lebih segar.

  1. Perhatikan kebiasaan harian Anda

Jika Anda mengalami kesulitan tidur, coba perhatikan kebiasaan sehari-hari Anda. Misalnya, jumlah kafein yang Anda konsumsi, berapa lama Anda tidur siang, kegiatan harian, hingga makanan apa yang Anda konsumsi sebelum tidur.

  1. Bergerak dan berolahraga secara rutin

Baik Anda beraktivitas dari rumah maupun di luar rumah, penting untuk berolahraga secara rutin. Selain menjaga kebugaran tubuh, dengan rutin bergerak maka tenaga yang tersimpan dalam tubuh akan terbakar. Membuat Anda lebih mudah mengantuk di malam hari. Anda bisa mencoba bersepeda, jogging, yoga, dan olahraga lainnya.

  1. Kurangi konsumsi berita dan media sosial

Berita yang Anda temukan baik melalui media konvensional ataupun media sosial bisa membuat tingkat kecemasan meningkat. Terlebih lagi jika Anda sering mendengarkan berita yang tidak menyenangkan. Oleh karena itu, batasi paparan informasi yang Anda terima. Hindari membaca berita dan menggunakan media sosial sebelum tidur.

  1. Beri perhatian untuk kesehatan tubuh dan mental

Bagi Anda yang belajar ataupun bekerja selama pandemi, jangan lupa memperhatikan kebutuhan diri Anda. Bekerja dan beraktivitas itu baik. Namun, ada pula saatnya bagi Anda untuk beristirahat sejenak dan memanjakan diri. Jangan lupa untuk meluangkan waktu “me time” untuk menyegarkan kembali tubuh dan pikiran Anda. Tubuh yang sehat dan pikiran yang tenang tentunya membantu Anda tidur lebih lelap di malam hari.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 06/03/2020
IDI: Tingkat Penyembuhan Corona Berpotensi Hingga 97%

Jakarta, 6 Maret 2020 - MyProtection News

Dilansir dari CNN, Ikatan Dokter Indonesia atau IDI meminta masyarakat tak perlu panik berlebihan akibat wabah Corona baru atau SARS Cov-19. IDI menyatakan bahwa kemungkinan pasien penderita corona untuk sembuh bisa mencapai angka 97%. Sehingga, masyarakat diimbau untuk tetap waspada namun tak perlu sampai menimbun masker atau sembako.

Dokter Erlina Burhan dari IDI juga berpendapat bahwa penyakit akibat virus corona berbeda dengan virus flu burung yang memakan banyak korban jiwa. Pun selain virus corona, ada penyakit lain yang memiliki tingkat fatalitas lebih besar dan perlu diberikan perhatian juga.

WHO menunjukkan data tingkat kematian akibat corona kini berada di titik 3,4 persen. Sedangkan dari 95.784 kasus corona, 56% di antaranya atau lebih dari setengah total pengidap virus corona dinyatakan sembuh.

Dokter Erlina menambahkan bahwa virus corona ada self-limiting disease, artinya virus bisa mati dengan sendirinya selama imun tubuh bekerja dengan maksimal. Oleh karena itu, walaupun belum ditemukan obat atau antivirus untuk mengatasi corona, pasien positif corona akan diberikan perawatan terapi simtomatik dan suportif untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Pengidap virus corona yang telah sembuh pun tidak bisa menularkan virus lagi kepada orang yang sehat.

Maka dari itu, penting bagi masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh. Caranya adalah dengan rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, makan makanan sehat, berolahraga rutin, minum vitamin jika perlu, menghindari kontak dengan pasien tertular virus, dan tidak merokok atau mengonsumsi alcohol.

Semoga Anda sehat selalu!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel