Jakarta, 23 Maret 2020 - MyProtection News
Untuk mengantisipasi pencegahan penyebaran virus corona, pemerintah menyarankan kepada pelajar dan pekerja untuk belajar atau bekerja di rumah. Tentu saja bekerja atau belajar dari rumah mungkin tidak sepraktis biasanya. Apalagi, bagi sebagian orang, berdiam diri di rumah dalam jangka waktu panjang bisa terasa sangat membosankan.
Nah, MyProtection punya tips agar Anda tetap aktif dan bebas dari rasa bosan selama berdiam diri di rumah!
Bekerja dari rumah bukan berarti Anda bisa bangun siang. Agar pola tidur tetap terjaga dan badan tetap segar, pastikan Anda bangun pada jam yang sama setiap harinya. Luangkan waktu untuk sarapan atau berolahraga singkat sebelum mulai bekerja atau belajar. Hal ini juga bisa Anda terapkan saat akhir pekan. Sehingga Anda tidak kesulitan bangun dari rumah.
Bersosialisasi merupakah hal penting untuk menjaga mood Anda. Walaupun Anda berada di tempat yang berbeda, tapi Anda tetap bisa berkomunikasi dengan rekan kerja, teman, atau keluarga lewat conference call seperti Zoom, Microsoft Teams, dan Skype. Sehingga koordinasi kerja bisa tetap terjaga. Anda pun bisa melepas rindu dengan kerabat dengan melakukan video call.
Bekerja dari rumah artinya Anda bisa meluangkan lebih banyak waktu untuk masak sendiri di rumah. apakah Anda memiliki resep kue yang Anda simpan tapi tidak pernah sempat untuk dicoba? Atau Anda ingin berkreasi menciptakan menu baru? Anda bisa masak sepuasnya bersama pasangan, keluarga, atau teman.
Jika biasanya Anda rutin pergi ke pusat kebugaran, jangan khawatir. Anda tetap bisa berolahraga di rumah atau sekitar rumah. Gerakan seperti plank, push-up, sit-up, squad, dan stretching tetap bisa Anda lakukan bahkan di dalam kamar. Anda juga bisa jogging atau bersepeda di sekitar rumah. Berolahraga dapat membantu pikiran serta tubuh tetap segar, lho.
Ketika Anda mulai dilanda kebosanan, film atau buku yang menarik bisa jadi penyelamat Anda. Apalagi saat ini Anda bisa menonton film melalui ponsel pintar. Bertebaran juga e-book yang bisa dibaca dan diunduh secara gratis. Menghibur diri sambil menambah pengetahuan tidak akan merugikan, bukan?
Sebagian dari Anda hanya bisa meluangkan waktu untuk bermain dengan si kecil di akhir pekan. Namun, sekarang Anda bisa memanfaatkan momen ini untuk bermain dan menjalin hubungan yang lebih dekat dengan anak. Anda bisa mencoba memasak bersama, melakukan eksperiens sains, membaca atau menonton film bersama, hingga olahraga dengan si kecil!
Salam,
Sahabat MyProtection
The function of a pension fund often becomes crucial in a person’s life, especially for those who have entered retirement age or their retirement period.
Not only does it serve as a source of income security, but a pension fund also provides financial protection and comfort. In this article, we will discuss in more detail the functions, types, and how to choose the right pension fund!
Jakarta, 14 Mei 2020 - MyProtection News
Gorengan merupakan cemilan yang dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Berbagai jenis gorengan pun bisa ditemukan di sekitar rumah seperti bakwan, gorengan tempe, dan pisang molen. Apalagi setelah seharian berpuasa, rasanya pasti nikmat menyantap gorengan panas nan renyah. Namun, konsumsi gorengan dalam jumlah besar bisa menimbulkan resiko pada tubuh.
Dikutip dari CNN Indonesia, menurut dokter spesialis kulit Arini Astasari Widodo, makanan gorengan bisa mempengaruhi kondisi kulit. Proses menggoreng bisa meningkatkan molekul AGE (advanced glycation end products) yang mengakibatkan kerusakan kolagen dan elastin, sehingga memicu penuaan kulit.
Molekul AGE ini juga bisa dipicu akibat makanan manis. Sehingga kulit terlihat tak segar, wajah menjadi puffy, serta lebih cepat kehilangan elastisitas kulit. Oleh karena itu konsumsi gorengan, MSG, serta gula perlu diperhatikan setiap waktu karena jaringan terbesar tubuh atau kulit bisa dipengaruhi dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari.
Selain itu, penggorengan bisa menghasilkan senyawa acrylamide yang bisa meningkatkan risiko kanker.
Lemak trans yang terdapat pada gorengan jika dikonsumsi berlebihan bisa menimbulkan inflamasi (peradangan) pada kulit. Akibatnya, kulit jadi lebih sensitif, berpotensi timbul eksim dan autoimun. Konsumsi gorengan berlebih juga bisa memicu resiko kesehatan lainnya seperti radang tenggorokan, kolestrol, diabetes, dan resiko lainnya.
Upaya menjaga kesehatan Anda bisa dimulai dengan menjaga pola makan & pola hidup. Jangan lupa untuk menambahkan proteksi ekstra agar keamanan dan kenyamanan keluarga selalu prima dengan Perlindungan Kesehatan Prima.
Anda bisa menikmati berbagai manfaat paling prima untuk menjalani Ramadan #AmanPalingNyaman yaitu:
Salam,
Sahabat MyProtection
Jakarta, 24 Maret 2020 - MyProtection News
Semakin meluasnya penyebaran corona virus atau COVID-19 khususnya di Indonesia membuat masyarakat makin waspada. Berbagai upaya dilakukan agar anggota keluarga tidak terjangkit virus yang mirip pneumonia ini. Bahkan ada beberapa mitos tak akurat seputar virus corona yang beredar.
Mitos apa saja yang sebaiknya Anda abaikan? World Health Organization telah menyediakan satu laman khusus untuk membahas mitos dan fakta seputar COVID-19. Berikut ini beberapa informasi yang MyProtection rangkum.
Berdasarkan informasi dari WHO dan kenyataan pada lapangan, virus corona bisa menyebar kemana saja. Negara beriklim dingin maupun Indonesia yang beriklim tropis tetap terpapar dengan virus ini.
Mandi dengan air hangat atau panas tidak efektif bisa membunuh virus COVID-19. Suhu tubuh tidak akan berubah mengikuti suhu air yang Anda pakai untuk mandi. Sedangkan, langkah paling efektif adalah rajin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun serta kurangi menyentuh wajah, mata, hidung, dan mulut.
Menyemprotkan cairan alcohol ke seluruh tubuh tidak akan membunuh virus yang telah masuk ke dalam tubuh. Selain itu, menyemprotkan alkohol ke area tubuh tertentu seperti mata dan mulut bisa berefek buruk.
Bawang putih memang mengandung beberapa zat antimikroba. Namun, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa bawang putih bisa mencegah atau mengobati virus corona.
Hingga saat ini, belum ada informasi yang dapat membuktikan bahwa virus corona dapat disebarkan oleh nyamuk. COVID-19 sendiri ditularkan terutama melalui partikel liur kecil atau droplet yang dikeluarkan pasien positif corona saat bersin atau batuk.
antibiotik tidak dapat bekerja pada virus dan HANYA dapat membunuh bakteri saja. Vaksin pneumonia juga tidak bisa memberikan proteksi terdapat virus corona yang baru.
Hingga saat ini, juga belum ditemukan obat spesifik untuk mencegah atau menyembuhkan virus corona. Tenaga medis akan memberikan perawatan pada masing-masing gejala yang diderita.
Semua orang dengan segala usia bisa terkena virus corona. Mulai dari anak-anak hingga penduduk dengan usia lanjut bisa mengidap virus ini. Reaksi yang ditimbulkan pun bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Penduduk berusia 20 tahun – 50 tahun pun bisa merasakan gejala yang parah ketika positif mengidap virus corona.
Tetap Berada di Rumah
Langkah terbaik yang bisa Anda lakukan untuk mencegah penyebaran virus corona adalah dengan berdiam diri di rumah. Kurangi perjalanan ke luar jika tidak ada kebutuhan mendesak. Jangan lupa untuk menggunakan masker jika Anda batuk atau pilek. Rutin mencuci tangan dan membersihkan pakaian serta peralatan di rumah dapat meminimalisir potensi virus atau bakteri tersebar.
MyProtection juga berkomitmen untuk setia melindungi Anda serta keluarga di tengah situasi serba tak pasti seperti saat ini. Jangan lupa bahwa Perlindungan Kesehatan Prima dan HealthPlus Family juga meliputi biaya tindakan medis akibat virus corona. Sehingga Anda dan keluarga bisa merasa lebih aman dan tentunya nyaman.
Segera hubungi Call Center kami di 0804 133 8888 atau email ke cs@myprotection.id atau bertanya melalui media sosial MyProtection (IG: @myprotection.id) untuk informasi lebih lanjut terkait produk asuransi kesehatan.