Sakit perut sebelah kiri dapat disebabkan oleh banyak hal, mulai dari yang ringan, seperti perut kembung, atau bahkan penyakit yang jauh lebih serius yang perlu kamu ketahui.
Jika rasa sakit tidak reda dalam waktu 1 hingga 2 hari, sahabat MyProtection harus segera melakukan pemeriksaan ke dokter segera agar dapat menimbulkan masalah kesehatan berbahaya, seperti batu ginjal maupun kista ovarium.
Hal ini dikarenakan perut bagian kiri merupakan tempat organ-organ penting berada, mulai dari limpa, pankreas, ginjal kiri, usus besar, hati, hingga kelenjar adrenal.
Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih mendalam seputar rasa sakit perut sebelah kiri yang timbul disebabkan oleh apa saja serta gejala-gejala lainnya. Simak selengkapnya!

pexels
Rasa sakit yang dirasakan menurut dokter dapat menjadi indikator beberapa penyakit, begitu pula dengan rasa sakit perut sebelah kiri yang dapat disebabkan oleh beberapa hal berdasarkan letaknya, baik di sebelah kiri atas maupun bawah perut, sebagai berikut.
Sakit perut sebelah kiri bagian atas pada umumnya disebabkan oleh berbagai organ yang berada di bawah tulang rusuk bagian kiri, seperti limpa, ginjal kiri, pankreas, bagian atas usus besar, paru-paru, hingga hati.
Walaupun organ jantung tidak berada di dekatnya, terkadang rasa sakit yang muncul dapat disebabkan oleh organ tersebut pula. Berikut beberapa penyakit yang dapat menyebabkannya:
Serangan jantung
Nyeri dada
Perikarditis atau peradagangan pada lapisan jantung
Pankreatitis atau radang pankreas
Pembesaran limpa
Pneumonia
Pkleuritis atau peradangan selaput paru-paru
Pneumothorax
Kostokondritis atau peradangan di tulang
Tulang rusuk patah
Endokarditis
Penyakit usus buntu
Sakit perut sebelah kiri bagian bawah juga biasanya disebabkan oleh beberapa organ yang ada di area tersebut, mulai dari usus kecil, usus besar, rektum, serta ureter kiri. Berikut beberapa penyakit yang dapat menyebabkannya:
Divertikulitis
Hernia
Gastroenteritis
Irritable bowel syndrome (IBS)
Kanker kolorektal
Infeksi ginjal
Batu ginjal
Penyakit crohn
Kolitis ulseratif
Aneurisma aorta abdominal atau pembengkakan pembuluh darah aorta di dalam perut
Usus terpelintir
Secara khusus pada wanita, rasa sakit pada perut bagian kiri bawah juga dapat disebabkan oleh penyakit seperti kista ovarium, kram menstruasi, endometriosis, torsi ovarium, kehamilan ektopik, dan radang panggul.

pexels
Seperti yang sudah dibahas di atas secara singkat, terdapat banyak penyakit yang dapat menimbulkan rasa sakit pada perut di sebelah kiri dari yang tergolong ringan hingga berat.
Jika ringan, pada umumnya gejala akan menghilang dalam kurun waktu 1 hingga 2 hari, namun jika keadaan tidak kunjung membaik, berikut beberapa penyakit yang dapat menyebabkannya:
Pada banyak situasi, penyebab munculnya rasa nyeri pada sisi kiri bagian bawah perut adalah divertikulitis yang merupakan peradangan pada divertikula atau kantong-kantong kecil yang terbentuk pada usus besar.
Saat kantong tersebut robek, mengalami pembengkakan, maupun infeksi, maka akan menyebabkan divertikulitis.
Divertikulitis dapat disebabkan karena adanya bakteri yang terperangkap di salah satu kantong usus besar serta melemahnya bagian dinding organ besar. Oleh sebab itu, kondisi ini lebih sering dan umum dialami orang yang berusia lebih dari 50 tahun.
Seseorang yang terkena divertikulitis juga dapat dilihat melalui gejala-gejala lain seperti, demam, mual, muntah, hingga sembelit maupun diare pada beberapa kasus tertentu.
Gastritis merupakan peradangan, iritasi, maupun pengikisan yang terjadi pada lapisan lambung yang dapat menimbulkan rasa nyeri pada bagian perut.
Gastritis sendiri dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti infeksi bakteri, stres, mengonsumsi alkohol, merokok, ataupun seiring bertambahnya usia.
Penyakit ini sendiri dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu gastritis akut yang dapat terjadi secara tiba-tiba, dan gastritis kronis yang terjadi secara perlahan pada waktu yang lama.
Gastritis kronis yang sifatnya berkepanjangan pada umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri H. pylori yang dapat menyerang lapisan pada lambung dan menyebabkan rasa nyeri tersebut. Gejala-gejala lain dari gastritis termasuk mual, muntah, hingga bagian perut terasa penuh.
Peradangan pankreas atau pankreatitis merupakan gangguan kesehatan pencernaan yang dapat menyebabkan rasa nyeri pada perut. Organ pankreas berada di sisi kiri perut, sehingga sering kali rasa nyeri timbul di bagian tersebut.
Jika mengalami peradangan pankreas, seseorang dapat merasakan rasa sakit khususnya ketika berbaring, makan, maupun minum.
Gangguan kesehatan ini juga dapat menimbulkan berbagai gejala lainnya, seperti demam, mencret, perut terasa sakit, serta mual dan muntah.
Jika kondisi ini dibiarkan dan tidak segera mendapatkan penanganan, maka dapat berisiko mengalami komplikasi yang lebih berbahaya, seperti gagal ginjal dan malnutrisi.
Radang usus besar juga dapat menyebabkan sakit perut sebelah kiri dan merupakan gangguan kesehatan yang menyebabkan peradangan pada lapisan usus besar dan menimbulkan luka pada saluran pencernaan.
Radang usus besar atau yang dikenal dengan kolitis ataupun inflammatory bowel disease, juga bukan hanya menyebabkan rasa nyeri pada perut, tapi juga dapat menimbulkan gejala lain, seperti diare, kelelahan, hingga perubahan tekstur feses.
Untuk menghindari gangguan kesehatan ini, sahabat MyProtection harus menghindari pola makan buruk, merokok, hingga mengonsumsi makanan tinggi lemak dan daging prosesan.
Hernia atau turun berok merupakan kondisi medis di mana organ dalam tubuh seseorang menonjol keluar melalui dinding otot maupun jaringan yang melemah.
Bergantung pada jenis hernia yang dialami seseorang, pada umumnya hernia sendiri tidaklah berbahaya dan hanya menyebabkan sedikit gangguan pada tubuh.
Namun, jika terjadi pada otot perut bagian kiri seseorang, hernia dapat menyebabkan rasa nyeri perut di sebelah kiri khususnya ketika membungkuk, tertawa, batuk, hingga mengangkat beban.
Terdapat langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk melakukan penanganan pada hernia, seperti:
Pengobatan hernia tanpa melakukan operasi, yang dapat dilakukan dengan mengubah pola makan dan mengonsumsi obat yang diberikan dokter.
Jika kondisi semakin parah, maka tindakan operasi dianjurkan untuk segera menanganinya.
Maag merupakan gangguan kesehatan berupa peradangan pada lapisan lampung yang dapat menyebabkan rasa nyeri pada perut, khususnya perut bagian sebelah kiri.
Terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko sakit maag pada seseorang, mulai dari masalah emosional, bakteri helicobacter pylori, makan berlebihan, kafein, dan masih banyak lagi.
Selain rasa nyeri pada perut, terdapat beberapa gejala maag lainnya yang bisa dirasakan, seperti rasa penuh atau tidak nyaman sehabis makan, merasa cepat kenyang, kehilangan selera makan, hingga penurunan berat badan.
Penumpukan gas merupakan kondisi di mana sejumlah gas terjebak di dalam usus yang dapat menimbulkan rasa nyeri di perut. Gas yang dihasilkan dari proses pencernaan bergerak terlalu lambat maupun tidak bergerak dapat menyebabkan penumpukan gas tersebut.
Untuk mengatasi penumpukan gas kamu dapat melakukan beberapa hal ini sendiri di rumah, yaitu:
Mengeluarkan gas dengan cara bersendawa maupun buang angin
Mengeluarkan angin dalam perut dengan berbaring, menarik napas melalui hidung, tahan napas, dan buang kembali perlahan.
Angina merupakan gangguan kesehatan berupa nyeri pada bagian dada yang timbul karena asupan darah yang mengalir ke otot jantung berkurang.
Gangguan kesehatan ini dapat menimbulkan rasa nyeri pada perut bagian kiri atas, dada terasa diremas, rasa tidak nyaman di bagian leher dan rahang, hingga nyeri dada menusuk.
Walaupun pada umumnya Angina tidak mengancam nyawa seseorang, namun penyakit ini dapat menjadi penanda awal dari penyakit kardiovaskular yang lebih serius.
Rasa nyeri pada bagian perut merupakan suatu hal yang sering dialami oleh banyak orang, baik wanita dan pria. Namun, khususnya bagi para wanita rasa sakit perut pada bagian kiri dapat disebabkan karena beberapa penyakit, seperti:
Pada bagian perut di sisi kiri bagian atas terdapat organ lambung. Oleh sebab itu, jika sahabat MyProtection sedang mengalami gastritis di mana terjadi peningkatan produksi asam lambung yang disebabkan telat makan maupun mengonsumsi makanan yang terlalu asam dan pedas, maka dapat timbul rasa nyeri perut khususnya di bagian area kiri atas.
Rasa sakit perut juga dapat timbul dikarenakan kurang mengonsumsi serat dan air putih yang dapat meningkatkan risiko terkena gangguan sistem pencernaan, seperti sembelit maupun konstipasi.
Bukan hanya itu, rasa sakit perut di sebelah kiri juga dapat timbul karena adanya iritasi pada usus atau irritated bowel syndrome yang dapat disebabkan banyak hal, mulai dari alergi, stres, gangguan sistem saraf, dan masih banyak lagi.
Pada bagian perut sisi kiri wanita terdapat beberapa organ reproduksi, seperti ovarium atau indung telur serta tuba falopi, sehingga jika rasa nyeri muncul di bagian tersebut dapat disebabkan adanya gangguan sistem reproduksi.
Seperti contohnya, jika terdapat kista ovarium dengan ukuran yang cukup besar dapat menyebabkan penekanan yang menimbulkan rasa nyeri pada perut.
Bukan hanya itu, jika terjadi proses pembuahan yang tidak menempel pada bagian uterus dan terus bertumbuh di tuba falopi, hal tersebut dapat menyebabkan kehamilan ektopi terganggu atau KET yang menimbulkan rasa nyeri perut yang luar biasa.
Di bagian perut wanita juga terdapat rahim, di mana jika terdapat endometriosis di area uterus bagian kiri maka juga dapat menjadi penyebab rasa sakit perut pada wanita, terutama yang sedang mengalami siklus menstruasi.
Selanjutnya, rasa sakit perut yang disebabkan oleh sistem urologi yang disebabkan karena adanya infeksi maupun batu pada saluran kemih. Jika terjadi pada bagian kiri perut, maka terdapat infeksi maupun batu pada area ureter di sisi kiri.
Gangguan sistem urologi pada wanita juga dapat disebabkan oleh hal lain, seperti cedera otot yang timbul dan semakin parah karena aktivitas yang dilakukan terlalu berat.
Bukan hanya itu saja, rasa sakit pada perut bagian kiri juga dapat ditimbulkan karena mengalami hernia atau yang juga dikenal dengan istilah turun berok. Kondisi medis ketika organ dalam tubuh menonjol keluar melalui jaringan maupun otot yang melemah.
Pada fase awal, gejala hernia akan sulit dirasakan, namun jika terjadi penjepitan usus di bagian hernia tersebut, maka dapat menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa.

pexels
Untuk mengurangi dan mengatasi rasa sakit perut di bagian sebelah kiri kamu harus terlebih dahulu mengetahui penyebab timbulnya rasa sakit tersebut.
Untuk sakit perut sebelah kiri yang dapat digolongkan ringan, terdapat beberapa penanganan yang dapat dilakukan, sebagai berikut.
Sebagai langkah penanganan awal, terdapat beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi rasa sakit perut di bagian sebelah kiri di rumah. Apa saja? Simak di sini!
Mengompres bagian perut dengan handuk yang sebelumnya telah direndam menggunakan air hangat
Memperbanyak meminum air putih
Mengonsumsi makanan dengan porsi yang lebih sedikit, namun frekuensinya diperbanyak dan fokus pada makanan yang memiliki tekstur lembut.
Mengunyah makanan yang dikonsumsi secara perlahan
Menghindari makanan pedas, asam, dan juga berlemak
Menghindari mengonsumsi minuman yang mengandung kafein, soda, maupun alkohol.
Bukan hanya cara di atas, terdapat beberapa obat-obatan yang dapat kamu konsumsi untuk membantu mengurangi dan mengatasi rasa sakit perut sebelah kiri, yaitu:
Obat simethicon, yang dapat membantu dalam menghilangkan gas di dalam perut.
Antasida atau peredam asam, yang dapat membantu dalam mengatasi sakit perut yang disebabkan penyakit asam lambung.
Obat pencahar atau pelunak tinja, yang dapat membantu dalam mengatasi sakit perut yang diakibatkan sembelit.
Loperamide atau bismuth subsalicylate, yang dapat membantu dalam menghilangkan kram perut yang diakibatkan diare.
Tay Pin San 12 Sachet, yang merupakan obat herbal yang dapat membantu dalam meredakan sakit perut serta perut kembung. Selain itu, obat ini juga membantu mengurangi frekuensi diare maupun buang air besar.
Promag Suspensi 60 ml, yang dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit perut yang disebabkan maag.
Buscopan Plus 4 Tablet, yang dapat digunakan untuk mengurangi rasa nyeri perut yang muncul dari lambung maupun usus halus.
Hal yang harus diperhatikan adalah untuk menghindari pengonsumsian obat antiinflamasi nonsteroid atau OAINS, contohnya ibuprofen yang dapat menyebabkan iritasi lambung.
Hal yang harus diperhatikan juga, jika rasa sakit perut tidak kunjung membaik setelah melakukan langkah-langkah di atas, akan lebih baik untuk segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan sesegera mungkin.
Terdapat beberapa pengobatan lebih lanjut yang dapat dilakukan dan pada umumnya melibatkan pemeriksaan diagnostik seperti USG, CT scan, maupun kolonoskopi berdasarkan penyebab dan gejala yang muncul.
Perlindungan Kesehatan Prima dari MyProtection hadir bagi sahabat MyProtection sebagai solusi tepat perlindungan kesehatan bagi diri sendiri dan juga anggota keluarga lainnya dengan tambahan manfaat Saldo Prima.
Beberapa keunggulan dari Perlindungan Kesehatan Prima yang dapat dirasakan lainnya, seperti:
Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin dan obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan.
Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
Pilihan manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
24 jam Contact Center dan Case Monitoring
Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
Laporan perhitungan klaim via email
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Sebagai salah satu komponen penting pada mobil, aki memiliki fungsi menyimpan tenaga listrik yang dibutuhkan untuk menyalakan kendaraan.
Karena kemudahannya untuk dirawat, saat ini banyak orang lebih memiliki aki kering dibandingkan aki basah. Bukan hanya itu, terdapat beberapa keuntungan dari menggunakan aki kering yang dapat di cas, seperti:
Daya tahan lebih lama dibandingkan dengan aki konvensional karena teknologi di dalamnya yang memungkinkan performa listrik yang baik dalam jangka waktu panjang.
Bebas perawatan rutin yang umumnya dibutuhkan pada aki konvensional seperti mengganti air aki secara berkala.
Kemampuan pengisian ulang yang mudah dan lebih cepat.
Ramah lingkungan karena dapat diisi ulang dan mengurangi jumlah limbah aki yang harus dibuang dan memberikan efisiensi pada pengelolaan sumber daya.
Kinerja optimal dalam berbagai kondisi, baik dalam suhu ekstrem ataupun kendaraan yang jaran digunakan.

Karena dapat dicas, penggunaan aki kering juga menjadi solusi praktis bagi para penggunanya. Namun, untuk melakukannya, diperlukan langkah-langkah yang tepat dan harus berhati-hati. Lalu, bagaimana cara mengecas aki kering? Simak ulasan berikut ini!
Agar pengisian aki kering dapat berjalan dengan baik, langkah pertama yang harus dilakukan adalah melepaskan aki kering dari kendaraan untuk menghindari risiko masalah pada kendaraan tersebut.
Untuk menghindari pengisian aki berlebih pada aki kering, memilih jenis pengisian yang sesuai dengan aki kering sangat lah krusial.
Langkah selanjutnya adalah menghubungkan aki kering ke alat cas. Pastikan posisi polarisasi aki sudah sesuai, kemudian hubungkan bagian cas positif ke terminal positif dan cas negatif ke terminal negatif.
Dengan teknologi modern saat ini, kamu dapat mengecas aki kering dengan lebih mudah karena teknologi tersebut dapat secara otomatis menyesuaikan pengaturan dan jumlah pengisian yang diperlukan oleh aki kering tersebut.
Memastikan lokasi yang tepat saat mengecas aki juga menjadi krusial. Umumnya, lokasi dengan ventilasi yang memadai dapat menjadi pilihan yang tepat.
Selain itu, hindari mengecas aki di dekat api ataupun bahan-bahan lain yang mudah terbakar karena sifatnya yang mudah terbakar karena mampu memproduksi gas hidrogen.
Memastikan aki kering segera dicabut setelah pengecasan selesai juga sangat penting. Selain itu, selama proses pengecasan, pastikan langkah-langkah dilakukan sesuai dengan instruksi charger yang tersedia.
Setelah pengecasan selesai, langkah terakhir yang tidak kalah penting adalah mengecek daya listrik pada aki kering sudah sesuai dengan kapasitas dan tegangan normalnya.
Bagaimana? Itulah pembahasan seputar pertanyaan apakah aki kering bisa dicas atau tidak, keuntungan dari penggunaannya dalam kendaraan, hingga langkah-langkah mengecasnya dengan tepat. Semoga ulasan di atas bermanfaat!
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Jakarta, 18 Desember 2019 - MyProtection News
Apakah Anda memiliki teman atau keluarga yang mendadak marah-marah tanpa sebab yang jelas? Atau bahkan Anda sendiri merasa sering marah dan kesal tanpa alasan. Berbeda dengan beberapa penyakit fisik yang mungkin gejalanya bisa dideteksi (dan tentunya bisa dicover oleh asuransi kesehatan Perlindungan Kesehatan Prima). Penyebab marah-marah ternyata bisa disebabkan beberapa kondisi fisik dan psikologis. Simak ulasannya dari MyProtection berikut ini!
Dikutip dari HelloSehat.com, menurut Julie de Azevedo Hanks, Ph.D, LCSW, psikolog konseling keluarga, kurang tidur dapat mempengaruhi emosi seseorang. Saat Anda kelelahan karena kurang tidur, kinerja otak pun ikut menurun. Akhirnya anda jadi kurang fokus, mudah teralihkan, hingga mudah meledak. Bayangkan jika Anda sudah merasa lelah dan stress akibat deadline kerja mepet, rasanya kesalahan kecil bisa membuat anda merasa sangat kesal.
Oleh karena itu, jangan lupa untuk istirahat cukup dan coba melakukan stretching ringan untuk membuat tubuh serta emosi kembali relaks!
Tanpa disadari, terkadang emosi yang meledak bisa disebabkan oleh penyakit tertentu. Contohnya hipertiroidisme yang sering diidap oleh wanita. Penyakit satu ini berkaitan erat dengan metabolism tubuh. Jika kadar hormone tiroid dalam tubuh berlebihan, maka bisa membuat anda merasa gelisah dan mudah marah.
Penyakit lain seperti kolestrol dan diabetes juga bisa mempengaruhi suasana hati Anda. Obat statin yang biasa digunakan untuk mengontrol kolestrol dapat mengurangi kadar hormone serotonin dalam tubuh. Sedangkan hormone serotonin sendiri bertugas untuk membuat Anda merasa senang. Jadi, ketika level hormone serotonin Anda rendah, bisa jadi anda merasa lebih murung dari biasanya.
Depresi juga bisa membuat emosi Anda meluap-luap. Hanks mengatakan bahwa seseorang yang suka marah tanpa alasan jelas mungkin mengidap depresi. Tidak jarang orang tidak menyadari bahwa dirinya menderita depresi. Terlebih lagi, sebagian orang juga tidak familiar dengan gejala awal depresi.
Gejala depresi bisa meliputi rasa putus asa, emosi yang tidak stabil atau mudah meledak, hingga mendorong orang melakukan hal-hal beresiko. Karenanya, pastikan Anda mengenali kesehatan mental Anda. Apakah rasa amarah ini disebabkan penyakit fisik atau gangguan psikologis. Depresi dapat diatasi jika diberikan penanganan tepat sesegera mungkin. Semangat!
Borderline personality disorder atau gangguang kepribadian ambang adalah keadaan yang membuat penderitanya mengalami perubahan suasana hati dan Citra diri secara dratis dan impulsive. Penderita BPD memiliki pola piker dan cara pandang yang sedikit berbeda dengan orang pada umumnya. Terkadang BPD membuat penderitanya sulit menjalin hubungan sehat dengan orang-orang di sekitarnya.
Salah satu gejala BPD adalah perubahan suasana hati yang tidak stabil. Dalam waktu tertentu penderita BPD mungkin merasa kosong dan hampa. Namun pada waktu yang berbeda ia bisa merasakan amarah yang kuat. Jika kamu merasakan gejala BPD, sebaiknya segera berkonsultasi dengan pihak yang tepat.
Para wanita pasti familiar dengan istilah yang satu ini. PMS atau pre-menstrual syndrome. Menjelang waktunya Anda kedatangan tamu bulanan, mungkin Anda merasa mudah lapar, emosional dan lebih mudah marah. Namun, sebagian wanita mengalami gejala depresi saat PMS yang lebih parah dari biasanya. Gejala ini disebut dengan Pre-menstrual Dysphoric Disorder. Seorang wanita yang mengalami PMDD mungkin akan merasakan kegelisahan, depresi akut, dan luapan emosi kira-kira 5 – 11 hari sebelum menstruasi terjadi.
Jangan lupa untuk selalu mengecek kembali keadaaan emosi Anda. Emosi negatif yang berlebihan bisa membuat tubuh ikut sakit.
Salam,
Sahabat MyProtection
Baca juga: Fitur baru asuransi kesehatan MyProtection, konsultasi dokter dari HPmu!
Jakarta, 21 Januari 2020 - MyProtection News. Diperbaharui pada 29 Januari 2020
Beberapa waktu ini, masyarakat dihebohkan dengan penyebaran coronavirus yang mirip pneumonia di China. Pasalnya, virus yang menyerang bagian pernapasan manusia ini telah menjangkit 3.000 orang di China dan terus bertambah setiap harinya. Menurut NY Times, 106 orang di antaranya meninggal dunia akibat virus tersebut.
Lalu, sebenarnya apa itu coronavirus?
WHO menginformasikan bahwa coronavirus merupakan sekelompok virus yang menyebabkan infeksi pernapasan mulai dari flu hingga SARS (Severe Acture Respiratory Syndrome). Saat ini coronavirus yang menyerang China dan negara lainnya disebut sebagai Novel 201 Coronavirus atau 2019-nCov.
Penyebaran virus ini umumnya terjadi melalui binatang kepada manusia. Jika manusia terjangkit virus ini, barulah ia bisa terdeteksi. Namun, penyebaran antar manusia pada manusia lainnya mungkin terjadi.
Profesor Jonathan Ball, pakar virologi dari Universitas Nottingham, berpendapat jika berkaca dari penyebaran wabah di masa lalu, maka coronavirus yang baru ini pasti datang dari binatang. Contohnya, di Timur Tengah sempat terjadi wabah MERS (Middle East Respiratory Syndrome). Sebanyak 858 dari total 2.945 penderitanya meninggal akibat virus MERS. Diketahui penyebaran virus ini berasal dari unta Somalia.
Pemerintah China memastikan Senin bahwa penularan virus misterius ini dapat terjadi antar manusia. Setidaknya 14 petugas medis yang merawat pasien yang terjangkit virus corona, juga tertular. Maka, dikhawatirnya wabah coronavirus yang mirip pneumonia ini bisa meluas karena jutaan orang keluar masuk dari China.
Apa gejala dari coronavirus?
Gejala coronavirus sendiri beragam seperti demam di atas 38 derajat Celcius, tubuh menggigil, kesulitan bernapas atau napas pendek, tubuh terasa sakit, hingga berujung pada kematian. Jika Anda mengalami gejala di atas, segera hubungi tenaga kesehatan profesional untuk mendapatkan instruksi lebih lanjut.
Perlukah kita waspada?
Sampai saat ini, penyebaran wabah coronavirus terus meluas di China bahkan negara di luar China seperti Jepang, Thailand, Australia, hingga Amerika Serikat. Hingga saat ini, pemeriintah China tetap berusaha untuk mencegah penyebaran virus dengan melakukan isolasi. Indonesia sendiri belum mencatat adanya korban dari coronavirus ini. Beberapa turis yang dicurigai mengidap virus dan warga negara Indonesia yang dicurigai mengalami gejala mirip coronavirus telah domonitor secara intensif. Masyarakat juga diimbau untuk menjaga kebersihan tangan dan saluran pernapasan atas.
Bagi Anda yang berencana mengunjungi negara yang terjangkit wabah, maka disarankan agar Anda mengurangi kontak dengan binatang atau dengan korban terjangkit wabah. Jika bisa, Anda bisa mengubah jadwal keberangkatan. Anda dapat memperlengkapi diri dengan asuransi perjalanan atau asuransi kesehatan untuk melindungi diri dari kejadian tak diinginkan di masa depan.
Semoga Anda dan keluarga sehat selalu.
Salam,
Sahabat MyProtection