Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
5 Tanaman Ini Bantu Saring Udara di Rumah

5 Tanaman Ini Bantu Saring Udara di Rumah

16 April 2020 | MyProtection News Jakarta

Jakarta, 16 April 2020 - MyProtection News

Udara yang segar memang dibutuhkan bagi semua orang. Selain pernapasan menjadi lancar, produktivitas dan suasana hati pun bisa meningkat. Salah satu hal yang bisa membantu membersihkan udara adalah tanaman.

Selain punya banyak manfaat, Anda pun bisa menghias rumah dengan berbagai jenis tanaman. Merapikan taman dan menanam pohon bisa jadi ide aktivitas Anda selama karantina diri di rumah. Berikut ini 5 tanaman yang bantu menyaring udara di rumah.

  1. Lidah Buaya

Manfaat lidah buaya tentunya tidak diragukan lagi untuk kulit, rambut, hingga makanan menyehatkan. Ternyata, lidah buaya bisa membantu membersihkan udara kotor di rumah. Letakan lidah buaya di taman atau dekat dengan jendela yang terkena paparan sinar matahari. Sehingga tanaman bisa berfotosintesis dengan baik.

  1. Lidah Mertua

Tumbuhan berdaun agak tajam satu ini punya fungsi anti-polutan. Lidah mertua akan menyerap polusi yang ada dan menggantinya dengan oksigen. Menurut penelitian, lidah mertua bisa membantu menyaring polutan berbahaya seperti formaldehyde, xylene, benzene, toluene, dan trichloroethylene. Perawatannya pun tergolong mudah karena tak perlu sering disiraam air.

  1. Lili Paris

Bukan hanya berpenampilan elok, lili paris atau spider plants juga punya kemampuan untuk membersihkan udara dengan baik. Selain itu, ukurannya yang relatif kecil membuat tanaman ini mudah diletakan di sekitar rumah. Contohnya digantung dengan pot, diletakan di atas meja, atau depan jendela rumah.

  1. Peace Lily

Peace lily sering kali digunakan untuk mendekorasi rumah karena keelokan penampilan bunganya. Namun, tahukah Anda peace lily juga bisa menyaring udara, mengurangi spora jamur di udara serta menghambat pertumbuhan jamur di kamar mandi.

  1. Bunga Krisan

Dilansir dalam BHG, bunga krisan merupakan salah satu penyaring udara terbaik. Bunganya yang indah dan berwarna-warni memang tak semudah 4 tanaman di atas untuk dirawat. Tanaman satu ini juga bisa dikonsumsi dalam bentuk teh. Teh krisan digadang memiliki manfaat untuk membuat saraf menjadi rileks dan meningkatkan imunitas tubuh.

Salam,
Sahabat MyProtection

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Travel
5 mins read 22/01/2026
38 Provinsi di Indonesia Lengkap dengan Ibu Kotanya 2026

Indonesia saat ini memiliki 38 provinsi yang tersebar dari Sumatera hingga Papua, masing-masing dengan ibu kota sebagai pusat pemerintahan daerah.

Empat provinsi terbaru di Indonesia dibentuk pada 2022, yaitu Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya.

Keempat provinsi baru tersebut merupakan hasil pemekaran dari provinsi-provinsi sebelumnya yang ada di Papua yang disahkan oleh DPR atau Dewan Perwakilan Rakyat melalui Undang-Undang:

  • UU Nomor 14 Tahun 2022 yang menjabarkan tentang pembentukan Provinsi Papua Selatan.
  • UU Nomor 15 Tahun 2022 yang menjabarkan tentang pembentukan Provinsi Papua Tengah.
  • UU Nomor 16 Tahun 2022 yang menjabarkan tentang pembentukan Provinsi Papua Pegunungan.
  • UU Nomor 29 Tahun 2022 yang menjabarkan tentang pembentukan Provinsi Papua Barat Daya.

Setiap provinsi di Indonesia memiliki ciri khasnya masing-masing, mulai dari suku, agama, ras, bahasa, budaya, hingga adat istiadatnya yang menawarkan keberagamannya tersendiri.

Berikut daftar lengkap 38 provinsi di Indonesia beserta ibu kotanya, termasuk provinsi terbaru hasil pemekaran di Papua.

38 Provinsi di Indonesia dan Ibu Kotanya, Lengkap Terbaru!

Sebanyak 38 provinsi di Indonesia tersebar di berbagai wilayah kepulauan, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.

Setiap provinsi tersebut juga memiliki ibu kota yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan, administrasi, ekonomi, hingga kebudayaan.

Berikut daftar 38 provinsi di Indonesia beserta ibu kotanya:

1. Provinsi di Pulau Sumatera

Pulau Sumatra - Provinsi di Indonesia

  • Provinsi Aceh dengan Ibu Kota Banda Aceh.
  • Provinsi Sumatera Utara dengan Ibu Kota Medan.
  • Provinsi Sumatera Selatan dengan Ibu Kota Palembang.
  • Provinsi Sumatera Barat dengan Ibu Kota Padang.
  • Provinsi Bengkulu dengan Ibu Kota Bengkulu.
  • Provinsi Riau dengan Ibu Kota Pekanbaru.
  • Provinsi Kepulauan Riau dengan Ibu Kota Tanjung Pinang.
  • Provinsi Jambi dengan Ibu Kota Jambi.
  • Provinsi Lampung dengan Ibu Kota Bandar Lampung.
  • Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan ibu kota Pangkal Pinang.

2. Provinsi di Pulau Kalimantan

Pulau Sumatra - Provinsi di Indonesia

  • Provinsi Kalimantan Timur dengan Ibu Kota Samarinda.
  • Provinsi Kalimantan Barat dengan Ibu Kota Pontianak.
  • Provinsi Kalimantan Tengah dengan Ibu Kota Palangkaraya.
  • Provinsi Kalimantan Selatan dengan Ibu Kota Banjarbaru yang sebelumnya Banjarmasin yang ditetapkan pada UU Nomor 8 Tahun 2022.
  • Provinsi Kalimantan Utara dengan Ibu Kota Tanjung Selor.

3. Provinsi di Pulau Jawa

Pulau Jawa - Provinsi di Indonesia

  • Provinsi DKI Jakarta dengan Ibu Kota Jakarta.
  • Provinsi Banten dengan Ibu Kota Serang.
  • Provinsi Jawa Barat dengan Ibu Kota Bandung.
  • Provinsi Jawa Tengah dengan Ibu Kota Semarang.
  • Provinsi DI Yogyakarta dengan Ibu Kota Yogyakarta.
  • Provinsi Jawa Timur dengan Ibu Kota Surabaya.

4. Provinsi di Pulau Nusa Tenggara dan Bali

Pulau Bali - Provinsi di Indonesia

  • Provinsi Bali dengan Ibu Kota Denpasar.
  • Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan Ibu Kota Mataram.
  • Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Ibu Kota Kupang.

5. Provinsi di Pulau Sulawesi

Pulau Sulawesi - Provinsi di Indonesia

  • Provinsi Sulawesi Utara dengan Ibu Kota Manado.
  • Provinsi Sulawesi Barat dengan Ibu Kota Mamuju.
  • Provinsi Sulawesi Tengah dengan Ibu Kota Palu.
  • Provinsi Gorontalo dengan Ibu Kota Gorontalo.
  • Provinsi Sulawesi Tenggara dengan Ibu Kota Kendari.
  • Provinsi Sulawesi Selatan dengan Ibu Kota Makassar.

6. Provinsi di Pulau Maluku dan Papua

Pulau Papua - Provinsi di Indonesia

  • Provinsi Maluku Utara dengan Ibu Kota Sofifi yang berlaku sejak 4 Agustus 2010.
  • Provinsi Maluku dengan Ibu Kota Ambon.
  • Provinsi Papua Barat dengan Ibu Kota Manokwari.
  • Provinsi Papua dengan Ibu Kota Jayapura.
  • Provinsi Papua Selatan dengan Ibu Kota Kabupaten Merauke.
  • Provinsi Papua Tengah dengan Ibu Kota Kabupaten Nabire.
  • Provinsi Papua Pegunungan dengan Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya.
  • Provinsi Papua Barat Daya dengan Ibu Kota Sorong.
Perlindungan Perjalanan Mulai Rp10 Ribu
Dapatkan manfaat kecelakaan diri hingga Rp50 juta dan perlindungan perjalanan lainnya.
Dapatkan Diskon 20% di MyTravel Protection Domestic

Keunikan Budaya dan Tradisi di Berbagai Provinsi Indonesia

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17.000 pulau dan 38 provinsi di dalamnya, Indonesia memiliki berbagai macam budaya dan tradisi yang berbeda-beda.

Lalu apa saja budaya dan tradisi dari berbagai daerah di Indonesia yang mencerminkan keunikan dan keberagaman Indonesia? Simak di sini!

1. Tradisi Tana Toraja di Sulawesi Selatan

Tana Toraja dikenal sebagai wilayah yang kaya akan spiritualitas, tradisi, serta keindahan alam memukau yang sering kali menjadi wisata alam.

Dikelilingi perbukitan hijau dan persawahan yang subur, Tana Toraja juga menawarkan keindahan rumah adat tradisional dengan atap melengkung menyerupai perahu.

Salah satu tradisi yang paling dikenal banyak orang dari Tana Toraja adalah upacara pemakaman Rambu Solo yang dikenal dengan kemegahan dan kompleksitasnya sebagai penghormatan tertinggi kepada arwah leluhur.

Upacara ini dapat berlangsung hingga berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu yang melibatkan seluruh anggota keluarga besar dan masyarakat desa sekitar.

Pada pelaksanaannya, puluhan ekor kerbau dan babi dijadikan persembahan, diiringi dengan tarian adat, hingga musik tradisional.

Masyarakat sekitar percaya, bahwa dengan melaksanakan Rambu Solo sebagai bentuk manifestasi keyakinan, di mana kematian merupakan perjalanan menuju Puya atau dunia arwah. Di mana, semakin besar upacara yang dilaksanakan, maka semakin tinggi pula derajat arwah di alam sana.

2. Upacara Ngaben di Bali

Tradisi selanjutnya dilaksanakan di Bali, sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian barat Kepulauan Nusa Tenggara, di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok, yaitu Upacara Ngaben.

Upacara Ngaben merupakan sebuah ritual kremasi atau pembakaran jenazah yang dilakukan umat Hindu yang juga dikenal dengan sebutan Pitra Yadnya, Pelebon, ataupun upacara kremasi.

Pelaksanaannya memiliki tujuan untuk melepaskan jiwa dan memurnikan roh seseorang yang sudah meninggal agar dapat mencapai moksha atau kebebasan dari siklus reinkarnasi.

Prosesnya juga berlangsung cukup panjang, di mana tradisi ini dimulai dengan Ngulapin, di mana pihak keluarga melakukan ritual permohonan izin dan restu kepada Dewi Surga yang merupakan sakti dari Dewa Siwa.

Hingga akhirnya mencapai prosesi terakhir, yaitu Nganyut yang dilakukan dengan menghanyutkan abu jenazah ke laut yang memiliki arti simbolis pengembalian unsur air dan bersatunya kembali jiwa dengan alam.

3. Tradisi Tabuik di Pariaman

Tradisi Tabuik di Pariaman, Sumatera Barat juga kaya akan makna sejarah dan religius yang mendalam. Kata tabuik berasal dari bahasa Arab yaitu at-tabut yang memiliki arti peti atau keranda.

Tradisi atau Upacara Tabuik sendiri terdiri dari beberapa tahap, mulai dari upacara membuat daraga, upacara mengambil tanah, upacara menebang batang pisang, peristiwa maatam, upacara mengarak sorban, upacara Tabuik naik pangkat, pesta Hoyak Tabuik dan Tabuik dibuang ke laut.

Pada pelaksanaannya, Tradisi Tabuik sendiri melibatkan pembuatan dan arak-arakan replika kuda perang yang disebut tabuik yang akan dibuang ke laut sebagai simbol pelepasan roh Imam Husan ke surga.

4. Suku Asmat dan Seni Ukirdi Papua

Suku Asmat yang memang sudah dikenal sebagai salah satu suku besar yang ada di Papua memiliki warisan budaya seni ukir yang keindahan dan keunikannya telah di kenal banyak orang di seluruh penjuru dunia.

Bagi masyarakat di dalamnya, ukiran bukanlah sekedar seni, namun juga sebuah media yang digunakan untuk menyampaikan kisah hidup, baik secara heroik, mistis, ataupun aturan adat.

Seni ukir juga dijadikan alat pembelajaran dari generasi ke generasi dan dijadikan bentuk penghormatan terhadap roh leluhur.

Bukan hanya itu, di era modern saat ini, hasil seni ukir Suku Asmat juga memiliki nilai yang tinggi dan diminati oleh banyak orang. Hal ini dikarenakan, hasilnya yang memiliki ciri khas yang membedakannya dengan ukiran daerah lain.

Umumnya, ukiran yang dihasilkan identik dengan pengerjaan yang rapi dan detail yang rumit. Selain itu, umumnya ukiran mengambil inspirasi dari alam, makhluk hidup, hingga aktivitas sehari-hari.

5. Tradisi Pasola di Sumba, Nusa Tenggara Timur

Tradisi unik selanjutnya datang dari Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, yaitu Pasola yang merupakan festival perang yang dilakukan masyarakatnya untuk menyambut musim panen.

Pada pelaksanaannya, umumnya terdapat dua kelompok penunggang kuda yang saling beradapan dan melempar lembing yang terbuat dari kayu.

Bukan hanya sebuah pertunjukan fisik, namun tradisi Pasola juga dilakukan sebagai ritual keagamaan dilengkapi dengan berbagai nilai spiritual untuk memohon keberkahan dari para dewa.

Karena keunikannya tersebut, tradisi Pasola juga sering kali menarik perhatian wisatawan yang secara khusus berkunjung untuk menyaksikan atraksi dan pelaksanaannya yang dijalankan hanya satu tahun sekali.

Waktu pelaksanaan tradisi Pasola sendiri umumnya dilakukan pada awal musim tanam, tepatnya di bulan Februari di Kecamatan Lamboya dan bulan Maret di Kecamatan Wanokaka dan Laboya Barat atau Gaura.

6. Karapan Sapi

Karapan sapi merupakan perlombaan pacuan sapi yang menjadi salah satu ciri khas budaya masyarakat Madura dan telah dilakukan secara turun temurun.

Umumnya, Karapan Sapi dilaksanakan setiap tahun di bulan Agustus ataupun September yang kemudian tahapan finalnya diselenggarakan di akhir September atau Oktober.

Pelaksanaan lombanya umumnya melibatkan sepasang sapi yang digunakan untuk menarik sejenis kereta yang terbuat dari kayu tempat joki berdiri dan mengendalikannya,

Dengan panjang trek pacuan sekitar 100 meter, perlombaan ini menilai kecepatan peserta dengan melawan pasangan-pasangan lain.

Hal yang menarik lainnya dari tradisi karapan sapi ini sendiri adalah, sebelum perlombaan dimulai pasangan-pasangan sapi akan diarak mengelilingi arena pacuan diiringi gamelan Madura.

Proses ini dilakukan bukan hanya untuk melemaskan otot-otot sapi, namun juga menjadi sarana unjuk keindahan pakaian dan hiasan dari sapi yang akan berpartisipasi pada lomba.

Lomba terbagi ke dalam babak, mulai dari babak penyisihan pertama, kedua, ketiga, dan keempat yang menjadi babak final.

Bukan hanya untuk mencapai kemenangan, Karapan Sapi juga mengajarkan masyarakat berbagai nilai luhur, seperti kerja keras, kerja sama, sportivitas, persaingan, dan ketertiban.

7. Upacara Potong Jari

Suku dani yang menjadi salah satu terbesar dan paling terkenal di antara lebih dari 466 suku yang ada di Papua memiliki salah satu tradisi budaya yang unik, yaitu upacara potong jari.

Tradisi ini sendiri diselenggarakan ketika salah satu anggota keluarga, baik ayah, ibu, anak ataupun adik meninggal dunia yang dilakukan dengan tujuan menunjukkan rasa persaudaraan yang tinggi.

Masyarakat suku dani percaya, dengan memotong salah satu jari tangan mereka merupakan bentuk simbol rasa sakit ketika ditinggal selamanya oleh anggota keluarga yang mereka cintaidan sayangi.

Umumnya upacara ini dilakukan oleh wanita, namun laki-laki juga dapat melakukannya sebagai bentuk ekspresi kesedihan yang mendalam.

Sudah ada sejak dahulu, tradisi potong jari juga sudah diwariskan secara turun temurun pada penduduk suku dani dan hingga saat ini masih dilakukan sebagai cara mengenang leluhur dan menunjukkan rasa belasungkawa.

8. Tradisi Tanam Sasi

Tanam sasi merupakan sebuah upacara adat kematian yang berasal dari suku Marind-Anim yang ada di Papua, khususnya wilayah dataran luas Papua Barat.

Pada pelaksanaannya, sasi yang digunakan pada upacaranya merupakan sejenis kayu yang ditanam ketika kematian sudah mencapai 40 hari. Selanjutnya, sasi tersebut akan dicabut setelah 1000 hari ditanam.

Pada prosesnya, upacara ini juga melibatkan penampilan tarian tradisional, yaitu tari gatsi yang juga ditampilkan pada festival Telinga Tusuk yang diselenggarakan suku Marind.

Upacara juga dilengkapi dengan alat musik tradisional Papua, yaitu Tifa yang berbentuk seperti gendang kecil yang terbuat dari kayu susu, kulit rusa atau biawak yang mampu menghasilkan suara musik yang indah.

9. Tradisi Merarik atau Kawin Culik

Merarik yang berasal dari bahasa Sasak atau kawin culik merupakan tradisi pernikahan yang berasal dari Suku Sasak di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Secara sederhana, tradisi ini dilakukan dengan cara pihak pria yang hendak menikah harus menculik pihak perempuan yang ingin dinikahinya, lalu membawa pulang dan kemudian menikah di keesokan harinya.

Sebelum melaksanakan merarik, kedua calon pengantin harus terlebih dahulu menyepakati jam dan hari mereka akan melaksanakannya yang akan menjadi rahasia kedua belah pihak, dan proses ini disebut dengan midang.

Tahap berikutnya dari tradisi ini disebut dengan selabar dan majestik, di mana keluarga laki-laki harus melapor kepada dusun pihak perempuan bahwa telah terjadi merarik.

Setelah itu, kesepakatan akan proses adat selanjutnya juga akan ditentukan, seperti ijab kabul, sorong serah, hingga nyongkolan.

Keempat, yaitu tahap mbait wali, di mana proses penjemputan wali dengan tujuan menikahkan perempuan ketika ijab kabul yang telah disepakati akan dilaksanakan.

Tahap kelima, yaitu tahap sorong serah, yaitu proses serah terima pengantin pada perkawinan yang telah direncanakan.

Dan yang terakhir, yaitu tahapan nyongkolan, di mana proses pengiringan keluarga pihak laki-laki menuju ke keluarga perempuan.

Nah, itulah pembahasan terkait 38 provinsi di Indonesia lengkap dengan ibu kota, tradisi dan budayanya yang unik dan beragam.

Bukan hanya contoh-contoh di atas, Indonesia menawarkan berbagai jenis keindahan alam dan keberagaman budaya di setiap pelosoknya. Mulai dari kuliner, objek hingga desa wisata yang bisa kamu kunjungi dan masih banyak lagi.

Jika kamu berencana mengunjungi berbagai daerah di Indonesia, perlindungan perjalanan seperti MyTravel Protection Domestic juga dapat dipertimbangkan untuk membantu menghadapi risiko selama perjalanan, seperti kecelakaan, kehilangan bagasi, atau keterlambatan, sesuai dengan manfaat dan ketentuan polis.

MyTravel Protection Domestic memberikan pilihan perlindungan untuk perjalanan domestik sesuai manfaat dan ketentuan polis. Dengan menyiapkan perlindungan perjalanan sejak awal, kamu dapat memiliki perlindungan finansial terhadap risiko tertentu yang mungkin terjadi selama perjalanan sesuai ketentuan polis.

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Keuangan
5 mins read 06/02/2025
7 Contoh Literasi Finansial di Kehidupan Sehari-hari serta Manfaatnya!

Apa saja contoh literasi finansial? Sebelum memulai pembahasan tersebut, tahukah kamu yang dimaksud dengan literasi finansial atau keuangan?

Literasi keuangan sendiri mengacu pada kemampuan maupun pemahaman yang dimiliki seseorang guna memiliki skills untuk mengelola finansialnya dengan baik dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan memiliki ilmu literasi finansial, maka kamu dapat dengan baik memanfaatkan serta mengelola keuangan dengan lebih bijak yang termasuk di dalamnya seperti pengelolaan uang pribadi, penganggaran, investasi, hingga perencanaan keuangan.

Untuk memiliki gambaran apa saja contoh literasi finansial, simak di bawah ini beberapa penerapan literasi keuangan yang harus kamu ketahui!

7 Contoh Literasi Finansial di Kehidupan Sehari-hari serta Manfaatnya!

Berikut ini beberapa contoh literasi keuangan dan penerapannya di kehidupan sehari-hari:

1. Hadir di Berbagai Jenis Tabungan

Contoh Literasi Finansial

pexels

Berbeda dengan sekarang, dulu ketika seseorang ingin menabung, yang harus dilakukan adalah pergi ke bank dan membuka rekening.

Kemudian, di bank tersebut akan ditawarkan tabungan dengan limit kecil, menengah, hingga besar dengan pilihan terbatas yang pada umumnya diterapkan di semua bank.

Namun, dengan perkembangan teknologi, OJK atau Otoritas Jasa Keuangan merasa bahwa selama beberapa tahun terakhir, tingkat literasi finansial masyarakat Indonesia sudah mengalami perkembangan.

Oleh sebab itu, banyak lembaga keuangan yang mulai lebih percaya diri untuk memberikan dan menawarkan jenis tabungan berbeda sesuai dengan fungsinya masing-masing.

2. Partisipasi Aktif Masyarakat di Sektor Keuangan

contoh literasi finansial Partisipasi Aktif Masyarakat di Sektor Keuangan

pexels

Dengan adanya perkembangan teknologi dan serba digital saat ini menjadi sangat krusial dalam perkembangan literasi keuangan masyarakat. Di mana, segala informasi terkait finansial dapat dengan mudah didapatkan melalui internet.

Selain itu, informasi-informasi tersebut juga tidak harus berasal dari pemerintah maupun perusahaan saja.

Tapi, dengan mudahnya akses media sosial saat ini, setiap orang dapat dengan mudah membagikan opini dan pengetahuan mereka terkait keuangan dengan mudah.

Dengan banyaknya partisipasi masyarakat tersebut juga menjadi penanda bahwa tingkat literasi keuangan sebuah negara semakin membaik.

Informasi tersebut dapat dengan mudah di akses melalui berbagai platform media sosial, seperti Twitter, Instagram, dan sebagainya.

3. Kesadaran untuk Menabung sejak Dini

contoh literasi finansial Kesadaran untuk Menabung sejak Dini

pexels

Selanjutnya, kesadaran untuk menabung sejak dini oleh masyarakat. Hal ini menjadi sangat krusial untuk mempopularkan pengetahuan untuk mulai menabung walaupun masih anak-anak untuk masa depan.

Proses ini sendiri juga mendorong anak tersebut untuk mampu memiliki pola pikir bahwa menabung itu penting dan dapat dimulai dari nominal sekecil apa pun.

Tujuan menabung sendiri berbeda pada tiap orang. Namun, dengan menabung maka akan adanya pengelolaan uang surplus guna mencapai tujuan tersebut.

4. Investasi

investasi - contoh literasi finansial

pexels

Di tengah masyarakat, investasi sendiri memiliki stigma, di mana banyak orang menganggap bahwa investasi hanya dapat dilakukan oleh orang kaya saja dan memiliki aset yang besar.

Padahal, saat ini sendiri investasi dapat dilakukan oleh semua orang dan tidak memerlukan nominal yang besar.

Seperti saat ini, di mana semakin banyaknya produk investasi dengan modal awal yang lebih terjangkau sampai bahkan hanya sebesar Rp 10.000 saja.

Banyak lembaga keuangan pula yang juga berlomba-lomba membuat program investasi yang lebih aman guna menargetkan para investor pemula.

5. Memutar Uang Pinjaman untuk Hal Produktif

Contoh literasi finansial selanjutnya sendiri dapat dilihat dari kemampuan seseorang untuk memutar uang pinjaman.

Meminjam uang sering kali memiliki stigma yang buruk di tengah masyarakat, padahal pada situasi tertentu guna mengembangkan kondisi finansial pribadi, proses ini menjadi salah satu faktor penting jika dimanfaatkan dengan baik.

Salah satunya adalah dengan memanfaatkannya untuk hal yang produktif dan bukan untuk keperluan yang sifatnya konsumtif.

Seperti contohnya, ketika bisnis yang kamu jalani sedang berada di titik puncak, namun kamu belum memiliki modal yang cukup untuk melakukan ekspansi. Proses meminjam uang bisa menjadi solusi yang tepat guna memajukan bisnis yang kamu jalani.

6. Produk Keuangan Digital menjadi Gaya Hidup

Salah satu bentuk literasi keuangan digital dapat dilihat melalui produk keuangan digital yang sering kita gunakan setiap harinya. Mulai dari e-money, pay later, hingga pinjaman online.

Adanya pandemi Covid-19 mendorong kemajuan teknologi di banyak bidang, tidak terkecuali keuangan digital yang membuat masyarakat menjadi lebih memahami pentingnya transaksi non-tunai yang dapat diakses dengan mudah melalui gadget.

Karena meningkatnya literasi keuangan masyarakat, banyak instansi jasa keuangan yang muncul mengeluarkan produknya masing-masing.

Penggunaan produk keuangan digital sendiri juga memiliki keuntungannya tersendiri, yaitu kemudahan untuk melakukan pelacakan proses keluar masuknya uang.

7. Memilih Lembaga Keuangan Syariah secara Selektif bagi Umat Muslim

Berdasarkan data hasil survei OJK, literasi keuangan syariah dari masyarakat Indonesia di tahun 2022 sendiri masih berada di angka 9,14%. Walaupun angkanya masih belum memuaskan, namun jika dibandingkan dengan tahun 2019 sudah mengalami peningkatan.

Peningkatan ini sendiri bukan tanpa alasan, salah satunya adalah karena semakin banyaknya lembaga dan juga masyarakat yang aktif mengampanyekan hal-hal seputar keuangan syariah.

Salah satu contoh literasi keuangan syariah adalah masyarakat muslim yang memiliki preferensi untuk memilih layanan perbankan maupun pembiayaan dengan basis syariah.

Aspek Literasi Finansial

Setelah mengetahui apa saja contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, berikut ini ada aspek literasi keuangan yang masing-masing memiliki tujuan serta penjelasannya tersendiri.

1. Basic Personal File

Aspek pertama, yaitu dasar keuangan pribadi atau basic personal finance. Aspek ini sendiri meliputi berbagai hal yang bersangkutan dengan pemahaman dasar seseorang mengenai sistem keuangan.

Seperti contohnya, perhitungan bunga sederhana, bunga majemuk, inflasi, opportunity cost, time value of money atau nilai waktu, likuiditas aset, dan masih banyak lagi.

2. Money Management

Aspek selanjutnya, pengelolaan keuangan atau money management yang berkaitan dengan bagaimana seseorang mampu mengelola keuangannya sendiri.

Hal ini yang berarti bahwa semakin tinggi kemampuan literasi finansial seseorang, maka secara langsung juga semakin baik pula kemampuan seseorang untuk mengelola keuangannya sendiri atau bahkan perusahaan.

3. Saving and Investment

Selanjutnya saving atau tabungan yang merupakan penyisihan sebagian dari pendapatan yang kamu miliki untuk mencapai tujuan yang di miliki dan tidak digunakan untuk kegiatan konsumsi.

Sedangkan, investasi atau investment sendiri merupakan bagian dari tabungan yang dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi guna menghasilkan barang serta jasa.

Seperti contohnya, investasi saham, reksadana, deposito, obligasi, P2P atau Peer to Peer Lending, dan sebagainya.

4. Risk Management

Aspek selanjutnya, yaitu risk management atau manajemen risiko. Risiko bukanlah sesuatu yang dapat diprediksi dan dapat muncul akibat adanya ketidakpastian.

Oleh sebab itu, memiliki manajemen risiko yang baik dapat membantu dalam meminimalisir risiko yang mungkin saja dialami serta mengoptimalkan keuntungan yang bisa didapatkan.

5. Credit and Debt Management

Aspek terakhir dari literasi keuangan adalah pengelolaan kredit dan pinjaman. Ini mencakup berbagai kegiatan yang saling berhubungan untuk mengelola kredit dengan baik.

Pengelolaan kredit melibatkan beberapa langkah penting, seperti menilai kelayakan kredit, menyusun kebijakan kredit, dan memantau serta mengendalikan kredit.

Penilaian kelayakan kredit adalah proses di mana bank menilai apakah calon peminjam mampu membayar kembali pinjaman berdasarkan riwayat kredit, pendapatan, dan aset.

Kebijakan ini harus dirancang dengan hati-hati untuk memastikan bahwa pinjaman yang diberikan aman dan menguntungkan.

Pemantauan dan pengendalian kredit adalah langkah penting untuk memastikan bahwa pinjaman dikelola dengan baik dan mengambil tindakan jika ada masalah.

Manfaat Mempelajari Literasi Finansial

Setelah mengetahui contoh dan aspeknya yang penting bagi kehidupan sehari-hari. Berikut ini manfaat mempelajari literasi keuangan, sebagai berikut.

1. Pengelolaan Uang yang Baik

Dengan memiliki literasi finansial yang baik, maka seseorang juga dapat mengelola uang dengan lebih baik.

Termasuk dalam pengaturan cash flow bulanan, mempersiapkan dana darurat, asuransi, hingga investasi.

Secara sederhana, jika seseorang memiliki literasi finansial yang baik, maka ia tidak akan mengalami kesulitan untuk membuat keputusan terkait strategi yang tepat untuk mencapai tujuan dan mengembangkan kondisi finansial yang dimiliki.

2. Pemilihan Bijak Membelanjakan Uang

Manfaat selanjutnya, seseorang dapat dengan bijak membelanjakan uang jika memiliki keterampilan dalam literasi finansial, seperti membeli produk maupun jasa keuangan.

Pemilihan yang bijak mampu meningkatkan taraf hidup secara signifikan karena orang tersebut mampu mengelola dan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki dengan baik.

3. Pendistribusian Kekayaan yang Lebih Merata

Selanjutnya, dengan adanya literasi keuangan yang baik maka dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Pada umumnya, banyak orang kaya melakukan investasi melalui lembaga keuangan terpercaya yang akan memberikan dampak positif pada ekonomi sekitar.

4. Terhindar dari Penipuan

Terakhir, ilmu literasi finansial juga mampu menghindari seseorang dari risiko penipuan yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Dengan memiliki ilmu literasi keuangan yang cukup, kamu akan terhindar dari pihak-pihak yang ingin menipu dan merugikan dirimu secara finansial menggunakan cara apa pun.

Meningkatnya teknologi saat ini juga bukan hanya memberikan dampak positif, tapi juga dampak negatif karena semakin mudahnya pihak tidak bertanggung jawab melakukan penipuan via online, mulai dari pinjaman online ilegal, investasi bodong, dan masih banyak lagi.

Cara Meningkatkan Literasi Finansial

Tingkat literasi finansial yang tinggi dapat membantu seseorang mencapai tujuannya dengan lebih cepat khususnya dalam aspek keuangan. Namun, bagaimana cara meningkatkan literasi keuangan? Simak di sini!

  • Menyediakan waktu dan berkomitmen untuk terus belajar seputar keuangan.

  • Membuat serta mengevaluasi catatan finansial secara rutin setidaknya seminggu sekali.

  • Berdiskusi dengan orang lain yang memiliki pemahaman lebih mendalam seputar literasi finansial.

  • Mampu belajar dari pengalaman serta uji coba dan belajar dari kesalahan yang dilakukan sebelumnya.

  • Melakukan konsultasi secara langsung dengan pakar perencana finansial.

  • Memiliki tekad dan menunjukkan sikap yang kuat untuk meraih tujuan finansial yang ingin dicapai.

Langkah Meningkatkan Literasi Finansial

Untuk membantu sahabat MyProtection dalam proses meningkatkan ilmu literasi finansialnya, berikut ini langkah-langkah dalam meningkatkan literasi keuangan.

1. Pendidikan & Pengetahuan

Langkah pertama, adalah memiliki pendidikan dan pengetahuan seputar literasi finansial yang bisa di dapat melalui buku, artikel, kursus, maupun seminar.

Topik-topik yang berkaitan dengan keuangan, mulai dari anggaran, tabungan, investasi, hutang hingga asuransi yang dapat membantu kamu lebih memahami proses finansial dan istilah-istilah keuangan.

2. Membuat Anggaran

Selanjutnya, membuat anggaran yang menjadi tahapan penting di proses pengelolaan finansial seseorang.

Dengan membuat anggaran yang baik, kamu dapat dengan mudah melakukan analisis pada setiap pengeluaran dan pendapatan milikmu serta mengalokasikan dana dengan lebih bijak.

Pencatatan ini juga dapat membantu sahabat MyProtection menyisihkan sisa pendapatan untuk ditabung dan berbagai keperluan darurat lainnya.

3. Pengelolaan Hutang

Pengelolaan hutang melibatkan pemahaman mendalam jenis serta bunga hutang yang kamu miliki.

Setelah itu, membuat rencana untuk membayarnya secara teratur dan menghindari menambah hutang jika tidak mendesak. Dahulukan hutang dengan suku bunga yang lebih tinggi terlebih dahulu untuk mengurangi beban.

Selanjutnya, menabung serta investasi yang dapat dilakukan guna mencapai tujuan tabungan, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Memiliki pemahaman seputar investasi yang sesuai dengan profil risiko kamu, dan konsultasikan bersama ahli keuangan jika kamu ingin menggunakan opsi investasi yang lebih kompleks.

4. Asuransi & Proteksi

Literasi finansial juga dapat dilihat bagaimana seseorang memiliki pemahaman tentang kebutuhan asuransinya dan jenis asuransi apa saja yang tersedia.

Asuransi bermanfaat untuk memberikan perlindungan bagi diri dan juga aset yang dimiliki berdasarkan ketentuan polis asuransi yang tersedia.

5. Pemantauan & Evaluasi

Melakukan pemantauan dan evaluasi finansial secara berkala. Hal ini termasuk anggaran, tabungan, hingga investasi yang kamu miliki secara rutin.

Menyesuaikan rencana finansial yang kamu miliki melalui perubahan gaya hidup maupun tujuan yang ingin dicapai.

Selanjutnya, melakukan pengamatan perkembangan keuangan yang kamu miliki secara teratur dan jika perlu lakukan evaluasi dan perbaikan.

6. Menggunakan Teknologi Keuangan

Perkembangan teknologi juga berdampak pada sektor keuangan, untuk dapat membantu dapat proses pengelolaan uang, platform serta aplikasi keuangan saat ini dapat mempermudah proses tersebut.

Melalui aplikasi ini, kamu dapat memiliki banyak fitur mulai dari pemantauan pengeluaran, reminder untuk tagihan serta manajemen portofolio investasi sehingga semuanya dilakukan secara otomatis.

7. Diskusi & Kolaborasi

Terakhir, proses diskusi serta kolaborasi. Dalam pengelolaan keuangan yang baik, berdiskusi bersama keluarga maupun pasangan hidup dapat menyelesaikan banyak masalah guna mencapai kesepakatan finansial bersama.

Selain itu, kamu juga dapat bergabung dengan berbagai komunitas maupun forum online yang membahas seputar finansial dan literasi keuangan untuk memiliki pemahaman mendalam seputar topik tersebut.

Nah, itulah berbagai contoh literasi finansial dalam kehidupan sehari-hari dan mengapa literasi keuangan sendiri menjadi penting dan krusial bagi diri sendiri dan juga negara.

Dengan tingginya literasi finansial yang dimiliki, maka pengelolaan uang yang dimiliki seseorang juga akan menjadi lebih baik. Seseorang juga akan menjadi lebih bijak dalam mengatur keuangannya.

Seperti salah satunya dengan berinvestasi yang hasilnya tidak dapat dirasakan secara langsung. Namun, investasi akan sangat bermanfaat di masa depan. Sama dengan asuransi yang dapat menjadi solusi perlindungan kesehatan yang tepat.

Salah satu rekomendasinya adalah Perlindungan Kesehatan Prima yang memiliki banyak keunggulan produk, seperti:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin dan obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan

  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan

  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. 

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 13/05/2020
Agar Kacamatamu Tidak Berembun Saat Pakai Masker, Ini Caranya!

Jakarta, 13 Mei 2020 - MyProtection News

Sesuai dengan imbauan pemerintah dan World Health Organization (WHO), kini seluruh masyarakat diwajibkan menggunakan masker saat bepergian ke luar. Hal ini berlaku bagi masyarakat yang sehat ataupun yang sedang sakit. Tak perlu masker medis, Anda bisa membuat masker kain sendiri di rumah.

Selama pandemi COVID-19 masih berlangsung, maka kita semua akan terus diimbau menggunakan masker. Namun, pemakaian masker ternyata membawa tantangan tersendiri bagi pengguna kacamata. Mungkin bagi Anda pengguna kacamata akan sering merasakan kacamata menjadi berembun karena menggunakan masker. Alhasil, penglihatan pun jadi terganggu. Hal ini bisa berbahaya bagi Anda yang harus menyetir atau mengoperasikan mesin.

Coba simak tips berikut ini agar Anda bisa menggunakan kacamata dan masker dengan nyaman!

  1. Gunakan masker yang pas dengan hidung

Dengan menggunakan masker yang menempel lekat dengan hidung, kemungkinan masker membuat kacamata jadi berembun semakin kecil. Oleh karena itu, penting membeli atau membuat masker yang sesuai dengan ukuran wajah. Anda pun jadi tak perlu repot memperbaiki posisi masker akibat menggunakan masker yang tak sesuai dengan ukuran wajah.

  1. Gunakan semprotan anti-embun atau anti-kabut

Semprotan anti-embun ini biasanya dipakai oleh atlit renang untuk mencegah kacamata renangnya berembun ketika harus berkompetisi. Anda juga bisa mencoba semprotan anti-kabut ini untuk mencegah gangguan penglihatan akibat kacamata yang berembun.

  1. Celupkan lensa kacamata ke larutan sabun

Trik satu ini bisa Anda coba karena bahannya bisa didapatkan di rumah. sebelum digunakan, usapkan shampoo bayi atau air sabun ke lensa kacamata Anda sehingga menghasilkan busa. Lalu jangan bilas lensa Anda dengan air bersih, tetapi biarkan busa mengering dan lap kacamata dengan kain lembut bebas serat.

Lapisan sabun ini diharapkan membentuk lapisan film tips yang bisa mengurangi tegangan permukaan, sehingga molekul air kecil dari pernapasan kita bisa tersebar lebih merata di permukaan lensa dan mengurangi terbentuknya embun.

  1. Tempatkan tisu di dalam masker

Kelembapan dari napas kita membuat kacamata jadi berembun. Dengan menyisipkan tisu di dalam masker, kelembapan tersebut bisa diserap oleh tisu. Lipat tisu agar sesuai dengan ukuran wajah lalu letakan dekat dengan posisi hidung.

Apakah Anda memiliki trik lainnya untuk mencegah kacamata berembun akibat masker?

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel