Home
/
Articles
/
Health
/
The Importance of Health Insurance Amid Rising Medical Costs in 2026

The Importance of Health Insurance Amid Rising Medical Costs in 2026

20 May 2026 | MyProtection News Jakarta

Biaya medis di Indonesia yang terus melonjak sering kali menjadi tantangan bagi masyarakat dan menyebabkan risiko finansial bagi perencanaan finansial pribadi ataupun keluarga.

Menurut riset global Tren Kesehatan yang dilakukan Mercer Marsh Benefits , pada tahun 2026 lonjakan biaya medis di Indonesia diproyeksikan mencapai angka 15,1% hingga 17,8%, di mana angka tersebut jauh melampaui inflasi ekonomi umum yang ada di angka 2,5% hingga 3% setiap tahunnya dan termasuk yang tertinggi di Asia Tenggara.

Bukan hanya itu, lonjakan biaya atau inflasi medis juga dapat tercermin dari semakin mahalnya perawatan kesehatan saat ini. Menurut artikel dari Halodoc, biaya perawatan ICU/ICCU di rumah sakit Indonesia dapat mencapai jutaan rupiah per hari, tergantung fasilitas dan peralatan medis yang digunakan

Pentingnya Memiliki Asuransi Kesehatan

Biaya kesehatan yang semakin meroket itulah yang membuat banyak orang saat ini sadar akan pentingnya asuransi kesehatan. Terdapat beberapa alasan lain mengapa penting untuk memiliki asuransi kesehatan, antara lain:

  • Akses ke banyak rumah sakit, perusahaan asuransi swasta umumnya banyak bekerja sama dengan rumah sakit rekanan yang kompeten, memiliki jaringan rumah sakit yang luas dan bervariasi sehingga kamu dapat mencari lokasi rumah sakit yang terbaik.

  • Proses lebih mudah, asuransi kesehatan juga umumnya menawarkan layanan prosedural yang lebih mudah bagi para pemegang polis.

  • Hemat waktu, menggunakan asuransi kesehatan pribadi juga dapat mempersingkat alur sehingga kamu dapat ditangani lebih cepat.

  • Fasilitas cashless, dengan asuransi kesehatan yang dimiliki, kamu juga dapat menikmati fitur cashless yang mempermudah proses pembayaran.

Memilih Premi Asuransi Kesehatan yang Tepat

Dengan biaya medis yang semakin melonjak, memilih premi asuransi kesehatan yang tepat sangatlah penting guna memastikan perlindungan yang diberikan sebanding dengan premi yang harus dibayarkan setiap bulannya.

Di era digitalisasi saat ini, banyak perusahaan asuransi juga yang memanfaatkan digitalisasi layanan kesehatan dengan mengintegrasikannya ke gadget sehari-hari. Dimana saat ini juga fokusnya bukan hanya pengobatan saja, namun juga pencegahan.

Dengan memahami detail asuransi kesehatan yang kamu miliki juga dapat memberikan ketenangan pikiran di tengah situasi darurat medis yang bisa datang kapan saja.

Premi Asuransi Kesehatan Terus Mengalami Kenaikan

Adanya kenaikan pada harga premi asuransi kesehatan saat ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti semakin mahalnya teknologi medis modern, kenaikan harga obat-obatan impor, hingga biaya operasional rumah sakit yang meningkat.

Faktor-faktor tersebut mendorong perusahaan asuransi terpaksa untuk melakukan repricing atau penyesuaian premi untuk memastikan klaim nasabah tetap terbayarkan secara konsisten.

Repricing juga menjadi proses penyesuaian premi asuransi kesehatan dengan beberapa tujuan, antara lain:

  • Relevan dengan biaya medis terbaru

  • Menyesuaikan dengan perkembangan layanan kesehatan

  • Adil untuk seluruh nasabah

  • Sustainable dalam jangka panjang

Sedentary lifestyle atau pola hidup dengan tingkat aktivitas fisik juga memicu adanya peningkatan risiko penyakit kritis di usia muda yang juga menjadi faktor penentu naiknya profil risiko.

Mengapa Repricing Penting Dibutuhkan bagi Peserta Asuransi?

Inflasi medis yang terjadi membuat perusahaan asuransi melakukan langkah peninjauan atau penyesuaian harga premi yang disebut repricing.

Jika langkah peninjauan ini tidak dilakukan, maka dapat terjadi ketidakseimbangan antara premi yang dibayarkan dengan biaya klaim yang terus meningkat yang jika dibiarkan dapat berdampak langsung pada kualitas layanan dan keberlangsungan produk.

Dalam mengatur penerapan repricing, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan POJK Nomor 36 Tahun 2025 terkait Penguatan Ekosistem Asuransi Kesehatan, dimana di dalamnya mengatur mekanisme peninjauan premi/kontribusi, atau repricing.

Dengan adanya pemberlakuan aturan ini, perusahaan asuransi hanya dapat melakukan repricing paling banyak 1 kali dalam 1 tahun dengan pemberitahuan tertulis 30 hari kalender sebelumnya kepada para peserta polis asuransi.

Aturan ini memiliki tujuan utama untuk melindungi Nasabah/Peserta agar manfaat asuransi tetap dapat digunakan dalam jangka panjang di tengah kenaikan biaya kesehatan, sehingga penyesuaian premi lebih terukur dan dapat diantisipasi berdasarkan riwayat kesehatan.

Tips Memilih Premi Asuransi Kesehatan

Walaupun biaya medis terus mengalami kenaikan, terdapat beberapa langkah strategis yang dilakukan agar perlindungan kesehatanmu tetap ekonomis.

Pertama, memilih premi asuransi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Jangan tergiur dengan adanya limit tahunan hingga miliaran rupiah padahal yang dibutuhkan hanya proteksi dasar yang fungsional.

Ada pula metode CoB atau Coordination of Benefit antara asuransi kantor dan asuransi pribadi yang digunakan untuk mengoptimalkan manfaat klaim.

Umumnya, asuransi kesehatan yang diberikan kantor sudah memberikan proteksi dasar yang fungsional, dengan begitu kamu dapat mengambil asuransi tambahan yang berfokus pada penyakit kritis atau santunan harian saja.

LGI bekerja sama dengan Lifepal menghadirkan pilihan asuransi kesehatan dengan manfaat yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansialmu. Dengan pilihan limit tahunan hingga ratusan juta rupiah serta lebih dari 1000 jaringan rumah sakit rekanan, kamu dapat menyesuaikan premi tanpa harus mengorbankan kualitas perlindungan.

Was this article helpful?
Subscribe to our newsletter
Click subscribe to subscribe to our article newsletter
Share MyPro on
facebook
twitter
instagram
About MyProtection News Jakarta
MyProtection is one of the pioneer portals for purchasing health insurance and general insurance online which can be accessed via website and application platforms since 2017.
Recommended Articles
Automotive
5 mins read • 02/02/2026
4 Signs Your Car Remote Battery Is Dying and How to Replace It Properly

There are several indicators that your car's remote battery is running low, such as a dim or dead indicator of light, shorter range, and more.

In most cases, you can replace it yourself by following the vehicle’s manual. You can also check the code on the old battery to ensure you buy the right replacement.

The most common types of car remote batteries are CR2032, CR2025, and CR 2016.

baterai remote mobil

4 Signs Your Car Remote Battery Is Dying and How to Replace It Properly

To help you recognize the warning signs that your car's remote battery is weakening or about to run out, here are the main indicators you should know!

1. Remote Becomes Unresponsive

The most common sign your car's remote battery is dying is when the remote buttons start becoming unresponsive, where you need to press them multiple times before the car responds. This indicates that the battery is already running low.

2. Shorter Signal Range

Normally, a car remote signal can reach from 5 to 20 meters, and on some car models, it can even work up to 30 to 50 meters.

If your vehicle only responds when you are very close, it could be a strong indicator that the remote battery is weak or nearly dead.

3. Needing to Press Buttons Repeatedly

Another sign of a weak car remote battery is when you have to press the buttons several times before it works.

This happens because the power is not strong enough to send a proper signal to the vehicle, so the buttons need to be pressed more than once.

4. Visual Indicators

Some car remotes come with a small LED light. If the battery is weak, this indicator light will become dim or stop lighting up entirely when pressed, showing that the power inside is already drained.

If this happens, it’s best to replace the battery immediately with a new one that matches the specifications to restore your car’s remote function.

After learning about the signs, you also need to know the right steps to replace the car remote battery. Here’s how:

  1. Prepare the tools, such as a small screwdriver, tweezers, or a thin pocket knife, if needed to open the remote cover.

  1. Open the remote cover and use the prepared tools carefully. Some remotes may have screws that need to be removed first.

  1. Remove the old battery. Carefully take out the battery using tweezers.

  1. Insert the new battery, check the manual, and insert the replacement battery according to the recommended type and direction.

  1. Close the remote casing after installation, close the casing, and make sure everything is securely in place.

Those are the key signs of a weak car remote battery and the proper steps to replace it. Ideally, once you notice the early signs of a weak battery, you should replace it right away to ensure your car's remote works optimally.

Avoid waiting until the battery is completely dead, as this can disrupt your daily activities and mobility.

Hopefully, this guide helps you keep your car's remote functioning at its best!

*PT Lippo General Insurance Tbk is licensed and supervised by Financial Services Authority (OJK)

Read Article
Automotive
5 mins read • 17/03/2026
Latest SIM Renewal Fees and Requirements You Must Meet!

SIM A is a driving license that must be owned by every driver of a four-wheeled or more motor vehicle in Indonesia, including passenger cars and commercial vehicles weighing no more than 3.500 kg.

The validity period of SIM A is 5 years from the date of issuance, and once it expires, it must be renewed immediately.

There are renewal fees for SIM A, which include the issuance fee, health test fee, psychological test fee, and insurance fee. Check out the details below!

Latest SIM Renewal Fees and Requirements You Must Meet!

Biaya Perpanjang Sim A

According to Government Regulation (PP) No. 76 of 2020 concerning the Types and Tariffs of Non-Tax State Revenue (PNBP) that regulates SIM A renewal fees, the issuance fee is IDR 80.000.

If the renewal is done at the Satpas office or Public Service Mall, the fees for the health test, psychological test, and insurance are usually fixed.

The health test generally costs IDR 35.000. The psychological test fee, which was previously IDR 60.000, has increased to IDR 100.000.

However, a cheaper alternative is taking the psychological test online, which costs IDR 57.500. Lastly, the insurance fee is IDR 50.000.

If the rates are the same, you will need to prepare around IDR 265.000 for the SIM A renewal. But if you take the online psychological test, the total will be IDR 222.500.

How to Renew SIM A via Offline

As the most preferred method by many people these days, here are the steps to renew SIM A via offline:

  1. Visit a SIM renewal service location such as Satpas, SIM Keliling, or a SIM service counter.

  1. Take a SIM renewal application form.

  1. Fill out the form with accurate and complete personal data.

  1. Undergo a physical health examination at the service location.

  1. Have your photo taken and verify your identity.

  1. Make the payment according to the applicable renewal fee.

  1. Wait for the new SIM A to be printed and issued.

How to Renew SIM A via Online

Besides offline services, SIM A renewal can also be done online through the official Digital Korlantas POLRI application, available both on Android and iOS. Here’s how:

  1. Download the Digital Korlantas POLRI app to your mobile phone.

  1. Complete the registration process and upload the required documents, such as your ID card (KTP), old SIM, health test result, and passport photo.

  1. Make the payment using the available methods in the app.

  1. Once all steps are completed, your SIM A renewal will be processed and sent to the address provided in the form.

SIM A Renewal Requirements

In addition to the fees, there are several requirements you must meet to renew your SIM A, including:

  • Five photocopies of your e-KTP or ID card

  • Original SIM A

  • Medical certificate from a doctor

  • Certificate of passing the psychological test

  • Proof of active BPJS Health or National Health Insurance (JKN) membership.

If you plan to renew your SIM A at a Public Service Mall, you must first obtain an online queue number. The renewal process is usually quick, taking about 30 minutes.

So, that’s the breakdown of the SIM A renewal fees you need to prepare and the requirements you must meet to ensure a smooth process. Hopefully, this is useful!

*PT Lippo General Insurance Tbk is licensed and supervised by Financial Services Authority (OJK)

Read Article
All Category
5 mins read • 09/12/2019
Seharian Kerja Depan Komputer? Stretching Dulu, Yuk!

Jakarta, 9 Desember 2019 - MyProtection News

Sebagian dari kita mungkin merasa nyaman sebagai pekerja kantor. Walaupun pekerjaannya mungkin mengasyikan, tapi ada juga resiko bekerja kantoran. Terutama jika Anda adalah pekerja atau individu yang harus menggunakan komputer seharian. Mungkin Anda pernah merasakan ketiga kondisi ini. Leher pegal, mata perih, dan tubuh yang kaku karena harus duduk dengan posisi yang sama selama berjam-jam.

Menurut riset, terlalu lama duduk bisa mempengaruhi kesehatan seperti gangguan tulang leher, pengingkatan resiko obesitas, melemahnya otot, dan gangguan pada kaki. Belum lagi sempitnya ruang bekerja mungkin mempengaruhi kebebasan bergerak Anda. Stres dan tekanan kerja juga bisa menambah rasa tidak nyaman pada tubuh maupun psikis. Padahal jika tubuh tidak fit, rasanya konsentrasi bekerja pun akan terganggu.

Karenanya, agar badan bisa kembali segar dan fokus kembali maksimal, Anda bisa mencoba gerakan stretching ringan di bawah ini!

  1. Peregangan atau stretching leher: Putar leher Anda menghadap kanan, tahan 10 detik, lalu ganti posisi leher menghadap kiri dan ulangi step selanjutnya.
  2. Peregangan atau stretching bahu: putar bahu Anda ke arah depan 10 kali dan ke arah belakang 10 kali dan ulangi secukupnya untuk mengurangi rasa pegal.
  3. Peregangan atau stretching pinggang: putar badan bagian atas Anda ke arah kanan, tahan 10 detik, lalu ulangi step yang sama dengan menghadap ke kiri
  4. Peregangan atau stretching tangan: putar pergelangan tangan Anda ke atas dan ke bawah lalu lakukan kibas-kibaskan telapak tangan selama 1 menit agar kembali siap mengetik di keyboard
  5. Peregangan atau stretching kaki: sambul duduk di kursi Anda, angkat kaki dari lantai dan luruskan, gerakan pergelangan kaki Anda ke atas dan ke bawah.

Selain melakukan stretching ringan seperti di atas, Anda juga bisa memanfaatkan ruang kantor untuk bergerak. Misalnya, biasakan menggunakan tangga daripada lift untuk naik ke lantai atas yang tidak terlalu tinggi. Anda juga bisa sering bergerak mengambil minum dari cubicle ke pantry. Manfaatkan juga waktu istirahat untuk melakukan peregangan tubuh.

Selamat mencoba!

Salam,
Sahabat MyProtection

Read Article