Beranda
/
Artikel
/
Keuangan
/
13 Dampak Positif Perdagangan Internasional bagi Negara dan Warganya!

13 Dampak Positif Perdagangan Internasional bagi Negara dan Warganya!

22 April 2026 | MyProtection News Jakarta

Dampak positif perdagangan internasional dapat dirasakan baik oleh individu maupun sebuah negara. Proses transaksi jual beli barang atau jasa ini dapat membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi yang pada akhirnya mampu membuka lebih luas lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Secara sederhana, perdagangan internasional merupakan kegiatan yang melibatkan ekspor, yaitu menjual barang ke luar negeri, dan impor, yaitu membeli barang dari luar negeri.

Adanya kegiatan ini sendiri memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan, memperluas pasar, memperoleh barang atau jasa yang tidak tersedia, atau, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Bukan hanya itu, dampak positif perdagangan internasional sangat banyak dan akan kita bahas secara mendalam di bawah ini. Simak selengkapnya!

13 Dampak Positif Perdagangan Internasional bagi Negara dan Warganya!

Dampak Positif Perdagangan Internasional

Kegiatan ekspor dan impor antar negara memiliki banyak manfaat bukan hanya bagi sektor pemerintah, namun juga untuk warga yang ada di dalamnya, antara lain:

1. Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Dampak positif perdagangan internasional yang pertama adalah mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi sebuah negara.

Adanya perdagangan internasional antarnegara membuat permintaan serta penawaran ekspor produk ke negara lain meningkat, yang pada akhirnya meningkatkan perekonomian negara tersebut.

Contoh yang dapat kita lihat adalah perkembangan pada industri tekstil, kerajinan, udang, kopi, karet, dan masih banyak lagi.

2. Sumber Devisa Negara

Perdagangan internasional juga menjadi sumber devisa negara yang vital, khususnya melalui proses ekspor, di mana pembayaran diterima melalui mata uang asing yang kemudian menjadi aset negara atau devisa untuk membayar impor, membangun infrastruktur, hingga membiayai pembangunan.

Adanya proses transaksi perdagangan internasional seperti ekspor dan impor, baik dalam bentuk produk maupun jasa seperti TKI atau Tenaga Kerja Indonesia, mampu meningkatkan cadangan valuta asing, memperkuat ekonomi negara, membuka lapangan kerja, serta memfasilitasi transfer teknologi.

Seorang TKI yang bekerja di negara asing dapat mendatangkan devisa bagi negara melalui remitansi. Oleh karena itu, TKI juga mendapatkan program perlindungan wajib pemerintah yang meliputi perlindungan asuransi, mencakup JKK, JKM, JHT, dan JKN.

Namun, sering kali perlindungan dasar tersebut tidak mencakup seluruh risiko, yang membuat produk asuransi tambahan, seperti Perlindungan Kesehatan Prima dari MyPro+ dapat menjadi solusi yang tepat bagimu!

Apa saja keunggulan produk Perlindungan Kesehatan Prima?

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan

  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan

  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

3. Meningkatkan Kemakmuran Negara

Perdagangan internasional yang terjadi di sebuah negara juga dapat membantu meningkatkan kemakmuran negara dan masyarakatnya.

Proses perdagangan tersebut membuat aktivitas ekonomi di dalam sebuah negara meningkat dan dapat dijadikan sebagai indikator bahwa tingkat kemakmuran negara tersebut meningkat.

Hal ini dikarenakan prosesnya yang melibatkan setiap pelaku ekonomi, mulai dari produsen yang makmur dengan profit yang meningkat dengan menjual barang atau jasa ke negara lain, hingga konsumen yang mampu mendapatkan barang yang dibutuhkan dan tidak diproduksi secara langsung di negara asalnya.

Bukan hanya itu, pemerintah juga menjadi makmur dengan adanya devisa negara yang bertambah akibat adanya perdagangan internasional tersebut.

4. Menambah Lapangan Kerja

Dampak positif perdagangan internasional selanjutnya juga dapat menambah lapangan kerja. Semakin tinggi aktivitas ekspor, maka tenaga kerja yang dibutuhkan juga semakin banyak agar aktivitas industri lebih cepat bergerak.

Dengan begitu, masyarakat yang dipekerjakan juga menjadi lebih makmur dengan semakin banyaknya lapangan kerja yang dibutuhkan, yang berarti mengurangi tingkat pengangguran di negara tersebut.

5. Mempererat Hubungan Antarnegara

Perdagangan internasional juga dapat membantu dalam menjaga relasi dan mempererat hubungan antarnegara satu dengan negara lainnya.

Terjalinnya hubungan baik tersebut bukan hanya menguntungkan bagi sektor perdagangan, tetapi juga dapat berdampak pada berbagai sektor lain dan pada akhirnya mampu membantu menumbuhkan perekonomian negara.

Hubungan baik yang terjalin dengan negara lain mampu mendorong adanya kemungkinan bentuk kerja sama di berbagai bidang lain, mulai dari politik, budaya, militer, pendidikan, hingga teknologi.

6. Menarik Investor Asing

Perdagangan internasional yang terus bertumbuh juga dapat mendatangkan investor dari luar negeri yang memberi kesempatan bagi pengusaha untuk menambah modal usaha untuk mengembangkan dan menumbuhkan bisnisnya lebih besar lagi.

Adanya tambahan dukungan dari investor asing ini dapat membantu dalam efisiensi produksi yang lebih tinggi melalui produksi skala besar yang pada akhirnya dapat meningkatkan ekonomi negara.

7. Kualitas Produksi Menjadi Lebih Baik

Persaingan dalam perdagangan internasional juga dapat membantu para produsen barang dan jasa meningkatkan kualitas produk mereka agar unggul dalam industri masing-masing.

Khususnya pada perdagangan internasional, di mana persaingan menjadi lebih banyak akibat globalisasi yang terjadi. Produsen akan berlomba meningkatkan kualitas produk agar lebih baik, yang pada akhirnya mampu meningkatkan kuantitas ekspor barang karena lebih banyak diminati.

8. Transfer Teknologi

Selanjutnya, adanya perdagangan internasional juga dapat mendorong terjadinya transfer teknologi, khususnya dari negara maju ke negara berkembang.

Negara maju yang umumnya memiliki teknologi mutakhir di berbagai sektor, misalnya seperti mesin untuk industri, ataupun teknologi pribadi seperti gadget dapat mengekspor barang-barang tersebut ke negara yang membutuhkan.

Dengan begitu, kedua belah pihak juga bisa mendapatkan keuntungan. Negara maju yang mengekspor barang akan mengalami pertumbuhan ekonomi, sedangkan negara berkembang yang mengimpor barang tersebut juga akan bertumbuh dengan adanya teknologi baru canggih.

9. Menstabilkan Harga

Dampak positif perdagangan internasional selanjutnya adalah menstabilkan dan mengendalikan harga barang yang ada di pasar domestik.

Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya kelangkaan barang di pasar melalui kegiatan impor guna menambah stok barang yang dibutuhkan.

Begitu juga dengan sebaliknya, jika suatu negara memiliki jumlah barang yang berlebih, solusi agar barang tersebut tidak turun harga adalah melakukan kegiatan ekspor guna mengurangi barang di pasar domestik.

Bukan hanya itu, terdapat beberapa alasan lain mengapa dengan adanya perdagangan internasional mampu menstabilkan harga, antara lain:

  • Kompetisi, banyaknya pemasok untuk pasar yang sama dapat membuat harga sebuah produk menjadi lebih stabil dan mengurangi tingkat inflasi jika dibandingkan dengan pasar tanpa kompetisi.

  • Spesialisasi, suatu negara atau wilayah yang meningkatkan spesialisasi produksi tertentu dengan skala produksi yang lebih besar hingga efisiensi menggunakan teknologi dapat membantu dapat menstabilkan harga produk dan meningkatkan daya saing perdagangan.

  • Efisiensi, adanya peningkatan pasokan serta permintaan barang dan jasa di pasar juga dapat membantu mencegah harga suatu produk naik ataupun turun secara fluktuatif.

10. Memajukan Lembaga Keuangan

Adanya perdagangan internasional juga dapat membantu dalam memajukan lembaga keuangan, baik bank maupun nonbank, karena proses transaksinya yang akan terus melibatkan lembaga-lembaga tersebut.

Proses perdagangan internasional ini pada akhirnya dapat membantu memajukan lembaga keuangan dalam negeri untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pembiayaan, asuransi, hingga valas.

11. Tercipta Spesialisasi Negara

Perdagangan internasional juga dapat membantu dalam menciptakan spesialisasi bagi sebuah negara, di mana negara tersebut memiliki produk andalan untuk di ekspor ke berbagai negara lainnya,

Umumnya, hal ini dapat terjadi karena produk tersebut sudah dipercaya negara lain dapat memberikan manfaat atau memiliki kualitas yang baik.

Sebagai contoh, Indonesia menjadi salah satu produsen karet terbesar di dunia dan hasilnya telah diekspor ke berbagai negara yang sejak lama telah menjadi pelanggan setia dari produk tersebut.

12. Memenuhi Kebutuhan Negara

Sebagai fungsi awalnya, perdagangan internasional dilakukan untuk memenuhi kebutuhan negara yang tidak bisa didapatkan di dalam negeri dan memerlukan bantuan dari negara lain.

Hal ini bisa disebabkan oleh banyak hal dan faktor, mulai dari produk yang dimiliki, teknologi yang digunakan, dan masih banyak lagi.

13. Diversifikasi Ekonomi

Dampak positif perdagangan internasional selanjutnya adalah adanya diversifikasi ekonomi sebuah negara yang mampu menciptakan fondasi kokoh, khususnya dalam perekonomian.

Hal ini dikarenakan dengan adanya partisipasi pada perdagangan internasional, dapat membuat sebuah negara mengurangi atau menghilangkan ketergantungannya pada satu sektor ekonomi saja.

Dengan begitu, ekonomi sebuah negara dapat menjadi lebih kuat dan tahan terhadap guncangan eksternal, mulai dari fluktuasi pasar, perubahan kebijakan perdagangan, hingga harga komoditas yang lebih tinggi.

Terdapat manfaat lain bagi sebuah negara dengan adanya diversifikasi ekonomi, antara lain:

  • Ketahanan ekonomi yang lebih baik, mengurangi risiko ketidakstabilan akibat fluktuasi harga komoditas atau perubahan yang secara tiba-tiba dapat terjadi.

  • Pertumbuhan yang berkelanjutan, adanya sektor-sektor alternatif, sebuah negara juga dapat mendorong terus pertumbuhan ekonomi yang lebih seimbang.

  • Penciptaan lapangan kerja, adanya diversifikasi ekonomi sebuah negara juga dapat menciptakan peluang kerja di berbagai faktor dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  • Peningkatan produktivitas dan inovasi, adanya persaingan di berbagai sektor juga dapat mendorong terjadinya pengembangan teknologi baru, proses produksi yang lebih efisien, hingga upaya mencapai standar kualitas yang lebih tinggi.

  • Keberlanjutan lingkungan, diversifikasi ekonomi juga dapat membantu mengurangi tekanan sumber daya alam dari sektor tertentu sehingga mengalihkan fokus dari berbagai sektor yang memiliki potensi merusak lingkungan.

  • Diversifikasi pendapatan negara, melalui pengumpulan pajak dan penerimaan dari berbagai sektor yang mengurangi risiko ketergantungan pada pendapatan tertentu.

  • Meningkatkan daya tawar negosiasi, khususnya dalam negosiasi internasional.

  • Peningkatan keamanan pangan, diversifikasi sektor pertanian mampu membantu negara mengurangi risiko kekurangan pangan akibat perubahan iklim ataupun bencana alam.

Jenis Perdagangan Internasional

Jenis Perdagangan Internasional 

Perdagangan internasional yang melibatkan kegiatan transaksi barang maupun jasa antar satu negara dengan negara lain juga dapat dibedakan ke dalam beberapa jenis, antara lain:

1. Ekspor

Pertama, ekspor merupakan kegiatan transaksi dengan menjual produk ataupun jasa ke negara lain dengan fungsi untuk meningkatkan pemasukan serta memperluas pasar.

2. Impor

Jenis perdagangan selanjutnya adalah impor yang merupakan aktivitas transaksi membeli sebuah produk atau jasa dari negara lain, baik untuk pribadi maupun diperjualbelikan kembali di dalam negeri.

Kegiatan impor sendiri dilakukan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan atas barang atau jasa yang tidak diproduksi atau tidak dapat diproduksi secara efektif di dalam negeri.

3. Konsinyasi

Konsinyasi merupakan kerja sama yang dibentuk dalam bisnis di mana satu pihak menitipkan barang untuk dijual kepada pihak lain yang bekerja sebagai agen atau perantara dengan sistem bagi hasil atau komisi.

Jenis perdagangan internasional ini paling umum ditemukan pada industri ritel, di mana hal ini dapat membantu para penjual mengurangi risiko kerugian dari barang yang tidak terjual.

Jika barang atau jasa yang ditawarkan terjual, praktik yang diterapkan umumnya dapat berupa pembagian profit ataupun ketentuan lain yang telah ditetapkan bersama.

4. Border Crossing

Border crossing, yang merupakan bentuk perdagangan yang dilakukan di wilayah perbatasan antara dua negara dengan adanya perjanjian tertentu.

Proses pengiriman barangnya sendiri juga lebih bebas karena melibatkan barang-barang pemenuhan kebutuhan sehari-hari masyarakat, mulai dari sayur, buah, dan berbagai bahan pokok lain.

Umumnya perdagangan jenis ini dapat dilakukan melalui berbagai jalur transportasi, mulai dari truk, kapal, hingga pesawat.

5. Overland Border Crossing

Bentuk perdagangan internasional yang memungkinkan sebuah negara melakukan kegiatan ekspor dan impor melalui jalur darat di wilayah perbatasan antara dua negara.

Contohnya, perdagangan internasional yang terjadi antara Indonesia dan Timor Leste yang umumnya menggunakan transportasi darat untuk mengirim barang.

6. Sea Border Crossing

Jenis selanjutnya, bentuk perdagangan internasional yang memanfaatkan jalur perairan internasional untuk melakukan kegiatan impor ataupun ekspor barang dalam jumlah besar.

Umumnya, jenis perdagangan ini melibatkan kapal kargo yang digunakan untuk mengangkut barang kebutuhan sehari-hari dalam jumlah besar. Contohnya, perdagangan antara Indonesia dan Malaysia di perairan Kalimantan.

Faktor yang Mempengaruhi Perdagangan Internasional

Faktor yang Mempengaruhi Perdagangan Internasional 

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi perdagangan internasional sebuah negara, antara lain:

  • Inflasi, tingkat inflasi yang meningkat pada sebuah negara dibandingkan dengan negara tujuan perdagangannya, dapat membuat transaksi yang ada menurun. Hal ini dikarenakan konsumen dan perusahaan di negara tersebut akan membeli lebih banyak barang luar negeri karena inflasi lokal yang tinggi, sementara ekspor negara tersebut akan menurun.

  • Adanya pasar bebas, kebebasan ekonomi, atau liberalisme di mana siapa saja berhak meningkatkan dan memperluas pasarnya untuk melakukan kegiatan jual beli produk ataupun jasa antarnegera.

  • Perbedaan kondisi geografis yang dimiliki setiap negara juga menyebabkan perbedaan sumber daya yang dihasilkan. Oleh karena itu, untuk saling memenuhi kebutuhan masing-masing, pertukaran antarnegara dilakukan.

  • Perbedaan teknologi, bukan hanya dapat dilihat melalui perbedaan sumber daya alam saja, perbedaan sumber daya manusia setiap negara juga dapat mempengaruhi kemajuan teknologi negara tersebut.

  • Kebijakan pemerintah, yang dapat berpengaruh pada neraca perdagangan, mulai dari kebijakan seputar subsidi eksportir, pembatasan impor, hingga kurangnya penegakan hukum terhadap pembajakan.

Nah, itulah pembahasan seputar dampak positif perdagangan internasional, bukan hanya bagi sebuah negara, tetapi juga bagi para individu di dalamnya.

Kegiatan perdagangan internasional di Indonesia sendiri dapat kita rasakan mendatangkan banyak keuntungan, mulai dari pertumbuhan ekonomi negara dan masyarakatnya, lapangan kerja yang semakin luas, hingga kualitas produk yang semakin meningkat.

Walaupun begitu, agar dapat terus bertumbuh dan dimaksimalkan, Indonesia juga harus tetap meningkatkan kualitas sumber daya manusia, infrastruktur, hingga kebijakan perdagangan yang mendukung. Semoga bermanfaat!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read 13/12/2019
Mau Bepergian Naik Mobil? Cek Kesehatan Mobilmu Dulu!

Jakarta, 13 Desember 2019 - MyProtection News

Liburan sambil melakukan road trip memang memiliki keseruannya sendiri. Selain Anda bisa menikmati waktu mengobrol bersama keluarga atau teman, Anda juga berpotensi untuk menghemat biaya transportasi. Perjalanan juga bisa terasa aman dan nyaman jika ditemani dengan asuransi kendaraan MyCar dari Myprotection. Hanya saja sebelum melakukan perjalanan jauh, baik pemilik kendaraan maupun kendaraannya harus cek kesehatan dulu. Tujuannya agar Anda bisa melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

Yuk lihat daftar kesehatan mobil yang harus Anda cek!

  1. Mesin

Menyadur dari Otomotifnet.com (12/10), bagian yang perlu dicek terlebih dahulu adalah mesin. Pastikan Anda memberi perhatian pada komponen vital mesin seperti minyak rem, oli mesin, oli transisi, minyak power steering.

Selanjutnya, Anda bisa memeriksa fungsi lampu. Apakah lampu rem, head lamp dan fog lamp menyala dengan baik. Saat melakukan perjalanan, bisa saja Anda harus melewati jalan yang gelap atau diterpa hujan deras.

Ketiga, pastikan kendaraan Anda rutin menjalani general check-up di dealer terdekat. Sehingga saat terjadi kerusakan, Anda bisa segera mengatasinya dan meminimalkan resiko kerusakan mobil di tengah perjalanan.

  1. Kaki-kaki Mobil

Setelah mengecek mesin, bagian kaki-kaki mobil merupakan titik yang tak boleh terlewat. Jika tidak ada suara, kemungkinan bagi kaki mobil masih baik. Namun, tidak ada salahnya melakukan servis rutin untuk memastikan keamanan mobil Anda. Bagian ban mobil serta kekencangan rem juga menjadi titik penting yang harus Anda perhatikan.

  1. Interior

Interior mobil yang bersih dapat membuat Anda lebih nyaman dalam berkendara. Mungkin saat baru membeli, mobil Anda masih bersih sempurna. Namun, setelah 6 bulan, upayakan membersihkan bagian dalam mobil secara berkala. Contohnya, Anda bisa menjaga kebersihan jok dan karpet dalam mobil dengan menyikat atau melakukan vacuum. Pastikan tidak ada sampah yang tertinggal dalam mobil karena bisa menyebabkan bau tak sedap. Tidak jarang juga mobil menjadi sarang serangga akibat sampah makanan yang dibiarkan di dalam mobil.

  1. Eksterior

Kalau sudah memastikan interior mobil Anda bersih dan nyaman, sekarang waktunya memberi perhatian pada eksterior mobil. Baik kaca spion maupun kaca jendela mobil harus selalu bersih dan terpasang dengan baik. Cek juga apakah terdapat goresan atau dent pada mobil Anda. Jika Anda memiliki asuransi mobil seperti MyCar Protection, maka ini waktunya Anda menggunakan fasilitas asuransi untuk membuat penampilan mobil kembali prima.

  1. Proteksi Kendaraan

Terakhir, bukan hanya pengemudi saja yang membutuhkan proteksi. Namun, kendaraan Anda juga. Ada begitu banyak ketidakpastian yang mungkin terjadi selama perjalanan dilakukan. Contohnya seperti kecelakaan, bencana alam, dan kelalaian manusia. Anda bisa memilih asuransi kendaraan untuk meminimalisir kerugian di masa depan, baik untuk Anda dan kendaraan Anda. Ada pepatah sedia payung sebelum hujan. Maka tidak ada salahnya berjaga-jaga sebelum terjadi hal tidak menyenangkan.

Selamat menjalani road trip yang seru dan aman! Jangan lupa untuk selalu menjaga keamanan diri dan pengemudi lain di jalan.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 09/04/2020
Makan Nikmat dan Berat Badan Tetap Sehat Selama Karantina Diri

Jakarta, 9 April 2020 - MyProtection News

Ketika Anda diwajibkan belajar atau bekerja dari rumah, pastinya ada tantangan yang Anda hadapi. Misalnya, mengatasi kebosanan saat karantina diri dalam hitungan hari, minggu, bahkan bulan. Masalah lainnya adalah kebiasaan ngemil atau pola makan tak sehat selama Anda berdiam diri di rumah.

Berikut ini tips dari pakar untuk mengatur pola makan sehat selama karantina:

  1. Simpan makanan sehat di lemari

Ketika Anda berbelanja ke pasar atau supermarket, pilihlah makanan atau camilan sehat untuk disimpan di rumah. Sehingga ketika Anda ingin mencari snack di lemari penyimpanan, Anda akan memilih produk yang sehat.

  1. Pilih cemilan dengan lebih bijak

Makan cemilan bisa jadi selingan ketika Anda bosan atau lelah bekerja. Hanya saja, pilih alternatif cemilan yang lebih sehat. Misalnya, dibanding membeli snack dengan MSG, Anda bisa membuat popcorn di rumah. Banyak pilihan cemilan lain yang tidak mengandung MSG, gula, atau bahan kimia berbahaya lainnya.

  1. Rajin makan buah

Buah bisa memenuhi kebutuhan vitamin Anda sehari-hari. Selain itu, buah juga bisa menggantikan snack tak sehat karena rasanya yang enak. Ketika membeli buah, Anda bisa membeli buah segar atau buah yang disimpan dalam kaleng. Selain dimakan langsung, buah-buahan dapat diolah menjadi jus, smoothies, serta salad.

  1. Rencanakan menu harian Anda

Sebelum berbelanja, Anda bisa merencanakan menu harian juga. Sehingga, Anda tak bosan memakan menu yang sama berulang kali atau berlebihan saat membeli makanan. Sisipkan sayuran dan buah sehat dalam perencanaan menu Anda.

  1. Kreatif mengolan makanan

Salah satu kunci untuk menikmati makanan sehat tetapi nikmat adalah dalam pengolahannya. Anda bisa memanfaatkan waktu di rumah untuk bereksperimen dengan resep makanan. Tersedia berbagai tips mengolah makanan di Youtube maupun internet. Sehingga Anda dan keluarga tidak bosan menyantap menu yang sama setiap hari.

  1. Olahraga di rumah

Olahraga dengan intensitas rendah hingga sedang bisa membantu memperbaiki suasana hati. Tak hanya itu, berolahraga bisa membuat daya tahan tubuh lebih kuat dan membantu tubuh membakar kalori dari cemilan yang Anda makan. Ada banyak gerakan yang bisa Anda lakukan di rumah seperti push-up, sit-up, plank, dan squat.

Sudah siap untuk menerapkan pola makan sehat?

Salam,

Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 15/07/2020
5 Cara Orangtua Memotivasi Anak Selama Karantina

Jakarta, 15 Juli 2020 - MyProtection News

Menghabiskan waku bersama anak selama 24 jam penuh saat karantina memang tidak selalu mudah. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan seperti kegaiatn belajar dan bermain anak, pola komunikasi, dan menjaga kedisiplinan anak.

Untuk menjaga keteraturan dalam rumah, sering kali orang tua menciptakan berbagai aturan dan larangan. Dikutip dari JakarataPost, Wendy Grolnick, Profesor Psikologi dari Clark University memberikan tips agar Anda bisa mengajak anak untuk mengikuti aturan di rumah tanpa perlu ngomel atau membuat anak menjadi ngambek.

Libatkan anak dalam pembentukan aturan

Luangkan waktu untuk duduk dan berkomunikasi bersama seluruh anggota keluarga. Dalam rapat keluarga ini, Anda bisa berdiskusi dengan anak untuk mengatur jadwal kegiatan harian. Misalnya, kapan waktu anak Anda bisa bermain setelah pulang sekolah, kapan waktunya mandi, dan kapan si kecil harus meluangkan waktu belajar.

Libatkan anak dalam mengatur jadwal harian. Sehingga lebih emmungkinkan bagi anak Anda untuk mengikuti aturan yang dibuat bersama. Dengarkan pendapat anak mengenai kegiatannya sehari-hari. Walaupun tak semua ide dari anak Anda bisa dilakukan, tapi pastikan telinga Anda terbuka lebar untuk mendengarkan opini anak. Anda bisa bernegosiasi jika terjadi ketidaksepakatan.

Berikan kebebasan pada anak

Dalam menjalankan rutinitas harian, anak Anda tentunya perlu menjalankan kewajibannya seperti mengerjakan tugas sekolah, belajar, dan membantu pekerjaan rumah yang ringan. Namun Anda tak selalu harus mengatur dengan ketat bagaimana atau kapan sang anak ingin melakukan kewajibannya. Berikan ia kebebasan untuk memilih. Anda bisa membiarkan anak memilih pekerjaan rumah apa yang ingin ia kerjakan dan kapan. Misalnya, anak Anda ingin membantu mencuci piring setelah makan malam. Kebasan yang diberikan secara tepat membuat anak merasa lebih rileks dan tidak terkekang.

Dengarkan dan pahami anak

Anak akan lebih terbuka kepada orang tua jika ia merasa didengarkan, dipahami, dan dihargai. Oleh karena itu, cobalah memahami kejadian dari sudut pandang anak. Anda tak harus selalu memberikan solusi terhadap masalah yang diceritakan anak, tetapi ingatkan anak bahwa Anda hadir untuk mendengarkan dan dengan senang hati membantu anak untuk mencari jalan terbaik.

Hal yang sama juga bisa Anda terapkan ketika ingin mendisiplinkan anak. Anda bisa menyampaikan kepada anak bahwa mengerjakan pekerjaan rumah atau sekolah memang melelahkan. Namun, kegiatan ini adalah hasil kesepakatan bersama dan untuk kebaikan sang anak. Perlu diingat, memahami bukan berarti Anda harus selalu setuju dengan anak.

Berikan alasan yang tepat

Ketika anak Anda mulai mengeluhkan atau malas menjalankan kewajibannya, Anda tak perlu langsung marah. Cukup berikan penjelasan mengapa anak Anda harus melakukan kewajibannya. Terutama, jelaskan bahwa hal yang ia lakukan akan membawa dampak bagi dirinya dan keluarga. Jangan lupa apresiasi hasil kerja anak setelah ia melakukan kewajibannya.

Pecahkan masalah bersama

Dalam hidup berkeluarga, tentunya konflik dan masalah merupakan hal yang tidak terlewatkan. Perbedaan pendapat antara orang tua dan anak merupakan hal yang umum. Misalnya, anak Anda mulai melanggar jam mainnya atau mulai malas mengerjakan pekerjaan rumah yang telah Anda atur ebrsama. Sama seperti Anda membuat jadwal kegiatan bersama, masalah yang ada pun harus dipecahkan bersama. Sehingga Anda dan anak bisa memahami pemikiran masing-masing.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel