Cara Menghilangkan Karat pada Mobil - Mobil yang komponennya sebagian besar terbuat dari logam seperti besi maupun baja memiliki risiko terhadap oksidasi, khususnya di lingkungan lembap, terkena air garam, kotoran, hingga goresan atau kerusakan cat.
Proses oksidasi tersebutlah yang dapat menimbulkan karat pada mobil yang dipercepat oleh faktor luar lainnya. Agar tidak menyebar, bagian mobil yang berkarat harus segera diperbaiki.
Simak pembahasan berikut seputar apa saja yang dilakukan sebagai cara menghilangkan karat pada mobil!

Berikut ini 6 cara menghilangkan karat pada mobil dengan cepat dan mudah yang harus kamu ketahui. Simak selengkapnya!
Salah satu cara paling sederhana yang dapat dilakukan adalah memberikan pelumas pada bagian mobil yang tersembunyi, seperti engsel pintu, kap mesin, hingga bagasi.
Bagian-bagian tersebut sering kali kurang diperhatikan dan dibersihkan, yang membuatnya rawan karat.
Memberikan pelumas yang bertindak dengan membentuk lapisan pelindung pada bagian tersebut dapat membantu dalam mencegah air dan udara masuk ke permukaan logam dan memperlambat proses korosi.
Karena memiliki sifat larutan asam ringan, air hujan juga dapat mempercepat proses oksidasi pada besi dan logam yang menyebabkan karat.
Oleh karena itu, mencuci mobil setelah hujan sangat disarankan untuk menghindari hal tersebut.
Walaupun tidak hujan, mencuci mobil secara rutin juga dapat memberikan perlindungan pada cat dan bodi mobil dari kotoran, debu, hingga polusi serta memperpanjang usia mobil.
Mencuci mobil yang baik umumnya disarankan pada pagi hari atau siang hari di saat ada sinar matahari yang dapat membantu proses pengeringan dan pencahayaan untuk mengecek area tersembunyi.
Rust remover atau penghilang karat dapat mengangkat lapisan karat dari permukaan logam melalui reaksi kimia yang umumnya melibatkan asam fosfat atau surfaktan.
Selain karat, rust remover juga dapat mengangkat kerak yang ada pada komponen mobil, mulai dari velg, blok mesin, knalpot, dan bagian lainnya yang terbuat dari logam, yang mampu mengembalikan penampilan serta fungsinya dengan baik.
Jika kondisi karat pada komponen mobil sudah cukup parah, maka langkah ini dapat menjadi pilihan yang tepat.
Sebelum dilakukan pengecatan ulang, mengamplas permukaan komponen yang berkarat sangat dianjurkan untuk mengikis lapisannya.
Mengamplas sebelumnya juga dapat menjadi langkah pengecatan ulang yang lebih efektif, karena dapat membantu cat menempel lebih baik dan tahan lama.
Pasta gigi juga cukup efektif untuk menghilangkan karat ringan atau jamur pada komponen mobil. Hal ini dikarenakan kandungan abrasif yang ada di dalamnya mampu membantu dalam membersihkan karat ringan.
Untuk melakukannya, kamu dapat mengoleskan pasta gigi tersebut langsung ke daerah yang berkarat, diamkan beberapa menit, gosok area tersebut, kemudian bersihkan sisa karat yang ada.
Jika masih tidak hilang, kamu dapat mengulangi proses ini beberapa kali hingga karat pada komponen mobil hilang.
Metode elektrolisis merupakan metode untuk menghilangkan karat pada komponen mobil yang melibatkan perendaman komponen pada larutan elektrolit yang kemudian ditambahkan arus listrik.
Metode ini memungkinkan untuk mengubah karat atau oksida besi menjadi logam besi murni melalui reaksi kimia.
Karena keefektifannya, metode ini sangatlah dianjurkan untuk karat ringan hingga parah pada berbagai komponen mobil.
Nah, itulah 6 cara menghilangkan karat pada mobil yang sering kali dapat terjadi karena sejumlah komponennya yang terbuat dari logam. Semoga bermanfaat!
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Jakarta, 3 Maret 2020 - MyProtection News
Sejak pemerintah mengumumkan bahwa terdapat 2 kasus positif Corona atau COVID-19 di Indonesia, masyarakat mulai berlomba-lomba membeli masker. Namun, apakah menggunakan masker benar-benar efektif untuk mencegah virus Corona?
Dilansir dalam CNBC.com, menurut Eli Perencevich, MD seorang professor kedokteran dan epidemologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Iowa, Amerika Serikat ternyata menggunakan masker belum tentu dapat mencegah penularan COVID-19 yang mirip dengan SARS ini.
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto pun menegaskan bahwa penggunaan masker hanya berlaku bagi orang sakit. Sehingga penderita tidak menyebarkan cairan saat bersin/batuk kepada orang lain yang berpotensi membawa virus di dalamnya. Sedangkan, bagi masyarakat yang sehat tidak perlu menggunakan masker. Apalagi hingga memakai masker N-95 yang dikhususkan bagi petugas kesehatan rumah sakit. Perlu diingat bahwa penyebaran virus Corona adalah melalui cairan tubuh bukan melalui udara.
Penggunaan masker yang tidak tepat malah beresiko menyebarkan penyakit pada penggunanya. Contohnya, menggunakan masker yang sama berulang kali memicu pertumbuhan bakteri dan virus. Apalagi, saat mengenakan masker, seseorang bisa lebih sering menyentuh wajahnya untuk memperbaiki posisi masker.
Langkah terbaik untuk mencegah penyebaran virus Corona adalah menjaga jarak atau mengurangi kontak dengan penderita virus. Hal penting lainnya adalah sering mencuci tangan atau setidaknya memakai hand sanitizer setelah menyentuh barang di tempat umum. Hindari menyentuh wajah, mata, mulut, dan bagian tubuh yang terluka jika Anda bepergian ke tempat umum dan menyentuh barang-barang yang kemungkinan telah disentuh banyak orang. Misalnya seperti pintu toilet dan tombol lift. Masker dapat digunakan saat Anda berada di tempat umum yang padat untuk mencegah cairan mengandung virus mengenai wajah Anda.
Jangan lupa untuk menjaga kesehatan tubuh dengan mengurangi kunjungan ke tempat ramai, makan dan minum yang cukup, rutin berolahraga, serta menjaga kebersihan tubuh.
Semoga Anda sehat selalu!
Salam,
Sahabat MyProtection
Hi, Sahabat MyProtection!
Agar aktivitas harianmu berjalan lancar, tentunya perlindungan untuk kesehatanmu harus tetap PRIMA dong! Selain berolahraga teratur dan menjaga pola hidup sehat, jangan lupa melengkapi diri dan keluarga dengan asuransi kesehatan terbaik dari Perlindungan Kesehatan Prima.
Asuransi kesehatan online satu ini punya segudang fitur yang membuat ANda dan keluarga makin ama & nyaman menjalani kegiatan sehari-hari bahkan di tengah pandemi.
Bukan cuma fiturnya yang lengkap, Anda juga bisa tentukan sendiri manfaat serta premi asuransi sesuai kebutuhan. Premi mulai dari Rp 2,5 jutaan/tahun dengan manfaat rawat inap & bedah Rp 100 juta/tahun.
Nikmati diskon spesial 10% bagi Sahabat MyProtection yang membeli Perlindungan Kesehatan Prima selama November 2020*
Mulai perlindunganmu di sini!
*Syarat dan Ketentuan:
Jaga rutinitasmu tetap aman dan nyaman, bahkan di tengah pandemi, bersama Perlindungan Kesehatan Prima.
Soalnya memang cuma Perlindungan Kesehatan Prima yang janji untuk jagain kamu 24/7 kapanpun, dimanapun. Asyiknya lagi, Anda bisa mendapatkan potongan harga 10% untuk pembelian Perlindungan Kesehatan Prima di bulan ini!
Biar makin yakin untuk beralih ke Perlindungan Kesehatan Prima, ada berbagai fitur dan manfaat yang bisa Anda nikmati. Karena Perlindungan Kesehatan Prima lebih dari sekadar asuransi kesehatan biasa.
Sudah siap jalanin janji pasti dari Perlindungan Kesehatan Prima?
*Syarat dan Ketentuan: