Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
Apa Itu Polis Asuransi dan Pentingnya Bagi Pemilik Asuransi!

Apa Itu Polis Asuransi dan Pentingnya Bagi Pemilik Asuransi!

21 May 2026 | MyProtection News Jakarta

Polis Asuransi - Pengetahuan terkait asuransi saat ini menjadi sangat krusial guna mempelajari segala seluk beluk yang ada di dalamnya. Namun, istilah-istilah yang digunakan sering kali terasa kurang familiar dan kurang dipahami, seperti polis asuransi.

Polis asuransi sendiri merupakan sebuah dokumen yang di dalamnya menjelaskan kondisi serta ketentuan perlindungan asuransi yang dibuat dalam bentuk perjanjian antara pihak penanggung dan tertanggung.

Melalui artikel ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai apa itu polis asuransi, fungsi, hingga contoh isi polis untuk membantu sahabat MyProtection memiliki pemahaman mendalam seputar topik ini. Semoga bermanfaat!

Apa Itu Polis Asuransi dan Pentingnya Bagi Pemilik Asuransi!

pengertian polis asuransi

pexels

Polis asuransi merupakan sebuah kontrak yang dibuat berdasarkan perjanjian yang terjadi antara pihak tertanggung (pemegang polis) dengan pihak penanggung (perusahaan asuransi).

Di dalam polis asuransi sendiri diuraikan secara jelas hak serta kewajiban dari tiap pihak yang berkaitan dengan perlindungan asuransi yang dipilih dan disepakati.

Pada polis biasanya terdapat deskripsi jelas terkait jenis perlindungan yang diberikan, premi yang harus dibayarkan secara rutin, periode perlindungan asuransi, serta kondisi khusus lainnya yang berlaku.

Adanya polis juga menetapkan perjanjian di antara pihak tertanggung dan penanggung asuransi, di mana pihak tertanggung memiliki kewajiban untuk membayar premi sesuai dengan ketentuan, sedangkan perusahaan asuransi memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan atas risiko yang ada di dalam polis.

Secara umum, polis asuransi sendiri biasanya berisikan beberapa hal, yang terdiri sebagai berikut.

  • Data pemegang polis serta tertanggung dengan informasi yang berkaitan dengan perusahaan.

  • Berbagai hak dan kewajiban yang dimiliki dan harus dijalankan oleh kedua belah pihak.

  • Penjelasan terkait manfaat apa saja yang didapatkan atas produk yang dipilih oleh pemegang polis.

  • Klausal hukum, pengecualian, serta berbagai peraturan yang berkaitan dengan manfaat produk yang dipilih.

  • Informasi seputar jumlah besaran premi yang harus dibayarkan, jadwal pembayaran, serta masa berlaku dari asuransinya.

  • Penjelasan terkait jumlah uang pertanggungan, nilai uang tunai jika ada, serta sistem pembayarannya.

  • Cara melakukan klaim serta persyaratan untuk mengajukannya.

Fungsi Polis Asuransi

fungsi polis asuransi

pexels

Polis asuransi sendiri memiliki beberapa fungsi yang digunakan untuk memastikan perjanjian antara kedua belah pihak dapat berjalan dengan sebaik mungkin. Apa saja fungsinya? Simak di sini!

1. Membantu memahami skema premi asuransi

Fungsi polis pertama dan yang terpenting adalah menjadi panduan untuk memahami skema premi asuransi yang dijalani.

Di dalam polis tersebut biasanya berisikan berbagai informasi yang ditulis secara jelas terkait seberapa besar jumlah premi yang harus dibayarkan oleh pemegang polis.

Selain itu, faktor apa saja yang dapat mempengaruhi besarnya premi, mulai dari usia, jenis risiko, serta nilai pertanggungan.

Dengan lebih memahami skema premi yang ada, maka pihak tertanggung atau pemegang polis juga dapat memiliki perencanaan finansial yang lebih baik dan memilih polis sesuai dengan kebutuhan perlindungan yang diinginkan dan dibutuhkan.

2. Mengatur hak dan kewajiban

Polis asuransi tidak hanya berfungsi sebagai bukti kontrak antara pihak tertanggung dan pihak penanggung, tetapi juga sebagai dokumen yang mengatur hak dan kewajiban kedua belah pihak.

Bagi pihak tertanggung atau pemegang polis, polis ini menetapkan kewajiban untuk membayar premi secara berkala sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati.

Pembayaran premi ini adalah syarat utama agar pihak tertanggung dapat mempertahankan haknya atas perlindungan asuransi.

Di sisi lain, polis juga mengatur hak pihak tertanggung untuk mengajukan klaim jika risiko yang tertulis dalam polis terjadi. Misalnya, dalam asuransi jiwa, jika tertanggung meninggal dunia, ahli waris berhak mengajukan klaim untuk mendapatkan manfaat asuransi sesuai dengan nilai yang tercantum dalam polis.

Selain itu, polis juga mencakup berbagai ketentuan lainnya, seperti prosedur pengajuan klaim, masa tunggu, pengecualian, dan kondisi-kondisi khusus yang harus dipenuhi.

Bagi perusahaan asuransi atau pihak penanggung, polis ini menetapkan kewajiban untuk memberikan manfaat atau pertanggungan sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati, asalkan pihak tertanggung memenuhi semua persyaratan yang ada.

Polis juga mengatur hak perusahaan asuransi untuk menolak klaim jika terbukti bahwa klaim tersebut tidak memenuhi syarat atau jika ada pelanggaran ketentuan oleh pihak tertanggung.

3. Menyediakan informasi penting

Polis pada sebuah asuransi juga menjadi dokumen penting yang memberikan yang di dalamnya berisikan segala informasi seputar jenis perlindungan, nilai pertanggungan, serta kondisi berlaku dari premi asuransi yang dibayarkan.

Dengan adanya dokumen penting ini, maka pemegang polis dapat dengan mudah memiliki akses terkait informasi atas hak dan kewajiban yang dimilikinya beserta batasan apa saja yang berlaku di dalamnya.

4. Membantu proses klaim

Adanya polis asuransi juga dapat membantu dalam proses penyelesaian klaim dari kerugian yang dialami oleh pemegang polis.

Dengan memiliki dokumen polis, kamu memiliki petunjuk jelas terkait proses dan prosedur apa saja yang harus dilewati dan diikuti untuk menyelesaikan klaim tersebut sehingga dapat lebih cepat mendapatkannya.

Secara lebih rinci, fungsi polis dapat dibedakan ke dalam dua bagian berdasarkan pihaknya, baik tertanggung atau pemegang polis dan penanggung atau perusahaan asuransi. Simak berikut ini!

Fungsi polis bagi pihak tertanggung atau pemegang polis:

  • Sebagai alat bukti tertulis atas jaminan penanggungan dari berbagai risiko serta penggantian kerugian yang dapat terjadi pada pihak tertanggung sesuai dengan yang tertulis di dalam polis.

  • Sebagai bukti pembayaran premi yang harus diberikan kepada pihak penanggung atau perusahaan asuransi.

  • Sebagai bukti paling krusial dan otentik untuk pengajuan penuntutan terhadap pihak penanggung jika suatu saat tidak memenuhi jaminan yang telah tercatat di dalam polis.

Fungsi polis bagi pihak penanggung atau perusahaan asuransi:

  • Sebagai alat bukti atau tanda terima dari premi yang harus dibayarkan oleh pihak tertanggung atau pemegang polis.

  • Sebagai bukti tertulis dari jaminan yang diberikan kepada pihak tertanggung yang berfungsi untuk membayar ganti rugi yang dapat timbul dan dialami oleh pemegang polis.

  • Sebagai bukti paling krusial dan otentik untuk penolakan tuntunan ganti rugi maupun klaim yang diajukan oleh pihak tertanggung, terutama jika penyebab kerugian tidak dapat memenuhi syarat polis yang ada dan telah disepakati.

Sifat Polis Asuransi

sifat polis asuransi

pexels

Polis juga memiliki sifatnya tersendiri yang membedakannya dengan jenis kontrak yang lain, simak selengkapnya!

1. Informal

Sifat pertama yaitu informal, di mana proses pembuatan polis tidak memiliki ketentuan, bentuk, maupun metode tertentu yang harus diikuti.

Pada kontrak informal sendiri adalah yang diutamakan adalah kedua belah pihak baik penanggung maupun tertanggung yang terlibat dapat mencapai persetujuan dan meraih kesepakatan bersama.

Polis asuransi kesehatan adalah kontrak ganti rugi, atau dikenal sebagai contract of indemnity. Sebaliknya, polis asuransi jiwa adalah kontrak dengan nilai tertentu, atau valued contract.

Kontrak informal ini berbeda dari kontrak formal yang memerlukan bentuk tertentu dalam pembuatannya. Contoh kontrak formal adalah akta hak milik.

2. Unilateral

Dalam polis asuransi jiwa, hanya satu pihak yang membuat janji yang memiliki kekuatan hukum, yaitu perusahaan asuransi. Janji tersebut adalah memberikan manfaat atau pertanggungan kepada nasabah jika risiko terjadi, menjadikan polis asuransi jiwa sebagai kontrak unilateral.

Perusahaan asuransi berjanji memberikan pertanggungan selama premi dibayarkan. Namun, pembeli polis tidak berjanji untuk membayar premi dan tidak dapat dipaksa secara hukum untuk melakukannya. Jika pemegang polis tidak membayar premi, kontrak otomatis batal.

Kontrak unilateral ini berbeda dengan kontrak bilateral, di mana kedua belah pihak membuat janji yang berkekuatan hukum. Contoh kontrak bilateral adalah perjanjian antara kontraktor untuk merenovasi atau membangun rumah.

3. Aleatory

Dalam kontrak asuransi jiwa, satu pihak memberikan sesuatu yang bernilai sebagai imbalan atas suatu perjanjian bersyarat (conditional promise). Hal ini memungkinkan salah satu pihak menerima sesuatu yang lebih besar nilainya daripada yang diberikan.

Misalnya, pihak tertanggung bisa mendapatkan manfaat atau pertanggungan yang nilainya lebih besar daripada akumulasi premi yang dibayarkan ke perusahaan asuransi.

Sebaliknya, perusahaan asuransi bisa memperoleh akumulasi premi lebih banyak daripada kewajibannya untuk menyediakan manfaat kepada tertanggung.

Asuransi jiwa termasuk dalam aleatory contract karena perusahaan asuransi akan membayar manfaat polis saat tertanggung wafat, meskipun tidak ada yang tahu kapan tertanggung akan meninggal.

Aleatory contract ini berbeda dengan commutative contract, di mana para pihak menetapkan nilai-nilai yang akan mereka tukar sebelumnya. Contoh commutative contract adalah kontrak jual-beli rumah atau jasa.

Dengan sifat aleatory contract, risiko dan keuntungan tidak seimbang antara kedua belah pihak. Ini mencerminkan ketidakpastian yang melekat dalam asuransi jiwa, di mana pembayaran manfaat bergantung pada peristiwa yang tidak pasti, yaitu kematian tertanggung.

Sebaliknya, dalam commutative contract, nilai yang dipertukarkan oleh kedua belah pihak sudah jelas dan pasti sejak awal, seperti dalam transaksi jual beli rumah atau jasa.

4. Adhesion

Kontrak polis asuransi disiapkan sepenuhnya oleh satu pihak, yaitu perusahaan asuransi. Calon nasabah, sebagai pihak lain, harus menerima seluruh isi kontrak tersebut tanpa perubahan.

Jika calon nasabah tidak setuju dengan ketentuan yang ada, ia dapat memilih untuk tidak menandatangani polis asuransi tersebut.

Jenis kontrak ini dikenal sebagai adhesion contract, di mana satu pihak menetapkan semua syarat dan ketentuan, sementara pihak lain hanya memiliki pilihan untuk menerima atau menolak tanpa negosiasi.

Adhesion contract ini berbeda dengan bargaining contract, di mana kedua belah pihak terlibat aktif dalam menetapkan syarat dan ketentuan kontrak.

Dalam bargaining contract, para pihak melakukan tawar-menawar untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan dan disepakati bersama.

Adhesion contract sering digunakan dalam industri asuransi karena memungkinkan perusahaan asuransi untuk menjaga konsistensi dan standar dalam polis yang mereka tawarkan.

Namun, ini juga berarti bahwa calon nasabah harus sangat teliti dalam membaca dan memahami semua ketentuan yang ada sebelum menandatangani kontrak.

Jika ada ketentuan yang tidak sesuai dengan kebutuhan atau harapan mereka, calon nasabah harus mempertimbangkan apakah akan menerima kontrak tersebut atau mencari alternatif lain.

Sebaliknya, dalam bargaining contract, proses negosiasi memungkinkan kedua belah pihak untuk menyuarakan kebutuhan dan keinginan mereka, sehingga kontrak yang dihasilkan lebih mencerminkan kesepakatan bersama.

Contoh bargaining contract adalah perjanjian kerja sama bisnis atau kontrak kerja, di mana kedua belah pihak bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan yang adil dan saling menguntungkan.

Contoh Polis Asuransi

Berikut ini beberapa contoh polis asuransi dari jenis asuransi yang berbeda. Simak ulasannya selengkapnya!

1. Asuransi Kesehatan

Pertama, asuransi kesehatan yang memberikan solusi perlindungan kesehatan baik biaya pengobatan maupun perawatan kesehatan.

Asuransi kesehatan juga dapat mencakup biaya rawat inap, operasi, hingga penggantian biaya obat-obatan bergantung pada polis yang dimiliki.

Seperti contohnya, polis pada asuransi kesehatan pada umumnya menjelaskan terkait ketentuan apa saja dari pihak perusahaan, istilah umum yang digunakan di dalam polis, manfaat asuransi, syarat kepesertaan, dan masih banyak lagi seputar ketentuan dan manfaat di dalam asuransi.

Khususnya di tahun 2026 saat ini, dimana terjadinya inflasi medis yang membuat harga pengobatan atau pelayanan fasilitas kesehatan semakin melonjak tinggi, memiliki asuransi kesehatan yang baik sangatlah penting.

Berdasarkan Laporan Kesehatan Global di tahun 2026, lonjakan biaya medis di Indonesia sendiri mencapai angka 15,1% hingga 17,8% yang jauh melampaui inflasi ekonomi umum hanya berada di kisaran 2,5% hingga 3% per tahun.

2. Asuransi Mobil

Asuransi selanjutnya adalah asuransi mobil dan kendaraan yang menjadi solusi perlindungan atas kerugian yang ditimbulkan karena adanya kecelakaan maupun risiko lainnya pada kendaraan.

Biasanya isi polis asuransi mobil menjelaskan secara rinci apa saja risiko kerugian yang ditanggung oleh pihak perusahaan, baik kecelakaan, kebakaran, serta pencurian.

Risiko yang tidak ditanggung perusahaan juga biasanya akan ditulis untuk menghindari miskomuikasi. Dan sama dengan polis jenis asuransi lain, syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh kedua belah pihak, baik penanggung maupun tertanggung.

3. Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa merupakan asuransi yang memberikan perlindungan secara finansial bagi pemegang polis maupun ahli warisnya jika hal tak terduga terjadi.

Perlindungan yang diberikan berupa santunan uang tunai ataupun pembayaran secara berkala tergantung pada polis asuransi yang telah disepakati sebelumnya.

Polis pada asuransi jiwa juga biasanya secara detail menguraikan berbagai istilah dengan maknanya, manfaat yang didapatkan, pembayaran premi, hingga penyelesaian perselisihan.

4. Asuransi Perjalanan

Asuransi perjalanan memberikan perlindungan pada pemegang polis dengan memberikan jaminan ganti rugi selama pihak tertanggung yang melakukan perjalanan dalam waktu tertentu yang telah ditentukan.

Pada umumnya, polis asuransi perjalanan berisikan berbagai jenis pertanggungan yang diberikan, besaran premi yang harus dibayarkan berdasarkan waktu perjalanan, hingga data peserta dari mulai pergi hingga kembali ke tempat asal.

5. Asuransi Rumah

Bagi sahabat MyProtection, asuransi rumah juga dapat memberikan banyak manfaat dan memberikan perlindungan untuk rumah dari berbagai risiko, seperti kerusakan, bencana alam, hingga pencurian.

Nah, itulah penjelasan singkat mengenai apa itu polis asuransi yang penting untuk diketahui terutama bagi sahabat MyProtection yang ingin memiliki pengetahuan mendalam seputar asuransi.

Polis merupakan sebuah dokumen penting yang berisikan perjanjian yang terjadi antara kedua belah pihak yang terlibat, yaitu pihak penanggung dan tertanggung.

Kehadiran polis asuransi sendiri menjadi krusial terutama bagi kedua belah pihak yang terlibat agar dapat melindungi hak serta kewajibannya masing-masing.

Dengan adanya polis, pemegang polis memiliki kewajiban untuk membayar premi berdasarkan ketentuan yang telah disepakati dengan imbalan mendapatkan perlindungan finansial.

Seperti contohnya, asuransi kesehatan yang dapat memberikan perlindungan kesehatan bagi pemegang polis dengan berbagai manfaat. Mulai dari manfaat rawat inap, bedah, dan rawat jalan.

Salah satu rekomendasi asuransi kesehatan terbaik adalah Perlindungan Kesehatan Prima. Di mana, terdapat salah satu fitur unik yaitu Saldo Prima yang dapat digunakan oleh para pemegang polis untuk membeli obat, vitamin, masker & hand sanitizer tanpa resep dokter.

Apa saja keunggulan lain yang dimiliki Perlindungan Kesehatan Prima? Simak di sini!

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan rawat inap atau rawat jalan.

  • Santunan tunai harian rawat inap di rumah sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan.

  • Pilihan manfaat rawat inap dan rawat jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 rumah sakit di Indonesia

  • 24 jam contact center dan case monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Olahraga
5 mins read 22/10/2025
Sepak Takraw: Awal Mula, Peraturan, Cara Bermain, hingga Manfaatnya!

Sepak takraw merupakan permainan bola kecil yang dimainkan dengan memadukan teknik olahraga voli dan sepak bola, di mana teknik menyerang dan bertahan dalam permainan ini memanfaatkan banyak gerakan kaki.

Sudah ada sejak abad ke-15, olahraga tradisional ini juga cukup populer di berbagai negara Asia Tenggara, seperti Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Filipina.

Untuk membantu sahabat MyProtection lebih memahami dan mengenal olahraga sepak takraw, pembahasan kali ini akan secara mendalam membahas sejarah, peraturan, hingga cara bermainnya yang tepat. Simak selengkapnya!

Sepak Takraw: Awal Mula, Peraturan, Cara Bermain, hingga Manfaatnya!

olahraga sepak takraw

pexels

Kata sepak yang memiliki arti menendang dalam bahasa Melayu serta takraw yang berasal dari bola rotan dalam bahasa Thailand.

Olahraga sepak takraw yang mulai dikenal sejak abad ke-15 di negara Asia Tenggara kini telah dipertandingkan di berbagai turnamen internasional, seperti SEA Games dan Asian Games.

Sepak takraw diperkirakan evolusi dari Cuju yang merupakan permainan tradisional Tiongkok yang diakui oleh FIFA atau Federation Internationale de Football Association yang menjadi bentuk awal dari olahraga sepak bola.

Olahraga tradisional ini juga memiliki kemiripan dengan beberapa olahraga yang ada di negara Asia Tenggara, seperti sepak raga di Brunei, Malaysia, dan Singapura, takraw di Thailand, sepak rago di Indonesia, Sipa di Filipina, Chinlone di Myanmar, Kataw di Laos, serta Sek Dai di Laos.

Sepak takraw pertama kali masuk ke Indonesia di sekitar tahun 1970 yang dibawa oleh Malaysia dan Singapura ke beberapa kota besar di Nusantara, seperti Medan, Bandung, dan Jakarta.

Tujuan dari olahraga ini adalah menendang bola melewati net ke lapangan lawan untuk mendapatkan poin.

Berbeda dengan olahraga voli, dalam memainkan sepak takraw, kontak bola yang dilakukan tidak boleh menggunakan tangan maupun lengan dan hanya diperbolehkan menggunakan kaki, kepala, dan dada.

Peraturan Sepak Takraw

peraturan sepak takraw

perpustakaan.id

ISTAF atau International Sepak Takraw Federation merupakan badan dunia yang mengatur olahraga sepak takraw. Pertama kali didirikan pada tahun 1992, ISTAF bertujuan untuk mempromosikan sepak takraw secara global.

ISTAF juga mengatur regulasi yang ada pada kompetisi, termasuk juga peralatan hingga pakaian yang digunakan pemain selama pertandingan. Berikut peraturannya:

1. Posisi dan Jumlah Pemain

Sepak takraw umumnya dimainkan oleh dua regu yang masing-masing terdiri dari tiga pemain yang memiliki peran tertentu, seperti tekong, killer, dan feeder.

Dengan tugas dan perannya masing-masing, berikut penjelasan lengkap untuk tiap posisinya, sebagai berikut.

  • Tekong atau server, yang umumnya berada di lingkaran tengah lapangan memiliki tugas untuk melakukan servis di awal permainan, tekong dapat menendang bola dengan kecepatan tinggi dengan tujuan membuat lawan kesulitan.
  • Killer atau striker, yang berada di sebelah kiri dan kanan lapangan memiliki tugas untuk mengeksekusi serangan ke bagian lapangan lawan. Ketika dalam posisi bertahan, killer atau striker memiliki tanggung jawab untuk memblokir tendangan serta smash yang diberikan pihak lawan.
  • Feeder, yang juga berada di sebelah kiri dan kanan lapangan yang harus memiliki kontrol dan penguasaan tinggi akan bola. Hal ini dikarenakan feeder harus dapat memberikan umpan yang mudah untuk dieksekusi oleh striker. Selain itu, feeder juga harus mampu menendang dan memblok serangan lawan.

2. Perlengkapan dan Lapangan Pertandingan

Umumnya, lapangan yang digunakan untuk olahraga sepak takraw menyerupai lapangan bulu tangkis dengan beberapa perbedaan tertentu.

Berbeda dengan bulu tangkis, bola yang digunakan pada olahraga ini awalnya menggunakan anyaman rotan yang kemudian diubah menjadi material serat sintetis.

Berikut ini beberapa aturan yang harus dipenuhi seputar perlengkapan dan lapangan pertandingan dalam olahraga sepak takraw:

  • Bola yang digunakan berbentuk bulat dan terbuat dari serat sintetis yang memiliki 12 lubang serta 20 persimpangan anyaman. Bola untuk pria memiliki keliling 41-43 cm dengan bobot 170-180 gram, sedangkan untuk wanita memiliki keliling 42-44 cm dengan bobot bola 150-160 gram.
  • Lapangan sepak takraw memiliki ukuran 13,4 x 6,1 m yang kemudian dibagi dua, dengan masing-masing ketinggian 1,52 untuk pria dan 1,42 m untuk wanita.
  • Pakaian yang digunakan terdiri dari jersey, celana pendek, kaus kaki, serta sepatu olahraga. Jersey yang digunakan harus dimasukkan dilengkapi dengan nomor masing-masing pemain yang tertera di depan dan belakang. Kapten tim harus menggunakan ban dengan warna berbeda dengan jersey di lengan bagian kiri.

3. Perhitungan Skor Pertandingan

Dalam olahraga sepak takraw, poin bisa didapatkan tim ketika pemain mampu memasukkan bola ke bagian lapangan lawan atau ketika lawan melakukan kesalahan.

Jika kondisi tersebut terpenuhi, maka tim akan mendapatkan satu poin. Jika satu tim mencetak 21 poin lebih dulu, maka regu tersebut akan memenangkan set tersebut.

Jika skor kedua tim seri 20-20, maka wasit akan melakukan perpanjangan set hingga salah satu tim unggul dua poin atau maksimal mencapai 25 poin.

Permainan sepak takraw umumnya berlangsung dalam dua set dengan jeda masing-masing set selama dua menit. Regu yang memenangkan kedua set maka akan memenangkan pertandingan. Jika masing-masing tim memenangkan satu set, maka akan ada perpanjangan set tie-break yang akan dimainkan hingga 15 poin saja.

Jika skor kedua tim seri 14-14, maka pertandingan akan diperpanjang hingga salah satu tim unggul sebanyak dua poin atau hingga maksimal poin mencapai 17.

Cara Bermain dan Pelanggaran pada Sepak Takraw

Cara Bermain dan Pelanggaran pada Sepak Takraw

depositphotos.com

Sebelum permainan dimulai, kapten atau perwakilan dari kedua tim akan melempar koin terlebih dahulu untuk menentukan sisi lapangan dan siapa yang melakukan servis terlebih dahulu.

Pertandingan akan dimulai dengan ditandai feeder yang melempar bola ke tekong untuk melakukan servis dengan menendang bola ke bagian lapangan lawan.

Hingga bola melewati bagian net, feeder dan striker harus tetap berada di bagian mereka. Pihak lawan harus dapat mengembalikan bola yang diberikan dan melewati net dengan tidak lebih dari tiga sentuhan.

Sentuhan di seluruh bagian tubuh diperbolehkan, terkecuali sentuhan menggunakan lengan yang dimulai dari bahu hingga ujung jari.

Selama pertandingan, regu dapat mencetak poin dengan memasukkan bola ke lapangan lawan atau memanfaatkan kesalahan dari pihak tim lawan.

Berikut ini beberapa kesalahan yang mungkin dilakukan pihak lawan dan mungkin terjadi:

  • Menendang bola hingga keluar batas.
  • Bola gagal menyebrang ke bagian lapangan lawan.
  • Pemain menyentuh net ketika menendang bola.
  • Tim melakukan lebih dari tiga kali sentuhan sebelum mengembalikan bola melewati net lawan.
  • Pemain menyentuh bola menggunakan lengan atau tangan.
  • Pemain menyentuh bola yang masih berada di bagian lapangan lawan.
  • Tekong melakukan servis dengan melompat atau tidak menyentuh tanah.
  • Tekong tidak berhasil melakukan kontak ketika servis.
  • Bola menyentuh jaring.
  • Bola menyentuh bagian langit, tanah, ataupun bagian lapangan lainnya.

Teknik dan Keterampilan pada Sepak Takraw

Teknik permainan sepak takraw membutuhkan kelincahan, kelenturan, hingga kekuatan tubuh agar dapat melakukan servis, bertahan, hingga menyerang.

Berikut ini beberapa teknik dan keterampilan yang dapat dilatih untuk memainkan sepak takraw dengan baik:

  • Inside kick, yang menjadi teknik paling umum dan mendasar, memanfaatkan tendangan yang berfungsi untuk mengontrol bola. Untuk melakukan inside kick, kamu dapat menggunakan kaki bagian dalam untuk menyentuh bola, sedangkan kaki lainnya memiliki tanggung jawab sebagai tumpuan.
  • Outside kick, yang merupakan teknik tendangan yang berfungsi untuk mendorong bola ke atas menggunakan kaki bagian luar. Untuk melakukannya, pemain perlu menggunakan satu kaki sebagai tumpuan, sedangkan kaki lainnya menekuk hingga membentuk sudut 90 derajat sambil diarahkan ke luar untuk menyentuh bola.
  • Header, yang menyerupai sundulan yang dilakukan dalam sepak bola, berbeda dengan sundulan karena dilakukan menggunakan dahi untuk membuat bola melayang ke atas. Teknik ini dapat digunakan ketika bola yang datang terlalu tinggi dan sulit dijangkau dengan tendangan.
  • Horse kick serves, yang merupakan teknik tendangan tinggi hingga melewati batas bahu dan kepala. Teknik ini merupakan salah satu teknik yang menantang karena memerlukan keterampilan dan fleksibilitas tinggi. Namun, jika berhasil dilakukan, horse kick serve dapat menjadi salah satu teknik yang efektif untuk mendapatkan poin.
  • Roll spike, yang merupakan teknik serangan atau smash dengan memanfaatkan unsur akrobatik. Untuk melakukan teknik ini, dimulai dengan gerakan melompat menggunakan satu kaki yang diarahkan ke arah bola, dengan kaki lainnya digunakan untuk menendang bola melewati bahu yang berlawanan.

Manfaat Sepak Takraw bagi Tubuh

Sepak takraw juga memiliki beberapa manfaat bagi tubuh para pemainnya, seperti:

1. Menjaga Kebugaran Tubuh

Manfaat pertama dari sepak takraw adalah menjaga kebugaran tubuh karena olahraga ini membutuhkan gerakan dan koordinasi seluruh tubuh.

Gerakan yang dilakukan dengan benar dapat memberikan manfaat bagi tubuh dan dalam jangka panjang dapat membantu menjaga kebugaran tubuh dibandingkan dengan hanya berdiam diri saja.

2. Meningkatkan Stamina dan Daya Tahan Tubuh

Selanjutnya, stamina dan daya tahan tubuh yang dapat ditingkatkan melalui permainan sepak takraw yang membutuhkan seluruh bagian tubuh untuk bergerak.

Jika secara rutin dilakukan, olahraga ini dapat membantu meningkatkan kekuatan serta kebugaran tubuh. Dengan tubuh yang kuat, kamu juga dapat memainkan sepak takraw dengan lebih baik dan mudah.

3. Meningkatkan Kekuatan Tulang dan Otot

Karena melibatkan banyak gerakan menendang dan melompat, olahraga tradisional ini juga dapat membantu meningkatkan kekuatan tulang dan otot tubuh karena terus-menerus dilatih, khususnya bagian kaki dan inti.

4, Melatih Otak

Bukan hanya membutuhkan kekuatan fisik, sepak takraw juga melibatkan koordinasi, ketangkasan, hingga pemecahan masalah agar dapat bermain dengan baik, mulai dari menahan hingga membalas serangan lawan.

Kemampuan-kemampuan tersebut akan terus terlatih selama permainan berlangsung yang dapat membantu melatih otak dan pikiran untuk bekerja lebih cepat membuat sebuah keputusan.

Hal ini mampu membantu dalam meningkatkan fokus, konsentrasi, hingga kemampuan kognitif seseorang untuk mengambil keputusan dengan cepat dan strategis ketika menghadapi berbagai situasi di lapangan.

5. Menjaga Kesehatan Jantung

Olahraga kardio dipercaya dapat meningkatkan sirkulasi darah dan memperkuat otot jantung yang melibatkan gerakan ritmis dan berulang, seperti halnya sepak takraw.

Sebagai aktivitas fisik yang cukup intens dimana untuk memainkannya melibatkan seluruh bagian tubuh, sepak bola takraw dapat membantu dalam meningkatkan sirkulasi darah dan oksigen ke seluruh tubuh, yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung secara keseluruhan.

6. Meningkatkan Fleksibilitas Tubuh

Manfaat selanjutnya dari sepak bola takraw yaitu mampu meningkatkan fleksibilitas tubuh, khususnya pada bagian pinggung, punggung, dan kaki karena gerakan dinamis yang dibutuhkan untuk memainkan olahraga ini dengan baik.

Gerakan menendang, menyundul, hingga menjaga keseimbangan yang dibutuhkan dalam olahraga ini melibatkan tingkat fleksibilitas yang tinggi. Oleh sebab itu, jika dilatih terus-menerus, maka kamu dapat merasakan peningkatan pada fleksibilitas tubuh serta jangkauan gerak tubuh.

7. Mengurangi Stres

Seperti banyak olahraga lainnya, sepak takraw juga dapat membantu mengurangi stres karena dapat memicu pelepasan endorfin yang merupakan hormon pereda stres yang mampu meningkatkan suasana hati.

Hormon endorfin sendiri merupakan senyawa kimia yang dapat dihasilkan oleh tubuh untuk meredakan rasa nyeri secara alami ketika sakit atau stres.

Bukan hanya itu, hormon endorfin juga bertanggung jawab atas perasaan senang dan energi positif yang dapat membantu menjaga kesehatan mental.

Oleh sebab itu, untuk mengurangi stres atau depresi yang sedang kamu rasakan, olahraga dapat menjadi salah satu cara efektif untuk mengatasinya,

8. Membuat Tubuh Ideal

Berolahraga yang membutuhkan banyak energi serta membantu dalam membakar kalori dapat membentuk tubuh ideal. Sepak takraw sebagai olahraga yang cukup intens juga dapat membantu dalam melatih dan membentuk tubuh tanpa harus pergi ke gym.

9. Mengembangkan Keterampilan Motorik

Sepak takraw yang melibatkan penggunaan dan koordinasi antara tangan, kaki, hingga kepala untuk mengoper bola ke anggota tim lainnya atau menyerang lawan membutuhkan keterampilan motorik yang baik.

Dengan latihan yang tepat dan dlakukan terus menerus, para pemain secara tidak langsung dapat meningkatkan keterampilan motorik halus dan kasar mereka dan memainkan olahraga ini lebih baik sekaligus meningkatkan koordinasi tubuh.

Nah, itulah pembahasan seputar olahraga sepak takraw mulai dari sejarah, peraturan, cara bermainnya hingga teknik yang harus dikuasai dalam olahraga tradisional ini.

Selain menantang, sepak takraw juga menawarkan berbagai manfaat bagi kesehatan fisik dan mental, seperti kebugaran kardiovaskular, meningkatkan kekuatan otot, fleksibilitas, koordinasi, hingga keseimbangan tubuh. Dengan melakukan olahraga ini, sahabat MyProtection juga dapat meningkatkan kesehatan tubuh sebagai langkah prevensi melawan penyakit.

Bukan hanya dengan berolahraga, dapatkan perlindungan kesehatan juga bagi diri dan anggota keluarga melalui Perlindungan Kesehatan Prima dari MyPro+ dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Berikut keunggulan produk PKP yang bisa kamu dapatkan:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin maupun obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 28/02/2025
12 Gaya Kepemimpinan Paling Efektif Mencapai Tujuan Perusahaan!

Gaya kepemimpinan seseorang ternyata dapat mempengaruhi seberapa sukses sebuah bisnis dan usaha yang dijalankan.

Dengan kemampuan yang tepat, mulai dari membimbing, memotivasi, hingga mengarahkan karyawan dengan benar, kamu dapat mencapai tujuan bisnis yang diimpikan.

Gaya kepemimpinan sendiri bukan hanya dapat dilihat dari cara seseorang mampu mengelola tim, tapi bagaimana orang tersebut menciptakan dasar bagi budaya tempat kerja yang kuat.

Untuk lebih memahami apa itu gaya kepemimpinan serta apa saja gaya yang dapat memengaruhi keberhasilan dan kesuksesan sebuah bisnis, simak selengkapnya di sini!

12 Gaya Kepemimpinan Paling Efektif Mencapai Tujuan Perusahaan!

definisi gaya kepemimpinan

pexels

Gaya kepemimpinan adalah bagaimana cara seseorang sebagai pemimpin dalam mengelola timnya guna mencapai tujuan perusahaan, yang di dalamnya mencakup perilaku, nilai, hingga metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut.

Namun, hal yang harus diperhatikan adalah kamu tidak hanya mampu menguasai satu gaya kepemimpinan saja untuk mencapai kesuksesan. Di mana, dalam menjalankan sebuah bisnis sendiri masalahnya bervariasi dengan solusi yang variatif pula.

Pemilihan gaya kepemimpinan yang tepat dalam pemecahan sebuah masalah dan pengambilan keputusan mampu mempengaruhi budaya lingkungan kerja serta produktivitas karyawan dengan signifikan.

Dengan memahami gaya kepemimpinan yang berbeda dan mampu menerapkannya dengan sesuai situasi yang dihadapi, maka sahabat MyProtection memiliki peluang yang lebih besar untuk mencapai tujuan dan kesuksesan yang diinginkan dalam menjalani bisnis dan usaha.

Jenis Gaya Kepemimpinan

Untuk menjadi seorang pemimpin dan pengusaha yang baik, kamu perlu mengetahui berbagai gaya kepemimpinan yang ada, simak selengkapnya.

1. Gaya Kepemimpinan Demokratis

Gaya Kepemimpinan Demokratis

pexels

Gaya kepemimpinan pertama, yaitu gaya demokratis yang juga dikenal dengan partisipasi aktif dari semua pihak dalam proses pengambilan keputusan sebuah perusahaan maupun bisnis.

Pemimpin dengan gaya demokratis juga mampu menghargai perspektif berbeda dan masukan dari karyawan dan anggota timnya, di mana semakin banyak sudut pandang berbeda mampu mendatangkan solusi yang lebih baik dan efektif.

Dengan gaya demokratis juga yang berwenang bukan hanya pemimpinnya saja, namun semua orang ikut terlibat dan adanya dorongan untuk melakukan diskusi terbuka, kolaborasi antar tim, serta brainstorming.

Penggunaan gaya kepemimpinan ini juga dapat membuat semua anggota tim yang ada di dalam perusahaan merasa dihargai dan memiliki kontribusinya masing-masing. Dengan adanya sense of belonging tersebut, dapat meningkatkan motivasi serta keterlibatannya dalam mencapai tujuan perusahaan bersama.

Karena mendorong dan mengedepankan diskusi serta partisipasi dari setiap anggota timnya, gaya demokratis menjadi sangat efektif pada organisasi dan perusahaan yang berfokus di bidang kreativitas dan inovasi.

Terdapat beberapa ciri khas pemimpin demokratis, seperti memberikan segala informasi ke setiap anggota saat mengambil keputusan, menjadikan tempat kerja tempat di mana setiap orang dapat menuangkan ide mereka, serta pandai melakukan mediasi.

2. Gaya Visioner

Gaya selanjutnya, gaya visioner yang menekankan pada gaya kepemimpinan seseorang yang memiliki visi dan misi yang kuat untuk mencapai tujuan sebuah bisnis dan menjaga masa depan bisnis tersebut.

Bukan hanya mampu melihat masa depan, pemimpin visioner juga mampu memberikan inspirasi pada anggota tim melalui visi dan misi yang mereka miliki.

Pemimpin dengan gaya ini juga mampu menjadi agen perubahan yang kuat, di mana mereka akan terus mendorong anggota timnya untuk terus berpikir out-of-the-box, menemukan solusi inovatif, serta mencapai tujuan bisnis bersama.

Jika karyawan yang ada di dalamnya mampu terhubung dengan visi tersebut, maka mereka juga akan lebih bermotivasi, bersemangat, dan memiliki komitmen untuk berjuang mencapai tujuan bersama.

Pimpinan gaya visioner juga mampu melihat peluang di tengah banyaknya tantangan dan mampu mengarahkan perusahaan ke masa depan yang lebih cerah melalui visi dan misinya.

Oleh sebab itu, gaya visioner dapat sangat efektif bagi perusahaan kecil untuk mengembangkan usaha dengan pesat, serta perusahaan besar yang dapat membantu mentransformasi perusahaan.

Pada umumnya, pemimpin visioner memiliki beberapa ciri khas, seperti gigih dan pemberani, strategis, berani dalam mengambil risiko, inspiratif, optimis, serta inovatif.

3. Gaya Multikultural

Dengan adanya globalisasi saat ini, gaya kepemimpinan juga ikut dipengaruhi dengan kemunculan gaya multikultural yang lebih relevan dengan tren yang ada saat ini.

Pemimpin multikultural mampu memiliki pemahaman lebih mendalam mengenai nilai-nilai keberagaman budaya dan mampu menyesuaikan keberagaman tersebut untuk keuntungan perusahaan.

Dengan mengadopsi gaya ini, seorang pemimpin memiliki kesadaran akan adanya perbedaan budaya, bahasa, norma, serta nilai dari anggota tim yang ada dan mampu menciptakan lingkungan di mana semua orang merasa dihargai dan dihormati.

Bukan hanya menyadari adanya perbedaan tersebut, namun pemimpin multikultural juga dapat memanfaatkan perbedaan tersebut sebagai alat untuk mencapai tujuan perusahaan yang lebih baik dan menghargai kontribusi setiap orang dalam proses pengambilan keputusan dan pencapaian.

4. Gaya Strategis

Selanjutnya, gaya strategis di mana seorang pemimpin yang memiliki fokus untuk perencanaan jangka panjang serta pengambilan keputusan yang didasarkan pada data serta hasil analisis yang mereka miliki.

Pemimpin strategis memiliki kemampuan untuk melihat gambaran besar serta menentukan strategi paling efektif yang digunakan untuk mencapai tujuan perusahaan.

Gaya strategis juga menuntut pemimpin untuk menjadi seseorang yang visioner serta analitis, bagaimana mereka mampu mempertimbangkan faktor eksternal dan internal yang dapat mempengaruhi perusahaan.

Mereka juga harus mampu memahami apa yang terjadi di pasar, persaingan yang dihadapi, serta sumber daya yang dimiliki. Pemimpin strategis mampu memiliki pemahaman mendalam mengenai hal tersebut dan nantinya dapat digunakan untuk memaksimalkan kinerja tim serta sumber daya yang dimiliki menjadi lebih produktif.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pemimpin juga harus dapat menyampaikan visi yang dimiliki dengan baik kepada tiap anggota timnya untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan memiliki daya saing di pasaran.

5. Gaya Suportif

Pemimpin dengan gaya suportif pada umumnya merupakan seorang pendengar yang baik dan selalu memberikan dukungan emosional kepada anggota timnya.

Menurut sudut pandang mereka, pemimpin yang suportif dan mampu memiliki rasa peduli dan empati dapat memengaruhi motivasi serta kinerja anggota timnya menjadi lebih positif.

Dengan gaya kepemimpinan ini, kamu dapat menciptakan lingkungan kerja yang suportif, di mana setiap karyawan merasa diterima dan dimengerti sehingga segala permasalahan maupun tantangan yang dihadapi dapat diselesaikan dengan baik dan terpecahkan.

6. Gaya Otokratis

Gaya kepimpinan otokratis yang dikenal dengan gaya yang pendekatannya berpusat pada pemimpinnya dan mengarah pada gaya otoriter. Pemimpin otokratis biasanya memiliki keputusan tunggal yang mutlak serta memberikan arahan jelas untuk setiap anggota timnya.

Pemimpin gaya ini juga biasanya mengendalikan segala aspek pekerjaan di perusahaan, mulai dari awal perencanaan hingga pada akhirnya pelaksanaan.

Hal ini didasarkan pada kepercayaan mereka dengan kemampuan yang dimiliki untuk mengambil keputusan terbaik.

Pada beberapa situasi tertentu dan kasus khusus gaya otokratis dapat menjadi efektif, di mana ketika perusahaan dihadapkan dengan pengambilan keputusan atau situasi darurat dengan durasi waktu yang singkat, pemimpin otokratis yang memiliki kendali penuh dapat memutuskan dengan cepat.

Pemimpin otokratis sendiri biasanya memiliki ciri khasnya tersendiri, seperti rasa percaya diri yang tinggi, mampu memotivasi diri, memiliki komunikasi yang jelas dan konsisten, mengikuti aturan, mampu diandalkan, memiliki nilai lingkungan yang terstruktur, serta memiliki kepercayaan pada lingkungan kerja yang diawasi.

7. Gaya Transaksional

Gaya transaksional merupakan gaya pemimpin yang memfokuskan pada penggunaan rewards and punishment atau insentif dan hukuman yang digunakan untuk memotivasi anggota timnya.

Pemimpin transaksional menetapkan aturan serta target yang harus dicapai dalam tenggat waktu tertentu, dan dari hasilnya tersebut ia akan memberikan insentif ataupun hukuman yang pantas.

Pada gaya kepemimpinan transaksional, pengukuran atas pencapaian kerja sangatlah penting dan pada umumnya menggunakan kontrak maupun perjanjian kerja untuk dapat mengukurnya secara jelas.

Hal ini dikarenakan, pemimpin transaksional pada umumnya memiliki ekspektasi tinggi pada anggota timnya untuk dapat mencapai target yang telah ditentukan dan mematuhi aturan yang ada.

Walaupun terkesan efektif, gaya transaksional pada umumnya hanya dapat dilakukan dalam jangka waktu pendek, di mana pendekatan ini sendiri dapat memberikan dorongan singkat pada seseorang untuk mencapai tujuan.

Namun, jika penggunaan sistem rewards and punishment digunakan terus menerus, dapat mengarah pada motivasi sementara saja, tanpa adanya pengembangan jangka panjang serta pertumbuhan pribadi.

8. Gaya Delegatif

Selanjutnya gaya delegatif yang merupakan pendekatan kepemimpinan dengan memberikan otonomi signifikan pada anggota timnya untuk mengambil sebuah keputusan karena adanya kepercayaan yang tinggi pada kemampuan serta kompetensi karyawannya.

Pada gaya delegatif, pemimpin memiliki peran sebagai fasilitator bagi anggota timnya, di mana ia akan memberikan dukungan serta saran jika diperlukan saja dan tidak mengontrol penuh setiap pekerjaan yang dilakukan.

Pimpinan ini memiliki kepercayaan atas anggota timnya, di mana dengan memberikan kebebasan para karyawan mampu mengambil inisiatif dan berkolaborasi dengan kreatif yang dapat memberikan hasil kerja yang lebih baik.

Pendekatan gaya ini juga dapat memberikan dorongan untuk pertumbuhan individu serta keseluruhan tim karena setiap orang memiliki tanggung jawab dan rasa kepemilikan atas keputusan yang diambil.

Gaya delegatif juga dapat membantu dalam terbentuknya lingkungan kerja inklusif serta mendukung pengembangan potensi dan kemampuan yang dimiliki setiap karyawan.

9. Gaya Transformasional

Selanjutnya gaya transformasional, di mana pada gaya kepemimpinan ini pemimpin mampu memberikan inspirasi kepada anggota timnya untuk mencapai potensi maksimal yang dimiliki.

Pimpinan transformasional biasanya memiliki visi yang kuat serta mampu mengomunikasikan hal tersebut kepada karyawannya serta memberikan motivasi dan menggerakkan mereka.

Seperti namanya, gaya ini mampu menciptakan lingkungan kerja yang terus berinovasi dan bersemangat, di mana para anggota timnya memiliki rasa tanggung jawab atas tujuan perusahaan yang ingin dicapai.

Pimpinan transformasional yang berperan sebagai role model bagi para karyawannya juga dapat memberikan dorongan kreativitas, pemikiran out-of-the-box serta memberikan perubahan positif bagi para anggota timnya.

Pimpinan dengan gaya transformasional juga dapat dilihat berdasarkan beberapa kriteria, seperti:

  • Memiliki rasa saling hormat pada anggota timnya

  • Mampu memberikan dorongan

  • Memberikan inspirasi ke orang lain dalam mencapai tujuan organisasi

  • Mampu memikirkan gambaran besar

  • Menempatkan nilai pada tantangan intelektual anggota tim

  • Tingkat kreativitas yang tinggi

  • Memiliki pemahaman baik terkait kebutuhan untuk mencapai tujuan

10. Gaya Liberal

Gaya kepemimpinan liberal merupakan pendekatan pemimpin yang memberikan kebebasan bagi para anggota timnya untuk mengambil keputusan terbaik.

Pemimpin yang menganut gaya ini menjunjung tinggi eksperimen, inovasi, dan kreativitas serta mampu memberikan ruang bagi para karyawannya untuk berkembang dan menghasilkan karya inovatif.

Pada gaya liberal, pimpinan memegang peranan sebagai fasilitator yang mampu memberikan dukungan atas gagasan serta inisiatif anggota timnya.

Pendekatan ini menjadi sangat efektif khususnya pada tujuan yang berfokus ke inovasi serta kreativitas dan dapat menjadi kunci keberhasilan dari sebuah perusahaan.

Namun, perlu diperhatikan pula bahwa untuk menjamin kesuksesan mencapai tujuan, pemimpin juga tetap perlu untuk melakukan supervisi dan memberikan panduan selama proses berjalannya agar tetap terarah sesuai dengan visi dan misi yang ada.

11. Gaya Penentu Kecepatan

Untuk mendapatkan hasil paling cepat, gaya penentu kecepatan atau pacesetter leadership dapat menjadi pilihan yang paling efektif.

Di mana, pemimpin pacesetter memiliki fokus pada kinerja, menetapkan standar yang tinggi, serta menuntut setiap anggota timnya bertanggung jawab untuk mencapai tujuan organisasi.

Hal yang harus diperhatikan jika menggunakan gaya kepemimpinan ini terus menerus adalah mampu menimbulkan stres pada anggota tim karena adanya tekanan untuk mencapai tujuan organisasi dalam tenggat waktu tertentu.

Pemimpin pacesetter pada umumnya memiliki fokus pada tujuan yang ingin dicapai, melakukan berbagai hal yang dapat membantu mencapai tujuan tersebut, dan pada umumnya sangatlah komponen di posisinya.

12. Gaya Birokrasi

Gaya kepemimpinan birokrasi mengacu pada pendekatan di mana setiap anggota tim harus mengikuti aturan serta prosedur sebagaimana yang tertulis.

Kepemimpinan ini menekankan agar setiap karyawan menjalankan tanggung jawab berdasarkan daftar yang telah ada dan ditetapkan.

Gaya birokrasi dapat menjadi efektif khususnya pada industri yang menuntut keteraturan, seperti departemen keuangan, kesehatan, maupun pemerintahan.

Terdapat beberapa kriteria yang dapat menunjukkan gaya kepemimpinan ini, seperti:

  • Fokus pada detail

  • Fokus pada tugas yang dijalankan

  • Memiliki aturan dan struktur nilai

  • Memiliki etos kerja yang baik

  • Memiliki kemauan yang keras

  • Memiliki komitmen terhadap organisasi

  • Memiliki disiplin diri

Nah, itulah ulasan seputar berbagai jenis gaya kepemimpinan yang ada serta kelebihan dan kelemahan yang dimilikinya. Seperti yang dijelaskan di atas, bahwa setiap gaya dapat menjadi bermanfaat jika digunakan dengan tepat.

Seorang pemimpin yang baik juga harus mampu memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan gaya yang paling sesuai dengan situasi yang dihadapi untuk mencapai tujuan bersama seefektif mungkin.

Namun hal yang harus diperhatikan juga adalah anggota tim juga memegang peranan besar dalam mencapai tujuan perusahaan. Oleh sebab itu, sangat penting untuk pihak karyawan dan pihak perusahaan saling menghargai satu sama lain.

Salah satu cara yang dapat dilakukan perusahaan memberdayakan sumber daya manusianya adalah dengan memberikan asuransi yang tepat sebagai perlindungan kesehatan yang tepat, seperti Perlindungan Kesehatan Prima dari MyProtection yang memiliki banyak keunggulan produk, seperti:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin dan obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan

  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan

  • Pilihan manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 15/07/2020
5 Cara Orangtua Memotivasi Anak Selama Karantina

Jakarta, 15 Juli 2020 - MyProtection News

Menghabiskan waku bersama anak selama 24 jam penuh saat karantina memang tidak selalu mudah. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan seperti kegaiatn belajar dan bermain anak, pola komunikasi, dan menjaga kedisiplinan anak.

Untuk menjaga keteraturan dalam rumah, sering kali orang tua menciptakan berbagai aturan dan larangan. Dikutip dari JakarataPost, Wendy Grolnick, Profesor Psikologi dari Clark University memberikan tips agar Anda bisa mengajak anak untuk mengikuti aturan di rumah tanpa perlu ngomel atau membuat anak menjadi ngambek.

Libatkan anak dalam pembentukan aturan

Luangkan waktu untuk duduk dan berkomunikasi bersama seluruh anggota keluarga. Dalam rapat keluarga ini, Anda bisa berdiskusi dengan anak untuk mengatur jadwal kegiatan harian. Misalnya, kapan waktu anak Anda bisa bermain setelah pulang sekolah, kapan waktunya mandi, dan kapan si kecil harus meluangkan waktu belajar.

Libatkan anak dalam mengatur jadwal harian. Sehingga lebih emmungkinkan bagi anak Anda untuk mengikuti aturan yang dibuat bersama. Dengarkan pendapat anak mengenai kegiatannya sehari-hari. Walaupun tak semua ide dari anak Anda bisa dilakukan, tapi pastikan telinga Anda terbuka lebar untuk mendengarkan opini anak. Anda bisa bernegosiasi jika terjadi ketidaksepakatan.

Berikan kebebasan pada anak

Dalam menjalankan rutinitas harian, anak Anda tentunya perlu menjalankan kewajibannya seperti mengerjakan tugas sekolah, belajar, dan membantu pekerjaan rumah yang ringan. Namun Anda tak selalu harus mengatur dengan ketat bagaimana atau kapan sang anak ingin melakukan kewajibannya. Berikan ia kebebasan untuk memilih. Anda bisa membiarkan anak memilih pekerjaan rumah apa yang ingin ia kerjakan dan kapan. Misalnya, anak Anda ingin membantu mencuci piring setelah makan malam. Kebasan yang diberikan secara tepat membuat anak merasa lebih rileks dan tidak terkekang.

Dengarkan dan pahami anak

Anak akan lebih terbuka kepada orang tua jika ia merasa didengarkan, dipahami, dan dihargai. Oleh karena itu, cobalah memahami kejadian dari sudut pandang anak. Anda tak harus selalu memberikan solusi terhadap masalah yang diceritakan anak, tetapi ingatkan anak bahwa Anda hadir untuk mendengarkan dan dengan senang hati membantu anak untuk mencari jalan terbaik.

Hal yang sama juga bisa Anda terapkan ketika ingin mendisiplinkan anak. Anda bisa menyampaikan kepada anak bahwa mengerjakan pekerjaan rumah atau sekolah memang melelahkan. Namun, kegiatan ini adalah hasil kesepakatan bersama dan untuk kebaikan sang anak. Perlu diingat, memahami bukan berarti Anda harus selalu setuju dengan anak.

Berikan alasan yang tepat

Ketika anak Anda mulai mengeluhkan atau malas menjalankan kewajibannya, Anda tak perlu langsung marah. Cukup berikan penjelasan mengapa anak Anda harus melakukan kewajibannya. Terutama, jelaskan bahwa hal yang ia lakukan akan membawa dampak bagi dirinya dan keluarga. Jangan lupa apresiasi hasil kerja anak setelah ia melakukan kewajibannya.

Pecahkan masalah bersama

Dalam hidup berkeluarga, tentunya konflik dan masalah merupakan hal yang tidak terlewatkan. Perbedaan pendapat antara orang tua dan anak merupakan hal yang umum. Misalnya, anak Anda mulai melanggar jam mainnya atau mulai malas mengerjakan pekerjaan rumah yang telah Anda atur ebrsama. Sama seperti Anda membuat jadwal kegiatan bersama, masalah yang ada pun harus dipecahkan bersama. Sehingga Anda dan anak bisa memahami pemikiran masing-masing.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel