Home
/
Articles
/
All Category
/
6 Tanda Anda Kecanduan Gula

6 Tanda Anda Kecanduan Gula

21 February 2020 | MyProtection News Jakarta

Jakarta, 21 Februari 2020 - MyProtection News

Perihal kecanduan gawai atau kopi mungkin Anda sudah pernah mendengarnya. Bagaimana dengan kecanduan gula?

Saat ini banyak orang yang mulai “ketergantungan dengan gula”. Sayangnya, perilaku tak sehat ini bisa memicu penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan kenaikan berat badan.

Apakah Anda sekadar menyukai makanan atau minuman manis atau sudah mengalami kecanduan? Dikutip dari The Jakarta Post, inilah 6 tanda Anda kecanduan gula.

  1. Anda menyembunyikan jumlah konsumsi gula Anda.

Apakah Anda mulai merasa bahwa konsumsi gula sehari-hari Anda berlebihan? Namun, apakah Anda menemukan diri untuk mulai “sembunyi-sembunyi” mengonsumsi makanan atau minuman manis agar tak diketahui orang? Atau bahkan Anda berusaha mencari pembenaran atas konsumsi gula berlebihan. Selalu mencari alasan atau pembenaran untuk mengonsumsi gula bisa jadi pertanda awal Anda kecanduan.

  1. Anda merasa tak pernah cukup makan gula

Ketika Anda mengomsumsi gula dalam jumlah besar tapi rasanya Anda tetap ngidam makanan manis, inilah pertanda Anda kecanduan gula.

Sayangnya konsumsi gula yang besar bisa menurunkan kadar gula darah dalam tubuh dan mendorong rasa ngidam yang lebih kuat.

  1. There’s always room for dessert

Perut kenyang tapi masih menginginkan sajian penutup yang manis? Selain makan ketika sudah sangat kenyang, Anda juga harus memperhatikan pola makan Anda. Misalnya, apakah Anda sering ngemil saat tidak lapar, stress, atau bosan? Jenis makanan apa yang Anda konsumsi? Jika Anda sering kali makan, khususnya mengonsumsi makanan manis saat tidak merasa lapar, hal ini bisa jadi pertanda bahwa Anda kecanduan gula.

  1. Ngidam yang manis dan yang asin

Berdasarkan penelitian, orang-orang yang mengonsumsi gula dalam volume yang besar cenderung kurang mengonsumsi makanan bernutrisi sehat. Akhirnya, tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Ketika tubuh kekurangan nutrisi, biasanya kita akan ngidam makanan asin.

Lisa Richards, seorang nutrisionist, mengatakan bahwa keinginan untuk makan makanan gurih dan asin merupakan salah satu tanda dari tubuh agar Anda mengurangi asupan gula dan meningkatkan asupan nutrisi sehat.

  1. Anda merasakan withdrawal symptops/gejala putus obat

Saat Anda ingin mulai mengurangi konsumsi gula, maka bisa jadi Anda akan merasakan gejala “putus obat”. Sama seperti kecanduan zat pada umumnya, Anda mungkin akan merasakan pusing, kelelahan, keinginan kuat untuk mengonsumsi gula, nyeri otot, mual, bahkan insomnia. Oleh karena itu, Anda disarankan mengurangi konsumsi gula sedikit demi sedikit tiap harinya agar tubuh bisa beradaptasi.

  1. Anda mengonsumsi gula untuk merasa tenang

Sebagian orang merokok ketika merasa stress, sebagian lagi mengandalkan makanan untuk membuat diri merasa lebih baik. Seseorang yang bergantung pada makanan manis untuk mengatasi stress, menenangkan diri, dan mengatasi isu psikologis lainnya bisa disebut sebagai pecandu gula.

Salam,
Sahabat MyProtection

Was this article helpful?
Subscribe to our newsletter
Click subscribe to subscribe to our article newsletter
Share MyPro on
facebook
twitter
instagram
About MyProtection News Jakarta
MyProtection is one of the pioneer portals for purchasing health insurance and general insurance online which can be accessed via website and application platforms since 2017.
Recommended Articles
All Category
5 mins read 27/12/2019
Tahun Baru Seru dengan Ide Staycation Ini!

Jakarta, 27 Desember 2019 - MyProtection News

Tahun baru enaknya kemana, ya? Mungkin beberapa dari Anda sudah siap menjalankan liburan seru ke luar kota atau luar negeri lengkap dengan proteksi perjalanan dari MyTravel Domestic & MyTravel International

Namun, kalau Anda berencana menghabiskan tahun baru di rumah saja, MyProtection punya ide staycation seru tanpa harus pergi jauh!

  1. Movie nights dengan Keluarga atau Teman

Matikan lampu di ruang tengah dan putar film kesukaan Anda sambil menghitung detik-detik pergantian menuju dekade yang baru. Anda bisa menghabiskan waktu tertawa dengan adegan film komedi atau membawa emosi hanyut dalam roller-coaster film drama. Kegiatan menonton juga bisa ditemani dengan popcorn hangat yang bisa Anda buat sendiri di rumah. Mengenakan piyama matching bersama “tim menonton” Anda juga bisa memeriahkan suasana!

  1. Manjakan Diri dengan Fasilitas Hotel

Jika Anda ingin menghabiskan akhir tahun dengan suasana berbeda, maka menginap di hotel bisa jadi alternatif staycation! Menghitung mundur pergantian tahun sambil menikmati segelas sampanye rasanya bukanlah ide yang buruk. Anda juga bisa memanfaatkan fasilitas hotel lainnya seperti spa, gym, swimming pool, dan restoran untuk memanjakan diri setelah bekerja setahun penuh. Tidak ada salahnya lho mengeluarkan kocek lebih untuk mengapresiasi diri sendiri.

Baca juga: Destinasi Wisata Hidden Gem Lokal

  1. Kulineran di Tahun Baru, Siapa Takut?

Perayaan erat kaitannya dengan makan-makan. Tentunya perayaan tahun baru tidak lengkap tanpa makanan enak. Nah, Anda bisa berkeliling kota sambil kulineran lho untuk menyambut tahun baru. Siapa tahu, Anda bisa menemukan makanan kesukaan baru sambil mendatangi titik kota yang belum pernah Anda kunjungi sebelumnya.

  1. Rombak Penampilanmu dan Rumahmu!

Merombak penampilan untuk memasuki tahun baru bisa menambah semangat Anda, lho! Apalagi merawat tubuh kini bisa dilakukan di rumah. Eits, tapi bukan Cuma Anda yang butuh “make over”. Rumah atau apartemenmu juga. Perubahan sederhana seperti letak furniture bisa berpengaruh pada tampilan rumah dan mood. Jangan lupa keindahan rumah Anda dilengkapi dengan proteksi dari MyHome ya!

Nah, kalian ingin merayakan tahun baru dengan cara apa nih, Sahabat MyProtection?

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca juga: 5 Langkah Mempersiapkan Tahun Baru

Read Article
All Category
5 mins read 09/04/2020
Makan Nikmat dan Berat Badan Tetap Sehat Selama Karantina Diri

Jakarta, 9 April 2020 - MyProtection News

Ketika Anda diwajibkan belajar atau bekerja dari rumah, pastinya ada tantangan yang Anda hadapi. Misalnya, mengatasi kebosanan saat karantina diri dalam hitungan hari, minggu, bahkan bulan. Masalah lainnya adalah kebiasaan ngemil atau pola makan tak sehat selama Anda berdiam diri di rumah.

Berikut ini tips dari pakar untuk mengatur pola makan sehat selama karantina:

  1. Simpan makanan sehat di lemari

Ketika Anda berbelanja ke pasar atau supermarket, pilihlah makanan atau camilan sehat untuk disimpan di rumah. Sehingga ketika Anda ingin mencari snack di lemari penyimpanan, Anda akan memilih produk yang sehat.

  1. Pilih cemilan dengan lebih bijak

Makan cemilan bisa jadi selingan ketika Anda bosan atau lelah bekerja. Hanya saja, pilih alternatif cemilan yang lebih sehat. Misalnya, dibanding membeli snack dengan MSG, Anda bisa membuat popcorn di rumah. Banyak pilihan cemilan lain yang tidak mengandung MSG, gula, atau bahan kimia berbahaya lainnya.

  1. Rajin makan buah

Buah bisa memenuhi kebutuhan vitamin Anda sehari-hari. Selain itu, buah juga bisa menggantikan snack tak sehat karena rasanya yang enak. Ketika membeli buah, Anda bisa membeli buah segar atau buah yang disimpan dalam kaleng. Selain dimakan langsung, buah-buahan dapat diolah menjadi jus, smoothies, serta salad.

  1. Rencanakan menu harian Anda

Sebelum berbelanja, Anda bisa merencanakan menu harian juga. Sehingga, Anda tak bosan memakan menu yang sama berulang kali atau berlebihan saat membeli makanan. Sisipkan sayuran dan buah sehat dalam perencanaan menu Anda.

  1. Kreatif mengolan makanan

Salah satu kunci untuk menikmati makanan sehat tetapi nikmat adalah dalam pengolahannya. Anda bisa memanfaatkan waktu di rumah untuk bereksperimen dengan resep makanan. Tersedia berbagai tips mengolah makanan di Youtube maupun internet. Sehingga Anda dan keluarga tidak bosan menyantap menu yang sama setiap hari.

  1. Olahraga di rumah

Olahraga dengan intensitas rendah hingga sedang bisa membantu memperbaiki suasana hati. Tak hanya itu, berolahraga bisa membuat daya tahan tubuh lebih kuat dan membantu tubuh membakar kalori dari cemilan yang Anda makan. Ada banyak gerakan yang bisa Anda lakukan di rumah seperti push-up, sit-up, plank, dan squat.

Sudah siap untuk menerapkan pola makan sehat?

Salam,

Sahabat MyProtection

Read Article
All Category
5 mins read 11/06/2020
Hal yang Wajib Dibawa Selama New Normal

Jakarta, 11 Juni 2020 - MyProtection News

Walaupun pandemi belum berlalu, tapi saat ini beberapa perkantoran, toko, hingga mal sudah kembali dibuka untuk umum. Meskipun begitu, masyarakat diwajibkan untuk tetap mematuhi Pembatasan Sosial Berskala Besar dan peraturan new normal.

Anda diminta untuk selalu menjaga jarak, kebersihan, serta kesehatan ketika bepergian. Sehingga risiko penyebaran serta penularan virus COVID-19 tetap minimal.

Jika Anda sudah mulai kembali pergi ke kantor atau beraktivitas di luar ruangan, maka ada beberapa hal yang wajib Anda bawa saat bepergian ke luar rumah.

  1. Tisu basah

Tisu basah dapat Anda gunakan untuk membersihkan tangan dan permukaan benda yang kotor. Tisu basah yang mengandung alkohol juga ideal karena bisa membersihkan kuman secara ekstra.

  1. Tisu kering

Tisu kering juga penting untuk dibawa ketika Anda harus mengeringkan tangan atau menutup mulut ketika batuk/bersin. Pastikan tisu tersimpan dan tersegel dengan rapi.

  1. Hand sanitizer

Cairan pembersih tangan perlu dibawa ketika Anda bepergian atau menggunakan transportasi umum. Sehingga Anda bisa tetap menjaga kebersihan tangan walaupun sedang tak memiliki akses terhadap air mengalir dan sabun.

  1. Masker cadangan

Jangan lupa membawa masker cadangan ketika Anda bepergian. Sehingga ketika masker yang digunakan kotor atau lembap bisa segera diganti dengan yang baru. Jika Anda menggunakan masker kain, maka letakan masker ke dalam plastic lalu segera cuci setelah Anda sampai di rumah. Jika Anda menggunakan masker sekali pakai, pastikan Anda membuang masker ke tempat sampah tertutup.

  1. Alat makan pribadi

Untuk menjaga kebersihan dan keamanan, Anda dianjurkan membawa peralatan makan sendiri seperti sendok, kotak makan, dan botol minum. Jangan gunakan alat makan bersamaan dengan orang lain.

  1. Camilan atau bekal sehat

Jika Anda khawatir membeli makan di luar, Anda bisa membawa bekal atau camilan sendiri yang tentu saja kebersihannya bisa lebih terjaga. Apalagi, asupan bernutrisi dibutuhkan untuk menjaga kekebalan tubuh di tengah pandemi.

  1. Lotion pelembap tangan

Setelah mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer berulang kali dalam sehari, tangan bisa terasa kering dan kasar. Tangan yang kering bisa memicu terjadinya luka atau lecet dan membuat tangan menjadi rentan terhadap kuman. Oleh karena itu, Anda bisa berjaga-jaga dengan membawa lotion.

  1. Perlindungan Kesehatan PRIMA

Beraktivitas di luar ruangan memang tak akan sebebas biasanya. Interaksi fisik dengan orang lain pun makin dibatasi. Agar Anda tetap merasa aman dan nyaman walau harus bepergian ke tempat umum selama pandemi COVID-19, lengkapi proteksi diri dan keluarga dengan Perlindungan Kesehatan PRIMA.

Anda bisa menikmati fitur Saldo Prima, yaitu saldo untuk beli vitamin/obat tanpa resep dokter dan diganti asuransi. Klaim cardless dan cashless. Laporan klaim secara online. Pastinya juga menjamin COVID-19.

Nikmati diskon 10% untuk pembelian Perlindungan Kesehatan PRIMA selama Juni 2020, selengkapnya di sini.

Salam,

Sahabat MyProtection

Read Article