Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
Kembali Produktif, Ini Cara Merubah Mode Liburan Jadi Mode Kerja

Kembali Produktif, Ini Cara Merubah Mode Liburan Jadi Mode Kerja

2 January 2020 | MyProtection News Jakarta

Jakarta, 2 Januari 2020 - MyProtection News

Setelah menikmati liburan panjang ke luar atau beristirahat di rumah, tubuh rasanya nyaman dengan mode liburan. Namun, memasuki akhir masa liburan, Anda harus kembali menjalani rutinitas sehari-hari. Simak caranya di bawah ini!

  1. Manfaatkan liburan Anda sebaik mungkin. Segarkan pikiran dan tubuh agar badan lebih fit saat kembali masuk kerja. Jika Anda tidak punya waktu liburan untuk ke luar kota atau luar negeri, mungkin Anda bisa mencoba ide staycation yang satu ini!
  2. Bangun dan datang lebih awal ke kantor untuk kembali mem-familiarkan diri dengan lingkungan kantor. Dengan bangun lebih awal, Anda memiliki waktu lebih banyak untuk bersiap-siap dan menikmati pagi. Jangan lupa untuk memasang alarm Anda!
  3. Membuat agenda atau daftar prioritas. Anda akan “pulih” lebih cepat ke dalam mode kerja dengan membuat daftar rutinitas dan prioritas yang harus dilakukan. Jangan lupa untuk segera mengecek pesan atau email kantor!

Baca juga: Money Management Tips, Penting untuk Pemula

  1. Power through it. Saat tidak ada pilihan untuk melewati hari kerja, maka Anda hanya perlu menyiapkan tenaga dan semangat untuk melewati hari. Secangkir kopi kesukaan Anda bisa membuat Anda lebih berenergi. Anda juga bisa mendengarkan lagu kesukaan sambil bekerja untuk mendorong semangat.
  2. Dress for the occasion. Berpenampilan baik bisa membantu membangun mood Anda untuk kembali ke mode produktif lagi. Keluarkan kemeja dan bawahan favorit Anda ditambah dengan aksesoris pendukung and voila, kini Anda siap menaklukan tantangan baru di tempat kerja!
  3. Mulai obrolan dengan kerja. Berbagi pengalaman dan bertukar candaan dengan rekan kerja merupakan langkah sederhana untuk membuat Anda kembali familiar dengan suasana kerja. Berbagi tawa terdengar seperti ide baik, kan? Namun, jangan sampai lupa waktu karena terlalu asyik mengobrol, ya!

Selamat beraktivitas kembali!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca juga: 5 Langkah Mempersiapkan Tahun Baru

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read 17/07/2020
Pakai Hand Sanitizer Ada Aturannya Juga, Lho!

Jakarta, 17 Juli 2020 - MyProtection News

Membawa dan menggunakan hand sanitizer merupakan suatu kewajiban saat beraktivitas di tengah pandemin COVID-19. Sama halnya dengan mencuci tangan, ternyata menggunakan hand sanitizer pun ada aturannya. Apakah Anda sudah menggunakannya dengan benar? Cek di bawah ini!

Terlalu sedikit

Saat menggunakan hand sanitizer, penting untuk mengeluarkan isi produk hingga kedua telapak Anda terkena cairan sanitizer dengan sempurna. Lebih baik menggunakan terlalu banyak hand sanitizer dibanding terlalu sedikit.

Gosok selama 20 detik atau hingga kering

Menurut WHO, hand sanitizer harus digosok di tangan selama 20 – 30 detik agar seluruh bagian telapak tangan dan bagian atas tangan terkena cairan dengan baik. Tunggu hingga hang sanitizer kering sebelum menyentuh barang atau permukaan lain. Sehingga hand sanitizer punya waktu untuk bekerja membunuh virus dan kuman yang menempel pada tangan.

Hanya menggunakan hand sanitizer

Ketika bepergian, akses terhadap air dan sabun mungkin saja lebih terbatas. Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan hand sanitizer. Namun, hand sanitizer bukanlah pengganti cuci tangan. Mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun lebih efektif dalam membunuh kuman dan lebih disarankan oleh petugas kesehatan.

Jangan lupa, dalam pencegahan penyebaran COVID-19, menggunakan hand sanitizer saja tidak cukup. Anda wajib memperhatikan protocol kesehatan lainnya seperti menggunakan masker dan senantiasa menjaga jarak.

Terlalu sering digunakan hingga tangan kering dan luka

Menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol memang bisa membuat tangan terasa kering dan perih. Jika tangan Anda terasa sangat kering, maka gunakan lotion pelembap. Tangan yang kering dan perih rentan terhadap luka. Sedangkan luka bisa menjadi jalan masuk bagi kuman dan virus ke dalam tubuh. Jadi, jaga kebersihan serta kelembapan tangan Anda.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 06/03/2025
Gaya Hidup Minimalis dan Cara Penerapannya yang Tepat!

Gaya hidup minimalis atau yang dapat juga disebut sebagai simple living dapat menjadi solusi cerdas dalam mengurangi penggunaan dana untuk hal-hal yang tidak diperlukan dan menghindari pemborosan. Langkah ini juga diambil guna mencapai kondisi finansial yang lebih sehat dan stabil.

Namun, bagaimana cara menerapkan gaya hidup minimalis yang tepat? Dan mengapa sahabat MyProtection dapat menerima banyak manfaat dari penerapannya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Pengertian Gaya Hidup Minimalis

Pengertian Gaya Hidup Minimalis

pexels

Konsep gaya hidup minimalis memiliki sejarah yang panjang, dikenal sejak zaman kuno dan masih digunakan hingga saat ini dengan kemunculan gerakan minimalis modern.

Di abad ke-19, Ralph Waldo Emerson dan Henry David Thoreau menjadi tokoh di Amerika Serikat yang membantu mempopulerkan konsep hidup ini yang menekankan kesederhanaan untuk mencapai pengetahuan yang mendalam.

Menurut mereka, gaya hidup sederhana, tenang, dan kesendirian inilah yang menjadi kunci untuk meraih pemahaman mendalam terkait eksistensi manusia.

Fokus utama gaya hidup minimalis sendiri adalah menjaga keberlanjutan alam dan lingkungan guna menjalani kehidupan yang lebih sederhana dan terkendali.

Seorang dengan gaya hidup ini pada umumnya berupaya meminimalisir pengeluaran untuk hal-hal yang tidak diperlukan serta memiliki fokus pada hal yang memberikan nilai sejati pada kehidupan.

Hal yang harus diketahui, bahwa hidup minimalis bukan hanya berupa mengurangi barang yang dimiliki. Namun juga mampu mengelola waktu dan energi yang dimiliki lebih efisien dan berfokus pada hal yang penting.

Manfaat Gaya Hidup Minimalis

Dengan menerapkan gaya hidup minimalis, terdapat beberapa manfaat yang bisa dirasakan dan diterima, seperti:

1. Sehat secara finansial

Sehat secara finansial

pexels

Manfaat pertama dari gaya hidup minimalis adalah membantu dalam proses pengelolaan finansial seseorang menjadi lebih efektif dengan mengurangi pengeluaran yang dianggap tidak penting atau diperlukan.

2. Menghemat waktu dan tenaga

Selanjutnya, menghemat waktu dan tenaga karena barang yang dimiliki juga lebih sedikit dan efisien, sehingga proses pengelolaan dan perawatan barang yang dimiliki juga lebih singkat baik dari segi waktu dan tenaga.

Contohnya, ketika kamu memiliki 30 baju di rumah akan lebih dan terasa ringan dibandingkan memiliki ratusan baju. Terutama dalam tahapan menyimpan, menata, mencuci, menyetrika, dan hal lainnya yang harus dilakukan untuk merawat baju-baju tersebut.

Bukan hanya itu, jika kamu memiliki 4 mobil, waktu dan biaya yang dikeluarkan juga akan lebih besar dibandingkan ketika kamu memiliki 1 mobil yang digunakan secara efisien.

3. Mengurangi stres

Mengurangi stres

pexels

Gaya hidup minimalis juga dapat membantu mengurangi stres dan beban mental maupun emosional yang dimiliki dari lingkungan sekitar. Karena mengedepankan nilai sederhana dan terorganisir, kamu akan memiliki ketenangan dan kelegaan pikiran.

Banyaknya barang yang dimiliki juga dapat membuat seseorang merasa kewalahan yang dapat berkontribusi munculnya stres. Dengan mengurangi jumlah barang dan fokus pada efisiensinya, pikiranmu juga akan terasa lebih tenang dan ringan.

4. Memberi ruang untuk hal yang lebih penting

Dengan mengedepankan kesederhanaan dan berkurangnya gangguan yang sering kali disebabkan hal-hal tidak penting, kamu akan memiliki ruang lebih banyak untuk fokus pada hal yang lebih penting, seperti pengembangan diri, hobi, maupun hubungan.

5. Kemampuan untuk berbagi dengan orang lain

Dengan menganut gaya hidup yang mengedepankan nilai sederhana, kamu juga akan memiliki kesempatan dan kemampuan lebih besar untuk berbagi dengan orang lain di sekitarmu.

6. Ramah lingkungan

Penggunaan dan pengonsumsian barang yang berlebihan juga dapat menimbulkan dampak negatif pada lingkungan, gaya hidup minimalis yang mengedepankan kesederhanaan dan menentang konsumerisme dapat membantu dalam menjaga lingkungan.

7. Kualitas dibanding kuantitas

Dengan gaya hidup ini, kamu akan di dorong untuk memiliki fokus pada barang yang berkualitas tinggi dan memiliki nilai bermakna dibandingkan dengan seberapa banyak yang dimiliki dengan kualitas lebih rendah.

8. Kesadaran atas kebutuhan

Memiliki gaya hidup minimalis juga dapat memberikan kesadaran pada seseorang apa yang sebenarnya benar-benar dibutuhkan.

Untuk menentukan hal ini, kamu dapat membuat skala prioritas dari barang-barang yang memang dibutuhkan dan esensial bagi kehidupan hingga kebutuhan sekunder maupun tersier yang sekiranya dapat ditunda atau kurang dibutuhkan.

9. Mengurangi sikap impulsif

Penerapan minimalism juga dapat menghindari dan mengurangi sikap impulsif ketika berbelanja. Di mana, sering kali adanya promo maupun potongan harga yang memancing keimpulsifan seseorang.

Dengan menerapkan gaya hidup ini, kamu dapat berpikir lebih panjang mengenai barang apa yang benar-benar dibutuhkan, dan dapat berpikir dua kali ketiak melihat barang promo atau diskon, apakah benar-benar dibutuhkan atau tidak.

Cara Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Cara Menerapkan Gaya Hidup Minimalis 

pexels

Untuk memulai menerapkan gaya hidup minimalis sendiri terdapat beberapa langkah yang dapat kamu lakukan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai berikut.

1. Mengurangi kekacauan dan mengorganisasi rumah

Marie Kondo yang dikenal sebagai pakar kerapian dan metode KonMari-nya menyatakan tiga langkah yang dapat dilakukan dalam mengorganisasi barang di rumah.

  • Menghilangkan barang yang tidak diperlukan, menurutnya rumah yang berantakan dapat menimbulkan kekacauan mental dan mengurangi efisiensi. Oleh sebab itu, memilah barang dan mengurangi barang dengan cara menyumbangkan yang masih layak dapat memberikan ketenangan.

  • Prinsip “satu masuk, satu keluar”, sebelum membeli barang baru kamu harus menyingkirkan barang serupa yang tidak lagi digunakan dan diperlukan untuk menghindari penumpukan barang yang tidak lagi digunakan.

  • Konsep penyimpanan sederhana dan efisien, agar proses penyimpanan barang tetap teratur dan mudah diakses kamu dapat memberikan nama atau label ke kotak penyimpanan sehingga lebih efisien.

2. Menghargai dan memiliki hubungan bermakna

Bukan hanya dalam pengelolaan barang, gaya hidup minimalis juga dapat diterapkan dalam menjalin hubungan sosial. Simak langkah-langkahnya.

  • Menghabiskan waktu bersama orang penting, dapat berupa keluarga, pasangan, teman, maupun orang lagi yang berarti dalam kehidupanmu. Dengan memfokuskan diri pada orang-orang yang memang membawa kebahagiaan dan cinta dalam kehidupan maka kamu akan merasa bahagia.

  • Membatasi pengonsumsian media sosial, dibandingkan menghabiskan waktu di depan layar, kamu dapat menghabiskan waktu dengan orang-orang yang ada di sekitarmu secara langsung tanpa gangguan perangkat elektronik.

  • Berkomitmen dalam hubungan, baik itu keluarga, teman, maupun pasangan romantis, kamu dapat memprioritaskan hubungan-hubungan tersebut yang dapat memberikan kebahagiaan dan perkembangan diri.

3. Menemukan keseimbangan dalam konsumsi dan kehidupan

Dalam kehidupan, terdapat banyak kebutuhan yang ingin dipenuhi. Untuk menemukan keseimbangan antara konsumsi dan kehidupan kamu dapat mengikuti langkah-langkah ini!

  • Mengenali perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, kebutuhan merupakan hal dasar yang diperlukan untuk bertahan hidup, seperti makanan, pakaian, hingga tempat tinggal. Sedangkan keinginan merupakan hal-hal yang tidak terlalu signifikan dalam kelangsungan hidup, seperti baju baru setiap minggu, membeli kopi setiap hari, dan sebagainya.

  • Mencari kesenangan dari aktivitas non-material, kesenangan dalam hidup bukan hanya dapat dicapai secara material, namun juga dapat secara emosional, intelektual, hingga spiritual yang tidak menyebabkan pengeluaran berlebih. Seperti contohnya, olahraga, meditasi, membaca, hingga menghabiskan waktu di alam.

  • Mengembangkan hobi dan kreativitas, dibandingkan menghabiskan uang, tenaga, dan waktu untuk memenuhi keinginan konsumerisme, akan lebih efisien jika hal-hal tersebut dihabiskan untuk mengembangkan hobi dan kreativitas yang kamu inginkan.

Kekurangan Gaya Hidup Minimalis

Walaupun memiliki banyak kelebihan yang dapat memberikan manfaat dan dampak bagi kehidupan seseorang, gaya hidup minimalis juga memiliki beberapa kekurangan yang harus dipertimbangkan, seperti:

1. Tantangan penyesuaian

Dalam mengubah gaya dan pandangan hidup dari konvensional ke minimalis bukanlah suatu hal yang mudah dan dapat memberikan tantangan tersendiri.

Karena kebiasaan konsumtif seseorang yang sudah memenuhi kehidupan sehari-hari, mengubah kebiasaan ini akan membutuhkan penyesuaian yang tidak mudah.

2. Keterbatasan mengekspresikan diri

Pada beberapa orang, minimalism ini dapat menimbulkan keterbatasan mengekspresikan diri. Dalam konteks ini dapat berupa dekorasi rumah maupun penampilan diri yang menjadi terbatas karena pilihan yang terbatas karena harus mengedepankan nilai kesederhanaan.

3. Pertimbangan sosial

Beberapa orang juga mempertimbangkan sisi sosial yang dapat menjadi dampak ketika menjalankan gaya hidup minimalis. Di mana, sering kali di tengah masyarakat nilai seseorang sering kali diukur melalui materi maupun gaya hidup konsumtifnya.

Oleh sebab itu, menjalani minimalism dapat menjadi pertimbangan sebagian orang, di mana sering kali dilabeli sebagai seseorang yang pelit maupun irit di tengah masyarakat dan lingkungan sosial.

4. Tantangan dalam hubungan

Untuk mengubah gaya simple living ini sering kali terdapat tantangan yang muncul baik dari keluarga, pasangan, maupun orang-orang di sekitarmu. Hal ini dapat muncul karena adanya perbedaan nilai serta prioritas yang dapat menjadi sumber konflik.

5. Pilihan terbatas

Minimalism juga dapat membatasi pilihan yang kamu punya di berbagai aspek, mulai dari pilihan pakaian, dekorasi, ataupun makanan yang dapat menyebabkan batasan-batasan bagi seseorang untuk memiliki kebebasan pilihan.

6. Pertimbangan saat memiliki anak

Ketika seseorang yang menerapkan gaya hidup minimalis memiliki anak, maka penerapannya juga dapat menjadi pertimbangan tersendiri.

Di mana, dalam memenuhi kebutuhan anaknya sering kali dihadapkan dengan tantangan-tangangan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya dengan menerapkan nilai minimalis ini.

7. Ketidaknyamanan sementara

Karena proses adaptasi yang tidak mudah, mengubah gaya hidup konvensional menjadi minimalis dapat menimbulkan ketidaknyamanan dalam kurun waktu tertentu.

8. Tidak cocok untuk semua orang

Walaupun terkesan mudah dilakukan, gaya hidup minimalis sendiri tidak selalu coock dengan semua orang. Dimana, beberapa orang mendapatkan kebahagiaannya melalui materi dan kepemilikan barang-barang yang tidak dapat diubah dengan mudah.

9. Tantangan menjaga keseimbangan

Memaksakan gaya hidup minimalis juga dapat menimbulkan tantangan dalam menjaga keseimbangan di berbagai aspek kehidupan, mulai dari pekerjaan dengan kehidupan pribadi yang berbeda pada tiap individu.

10. Tekanan dari masyarakat

Seseorang yang menjalankan minimalism juga dapat menerima tekanan dari masyarakat yang masih mengedepankan dan terpaku pada konsep serta gaya hidup konvensional, seperti kepemilikan material maupun perilaku konsumtif.

Contoh Gaya Hidup Minimalis

Bagi sahabat MyProtection yang ingin mempelajari bagaimana cara menerapkan gaya hidup minimalis sendiri, terdapat beberapa contoh kegiatan yang dapat dilakukan sehari-hari yang mengedepankan nilai kesederhanaan, efisien, serta terkendali. Simak selengkapnya!

1. Pengelolaan Barang

Contoh pertama dalam penerapan gaya hidup minimalis adalah pengelolaan barang. Dimana, pada umumnya orang-orang yang mengadopsi gaya hidup ini memiliki jumlah barang yang lebih sedikit.

Barang-barang yang tidak lagi digunakan akan disaring dan mempertahankan barang-barang yang memang dibutuhkan dan dianggap esensial.

Seperti contohnya, pakaian yang sederhana dan dapat digunakan di setiap acara, peralatan dapur yang multifungsi, serta perabotan rumah tangga yang memang dianggap penting.

2. Rencana Keuangan

Selanjutnya, memiliki rencana keuangan serta pengelolaan keuangan yang baik agar dapat berhemat dan mengeluarkan uang dengan bijak.

Pada umumnya, orang-orang pelaku minimalism memiliki anggaran yang lebih ketat dan mampu melakukan investasi pada barang atau hal yang dinilai dapat menguntungkan mereka dalam jangka waktu panjang.

Mereka juga menghindari pengeluaran untuk hal-hal yang tidak diperlukan yang memicu perilaku konsumtif, seperti mengikuti tren maupun membeli barang-barang mewah.

3. Beraktivitas Sederhana

Pelaku gaya hidup ini juga pada umumnya mampu menemukan kebahagiaan dari hal-hal yang dianggap sederhana.

Mereka dapat menemukan kebahagiaan dengan menghabiskan waktu melakukan aktivitas sederhana yang tidak mengharuskan mereka mengeluarkan banyak uang maupun barang, mulai dari jalan menikmati alam, membaca buku, hingga berolahraga di rumah.

4. Hemat Energi dan Sumber Daya

Pelaku minimalism juga sangat memprioritaskan penghematan energi serta sumber daya dengan menggunakannya secara bijak.

Penerapannya sendiri beragam, mulai dari menghemat energi dengan mematikan peralatan listrik serta lampu ketika tidak digunakan, menggunakan air semaksimal mungkin, hingga mendaur ulang barang-barang yang tidak lagi terpakai untuk dijadikan barang lain yang bermanfaat.

5. Penataan Ruang Sederhana

Orang-orang minimalism juga pada umumnya memiliki preferensi desain yang bersih dan minimalis, termasuk dalam penataan ruang yang cenderung lebih sederhana.

Pelaku minimalism biasanya menghindari penataan ruang yang terlalu berlebihan dan mengedepankan fungsi dan barang-barang yang dapat membantu dalam pengorganisasian dalam menjaga kerapian dan menghindari kekacauan.

6. Hubungan Sosial Bermakna

Dalam penerapannya, orang-orang minimalism juga lebih berfokus pada hubungan sosial bermakna dibandingkan mengedepankan kepemilikan yang bersifat material.

Mereka akan lebih memiliki untuk menghabiskan waktu dengan orang-orang yang memang mereka peduli dan cintai serta membangun pengalaman dengan orang-orang yang mampu memperkaya hidup mereka.

7. Keseimbangan dan Kesehatan Mental

Keseimbangan dan kesehatan mental juga menjadi nilai yang dikedepankan dalam gaya hidup minimalis. Hal ini dapat diwujudkan dengan berbagai aktivitas yang dapat membantu menjaga ketenangan jiwa tersebut, mulai dari meditasi, yoga, dan sebagainya.

Nah, itulah pembahasan seputar gaya hidup minimalis yang dapat menciptakan pola hidup yang lebih sederhana, berkelanjutan, serta dapat mendatangkan berbagai manfaat bagi orang yang menerapkannya.

Gaya hidup minimalis juga menekankan fokus pada kesederhanaan khususnya dalam hal material dan finansial. Di mana, secara sederhananya adalah pengurangan pengonsumsian barang yang dianggap tidak penting.

Namun, perlu diperhatikan juga bahwa hal-hal dasar dan esensial juga harus tetap diprioritaskan, mulai dari pakaian, tempat tinggal, hingga makanan guna menjaga keberlangsungan hidup.

Untuk membantu dalam memberikan perlindungan bagi kesehatan sahabat MyProtection, Perlindungan Kesehatan Prima hadir dengan berbagai manfaat dan keunggulan produk yang ditawarkan, seperti:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin maupun obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan

  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan

  • Pilihan manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam contact center dan case monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 18/12/2019
Suka Marah-marah Tanpa Sebab? Ini Alasannya!

Jakarta, 18 Desember 2019 - MyProtection News

Apakah Anda memiliki teman atau keluarga yang mendadak marah-marah tanpa sebab yang jelas? Atau bahkan Anda sendiri merasa sering marah dan kesal tanpa alasan. Berbeda dengan beberapa penyakit fisik yang mungkin gejalanya bisa dideteksi (dan tentunya bisa dicover oleh asuransi kesehatan Perlindungan Kesehatan Prima). Penyebab marah-marah ternyata bisa disebabkan beberapa kondisi fisik dan psikologis. Simak ulasannya dari MyProtection berikut ini!

  1. Anda Kelelahan atau Kurang Tidur

Dikutip dari HelloSehat.com, menurut Julie de Azevedo Hanks, Ph.D, LCSW, psikolog konseling keluarga, kurang tidur dapat mempengaruhi emosi seseorang. Saat Anda kelelahan karena kurang tidur, kinerja otak pun ikut menurun. Akhirnya anda jadi kurang fokus, mudah teralihkan, hingga mudah meledak. Bayangkan jika Anda sudah merasa lelah dan stress akibat deadline kerja mepet, rasanya kesalahan kecil bisa membuat anda merasa sangat kesal.

Oleh karena itu, jangan lupa untuk istirahat cukup dan coba melakukan stretching ringan untuk membuat tubuh serta emosi kembali relaks!

  1. Anda Menderita Penyakit Tertentu

Tanpa disadari, terkadang emosi yang meledak bisa disebabkan oleh penyakit tertentu. Contohnya hipertiroidisme yang sering diidap oleh wanita. Penyakit satu ini berkaitan erat dengan metabolism tubuh. Jika kadar hormone tiroid dalam tubuh berlebihan, maka bisa membuat anda merasa gelisah dan mudah marah.

Penyakit lain seperti kolestrol dan diabetes juga bisa mempengaruhi suasana hati Anda. Obat statin yang biasa digunakan untuk mengontrol kolestrol dapat mengurangi kadar hormone serotonin dalam tubuh. Sedangkan hormone serotonin sendiri bertugas untuk membuat Anda merasa senang. Jadi, ketika level hormone serotonin Anda rendah, bisa jadi anda merasa lebih murung dari biasanya.

  1. Anda Mengalami Depresi

Depresi juga bisa membuat emosi Anda meluap-luap. Hanks mengatakan bahwa seseorang yang suka marah tanpa alasan jelas mungkin mengidap depresi. Tidak jarang orang tidak menyadari bahwa dirinya menderita depresi. Terlebih lagi, sebagian orang juga tidak familiar dengan gejala awal depresi.

Gejala depresi bisa meliputi rasa putus asa, emosi yang tidak stabil atau mudah meledak, hingga mendorong orang melakukan hal-hal beresiko. Karenanya, pastikan Anda mengenali kesehatan mental Anda. Apakah rasa amarah ini disebabkan penyakit fisik atau gangguan psikologis. Depresi dapat diatasi jika diberikan penanganan tepat sesegera mungkin. Semangat!

  1. Anda Mungkin Mengidap BPD atau Borderline Personality Disorder

Borderline personality disorder atau gangguang kepribadian ambang adalah keadaan yang membuat penderitanya mengalami perubahan suasana hati dan Citra diri secara dratis dan impulsive. Penderita BPD memiliki pola piker dan cara pandang yang sedikit berbeda dengan orang pada umumnya. Terkadang BPD membuat penderitanya sulit menjalin hubungan sehat dengan orang-orang di sekitarnya.

Salah satu gejala BPD adalah perubahan suasana hati yang tidak stabil. Dalam waktu tertentu penderita BPD mungkin merasa kosong dan hampa. Namun pada waktu yang berbeda ia bisa merasakan amarah yang kuat. Jika kamu merasakan gejala BPD, sebaiknya segera berkonsultasi dengan pihak yang tepat.

  1. Anda Sedang Mengalami PMDD atau Pre-Menstrual Dysphoric Disorder.

Para wanita pasti familiar dengan istilah yang satu ini. PMS atau pre-menstrual syndrome. Menjelang waktunya Anda kedatangan tamu bulanan, mungkin Anda merasa mudah lapar, emosional dan lebih mudah marah. Namun, sebagian wanita mengalami gejala depresi saat PMS yang lebih parah dari biasanya. Gejala ini disebut dengan Pre-menstrual Dysphoric Disorder. Seorang wanita yang mengalami PMDD mungkin akan merasakan kegelisahan, depresi akut, dan luapan emosi kira-kira 5 – 11 hari sebelum menstruasi terjadi.

Jangan lupa untuk selalu mengecek kembali keadaaan emosi Anda. Emosi negatif yang berlebihan bisa membuat tubuh ikut sakit.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca juga: Fitur baru asuransi kesehatan MyProtection, konsultasi dokter dari HPmu!

Baca Artikel