Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
Kunyit Bantu Atasi Nyeri PMS!

Kunyit Bantu Atasi Nyeri PMS!

28 January 2020 | MyProtection News Jakarta

Jakarta, 28 Januari 2020 - MyProtection News

Sindrom pra-menstruasi atau sering disebut dengan PMS merupakan gejala yang dirasakan perempuan 1 – 2 minggu sebelum ia mengalami haid. Perubahan dalam tubuh ini bersifat hormonal. Efek yang dirasakan selama PMS pun beragam seperti perubahan mood, nafsu makan bertambah, nyeri pada bagian tubuh tertentu. Tingkat nyeri yang dirasakan pun beragam, mulai dari ringan hingga berat.

Sedari dulu, kunyit dianjurkan untuk diminum untuk mengatasi nyeri saat PMS maupun haid. Ternyata, berdasarkan penelitian, curcumin atau kunyit memang membantu mengatasi nyeri PMS, lho!

Menurut peneliti, terdapat kaitan antara konsumsi kunyit dengan pengurangan gejala PMS seperti perubahan suasana hati, kelelahan, cemas, sakit kepala, kram, dan lemas. Wah, ternyata rempah yang satu ini punya manfaat berlimpah lho, Sahabat MyProtection!

Untuk mengatasi nyeri PMS, maka Anda dianjurkan mengonsumsi kunyit tujuh hari sebelum memasuki masa menstruasi dan tiga hari setelah menstruasi selesai. Dosis yang dianjurkan adalah dua kali sehari. Anda bisa mengonsumsi suplemen curcumin sebanyak 200mg curcumin per hari.

Selamat mencoba!

Salam,
Sahabat MyProtection

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read 27/02/2025
Apa Itu Olahraga Anggar? Simak Sejarah dan Teknik Dasarnya!

Sebagai salah satu olahraga yang telah secara resmi masuk ke ajang Olimpiade dunia, olahraga anggar telah ada sejak abad ke-14. Berasal dari latihan militer, olahraga anggar kemudian dikembangkan di Jerman dan Italia.

Olahraga anggar menjadi salah satu jenis olahraga bela diri yang menggunakan senjata khusus untuk melakukannya. Oleh sebab itu, terdapat sejumlah teknik dan aturan yang harus diikuti oleh para pemainnya.

Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih mendalam apa itu olahraga anggar, teknik, serta aturan yang ada di dalamnya yang dapat membantu sahabat MyProtection yang ingin mengetahui lebih dalam dan mencobanya!

Apa Itu Olahraga Anggar?

Apa Itu Olahraga Anggar

pexels

Kata anggar berasal dari Bahasa Prancis, yaitu en garde yang memiliki arti bersiap dan digunakan sebelum pertandingan anggar dimulai.

Olahraga anggar merupakan olahraga bela diri yang memanfaatkan senjata khusus yang menyerupai pedang untuk memainkannya. Pedang ini digunakan untuk menyerang serta bertahan ketika melawan oponen.

Dalam olahraga anggar sendiri, terdapat pakaian khusus yang wajib digunakan oleh para pemainnya yang terdiri dari, topeng wire-mesh, sarung tangan, kabel badan, plastron atau pelindung ketiak, serta jaket.

Olahraga anggar memanfaatkan keterampilan kelincahan serta ketangkasan tubuh karena menekankan pada kemampuan pemainnya untuk memotong, menusuk, hingga menangkis senjata lawan.

Permainan ini biasanya dimainkan di ruangan tertutup di arena dengan panjang mencapai 12 meter serta lebar 2 meter, sehingga pergerakan para pemainnya lebih terbatas dibandingkan olahraga lainnya.

Sejarah Olahraga Anggar

Sejarah Olahraga Anggar

pexels

Olahraga anggar sendiri pertama kali terbentuk dari pelatihan militer yang ada di negara Jerman hingga Italia pada abad ke -14 yang kemungkinan dikembangkan.

Hingga pada abad ke-17, anggar yang berkembang mulai memiliki aturan-aturan yang lebih terstruktur, selain itu ditemukan pula senjata foil, hingga topeng wire-mesh yang hingga saat ini masih digunakan.

Pada tingkat internasional, anggar secara resmi masuk ke ajang Olimpiade modern di tahun 1896, sedangkan pengenalan olahraga anggar di Indonesia pertama kali sendiri pada masa penjajahan Belanda yang diwajibkan bagi setiap tentara Hindia Belanda di kala itu.

Di mana, setelah kemerdekaan olahraga ini semakin berkembang dengan adanya pembentukan IKASI atau Ikatan Anggar Seluruh Indonesia yang saat ini telah menjadi wadah resmi bagi para atlet anggar tanah air.

Anggar juga menjadi salah satu dari olahraga di tahun 1980an yang telah diakui profesionalismenya.

Selain itu, peraturan awal Olimpiade yang secara langsung ditulis oleh presiden kedua dari International Olympic Committee, yaitu Baron Pierre de Coubertin menyatakan dengan jelas bahwa pemain anggar profesional yang disebut Masters diperbolehkan ikut bertanding.

Pada tahun 1948, anggar juga diperkenalkan pada Pekan Olahraga Nasional dan mulai dipertandingkan pada tahun 1951 dan terus berlanjut hingga saat ini.

Teknik Olahraga Anggar

Teknik Olahraga Anggar

pexels

Untuk memainkan anggar sendiri terdapat beberapa teknik tertentu yang harus diketahui dan diikuti. Mulai dari hormat, gerakan kaki, gerakan menyerang, maupun menghindar. Simak ulasannya!

1. Hormat

Sebelum memulai pertandingan, hal yang dilakukan pertama kali dalam permainan anggar adalah hormat atau the salute antar pemain, simak beberapa langkahnya berikut ini:

  • Memosisikan bagian ujung pedang ke bawah menunjuk arah ujung kaki kanan.

  • Mengangkat pedang dengan menekukkan lengan hingga posisi pegangan ada di depan wajah serta bagian ujung pedang menghadap ke arah atas.

  • Memegang topeng wire-mash menggunakan tangan kiri di samping badan. Tangan kanan digunakan untuk memegang pedang anggar.

  • Melakukan gerakan hormat atau the salute ke hadapan lawan dan seluruh juri yang ada di pertandingan.

2. Memegang dan Mengayunkan Pedang

Sebelum membahas lebih dalam mengenai cara memegang dan mengayunkan pedang dalam anggar, kamu harus mengetahui dalam olahraga anggar sendiri memiliki tiga jenis pedang yang dibedakan ke dalam tiga nomor pertandingan, simak selengkapnya.

  • Florel atau foil, pedang yang memiliki bentuk ramping, lentur, serta ringan. Pada bagian ujung pedang berbentuk bulat atau datar, tumpul, serta berpegas. Foil memiliki berat sekitar 500-gram atau 5 ons. Pelindung tangan yang digunakan pada pertandingan ini biasanya lebih kecil dibandingkan dengan sabel dan degen.

  • Sabel atau sabre, pedang yang memiliki bentuk segitiga dengan bagian sudut yang tidak tajam, menyerupai parang kecil, di mana semakin ke atas akan semakin pipih dengan ujung yang ditekuk sehingga tidak runcing dan memiliki berat 500-gram.

  • Degen atau epee, pedang yang memiliki bentuk segitiga dan berparit, di mana bagian ujung bawah pedang lebih tebal dan agak kaku. Memiliki ujung yang datar dan berpegas serta pelindungan tangan yang lebih besar. Pedang degen memiliki berat dari 750 hingga 770-gram.

Nah, setelah mengetahui berbagai jenis pedang yang ada pada olahraga anggar, sekarang kita akan membahas mengenai cara memegang dan mengayunkan pedang anggar.

  • Memegang pedang dengan bagian ujung pedang selalu dihadapkan ke arah lantai.

  • Memastikan bagian ujung pedang telah terpasang dengan penutup.

  • Saat menyerang lawan, mengayunkan pedang hingga bagian ujung menyentuh torso dari oponen. Torso sendiri terdiri dari dada, perut, pinggang, panggul serta punggung.

3. Gerakan Kaki

Gerakan kaki atau footwork pada permainan anggar sendiri menjadi salah satu hal yang paling krusial dan penting untuk dikuasai oleh para pemainnya.

Dalam permainan anggar sendiri gerakan kaki dapat dibagi ke dalam dua tipe, yaitu advance dan retreat.

Advance merupakan gerakan kaki maju ke depan dengan menggunakan kaki kanan yang diikuti kaki kiri dan digunakan ketika pemain ingin menyerang atau memancing oponennya.

Sedangkan, retreat merupakan gerakan mundur dengan mengangkak telapak kaki ke arah belakang yang digunakan ketika seorang pemain ingin kembali ke posisi bertahan.

4. Gerakan Menyerang dan Menghindar

Teknik menyerang dan menghindar juga menjadi penting dalam olahraga anggar. Berikut ini beberapa gerakan yang harus kamu ketahui:

  • Attack, gerakan yang dilakukan saat pemain sedang ingin menyerang lawan.

  • Parry, gerakan bertahan yang dilakukan saat pemain ingin menghindari serangan dari lawan.

  • Riposte, gerakan yang dilakukan saat pemain ingin melakukan serangan balik ke lawan setelah melakukan parry.

  • Counter-riposte, gerakan yang dilakukan saat pemain ingin menyerang setelah melakukan parry untuk mengantisipasi gerakan riposte dari oponen.

5. Posisi On Guard

Posisi on guard merupakan posisi dasar ketika ingin bersiap menyerang maupun bertahan saat anggar. Kedua kaki mengambil posisi kuda-kuda dengan jarak 45-centemeter serta membentuk sudut 90 derajat.

Posisi ini dapat dicapai dengan memiringkan tubuh serta posisi tangan kanan diangkat dan disejajarkan dada sedangkan tangan kiri diangkat setinggi bahu.

On guard dapat membantu kamu menjaga keseimbangan serta kesiapan untuk bergerak kapan pun ketika bermain anggar.

6. Posisi Fencing

Posisi fencing dalam olahraga anggar dapat dibagi menjadi beberapa bagian, seperti sixte, quarte, dan lainnya. Masing-masing dari posisi tersebut memiliki parry atau gerakan bertahan yang digunakan untuk melindungi diri.

Posisi fencing merupakan istilah yang digunakan untuk gerakan menutup maupun membuka diri guna mengubah posisi pedang yang bermanfaat untuk menghalau serangan dari lawan.

7. Lompatan Serangan atau Lunge

Lunge atau lompatan serangan merupakan gerakan lompat cepat yang dilakukan guna mencapai area target lawan.

Untuk melakukan gerakan ini, pemain harus melangkah maju dengan cepat menggunakan kaki depan, diikuti dengan gerakan kaki belakang.

Di waktu yang bersamaan, tubuh tetap dalam posisi tegak serta mengarahkan pedang tepat ke arah lawan.

8. Posisi Setelah Lunge atau Recovery

Setelah melakukan gerakan lompatan serangan atau lunge, tubuh harus dengan cepat kembali lagi ke posisi on guard dengan cara memindahkan kaki belakang serta mengangkat tangan kembali ke posisi awal.

Gerakan recovery ini menjadi bagian penting yang harus diperhatikan para pemain guna menjaga keseimbangan tubuh serta bersiap untuk serangan berikutnya dalam olahraga anggar.

9. Balestra

Selanjutnya, balestra yang merupakan lompatan pendek yang diikuti dengan gerakan langkah maju dengan tujuan menambah kecepatan pada serangan.

Gerakan ini dapat dilakukan dengan mengangkat kaki depan serta disusul dengan gerakan pada kaki belakang untuk memberikan dorongan yang lebih kuat saat melakukan lunge.

10. Fleche

Fleche merupakan gerakan pada permainan anggar yang digunakan untuk menyerang dengan cara berlari lebih cepat ke arah lawan.

Saat melakukan gerakan ini, pedang dijulurkan ke arah depan sedangkan tubuh membungkuk ke arah depan.

Kaki belakang diangkat dan diarahkan ke depan agar dapat melanjutkan serangan yang dilancarkan. Namun, perlu diperhatikan agar tubuh tidak bersentuhan dengan lawan.

11. Serangan Sederhana

Dalam permainan anggar terdapat empat jenis serangan sederhana yang dapat dilakukan, sebagai berikut.

  • Straight thrust, yang merupakan serangan langsung ke arah lawan dengan mengulurkan tangan yang memegang pedang.

  • Disengage, yang merupakan gerakan memindahkan posisi pedang ke bawah pedang lawan untuk menyerang ke posisi lain.

  • Coupe, yang merupakan gerakan memindahkan pedang ke atas lawan dengan tujuan mengubah serangan.

  • Counter-disengage, yang dilancarkan dengan mengikuti perubahan garis lawan dengan disengage yang bertujuan mengecoh dan menyerang lawan.

12. Pertahanan atau Parry

Pada anggar, terdapat setidaknya tiga jenis teknik pertahanan atau parry yang harus diketahui dan dipelajari.

  • Parry sederhana, di mana pemain memosisikan pedang melintang dengan tujuan menghadang serangan dari lawan.

  • Parry lingkaran, gerakan pertahanan dengan menggerakkan pedang melingkar dengan tujuan mengarahkan pedang lawan kembali ke garis awal.

  • Parry semi-lingkaran, gerakan pertahanan dengan menggerakkan pedang dari garis atas ke garis bawah atau sebaliknya membentuk setengah lingkaran.

13. Balasan atau Riposte

Balasan atau riposte merupakan serangan balik yang dilancarkan setelah berhasil memblokir serangan dari lawan. Terdapat beberapa jenis riposte pada permainan anggar, sebagai berikut.

  • Direct, serangan yang dilakukan secara langsung setelah melakukan pertahanan atau parry.

  • Disengage riposte, gerakan yang memanfaatkan disengage untuk memberikan serangan balik pada lawan.

  • Coutver riposte, gerakan memotong melalui bagian atas pedang lawan dengan tujuan menyerang.

  • Counter-disengage riposte, gerakan yang dilakukan dengan mengikuti perubahan garis lawan dengan melakukan disengage untuk melancarkan serangan balik.

Manfaat Olahraga Anggar

Manfaat Olahraga Anggar 

Dengan rutin melatih kemampuan anggar yang kamu miliki, terdapat manfaat yang bisa didapatkan baik secara fisik maupun mental. Simak manfaat olahraga anggar menurut penelitian dari Health Promotion Journal of Australia, berikut ini.

1. Meningkatkan kemampuan berstrategi

Olahraga anggar bukan hanya melibatkan kecepatan saja, namun juga seberapa hebat kemampuan strategi yang kamu miliki.

Hampir sama dengan permainan catur yang sebagian besar mengandalkan strategi, anggar juga membutuhkan kemampuan strategi yang tinggi, namun lebih seru karena kamu secara langsung terlibat dan menggerakkan tubuh.

Dalam anggar, kamu dituntut untuk dapat membaca dan memprediksi gerakan lawan, merancang taktik serangan serta pertahanan, hingga mengambil keputusan yang tepat di waktu yang bersamaan.

Dengan terus menerus mengasah kemampuan ini, kamu dapat merasakan dampaknya pada fungsi kognitif serta kendali emosional dalam diri.

Olahraga ini juga dapat membantu sahabat MyProtection melatih ketahanan mental serta kemampuan untuk memecahkan masalah saat kritis.

2. Menumbuhkan rasa percaya diri

Dalam anggar, kekuatan fisik bukanlah segalanya. Olahraga ini lebih berfokus pada keterampilan gerak, ketangkasan fisik, serta penerapan strategi yang tepat untuk unggul dalam permainan.

Jadi, olahraga ini sangat cocok bagi sahabat MyProtection yang tidak menyukai olahraga yang membutuhkan banyak energi maupun kekuatan fisik untuk memainkannya.

Melalui anggar, kamu juga dapat membangun rasa percaya diri jika dilakukan secara rutin karena kemampuanmu yang terus meningkat tanpa mementingkan kekuatan fisik yang dimiliki.

3. Mendukung kesehatan fisik dan mental

Selanjutnya, anggar juga menjadi salah satu olahraga yang dapat membantu sahabat MyProtection menjaga keseimbangan kesehatan fisik dan mental.

Melalui anggar, para pemainnya dilatih ketangkasan, keseimbangan, serta refleks tubuh yang dapat membantu dalam menjaga kesehatan fisik.

Selain itu, melalui olahraga anggar kita juga ditantang untuk terus berpikir secara kreatif untuk memenangkan permainan yang dapat membantu mengasah otak dan menjaga kesehatan mental.

4. Aman bagi Pemula

Walaupun terlihat sulit dan berbahaya karena menggunakan pedang, namun anggar merupakan salah satu olahraga yang sangat aman untuk dilakukan bagi pemula.

Tentu saja hal ini dapat dicapai dengan menggunakan peralatan dan perlengkapan pelindung yang lengkap, yang dapat membuat risiko cedera dari olahraga ini sangatlah kecil bahkan bagi pemula.

Olahraga ini juga sangat cocok bagi banyak sahabat MyProtection yang tidak menyukai kegiatan fisik yang terlalu keras.

Anggar menggabungkan seni, strategi, serta kekuatan fisik menjadi satu kesatuan yang dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan fisik dan mental.

Nah, itulah penjelasan singkat mengenai apa itu olahraga anggar, sejarah perkembangannya, serta teknik apa saja yang harus dipahami dan diketahui ketika ingin memainkannya. Agar tetap aman ketika memainkannya, pastikan seluruh peralatan yang diperlukan terpasang dengan benar.

Jika dilakukan dengan tepat, maka anggar tidaklah berbahaya walaupun menggunakan senjata. Walaupun begitu, tidak menutup kemungkinan juga ketika melakukan olahraga ini dapat menimbulkan cedera secara fisik maupun emosional.

Oleh sebab itu, teruslah berhati-hati dan pastikan memiliki perlindungan kesehatan yang tepat bagi kamu maupun keluarga, seperti asuransi Perlindungan Kesehatan Prima dari MyProtection dengan berbagai keuntungan sebagai berikut:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan.

  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan.

  • Pilihan manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan.

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia.

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring.

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assisance.

  • Laporan perhitungan klaim via email.

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel
Olahraga
5 mins read 04/08/2026
Permainan Bola Basket: Sejarah, Teknik, hingga Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh!

Permainan bola basket merupakan salah satu cabang olahraga yang paling dikenal oleh semua orang di seluruh belahan dunia.

Kepopularitasannya juga dapat kita lihat melalui kompetisi bola basket seperti NBA atau National Basketball Association, liga bola basket paling bergengsi dan populer di dunia yang didirikan pada tahun 1946.

Bukan hanya sebagai ajang kompetisi, permainan bola basket saat ini juga diajarkan kepada anak-anak, khususnya di sekolah, karena memiliki banyak manfaat bagi kebugaran jasmani serta mental.

Untuk lebih memahami apa saja aturan permainan bola basket, sejarah dan perkembangannya di Indonesia, hingga berbagai teknik yang ada di dalamnya, simak ulasan berikut ini!

permainan bola basket

Pengertian Permainan Bola Basket

Permainan bola basket merupakan salah satu cabang olahraga bola besar yang dimainkan secara kelompok yang terdiri dari dua tim dengan masing-masing tim memiliki anggota sebanyak 5 orang.

Kedua tim saling berlawanan dan bersaing untuk mencetak poin sebanyak-banyaknya dengan cara memasukkan bola ke ring atau basket dari pihak lawan.

Sejarah Permainan Bola Basket

Permainan bola basket pertama kali diciptakan pada tahun 1891 oleh Dr. James Naismith, seorang guru asal Kanada. Ide awalnya muncul ketika Naismith ingin membuat permainan yang bisa dimainkan oleh siswanya di musim dingin.

Pada awalnya, setiap tim dimainkan oleh 9 orang yang kemudian berkurang dengan seiring berjalannya waktu jumlah pemain setiap tim berkurang menjadi 5 pemain yang hingga saat ini masih digunakan

Di Indonesia sendiri, permainan bola basket pertama kali masuk pada tahun 1920-an, ketika olahraga ini dibawa oleh bangsa Belanda yang sebelumnya diperkenalkan melalui para pedagang Cina yang sudah familiar dengan basket.

Seiring berjalannya waktu, mereka membentuk komunitas bola basket serta mendirikan sekolah yang membuat permainan bola basket populer di kalangan siswa hingga saat ini dan sering kali dijadikan olahraga yang wajib dipelajari.

Pada tahun 1930, di Indonesia juga mulai bermunculan berbagai komunitas basket, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta, Medan, Surabaya, Bandung, Semarang hingga Yogyakarta.

Setelah kemerdekaan Indonesia, di Solo tahun 1948 diselenggarakan PON atau Pekan Olahraga Nasional yang menjadi kompetisi level nasional pertama untuk olahraga basket di Indonesia.

Lalu, di tahun 1951 PON juga memperbolehkan bagi grup pria maupun wanita untuk bermain dari yang sebelumnya olahraga basket dikhususkan untuk kelompok pria saja.

Pada tahun yang sama juga, Perbasi atau Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia, yang merupakan organisasi yang mengatur olahraga bola basket di Indonesia, didirikan tepatnya pada tanggal 23 Oktober 1951.

Semakin berkembangnya permainan bola basket di Indonesia juga mendatangkan kesempatan bagi tim basket Indonesia untuk pertama kalinya pada tahun 1953 untuk bermain di ajang internasional, yaitu Asian Games Manila.

Peraturan dalam Permainan Bola Basket

Permainan bola basket umumnya dapat dimainkan baik di lapangan dalam ruangan maupun di luar ruangan.

Untuk durasi pertandingannya, dalam standar internasional bola basket umumnya sebuah permainan terdiri dari empat babak dengan masing-masing babak berdurasi 10 menit ditambah jeda istirahat 10 menit, yang membuat totalnya menjadi 50 menit.

Khusus liga NBA, waktu per babak dalam pertandingan bola basket lebih panjang, yaitu 12 menit.

FIBA atau Federasi Bola Basket Internasional yang bertugas mengatur olahraga bola basket di seluruh dunia, termasuk peraturan, penyelenggaraan kompetisi internasional, dan masih banyak lagi, terdapat beberapa peraturan yang harus dijalankan selama pertandingan bola basket, antara lain:

  • Pemain basket tidak boleh membawa bola sambil berlari, bola harus dipantulkan ke lapangan sambil berlari.

  • Ketika tim lawan sudah melakukan 3 kali pelanggaran, tim akan mendapatkan poin tambahan.

  • Bagian yang boleh menyentuh bola basket adalah telapak tangan.

  • Ketika memantulkan bola selama pertandingan, tangan tidak boleh dikepal.

  • Pertandingan basket berlangsung selama 4 x 10 menit.

  • Pertandingan dimenangkan oleh tim dengan perolehan poin paling banyak.

  • Kedua tim memiliki hak untuk time-out sebanyak dua kali di setiap babak. Untuk babak tambahan, time-out hanya diperbolehkan satu kali.

  • Jika tim berhasil mencetak poin lewat titik lemparan bebas, tim tersebut akan mendapatkan satu poin. Jika bola dimasukkan pada area lingkaran dalam akan mendapatkan dua poin. Dan tiga poin jika berhasil memasukkan bola dari luar garis three points.

Teknik dalam Olahraga Bola Basket

Teknik dalam Olahraga Bola Basket

Seperti yang sudah dijelaskan pada penjelasan di atas, terdapat peraturan-peraturan yang harus diikuti dan dipatuhi dalam permainan bola basket. Untuk dapat mengikuti aturan dan menguasai permainan, terdapat beberapa teknik yang harus diketahui dan dikuasai oleh para pemain basket, antara lain:

1. Teknik Passing

Teknik bola basket pertama yaitu passing atau melempar dan menangkap bola. Teknik ini dilakukan guna membuka peluang bagi tim untuk mencetak angka.

Terdapat beberapa jenis teknik dasar passing di dalam bola basket, seperti chest pass, overhead pass, dan bounce pass, yang berarti mengoper bola baik dari posisi dada, di atas kepala, ataupun dipantulkan.

Untuk memahami caranya, berikut ini beberapa jenis teknik passing yang harus kamu ketahui:

  • Chess Pass, teknik passing atau mengoper menggunakan kedua tangan di depan dada, yang kemudian diarahkan ke rekan tim dengan mendorongnya. Anggota tim yang dioper perlu menangkap dengan kedua tangan di bagian dada.

  • Bounce Pass, menyerupai chess pass, teknik oper ini juga menggunakan dua tangan. Perbedaannya, teknik passing ini mengharuskan bola untuk dipantulkan ke lantai terlebih dahulu sebelum di terima rekan tim.

  • Teknik Passing Lainnya, selain kedua teknik oper yang telah dijelaskan, terdapat beberapa jenis teknik passing lainnya, mulai dari overhead pass, baseball pass, hingga back pass yang dapat dikuasai jika berlatih dengan giat.

2. Teknik Dribbling

Teknik dribbling atau menggiring merupakan salah satu teknik paling dasar yang harus dikuasai ketika ingin memulai belajar olahraga basket.

Teknik ini dibutuhkan untuk menggiring bola basket dengan cara memantulkannya ke arah tanah tanpa kehilangan kendali atau lepas dari tangan. Jika mampu menguasainya, teknik ii dapat sangat berguna untuk melakukan serangan.

Untuk menguasainya, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk dribbling sebagai pemula, antara lain:

  • Gunakan ujung jari, hindari melakukan teknik dribbling menggunakan telapak tangan. Gunakan ujung jari dan buka jari tangan selebar-lebarnya untuk memberikan dukungan lebih besar pada bola.

  • Posisi tubuh, memosisikan tubuh tetap rendah dengan lutut sedikit menekuk, punggung lurus dan pandangan mata ke depan.

  • Latihan menggiring bola, berlatih menggiring bola dengan tangan kiri jika tangan kanan dijadikan tumpuan. Kemudian, agar semakin menguasai teknik ini, kamu juga dapat berlatih jalan dan lari sambil melakukan dribbling.

3. Teknik Shooting

Teknik shooting atau tembakan pada permainan bola basket dimanfaatkan untuk mencetak poin ke arah ring lawan

Ketika bola basket ada di genggaman seseorang dan jarak antara bola dan ring memungkinkan, bola ditembakkan ke arah ring lawan untuk mendapatkan poin.

Untuk menguasai teknik ini sendiri tentunya lebih sulit karena membutuhkan ketepatan serta kecepatan yang pas.

Dalam teknik shooting terdapat konsep BEEF atau Balance, Eyes, Elbow, dan Follow Through, berikut penjelasannya:

  • Balance, yang berkaitan dengan keseimbangan tubuh yang diperlukan saat shooting. Untuk menjaga keseimbangan, buka kaki selebar bahu, menekuk lutut sedikit, kemudian memosisikan tubuh setengah jongkok sebelum melakukan tembakan.

  • Eyes, teknik shooting mengharuskan pemain untuk tepat sasaran. Dengan mengarahkan pandangan dan fokus pada sasaran, yaitu ring basket.

  • Elbow, posisi siku yang tepat juga krusial untuk teknik shooting yang baik. Ketika hendak menembak, pastikan posisi siku membentuk sudut 90 derajat. Semakin tumpul atau lancip sudut siku dapat memengaruhi kekuatan tembakan bola.

  • Follow through, setelah melepaskan bola, untuk memberikan dorongan yang baik, posisikan jari tangan mengarah ke ring basket dan pergelangan tangan ditekuk ke depan layaknya leher angsa.

4. Teknik Defense

Selain mampu melakukan teknik menyerang, mengetahui dan menguasai teknik bertahan atau defense dalam permainan bola basket sangatlah krusial.

Dengan menguasai teknik-teknik pertahanan yang ada dalam olahraga, kamu juga dapat mencegah lawan mencetak poin.

Tekniknya meliputi close out, pass denials, weak side help, post defense, dan masih banyak lagi yang dapat kamu kuasai dengan latihan lebih. Namun, untuk bagi para pemula, teknik pertahanan yang paling cocok ada 2, yaitu stealing dan blocking, berikut penjelasannya.

  • Stealing, teknik bertahan yang dilakukan dengan merebut bola dari pemain lawan. Teknik ini dapat digunakan saat bola dipegang, dioper, ataupun didribel oleh lawan. Hal yang harus diperhatikan adalah ketika ingin merebut bola untuk tidak menyentuh tangan lawan dan jika terjadi maka pemain bertahan tersebut akan dikenakan pelanggaran.

  • Blocking, teknik bertahan yang digunakan untuk menepis tembakan dari tim lawan yang menyerang. Teknik ini dimanfaatkan agar bola tidak masuk ke dalam ring dan tim lawan berhasil mencetak skor.

Manfaat Olahraga Bola Basket

Manfaat Olahraga Bola Basket 

Selain dapat dilakukan sebagai hobi ataupun profesional, permainan bola basket juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan kebugaran jasmani, antara lain:

1. Meningkatkan Keterampilan Motorik

Manfaat pertama adalah meningkatkan keterampilan motorik, baik kasar maupun halus. Hal ini dikarenakan pada olahraga basket, berbagai otot tubuh dilatih, mulai dari otot besar hingga kecil.

Dengan begitu, jika dilakukan secara rutin, keterampilan dan koordinasi tangan dan mata juga akan meningkat. Bukan hanya itu, tubuh juga akan mengalami peningkatan daya tahan, kekuatan, serta kelincahan melalui teknik-teknik yang ada pada olahraga basket.

Motorik kasar dilatih melalui penguatan otot utama, khususnya melalui gerakan berlari, melompat, hingga defense yang dilakukan selama permainan.

Sedangkan motor halus berhubungan dengan koordinasi antara mata dan tangan serta kontrol dan presisi tubuh seseorang.

2. Memperkuat Tubuh

Olahraga bola basket juga memiliki manfaat untuk memperkuat tubuh karena mengharuskan pemainnya untuk menggerakkan tubuh, berlari, melompat bolak-balik di lapangan selama pertandingan berlangsung.

Olahraga ini melibatkan seluruh bagian otot tubuh, mulai dari kaki, lengan, hingga inti. Bukan hanya itu, jika dilakukan secara rutin, olahraga basket juga dapat membantu meningkatkan stamina, daya tahan, kekuatan tulang, hingga kesehatan kardiovaskular.

3. Mempertajam Fungsi Kognitif

Rutinitas bermain bola basket juga dapat membantu mempertajam fungsi kognitif. Hal ini disebabkan oleh permainannya yang melatih otak dalam proses pengambilan keputusan yang cepat, pemecahan masalah, strategi, hingga konsentrasi.

Dengan terus berlatih untuk tetap fokus selama pertandingan, hal tersebut juga dapat berdampak pada kemampuan kognitif seseorang yang pada akhirnya dapat dimanfaatkan dalam aspek kehidupan lain, seperti pekerjaan.

Fungsi kognitif dapat membantu dalam memecahkan masalah, memperkuat ingatan, hingga meningkatkan produktivitas pekerjaan secara real-time.

4. Mengurangi Stres

Olahraga bola basket atau aktivitas fisik lainnya dapat membantu meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres melalui proses pelepasan hormon kebahagiaan atau endorfin.

Bukan hanya itu, hormon ini juga dapat membantu membuat tubuh menjadi lebih rileks serta mengurangi rasa sakit yang ada.

Melalui proses pelepasan endorfin melalui olahraga basket, seseorang dapat menekan kerja hormon stres dan memberikan jeda mental positif sehingga rasa cemas dan tekanan dapat dikelola dengan lebih baik.

5. Membakar Kalori

Olahraga basket yang sering kali melibatkan gerakan dengan intensitas tinggi, mulai dari berlari dan melompat terus-menerus ke berbagai arah di dalam lapangan, dapat membantu proses membakar kalori dalam tubuh.

Pada umumnya, ketika seseorang bermain bola basket dalam waktu satu jam, ia mampu membakar kalori mulai dari 600 hingga 900 kalori, tergantung berat badannya dan intensitas permainannya.

Dengan begitu, olahraga basket bukan hanya baik untuk menjaga kesehatan tubuh dan memperkuat otot, tetapi juga dapat membantu mengontrol berat badan dan menjadi salah satu olahraga kardio yang menyenangkan.

Nah, itulah pembahasan seputar permainan bola basket mulai dari pengertian, sejarah singkatnya, hingga cara bermain dan manfaatnya bagi tubuh. Bukan hanya dimainkan secara kompetitif, olahraga basket juga dapat dimainkan sebagai hobi atau kesenangan saja.

Melakukannya secara rutin dapat membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, mulai dari kebugaran kardiovaskular, kekuatan otot, daya tahan tubuh, koordinasi, dan masih banyak lagi.

Bukan hanya itu, olahraga basket sebagai aktivitas fisik juga dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan mental, seperti mengurangi stres, meningkatkan kepercayaan diri, hingga keterampilan sosial.

Dengan begitu, kamu bukan hanya bersosialisasi dan meningkatkan kesehatan mental, namun juga menjaga kesehatan tubuh yang tidak ternilai harganya.

Agar kesehatanmu juga tetap terjaga, Perlindungan Kesehatan Prima juga hadir sebagai solusi perlindungan kesehatan bagi diri dan anggota keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Berikut ini beberapa keunggulan dari produk Perlindungan Kesehatan Prima yang bisa kamu nikmati:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan

  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan

  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 11/02/2020
Gaji Naik, Tabungan Juga Harus Ikut Naik!

Jakarta, 11 Februari 2020 - MyProtection News

Kenaikan gaji merupakan hal yang menyenangkan bagi banyak orang. Pertanyaannya, ketika pemasukan Anda bertambah, apakah tabungan Anda ikut “naik gaji”?

Saat pendapatan kita bertambah, gaya hidup pun bisa ikut berubah. Ketika kita merasa memiliki lebih banyak uang, mungkin kita akan berpikir bahwa kita bisa membeli lebih banyak barang. Bahkan kita pun lebih berani untuk mengeluarkan sejumlah uang besar untuk barang mahal seperti rumah, mobil, dan tiket liburan.

Pengeluaran yang makin besar kini terkadang tidak diiringi dengan peningkatkan jumlah uang yang ditabung. Misalnya, pendapatan per tahun Anda naik dari Rp 100 juta per tahun menjadi Rp 150 juta per tahun. Biasanya, Anda menabung 10% dari total pendapatan. Namun, setelah kenaikan gaji, Anda bisa mulai menaikan presentase uang yang bisa ditabung.

Penting sekali untuk menabung khususnya jika Anda ingin memiliki pensiun. Semakin dekat diri kita dengan usia pensiun, semakin besar dana yang harus disisihkan. Namun, kalangan muda masih bisa sedikit bernapas lega dalam menyiapkan dana pension.

Jika Anda ingin mulai mengelola keuangan, mungkin Anda bisa menerapkan 50-30-20 rule yang dibahas dalam artikel ini. Intinya, Anda bisa menyisihkan 50% pendapatan untuk kebutuhan pokok, 30% dana untuk belanja kebutuhan tersier, dan 20% sisanya untuk ditabung, baik dalam tabungan biasa, deposito, hingga investasi.

Jangan lupa tabunganmu juga perlu naik gaji, ya!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel