Jakarta, 2 Juni 2020 - MyProtection News
Hi, Sahabat MyProtection!
Bagi Anda yang harus bepergian ke luar rumah atau mulai bekerja di kantor, menggunakan masker adalah hal yang tak boleh terlewatkan. Masker ini wajib dipakai semua orang, baik masker kain ataupun masker sekali pakai.
Jika Anda menggunakan masker kain, maka simak cara menggunakan serta mencuci masker kain yang benar.
Jangan lupa untuk mengurangi menyentuh wajah dan masker, ya. Dalam keadaan Anda tidak bisa mencuci masker secara langsung, maka Anda bisa meletakan masker kain ke dalam plastik. Lalu cuci masker segera setelah Anda sampai di rumah.

Salam,
Sahabat MyProtection
Car indicator lights serve to provide drivers with information about the vehicle's and engine's condition while driving.
With indicator lights located on the car dashboard, drivers can also detect damaged components that must be replaced immediately to avoid more serious damage to the vehicle.

In general, indicator lights are represented through symbols that illustrate specific problems. Therefore, it is important to understand the meaning behind these symbols. Check out the following list!
A light shaped like a thermometer or radiator, usually glowing red, indicates that the engine temperature has exceeded the normal limit or is overheating.
If this happens, you can check the car’s cooling components, such as the coolant and the radiator fan.
If a battery icon appears on the dashboard, this light may indicate a problem with the car's battery, such as a broken connection, a weak battery, or a short circuit in the cables.
When this light comes on, it is essential to visit a repair shop immediately to ensure the electrical system is functioning properly. If ignored, the car may shut down and fail to start.
The old-fashioned oil can recognize the oil pressure warning light symbol with oil dripping from its spout.
This light indicates insufficient engine lubrication or that the oil needs to be replaced soon.
It may also signal a leak or damage to the oil pump that requires immediate repair.
The brake warning light, marked with an exclamation mark inside a circle, usually lights up when the handbrake is still engaged.
If the handbrake is released but the light remains on, it could indicate a problem in the braking system, such as low hydraulic pressure or brake fluid that is nearly empty.
Next, if an engine symbol appears on the dashboard, it may indicate a problem with the car’s vital engine system.
What you need to do is keep calm and don’t need to be panic. This light indicator can also turn on due to minor issues, such as a loose fuel cap. To be sure, have the car checked at the nearest repair shop.
A steering lock wheel symbol usually comes with a glowing red color, indicating that the steering is locked. When this light comes on, the steering wheel cannot be moved.
This could be caused by several factors, such as the key not being in the proper position, an issue with the steering lock system, or simply forgetting to turn the key to the ignition position.
The seat belt indicator, depicted by an icon of a person wearing a seat belt, indicates that the driver or passengers have not properly fastened their seatbelts.
The solution for this is simple: just fasten the seatbelt correctly to turn off the warning light.
The power steering indicator light, illustrated with a steering wheel and an exclamation mark beside it, signals a problem with the car’s power steering system that must be resolved immediately.
When this light turns on, the steering wheel will feel heavier, indicating it’s time to take the car to the nearest repair shop for inspection.
Apart from the 8 indicator lights above, there are still many other dashboard warning lights you may encounter, such as the parking brake indicator, master warning indicator, distance warning, and even the airbag warning light. Hopefully, this information is useful!
*PT Lippo General Insurance Tbk is licensed and supervised by Financial Services Authority (OJK)
Jakarta, 8 April 2020 - MyProtection News
Hingga saat ini, belum ada langkah pasti yang membuat tubuh kita benar-benar kebal terhadap virus, khususnya virus novelcorona. Meskipun kita bisa melakukan beberapa langkah antisipasi seperti rajin mencuci tangan, karantina diri di rumah, dan makan makanan bergizi.
Sering kali kita mendengar bahwa makanan bergizi bisa membantu daya tahan tubuh tetap kuat. Inilah peran vitamin A, B, C, D, dan E lainnya untuk membantu memerangi virus atau bakteri yang menyusup ke dalam tubuh.
Vitamin A
Vitamin A ternyata bukan hanya bagus untuk menjaga penglihatan Anda. Vitamin A menjaga struktur sel dalam kulit, sistem pernapasan, dan pencernaan. Sehingga Vitamin A berperan sebagai lini depan pertahanan tubuh ketika ada virus yang masuk. Vitamin A akan membantu menciptakan antibodi untuk menetralisir patogen penyebab infeksi dalam tubuh.
Vitamin A dapat ditemukan dalam ikan, kuning telur, keju, tahu, kacang-kacangan, dan biji-bjian. Beberapa sayuran seperti wortel, labu kuning, dan sayuran berdaun hijau mengandung beta-carotene yang akan diserap tubuh menjadi vitamin A.
Vitamin B
Dalam keluarga vitamin B, khususnya vitamin B6, B9, dan B12 adalah salah satu komponen yang bereaksi pertama kali ketika patogen dideteksi dalam tubuh. Vitamin b akan mempengaruhi pembentukan sel pembunuh alami dalam tubuh. Sehingga sel patogen bisa dihancurkan.
Vitamin B6 dapat ditemukan dalam sereal, sayuran hijau, buah, kacang-kacangan, ikan, ayam, dan daging merah.
Vitamin B9 biasanya terkandung dalam sayuran hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
Vitamin B12 banyak ditemukan dalam produk hewani, seperti telur, daging, dan makanan olahan susu seperti keju.
Vitamin C & E
Apakah Anda sering mengonsumsi vitamin C? sebenarnya apa peran dari vitamin C dan E?
Ketika tubuh Anda berusaha melawan infeksi, maka tubuh akan mengalami “stres oksidatif”. Stres oksidatif adalah keadaan ketika jumlah radikal bebas dalam tubuh melebihi kapasitas tubuh untuk menetralkannya. Radikal bebas bisa merusak dinding sel dan menciptakan inflamasi.
Peran penting vitamin C & E adalah melindungi sel dari stres oksidatif agar tidak rusak. Kandungan antioksidannya bisa menangkal radikal bebas yang berlebihan dalam tubuh. Vitamin C sendiri bisa membantu mepercepat penyembuhan luka dan perbaikan sel tulang serta gigi. Sedangkan Vitamin E punya tugas untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperlancar aliran darah, dan menyehatkan sel darah merah.
Kandungan vitamin C dapat Anda temukan dalam jeruk, jeruk nipis, lemon, kiwi, stroberi, brokoli, dan tomat. Untuk vitamin E sendiri biasanya terkandung dalam minyak nabati, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan telur.
Vitamin D
Terakhir, vitamin yang bisa Anda dapatkan dari paparan sinar matahari ini berfungsi untuk membantu sel imun menghancurkan pathogen penyebab infeksi.
Anda bisa berjemur pada pagi hari selama maksimal 30 menit untuk mendapatkan vitamin D. Makanan yang isa memberi asupan vitamin D adalah susu, telur, dan keju. Jika Anda kekurangan vitamin D, maka penting untuk mengonsumsi suplemen vitamin D.
Mendapatkan Vitamin Cukup
Setelah mengetahui fungsi dari vitamin, langkah selanjutnya tentu saja memenuhi asupan vitamin bagi tubuh. Anda bisa mengonsumsi varian makanan sehat seperti yang telah disebutkan di atas. Anda bisa berkreasi membuat hidangan yang lezat sekaligus sehat! Anda pun tak perlu terlalu bergantung pada suplemen multivitamin untuk mendapatkan asupan nutrisi cukup jika makanan yang Anda konsumsi sudah tepat.
Konsumsi suplemen vitamin/mineral dianjurkan bagi individu yang memang kekurangan asupan gizi. Wanita hamil dan individu dengan kondisi medis tertentu pun bisa mengonsumsi suplemen vitamin berdasarkan anjuran dokter. Anda bisa menggunakan Saldo Prima dari Perlindungan Kesehatan Prima untuk membeli vitamin dan diganti asuransi, lho!
Salam,
Sahabat MyProtection
These pillars are requirements that must be fulfilled by an insurance company in order to obtain a halal ruling (fatwa) from the DSN-MUI, the institution that serves as the authority for Sharia economic law in Indonesia.