Beranda
/
Artikel
/
Otomotif
/
Cara Membuat SIM Online dengan Mudah dan Cepat dari Rumah!

Cara Membuat SIM Online dengan Mudah dan Cepat dari Rumah!

23 January 2026 | MyProtection News Jakarta

Kemajuan teknologi saat ini juga berpengaruh pada pelayanan pembuatan dokumen seperti SIM yang saat ini juga dapat dilakukan secara online.

Aplikasi digital Korlantas Polri yang dikeluarkan oleh korlantas sekarang memberikan kemudahan bagi para pengguna untuk melakukan perpanjangan SIM secara online.

Lalu, bagaimana cara membuat SIM online dengan mudah? Simak langkah-langkahnya berikut ini!

Cara Membuat SIM Online dengan Mudah dan Cepat dari Rumah!

Cara Membuat SIM Online

Agar dapat membuat SIM Online dengan mudah, berikut langkah-langkah yang dapat kamu ikuti melalui Aplikasi digital Korlantas Polri, semoga bermanfaat!

1. Mengunduh Aplikasi Digital Korlantas Polri

Tahapan pertama yang harus dilakukan untuk membuat SIM online adalah mengunduh aplikasi Digital Korlantas Polri yang sudah tersedia di Android dan iOS.

Setelah memastikan aplikasi telah terunduh, langkah selanjutnya adalah melakukan tahap registrasi, seperti berikut:

  • Membuka aplikasi yang telah terunduh dan melakukan registrasi dengan memasukkan nomor ponsel aktif.

  • Selanjutnya, melakukan verifikasi identitas diri menggunakan Nomor Induk Kependudukan atau NIK sesuai dengan yang tertera pada e-KTP.

  • Pastikan juga kamu memasukkan alamat email aktif yang dapat menerima notifikasi dan konfirmasi yang akan dikirimkan ke sana.

2. Mempersiapkan Dokumen yang Dibutuhkan

Selain tahapan registrasi dan verifikasi, terdapat beberapa dokumen yang perlu dipersiapkan ketika ingin membuat SIM, seperti:

  • e-KTP atau KTP elektronik.

  • Surat keterangan sehat jasmani dan rohani yang bisa didapatkan dari puskesmas, klinik, dan layanan lainnya yang bekerja sama dengan Korlantas.

  • Hasil psikotes yang dapat dilakukan secara online melalui platform yang terdaftar.

  • Pas foto dengan latar belakang biru.

  • Tanda tangan digital.

3. Klik Pendaftaran SIM Baru

Setelah memastikan akun telah aktif dan ter verifikasi, berikut langkah-langkah yang dapat kamu ikuti:

  • Klik menu SIM yang ada pada aplikasi.

  • Memilih opsi Pendaftaran SIM Baru

  • Memilih jenis SIM yang ingin dibuat, SIM A untuk mobil dan SIM C untuk motor.

  • Mengisi data diri dan kendaraan dengan lengkap dan akurat.

  • Mengunggah dokumen persyaratan yang telah disiapkan sebelumnya.

  • Menentukan SATPAS atau Satuan Penyelenggara Administrasi SIM untuk mengikuti ujian praktik sebagai salah satu syarat.

  • Menyelesaikan pembayaran biaya pembuatan SIM melalui berbagai metode yang tersedia.

4. Mengikuti Ujian Teori Secara Online

Setelah menyelesaikan proses pembayaran, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengikuti ujian teori melalui aplikasi yang dapat kamu kuasai dengan mengetahui tips-tips berikut.

  • Mempelajari materi dasar seputar rambu lalu lintas, marka jalan, etika berkendara yang baik, serta sanksi pelanggaran lalu lintas.

  • Menjawab soal ujian dengan cermat dan pastikan memperhatikan waktu yang tersedia untuk menyelesaikan pengerjaan.

  • Jika ujian teori sudah lulus, kamu baru dapat memilih tanggal untuk melakukan ujian praktik.

5. Mengikuti Ujian Praktik di SATPAS

Jika kamu lulus ujian teori, maka langkah selanjutnya adalah menentukan jadwal ujian praktik yang akan berlangsung di lokasi SATPAS yang telah ditentukan.

  • Membuka aplikasi Digital Korlantas Polri untuk memilih tanggal untuk mengikuti ujian praktik yang tersedia.

  • Datang sesuai dengan tanggal dan lokasi SATPAS yang telah ditentukan.

  • Membawa dokumen yang diperlukan, seperti bukti pembayaran online, bukti pembayaran, KTP asli, serta surat keterangan sehat dan hasil psikotes.

Saat ujian praktik, terdapat beberapa keterampilan mengemudi yang harus kamu kuasai berdasarkan jenis SIM nya, seperti:

  • Ujian SIM C yang meliputi rute zig zag, angka 8, pengereman mendadak, serta keseimbangan.

  • Ujian SIM A yang meliputi parkir mundur, tanjakan, jalan sempit, serta pengereman.

6. Pengambilan SIM

Setelah berhasil menyelesaikan dan lulus ujian teori dan praktik, maka proses pembuatan SIM online sudah selesai.

Hal yang harus dilakukan selanjutnya adalah menunggu proses pencetakan SIM dan kemudian mengambil SIM fisik secara langsung di SATPAS yang telah ditentukan.

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read 23/04/2020
Strategi Mengatur Keuangan Selama Kerja di Rumah

Jakarta, 23 April 2020 - MyProtection News

Akibat dari pandemi, sebagian besar masyarakat mau tak mau harus berdiam diri di rumah. Kegiatan bekerja dan belajar pun dilakukan di kediaman masing-masing. Kelas online dan meeting online menjadi hal yang lumrah.

Aktivitas konsumsi pun bisa ikut terpengaruh. Tagihan listrik yang mungkin membengkak karena Anda harus rajin mengisi daya laptop dan ponsel. Biaya pulsa pun bertambah karena Anda harus berkomunikasi jarak jauh dengan rekan kerja.

Namun, Anda harus bijaksana dalam mengatur perubahan konsumsi agar kantong tetap aman selama dan sesudah pandemi COVID-19. Belum lagi beberapa perusahaan mulai mengurangi gaji bahkan jumlah karyawan karena terkena imbas dari wabah.

Hal yang harus Anda lakukan adalah mengenali pola konsumsi. Jika Anda sudah menghabiskan waktu beberapa minggu bekerja dari rumah, Anda akan menemukan pola konsumsi sehari-hari. Jika Anda baru mulai bekerja dari rumah, maka Anda perlu mencatat pengeluaran harian.

Setelah mengenali pola konsumsi harian, Anda bisa memilih pengeluaran mana yang bisa dikurangi dan dihemat, bahkan dialihkan. Contohnya, biaya transportasi bulanan Anda bisa disubsidi silang untuk membayar tagihan listrik dan pulsa. Jika Anda tinggal sendiri, maka ini saatnya Anda berhemat dengan membeli bahan makanan di pasar swalayan dan mencoba memasak sendiri.

Kunci utama dari mengelola keuangan Anda di tengah pandemic adalah berhemat dan menabung. Kita tidak pernah tahu bagaimana perkembangan dunia ke depan. Tak ada salahnya berhemat dan menyiapkan dana darurat. Atur prioritas keuangan Anda, lakukan penyesuaian, dan keluarkan uang untuk hal yang diperlukan saja.

Anda bisa menerapkan pola keuangan 50-30-20. 50% dari pendapatan Anda digunakan untuk membayar tagihan dan keperluan pokok seperti listrik, biaya kos, tagihan kartu kredit, dan belanja bulanan. Lalu, 30% dari gaji bisa Anda gunakan untuk membeli keperluan sekunder atau tersier. Terakhir, Anda wajib menyisihkan 20% untuk ditabung atau diinvestasikan. Namun, untuk masa sekarang ini, akan lebih bijak jika Anda memprioritaskan uang untuk ditabung daripada dibelanjakan untuk hal yang tak terlalu penting.

Langkah terakhir untuk menjaga keuangan tetap sehat selama pandemi adalah membuka usaha. Apalagi sebagian orang harus mengalami pengurangan gaji bahkan pemberhentian kerja sementara. Memang tak mudah untuk memulai usaha di tengah situasi sulit seperti ini. Namun, selama ada niat pasti ada jalan.

Anda bisa memulai dengan hal kecil seperti berjualan barang bekas yang masih layak dipakai. Coba periksa baju di lemari dan perabotan rumah Anda yang diam menganggur untuk dijual. Bagi Anda yang jago memasak, bisa juga mencoba untuk berjualan kue dan masakan rumah lainnya. Siapa yang tak ingin menyantap masakan rumah yang bersih, lezat, dan segar?

Semoga Anda dan keluarga sehat dan aman selalu. Anda, tim MyProtection, serta seluruh masyarakat dunia bersama-sama berjuang mengalahkan COVID-19. Putus rantai penyebaran virus dengan berdiam diri di rumah, rajin mencuci tangan dengan air dan sabun, gunakan masker saat bepergian, dan jaga jarak.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Otomotif
5 mins read 17/03/2026
Biaya Perpanjang Sim A Terbaru dan Syarat yang Harus Dipenuhi!

SIM A merupakan Surat Izin Mengemudi yang wajib dimiliki setiap pengemudi kendaraan bermotor roda empat atau lebih, baik mobil penumpang maupun mobil barang yang beratnya tidak lebih dari 3.500 kg.

Masa berlaku SIM A sendiri adalah 5 tahun terhitung sejak tanggal diterbitkan, yang jika masa berlakunya sudah habis harus segera diperpanjang.

Terdapat biaya perpanjang SIM A yang dikenakan, yang mencakup biaya penerbitan, biaya tes kesehatan, biaya tes psikologi, hingga biaya asuransi. Simak rinciannya!

Biaya Perpanjang Sim A Terbaru dan Syarat yang Harus Dipenuhi!

Biaya Perpanjang Sim A

Sesuai PP Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang mengatur biaya penerbitan perpanjang SIM A, biaya yang harus dibayarkan untuk memperpanjang SIM A adalah Rp 80 ribu.

Jika perpanjangan dilakukan di Satpas maupun Mal Pelayanan Publik, biasanya biaya tes kesehatan, psikologi, serta asuransi telah ditetapkan.

Tes kesehatan umumnya dikenakan biaya tarif sebesar Rp 35 ribu. Untuk tes psikologi yang tadinya sebesar Rp 60 ribu mengalami kenaikan tarif menjadi Rp 100 ribu.

Namun, alternatif yang lebih murah adalah melakukan tes psikologi secara online yang dikenakan biaya sebesar Rp 57.500. Dan yang terakhir, biaya asuransi sebesar Rp 50 ribu.

Jika tarifnya sama, maka untuk biaya perpanjang SIM A yang harus kamu siapkan adalah Rp 265 ribu. Sedangkan jika melakukan perpanjangan menggunakan tes psikologi online, menjadi Rp 222.500.

Cara Perpanjang SIM A Offline

Sebagai metode yang paling diminati banyak orang saat ini, berikut langkah-langkah memperpanjang SIM A secara offline:

  1. Mendatangi lokasi layanan perpanjangan SIM seperti Satpas, SIM Keliling, maupun gerai SIM.

  1. Mengambil formulir pengajuan perpanjangan SIM.

  1. Mengisi formulir menggunakan data pribadi secara tepat dan lengkap.

  1. Melakukan pemeriksaan kesehatan jasmani di lokasi layanan.

  1. Melakukan proses pemotretan serta pencocokan identitas.

  1. Menyelesaikan pembayaran berdasarkan ketentuan yang berlaku untuk perpanjang SIM A.

  1. Menunggu proses pencetakan SIM A yang baru hingga selesai.

Cara Perpanjang SIM A Online

Selain dapat dilakukan secara offline, perpanjang SIM A dapat dilakukan secara online menggunakan aplikasi resmi Digital Korlantas POLRI yang dapat diunduh di Android dan iOS. Simak langkah-langkahnya:

  1. Mengunduh aplikasi Digital Korlantas POLRI melalui ponsel pribadimu.

  1. Menyelesaikan proses registrasi dan mengunggah dokumen yang diperlukan, seperti KTP, SIM lama, hasil tes kesehatan, serta pas foto.

  1. Menyelesaikan pembayaran biaya perpanjang SIM A menggunakan metode yang tersedia di dalam aplikasi.

  1. Setelah semua proses diselesaikan, proses perpanjangan SIM A akan langsung diproses dan, jika sudah selesai, akan dikirimkan ke alamat yang diisi pada formulir.

Syarat Perpanjang SIM A

Selain biaya yang harus dikeluarkan, terdapat beberapa persyaratan juga untuk melakukan perpanjangan SIM A, antara lain:

  • Fotokopi e-KTP sebanyak 5 lembar

  • SIM A asli

  • Surat keterangan sehat dari dokter

  • Surat keterangan lulus tes psikologi

  • Bukti kepesertaan aktif BPJS Kesehatan atau Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

Jika kamu ingin melakukan perpanjangan SIM A di Mal Pelayanan Publik, kamu juga harus terlebih dahulu mengambil antrean online. Untuk proses perpanjangannya berlangsung dengan cepat sekitar 30 menit.

Nah, itulah pembahasan mengenai biaya perpanjang SIM A yang harus kamu siapkan beserta persyaratan yang harus dipenuhi agar prosesnya dapat berjalan dengan lancar. Semoga Bermanfaat!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 13/12/2019
Mau Bepergian Naik Mobil? Cek Kesehatan Mobilmu Dulu!

Jakarta, 13 Desember 2019 - MyProtection News

Liburan sambil melakukan road trip memang memiliki keseruannya sendiri. Selain Anda bisa menikmati waktu mengobrol bersama keluarga atau teman, Anda juga berpotensi untuk menghemat biaya transportasi. Perjalanan juga bisa terasa aman dan nyaman jika ditemani dengan asuransi kendaraan MyCar dari Myprotection. Hanya saja sebelum melakukan perjalanan jauh, baik pemilik kendaraan maupun kendaraannya harus cek kesehatan dulu. Tujuannya agar Anda bisa melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

Yuk lihat daftar kesehatan mobil yang harus Anda cek!

  1. Mesin

Menyadur dari Otomotifnet.com (12/10), bagian yang perlu dicek terlebih dahulu adalah mesin. Pastikan Anda memberi perhatian pada komponen vital mesin seperti minyak rem, oli mesin, oli transisi, minyak power steering.

Selanjutnya, Anda bisa memeriksa fungsi lampu. Apakah lampu rem, head lamp dan fog lamp menyala dengan baik. Saat melakukan perjalanan, bisa saja Anda harus melewati jalan yang gelap atau diterpa hujan deras.

Ketiga, pastikan kendaraan Anda rutin menjalani general check-up di dealer terdekat. Sehingga saat terjadi kerusakan, Anda bisa segera mengatasinya dan meminimalkan resiko kerusakan mobil di tengah perjalanan.

  1. Kaki-kaki Mobil

Setelah mengecek mesin, bagian kaki-kaki mobil merupakan titik yang tak boleh terlewat. Jika tidak ada suara, kemungkinan bagi kaki mobil masih baik. Namun, tidak ada salahnya melakukan servis rutin untuk memastikan keamanan mobil Anda. Bagian ban mobil serta kekencangan rem juga menjadi titik penting yang harus Anda perhatikan.

  1. Interior

Interior mobil yang bersih dapat membuat Anda lebih nyaman dalam berkendara. Mungkin saat baru membeli, mobil Anda masih bersih sempurna. Namun, setelah 6 bulan, upayakan membersihkan bagian dalam mobil secara berkala. Contohnya, Anda bisa menjaga kebersihan jok dan karpet dalam mobil dengan menyikat atau melakukan vacuum. Pastikan tidak ada sampah yang tertinggal dalam mobil karena bisa menyebabkan bau tak sedap. Tidak jarang juga mobil menjadi sarang serangga akibat sampah makanan yang dibiarkan di dalam mobil.

  1. Eksterior

Kalau sudah memastikan interior mobil Anda bersih dan nyaman, sekarang waktunya memberi perhatian pada eksterior mobil. Baik kaca spion maupun kaca jendela mobil harus selalu bersih dan terpasang dengan baik. Cek juga apakah terdapat goresan atau dent pada mobil Anda. Jika Anda memiliki asuransi mobil seperti MyCar Protection, maka ini waktunya Anda menggunakan fasilitas asuransi untuk membuat penampilan mobil kembali prima.

  1. Proteksi Kendaraan

Terakhir, bukan hanya pengemudi saja yang membutuhkan proteksi. Namun, kendaraan Anda juga. Ada begitu banyak ketidakpastian yang mungkin terjadi selama perjalanan dilakukan. Contohnya seperti kecelakaan, bencana alam, dan kelalaian manusia. Anda bisa memilih asuransi kendaraan untuk meminimalisir kerugian di masa depan, baik untuk Anda dan kendaraan Anda. Ada pepatah sedia payung sebelum hujan. Maka tidak ada salahnya berjaga-jaga sebelum terjadi hal tidak menyenangkan.

Selamat menjalani road trip yang seru dan aman! Jangan lupa untuk selalu menjaga keamanan diri dan pengemudi lain di jalan.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel