Home
/
Articles
/
Automotive
/
6 Easy and Fast Ways to Remove Rust from Your Car!

6 Easy and Fast Ways to Remove Rust from Your Car!

10 February 2026 | MyProtection News Jakarta

Since most car components are made of metal, such as iron and steel, they are highly prone to oxidation. This risk increases in humid environments when exposed to road salt, dirt, scratches, or damaged paint.

The oxidation process causes rust on cars, and if left untreated, it can spread and cause serious damage. To prevent this, rusty areas must be repaired immediately.

Here are 6 easy and effective ways to remove rust from your car that you can try!

6 Easy and Fast Ways to Remove Rust from Your Car!

Discover 6 quick and easy methods to remove car rust effectively. Read the full guide below!

1. Apply Lubricant to Hidden Parts

One of the simplest methods is applying lubricant to hidden car parts, such as door hinges, the hood, and the trunk.

These areas are often overlooked when cleaning, making them more vulnerable to rust. By applying the lubricant, a protective layer is formed that prevents moisture and air from reaching the metal surface, slowing down the corrosion process.

2. Wash Your Car Regularly, Especially After Rain

Rainwater is slightly acidic and can accelerate the oxidation process, leading to rust. That is why washing your car after rain is highly recommended.

Even when it doesn’t rain, regular car washing helps protect the paint and body from dirt, dust, and pollution while extending the car’s lifespan.

The best time to wash your car is in the morning or afternoon when sunlight is available to speed up drying and help you check hidden areas more easily.

3. Apply Lubricant to Hidden Parts

A rust remover works by lifting rust from the metal surface through a chemical reaction, usually involving phosphoric acid or surfactants.

Besides rust, it can also remove deposits from car components such as wheels, engine blocks, exhaust pipes, and other metal parts, restoring both their look and function effectively.

4. Sand and Repaint

For more severe rust problems, sanding and repainting are the best solutions.

Sanding the rusty surface helps remove the rust layer, making the repainting process more effective. This step also improves paint adhesion, making it last longer and providing better protection.

5. Use Toothpaste

Toothpaste can be surprisingly effective in removing light rust or mold from car components. Its mild abrasive properties help scrub away minor rust.

Apply toothpaste to the rusty area, leave it for a few minutes, then scrub gently and clean off the residue. If the rust remains, repeat the process until it disappears.

6. Try Electrolysis

Electrolysis is a more advanced method of removing rust. It involves soaking the rusty component in an electrolytic solution while applying an electric current.

Through a chemical reaction, this process converts rust back into pure iron. It’s highly effective for treating both light and heavy rust on various car parts.

Those are 6 proven ways to remove rust from your car. Since cars contain many metal components, rust is a common issue that every car owner should be aware of.

By applying the right method, you can protect your car’s durability and keep it looking great for an extended period.

*PT Lippo General Insurance Tbk is licensed and supervised by Financial Services Authority (OJK)

Was this article helpful?
Subscribe to our newsletter
Click subscribe to subscribe to our article newsletter
Share MyPro on
facebook
twitter
instagram
About MyProtection News Jakarta
MyProtection is one of the pioneer portals for purchasing health insurance and general insurance online which can be accessed via website and application platforms since 2017.
Recommended Articles
All Category
5 mins read 29/04/2020
Cegah Panas Dalam Saat Berpuasa

Jakarta, 29 Maret 2020 - MyProtection News

Ketika berpuasa, ada berbagai tantangan yang bisa kita hadapi. Salah satunya menahan rasa lapa dan haus. Tubuh pun rentan mengalami kekurangan cairan dan nutrisi tubuh karena waktu makan terbatas. Gangguan kesehatan yang lazim terjadi saat berpuasa adalah panas dalam.

Aswin Pramono, dokter ahli penyakit dalam dari RS Carolus Jakarta menyatakan bahwa panas dalam bisa berhubungan dengan kekurangan cairan tubuh. Apalagi jika asupan hidrasi tidak dipenuhi ketika buka puasa dan tubuh.

Ketika tubuh panas dalam akibat dehidrasi saat berpuasa maka efek yang bisa dirasakan adalah demam ringan, air liur kering, kelenturan kulit terganggu serta bibir pecah-pecah. Jika dibiarkan terus menerus, tubuh akan mudah terserang flu dan penyakit lainnya.

Oleh karena itu penting untuk minum air putih yang cukup, bahkan saat puasa. Triknya adalah minum segelas air putih saat berbuka & setelah salat magrib. Dilanjutkan 2 gelas air putih setelah berbuka atau makan besar. Lalu 1 gelas air putih setelah tarawih dan 1 gelas lagi sebelum tidur. Kemudian Anda bisa meminum segelas air putih saat sahur dan 2 gelas air putih seusai sahur. Pastikan Anda minum setidaknya 8 gelas atau 2 liter air putih sesuai kebutuhan dan kondisi tubuh.

Anda juga bisa mengonsumsi beberapa makanan saat panas dalam mulai menyerang. Contohnya seperti jeruk yang kaya vitamin C, buah pisang untuk memperlancar pencernaan, susu & yoghurt yang bernutrisi. Berbagai buah-buahan ini bisa Anda olah menjadi takjil atau jus agar tak membosankan.

Salam,
Sahabat MyProtection

Read Article
All Category
5 mins read 04/03/2020
Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Melawan Virus Corona dengan Makanan Ini!

Jakarta, 4 Maret 2020 - MyProtection News

Virus Corona masih menjadi isu hangat di seluruh dunia saat ini. Seiring dengan meluasnya penyebaran virus dan jumlah korban yang terus bertambah, kita pun harus kian waspada dan berjaga-jaga.

Salah satu langkah penting untuk mengurangi resiko tertular virus corona mapun penyakit akibat perubahan cuaca adalah menjaga kesehatan tubuh. Agar tubuh tetap dalam kondisi prima, maka kita disarankan untuk berolahraga rutin dan mengonsumsi makanan bernutrisi. Beberapa di antaranya adalah makanan ini:

  1. Madu

Si manis yang satu ini mempunyai banyak manfaat, lho! Madu mengandung berbagai vitamin dan mineral yang membantu menjaga kesehatan tubuh, mencegah inflamasi, hingga mempercepat penyembuhan dari beberapa penyakit. Anda bisa mengonsumsi madu setiap hari secara langsung ataupun dicampur ke dalam makanan atau minuman lain. Pastikan Anda memilih kandungan madu murni dan asli, sehingga manfaat kesehatan yang Anda terima bisa maksimal!

  1. Bawang Putih

Tahukah Anda, kandungan allicin di dalam bawng putih bisa mencegah penularan virus ke dalam tubuh. bawang putih juga memiliki senyawa antivirus yang baik untuk meningkatkan imunitas tubuh. beberapa manfaat bawang putih lainnya adalah menangkal pilek, menurunkan tekanan darah, menjadi antibiotik alami. Anda pun bisa mendapatkan bawang putih dengan mudah karena banyak hidangan Indonesia yang menggunakan bawang putih sebagai salah satu bumbunya.

  1. Jahe

Rempah yang satu ini memang terkenal menghangatkan tubuh dan mencegah masuk angin. Jahe sendiri memang memiliki khasiat untuk mengatasi masalah pencernaan, mencegah kanker dan peradangan dalam tubuh, hingga meredakan batuk. Salah satu jenis jahe yaitu jahe merah pun cukup terkenal dengan khasiatnya untuk menjaga kesehatan tubuh. Anda disarankan untuk mengonsumsi jahe asli yang belum diolah. Anda bisa menyeduh jahe menjadi minuman atau menjadikan jahe sebagai bumbu masakan.

  1. Teh

Ternyata, kebiasaan untuk minum teh membawa banyak keuntungan, Sahabat MyProtection. Contohnya Chamomile Tea bisa membantu menenangkan pikiran dan membuat tubuh lebih rileks. Assam tea bisa membantu Anda tetap terjaga karena kandungan kafein di dalamnya. CNN pun mengutip bahwa sebuah studi membuktikan bahwa individu yang mengonsumsi 5 cangkir teh dalam sehari memiliki lebih banyak kandungan interferon dalam tubuhnya. Kandungan interferon dalam darah ini baik untuk kesehatan tubuh Anda.

  1. Minyak Zaitun

Minyak zaitun banyak digunakan untuk keperluan dapur hingga perawatan kulit. Minyak zaitun mengandung antibakteri yang membantu tubuh melawan penyakit umum seperti flu. Minyak yang berasal dari tumbuhan ini juga mengandung Vitamin E, K, dan Omega 3 yang baik bagi kesehatan tubuh Anda. Minyak zaitun bisa Anda konsumsi dengan mencampurkannya ke dalam salad, pasta, atau pengganti minyak goring biasa.

Mulai makan makanan sehat yuk, Sahabat MyProtection!

Salam,
Sahabat MyProtection

Read Article
All Category
5 mins read 07/01/2020
Kasus Depresi dan Bunuh Diri Meningkat, Kenali Gejalanya

Saat ini, masyarakat mulai familiar dengan istilah depresi dan dampaknya. Depresi, mengutip dari World Health Organization, merupakan gangguan yang diderita oleh lebih dari 300 juta penduduk dalam segala usia. Intensitas dari depresi pun beragam mulai dari gangguan depresi ringan, hingga depresi berat yang dapat berujung pada tindakan bunuh diri. Bahkan WHO juga memprediksikan depresi dan bunuh diri akan menjadi kasus penyakit terbanyak yang diidap masyarakat setelah penyakit jantung.

Walaupun bukan merupakan penyakit fisik, depresi dan tindakan bunuh diri dapat menular dan dikabarkan terus bertambah. Oleh karena itu, masyarakat harus mengenali gejala depresi sedari dini. Agar penderita depresi dapat segera mendapatkan pertolongan.

Mengutip dari artikel Kompas.com berjudul “Kenali Gejala Depresi, Pemicu Utama Bunuh Diri”, menurut penjelasan dr.Andri Sp.KJ, gejala depresi yang utama adalah gangguan mood atau perasaan hati yang menurun.

Orang yang mengidap depresi akan merasa putus asa terhadap hidupnya. Kondisi ini diikuti dengan gejala lainnya seperti susah berkonsentrasi, malas, tidak nafsu makan, bahkan memicu keinginan untuk bunuh diri. Gejala ini biasanya diidap setidaknya selama dua minggu berturut-turut. Tentu saja depresi dapat mengganggu kehidupan professional maupun social seseorang. Apalagi penderita depresi cenderung berubah menutup diri.

Hal terpenting yang harus diketahui masyarakat adalah depresi dapat diobati. Melalui pengobatan hingga terapi, seseorang diharapkan dapat merasa lebih baik seiring berjalannya waktu. Peran penting juga dipegang oleh keluarga dan relasi terdekat. Dukungan positif dapat membantu pengidap depresi kembali pulih.

Salam,
Sahabat MyProtection

Read Article