Beranda
/
Artikel
/
Olahraga
/
18 Olahraga di Rumah yang Ringan dan Mudah Dilakukan

18 Olahraga di Rumah yang Ringan dan Mudah Dilakukan

19 May 2026 | MyProtection News Jakarta

Olahraga di Rumah - Seperti yang sudah banyak orang ketahui, olahraga memiliki banyak manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, dengan aktivitas padat sehari-hari banyak orang tidak memiliki waktu dan energi untuk pergi ke gym maupun lapangan.

Untuk membantu sahabat MyProtection, hari ini kita akan membahas beberapa rekomendasi olahraga di rumah sederhana yang dapat kamu lakukan untuk menjaga kesehatan tubuh. Simak selengkapnya!

18 Olahraga di Rumah yang Ringan dan Mudah Dilakukan

Menurut Ashton (2018), penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dapat membantu mengurangi risiko seseorang terkena penyakit kardiovaskular dan memiliki kondisi tubuh yang lebih sehat di masa tua.

Apa saja rekomendasi olahraga di rumah yang dapat dilakukan dengan mudah dan lebih ringan bagi pemula, simak selengkapnya!

1. Burpee

pexels

Rekomendasi olahraga di rumah yang pertama adalah burpee yang dapat dilakukan dengan mudah di rumah tanpa menggunakan peralatan.

Untuk melakukan burpee yang benar, kamu harus melakukan gerakan secara bergantian antara posisi plank dan loncat ke udara. Gerakan ini menggabungkan kardio serta kekuatan tubuh dan dapat membantu kerja jantung dan paru-paru hingga membakar lemak jahat.

2. Lompat Tali

lompat tali

pexels

Lompat tali juga menjadi salah satu olahraga di rumah terbaik yang dapat dilakukan di rumah. Bermodalkan jumping rope, kamu dapat melakukan gerakan latihan kardio ini yang memiliki banyak manfaat.

Beberapa manfaat lompat tali, mulai dari:

  • Meningkatkan keseimbangan tubuh

  • Melatih fokus

  • Membakar kalori

  • Menjaga kesehatan jantung

  • Menjaga kesehatan mental dan pikiran

  • Melatih pernapasan

  • Menyehatkan kulit

3. Jumping Jack

jumping jack - olahraga di rumah

pexels

Hampir sama dengan burpee, jumping jack juga merupakan olahraga yang dapat dilakukan dengan mudah di rumah tanpa menggunakan peralatan. Untuk melakukan jumping jack, lakukan gerakan loncat di tempat sambil membentangkan kedua tangan.

Walaupun sederhana, jumping jack memiliki banyak manfaat bagi tubuh seperti:

  • Membakar lemak

  • Menguatkan otot

  • Memperkuat tulang

  • Melatih kekuatan organ jantung dan paru-paru

  • Mengencangkan tubuh

  • Membantu memperbaiki koordinasi tubuh

  • Meningkatkan stamina

4. Squat Jump

squat jump

pexels

Rekomendasi olahraga lainnya yang dapat dilakukan tanpa menggunakan alat di rumah adalah squat jump. Gerakan kardio ini dimulai dari posisi jongkok, kemudian loncat setinggi mungkin yang kamu bisa, dan mendarat kembali dalam posisi jongkok.

Terdapat beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan dari melakukan gerakan squat jump:

  • Memperkuat

  • Memperkuat otot tubuh bagian bawah, seperti bagian paha depan, pinggul, paha belakang, bokong, betis, serta kaki

  • Membakar lemak

  • Meningkatkan kesehatan organ jantung dan kesehatan mental

  • Mengencangkan bokong

  • Meningkatkan detak jantung

  • Melatih otot inti

  • Membantu memperbaiki postur tubuh

  • Menjaga keseimbangan tubuh

5. Zumba

Bagi sahabat MyProtection penggemar senam maupun berdansa, zumba dapat menjadi pilihan olahraga yang tepat untuk dilakukan di rumah.

Hal ini dikarenakan zumba melibatkan gerakan-gerakan dengan intensitas tinggi yang dapat membantu dalam menguatkan otot tubuh, seperti otot kaki, pinggul, dan perut. Bukan hanya itu, melakukannya secara rutin juga dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Untuk mulai melakukannya sendiri bukanlah hal yang sulit, karena kemudahan internet saat ini kamu tidak perlu lagi mencari studio dan dapat melakukannya dengan menonton tutorial gratis di platform Youtube.

6. Naik Turun Tangga

Olahraga selanjutnya yang dapat dilakukan setiap hari dengan mudah adalah naik turun tangga yang tidak memerlukan alat untuk melakukannya.

Naik turun tangga sendiri memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, seperti:

  • Menurunkan berat badan tubuh

  • Menguatkan otot kaki, paha, betis, serta bokong

  • Meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru yang membuat aliran darah dan oksigen lancar

  • Mengurangi risiko cedera akibat jatuh pada lansia

  • Mengurangi sakit punggung

  • Mengurangi risiko komplikasi kehamilan

  • Membantu melawan kebiasaan malam gerak

  • Meringankan tekanan batin

7. Jogging

Jogging juga dapat dilakukan di rumah bukan hanya di luar ruangan yang memberikan banyak manfaat bagi tubuh mulai dari membantu menjaga kesehatan jantung, membantu menurunkan berat badan, hingga meningkatkan daya tahan tubuh.

Bukan hanya itu, terdapat banyak manfaat lain yang bisa kamu rasakan melakukan jogging di rumah, seperti:

  • Memperkuat otot

  • Meningkatkan fleksibilitas tulang belakang

  • Menjaga kesehatan tulang

  • Menjaga kesehatan paru-paru

  • Meningkatkan suasana hati

  • Mengurangi stres dan depresi

  • Meningkatkan produktivitas

8. Push up

Olahraga berikutnya yang dapat dilakukan di rumah adalah push up yang dapat membantu dalam menguatkan otot trisep dan bisep.

Untuk melakukan gerakan push up terdapat beberapa langkah yang dapat kamu ikuti, yaitu:

  • Posisikan tubuh tengkurap dengan dada dan perut menyentuh bagian lantai

  • Posisikan telapak tangan di lantai sedikit lebih lebar dibandingkan baju

  • Meluruskan kaki bagian belakang menggunakan jari kaki sebagai tumpuan

  • Memosisikan punggung, leher, dan kepala sejajar dengan tubuh

  • Mendorong tubuh ke atas hingga tangan lurus, dan turunkan ke posisi awal

  • Ulangi gerakan tersebut secara perlahan

Dengan melakukan gerakan push up secara rutin, kamu dapat merasakan banyak manfaat seperti:

  • Membentuk otot tubuh bagian atas

  • Memperkuat tulang dan sendi khususnya kekuatan lengan dan pergelangan kaki

  • Membakar lemak dalam tubuh

  • Meningkatkan kesehatan organ jantung

  • Memperbaiki postur tubuh

9. Sit up

Olahraga di rumah yang dapat dilakukan selanjutnya adalah sit up yang khususnya bermanfaat membantu membentuk otot perut.

Untuk melakukan sit up sendiri dapat dilakukan sendiri maupun dengan bantuan orang lain, dengan cara berikut:

  • Memosisikan kedua tangan ke bagian belakang kepala membentuk sudut di siku tangan

  • Membaringkan tubuh

  • Membangunkan tubuh tanpa melepaskan tangan

  • Kemudian kembali ke posisi semula dan mengulangi kembali gerakannya

Agar mendapatkan hasil yang maksimal, kamu harus melakukan gerakan ini secara rutin dan teratur. Menurut anjuran, kamu dapat melakukan gerakan ini sebanyak 3 set dengan 8 hingga 12 repetisi sebanyak 3 kali seminggu.

Selain membentuk otot perut, sit up juga memiliki banyak manfaat lainnya, seperti:

  • Meningkatkan massa otot inti tubuh, termasuk otot pinggul

  • Meningkatkan keseimbangan tubuh

  • Memperbaiki postur tubuh

  • Meningkatkan daya tahan fisik

  • Membakar kalori

  • Menjaga sistem metabolisme

10. Leg Lift

Leg lift juga menjadi salah satu olahraga efektif yang dapat dilakukan di rumah dan bermanfaat bagi otot perut dan kaki.

Untuk melakukan gerakan leg lift terapat beberapa langkah yang dapat dilakukan, sebagai berikut.

  • Berbaring sebagai posisi awal secara terlentang dan meluruskan kaki

  • Mengangkat bagian kaki tanpa menekuk lutut yang akan membentuk sudut 90 derajat

  • Menurunkan kaki ke posisi awal dalam hitungan ke sepuluh

  • Pastikan untuk terus bernapas secara rutin tanpa menahan napasnya

Melakukan leg lift secara rutin juga dapat memberikan banyak manfaat, yaitu:

  • Mengencangkan otot bagian perut, paha, dan glutes

  • Membentuk otot perut

  • Memperkuat otot punggung

  • Mengatasi kondisi radang sendi, penyakit jantung, serta diabetes

  • Mencegah osteoporosis maupun pengeroposan tulang

11. Mengangkat Beban

Mengangkat beban bukan hanya dapat dilakukan di gym, olahraga ini juga dapat kamu lakukan di rumah. Bagi sahabat MyProtection yang tidak memiliki barbel maupun dumbel, kamu dapat menggunakan alternatif, seperti botol minum yang diisi air dan sebagainya.

Terdapat banyak manfaat yang bisa kamu rasakan dari melakukan olahraga angkat beban, seperti:

  • Membentuk otot

  • Meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular

  • Menguatkan tulang

  • Meningkatkan metabolisme tubuh

  • Membantu mengontrol gula darah

  • Meningkatkan stabilitas dan mobilitas

  • Membantu pemulihan cedera

  • Menurunkan risiko kulit kendur

12. Menari

Menari juga masuk ke dalam jenis olahraga senam aerobik yang dapat dilakukan di rumah. Menari sendiri juga merupakan aktivitas fisik yang memiliki banyak manfaat, mulai dari mengurangi risiko penyakit jantung, osteoporosis, dementia, hingga kolesterol tinggi.

Banyaknya manfaat tersebut juga membuat banyak orang menjadikan menari sebagai hobi mereka. Karena selain dapat menjadi sarana hiburan, menari juga mampu meningkatkan kesehatan tubuh seseorang, seperti:

  • Meningkatkan fleksibilitas tubuh

  • Meningkatkan kekuatan otot

  • Meningkatkan keseimbangan tubuh

  • Meningkatkan kebugaran kardiovaskular

  • Menurunkan berat badan

  • Menjaga kesehatan jantung dan paru-paru

  • Meningkatkan stamina

  • Menjaga fungsi kognitif

Menari juga bukan hanya memberikan manfaat bagi kondisi fisik seseorang, namun juga kondisi mental seseorang, mulai dari mengurangi stres, depresi, hingga membantu menambah energi dan kreativitas.

13. Yoga

Yoga juga menjadi olahraga yang dapat dilakukan di mana saja dan mampu membantu dalam memberikan ketenangan pada jiwa.

Walaupun terkesan mudah, olahraga yoga memiliki banyak gerakan-gerakan yang harus diikuti dan dipelajari. Bagi sahabat MyProtection yang mau, saat ini banyak kelas yoga yang dibuka untuk membantu mempelajarinya.

Namun, jika kamu tidak memiliki waktu dan ingin menghemat biaya, tutorial gerakan-gerakan tersebut juga dapat dengan mudah ditemukan di Youtube.

Seperti yang sudah dibahas di atas, melakukan yoga bukan hanya baik bagi kesehatan fisik, namun juga kesehatan mental. Apa saja manfaatnya?

  • Meningkatkan fleksibilitas otot-otot yang kaku

  • Menguatkan otot secara lembut dan efektif

  • Memperbaiki postur tubuh

  • Menjaga kesehatan jantung dan paru-paru

  • Mengurangi stres, depresi, sampai gangguan cemas

  • Meningkatkan rasa percaya diri dan suasana hati

  • Meningkatkan kualitas tidur

14. Wall Sit

Wall sit memiliki banyak manfaat bagi tubuh, seperti melatih otot kaki bagian bawah hingga meningkatkan kekuatan tubuh. Melakukan gerakan ini secara rutin juga dapat membantu dalam mengurangi tekanan pada lutut.

Berikut langkah-langkah untuk melakukan gerakan wall sit dengan tepat, sebagai berikut.

  • Berdiri secara tegak dan menempelkan punggung ke arah dinding

  • Perlahan-lahan, melangkah ke depan perlahan-lahan dan tetap memastikan punggung tetap menempel

  • Menekuk kedua lutut kaki seperti sedang duduk di sebuah kursi

  • Terus menurunkan tubuh bagian atas, hingga posisi bokong dan lutut sejajar

  • Menahan sekuat tenaga hingga terasa pada bagian paha dan betis

  • Lalu kembali ke posisi semula

Jika dilakukan secara rutin, wall sit juga mampu memberikan banyak manfaat bagi tubuh, seperti:

  • Memperkuat otot tubuh

  • Meningkatkan daya tahan tubuh

  • Menurunkan tekanan darah

  • Membakar kalori tubuh

  • Menjaga postur tubuh

  • Mengurangi sakit lutut

  • Melatih konsentrasi

15. Hula Hoop

Hula hoop juga menjadi olahraga yang bisa dilakukan di rumah. Walaupun terlihat mudah, hula hoop cukup sulit untuk dilakukan, khususnya bagi para pemula. Namun, jika dilakukan secara konsisten banyak manfaat kesehatan yang bisa dirasakan, seperti:

  • Membakar kalori dan lemak tubuh

  • Meningkatkan keseimbangan tubuh

  • Meningkatkan kekuatan otot inti

  • Meningkatkan fleksibilitas tubuh

  • Menyehatkan jantung

  • Meningkatkan fungsi otak

  • Mengurangi stres

  • Mengecilkan lingkar pinggang serta perut

16. Plank

Plank adalah salah satu olahraga yang efektif untuk membentuk otot perut dan bisa dilakukan di mana saja, termasuk di rumah.

Untuk memulai, ambillah posisi berbaring seperti akan melakukan push-up. Tekuk siku hingga membentuk sudut 90 derajat, lalu tahan tubuh dengan kedua telapak tangan dan siku yang sudah ditekuk.

Tidak ada durasi khusus untuk melakukan plank, tetapi kamu bisa melakukannya sampai merasa lelah atau tidak kuat lagi.

Bagi pemula, disarankan untuk memulai dengan plank selama 30 detik. Jika belum kuat melakukan plank dengan posisi kaki lurus, kamu bisa mencoba meletakkan lutut di lantai sebagai alternatif.

Dengan rutin melakukan plank, kamu dapat memperkuat otot perut dan meningkatkan kebugaran tubuh secara keseluruhan.

17. Single Leg Balance Stick

Single leg balance stick adalah olahraga yang efektif untuk memperkuat otot kaki dan meningkatkan keseimbangan tubuh. Latihan ini dilakukan dengan berdiri menggunakan satu kaki, sementara kaki lainnya diangkat ke arah belakang.

Posisi tubuh dan tangan diarahkan ke depan, menyerupai posisi Superman yang sedang terbang. Gerakan ini membantu menjaga keseimbangan tubuh.

Untuk memulai, berdirilah dengan satu kaki dan angkat kaki lainnya ke belakang. Pastikan tubuh dan tangan membentuk huruf T, dengan kaki yang diangkat menyerupai gaya Superman terbang, sementara kaki yang lain menopang tubuh.

Latihan ini membutuhkan konsentrasi dan latihan yang teratur untuk mencapai keseimbangan yang baik. Dengan melakukan single leg balance stick secara rutin, kamu dapat memperkuat otot kaki dan meningkatkan keseimbangan tubuh secara keseluruhan.

18. Naik Turun Kursi

Jika rumahmu tidak memiliki dua lantai, kamu masih bisa melakukan olahraga yang mirip dengan menaiki dan menuruni tangga dengan menggunakan kursi. Caranya adalah dengan menaiki dan menuruni kursi secara bergantian. Pastikan untuk melakukannya tanpa sepatu agar tidak licin dan mengurangi risiko jatuh.

Pilihlah kursi yang cukup kuat untuk menopang berat badanmu saat naik turun dalam waktu yang cukup lama. Latihan ini bisa dilakukan dengan ritme yang stabil dan konsisten untuk mendapatkan manfaat yang maksimal.

Dengan melakukan olahraga ini secara rutin, kamu bisa memperkuat otot kaki dan meningkatkan kebugaran tubuh secara keseluruhan.

Nah, itulah beberapa rekomendasi olahraga di rumah ringan dan mudah yang bisa kamu lakukan. Walaupun memiliki banyak kegiatan, berolahraga juga tidak boleh dilewatkan karena dapat krusial bagi kesehatan tubuh.

Melakukan olahraga-olahraga yang ada di atas juga menunjukkan bahwa untuk memulai hidup sehat bukanlah hal yang sulit dan dapat dimulai dari rumah.

Agar tetap terlindungi dan terus menjaga kesehatan, Perlindungan Kesehatan Prima dari MyProtection hadir memberikan solusi perlindungan kesehatan bagi kamu dan keluarga beserta manfaat tambahan Saldo Prima.

Terdapat beberapa keunggulan lainnya yang dimiliki asuransi kesehatan Perlindungan Kesehatan Prima, seperti:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin maupun obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan

  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan

  • Pilihan manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 08/08/2023
Tidur Lebih Baik dengan Cara Ini

MyProtection News - Jakarta

Tidur merupakan hal krusial bagi semua orang di segala usia. Terdapat berbagai manfaat tidur cukup seperti mengoptimalkan pertumbuhan pada anak hingga menjaga Kesehatan kita. Namun, banyak orang sering kali bingung tentang berapa lama tidur yang sebenarnya dibutuhkan untuk menjaga tubuh dan pikiran agar tetap berfungsi optimal. Berikut ulasannya.

1. Lama Tidur yang Dianjurkan:

Cara terbaik untuk menentukan durasi tidur yang cukup adalah dengan memahami kebutuhan diri kita sendiri. Berdasarkan penelitian, orang yang tidur selama 7 (tujuh) jam setiap malam berpotensi hidup lebih sehat dan lebih lama. Namun, perlu diperhatikan bahwa usia dan gaya hidup berbeda akan membutuhkan jumlah tidur yang berbeda. Berikut adalah panduan umum mengenai seberapa lama tidur yang direkomendasikan oleh National Sleep Foundation:

  • Bayi (0-3 bulan): 14-17 jam per hari
  • Bayi (4-11 bulan): 12-15 jam per hari
  • Balita (1-2 tahun): 11-14 jam per hari
  • Anak-anak (3-5 tahun): 10-13 jam per hari
  • Anak-anak (6-13 tahun): 9-11 jam per hari
  • Remaja (14-17 tahun): 8-10 jam per hari
  • Dewasa (18-64 tahun): 7-9 jam per hari
  • Lanjut usia (65+ tahun): 7-8 jam per hari

2. Apakah Anda Masih Mengantuk?

Pertanyaan sederhana ini dapat membantu Anda menentukan apakah kita mendapatkan istirahat yang cukup. Jika Anda merasa lelah setelah bangun tidur, mengantuk saat bekerja atau dalam perjalanan menuju kantor, hal tersebut merupakan sinyal bahwa tubuh kekurangan istirahat atau tidur. Jika Anda sudah tidur selama tujuh – delapan jam tiap harinya dan masih merasa sangat lelah ketika bangun/beraktivitas, bisa jadi kualitas tidur Anda kurang baik atau terdapat gangguan yang sebaiknya didiskusikan dengan ahlinya.

3. Buat “Sleep Diary”

Salah satu cara untuk memahami kebutuhan tidur, kita dapat mencatat kebiasaan & jam tidur sehari-hari. Sehingga kitab isa mengetahui kebiasaan tidur yang optimal untuk kita. Dalam sleep diary tersebut, Anda bisa mencatat beberapa hal berikut:

  • Waktu Anda tidur & terbangun
  • Durasi tidur
  • Perasaan Anda ketika bangun, apakah segar, atau lelah atau lainnya.

Tidur yang cukup memiliki dampak positif terhadap kesehatan fisik dan mental. Tidur yang baik dapat meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan konsentrasi dan produktivitas, serta mendukung keseimbangan emosional. Sebaliknya, kurang tidur dapat menyebabkan penurunan kinerja kognitif, peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes, dan obesitas, serta masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan. Oleh karena itu, pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup tiap harinya.

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 04/12/2019
Gajian Hanya Numpang Lewat, Atasi dengan 3 Tips Ini!

Jakarta, 4 Desember 2019 - MyProtection News

Uang gajian tiba, tapi hanya mampir sementara di dompet. Masalah ini sering kali dialami banyak orang. Belum dua minggu berlalu, tapi keuangan sudah menipis pesat. Banyak tagihan yang harus dibayar serta promo diskon yang menggiurkan. Namun, problem ini bisa dikelola dengan tiga tips pengelolaan uang atau money management yang mudah dari MyProtection.

Tentukan Prioritas Keuanganmu

Mungkin Anda pernah berada di posisi membingungkan, harus membayar tagihan atau barang mana terlebih dahulu. Anda bisa menetapkan skala urgensi dan kepentingan dari barang yang harus dibayar. Biaya tagihan listrik, belanja bulanan, dan biaya transportasi harus menempati posisi utama dalam prioritas pengelolaan keuangan Anda. Setelahnya, Anda bisa menyisihkan uang untuk membeli kebutuhan non-esensial lainnya.

Membuat Alokasi Pengeluaran Secara Tepat

Selain membuat prioritas pengeluaran, Anda juga harus tahu berapa jumlah uang yang dapat Anda habiskan. Pastikan pengeluaran Anda tidak lebih besar dari pendapatan Anda. Selalu sisihkan minimal 20% dari keseluruhan pendapatan Anda untuk investasi, deposito, dan tabungan.

Baca juga: Meraup Untung dengan Berjualan Barang Bekas

Persiapkan Dana Darurat

Tentu saja selain memiliki uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Anda juga perlu menyiapkan dana darurat untuk kepentingan mendesak seperti keperluan medis seperti bedah & rawat inap, insiden, hingga kerusakan properti. Dana darurat ini bisa didapatkan dengan menyisihkan 10% - 20% dari gaji. Anda juga bisa mendapatkan meminimalisir pengeluaran darurat dan tak terduga dengan memiliki asuransi kesehatan individu dan paket keluarga, asuransi perlindungan rumah, hingga asuransi kendaraan dengan premi murah yang ditawarkan MyProtection.

Selamat mengelola uang dengan lebih cerdas!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca juga: Liburan ke Korea Gratis Biaya Visanya Sampai Desember 2019

Baca Artikel
Kesehatan
5 mins read • 06/10/2025
12 Manfaat Chia Seed bagi Kesehatan dan Tips Konsumsinya yang Aman!

Sebagai superfood, banyak orang sudah mengetahui bahwa manfaat chia seed bagi kesehatan tubuh sangat lah besar dan kandungan-kandungan yang ada di dalamnya dapat memberikan keuntungan bagi orang yang mengonsumsinya.

Hal ini dikarenakan chia seed kaya akan serat, sumber asam lemak omega-3, antioksidan, protein, hingga mineral. Karena kemudahan aksesibilitasnya, chia seed sering kali menjadi pilihan banyak orang untuk menjaga kesehatan tubuh.

Lalu, apa saja sebenarnya manfaat chia seed yang bisa didapatkan jika dikonsumsi secara rutin dan tepat? Simak di sini!

12 Manfaat Chia Seed bagi Kesehatan dan Tips Konsumsinya yang Aman!

Pengertian Chia Seed

pexels

Chia seed merupakan biji-bijian berwarna hitam dan putih ya berasal dari tanaman bernama Salvia Hispanica, yang merupakan anggota keluarga mint dari Amerika Tengah.

Biji ini juga telah menjadi bagian pola makan manusia hingga lebih dari 5.000 tahun yang lalu dan dipercaya merupakan makanan pokok bagi suku Aztec dan Maya.

Sebagai makanan sehat, biji chia ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup banyak, mulai dari protein, lemak, karbohidrat, serat, Alpha-linolenic acid atau ALA, kalsium, dan masih banyak lagi.

Dalam jurnal What Are Chia Seeds? dijelaskan juga bahwa penelitian terbaru mengungkapkan dengan menambahkan biji chia sebagai bagian dari pola makan sehat dapat membantu mengurangi faktor risiko masalah pada kardiovaskular, seperti menurunkan kadar kolesterol, trigliserida, hingga tekanan darah.

Manfaat Chia Seed

manfaat chia seed

pexels

Untuk lebih memahami keuntungan dan manfaat chia seed bagi kesehatan tubuh, berikut ini penjelasannya:

1. Mengontrol Berat Badan

Manfaat chia seed pertama, yaitu membantu dalam mengontrol berat badan karena kandungan serat dan proteinnya yang tinggi. Di mana, pada 2 sendok makan chia seed mengandung 140 kalori, 5 gram protein, 10 gram serat, 21 gram karbohidrat, hingga 9 gram lemak.

Jika dibandingkan dengan 1 buah pisang, kandungan serat yang terdapat pada 2 ½ sendok makan chia seed lebih tinggi yang membuatnya baik dikonsumsi khususnya buat kamu yang sedang diet.

Hal ini dikarenakan makanan kaya serat mampu memberikan efek kenyang yang lebih lama sehingga nafsu makan lebih terkontrol. Contoh makanan tinggi serat yang juga dapat membantu mengontrol berat badan seperti ubi cilembu yang memiliki banyak manfaat lainnya.

Bukan hanya itu, 17,83 % kandungan asam lemak omega-3, 15 hingga 25% protein, 26 hingga 41% karbohidrat kompleks, hingga vitamin dan mineral lainnya yang mampu menunjang keberhasilan diet.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan dalam jurnal Nutrition Research and Practice dengan judul Chia seed added yogurt reduces short-term food intake and increases satiety: randomised controlled trial juga mengungkapkan mengonsumsi chia seed juga dapat meningkatkan rasa kenyang dan menurunkan rasa lapar jika dibandingkan dengan orang yang tidak menambahkan chia seed ke dalam yoghurtnya.

2. Mengoptimalkan Fungsi Kekebalan Tubuh

Selanjutnya, chia seed juga bermanfaat untuk mengoptimalkan fungsi kekebalan tubuh dikarenakan kandungan asam amino endogen di dalamnya. Jenis asam amino seperti glutamat, aspartat, alanin, serin, dan glisin.

Bukan hanya itu, kandungan di dalamnya seperti seng, magnesium hingga zat besi juga dapat membantu dalam menjaga sistem kekebalan tubuh tetap aktif dan melindungi tubuh dari kerusakan radikal bebas.

3. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Chia seed juga memiliki manfaat untuk menurunkan risiko penyakit jantung melalui kandungan omega-3 dan seratnya yang baik untuk kesehatan jantung.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan dalam jurnal Food and Function di tahun 2021 ditemukan juga bahwa chia seed memiliki kemampuan untuk meningkatkan jumlah kolesterol baik atau High Density Lipoprotein (HDL).

Jika jumlahnya meningkat, maka kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL) yang mampu meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke akan menurun.

Berdasarkan hasil dari jurnal berjudul The impact of chia seeds on diabetes, blood pressure, lipid profile, and obesity indicators yang melakukan 14 uji klinis menggunakan 835 partisipan mengatakan bahwa mengonsumsi chia seed setiap hari mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan jantung.

Di mana biji chia mampu secara signifikan menurunkan kadar trigliserida, LDL-kolesterol, serta tekanan darah sistolik.

Walaupun superfood, chia seed tidak dapat menggantikan obat kolesterol maupun tekanan darah dan mengatasi penyebab darah tinggi, namun biji-bijian ini dapat dijadikan tambahkan pada pola makan sehat.

4. Mengoptimalkan Kesehatan Tulang

Manfaat chia seed berikutnya adalah mampu mengoptimalkan dan meningkatkan kepadatan mineral tulang dan kesehatan tulang secara keseluruhan.

Di mana kandungan yang ada di dalamnya seperti fosfor, kalsium, hingga magnesium merupakan nutrisi penting yang mampu menjaga kesehatan tulang dan meningkatkan kepadatan tulang.

Pada 2 sendok makan chia seed terdapat kandungan kalsium 14% kebutuhan harian, magnesium 23% kebutuhan dasar, serta fosfor 20% kebutuhan dasar.

Bukan hanya itu, chia seed juga memiliki kandungan ALA (Asam Alpha-Linolenat) yang dapat membantu dalam menjaga kesehatan tulang.

Jika di konsumsi secara rutin dan teratur chia seed juga mampu membantu mencegah osteoporosis yang disebabkan kekurangan kalsium dan fosfor yang penting dan dibutuhkan juga untuk memperkuat gigi dan fungsi otot.

5. Menurunkan Kadar Gula Darah

Karena kandungan serat dan senyawa lainnya, chia seed juga dapat membantu dalam menurunkan kadar gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin yang dapat membantu dalam menstabilkan kadar gula darah.

Dengan meningkatkan sensitivitas insulin, biji chia ini juga mampu membantu mengurangi resistensi insulin yang menjadi salah satu faktor risiko diabetes tipe 2.

6. Mencegah Paparan Radikal Bebas

Chia seed juga dapat membantu dalam mencegah paparan radikal bebas karena memiliki kandungan antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari paparannya. Kandungan antioksidan seperti asam klorogenat, asam kafeat, mirisetin, quercetin, dan kaempferol.

Walaupun radikal bebas merupakan hasil alami dari metabolisme sel, paparan tinggi yang diakibatkan oleh polusi, asap rokok, hingga radiasi bisa menjadi penyebab terjadinya stres oksidatif yang dapat merusak DNA, protein, membran sel, hingga berbagai penyakit kronis.

7. Menurunkan Peradangan dalam Tubuh

Peradangan dalam tubuh yang kronis mampu menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari penyakit jantung hingga kanker.

Salah satu kandungan di dalam chia seed, yaitu caffein acid, yang merupakan salah satu jenis antioksidan di dalamnya, mampu melindungi tubuh dari kemungkinan risiko peradangan.

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya juga, chia seed juga mengandung asam lemak omega-3. Di mana, menurut jurnal dengan judul The Omega-6: Omega-3 Ratio: A Critical Appraisal and Possibel Succesor, asam lemak omega-3 memiliki fungsi yang berkaitan dengan omega-6 untuk menurunkan peradangan yang terjadi dalam tubuh.

8. Mengatasi Konstipasi

Menambahkan chia seed ke dalam pola makan sehatmu juga dapat membantu mengatasi konstipasi karena memiliki kandungan serat yang tinggi.

Dengan mengonsumsi serat, tubuh mampu meningkatkan air dalam feses yang membuat teksturnya menjadi lebih lembut yang membuat kontraksi otot lebih rendah.

Kandungan serat dalam 28 gram chia seed adalah 10,6 gram yang sudah memenuhi 42% kebutuhan harian serat seseorang.

9. Meningkatkan Energi

Chia seed juga bagus untuk dikonsumsi setelah berolahraga maupun masa pemulihan karena kandungan vitamin B, zink, zat besi, hingga magnesium yang ada di dalamnya dapat membantu dalam meningkatkan energi.

Vitamin B mampu mengubah makanan yang masuk seperti karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan aktivitas.

Dengan rutin mengonsumsi chia seed, kamu juga dapat meningkatkan energi secara stabil dan lebih tahan lama, hingga mengurangi rasa lelah yang dapat dirasakan setelah beraktivitas.

Banyak penelitian juga menunjukkan bukti bahwa asam lemak omega-3, serat, hingga antioksidan yang ada pada chia seed juga bermanfaat bukan hanya untuk anak, ibu hamil, dan individu kondisi kardiovaskular, namun juga dapat memberikan manfaat bagi atlet dan orang-orang yang rutin berolahraga jika memasukkan chia seed ke diet mereka.

Berdasarkan studi berjudul Omega 3 Chia Seed Loading as a Means of Carbohydrate Loading yang membandingkan dua jenis perlakuan yang berbeda terhadap muatan karbohidrat pada atlet dalam tes ketahanan lebih dari 90 menit.

Di mana, satu kelompok menerima perlakuan tradisional menggunakan 100% kalori dari Gatorade, sedangkan kelompok lainnya menerima minuman chia yang menggunakan 50% kalori dari chia seed dan 50% kalori dari gatorade.

Hasilnya menunjukkan bahwa atlet yang mengonsumsi minuman chia tersebut dapat meningkatkan oksidasi lemak sekaligus menghemat penggunaan glikogen dalam otot.

Pendekatan ini memungkinkan para atlet untuk mengurangi asupan gula serta meningkatkan asupan asam lemak omega-3.

10. Menjaga Kesehatan Kulit

Kandungan omega-3 pada chia seed juga dapat membantu menjaga kesehatan kulit khususnya dengan seiring bertambahnya usia, kulit akan menjadi lebih kendur maka dengan rutin mengonsumsinya dapat membantu menjaga kulit untuk lebih sehat dan kencang.

Antioksidan yang ada di dalam chia seed juga dapat membantu untuk melindungi tubuh dari sinar matahari yang dapat menyebabkan munculnya tanda penuaan dini.

Untuk mendapatkan manfaat chia seed bagi kesehatan kulit terdapat beberapa cara yang dapat kamu lakukan, mulai dari mengonsumsinya secara langsung atau mencampurkannya ke dalam minuman, hingga membuat masker dengan tambahan madu dan minyak kelapa.

11. Menurunkan Risiko Stroke

Manfaat chia seed berikutnya adalah menurunkan risiko stroke karena kandungan asam lemak omega-3 yang sehat, serat, dan antioksidannya.

Biji chia bekerja dengan mengurangi peradangan dan mengatur tekanan darah serta menjaga kadar kolesterol di dalam batas normal.

Bukan hanya itu, kandungan antioksidannya yang kuat seperti asam klorogenat dan quercetin juga dapat membantu dalam melawan radikal bebas dan mengurangi peradangan kronis yang merupakan dua faktor penting yang berkontribusi pada kerusakan pembuluh darah serta meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung dan stroke.

12. Mencegah Kanker Kolorektal

Kanker kolorektal, yang merupakan kanker yang tumbuh di usus besar atau rektum, merupakan salah satu jenis kanker yang cukup umum, khususnya pada orang yang sudah lanjut usia, yang umumnya disebabkan oleh polip usus atau pertumbuhan abnormal di dinding usus.

Dipercaya, dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan serat dapat membantu dalam mengurangi risiko seseorang terkena kanker kolorektal.

Berdasarkan hasil penelitian Intisari Sains Medis di tahun 2019 menunjukkan bahwa dari 52 pasien di RSUP Sanglah yang terdiagnosis kanker kolorektal , 39 pasien mengonsumsi asupan rendah serat setiap harinya.

Sebagai superfood yang dikenal dengan kandungan seratnya, mengonsumsi chia seed juga dapat membantu dalam meningkatkan kesehatan pencernaan dan usus.

Cara Mengonsumsi Chia Seed yang Tepat

Cara Mengonsumsi Chia Seed yang Tepat 

pexels

Sebagai salah satu bahan organik yang cukup populer dan dapat dimakan baik secara langsung maupun diolah terlebih dahulu, saat ini hidangan kreasi menggunakan chia seed juga berkembang.

Biji chia dapat dijadikan sebagai topping baik dihancurkan terlebih dahulu maupun utuh di atas sereal, nasi, yoghurt, hingga sayuran. Di Meksiko, terdapat minuman chia fresco yang terbuat dari chia seed yang direndam dengan jus buah atau air.

Hal ini dikarenakan chia seed sangat mudah menyerap cairan dan akan membentuk tekstur gel ketika direndam, membuatnya mudah dicampurkan dengan sereal maupun hidangan lainnya.

Untuk memasukkan superfood satu ini ke dalam rutinitasmu juga sangat lah mudah, kamu dapat menaburkan satu hingga dua sendok makan chia seed ke yoghurt, sereal, hingga salad.

Bukan hanya itu, kamu juga dapat menambahkan biji chia ke dalam smoothies hingga sup, atau bahkan mencampurkannya dengan adonan pancake sebelum dimasak.

Karena chia seed tidak memiliki rasa yang khas, jika dicampurkan dengan bahan makanan lain, tidak akan mengubah atau berdampak pada rasa makanan tersebut.

Salah satu cara populer lainnya untuk menikmati chia seed adalah dengan membuat chia puding dengan merendam biji chia ke dalam cairan, baik air, susu, hingga yoghurt.

Risiko Mengonsumsi Chia Seed

Risiko Mengonsumsi Chia Seed

pexels

Walaupun secara umum aman di konsumsi dan mudah di toleransi ketika di makan dalam jumlah yang dianjurkan, dalam artikel berjudul Are Chia Seeds Good for You? Mengonsumsi chia seed juga memiliki risikonya tersendiri.

Karena kandungan seratnya yang tinggi, mengonsumsi chia seed juga dapat menyebabkan gejala pencernaan, seperti gas, diare, hingga perut kembung.

Jika orang yang belum terbiasa mengonsumsi makanan tinggi serat, disarankan untuk meningkatkan jumlah konsumsinya secara perlahan dan memastikan meminum air yang banyak.

Selain itu, bagi orang-orang yang memiliki alergi atau sensitivitas terhadap chia seed juga harus menghindari mengonsumsi biji ini karena mampu menyebabkan reaksi seperti gatal, bercak merah, hingga kesulitan bernapas.

Chia seed juga memiliki risiko tersedak, khususnya bagi individu yang memiliki kesulitan untuk menelan. Hal ini disebabkan sifat bijinya yang dapat membesar jika dan berubah menjadi kental serta memiliki konsistensi yang lengket yang dapat tersangkut di tenggorokan dan menyebabkan sumbatan.

Untuk menghindari hal ini terjadi, pastikan biji chia yang kamu konsumsi sudah terendam dalam cairan selama beberapa waktu sebelum di makan.

Tips Mengonsumsi Chia Seed

Terdapat beberapa tips mengonsumsi yang dapat kamu lakukan untuk mendapatkan manfaat chia seed sepenuhnya dengan mudah:

  • Mencampurkan chia seed dengan pilihan susu yang kamu inginkan dan biarkan mengental untuk membuat chia puding.
  • Mencampurkannya ke dalam yoghurt, sereal, hingga oatmeal.
  • Mencampurkannya ke dalam smoothies.
  • Mencampurkan chia seed ke dalam roti maupun kue.
  • Menggunakan tepung chia ketika membuat roti ataupun kue.
  • Menambahkan chia seed ke granola, energy balls, dan trail mix.
  • Membuat selai buah dengan memanaskan buah segar atau beku dan campurkan dengan chia seed.
  • Mencampurkannya ke dalam salad atau salad dressing.
  • Menjadikan chia seed sebagai topping roti panggang.

Itulah penjelasan seputar berbagai manfaat chia seed yang merupakan superfood yang saat ini semakin populer bukan tanpa sebab. Dengan rutin mengonsumsinya berdasarkan takaran yang disarankan, kamu bisa mendapatkan perlindungan kesehatan yang baik.

Walaupun begitu, hanya mengonsumsi chia seed saja tidaklah cukup, di mana menjaga pola hidup juga sangat penting, khususnya dari hal beraktivitas dan makanan yang dikonsumsi.

Agar sahabat MyProtection tetap terlindungi dari hal-hal tak terduga, Perlindungan Kesehatan Prima hadir untuk memberikan solusi perlindungan kesehatan yang tepat bagi Anda dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Berikut ini beberapa keunggulan produk PKP:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel