Beranda
/
Artikel
/
Kesehatan
/
Arti Detoksifikasi, Jenis, Manfaat, dan Cara Melakukannya dengan Tepat

Arti Detoksifikasi, Jenis, Manfaat, dan Cara Melakukannya dengan Tepat

29 August 2025 | MyProtection News Jakarta

Detoksifikasi merupakan istilah yang cukup dikenal banyak orang dan dikatakan sebagai sebuah proses pembersihan racun di dalam tubuh yang dapat meningkatkan kesehatan seseorang.

Namun, apakah kamu tahu bagaimana proses detoksifikasi dilakukan dan cara kerjanya di dalam tubuh? Melalui artikel ini kita akan membahas hal tersebut secara mendalam! Simak selengkapnya!

Arti Detoksifikasi, Jenis, Manfaat, dan Cara Melakukannya dengan Tepat

Pengertian Detoksifikasi

pexels

Detoksifikasi atau detoks merupakan proses metabolisme zat toksin yang ada di dalam tubuh dan tidak larut air atau lipofilik agar dapat dilarutkan dan diekskresikan melalui organ ekskresi seperti ginjal, kulit, paru-paru, dan usus.

Berbagai organ tersebut memiliki tanggung jawab untuk memecah racun serta berbagai zat lainnya yang tidak dibutuhkan tubuh dan mengeluarkannya melalui urine, tinja atau feses, hingga keringat.

Menurut WHO dalam Lexicon of Alcohol and Drug Terms di tahun 1994, detoksifikasi diartikan dalam konteks medis sebagai intervensi guna membersihkan tubuh dari racun akibat penggunaan zat adiktif seperti alkohol atau obat-obatan.

Saat ini sendiri, detoksifikasi sendiri saat ini banyak dijalani orang secara sengaja guna memperoleh kondisi kesehatan prima serta meraih berat badan ideal.

Untuk melakukannya, proses detoks biasanya melibatkan pengaturan pola makan yang lebih sehat dengan mengonsumsi buah-buahan hingga sayur-sayuran.

Walaupun dapat terjadi secara alami di dalam tubuh, diet detoks juga diperlukan guna mengoptimalisasikan organ-organ yang ada di dalam tubuh dan memastikan dalam kondisi sehat.

Melalui artikel berjudul Detox or Cleanse yang dikeluarkan oleh Kate Patton, seorang ahli diet dari Cleveland Clinic terdapat 2 potensi keuntungan dari proses detoks ini sendiri, yaitu:

  • Peningkatan Vitamin, di mana diperkirakan hanya 1 dari 10 orang dewasa yang mengonsumsi buah dan sayuran yang cukup setiap harinya.
  • Menemukan sensitivitas makanan, dengan menghilangkan makanan tertentu selama periode diet detoks dilakukan membuat tubuh terasa lebih baik, maka kemungkinan besar kamu menemukan kemungkinan sensitivitas makanan.

Jenis Program Detoksifikasi

Diet detoks sendiri sangatlah beragam, seperti yang dapat dilihat melalui sosial media yang menawarkan berbagai macam program yang bisa dijalani seseorang. Namun begitu, terdapat beberapa jenis program detoks yang populer, seperti:

1. Green Tea Detox

green tea detox - jenis program detoksifikasi

pexels

Dipercaya sebagai superfood, green tea atau teh hijau dipercaya memiliki banyak manfaat, mulai dari melawan kanker, penyakit jantung, hingga tekanan darah tinggi dan masih banyak masalah kesehatan lainnya.

Namun, pengonsumsiannya sendiri juga harus berdasarkan anjuran yang ada, karena jika berlebih dapat menimbulkan berbagai permasalahan, seperti aritmia, gangguan tidur, sembelit, dan masih banyak lagi.

Walaupun begitu, karena kandungan di dalamnya yang mampu mengurangi risiko penyebab darah tinggi, teh hijau masih menjadi pilihan banyak orang. The hijau yang berasal dari tumbuhan Camellia sinensis memiliki kandungan senyawa diuretik, pencahar, serta berbagai zat yang mampu menekan nafsu makan.

2. Juice Cleanses

juice cleanses - jenis program detoksifikasi

pexels

Juice Cleanses atau detoks jus juga saat ini sangat lah populer di kalangan masyarakat. Di mana, banyak orang meminum serangkaian jus yang dipercaya dapat mendetoks tubuh dan membersihkan sistem dalam tubuh.

Program yang dijalankan sendiri beragam dan berbeda-beda, mulai dari 1 hari, 3 hari, atau bahkan sampai 5 hari. Walaupun begitu, studi mengenai jenis detoks ini masih kurang dan belum teruji kebenarannya.

Namun, detoks jus ini berkaitan erat dengan konsumsi kalori yang rendah, sehingga mampu membantu dalam penurunan berat badan yang cepat.

3. Detox Water

detox water - jenis program detoksifikasi

pexels

Di tengah sosial media saat ini, dipercaya juga mencampurkan air dengan perasan lemon, cuka apel, bubuk cabai cayenne, dan sebagainya mampu memberikan banyak keuntungan bagi seseorang, seperti kulit bersih, penurunan berat badan, dan sebagainya.

Walaupun populer, manfaat dari menjalani program ini belum terbukti secara ilmiah, di mana seperti yang kita ketahui mengonsumsi air sangat lah penting bagi tubuh.

Namun, apakah mencampurkannya dengan komponen lainnya benar-benar bermanfaat? Hal tersebut masih dipertanyakan.

Jika dengan membuat infused water membuat kamu lebih semangat untuk mengonsumsi air, maka lakukanlah dijelaskan lebih lanjut oleh Kate Patton.

Hal yang harus diingat adalah tidak meminum air dalam jumlah banyak sekaligus karena dapat membuang elektrolit penting yang dibutuhkan dalam tubuh.

4. Detox Liver

detox liver - jenis program detoksifikasi

pexels

Detox liver merupakan sebuah program yang dikatakan mampu membuang racun dari tubuh, menurunkan berat badan, hingga menjaga kesehatan.

Umumnya, program ini melibatkan beberapa langkah yang harus dilakukan, seperti:

  • Minum produk atau suplemen untuk membuang racun dari hati.
  • Membersihkan usus dengan enema yang dilakukan dengan memasukkan cairan ke dalam anus untuk merangsang buang air.
  • Mengonsumsi makanan yang baik untuk organ hati, seperti sayuran, buah, ikan berlemak, hingga kacang-kacangan.
  • Menghindari makanan padat dan hanya mengonsumsi jus.

Walaupun begitu, program detox liver ini masih belum terbukti secara ilmiah hasil dan manfaatnya bagi seseorang.

Selain itu, berbagai produk atau suplemen yang ada di pasaran juga belum memiliki jaminan sehingga terdapat potensi menimbulkan efek negatif, seperti:

  • Kerusakan hati, jika dikonsumsi secara sembarangan suplemen-suplemen tersebut dapat memberatkan kerja hati dan merusak jaringan hati dalam jangka panjang.
  • Berat badan naik kembali, banyak orang yang menderita kehilangan cairan tubuh dan bukan lemak ketika menjalankan program ini yang membuat ketika makan membuat berat badan lebih cepat naik.
  • Metabolisme melambat, diet yang tidak sehat atau terlalu ekstrem juga dapat memperlambat proses metabolisme tubuh yang membuat penurunan berat badan menjadi lebih sulit.
  • Diet detox liver tidak seimbang, karena mengikuti pola makan khusus dengan kandungan gizi yang tidak terpenuhi dapat menyebabkan malnutrisi khususnya pada wanita hamil dan berbagai penderita penyakit lainnya.
  • Enema bisa berbahaya, jika dilakukan secara sembarangan atau kurang tepat dapat mengganggu fungsi usus besar.

Manfaat Detoksifikasi

Terdapat beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan jika menjalani proses detoks, simak selengkapnya.

1. Meningkatkan Energi

Manfaat yang pertama dari detoksifikasi adalah meningkatkan energi. Pada umumnya, kelelahan atau rasa lesu dapat menjadi salah satu gejala ketidakmampuan tubuh menyerap nutrisi makanan dengan maksimal.

Dengan melakukan detoks, sistem pencernaan dalam tubuh dapat pulih dan bekerja lebih optimal sehingga dapat terasa lebih berenergi.

2. Mendukung Fungsi Hati

Selanjutnya, proses detoks juga dapat mendukung fungsi dari organ hati yang terus menerus melakukan pembersihan zat bahaya dalam tubuh.

Dengan melakukan proses detoks, maka organ hati dapat bekerja lebih baik dan optimal sehingga dapat menjalankan fungsinya, yaitu proses metabolisme dan detoksifikasi secara efisien.

3. Membantu Menurunkan Berat Badan

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, proses detoks juga dapat membantu menurunkan berat badan seseorang.

Hal ini dikarenakan proses ini mampu mengembalikan efisiensi fungsi organ usus dan hati, yang mengembalikan kemampuan tubuh untuk menyerap dan memanfaatkan nutrisi lebih maksimal.

4. Menyehatkan Kulit

Selain terjadi pada organ di dalam tubuh, proses detoks juga terjadi pada kulit dalam bentuk keringat.

Namun, perlu diperhatikan juga bahwa proses detoks yang dilakukan dalam jangka waktu panjang, memiliki risiko meningkatkan jumlah bakteri pada kulit serta membuatnya terinfeksi.

Jika dilakukan dengan tepat, detoksifikasi mampu membantu dalam mengatasi permasalahan dan mempercepat pemulihan kondisi kesehatan kulit.

5. Meningkatkan Fungsi Otak

Melakukan proses detoks juga dapat membantu dalam mempertajam fokus serta menjaga kejernihan mental dan secara keseluruhan dapat meningkatkan fungsi otak.

6. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Proses detoksifikasi juga dapat membantu dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh yang mulai menurun.

7. Mengurangi Peradangan

Toksin dan berbagai zat yang dapat merusak jaringan dalam tubuh juga mampu menimbulkan peradangan.

Dengan melakukan detoks, zat-zat tersebut dapat dikeluarkan dan berkurang sehingga mengurangi peradangan.

8. Menyeimbangkan Emosi

Kandungan racun dalam tubuh khususnya organ otak dapat mempengaruhi emosi dan cara seseorang menghadapi masalah.

Melakukan proses detoks dipercaya dapat meningkatkan kondisi mental dan emosional seseorang sehingga dapat melihat segala permasalahan lebih baik.

Cara Melakukan Detoksifikasi Alami

Agar dapat melakukannya dengan benar, berikut ini beberapa cara melakukan proses detoksifikasi secara alami:

1. Tidur yang Cukup

Mendapatkan tidur yang cukup serta berkualitas setiap malam menjadi salah satu syarat krusial guna memiliki proses detoksifikasi yang sukses.

Hal ini dikarenakan, ketika seseorang mendapatkan tidur yang cukup, organ otak dapat mengatur ulang serta membuang zat beracun yang menumpuk.

2. Batasi Asupan Gula

Cara selanjutnya adalah dengan membatasi asupan gula. Seperti yang sudah diketahui banyak orang, mengonsumsi makanan dengan gula berlebih dapat memiliki efek samping bagi kesehatan tubuh khususnya dalam jangka panjang.

3. Mengonsumsi Makanan Kaya Antioksidan

Makanan antioksidan mampu membantu dalam mencegah serta mengurangi reaksi oksidasi yang dapat merusak sel tubuh akibat radikal bebas.

Mengonsumsi sayuran, buah-buahan, serta biji-bijian kaya antioksidan mampu mengurangi risiko penyakit. Beberapa di antaranya, termasuk:

  • Sayuran, seperti bayam, kale, dan brokoli mengandung klorofil yang memiliki kemampuan untuk mengikat racun dan membuangnya dari dalam tubuh.
  • Buah-buahan, seperti jeruk dan lemon mengandung vitamin c dan antioksidan yang mampu menjaga kesehatan hati dan berbagai sistem kekebalan tubuh.
  • Makanan tinggi serat, seperti oat dan chia seed mampu membantu dalam memperlancar pencernaan dan membersihkan organ usus.
  • Teh hijau, kandungan antioksidan di dalamnya yaitu kafein mampu membantu meningkatkan fungsi hati dan mempercepat proses detoks.

4. Mengonsumsi Makanan Kaya Probiotik

Mengonsumsi makanan kaya probiotik sejak dulu dipercaya memiliki banyak manfaat bagi tubuh, begitu pula efeknya dalam membantu proses detoks dalam tubuh.

Probiotik atau bakteri baik mampu menjaga kesehatan organ usus, dengan cara menjaga keseimbangan mikrobiota usus yang memegang peranan penting dalam proses pembuangan racun dan kesehatan organ tubuh lainnya di dalam tubuh.

Makanan kaya probiotik juga dapat dengan mudah ditemukan di pasaran, seperti yoghurt, kimchi, kefir, tempe, acar, hingga tape.

5. Rutin Berolahraga

Selain menjaga kebugaran tubuh, rutin berolahraga juga dapat membantu proses detoksifikasi berjalan dengan lebih baik.

Seperti yang sudah di bahas sebelumnya, tubuh juga dapat mengeluarkan racun melalui keringat yang membuat berolahraga menjadi krusial.

Selain itu, berolahraga secara rutin juga dapat membantu dalam meningkatkan sirkulasi darah, memperbaiki fungsi organ detoks seperti hati dan ginjal, hingga meningkatkan sistem limfatik.

Oleh sebab itu, sangat penting bagi seseorang untuk rutin berolahraga setidaknya 30 menit sehari ataupun melakukan olahraga berintensitas rendah setidaknya 150 sampai 300 menit seminggu.

6. Minum Air yang Cukup

Salah satu cara paling mudah untuk melakukan detoks secara alami adalah meminum air mineral yang cukup. Bukan hanya untuk mengatasi rasa haus, air juga dapat membantu dalam penyaringan racun dalam tubuh yang dikeluarkan melalui urine.

Selain itu, air mineral juga mampu membantu menjaga saluran pencernaan, mengatur suhu tubuh, hingga memperbaiki penyerapan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

Dengan mengonsumsi setidaknya 8 gelas per hari atau sekitar 2 liter air setiap harinya, kamu dapat merasakan manfaatnya serta menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh secara keseluruhan.

7. Mengurangi Pengonsumsian Zat Beracun

Agar proses detoks dapat berjalan dengan lancar, mengurangi mengonsumsi makanan maupun minuman yang mengandung zat beracun juga harus dilakukan, seperti:

  • Alkohol, yang mampu menghambat fungsi hati dan menyebabkan terjadinya penumpukan racun dalam tubuh.
  • Makanan olahan, yang mengandung banyak bahan kimia dan pengawet buatan yang sulit untuk dicerna dalam tubuh.
  • Gula berlebih, yang dapat menyebabkan inflamasi serta menambah beban kerja organ hati.
  • Kafein berlebihan, yang dapat menyebabkan dehidrasi dan mengganggu proses detoks.

Tanda Tubuh Memerlukan Detoksifikasi

Bagi para pembaca yang masih kebingungan kapan harus melakukan proses detoks, berikut ini beberapa indikator atau tanda bahwa tubuh memerlukannya, antara lain:

  • Tubuh terasa lelah, kurang fokus, dan tidak bersemangat
  • Berat badan mudah naik dan mengalami kesulitan untuk turun
  • Gangguan pencernaan, mulai dari mual, sembelit, perut kembung, hingga masuk angin
  • Rasa pusing secara tiba-tiba tanpa adanya sebab
  • Kesulitan tidur dan tidak dapat tidur nyenyak
  • Permasalahan kulit, seperti mudah berjerawat
  • Jadwal menstruasi terganggu dan menjadi tidak teratur bagi wanita
  • Perubahan suasana hati drastis

Nah, itulah pembahasan mengenai proses detoksifikasi yang saat ini populer di tengah masyarakat. Dengan berbagai manfaat yang bisa didapatkan, banyak orang yang tertarik untuk menjalankan program ini.

Walaupun begitu, manfaat yang dapat dirasakan datang dengan risikonya tersendiri. Oleh sebab itu, sebelum melakukannya harus melakukan penelitian dan pencarian informasi sebanyak-banyaknya atau bahkan berkonsultasi ke tenaga kesehatan.

Bagi pembaca yang memiliki riwayat penyakit tertentu, sangat penting untuk berhati-hati sebelum menjalankan program detoks karena risiko yang dapat dirasakan.

Dibandingkan hasil yang instan, mengubah pola hidup secara perlahan menjadi lebih sehat dapat menjadi solusi yang tepat. Selain, memiliki perlindungan kesehatan yang tepat seperti Perlindungan Kesehatan Prima juga dapat melindungi kamu dari risiko-risiko kesehatan yang mungkin datang.

Apa saja keunggulan produk Perlindungan Kesehatan Prima?

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawat Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 21/02/2020
Sering Lupa Sarapan? Hati-hati terhadap Risikonya!

Jakarta, 21 Februari 2020 - MyProtection News

Apakah Anda sering memulai hari tanpa sarapan terlebih dahulu? Profesor Hiroaki Oda dari Universitas Nagoya menyampaikan temuan menarik. Melewatkan sarapan dapat mengacaukan jam biologis tubuh dan meningkatkan risiko obesitas.

Percobaan dilakukan pada tikus yang dibagi ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama diberikan sarapan sebelum memulai kegiatan mereka. Sedangkan grup tikus lainnya diberikan makan beberapa jam setelah hewan tersebut memulai aktivitas, sehingga menyerupai keadaan di mana manusia melewatkan sarapan.

Hasilnya, grup tikus yang melewatkan sarapan memiliki jumlah lemak tubuh yang lebih banyak dari grup tikus yang rutin makan sebelum mulai beraktivitas. Grup tikus yang tidak menikmati sarapan juga memiliki metabolism tubuh yang lebih lambat dan akhirnya mempengaruhi proses pencernaan makanan.

Oleh karena itu, bagi Anda yang sering melewatkan sarapan didorong untuk teratur makan sebelum beraktivitas. Selain Anda bisa jadi lebih bertenaga, ada segudang manfaat lainnya dari sarapan, yaitu:

  • Memperlancar metabolism tubuh
  • Menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2
  • Penelitian di Amerika Serikat juga menemukan bahwa sarapan bersama anak, khususnya remaja, dapat membantu mereka membangun citra tubuh yang positif
  • Riset menyatakan bahwa pelajar dengan nilai tinggi biasanya lebih sering sarapan dibanding pelajar lainnya

Mulai sarapan sehat, yuk!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Olahraga
5 mins read • 19/05/2025
14 Manfaat Jogging bagi Kesehatan yang Perlu Diketahui!

Begitu banyak manfaat jogging bagi sahabat MyPro+ yang ingin memulai gaya hidup dan rutinitas sehat. Jogging saat ini juga sangatlah populer dan menjadi pilihan banyak orang karena manfaatnya yang beragam.

Selain karena mudah dilakukan, jogging juga tidak memerlukan peralatan khusus yang mahal, jadi setiap orang dapat melakukannya. Apa saja manfaat jogging jika dilakukan secara rutin bagi kesehatan? Simak di sini!

14 Manfaat Jogging bagi Kesehatan yang Perlu Diketahui!

manfaat jogging bagi kesehatan

pexels

Bukan hanya untuk kesehatan fisik, namun jogging juga dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan mental, apa saja manfaatnya?

1. Meningkatkan Kapasitas Paru-Paru dan Kardiovaskular

Pertama, jogging dapat meningkatkan kapasitas paru-paru dan kardiovaskular. Hal ini dikarenakan organ paru-paru harus bekerja lebih keras saat berlari untuk memenuhi kebutuhan oksigen tambahan yang dibutuhkan otot.

Dengan secara rutin melakukan jogging, olahraga ini mampu memperkuat paru-paru dan meningkatkan kapasitas paru-paru yang dapat membuat pernapasan menjadi lebih efisien.

2. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Selanjutnya, jogging juga dapat mengurangi risiko seseorang terkena penyakit jantung. Ketika seseorang lari, organ jantung akan bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Dengan begitu, aliran oksigen yang mengalir ke seluruh tubuh seseorang juga menjadi lebih lancar, yang dapat membantu dalam menurunkan risiko penyakit jantung.

Berdasarkan studi yang dilakukan pada tahun 2014 juga menemukan hasil bahwa seorang pelari memiliki 45% kemungkinan lebih kecil meninggal yang diakibatkan serangan jantung jika dibandingkan dengan orang yang tidak berlari

3. Mengendalikan Berat Badan

Manfaat jogging lainnya adalah membantu dalam menjaga dan mencegah berat badan menjadi berlebih. Jogging sendiri dapat membantu dalam proses pembakaran lemak yang menjadi salah satu kunci mengurangi berat badan dan menjaga tubuh yang ideal.

Kalori yang dibakar sendiri bervariasi, tergantung pada durasi, jarak tempuh, hingga kecepatannya selama lari. Secara rata-rata, melakukan jogging dengan durasi setengah jam dapat membakar sekitar 300 kalori.

Namun, hasil ini tidak dapat sama pada setiap orang, di mana hasilnya bergantung pada faktor-faktor yang ada di atas yang disebut juga sebagai intensitas lari.

Di mana pada orang dewasa yang dengan berat 70 kg, melakukan jogging selama satu jam dengan jarak 5 kg dapat membakar 444 kalori. Sedangkan, orang dewasa dengan berat 84 kg dan jarak dan waktu yang sama mampu membakar hingga 533 kalori.

4. Meningkatkan Kekuatan Tulang dan Massa Otot

Jogging juga dapat membantu dalam meningkatkan kekuatan tulang dan massa otot. Dengan berlari, tulang di dalam tubuh dipersiapkan untuk menahan tekanan tambahan yang dapat membantu meningkatkan kekuatan otot dan mencegah cedera.

Bukan hanya itu, jogging juga dapat membantu dalam meningkatkan massa otot dan mengencangkan tubuh karena dalam prosesnya melibatkan banyak otot besar. Mulai dari otot paha belakang, betis, hingga bokong.

Cara kerjanya sendiri, ketika berlari otot di dalam tubuh akan mengalami stres fisik, yang jika secara rutin dilakukan terus menerus akan meningkatkan kekuatannya.

\

5. Meningkatkan Fleksibilitas Tulang Belakang

Pada struktur tulang belakang seseorang, terdapat diskus atau cakram tulang belakang yang merupakan bantalan lunak yang berfungsi sebagai peredam guncangan dan getaran. Bagian ini juga yang memungkinkan seseorang dapat menekuk dan membengkok.

Diskus tulang belakang ini dapat menyusut seiring bertambahnya umur seseorang. Hal ini dapat disebabkan karena kebiasaan duduk terlalu lama yang meningkatkan tekanan pada bagian tersebut.

Dengan secara rutin bergerak dan melakukan aktivitas fisik seperti jogging, bagian diskus akan tetap terlatih dan fleksibel.

Hasil studi juga menunjukkan bahwa seorang pelari atau seseorang yang jogging secara konsisten juga memiliki hidrasi diskus yang lebih baik dibandingkan non-pelari.

6. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Melakukan olahraga jogging juga dapat membantu dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Dengan rajin dan secara rutin melakukan olahraga ini, tubuh akan memiliki respons yang lebih baik terhadap penyakit maupun gangguan kesehatan.

Jogging juga dapat membantu merangsang produksi sel darah putih dalam tubuh yang berguna dalam melawan infeksi bakteri serta virus.

Olahraga jogging secara rutin dan konsisten mampu membuat tubuh menjadi lebih bugar dan lebih kuat, sehingga tidak mudah sakit.

7. Anti Penuaan

Selain untuk kesehatan tubuh, jogging juga memberikan manfaat bagi kesehatan dan kecantikan kulit loh! Dengan jogging, kulit mendapatkan asupan oksigen dan darah yang lebih banyak yang mampu membuat kulit tampak lebih segar dan awet muda.

Bagi sahabat MyPro+ yang ingin merasakan manfaat ini, penting untuk menggunakan tabir surya jika jogging di luar ruangan untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UVA dan UVB serta efek buruk lainnya dari sinar matahari.

8. Menurunkan Resistensi Insulin

Resistensi insulin merupakan kondisi di mana sel tubuh, seperti otot, lemak serta hati tidak dapat merespons hormon insulin dengan baik yang menyebabkan penyerapan glukosa dari darah tidak dapat bekerja dengan baik guna menghasilkan energi.

Dengan melakukan jogging secara rutin dan konsisten, mampu membantu dalam menurunkan resistensi insulin. Hal ini dapat diakibatkan karena adanya penurunan lemak dalam tubuh yang menjadi pemicunya.

9. Meningkatkan Kualitas Tidur

Selain bagi kesehatan fisik, manfaat jogging juga dapat dirasakan bagi sahabat MyPro+ yang memiliki gangguan tidur seperti insomnia.

Hal ini dikarenakan, jogging dapat meningkatkan kualitas tidur seseorang serta aktivitas aerobik yang terlibat di dalamnya mampu membantu dalam mengurangi risiko sleep apnea atau gangguan pernapasan yang terjadi saat tidur.

10. Mengurangi Stes dan Kecemasan

Bagi kamu yang menderita stres dan kecemasan, olahraga jogging juga mungkin dapat menjadi solusi untuk meringankannya.

Jogging yang termasuk olahraga aerobik dapat melindungi otak dari efek negatif stres dan jika dilakukan secara rutin mampu dalam meningkatkan fungsi eksekutif otak.

Hal ini berkaitan dengan perlindungan organ otak dari adanya penurunan fungsi yang berkaitan erat dengan penuaan dan stres.

11. Meningkatkan Mood dan Perasaan Bahagia

Manfaat jogging lainnya adalah meningkatkan mood dan perasaan bahagia seseorang yang diakibatkan oleh peningkatan aliran darah ke bagian otak yang mengatur suasana hati.

Untuk merasakan manfaatnya sendiri, kamu dapat memulai dengan 10 menit setiap harinya yang lama kelamaan dapat ditingkatkan.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan University of Tsubaka di tahun 2021 menemukan bahwa dengan berlari hanya 10 menit secara rutin, dapat membantu dalam meningkatkan proses aliran darah ke bagian otak yang memainkan peran penting dalam pengaturan mood dan fungsi eksekutif lainnya.

12. Meningkatkan Energi dan Konsentrasi

Untuk kamu yang ingin meningkatkan energi dan konsentrasi, jogging secara konsisten juga bisa menjadi jawaban.

Olahraga ini mampu membantu untuk meningkatkan energi sepanjang hari serta tingkat konsentrasi seseorang agar dapat fokus menjalani aktivitas keseharian.

13. Meningkatkan Percaya Diri dan Penghargaan Diri

Dengan menjadikan jogging sebagai rutinitas seharinya, kamu juga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan penghargaan diri.

Hal ini dikarenakan dengan adanya rutinitas tersebut kamu telah berhasil mencapai target tertentu yang telah kamu tentukan, dengan begitu kamu bisa merasa lebih percaya diri dan menghargai diri sendiri karena telah melakukan kebiasaan tersebut.

14. Mengurangi Risiko Depresi dan Meningkatkan Kesejahteraan Mental

Jika dilakukan secara rutin, jogging juga dapat mengurangi risiko depresi serta meningkatkan kesejahteraan mental.

Selama berlari, hormon endorfin akan dilepaskan yang membantu untuk meningkatkan suasana hati serta membantu dalam mengurangi dan mengatasi perasaan negatif.

Tips Memulai dan Merasakan Manfaat Jogging

Tips Memulai dan Merasakan Manfaat Jogging

pexels

Untuk merasakan manfaatnya secara keseluruhan, kamu harus melakukannya secara rutin. Namun, bagaimana caranya? Simak selengkapnya terkait tips untuk memulai dan merasakan manfaat jogging.

1. Konsultasi Dokter

Sebelum melakukan jogging, penting untuk terlebih dahulu mengetahui kondisi kesehatan diri sendiri.

Untuk melakukan ini, kamu dapat melakukan konsultasi ke dokter terlebih dahulu dan memastikan apakah kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu ataupun cedera.

Hal ini menjadi penting untuk merasakan manfaat secara keseluruhan dari jogging. Dengan berkonsultasi, kamu jadi mengetahui program yang tepat dan sesuai dengan kondisi kesehatan tubuh.

2. Pilih Sepatu Lari yang Tepat

Tips lainnya bagi sahabat MyPro+ yang ingin memulai jogging adalah memilih sepatu lari yang tepat dan nyaman agar terhindar dari cedera.

Memilih sepatu yang tepat bukan berarti membeli sepatu mahal, tapi menggunakan sepatu yang ukurannya pas, tidak terlalu kecil maupun terlalu besar yang dapat mengurangi efisiensi saat berlari.

Menggunakan kaus kaki untuk menghindari gesekan antara bagian telapak kaki dengan bagian dalam sepatu yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman hingga lecet saat berlari.

3. Melatih Kebiasaan

Langkah selanjutnya adalah dengan melatih kebiasaan dan membangun rutinitas secara perlahan.

Kamu dapat memulainya dengan waktu dan intensitas yang rendah dan membangunnya seiring berjalannya waktu.

Dengan menumbuhkan kebiasaan dan rutinitas tersebut, lama kelamaan kamu akan dapat meningkatkan intensitas serta jarak berlari dan meningkatkan kondisi kebugaran tubuh.

4. Tetap Terhidrasi

Tips yang harus diperhatikan berikutnya saat jogging adalah tetap menjaga hidrasi tubuh. Berlari juga mengeluarkan banyak keringat yang dapat menyebabkan dehidrasi tubuh dan mempengaruhi kinerja tubuh.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk tetap menjaga hidrasi tubuh baik sebelum, selama, hingga setelah jogging agar tetap bugar.

5. Pemanasan dan Pendinginan

Melakukan pemanasan dan pendinginan selama beberapa menit saat sebelum dan sesudah jogging juga krusial dalam mempersiapkan otot.

Pemanasan dapat membantu dalam proses transisi tubuh dari keadaan istirahat ke aktivitas olahraga.

Sedangkan, pendinginan dapat membantu dalam menenangkan tubuh setelah berolahraga dan membantu menstabilkan detak jantung serta tekanan darah, hingga mengurangi risiko otot cedera.

6. Membuat Jadwal Rutin

Menentukan jadwal rutin untuk jogging juga dapat membantu dan melatih sahabat MyPro+ untuk teratur dan memiliki rutinitas dalam hidup.

Waktu terbaik untuk jogging adalah di pagi dan sore hari dengan durasi sekitar 1 hingga 2 jam yang memiliki manfaat besar bagi kesehatan tubuh. Mulai dari meningkatkan metabolisme tubuh, membakar kalori, hingga melatih kekuatan otot.

Tantangan dan Solusi Olahraga Jogging

Tantangan dan Solusi Olahraga Jogging

pexels

Walaupun terdengar mudah, terdapat beberapa tantangan yang dapat dihadapi saat jogging terutama jika ingin dijadikan sebuah rutinitas. Kenali apa saja tantangannya dan solusi yang dapat dilakukan untuk menghindari hal tersebut.

1. Mengatasi Kebosanan

Tantangan pertama yang mungkin dihadapi saat jogging adalah mengatasi kebosanan. Hal ini dapat timbul ketika ingin memulai kebiasaan baru, di mana jika dilakukan setiap hari rasa bosan dapat timbul.

Rasa bosan saat jogging dapat datang akibat rute yang sama terus menerus dan tidak adanya hal yang membuat bahagia saat berlari.

Untuk mengatasi tantangan ini, coba mengubah rute secara rutin untuk memberikan variasi serta berolahraga sambil mendengarkan musik yang dapat meningkatkan dan menjaga semangat dalam diri.

2. Menghindari Cedera

Tantangan selanjutnya yang dapat dihadapi saat jogging adalah berbagai jenis cedera. Oleh sebab itu, sangat penting untuk terlebih dahulu melakukan pemanasan dan peregangan sebelum berlari serta pendinginan setelahnya.

Hal ini dilakukan untuk mencegah cedera otot yang dapat ditimbulkan baik sebelum dan sesudah berlari.

Solusi lainnya, kamu juga dapat menambahkan latihan kekuatan otot secara rutin yang dapat meningkatkan stabilitas serta ketahanan tubuh.

3. Mengatasi Kendala Cuaca

Jogging merupakan olahraga luar ruangan yang sering kali juga dihadapi dengan tantangan dan kendala cuaca yang dapat menghambat melakukan olahraga ini secara rutin.

Solusi dari masalah ini adalah mempertimbangkan alternatif dalam ruangan, seperti treadmill yang dapat dilakukan di dalam ruangan ataupun pergi ke gym atau pusat kebugaran dengan alat yang lebih lengkap.

4. Mengatasi Kelelahan

Tantangan selanjutnya yang sering timbul saat berolahraga adalah kelelahan, terutama bagi para pemula yang sedang ingin membentuk kebiasaan.

Untuk mengatasi permasalahan kelelahan ini, solusinya adalah dengan mendapatkan istirahat yang cukup. Selain itu, untuk mempercepat pemulihan pada otot yang lebih cepat, kamu dapat memberikan kompres hangat maupun dingin pada bagian yang nyeri.

5. Meningkatkan Motivasi

Tantangan yang banyak dihadapi oleh para pemula adalah hilangnya motivasi untuk membangun kebiasaan rutin ini.

Hal ini dapat timbul karena belum merasakan manfaatnya ataupun tidak memiliki teman yang dapat memberikan motivasi maupun menginspirasi.

Solusi dari tantangan ini adalah mencari dan bergabung dengan komunitas ataupun kelompok yang dapat membantu dalam meningkatkan motivasi dan menginspirasi untuk membangun rutinitas.

Nah, itulah penjelasan sekitar terkait manfaat jogging bagi kesehatan tubuh secara fisik maupun mental. Hanya dengan berlari ternyata mampu memberikan banyak manfaat bagi tubuh.

Mulai dari meningkatkan sistem kekebalan tubuh, hingga mengurangi risiko depresi yang sering kali dialami oleh banyak orang. Walaupun begitu, jogging juga memiliki tantangan dan risikonya sendiri.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk secara perlahan membangun kebiasaan serta melakukan pemanasan dan pendinginan saat sebelum dan sesudah berolahraga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti cedera maupun luka yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan.

Bagi sahabat MyPro+ yang membutuhkan solusi perlindungan kesehatan terbaik, Perlindungan Kesehatan Prima dapat menjadi jawaban untuk menghindari diri dari hal-hal yang tidak diinginkan. Apa saja keuntungan dan keunggulan produk Perlindungan Kesehatan Prima?

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin maupun obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap maupun Rawat Jalan

  • Santunan tunai harian rawat inap di rumah sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan

  • Pilihan manfaat rawat inap dan rawat jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 rumah sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel
Kesehatan
5 mins read • 06/10/2025
12 Manfaat Chia Seed bagi Kesehatan dan Tips Konsumsinya yang Aman!

Sebagai superfood, banyak orang sudah mengetahui bahwa manfaat chia seed bagi kesehatan tubuh sangat lah besar dan kandungan-kandungan yang ada di dalamnya dapat memberikan keuntungan bagi orang yang mengonsumsinya.

Hal ini dikarenakan chia seed kaya akan serat, sumber asam lemak omega-3, antioksidan, protein, hingga mineral. Karena kemudahan aksesibilitasnya, chia seed sering kali menjadi pilihan banyak orang untuk menjaga kesehatan tubuh.

Lalu, apa saja sebenarnya manfaat chia seed yang bisa didapatkan jika dikonsumsi secara rutin dan tepat? Simak di sini!

12 Manfaat Chia Seed bagi Kesehatan dan Tips Konsumsinya yang Aman!

Pengertian Chia Seed

pexels

Chia seed merupakan biji-bijian berwarna hitam dan putih ya berasal dari tanaman bernama Salvia Hispanica, yang merupakan anggota keluarga mint dari Amerika Tengah.

Biji ini juga telah menjadi bagian pola makan manusia hingga lebih dari 5.000 tahun yang lalu dan dipercaya merupakan makanan pokok bagi suku Aztec dan Maya.

Sebagai makanan sehat, biji chia ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup banyak, mulai dari protein, lemak, karbohidrat, serat, Alpha-linolenic acid atau ALA, kalsium, dan masih banyak lagi.

Dalam jurnal What Are Chia Seeds? dijelaskan juga bahwa penelitian terbaru mengungkapkan dengan menambahkan biji chia sebagai bagian dari pola makan sehat dapat membantu mengurangi faktor risiko masalah pada kardiovaskular, seperti menurunkan kadar kolesterol, trigliserida, hingga tekanan darah.

Manfaat Chia Seed

manfaat chia seed

pexels

Untuk lebih memahami keuntungan dan manfaat chia seed bagi kesehatan tubuh, berikut ini penjelasannya:

1. Mengontrol Berat Badan

Manfaat chia seed pertama, yaitu membantu dalam mengontrol berat badan karena kandungan serat dan proteinnya yang tinggi. Di mana, pada 2 sendok makan chia seed mengandung 140 kalori, 5 gram protein, 10 gram serat, 21 gram karbohidrat, hingga 9 gram lemak.

Jika dibandingkan dengan 1 buah pisang, kandungan serat yang terdapat pada 2 ½ sendok makan chia seed lebih tinggi yang membuatnya baik dikonsumsi khususnya buat kamu yang sedang diet.

Hal ini dikarenakan makanan kaya serat mampu memberikan efek kenyang yang lebih lama sehingga nafsu makan lebih terkontrol. Contoh makanan tinggi serat yang juga dapat membantu mengontrol berat badan seperti ubi cilembu yang memiliki banyak manfaat lainnya.

Bukan hanya itu, 17,83 % kandungan asam lemak omega-3, 15 hingga 25% protein, 26 hingga 41% karbohidrat kompleks, hingga vitamin dan mineral lainnya yang mampu menunjang keberhasilan diet.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan dalam jurnal Nutrition Research and Practice dengan judul Chia seed added yogurt reduces short-term food intake and increases satiety: randomised controlled trial juga mengungkapkan mengonsumsi chia seed juga dapat meningkatkan rasa kenyang dan menurunkan rasa lapar jika dibandingkan dengan orang yang tidak menambahkan chia seed ke dalam yoghurtnya.

2. Mengoptimalkan Fungsi Kekebalan Tubuh

Selanjutnya, chia seed juga bermanfaat untuk mengoptimalkan fungsi kekebalan tubuh dikarenakan kandungan asam amino endogen di dalamnya. Jenis asam amino seperti glutamat, aspartat, alanin, serin, dan glisin.

Bukan hanya itu, kandungan di dalamnya seperti seng, magnesium hingga zat besi juga dapat membantu dalam menjaga sistem kekebalan tubuh tetap aktif dan melindungi tubuh dari kerusakan radikal bebas.

3. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Chia seed juga memiliki manfaat untuk menurunkan risiko penyakit jantung melalui kandungan omega-3 dan seratnya yang baik untuk kesehatan jantung.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan dalam jurnal Food and Function di tahun 2021 ditemukan juga bahwa chia seed memiliki kemampuan untuk meningkatkan jumlah kolesterol baik atau High Density Lipoprotein (HDL).

Jika jumlahnya meningkat, maka kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL) yang mampu meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke akan menurun.

Berdasarkan hasil dari jurnal berjudul The impact of chia seeds on diabetes, blood pressure, lipid profile, and obesity indicators yang melakukan 14 uji klinis menggunakan 835 partisipan mengatakan bahwa mengonsumsi chia seed setiap hari mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan jantung.

Di mana biji chia mampu secara signifikan menurunkan kadar trigliserida, LDL-kolesterol, serta tekanan darah sistolik.

Walaupun superfood, chia seed tidak dapat menggantikan obat kolesterol maupun tekanan darah dan mengatasi penyebab darah tinggi, namun biji-bijian ini dapat dijadikan tambahkan pada pola makan sehat.

4. Mengoptimalkan Kesehatan Tulang

Manfaat chia seed berikutnya adalah mampu mengoptimalkan dan meningkatkan kepadatan mineral tulang dan kesehatan tulang secara keseluruhan.

Di mana kandungan yang ada di dalamnya seperti fosfor, kalsium, hingga magnesium merupakan nutrisi penting yang mampu menjaga kesehatan tulang dan meningkatkan kepadatan tulang.

Pada 2 sendok makan chia seed terdapat kandungan kalsium 14% kebutuhan harian, magnesium 23% kebutuhan dasar, serta fosfor 20% kebutuhan dasar.

Bukan hanya itu, chia seed juga memiliki kandungan ALA (Asam Alpha-Linolenat) yang dapat membantu dalam menjaga kesehatan tulang.

Jika di konsumsi secara rutin dan teratur chia seed juga mampu membantu mencegah osteoporosis yang disebabkan kekurangan kalsium dan fosfor yang penting dan dibutuhkan juga untuk memperkuat gigi dan fungsi otot.

5. Menurunkan Kadar Gula Darah

Karena kandungan serat dan senyawa lainnya, chia seed juga dapat membantu dalam menurunkan kadar gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin yang dapat membantu dalam menstabilkan kadar gula darah.

Dengan meningkatkan sensitivitas insulin, biji chia ini juga mampu membantu mengurangi resistensi insulin yang menjadi salah satu faktor risiko diabetes tipe 2.

6. Mencegah Paparan Radikal Bebas

Chia seed juga dapat membantu dalam mencegah paparan radikal bebas karena memiliki kandungan antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari paparannya. Kandungan antioksidan seperti asam klorogenat, asam kafeat, mirisetin, quercetin, dan kaempferol.

Walaupun radikal bebas merupakan hasil alami dari metabolisme sel, paparan tinggi yang diakibatkan oleh polusi, asap rokok, hingga radiasi bisa menjadi penyebab terjadinya stres oksidatif yang dapat merusak DNA, protein, membran sel, hingga berbagai penyakit kronis.

7. Menurunkan Peradangan dalam Tubuh

Peradangan dalam tubuh yang kronis mampu menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari penyakit jantung hingga kanker.

Salah satu kandungan di dalam chia seed, yaitu caffein acid, yang merupakan salah satu jenis antioksidan di dalamnya, mampu melindungi tubuh dari kemungkinan risiko peradangan.

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya juga, chia seed juga mengandung asam lemak omega-3. Di mana, menurut jurnal dengan judul The Omega-6: Omega-3 Ratio: A Critical Appraisal and Possibel Succesor, asam lemak omega-3 memiliki fungsi yang berkaitan dengan omega-6 untuk menurunkan peradangan yang terjadi dalam tubuh.

8. Mengatasi Konstipasi

Menambahkan chia seed ke dalam pola makan sehatmu juga dapat membantu mengatasi konstipasi karena memiliki kandungan serat yang tinggi.

Dengan mengonsumsi serat, tubuh mampu meningkatkan air dalam feses yang membuat teksturnya menjadi lebih lembut yang membuat kontraksi otot lebih rendah.

Kandungan serat dalam 28 gram chia seed adalah 10,6 gram yang sudah memenuhi 42% kebutuhan harian serat seseorang.

9. Meningkatkan Energi

Chia seed juga bagus untuk dikonsumsi setelah berolahraga maupun masa pemulihan karena kandungan vitamin B, zink, zat besi, hingga magnesium yang ada di dalamnya dapat membantu dalam meningkatkan energi.

Vitamin B mampu mengubah makanan yang masuk seperti karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan aktivitas.

Dengan rutin mengonsumsi chia seed, kamu juga dapat meningkatkan energi secara stabil dan lebih tahan lama, hingga mengurangi rasa lelah yang dapat dirasakan setelah beraktivitas.

Banyak penelitian juga menunjukkan bukti bahwa asam lemak omega-3, serat, hingga antioksidan yang ada pada chia seed juga bermanfaat bukan hanya untuk anak, ibu hamil, dan individu kondisi kardiovaskular, namun juga dapat memberikan manfaat bagi atlet dan orang-orang yang rutin berolahraga jika memasukkan chia seed ke diet mereka.

Berdasarkan studi berjudul Omega 3 Chia Seed Loading as a Means of Carbohydrate Loading yang membandingkan dua jenis perlakuan yang berbeda terhadap muatan karbohidrat pada atlet dalam tes ketahanan lebih dari 90 menit.

Di mana, satu kelompok menerima perlakuan tradisional menggunakan 100% kalori dari Gatorade, sedangkan kelompok lainnya menerima minuman chia yang menggunakan 50% kalori dari chia seed dan 50% kalori dari gatorade.

Hasilnya menunjukkan bahwa atlet yang mengonsumsi minuman chia tersebut dapat meningkatkan oksidasi lemak sekaligus menghemat penggunaan glikogen dalam otot.

Pendekatan ini memungkinkan para atlet untuk mengurangi asupan gula serta meningkatkan asupan asam lemak omega-3.

10. Menjaga Kesehatan Kulit

Kandungan omega-3 pada chia seed juga dapat membantu menjaga kesehatan kulit khususnya dengan seiring bertambahnya usia, kulit akan menjadi lebih kendur maka dengan rutin mengonsumsinya dapat membantu menjaga kulit untuk lebih sehat dan kencang.

Antioksidan yang ada di dalam chia seed juga dapat membantu untuk melindungi tubuh dari sinar matahari yang dapat menyebabkan munculnya tanda penuaan dini.

Untuk mendapatkan manfaat chia seed bagi kesehatan kulit terdapat beberapa cara yang dapat kamu lakukan, mulai dari mengonsumsinya secara langsung atau mencampurkannya ke dalam minuman, hingga membuat masker dengan tambahan madu dan minyak kelapa.

11. Menurunkan Risiko Stroke

Manfaat chia seed berikutnya adalah menurunkan risiko stroke karena kandungan asam lemak omega-3 yang sehat, serat, dan antioksidannya.

Biji chia bekerja dengan mengurangi peradangan dan mengatur tekanan darah serta menjaga kadar kolesterol di dalam batas normal.

Bukan hanya itu, kandungan antioksidannya yang kuat seperti asam klorogenat dan quercetin juga dapat membantu dalam melawan radikal bebas dan mengurangi peradangan kronis yang merupakan dua faktor penting yang berkontribusi pada kerusakan pembuluh darah serta meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung dan stroke.

12. Mencegah Kanker Kolorektal

Kanker kolorektal, yang merupakan kanker yang tumbuh di usus besar atau rektum, merupakan salah satu jenis kanker yang cukup umum, khususnya pada orang yang sudah lanjut usia, yang umumnya disebabkan oleh polip usus atau pertumbuhan abnormal di dinding usus.

Dipercaya, dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan serat dapat membantu dalam mengurangi risiko seseorang terkena kanker kolorektal.

Berdasarkan hasil penelitian Intisari Sains Medis di tahun 2019 menunjukkan bahwa dari 52 pasien di RSUP Sanglah yang terdiagnosis kanker kolorektal , 39 pasien mengonsumsi asupan rendah serat setiap harinya.

Sebagai superfood yang dikenal dengan kandungan seratnya, mengonsumsi chia seed juga dapat membantu dalam meningkatkan kesehatan pencernaan dan usus.

Cara Mengonsumsi Chia Seed yang Tepat

Cara Mengonsumsi Chia Seed yang Tepat 

pexels

Sebagai salah satu bahan organik yang cukup populer dan dapat dimakan baik secara langsung maupun diolah terlebih dahulu, saat ini hidangan kreasi menggunakan chia seed juga berkembang.

Biji chia dapat dijadikan sebagai topping baik dihancurkan terlebih dahulu maupun utuh di atas sereal, nasi, yoghurt, hingga sayuran. Di Meksiko, terdapat minuman chia fresco yang terbuat dari chia seed yang direndam dengan jus buah atau air.

Hal ini dikarenakan chia seed sangat mudah menyerap cairan dan akan membentuk tekstur gel ketika direndam, membuatnya mudah dicampurkan dengan sereal maupun hidangan lainnya.

Untuk memasukkan superfood satu ini ke dalam rutinitasmu juga sangat lah mudah, kamu dapat menaburkan satu hingga dua sendok makan chia seed ke yoghurt, sereal, hingga salad.

Bukan hanya itu, kamu juga dapat menambahkan biji chia ke dalam smoothies hingga sup, atau bahkan mencampurkannya dengan adonan pancake sebelum dimasak.

Karena chia seed tidak memiliki rasa yang khas, jika dicampurkan dengan bahan makanan lain, tidak akan mengubah atau berdampak pada rasa makanan tersebut.

Salah satu cara populer lainnya untuk menikmati chia seed adalah dengan membuat chia puding dengan merendam biji chia ke dalam cairan, baik air, susu, hingga yoghurt.

Risiko Mengonsumsi Chia Seed

Risiko Mengonsumsi Chia Seed

pexels

Walaupun secara umum aman di konsumsi dan mudah di toleransi ketika di makan dalam jumlah yang dianjurkan, dalam artikel berjudul Are Chia Seeds Good for You? Mengonsumsi chia seed juga memiliki risikonya tersendiri.

Karena kandungan seratnya yang tinggi, mengonsumsi chia seed juga dapat menyebabkan gejala pencernaan, seperti gas, diare, hingga perut kembung.

Jika orang yang belum terbiasa mengonsumsi makanan tinggi serat, disarankan untuk meningkatkan jumlah konsumsinya secara perlahan dan memastikan meminum air yang banyak.

Selain itu, bagi orang-orang yang memiliki alergi atau sensitivitas terhadap chia seed juga harus menghindari mengonsumsi biji ini karena mampu menyebabkan reaksi seperti gatal, bercak merah, hingga kesulitan bernapas.

Chia seed juga memiliki risiko tersedak, khususnya bagi individu yang memiliki kesulitan untuk menelan. Hal ini disebabkan sifat bijinya yang dapat membesar jika dan berubah menjadi kental serta memiliki konsistensi yang lengket yang dapat tersangkut di tenggorokan dan menyebabkan sumbatan.

Untuk menghindari hal ini terjadi, pastikan biji chia yang kamu konsumsi sudah terendam dalam cairan selama beberapa waktu sebelum di makan.

Tips Mengonsumsi Chia Seed

Terdapat beberapa tips mengonsumsi yang dapat kamu lakukan untuk mendapatkan manfaat chia seed sepenuhnya dengan mudah:

  • Mencampurkan chia seed dengan pilihan susu yang kamu inginkan dan biarkan mengental untuk membuat chia puding.
  • Mencampurkannya ke dalam yoghurt, sereal, hingga oatmeal.
  • Mencampurkannya ke dalam smoothies.
  • Mencampurkan chia seed ke dalam roti maupun kue.
  • Menggunakan tepung chia ketika membuat roti ataupun kue.
  • Menambahkan chia seed ke granola, energy balls, dan trail mix.
  • Membuat selai buah dengan memanaskan buah segar atau beku dan campurkan dengan chia seed.
  • Mencampurkannya ke dalam salad atau salad dressing.
  • Menjadikan chia seed sebagai topping roti panggang.

Itulah penjelasan seputar berbagai manfaat chia seed yang merupakan superfood yang saat ini semakin populer bukan tanpa sebab. Dengan rutin mengonsumsinya berdasarkan takaran yang disarankan, kamu bisa mendapatkan perlindungan kesehatan yang baik.

Walaupun begitu, hanya mengonsumsi chia seed saja tidaklah cukup, di mana menjaga pola hidup juga sangat penting, khususnya dari hal beraktivitas dan makanan yang dikonsumsi.

Agar sahabat MyProtection tetap terlindungi dari hal-hal tak terduga, Perlindungan Kesehatan Prima hadir untuk memberikan solusi perlindungan kesehatan yang tepat bagi Anda dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Berikut ini beberapa keunggulan produk PKP:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel