Oleh-oleh Singapura sering kali menjadi incaran para wisatawan yang berkunjung. Bukan hanya makanan, tetapi terdapat berbagai barang menarik lainnya yang dapat dijadikan oleh-oleh saat berkunjung ke negeri singa ini.
Sebagai salah satu negara yang paling banyak diminati sebagai destinasi wisata, oleh-oleh Singapura juga memiliki keunikan dan ciri khasnya sendiri. Lalu apa saja oleh-oleh yang dapat dijadikan referensi bagi sahabat MyProtection yang berkunjung? Simak di sini!
Berikut ini adalah beberapa referensi oleh-oleh Singapura yang khas dan unik buat para wisatawan yang berkunjung, sebagai berikut.

pexels
Oleh-oleh Singapura pertama adalah suvenir dengan bentuk Merlion yang menjadi lambang khas dari negara Singapura.
Merlion yang memiliki bentuk kepala singa dengan badan yang terdiri dari sirip dan ekor ikan, menjadikan Merlion menjadi ciri khas tersendiri dari Singapura dan daya tarik wisatawan dari berbagai negara.
Suvenir Merlion juga ada dalam berbagai bentuk untuk dibeli para wisatawan, seperti gantungan kunci, miniatur atau patung kecil, kaos, dan masih banyak lagi.
Karena bentuknya yang unik dan harganya yang terjangkau, suvenir ini sangat digemari oleh para wisatawan untuk dijadikan oleh-oleh bagi kerabat dan keluarga.
Sahabat MyProtection dapat menemukan suvenir Merlion ini di berbagai tempat wisata seperti Mustafa Center, Chinatown, Bugis Street, Lucky Plaza, maupun Peninsula Plaza.

Selanjutnya, tembikar tradisional juga menjadi salah satu oleh-oleh Singapura yang banyak diminati oleh para wisatawan yang hadir dalam berbagai bentuk.
Bentuknya yang cantik dan unik juga menjadi salah satu daya tariknya tersendiri, para wisatawan dalam membelinya dalam bentuk vas, lampu, mangkuk, pot, atau hingga piring.
Salah satu destinasi yang harus dikunjungi untuk membeli oleh-oleh ini adalah Thow Kwang Pottery Jungle yang sudah ada sejak tahun 1965 yang menjadi salah satu destinasi wisata di Singapura.

Oleh-oleh yang digemari para wisatawan selanjutnya adalah kaos Singapura karena hadir dengan berbagai jenis model dan warna yang dapat dipilih sesuai selera masing-masing.
Pada umumnya, desain dari kaosnya sendiri meliputi gambar lambang merlion yang menjadi ciri khas dari Singapura. Kaos diminati karena bentuk dan penyimpanannya yang mudah, serta sifatnya yang fungsional.
Untuk membeli kaos Singapura sendiri, wisatawan dapat menemukannya di berbagai spot wisata dengan kualitas dan kisaran harga yang beragam dari terjangkau hingga kisaran harga tinggi.

pexels
Parfum anggrek atau orchid perfume juga menjadi salah satu pilihan oleh-oleh khas Singapura bagi para wisatawan.
Hal ini dikarenakan Singapura juga dikenal dengan Kota Taman dengan bunga yang beragam di dalamnya. Salah satunya adalah bunga anggrek yang menjadi salah satu jenis bunga paling ikonik.
Harga parfum anggrek yang ada sendiri juga beragam. Mulai dari yang termurah, mulai dari 28 dolar Singapura atau sekitar Rp 310.000, atau bahkan hingga 106 dolar Singapura atau sekitar Rp 1.200.000, yang bervariatif tergantung kualitas dan ukuran parfumnya.

https://id.wikipedia.org/wiki/Tiger_Balm
Selanjutnya, tiger balm yang menjadi salah satu oleh-oleh Singapura yang paling banyak diminati oleh para wisatawan dan direkomendasikan di berbagai sumber.
Tiger balm merupakan olesan herbal legendaris yang dipercaya memiliki banyak manfaat untuk menyembuhkan penyakit dan sudah ada sejak jaman istana kaisar Tiongkok kuno.
Dipercaya, produk olesan ini memiliki banyak khasiat, mulai dari meredakan sakit kepala, nyeri otot, hingga rasa gatal pada tubuh.
Karena bentuknya yang kecil, Tiger Balm dapat dengan mudah dibawa saat perjalanan dan mampu dibeli para wisatawan di berbagai tempat, mulai dari toko suvenir hingga apotek.
Salah satu oleh-oleh makanan dari Singapura yang banyak diminati wisatawan adalah cokelat Singapura yang beragam mulai dari jenis bahannya hingga bentuk.
Sahabat MyProtection dapat dengan mudah menemukan cokelat ini di berbagai toko cokelat yang menyuguhkan berbagai variasi dan merek yang berbeda.
Terdapat jenis cokelat yang digemari oleh para wisatawan, yaitu cokelat Merlion yang memiliki bentuk unik dan cocok untuk dijadikan buah tangan bagi kerabat dan keluarga terdekat.

https://www.sharefood.sg/wp-content/uploads/2020/01/Beauty-shot-3-3-640x360.jpg
Bagi kamu pencinta makanan, Bak Kwa juga menjadi oleh-oleh yang tidak boleh terlewatkan. Bak Kwa merupakan olahan daging asap yang dikenal karena perpaduan rasanya yang unik, cita rasa manis, gurih, serta smoky yang menggugah selera.
Pada umumnya, Bak Kwa dibuat menggunakan daging babi. Namun, bagi para wisatawan yang tidak bisa memakan daging babi, terdapat juga pilihan daging ayam dan sapi.
Bak Kwa bisa dimakan secara langsung maupun dijadikan menu pendamping untuk dimakan bersama nasi tergantung selera dengan harga kisaran 52 dolar Singapura atau setara Rp 600.000an.
Oleh-oleh khas Singapura selanjutnya adalah salted egg fish skin, camilan yang terbuat dari kulit ikan salmon dan dilapisi bumbu kuning telur yang mengunggah selera dan rasanya tidak perlu diragukan kembali.
Karena kepopularitasannya di tengah para wisatawan, camilan yang satu ini juga banyak diminati oleh para wisatawan dengan harga per bungkusnya berada di kisaran harga Rp 115.000.
Dan, merek yang paling terkenal adalah Irvins dan The Golden Duck yang wajib dibeli saat kamu berlibur ke Singapura!
Selanjutnya, selai kaya yang terbuat dari bahan dasar buah srikaya, santan, gula dan telur serta sering kali dijadikan topping di roti lapis yang memberikan cita rasa unik dan menarik.
Rasanya yang lembut serta manis membuat selai kaya banyak diminati oleh banyak wisatawan. Di Singapura juga harga dari buah srikaya relatif mahal karena penyebaran buahnya tidak sebanyak di Indonesia.
Untuk mendapatkan selai kaya di Singapura, para wisatawan dapat mengunjungi Ya Kun maupun Kiliney yang memang sudah dikenal menjual selai kaya yang enak dan berkualitas.
Laksa yang menjadi salah satu hidangan khas Singapura yang merupakan hidangan mie berkuah santan pedas dan kaya akan rempah-rempah yang juga dapat dijadikan oleh-oleh.
Laksa di Singapura sendiri hadir dalam berbagai merek yang dapat dipilih oleh para wisatawan dengan kisaran harga mulai dari 5 hingga 10 dolar singapura atau sekitar Rp 50.000 hingga Rp 100.000.
Camilan digemari oleh banyak orang karena selainnya rasanya yang enak, camilan biasanya terasa ringan dan mudah di kunyah di mulut.
Begitu pula dengan snack Singapura yang memiliki camilan unik dengan rasa khas yang banyak diminati oleh para wisatawan. Mulai dari keripik rasa laksa, kari ikan, nasi ayam, dan masih banyak lagi.
Untuk mendapatkan camilan-camilan ini, sahabat MyProtection dapat membelinya di berbagai pusat perbelanjaan yang kamu temui.
Selain makanan, Singapura juga memiliki minuman khas yang sering dijadikan oleh-oleh, yaitu Singapore Sling.
Minuman ini merupakan koktail yang pertama kali dibuat pada tahun 1915 di Long Bar, Raffles Hotel, Singapura. Berbahan dasar gin, Singapore Sling adalah minuman beralkohol yang memiliki rasa manis dan segar, dengan campuran jus nanas, jus lemon, grenadine, dan sedikit soda.
Karena kandungan alkoholnya, penting untuk berhati-hati saat mengonsumsinya dan memastikan bahwa kamu mematuhi peraturan setempat mengenai minuman beralkohol.
Singapore Sling biasanya dijual dalam botol siap minum, sehingga memudahkan wisatawan untuk membawanya pulang sebagai oleh-oleh.
Sahabat MyProtection dapat menemukan Singapore Sling di berbagai pusat perbelanjaan dan toko oleh-oleh di Singapura, seperti di Changi Airport, Mustafa Centre, dan berbagai supermarket besar.
Beberapa merek terkenal yang menawarkan Singapore Sling dalam kemasan botol antara lain Raffles Hotel dan The Original Singapore Sling.
Dengan membawa pulang Singapore Sling, kamu tidak hanya membawa rasa khas Singapura, tetapi juga sepotong sejarah dan budaya dari negara tersebut.
Minuman ini bisa menjadi cara yang sempurna untuk mengenang perjalananmu ke Singapura dan berbagi pengalaman unik dengan keluarga dan teman-teman di rumah.
Jadi, jika kamu mencari oleh-oleh yang berbeda dari Singapura, jangan lupa untuk mencoba dan membawa pulang Singapore Sling.
Nikmati minuman ini dengan bijak dan rasakan sensasi rasa yang telah menjadi bagian dari warisan kuliner Singapura selama lebih dari satu abad.
Bagi kamu penggemar kuliner, durian puffs dari Singapura adalah salah satu oleh-oleh yang tidak boleh dilewatkan. Durian puff adalah kue yang berisikan fla dari buah durian, tanpa tambahan krim atau gula, sehingga rasa durian yang khas benar-benar terasa.
Tekstur kue yang lembut berpadu dengan fla durian yang creamy, menciptakan sensasi rasa yang unik dan lezat.
Durian puffs ini sangat populer di kalangan wisatawan dan penduduk lokal. Harganya pun cukup terjangkau, berkisar antara 2 hingga 5 dolar Singapura, atau sekitar Rp 20.000 hingga Rp 60.000.
Beberapa tempat terkenal yang menjual durian puffs di Singapura antara lain Goodwood Park Hotel dan Four Seasons Durians. Kedua tempat ini dikenal dengan kualitas durian puffs mereka yang tinggi dan rasa yang autentik.
Durian puffs biasanya dikemas dengan praktis, sehingga mudah dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Selain itu, durian puffs juga bisa menjadi pilihan yang sempurna untuk berbagi kenikmatan kuliner Singapura dengan keluarga dan teman-teman di rumah.
Dengan membawa pulang durian puffs, kamu tidak hanya membawa rasa khas Singapura, tetapi juga pengalaman kuliner yang unik dan tak terlupakan.
Jadi, jika kamu berkunjung ke Singapura, jangan lupa untuk mencoba dan membawa pulang durian puffs sebagai oleh-oleh. Rasakan sendiri kelezatan kue ini dan bagikan dengan orang-orang terdekatmu!
Garret Popcorn yang berasal dari Chicago, Amerika Serikat telah ada sejak tahun 1949. Walaupun bukan berasal dari Singapura, banyak wisatawan Indonesia membeli dan menjadikan Garret Popcorn sebagai oleh-oleh karena menjadi gerai terdekat dari Indonesia.
Dengan berbagai rasa yang ditawarkan serta tekstur popcorn yang lembut, tebal, serta renyah Garret Popcorn menjadi pilihan banyak wisatawan untuk di bawa pulang. Harga dari Garret Popcorn sendiri berada di kisaran 7 hingga 50 dolar Singapura atau sekitar Rp 95.000 hingga Rp 600.000.
Terdapat beberapa gerai di Singapura yang dapat kamu kunjungi, seperti Orchard Road, Vivo City, CityLink Mall, Wisma Atria Shopping Center, atau bahkan di Changi International Airport.
Singapura memiliki tradisi minum teh tarik dan kopi yang kuat, yang menjadi bagian penting dari budaya kuliner mereka. Oleh karena itu, teh tarik dan kopi sering menjadi pilihan oleh-oleh populer bagi wisatawan yang berkunjung ke negara ini.
Teh tarik, yang berarti "teh yang ditarik", adalah minuman teh susu yang dibuat dengan cara menuangkan teh dan susu dari satu cangkir ke cangkir lainnya secara berulang-ulang hingga menghasilkan busa yang khas.
Sementara itu, kopi Singapura terkenal dengan rasa yang kuat dan aroma yang khas, sering kali disajikan dengan susu kental manis.
Untuk memudahkan wisatawan membawa pulang kenikmatan ini, banyak merek lokal yang menawarkan teh tarik dan kopi dalam bentuk paket instan.
Produk-produk ini dikemas dengan praktis, sehingga mudah dibawa dan disimpan. Beberapa merek terkenal seperti Owl, Gold Kili, dan Super menawarkan berbagai varian teh tarik dan kopi instan yang bisa dipilih sesuai selera.
Dengan membeli teh tarik dan kopi instan sebagai oleh-oleh, kamu tidak hanya membawa pulang rasa khas Singapura, tetapi juga berbagi pengalaman budaya dengan keluarga dan teman-teman di rumah. Oleh-oleh ini menjadi pilihan yang sempurna untuk mengenang perjalanan kamu ke Singapura.
Chilli Crab adalah salah satu hidangan paling terkenal dari Singapura, yang dikenal dengan rasa pedas dan manisnya yang khas.
Hidangan ini biasanya terdiri dari kepiting yang dimasak dalam saus tomat pedas yang kental, menciptakan perpaduan rasa yang menggugah selera.
Bagi wisatawan yang ingin membawa pulang kenikmatan Chilli Crab, saus Chilli Crab siap pakai menjadi pilihan oleh-oleh yang sempurna.
Dengan saus ini, kamu dapat mencoba membuat hidangan ikonik ini di rumah tanpa perlu repot meracik bumbu dari awal. Saus chili crab siap pakai ini biasanya sudah mengandung semua bahan utama yang diperlukan, seperti cabai, tomat, dan rempah-rempah, sehingga Anda hanya perlu menambahkan kepiting segar.
Saus chilli crab tersedia di berbagai supermarket dan toko oleh-oleh di Singapura, seperti NTUC FairPrice, Cold Storage, dan Mustafa Centre. Beberapa merek lokal yang terkenal dengan saus chilli crab mereka antara lain Prima Taste dan Dancing Chef.
Produk-produk ini dikemas dengan praktis, sehingga mudah dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Dengan membawa pulang saus chilli crab, Anda tidak hanya membawa rasa khas Singapura, tetapi juga kesempatan untuk berbagi pengalaman kuliner yang unik dengan keluarga dan teman-teman di rumah.
Oleh-oleh ini menjadi cara yang sempurna untuk mengenang perjalanan Anda ke Singapura dan menikmati hidangan lezat kapan saja.
Nah, itulah rekomendasi oleh-oleh Singapura yang khas dan wajib para wisatawan bawa untuk kerabat dan keluarga terdekat. Selain karena unik dan sulit ditemukan di luar Singapura, oleh-oleh tersebut dapat menjadi cendera mata bagi para wisatawan.
Bagi sahabat MyProtection yang ingin bepergian dan melakukan perjalanan ke luar negeri penting untuk selalu mempersiapkan diri dengan baik.
Salah satu caranya adalah dengan menggunakan asuransi MyTravel Protection International dari LGI yang akan memberikan perlindungan bagi kamu dan keluarga dari berbagai risiko ketidaknyamanan perjalanan.
Hal ini termasuk sakit, kecelakaan, pembatalan perjalanan, kehilangan bagasi, penundaan atau delay serta ketidaknyamanan lainnya. Perlindungan juga berlaku selama periode asuransi, artinya kamu akan dilindungi oleh jaminan asuransi selama perjalanan.
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Jakarta, 23 April 2020 - MyProtection News
Akibat dari pandemi, sebagian besar masyarakat mau tak mau harus berdiam diri di rumah. Kegiatan bekerja dan belajar pun dilakukan di kediaman masing-masing. Kelas online dan meeting online menjadi hal yang lumrah.
Aktivitas konsumsi pun bisa ikut terpengaruh. Tagihan listrik yang mungkin membengkak karena Anda harus rajin mengisi daya laptop dan ponsel. Biaya pulsa pun bertambah karena Anda harus berkomunikasi jarak jauh dengan rekan kerja.
Namun, Anda harus bijaksana dalam mengatur perubahan konsumsi agar kantong tetap aman selama dan sesudah pandemi COVID-19. Belum lagi beberapa perusahaan mulai mengurangi gaji bahkan jumlah karyawan karena terkena imbas dari wabah.
Hal yang harus Anda lakukan adalah mengenali pola konsumsi. Jika Anda sudah menghabiskan waktu beberapa minggu bekerja dari rumah, Anda akan menemukan pola konsumsi sehari-hari. Jika Anda baru mulai bekerja dari rumah, maka Anda perlu mencatat pengeluaran harian.
Setelah mengenali pola konsumsi harian, Anda bisa memilih pengeluaran mana yang bisa dikurangi dan dihemat, bahkan dialihkan. Contohnya, biaya transportasi bulanan Anda bisa disubsidi silang untuk membayar tagihan listrik dan pulsa. Jika Anda tinggal sendiri, maka ini saatnya Anda berhemat dengan membeli bahan makanan di pasar swalayan dan mencoba memasak sendiri.
Kunci utama dari mengelola keuangan Anda di tengah pandemic adalah berhemat dan menabung. Kita tidak pernah tahu bagaimana perkembangan dunia ke depan. Tak ada salahnya berhemat dan menyiapkan dana darurat. Atur prioritas keuangan Anda, lakukan penyesuaian, dan keluarkan uang untuk hal yang diperlukan saja.
Anda bisa menerapkan pola keuangan 50-30-20. 50% dari pendapatan Anda digunakan untuk membayar tagihan dan keperluan pokok seperti listrik, biaya kos, tagihan kartu kredit, dan belanja bulanan. Lalu, 30% dari gaji bisa Anda gunakan untuk membeli keperluan sekunder atau tersier. Terakhir, Anda wajib menyisihkan 20% untuk ditabung atau diinvestasikan. Namun, untuk masa sekarang ini, akan lebih bijak jika Anda memprioritaskan uang untuk ditabung daripada dibelanjakan untuk hal yang tak terlalu penting.
Langkah terakhir untuk menjaga keuangan tetap sehat selama pandemi adalah membuka usaha. Apalagi sebagian orang harus mengalami pengurangan gaji bahkan pemberhentian kerja sementara. Memang tak mudah untuk memulai usaha di tengah situasi sulit seperti ini. Namun, selama ada niat pasti ada jalan.
Anda bisa memulai dengan hal kecil seperti berjualan barang bekas yang masih layak dipakai. Coba periksa baju di lemari dan perabotan rumah Anda yang diam menganggur untuk dijual. Bagi Anda yang jago memasak, bisa juga mencoba untuk berjualan kue dan masakan rumah lainnya. Siapa yang tak ingin menyantap masakan rumah yang bersih, lezat, dan segar?
Semoga Anda dan keluarga sehat dan aman selalu. Anda, tim MyProtection, serta seluruh masyarakat dunia bersama-sama berjuang mengalahkan COVID-19. Putus rantai penyebaran virus dengan berdiam diri di rumah, rajin mencuci tangan dengan air dan sabun, gunakan masker saat bepergian, dan jaga jarak.
Salam,
Sahabat MyProtection
Dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri saat ini, tips mengelola THR atau Tunjangan Hari Raya yang baik sangatlah krusial. Umumnya, tunjangan ini akan digunakan untuk berbelanja berbagai kebutuhan Lebaran, namun beberapa orang juga ada yang memilih menyisihkannya untuk ditabung.
Dalam Peraturan Pemerintah juga dijelaskan seputar tujuan pemberian THR secara umum, yaitu mempertahankan tingkat daya beli masyarakat dalam rangka kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta meningkatkan pembelajaran Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Untuk membantu sahabat MyPro+, berbagai tips mengelola THR yang baik dan bijak akan kita bahas di bawah ini. Simak berbagai tips mengelola THR berikut ini.

Agar uang THR yang didapatkan bisa digunakan secara maksimal, berikut ini beberapa tips mengelola THR yang dapat kamu terapkan dan jadikan sebagai contoh. Simak selengkapnya!
Tips mengelola THR pertama, yaitu membuat daftar prioritas pengeluaran atau anggaran pengeluaran sedetail mungkin agar uang TH yang didapatkan dapat dialokasikan sesuai dengan tujuan.
Umumnya, kamu harus memprioritaskan pengeluaran rutin serta berbagai keperluan Lebaran dalam anggaran yang telah dibuat dengan nominal yang realistis.
Setelah semua kebutuhan terpenuhi, sisa uang THR yang ada dapat dialokasikan untuk berbagai hal, mulai dari tabungan, investasi, dan pemenuhan kebutuhan lainnya seperti membayar premi asuransi kesehatan yang dapat memberikan perlindungan kesehatan bagi dirimu dan anggota keluargamu.
Tips mengelola THR selanjutnya adalah menyisihkan sekitar 5 hingga 20 persen dari uang THR yang kamu terima untuk ditabung. Besaran persentase ini sebenarnya bersifat fleksibel, artinya bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing.
Jika kebutuhanmu sedang cukup banyak, kamu bisa menyisihkan dalam jumlah yang lebih kecil. Namun, jika memungkinkan, tidak ada salahnya menabung lebih besar agar manfaatnya semakin terasa di kemudian hari.
Yang terpenting bukan hanya soal berapa besar uang yang ditabung, tetapi juga di mana kamu menyimpannya. Pastikan kamu memilih produk tabungan yang tepat dan sesuai tujuan keuanganmu.
Misalnya, kamu bisa mempertimbangkan menabung dalam bentuk deposito atau tabungan berjangka lainnya. Produk seperti ini biasanya memiliki sistem penguncian dana untuk jangka waktu tertentu, sehingga uang tidak bisa diambil kapan saja.
Cara ini efektif untuk membantu kamu menjadi lebih disiplin menabung dan menghindari godaan menggunakan uang tersebut untuk keperluan konsumtif. Bukan hanya itu, kamu juga dapat mendapatkan banyak manfaat menabung jika dilakukan dengan tepat.
Dengan memilih instrumen tabungan yang sesuai, uang THR yang kamu sisihkan bisa berkembang dan memberikan manfaat lebih besar di masa depan.
Kebiasaan menabung dari THR juga bisa menjadi langkah awal untuk membangun perencanaan keuangan yang lebih sehat dan teratur setiap tahunnya.
Jika anggaran atau daftar prioritas telah dibuat, uang THR sudah dapat kamu gunakan dan alokasikan. Namun, hal yang harus diingat adalah untuk tidak menghamburkannya untuk hal-hal yang tidak perlu dan mubazir.
Bukan hanya itu, kamu juga harus dapat membedakan dan mampu menahan diri atas hasrat untuk berbelanja secara berlebihan atau yang sering disebut juga dengan impulsive buying khususnya menjelang Lebaran.
Jika kamu menemukan produk atau barang yang ingin dibeli, hal yang harus kamu lakukan adalah menentukan urgensi atau kebutuhan dari barang tersebut untuk memastikan impulsive buying tidak terjadi.
Selain dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan selama Lebaran, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk melunasi kewajiban, seperti hutang ataupun cicilan yang kamu miliki.
Hal ini dilakukan untuk menghindari membayar utang terlambat atau bahkan lewat dari tenggat waktu yang diberikan yang dapat membuat bunga yang dikenakan semakin besar.
Setelah berbagai kewajiban dan kebutuhan dipenuhi, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk mulai berinvestasi.
Sebelum memulai investasi, pastikan juga instrumen investasi yang dipilih sesuai dengan profil risiko investasi kamu.
Untuk menentukan hal tersebut, kamu dapat mulai dari mencari informasi yang akurat dan terpercaya, mempelajari hal-hal seputar investasi lebih dalam, membaca berita media sosial hingga buku seputar keuangan untuk memastikan investasi yang kamu pilih aman dan paling sesuai denganmu.
Setelah membuat perencanaan untuk uang THR, kamu juga harus tetap disiplin dan konsisten menjalankannya agar tujuan keuangan yang kamu inginkan dapat tercapai.
Hindari membeli hal-hal di luar rencana atau anggaran dengan berkomitmen dan berjanji untuk tidak membelanjakan uang THR di luar daftar prioritas yang ada.
Selain untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal dengan orang lain. Sisihkan sebagian uang Tunjangan Hari Raya atau THR untuk membayar zakat atau berbagi kepada anggota keluarga, seperti adik ataupun keponakan.
Untuk dapat menentukan pengeluaran dengan baik, kamu juga dapat membuat daftar nama penerima THR disertai dengan nominal yang akan mereka terima.
Dengan begitu, kamu dapat menghindari berbagai masalah, seperti kekurangan uang THR ataupun memberikan terlalu banyak kepada orang yang tidak masuk ke dalam daftar.
Bukan hanya kebutuhan saat ini, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk membuat asuransi yang menjadi salah satu langkah pengelolaan risiko yang mungkin timbul di masa depan.
Oleh sebab itu, menyisihkan sebagian uang THR dan mengalokasikannya untuk membayar premi asuransi dapat menjadi pilihan yang tepat agar kamu merasa lebih aman dan terlindungi dari berbagai risiko yang dapat terjadi.
Hal yang harus diperhatikan dalam memiliki asuransi adalah manfaat apa saja yang kamu terima, syarat dan ketentuan yang ada.
Faktor tersebut harus dipertimbangkan dengan baik dengan membandingkan biaya premi yang harus dikeluarkan setiap bulannya agar uang yang kamu keluarkan tidak terbuang sia-sia. Cek Premi Asuransi Kesehatan-Mu dengan mudah melalui FiturTAMI di sini!
Asuransi kesehatan Perlindungan Kesehatan Prima memiliki banyak keunggulan produk yang harus kamu ketahui, antara lain:
Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
24 jam Contact Center dan Case Monitoring
Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
Laporan perhitungan klaim via email
Tips mengelola THR selanjutnya adalah dengan menyisihkannya sebagai dana darurat. Persentasenya juga dapat disesuaikan, mulai dari 10%, 20%, ataupun 30% dari total THR berdasarkan kebutuhan masing-masing.
Dana darurat sendiri dapat digunakan untuk berbagai hal dan umumnya penting untuk dimiliki oleh setiap orang untuk menghindari risiko finansial yang tidak diinginkan.
Adanya dana darurat untuk berbagai situasi, seperti kecelakaan, kehilangan pekerjaan, hingga masalah kesehatan, dapat membuat diri merasa lebih aman.
Kesalahan Mengelola THR yang Harus Dihindari
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dan uang THR habis secara sia-sia, terdapat beberapa kesalahan mengelola THR yang harus kamu hindari, antara lain:
Menghabiskan uang THR tanpa rencana.
Menganggap uang THR sebagai ekstra tanpa memperhatikan konsekuensinya.
Memaksakan uang THR menjadi investasi agresif tanpa mempersiapkan diri dari segi mental ataupun finansial.
Dalam artikel berjudul 9 Smart Things to do with Your Annual Bonus yang ditulis oleh James Royal, Ph.D., pastikan segala bonus yang didapatkan, seperti salah satunya uang THR, digunakan untuk suatu hal yang bermakna.
Ia melanjutkan bahwa uang tambahan yang didapat menjadi lebih masuk akal jika digunakan untuk suatu hal yang dapat meningkatkan masa depan, mengurangi stres, dan membuatmu merasa lebih baik.

THR atau Tunjangan Hari Raya pertama kali ada pada tahun 1951 yang diberikan pada zaman pemerintahan Presiden Soekarno. Hingga pada akhirnya, resmi diberikan dengan besaran yang lebih spesifik di tahun 1954 sebesar Rp 125 per orang.
Di tahun 1994 berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. 04/1994 seputar Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan menetapkan bahwa setiap pengusaha memiliki kewajiban membayarkan THR Keagamaan bagi pekerja menjelang Hari Raya Keagamaan, antara lain:
Hari Raya Idul Fitri bagi pekerja yang memiliki Agama Islam
Hari Raya Natal bagi pekerja yang memiliki Agama Kristen Katolik dan Protestan
Hari Raya Nyepi bagi pekerja yang memiliki Agama Hindu
Hari Raya Waisak bagi pekerja yang memiliki Agama Budha
Di tahun 2000-an, pemberian THR juga semakin terstruktur dan diatur melalui regulasi resmi dengan adanya Peraturan Pemerintah setiap tahunnya yang mengatur mengenai penerima hak, penjadwalan, dan besaran THR. Berikut besaran THR dari tahun ke tahun.
Di tahun 2020, THR hanya diberikan kepada ASN dengan jabatan di bawah eselon II dan pensiunannya. Komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan/umum.
Di tahun 2021, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji pokok.
Di tahun 2022, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji pokok, dan 50% tunjangan kinerja.
Di tahun 2023, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji pokok, dan 50% tunjangan kinerja.
Di tahun 2024, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau umum, dan 100% tunjangan kinerja.
Di tahun 2025, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau umum, dan 100% tunjangan kinerja.

Perhitungan uang THR juga secara umum cukup sederhana, namun kembali lagi tergantung pada masa kerja dan gaji pokok yang diterima oleh seorang karyawan. Simak cara menghitung THR dengan benar yang harus kamu ketahui.
Bagi karyawan perusahaan dengan masa kerja lebih dari satu tahun, umumnya perhitungan THR akan menyesuaikan dengan gaji pokok yang diterima setiap bulannya. Hal ini dikarenakan besaran THR umumnya satu kali gaji pokok.
Contohnya, jika gaji pokok yang kamu terima setiap bulannya sebesar Rp 10 juta, maka jumlah THR yang akan kamu terima juga sebesar Rp 10 juta.
Bagi karyawan perusahaan dengan masa kerja kurang dari satu tahun, perhitungan THR menjadi pro rata. Yang berarti, THR yang kamu terima akan dihitung berdasarkan masa kerjamu di perusahaan.
Berikut rumus perhitungannya: THR= (gaji pokok x masa kerja):12
Contohnya, jika kamu sudah bekerja selama 8 bulan dengan gaji pokok yang kamu terima setiap bulannya sebesar Rp 10 juta, maka perhitungan menggunakan rumusnya akan seperti berikut.
THR= (10.000.000 x 8):12= 6.666.667
Jadi, THR yang akan kamu terima adalah Rp6.666.667.
Kebijakan perusahaan berbeda-beda, di mana gaji tiap karyawan dapat terdiri dari beberapa komponen, mulai dari tunjangan, insentif, hingga uang lembur.
Jika kondisinya seperti ini, jumlah THR dapat dihitung berdasarkan total gaji yang diterima oleh karyawan tersebut, termasuk dengan tunjangan ataupun komponen lain di luar gaji pokok.
Jadi, pada beberapa perusahaan, komponen penghasilan tambahan yang dimiliki karyawan dapat menjadi bagian dari perhitungan THR.
Lalu, siapa saja yang berhak mendapatkan uang THR? Simak beberapa kelompok berikut yang wajib mendapatkan THR menjelang Hari Raya Keagamaan.
Karyawan tetap di sebuah perusahaan dengan status hubungan kerja yang jelas berhak mendapatkan THR dengan minimal lama kerja satu bulan. Umumnya, karyawan tetap yang paling utama mendapatkan THR berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Karyawan kontrak dengan masa kerja lebih dari satu bulan, berhak mendapatkan THR asalkan tidak ada ketentuan di dalam kontraknya yang menyatakan sebaliknya. Walaupun statusnya belum menjadi karyawan tetap, jika mereka memenuhi syarat yang ada, maka akan mendapatkan THR juga.
Karyawan magang atau praktik kerja dengan syarat tertentu, pada beberapa perusahaan, karyawan magang atau praktik yang sudah bekerja lebih dari satu bulan dapat menerima THR. Namun, hal ini tergantung pada kebijakan perusahaan yang ada terkait komitmen dan kontribusi signifikan selama masa magang.
Pekerja Paruh Waktu atau Part-Time, karyawan paruh waktu juga dapat menerima uang THR tergantung pada kebijakan perusahaan dan perjanjian yang telah dibuat antara pekerja dan perusahaan. Jika karyawan telah bekerja lebih dari satu bulan, maka mereka dapat menerima uang THR sebesar proporsi gaji mereka.
Karyawan cuti sakit atau cuti hamil, perusahaan juga berhak membayarkan karyawan yang sedang cuti sakit ataupun hamil, dengan syarat mereka tidak dalam status CTD atau cuti tidak dibayar. Cuti yang telah disetujui perusahaan tidak menghilangkan hak karyawan untuk menerima THR.
Nah, itulah beberapa tips mengelola THR yang harus kamu ketahui, bukan hanya untuk memenuhi berbagai kebutuhan saat ini, tetapi juga di depan jadikan sebagai sarana untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Walaupun begitu, berbagai tips mengelola THR di atas juga membantu mengingatkan untuk melakukan setiap tindakan finansial dengan perencanaan yang matang untuk memastikan uang yang dikeluarkan digunakan dengan bijak. Semoga bermanfaat!
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Cara Menghilangkan Karat pada Mobil - Mobil yang komponennya sebagian besar terbuat dari logam seperti besi maupun baja memiliki risiko terhadap oksidasi, khususnya di lingkungan lembap, terkena air garam, kotoran, hingga goresan atau kerusakan cat.
Proses oksidasi tersebutlah yang dapat menimbulkan karat pada mobil yang dipercepat oleh faktor luar lainnya. Agar tidak menyebar, bagian mobil yang berkarat harus segera diperbaiki.
Simak pembahasan berikut seputar apa saja yang dilakukan sebagai cara menghilangkan karat pada mobil!

Berikut ini 6 cara menghilangkan karat pada mobil dengan cepat dan mudah yang harus kamu ketahui. Simak selengkapnya!
Salah satu cara paling sederhana yang dapat dilakukan adalah memberikan pelumas pada bagian mobil yang tersembunyi, seperti engsel pintu, kap mesin, hingga bagasi.
Bagian-bagian tersebut sering kali kurang diperhatikan dan dibersihkan, yang membuatnya rawan karat.
Memberikan pelumas yang bertindak dengan membentuk lapisan pelindung pada bagian tersebut dapat membantu dalam mencegah air dan udara masuk ke permukaan logam dan memperlambat proses korosi.
Karena memiliki sifat larutan asam ringan, air hujan juga dapat mempercepat proses oksidasi pada besi dan logam yang menyebabkan karat.
Oleh karena itu, mencuci mobil setelah hujan sangat disarankan untuk menghindari hal tersebut.
Walaupun tidak hujan, mencuci mobil secara rutin juga dapat memberikan perlindungan pada cat dan bodi mobil dari kotoran, debu, hingga polusi serta memperpanjang usia mobil.
Mencuci mobil yang baik umumnya disarankan pada pagi hari atau siang hari di saat ada sinar matahari yang dapat membantu proses pengeringan dan pencahayaan untuk mengecek area tersembunyi.
Rust remover atau penghilang karat dapat mengangkat lapisan karat dari permukaan logam melalui reaksi kimia yang umumnya melibatkan asam fosfat atau surfaktan.
Selain karat, rust remover juga dapat mengangkat kerak yang ada pada komponen mobil, mulai dari velg, blok mesin, knalpot, dan bagian lainnya yang terbuat dari logam, yang mampu mengembalikan penampilan serta fungsinya dengan baik.
Jika kondisi karat pada komponen mobil sudah cukup parah, maka langkah ini dapat menjadi pilihan yang tepat.
Sebelum dilakukan pengecatan ulang, mengamplas permukaan komponen yang berkarat sangat dianjurkan untuk mengikis lapisannya.
Mengamplas sebelumnya juga dapat menjadi langkah pengecatan ulang yang lebih efektif, karena dapat membantu cat menempel lebih baik dan tahan lama.
Pasta gigi juga cukup efektif untuk menghilangkan karat ringan atau jamur pada komponen mobil. Hal ini dikarenakan kandungan abrasif yang ada di dalamnya mampu membantu dalam membersihkan karat ringan.
Untuk melakukannya, kamu dapat mengoleskan pasta gigi tersebut langsung ke daerah yang berkarat, diamkan beberapa menit, gosok area tersebut, kemudian bersihkan sisa karat yang ada.
Jika masih tidak hilang, kamu dapat mengulangi proses ini beberapa kali hingga karat pada komponen mobil hilang.
Metode elektrolisis merupakan metode untuk menghilangkan karat pada komponen mobil yang melibatkan perendaman komponen pada larutan elektrolit yang kemudian ditambahkan arus listrik.
Metode ini memungkinkan untuk mengubah karat atau oksida besi menjadi logam besi murni melalui reaksi kimia.
Karena keefektifannya, metode ini sangatlah dianjurkan untuk karat ringan hingga parah pada berbagai komponen mobil.
Nah, itulah 6 cara menghilangkan karat pada mobil yang sering kali dapat terjadi karena sejumlah komponennya yang terbuat dari logam. Semoga bermanfaat!
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan