Home
/
Articles
/
Health
/
Meaning of Detoxification: Types, Benefits, and the Right Way to Do It

Meaning of Detoxification: Types, Benefits, and the Right Way to Do It

29 August 2025 | MyProtection News Jakarta

Detoxification is a term that many people are familiar with, often described as a process of cleansing toxins from the body to improve overall health.

But do you really know how detoxification works and how the process actually takes place inside the body? In this article, we’ll dive deeper into the topic and explore everything you need to know. Keep reading to find out more!

Was this article helpful?
Subscribe to our newsletter
Click subscribe to subscribe to our article newsletter
Share MyPro on
facebook
twitter
instagram
About MyPro+ News Jakarta
MyPro+ is one of the pioneer portals for purchasing health insurance and general insurance online which can be accessed via website and application platforms since 2017.
Recommended Articles
All Category
5 mins read • 23/03/2020
Tetap Aktif dan Bebas Bosan selama Kerja di Rumah

Jakarta, 23 Maret 2020 - MyProtection News

Untuk mengantisipasi pencegahan penyebaran virus corona, pemerintah menyarankan kepada pelajar dan pekerja untuk belajar atau bekerja di rumah. Tentu saja bekerja atau belajar dari rumah mungkin tidak sepraktis biasanya. Apalagi, bagi sebagian orang, berdiam diri di rumah dalam jangka waktu panjang bisa terasa sangat membosankan.

Nah, MyProtection punya tips agar Anda tetap aktif dan bebas dari rasa bosan selama berdiam diri di rumah!

  1. Bangun pagi pada waktu yang sama

Bekerja dari rumah bukan berarti Anda bisa bangun siang. Agar pola tidur tetap terjaga dan badan tetap segar, pastikan Anda bangun pada jam yang sama setiap harinya. Luangkan waktu untuk sarapan atau berolahraga singkat sebelum mulai bekerja atau belajar. Hal ini juga bisa Anda terapkan saat akhir pekan. Sehingga Anda tidak kesulitan bangun dari rumah.

  1. Gunakan aplikasi untuk terkoneksi dengan teman

Bersosialisasi merupakah hal penting untuk menjaga mood Anda. Walaupun Anda berada di tempat yang berbeda, tapi Anda tetap bisa berkomunikasi dengan rekan kerja, teman, atau keluarga lewat conference call seperti Zoom, Microsoft Teams, dan Skype. Sehingga koordinasi kerja bisa tetap terjaga. Anda pun bisa melepas rindu dengan kerabat dengan melakukan video call.

  1. Coba resep baru

Bekerja dari rumah artinya Anda bisa meluangkan lebih banyak waktu untuk masak sendiri di rumah. apakah Anda memiliki resep kue yang Anda simpan tapi tidak pernah sempat untuk dicoba? Atau Anda ingin berkreasi menciptakan menu baru? Anda bisa masak sepuasnya bersama pasangan, keluarga, atau teman.

  1. Olahraga di rumah

Jika biasanya Anda rutin pergi ke pusat kebugaran, jangan khawatir. Anda tetap bisa berolahraga di rumah atau sekitar rumah. Gerakan seperti plank, push-up, sit-up, squad, dan stretching tetap bisa Anda lakukan bahkan di dalam kamar. Anda juga bisa jogging atau bersepeda di sekitar rumah. Berolahraga dapat membantu pikiran serta tubuh tetap segar, lho.

  1. Baca buku atau tonton film kesukaan Anda

Ketika Anda mulai dilanda kebosanan, film atau buku yang menarik bisa jadi penyelamat Anda. Apalagi saat ini Anda bisa menonton film melalui ponsel pintar. Bertebaran juga e-book yang bisa dibaca dan diunduh secara gratis. Menghibur diri sambil menambah pengetahuan tidak akan merugikan, bukan?

  1. Bermain bersama anak

Sebagian dari Anda hanya bisa meluangkan waktu untuk bermain dengan si kecil di akhir pekan. Namun, sekarang Anda bisa memanfaatkan momen ini untuk bermain dan menjalin hubungan yang lebih dekat dengan anak. Anda bisa mencoba memasak bersama, melakukan eksperiens sains, membaca atau menonton film bersama, hingga olahraga dengan si kecil!

Salam,
Sahabat MyProtection

Read Article
All Category
5 mins read • 25/02/2020
Mau Nikah? Mulai Siapkan Hal Ini Dulu, Yuk!

Jakarta, 25 Februari 2020 - MyProtection News

Pernikahan merupakan hal yang membahagiakan bagi banyak orang, baik pasangan yang mengikat janji dan bagi keluarga dan rekan yang ikut merayakan.

Ketika memasuki tahap yang lebih serius ini, tentu saja ada banyak hal yang harus disiapkan dan dipertimbangkan. Misalnya kesiapan secara fisik, mental, dan ekonomi. Lalu, rencana ingin mempunyai anak di usia berapa dan lain-lainnya. Karena pada dasarnya, pernikahan membutuhkan komitmen dan perencanaan yang tepat.

Sebelum Anda mulai berkeluarga, pastikan Anda memiliki persiapan dalam hal ini:

  1. Pekerjaan dan pendapatan yang jelas

Jika melihat secara realistis, membina rumah tangga bukanlah pekerjaan yang mudah ataupun murah. Keluarga Anda harus membayar tagihan, biaya belanja bulanan, dan pengeluaran lainnya. Oleh karena itu penting bagi Anda untuk memiliki pekerjaan yang tetap serta pendapatan yang jelas. Walaupun memang selalu ada kemungkinan Anda dipecat atau mengundurkan diri, setidaknya Anda memiliki skill mumpuni di bidang yang Anda sukai. Sehingga dimanapun Anda ditempatkan, Anda memiliki nilai kompetensi yang tinggi.

Lalu, pastikan Anda juga mulai memiliki perencanaan pengeluaran uang bulanan atau budgeting. Jika uang tidak dikelola dengan baik, gaji sebesar apapun akan habis tanpa perencanaan yang baik. Apalagi saat berkeluarga, Anda tidak hanya bertanggung jawab untuk diri sendiri, tapi kepada istri/suami dan anak-anak Anda kelak.

  1. Memiliki usaha sendiri

Bekerja di kantoran rasanya terdengar membosankan bagi sebagian orang. Lagipula, mencari uang memang tak harus selalu menjadi karyawan. Oleh karena itu, Anda bisa memiliki opsi karier lainnya untuk menjadi pebisnis atau investor. Dengan demikian, Anda tetap bisa memiliki pendapatan yang bahkan terkadang lebih besar daripada kerja kantoran. Jika bisnis yang Anda jalankan mulai stabil dan menghasilkan untung, maka Anda bisa mulai menabung untuk biaya berkeluarga nanti.

  1. Punya rencana keuangan untuk anak

Mempunyai bayi-bayi gemas pasti terdengar menyenangkan, bukan? Namun, jangan salah. jika Anda punya rencana untuk memiliki anak, Anda harus siap dengan segudang tanggung jawab yang besar. Orang tua yang cerdas dapat menuntun anaknya menjadi pribadi yang bijak. Selain itu, calon orang tua pun harus memiliki perencaan keuangan untuk anak. Mulai dari biaya persalinan, kesehatan, hingga pendidikan. Setidaknya, Anda memiliki dana yang disisihkan khusus untuk anak. Sehingga Anda bisa memberikan fasilitas yang terbaik untuk anak dalam mendukung tumbuh kembangnya.

Hal ini bisa Anda rencanakan bersama pasangan bahkan sebelum menikah. Tentunya, perencanaan keuangan harus disesuaikan dengan pendapatan. Anda tetap bisa memberikan fasilitas terbaik kepada anak tanpa harus membeli barang termahal, kok!

  1. Punya tabungan darurat

Baik saat berkeluarga ataupun tidak, tentu saja banyak ketidakpastian di masa depan. Maka para pakar menyarankan Anda memiliki tabungan darurat yang setara dengan biaya hidup selama 6 bulan. Alasannya adalah jika terjadi PHK, bencana alam, ataupun anggota keluarga jatuh sakit, maka Anda tidak langsung kehabisan uang dan memiliki waktu untuk mencari jalan keluar sebelum tabungan habis sepenuhnya. Tabungan darurat dapat dikumpulkan sedikit demi sedikit sesuai dengan kemampuan Anda.

  1. Persiapkan dana pensiun

Menjadi tua merupakan suatu kepastian. Setelah Anda berkeluarga dan bekerja begitu lama, akan tiba saatnya Anda memasuki masa pensiun. Kondisi ini merupakan alasan bagi Anda dan pasangan untuk menyiapkan dana pension. Walaupun terkesan sangat jauh, tidak ada salahnya memulai persiapan sedini mungkin, apalagi jika Anda memiliki budget lebih untuk ditabung.

Semakin mendekati masa pensiun, maka semakin besar dana yang harus disisihkan untuk dana pensiun. Tujuannya agar Anda bisa hidup nyaman sambil menikmati masa senja tanpa harus selalu bergantung pada anak.

Sudah siap untuk berkeluarga?

Salam,
Sahabat MyProtection

Read Article
All Category
5 mins read • 31/03/2020
DijagainTerus sama Perlindungan Kesehatan Prima, Mau?

Hi, Sahabat MyProtection!

Situasi tak pasti bisa membuat kegiatan sehari-hari ikut ‘cuti’ sementara. Namun, Perlindungan Kesehatan Prima pastinya tidak akan cuti melindungi Anda dan keluarga kapanpun, dimanapun Anda berada. Bahkan di tengah pandemi COVID-19!

Melalui Perlindungan Kesehatan Prima, Anda dan keluarga bisa menikmati manfaat rawat jalan, rawat inap dan bedah di lebih dari 900 Rumah Sakit Rekanan di Indonesia. Proses klaim pun praktis karena Anda bisa menggunakan fitur cashless dan cardless. Kapan lagi berobat tanpa perlu bawa kartu asuransi dan bawa uang tunai?

Butuh vitamin/suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh di tengah penyebrana virus? Tenang saja, karena Anda dan keluarga bisa menikmati Saldo Prima. Fitur satu ini memudahkan Nasabah untuk beli obat atau vitamin tanpa resep dokter dan diganti oleh asuransi. Fitur Saldo Prima ini bisa digunakan khusus bagi Anda para pemilik polis Perlindungan Kesehatan Prima.

Sudah siap #DijagainTerus sama Perlindungan Kesehatan Prima?

Kalau jawabannya iya, Anda bisa memulai perjalanan aman paling nyaman bersama Perlindungan Kesehatan Prima mulai dari Rp 2,2 juta/tahun saja dengan DISKON 10% dengan menggunakan kode promo ‘DIJAGAINPRO’ selama April 2020!

Syarat dan ketentuan:

  • Periode promo adalah 1 April 2020 – 30 April 2020
  • Promo khusus untuk produk Perlindungan Kesehatan PRIMA
  • Diskon yang diberikan sebesar 10% dengan kode DIJAGAINPRO
  • Diskon hanya bisa digunakan 1x per pengguna dan tidak bisa digabung dengan promo lainnya

Anda bisa Pelajari Lebih Lanjut atau Beli Sekarang

Informasi & pertanyaan mengenai produk silakan menghubungi Contact Center: 0804 133 8888 atau cs@myprotection.id

Read Article