Home
/
Articles
/
Automotive
/
The Function of Car Brake Pads and When to Replace Them

The Function of Car Brake Pads and When to Replace Them

21 January 2026 | MyProtection News Jakarta

Car brake pads are one of the most vital components in the braking system. Their main function is to create friction with the brake disc, allowing the vehicle to stop or slow down.

Because of this crucial role, it’s important to check your car’s brake pads regularly to ensure optimal performance and maintain driving safety.

Here’s a complete guide about the car brake pads to help you better understand how they work, their types, and how to check them properly.

How Car Brake Pads Work

To understand how brake pads work and function within the braking system, here’s the process:

  • When the brake pedal is pressed, the pressure is transmitted through the brake fluid to the caliper.

  • The caliper then pushes the brake pads against both sides of the brake disc, which rotates with the wheels.

  • This creates friction against the wheel’s rotation, causing the vehicle to slow down and stop.

Types of Car Brake Pads

  • Semi-Metallic, known for durability and excellent heat transfer. These brake pads are usually made from synthetic organic materials mixed with processed metals, giving them high heat resistance.

  • Organic, made from a blend of resin, carbon, glass, rubber, and other materials. Vehicles using this type are typically free from squeaking sounds. However, regular inspections are needed to ensure the pads don’t wear out completely.

  • Non-Asbestos Organic or NAO, offers better performance compared to brake pads that are made of metal. They provide reliable performance and improved safety while driving.

  • Ceramic, considered the best performing type, is often found in luxury cars due to its higher price. Ceramic brake pads don’t leave residue or produce annoying noises, making them highly efficient.

kampas rem mobil

How to Check Car Brake Pads

Generally, the right time to replace car brake pads is when you hear a squeaking or squealing sound during braking.

The physical condition of the brake pads can also indicate when they need replacement. That’s why it’s highly recommended to check their condition regularly.

Most disc brake pads are equipped with a thin metal plate that serves as a wear indicator.

When this small plate rubs against the brake disc, it produces a squeaking sound as a warning sign.

If the plate is already touching the brake disc, it means the brake pads must be replaced immediately.

Before replacing them, make sure the caliper and brake disc are cleaned properly to avoid dirt buildup, such as debris or residue from worn brake pads.

This step is essential to optimize braking performance, especially since dirt mixed with water can disrupt the braking process.

That’s the complete discussion about car brake pads, including their function, how they work, different types, how to check them, and the right time for replacement. Hope it helps!

*PT Lippo General Insurance Tbk is licensed and supervised by Financial Services Authority (OJK)

Was this article helpful?
Subscribe to our newsletter
Click subscribe to subscribe to our article newsletter
Share MyPro on
facebook
twitter
instagram
About MyProtection News Jakarta
MyProtection is one of the pioneer portals for purchasing health insurance and general insurance online which can be accessed via website and application platforms since 2017.
Recommended Articles
All Category
5 mins read 21/02/2020
6 Tanda Anda Kecanduan Gula

Jakarta, 21 Februari 2020 - MyProtection News

Perihal kecanduan gawai atau kopi mungkin Anda sudah pernah mendengarnya. Bagaimana dengan kecanduan gula?

Saat ini banyak orang yang mulai “ketergantungan dengan gula”. Sayangnya, perilaku tak sehat ini bisa memicu penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan kenaikan berat badan.

Apakah Anda sekadar menyukai makanan atau minuman manis atau sudah mengalami kecanduan? Dikutip dari The Jakarta Post, inilah 6 tanda Anda kecanduan gula.

  1. Anda menyembunyikan jumlah konsumsi gula Anda.

Apakah Anda mulai merasa bahwa konsumsi gula sehari-hari Anda berlebihan? Namun, apakah Anda menemukan diri untuk mulai “sembunyi-sembunyi” mengonsumsi makanan atau minuman manis agar tak diketahui orang? Atau bahkan Anda berusaha mencari pembenaran atas konsumsi gula berlebihan. Selalu mencari alasan atau pembenaran untuk mengonsumsi gula bisa jadi pertanda awal Anda kecanduan.

  1. Anda merasa tak pernah cukup makan gula

Ketika Anda mengomsumsi gula dalam jumlah besar tapi rasanya Anda tetap ngidam makanan manis, inilah pertanda Anda kecanduan gula.

Sayangnya konsumsi gula yang besar bisa menurunkan kadar gula darah dalam tubuh dan mendorong rasa ngidam yang lebih kuat.

  1. There’s always room for dessert

Perut kenyang tapi masih menginginkan sajian penutup yang manis? Selain makan ketika sudah sangat kenyang, Anda juga harus memperhatikan pola makan Anda. Misalnya, apakah Anda sering ngemil saat tidak lapar, stress, atau bosan? Jenis makanan apa yang Anda konsumsi? Jika Anda sering kali makan, khususnya mengonsumsi makanan manis saat tidak merasa lapar, hal ini bisa jadi pertanda bahwa Anda kecanduan gula.

  1. Ngidam yang manis dan yang asin

Berdasarkan penelitian, orang-orang yang mengonsumsi gula dalam volume yang besar cenderung kurang mengonsumsi makanan bernutrisi sehat. Akhirnya, tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Ketika tubuh kekurangan nutrisi, biasanya kita akan ngidam makanan asin.

Lisa Richards, seorang nutrisionist, mengatakan bahwa keinginan untuk makan makanan gurih dan asin merupakan salah satu tanda dari tubuh agar Anda mengurangi asupan gula dan meningkatkan asupan nutrisi sehat.

  1. Anda merasakan withdrawal symptops/gejala putus obat

Saat Anda ingin mulai mengurangi konsumsi gula, maka bisa jadi Anda akan merasakan gejala “putus obat”. Sama seperti kecanduan zat pada umumnya, Anda mungkin akan merasakan pusing, kelelahan, keinginan kuat untuk mengonsumsi gula, nyeri otot, mual, bahkan insomnia. Oleh karena itu, Anda disarankan mengurangi konsumsi gula sedikit demi sedikit tiap harinya agar tubuh bisa beradaptasi.

  1. Anda mengonsumsi gula untuk merasa tenang

Sebagian orang merokok ketika merasa stress, sebagian lagi mengandalkan makanan untuk membuat diri merasa lebih baik. Seseorang yang bergantung pada makanan manis untuk mengatasi stress, menenangkan diri, dan mengatasi isu psikologis lainnya bisa disebut sebagai pecandu gula.

Salam,
Sahabat MyProtection

Read Article
All Category
5 mins read 23/01/2025
12 Taman Wisata Alam di Indonesia yang Wajib Kamu Kunjungi!

Taman wisata alam yang indah dan mempesona seringkali menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak wisatawan. Selain dapat melihat pemandangan, kamu disini juga bisa sekalian merelaksasi diri dan menenangkan pikiran.

Dengan padatnya jadwal di perkotaan, banyak orang memilih untuk menghabiskan hari liburnya mengunjungi objek wisata alam. Berikut ini beberapa rekomendasi taman wisata alam di Indonesia yang wajib dikunjungi!

12 Rekomendasi Taman Wisata Alam Indonesia

Bagi sahabat MyProtection yang ingin berkunjung menikmati wisata alam yang indah, berikut ini rekomendasi taman wisata alam Indonesia, sebagai berikut.

1. Tangkuban Perahu

taman wisata tangkuban perahu

Pexels

Rekomendasi pertama adalah Taman Wisata Tangkuban Perahu yang menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di Indonesia.

Bukan hanya warga lokal saja, namun titik wisata ini juga seringkali didatangi wisatawan asing dari seluruh dunia yang ingin menikmati pemandangan alam yang indah.

Terletak di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Tangkuban Perahu memiliki ketinggian 2.84 meter di atas permukaan laut.

Yang menjadi ciri khas dari tempat wisata yang satu ini adalah aroma belerang yang cukup menyengat, tapi semua itu akan terbayar karena keindahannya yang khas pegunungan eksotis.

Terdapat pula beberapa daya tarik di balik destinasi wisata yang satu ini:

  • Legenda Gunung Terbalik & Sangkuriang, hal ini dikarenakan pada gunung Tangkuban Perahu terdapat 3 kawah yang membentuk perahu terbalik. Selain itu, Tangkuban Perahu juga berkaitan erat dengan salah satu legenda terkenal, yaitu Sangkuriang.

  • Gunung Berapi Aktif, gunung berapi tersebar di banyak wilayah Indonesia dan salah satu yang terpopuler ada di Tangkuban Perahu yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

  • Kawah Eksotis, terdapat beberapa kawah aktif di area Tangkuban Perahu seperti, Kawah Ratu, Kawah Domas, Kawah Upas, Kawah Lanang, dan masih banyak lagi.

  • Flora dan Fauna yang unik, karena berada di iklim pegunungan, Tangkuban Peratu juga menawarkan ekosistem yang unik. Seperti salah satunya memilki tumbuhan bunga Edelweiss Jawa dan berbagai spesies anggrek endemik. Selain itu, terdapat pula hewan unik yang hidup di daerah ini, seperti Kera Jawa, Macan Tutul, Elang Jawa, Elang hitam, dan masih banyak lagi.

2. Kawah Ijen

taman wisata Kawah Ijen 

Pexels

Taman wisata Kawah Ijen juga menjadi salah satu destinasi tempat yang tidak boleh dilewatkan dengan fenomena alamnya, Blue Fire dimana kamu dapat melihat api berwarna biru.

Berada di dalam wilayah Cagar Alam Taman Wisata Ijen dengan luas 2.560 hektare, ditambah hutan wisata dengan lusa 92 hektare, Kawah Ijen berada di puncak Gunung Ijen yang ada di Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi serta Kecamatan Klobang Kabupaten Bondowoso.

Untuk melihat fenomena alam Blue Fire atau Api Biru sendiri ada hal-hal yang harus diperhatikan saat mengunjungi Kawan Ijen.

Hal ini karena Blue Fire terjadi di Tengah penambangan sulfur, dan hanya dapat dilihat pada dini hari hingga pagi hari pada pukul 05.00 WIB. Oleh sebab itu, fenomena langka ini sangat diburu para pengunjung yang datang, khususnya para wisatawan asing.

3. Gunung Papandayan

 Gunung Papandayan 

tribatanews

Selanjutnya, Gunung Papandayan yang menjadi primadona bagi banyak pendaki. Berlokasi di Garut, gunung vulkanik ini berada di antara dua desa, yaitu Sirnajaya dan Kramatwangi, Kecamatan Cisurupan, Garut.

Bukan hanya itu, terdapat beberapa keindahan alam lainnya pada Gunung Papandayan yang harus kamu ketahui, seperti:

  • Kawah belerang, asap putih yang keluar ke udara menjadi salah satu daya tarik wisata Gunung Papandayan. Namun, perlu diingat bahwa harus tetap menjaga jarak aman karena kawah yang berbahaya.

  • Hutan mati yang terbentuk dari pohon cantigi yang mati dan memberikan keindahan tersendiri. Berada di kawah utama Gunung Papandayan, banyak orang menjadikan area hutan sebagai tempat berfoto.

  • Milky way, para pengunjung dapat pergi ke Perkemahan Ghoober Hoet, Bukit Soni serta Perkemahan Pondok Saladah untuk menunggu matahari terbit sambil memandangi milky way.

  • Padang Edelweis yang berada di kawasan terlarang untuk dikunjungi dalam rangka menjaga keselatamatannya. Namun, bagi para pengunjung yang ingin melihat bunga Edelweis dapat pergi ke antara Pondok Saladah dan Hutan Mati.

  • Kolam air panas yang terletak di area parkir kendaraan dengan harga Rp 25.000 per orang untuk menikmati kolam air panas sambil melihat pemandangan Gunung Papandayan.

4. Telaga Warna

telaga warna

wikipedia

Selanjutnya, Telaga Warna yang dapat menjadi solusi berlibur dan berlokasi di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Keunikan dari taman wisata telaga warna sendiri adalah warna airnya yang sering berubah-ubah. Fenomena ini terjadi dikarenakan kandungan sulfur di dalamnya yang cukup tinggi.

Hal ini menyebabkan ketika air terkena sinar matahari, maka warnanya dapat berubah-ubah. Namun, ada juga yang mengatakan bahwa perubahan warna tersebut disebabkan pohon atau tumbuhan sekitar.

Terdapat pula tempat wisata lain yang ada di sekitarnya dan wajib dikunjungi, seperti Gua Semar Pertapaan Mandalasari Begawan Sampurna Jati, yang di dalamnya memiliki kolam yang dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Ada pula Gua Sumur Eyang Kumalasari, Gua Jaran Resi Kendaliseto, serta Batu Tulis Eyang Purbo Wareso.

5. Tretes

TWA atau Taman Wisata Alam Tretes berlokasi di kawasan hutan Pegunungan Arjuna dengan luas mencapai 10 hektar. Disini, sahabat MyProtection dapat menikmati beragam jenis pohon, mulai dari Eucalyptus, Pinus, Anggrung, hingga Cembirit.

Bukan hanya itu, terdapat pula fauna unik di tempat wisata ini, seperti kera abu-abu, lutung Jawa, hingga berbagai jenis burung unik seperti prenjak coklat dan raja udang.

Selain flora dan faunanya, di TWA Tretes sendiri terdapat destinasi dan titik wisata populer yang wajib kamu kunjungi, seperti.

  • Air Terjun Kakek Bodo yang memiliki ketinggian 850 mdpl dan memiliki terjunan air hingga 40 meter dan termasuk dalam kawasan hutan lindung.

  • Air Terjun Alap Alap, dengan tinggi 40 meter dan memiliki 3 tingkatan. Pemandangannya indah dengan berbagai flora dan fauna khas hutan hujan tropis yang asri dan sejuk.

  • Air Terjun Putuk Trono yang dikelilingi tebing tinggi serta pepohonan hijau dengan tinggi mencapai 45 meter.

  • Air Terjun Kebo Glundung yang menjadi air terjun tertinggi di Kabupaten Pasuruan dengan ketinggian 850 mdpl dan kedalaman mencapai 2 meter dan tinggi 151 meter.

6. Angke

taman wisata angke

jakartamangrove.id

Di Tengah sibuknya kota Jakarta terdapat destinasi wisata alam yang asri dan indah, yaitu TWA Angke Kapuk dengan luas lahan hingga 99,82 hektar kamu dapat melihat pepohonan mangrove yang dapat mencegah erosi dan abrasi.

Berlokasi di Keluruhan Kamar Muara, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara kamu dapat melihat pemandangan melewati jembatan kayu yang ada.

Disini, kamu juga dapat berkemah dan menikmati tempat api unggun, outbound, hingga rumah tenda disini untuk menghabiskan waktu bersama keluarga atau orang-orang terdekat.

7. Punti Kayu

punti kayu

indonesiakaya.com

Punti Kayu yang merupakan TWA atau Taman Wisata Alam yang berlokasi di Palembang, Sumatra Selatan.

Di tempat wisata ini, flora dan fauna beragam, mulai dari mamalia, burung, serangga, bahkan reptil.

TWA Punti Kayu juga menjadi hutan pinus dalam kota terbesar di Indonesia yang dapat berkontribusi dalam penyerapan karbon diksida dan mengimbangi kehidupan kota yang semakin pesat.

Bagi para pengunjung, kamu disini juga menikmati berbagai fasilitas di dalamnya, seperti jembatan gantung, waterpark, arena bermain, menunggang kuda dan gajah, serta masih banyak lagi.

8. Danau Buyan-Danau Tambilingan

Danau Buyan-Danau Tambilingan

wikipedia

TWA Danau Buyan-Danau Tambilingan merupakan kawasan konservasi yang terletak di wilayah Gunung Batukaru, perbatasan Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Buleleng.

Titik wisata ini sendiri memiliki daya tarik tersendiri karena mengkombinasikan panorama dua buah danau luas dan tenang yang dikelilingi hutan yang masih alami dan asri, serta tebing curam, dan udara pegunungan yang masih sejuk dan nyaman.

Bukan hanya itu, TWA ini juga memiliki lebih dari 20 buah pura yang digunakan para warga setempat yang terletak di antara pepohonan dan danau menjadikannya unik dan cantik.

9. Grojogan Sewu

Grojogan Sewu 

wikipedia

Grojongan Sewu merupakan titik wisata air terjun yang berlokasi di Provinsi Jawa Tengah, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Grojongan berasal dari Bahasa Jawa memiliki arti air terjun, dan sewu memiliki arti seribu, yang membuat arti Grojogan Sewu menjadi air terjun seribu.

Di TWA Grojongan Sewu juga memiliki beberapa fasilitas bagi para pengunjungnya, mulai dari Taman Binatang Hutan, kolam renang, bebagai kios, dan masih banyak lagi.

Di wisata air terjun ini, juga terdapat mitos yang beredar antara warga setempat terkait masalah pecintaan yang berkaitan dengan jembatan di dekat air terjun tersebut.

10. Lejja Soppeng

Lejja Soppeng 

tribunnews.com

Selanjutnya, TWA Lejja yang merupakan tempat pemandian air panas yang berlokasi di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Sumber air panas dari pemandiannya sendiri berasal dari gunung api yang sudah tidak lagi aktif.

Disini, para pengunjung juga dapat menikmati keindahan flora dan fauna yang beragam. Berada di kawasan Balai Konservasi Sumber Daya Alam, terdapat 16 satwa liar jenis ever yang dilindungi, 10 ekor kringkin bukit, serta satu ekor prikici dora.

Di dalam lokasi ini sendiri, terdapat 6 kolam ronang dengan suhu yang berbeda-beda. Mulai dari 50 derajat Celsius hingga 60 derajat Celsius.

11. Gunung Baung

Rekomendasi selanjutnya adalah air terjun indah dengan ketinggian mencapai 100 meter dengan air yang mengalir ke kolam dalam yang lokasinya terpencil di Tengah hutan, yaitu Gunung Baung.

Keindahan pegunungannya juga menjadi daya tarik wisatawan, hal ini karena di TWA Gunung Baung memiliki latar belakang dua gunung disertai Kebun Raya Purwodadi yang melengkapi keindahannya.

Gunung Baung berlokasi di Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Batas Utara dari kawasan ini adalah Desa Kertasari Kecamatan Purwosari, sedangkan bagian timur berbatasan dengan Desa Lebakrejo Kecamatan Purwodadi.

Gunung Baung juga menjadi tempat bagi komunitas tanaman unik, seperti hutan bambu yang di dalamnya berisikan berbagai flora beragam.

Mulai dari beringin, walikukun, saga, kepuh, bendo, gondang, luwing, klampok, cembirit, dan berbagai jenis bambu seperti bambu gesing, bambu ori, bambu ample, bambu petung, bambu wuluh, hingga bambu buluh.

Selain flora, terdapat pula fauna beragam di TWA Gunung Baung, seperti kijang, babi hutan, kucing hutan, macan tutul, lutung, monyet ekor panjang, lutung hitam, ular piton, dan masih banyak lagi.

Terdapat pula fasilitas-fasilitas hiburan lainnya yang dapat dinikmati para pengunjung, di sungai kawasa TWA Gunung Baung, terdapat river boat dan rafting dengan menggunakan perahu karet yang telah disediakan.

12. Posong

posong

magelangekspres.disway.id

Posong Natural Park, atau yang dikenal sebagai Wisata Alam Posong Temanggung, adalah destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam yang luar biasa.

Terletak di Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, tempat ini menyuguhkan pemandangan spektakuler dari Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang menjulang tinggi dengan keindahan alam yang masih asri dan alami.

Di Posong Natural Park, pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas yang disediakan untuk kenyamanan dan kesenangan mereka.

Terdapat toilet yang bersih, mushola untuk beribadah, serta berbagai wahana bermain yang cocok untuk segala usia. Bagi mereka yang menyukai petualangan, tersedia berbagai kegiatan outdoor seperti trekking, hiking, dan flying fox yang menantang adrenalin.

Salah satu daya tarik utama dari Posong adalah kesempatan untuk berkemah di tengah alam yang indah.

Pengunjung dapat mendirikan tenda dan menikmati malam di bawah langit yang dipenuhi bintang-bintang. Suasana malam yang tenang dan pemandangan bintang yang cantik membuat pengalaman berkemah di sini menjadi sangat istimewa.

Selain itu, pagi hari di Posong menawarkan pemandangan matahari terbit yang mempesona. Cahaya matahari yang perlahan muncul di balik pegunungan menciptakan pemandangan yang menakjubkan dan menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para pengunjung.

Keindahan alam yang ditawarkan oleh Posong Natural Park menjadikannya destinasi yang sempurna untuk melarikan diri dari hiruk-pikuk kota dan menikmati ketenangan serta keindahan alam.

Fungsi Taman Wisata Alam

Setelah mengetahui berbagai rekomendasi TWA di Indonesia, ternyata tempat-tempat tersebut memiliki manfaat dan fungsinya tersendiri. Berikut ini 3 fungsi Taman Wisata Alam, sebagai berikut.

1. Fungsi Pelestarian

Sebagai salah satu fungsi utama dari TWA sebagai tempat pelestarian dan perlindungan bagi ekosistem penyangga kehidupan.

Terutama di Indonesia, dimana keanekaragaman hayati baik flora maupun faunanya harus dilestarikan agar tidak hilang atau punah.

Bukan hanya itu, dengan adanya taman wisata alam juga dapat mengurangi atau meminimalisir resiko atas ancaman kerusakan sumber daya hayati.

2. Fungsi Akademis

Fungsi selanjutnya adalah fungsi akademis, TWA dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan alam untuk para pelajar dan masyarakat secara umum.

Bukan hanya itu, para ilmuwan juga dapat memanfaatkan tempat ini untuk melakukan penelitian maupun pengembangan ilmu pengetahuan baik di bidang biologi maupun kehutanan.

3. Fungsi Pariwisata

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, taman wisata alam juga menjadi sarana pariwisata dan rekreasi alam bagi banyak orang yang ingin menikmati keindahan alam dan ekosistem di sekitarnya.

Dengan menjaga area tersebut, maka dapat membuat para wisatawan menikmati keindahan alam dan ekosistem di dalamnya.

Nah, itulah berbagai rekomendasi Taman Wisata Alam di Indonesia yang wajib kamu kunjungi, dengan berbagai keanekaragaman keindahan alam di dalamnya dan ekosistemnya tersendiri.

Menghabiskan waktu di alam lepas dari hiruk pikuknya perkotaan seringkali menjadi pilihan banyak wisatawan. Namun, karena ekosistem alam yang tidak menentu, resiko perjalanan, seperti kecelakaan, kehilangan, penundaan, dan masih banyak lagi dapat terjadi.

Oleh sebab itu, MyTravel Domestic hadir untuk melindungi perjalanan dalam negeri yang akan kamu lakukan dari kerugian-kerugian tersebut. Berlaku perlindungan 24 jam selama periode asuransi berlaku, yang berarti selama perjalanan kamu dan bukan hanya saat berada di pesawat, kereta api, maupun bus saja.

Semoga penjelasan di atas seputar rekomendasi berbagai Taman Alam di Indonesia dapat bermanfaat untukmu dan dapat menjadi destinasi perjalananmu berikutnya. Selamat beraktivitas!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Read Article
All Category
5 mins read 21/07/2020
Apakah Uang Tunai Bisa Menyebarkan Virus COVID-19?

Jakarta, 21 Juli 2020 - MyProtection News

Dalam masa pandemi COVID-19 ini, masyarakat diminta selalu waspada dan menjaga kebersihan, terutama membangun kebiasaan mencuci tangan dengan air dan sabun untuk mengurangi penyebaran virus.

Pemerintah serta World Health Organization juga menyarankan masyarakat secara rutin menyemprotkan disinfektan ke permukaan dan barang yang sering disentuh. Karena mungkin virus menempel pada benda ketika seseorang bersin dan batuk atau menyentuh barang dengan tangan yang terkontaminasi.

Lalu, bagaimanan dengan uang kertas dan koin? Apakah uang dapat menjadi sarana penyebaran virus?

Berdasarkan penelitian, virus SARS-CoV-19 penyebab dari COVID-19 mempunyai jangka waktu hidup yang berbeda pada tiap permukaan. Virus COVID-19 bisa hidup selama 3 hari pada permukaan plastik, 1 hari pada permukaan kertas/kardus, dan tidak lebih dari 4 jam pada permukaan besi.

Virus mungkin saja menempel pada uang ketika seseorang bersin dan batuk atau menyentuh uang dengan tangan yang terkontaminasi. Namun, hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa penularan virus COVID-19 bisa terjadi melalui uang. Meskipun begitu, masyarakat tetap disarankan untuk waspada.

Cuci tangan segera setelah Anda menyentuh uang. Jika Anda tidak bisa mengakses air dan sabun, maka gunakan hand sanitizer. Hindari menyentuh mata, mulut, hidung, serta masker setelah menyentuh uang. Anda juga bisa menggunakan metode pembayaran cashless menggunakan e-wallet atau kartu debit. Setelahnya, kartu dan ponsel Anda bisa dibersihkan dengan cairan disinfektan.

Salam,
Sahabat MyProtection

Read Article