Home
/
Articles
/
All Category
/
Gaji Naik, Tabungan Juga Harus Ikut Naik!

Gaji Naik, Tabungan Juga Harus Ikut Naik!

11 February 2020 | MyProtection News Jakarta

Jakarta, 11 Februari 2020 - MyProtection News

Kenaikan gaji merupakan hal yang menyenangkan bagi banyak orang. Pertanyaannya, ketika pemasukan Anda bertambah, apakah tabungan Anda ikut “naik gaji”?

Saat pendapatan kita bertambah, gaya hidup pun bisa ikut berubah. Ketika kita merasa memiliki lebih banyak uang, mungkin kita akan berpikir bahwa kita bisa membeli lebih banyak barang. Bahkan kita pun lebih berani untuk mengeluarkan sejumlah uang besar untuk barang mahal seperti rumah, mobil, dan tiket liburan.

Pengeluaran yang makin besar kini terkadang tidak diiringi dengan peningkatkan jumlah uang yang ditabung. Misalnya, pendapatan per tahun Anda naik dari Rp 100 juta per tahun menjadi Rp 150 juta per tahun. Biasanya, Anda menabung 10% dari total pendapatan. Namun, setelah kenaikan gaji, Anda bisa mulai menaikan presentase uang yang bisa ditabung.

Penting sekali untuk menabung khususnya jika Anda ingin memiliki pensiun. Semakin dekat diri kita dengan usia pensiun, semakin besar dana yang harus disisihkan. Namun, kalangan muda masih bisa sedikit bernapas lega dalam menyiapkan dana pension.

Jika Anda ingin mulai mengelola keuangan, mungkin Anda bisa menerapkan 50-30-20 rule yang dibahas dalam artikel ini. Intinya, Anda bisa menyisihkan 50% pendapatan untuk kebutuhan pokok, 30% dana untuk belanja kebutuhan tersier, dan 20% sisanya untuk ditabung, baik dalam tabungan biasa, deposito, hingga investasi.

Jangan lupa tabunganmu juga perlu naik gaji, ya!

Salam,
Sahabat MyProtection

Was this article helpful?
Subscribe to our newsletter
Click subscribe to subscribe to our article newsletter
Share MyPro on
facebook
twitter
instagram
About MyProtection News Jakarta
MyProtection is one of the pioneer portals for purchasing health insurance and general insurance online which can be accessed via website and application platforms since 2017.
Recommended Articles
All Category
5 mins read 30/12/2019
Money Management Tips, Penting untuk Pemula!

Setelah gajian, rasanya ada banyak hal yang ingin Anda beli. Baju baru, sepatu baru, hingga mulai mencicil rumah baru. Namun, sebelum Anda fokus untuk menghabiskan gaji, ada baiknya Anda melakukan money management. Bagi para pemula, mengatur keuangan mungkin terasa membingungkan. Oleh karena itu, MyProtection memberikan beberapa tips mengatur keuangan yang bisa Anda terapkan!

Cara termudah dalam mengatur keuangan adalah mengaplikasikan 50:30:20 rule. Apa itu aturan 50:30:20? Artinya, anda bisa membagi pengeluaran anda ke dalam tiga kategori utama. Setengah atau 50% dari pendapatan anda digunakan untuk membayar tagihan bulanan dan kebutuhan pokok. Misalnya seperti listrik, belanja bulanan, cicilan, serta biaya transportasi.

Kemudian 30% dari budget keuangan Anda dapat disisihkan sebagai dana fleksibel. Sehingga barang yang ada inginkan tetapi tidak esensial dapat dibeli dengan budget ini. Contohnya Anda bisa menggunakan dana fleksible untuk membeli baju, menonton bioskop, atau bepergian.

Terakhir, 20% dari penghasilkan Anda bisa dialokasikan untuk mencapai tujuan finansial Anda yaitu investasi, tabungan, dan asuransi. Sehingga Anda memiliki dana yang dapat dipakai saat keadaan terdesak atau memenuhi impian Anda. Contohnya, Anda bisa mengalokasikan dana dengan berinvestasi asuransi untuk Anda dan keluarga seperti Perlindungan Kesehatan Prima untuk mengantisipasi biaya perawatan medis di masa depan.

Selain menerapkan aturan 50:30:20 ini, Anda juga harus mengenali pola penggunaan uang Anda. Bisa jadi, Anda bisa mengalokasikan dana lebih banyak untuk menabung. Sebaliknya, pada bulan tertentu Anda harus mengalokasikan lebih banyak dana untuk pengeluaran mendesak. Tentukan prioritas keuangan Anda dengan memilih tagihan/barang apa yang sangat diperlukan tiap harinya. Kurangi pengeluaran berlebihan pada barang atau jasa yang tidak esensial. Misalnya, Anda sering mengonsumsi kopi kekinian di kafe atau membeli camilan di minimarket. Pengeluaran "kecil" ini ternyata dampaknya lumayan, lho! Anda bisa melakukan penghematan dengan membeli kopi seminggu sekali saja atau mencoba membuat kopi sendiri.

Tips Money Management bagi Pemula

Agar dapat lebih memahami dan mengetahui berbagai tips money management bagi pemula, berikut ini hal-hal yang dapat kamu lakukan dengan mudah!

1. Mencatat Pendapatan dan Pengeluaran

Tips pertama, yaitu lebih peduli dan memulai mencatat pendapatan dan pengeluaran yang dilakukan. Melakukan hal ini dapat membantu kamu untuk mengetahui dan melacak kondisi keuangan setiap bulannya.

Bagi sahabat MyProtection yang ingin memulainya, kamu dapat mencatat di notes kecil, ataupun memanfaatkan gadget yang kamu miliki dimana saat ini sudah banyak aplikasi yang dapat mempermudah pencatatan keuangan.

2. Memperhatikan Hal Kecil

Selanjutnya, memperhatikan segala pengeluaran bahkan sekecil apapun dan tidak menganggap remeh hal tersebut. Biasanya, tipe pengeluaran ini lah yang awalnya dianggap kecil namun lama kelamaan dapat membuat pengeluaran tidak terkontrol.

Hal-hal seperti membeli kopi setiap hari hingga camilan di sore hari yang jika dilakukan setiap hari dapat mempengaruhi pengeluaran. Berbeda dengan ketika seseorang ingin membeli barang mahal yang harus dipikirkan dengan matang, hal-hal kecil di atas sering kali dianggap remeh dan membuat pengeluaran finansial tidak terkontrol.

Oleh sebab itu, penting untuk sahabat MyProtection untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan pengeluaran dan hal-hal kecil sekalipun.

3. Menghindari Pengeluaran Demi Gengsi

Membeli barang trending atau branded karena gengsi atau memenuhi gaya hidup juga harus dihindari untuk memiliki money management yang baik.

Sering kali, orang-orang membeli barang yang tidak benar-benar mereka butuhkan hanya karena perkembangan tren yang ada dan memenuhi gengsi sendiri.

Oleh sebab itu, penting untuk terlebih dahulu memikirkan secara matang apakah barang yang ingin dibeli benar-benar dibutuhkan atau tidak dan apakah uang tersebut lebih baik digunakan untuk menambah dana tabungan.

4. Membuat Prioritas Kebutuhan

Menyusun daftar prioritas kebutuhan juga penting untuk memiliki manajemen keuangan yang baik. Sahabat MyProtection dapat membuat dari mengurutkan kebutuhan dari yang sifatnya mendesak hingga kebutuhan yang dianggap masih dapat ditunda terlebih dahulu.

Membuat skala prioritas akan kebutuhan juga dapat membantu dalam mengatur pengeluaran dan mengajarkan kita untuk lebih hemat dan teratur.

5. Memasang Target Masa Depan

Tips efektif lainnya untuk mengatur keuangan adalah memiliki target yang ingin dicapai di masa depan. Baik target kecil maupun target besar yang ingin di raih dapat membantu dalam pengaturan finansial yang lebih baik.

Seperti contohnya, ketika sudah berusia 30 tahun kamu menginginkan untuk memiliki kendaraan pribadi atau bahkan rumah pribadi. Dengan memiliki target yang ingin dicapai, kamu juga akan lebih terpacu untuk menabung dan meraih keinginan tersebut.

6. Disiplin Menabung

Banyak orang memiliki persepsi yag salah tentang menabung. Dimana, mereka menganggap bahwa menabung dilakukan di akhir bulan tergantung sisa uang yang mereka miliki.

Seharusnya, menabung dilakukan di awal bulan dengan membuat target dan langsung menyisihkan uang yang ingin ditabung. Kamu dapat membuat tabungan atau rekening terpisah agar uang tersebut dipisahkan dari rekening yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

7. Mulai Berinvestasi

Selain menabung biasa, berinvestasi juga dapat memberikan potensi keuangan yang besar jika dilakukan dengan benar.

Walaupun begitu, tidak dapat dihindari pula bahwa berinvestasi juga datang dengan berbagai risiko. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mempelajari dan melatih kemampuan investasi yang kamu miliki agar strategi yang telah dibuat dapat berjalan dengan baik.

Selamat mengatur uang dengan lebih cerdas!

Salam,
Sahabat Myprotection

Read Article
All Category
5 mins read 06/03/2025
Gaya Hidup Minimalis dan Cara Penerapannya yang Tepat!

Gaya hidup minimalis atau yang dapat juga disebut sebagai simple living dapat menjadi solusi cerdas dalam mengurangi penggunaan dana untuk hal-hal yang tidak diperlukan dan menghindari pemborosan. Langkah ini juga diambil guna mencapai kondisi finansial yang lebih sehat dan stabil.

Namun, bagaimana cara menerapkan gaya hidup minimalis yang tepat? Dan mengapa sahabat MyProtection dapat menerima banyak manfaat dari penerapannya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Pengertian Gaya Hidup Minimalis

Pengertian Gaya Hidup Minimalis

pexels

Konsep gaya hidup minimalis memiliki sejarah yang panjang, dikenal sejak zaman kuno dan masih digunakan hingga saat ini dengan kemunculan gerakan minimalis modern.

Di abad ke-19, Ralph Waldo Emerson dan Henry David Thoreau menjadi tokoh di Amerika Serikat yang membantu mempopulerkan konsep hidup ini yang menekankan kesederhanaan untuk mencapai pengetahuan yang mendalam.

Menurut mereka, gaya hidup sederhana, tenang, dan kesendirian inilah yang menjadi kunci untuk meraih pemahaman mendalam terkait eksistensi manusia.

Fokus utama gaya hidup minimalis sendiri adalah menjaga keberlanjutan alam dan lingkungan guna menjalani kehidupan yang lebih sederhana dan terkendali.

Seorang dengan gaya hidup ini pada umumnya berupaya meminimalisir pengeluaran untuk hal-hal yang tidak diperlukan serta memiliki fokus pada hal yang memberikan nilai sejati pada kehidupan.

Hal yang harus diketahui, bahwa hidup minimalis bukan hanya berupa mengurangi barang yang dimiliki. Namun juga mampu mengelola waktu dan energi yang dimiliki lebih efisien dan berfokus pada hal yang penting.

Manfaat Gaya Hidup Minimalis

Dengan menerapkan gaya hidup minimalis, terdapat beberapa manfaat yang bisa dirasakan dan diterima, seperti:

1. Sehat secara finansial

Sehat secara finansial

pexels

Manfaat pertama dari gaya hidup minimalis adalah membantu dalam proses pengelolaan finansial seseorang menjadi lebih efektif dengan mengurangi pengeluaran yang dianggap tidak penting atau diperlukan.

2. Menghemat waktu dan tenaga

Selanjutnya, menghemat waktu dan tenaga karena barang yang dimiliki juga lebih sedikit dan efisien, sehingga proses pengelolaan dan perawatan barang yang dimiliki juga lebih singkat baik dari segi waktu dan tenaga.

Contohnya, ketika kamu memiliki 30 baju di rumah akan lebih dan terasa ringan dibandingkan memiliki ratusan baju. Terutama dalam tahapan menyimpan, menata, mencuci, menyetrika, dan hal lainnya yang harus dilakukan untuk merawat baju-baju tersebut.

Bukan hanya itu, jika kamu memiliki 4 mobil, waktu dan biaya yang dikeluarkan juga akan lebih besar dibandingkan ketika kamu memiliki 1 mobil yang digunakan secara efisien.

3. Mengurangi stres

Mengurangi stres

pexels

Gaya hidup minimalis juga dapat membantu mengurangi stres dan beban mental maupun emosional yang dimiliki dari lingkungan sekitar. Karena mengedepankan nilai sederhana dan terorganisir, kamu akan memiliki ketenangan dan kelegaan pikiran.

Banyaknya barang yang dimiliki juga dapat membuat seseorang merasa kewalahan yang dapat berkontribusi munculnya stres. Dengan mengurangi jumlah barang dan fokus pada efisiensinya, pikiranmu juga akan terasa lebih tenang dan ringan.

4. Memberi ruang untuk hal yang lebih penting

Dengan mengedepankan kesederhanaan dan berkurangnya gangguan yang sering kali disebabkan hal-hal tidak penting, kamu akan memiliki ruang lebih banyak untuk fokus pada hal yang lebih penting, seperti pengembangan diri, hobi, maupun hubungan.

5. Kemampuan untuk berbagi dengan orang lain

Dengan menganut gaya hidup yang mengedepankan nilai sederhana, kamu juga akan memiliki kesempatan dan kemampuan lebih besar untuk berbagi dengan orang lain di sekitarmu.

6. Ramah lingkungan

Penggunaan dan pengonsumsian barang yang berlebihan juga dapat menimbulkan dampak negatif pada lingkungan, gaya hidup minimalis yang mengedepankan kesederhanaan dan menentang konsumerisme dapat membantu dalam menjaga lingkungan.

7. Kualitas dibanding kuantitas

Dengan gaya hidup ini, kamu akan di dorong untuk memiliki fokus pada barang yang berkualitas tinggi dan memiliki nilai bermakna dibandingkan dengan seberapa banyak yang dimiliki dengan kualitas lebih rendah.

8. Kesadaran atas kebutuhan

Memiliki gaya hidup minimalis juga dapat memberikan kesadaran pada seseorang apa yang sebenarnya benar-benar dibutuhkan.

Untuk menentukan hal ini, kamu dapat membuat skala prioritas dari barang-barang yang memang dibutuhkan dan esensial bagi kehidupan hingga kebutuhan sekunder maupun tersier yang sekiranya dapat ditunda atau kurang dibutuhkan.

9. Mengurangi sikap impulsif

Penerapan minimalism juga dapat menghindari dan mengurangi sikap impulsif ketika berbelanja. Di mana, sering kali adanya promo maupun potongan harga yang memancing keimpulsifan seseorang.

Dengan menerapkan gaya hidup ini, kamu dapat berpikir lebih panjang mengenai barang apa yang benar-benar dibutuhkan, dan dapat berpikir dua kali ketiak melihat barang promo atau diskon, apakah benar-benar dibutuhkan atau tidak.

Cara Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Cara Menerapkan Gaya Hidup Minimalis 

pexels

Untuk memulai menerapkan gaya hidup minimalis sendiri terdapat beberapa langkah yang dapat kamu lakukan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai berikut.

1. Mengurangi kekacauan dan mengorganisasi rumah

Marie Kondo yang dikenal sebagai pakar kerapian dan metode KonMari-nya menyatakan tiga langkah yang dapat dilakukan dalam mengorganisasi barang di rumah.

  • Menghilangkan barang yang tidak diperlukan, menurutnya rumah yang berantakan dapat menimbulkan kekacauan mental dan mengurangi efisiensi. Oleh sebab itu, memilah barang dan mengurangi barang dengan cara menyumbangkan yang masih layak dapat memberikan ketenangan.

  • Prinsip “satu masuk, satu keluar”, sebelum membeli barang baru kamu harus menyingkirkan barang serupa yang tidak lagi digunakan dan diperlukan untuk menghindari penumpukan barang yang tidak lagi digunakan.

  • Konsep penyimpanan sederhana dan efisien, agar proses penyimpanan barang tetap teratur dan mudah diakses kamu dapat memberikan nama atau label ke kotak penyimpanan sehingga lebih efisien.

2. Menghargai dan memiliki hubungan bermakna

Bukan hanya dalam pengelolaan barang, gaya hidup minimalis juga dapat diterapkan dalam menjalin hubungan sosial. Simak langkah-langkahnya.

  • Menghabiskan waktu bersama orang penting, dapat berupa keluarga, pasangan, teman, maupun orang lagi yang berarti dalam kehidupanmu. Dengan memfokuskan diri pada orang-orang yang memang membawa kebahagiaan dan cinta dalam kehidupan maka kamu akan merasa bahagia.

  • Membatasi pengonsumsian media sosial, dibandingkan menghabiskan waktu di depan layar, kamu dapat menghabiskan waktu dengan orang-orang yang ada di sekitarmu secara langsung tanpa gangguan perangkat elektronik.

  • Berkomitmen dalam hubungan, baik itu keluarga, teman, maupun pasangan romantis, kamu dapat memprioritaskan hubungan-hubungan tersebut yang dapat memberikan kebahagiaan dan perkembangan diri.

3. Menemukan keseimbangan dalam konsumsi dan kehidupan

Dalam kehidupan, terdapat banyak kebutuhan yang ingin dipenuhi. Untuk menemukan keseimbangan antara konsumsi dan kehidupan kamu dapat mengikuti langkah-langkah ini!

  • Mengenali perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, kebutuhan merupakan hal dasar yang diperlukan untuk bertahan hidup, seperti makanan, pakaian, hingga tempat tinggal. Sedangkan keinginan merupakan hal-hal yang tidak terlalu signifikan dalam kelangsungan hidup, seperti baju baru setiap minggu, membeli kopi setiap hari, dan sebagainya.

  • Mencari kesenangan dari aktivitas non-material, kesenangan dalam hidup bukan hanya dapat dicapai secara material, namun juga dapat secara emosional, intelektual, hingga spiritual yang tidak menyebabkan pengeluaran berlebih. Seperti contohnya, olahraga, meditasi, membaca, hingga menghabiskan waktu di alam.

  • Mengembangkan hobi dan kreativitas, dibandingkan menghabiskan uang, tenaga, dan waktu untuk memenuhi keinginan konsumerisme, akan lebih efisien jika hal-hal tersebut dihabiskan untuk mengembangkan hobi dan kreativitas yang kamu inginkan.

Kekurangan Gaya Hidup Minimalis

Walaupun memiliki banyak kelebihan yang dapat memberikan manfaat dan dampak bagi kehidupan seseorang, gaya hidup minimalis juga memiliki beberapa kekurangan yang harus dipertimbangkan, seperti:

1. Tantangan penyesuaian

Dalam mengubah gaya dan pandangan hidup dari konvensional ke minimalis bukanlah suatu hal yang mudah dan dapat memberikan tantangan tersendiri.

Karena kebiasaan konsumtif seseorang yang sudah memenuhi kehidupan sehari-hari, mengubah kebiasaan ini akan membutuhkan penyesuaian yang tidak mudah.

2. Keterbatasan mengekspresikan diri

Pada beberapa orang, minimalism ini dapat menimbulkan keterbatasan mengekspresikan diri. Dalam konteks ini dapat berupa dekorasi rumah maupun penampilan diri yang menjadi terbatas karena pilihan yang terbatas karena harus mengedepankan nilai kesederhanaan.

3. Pertimbangan sosial

Beberapa orang juga mempertimbangkan sisi sosial yang dapat menjadi dampak ketika menjalankan gaya hidup minimalis. Di mana, sering kali di tengah masyarakat nilai seseorang sering kali diukur melalui materi maupun gaya hidup konsumtifnya.

Oleh sebab itu, menjalani minimalism dapat menjadi pertimbangan sebagian orang, di mana sering kali dilabeli sebagai seseorang yang pelit maupun irit di tengah masyarakat dan lingkungan sosial.

4. Tantangan dalam hubungan

Untuk mengubah gaya simple living ini sering kali terdapat tantangan yang muncul baik dari keluarga, pasangan, maupun orang-orang di sekitarmu. Hal ini dapat muncul karena adanya perbedaan nilai serta prioritas yang dapat menjadi sumber konflik.

5. Pilihan terbatas

Minimalism juga dapat membatasi pilihan yang kamu punya di berbagai aspek, mulai dari pilihan pakaian, dekorasi, ataupun makanan yang dapat menyebabkan batasan-batasan bagi seseorang untuk memiliki kebebasan pilihan.

6. Pertimbangan saat memiliki anak

Ketika seseorang yang menerapkan gaya hidup minimalis memiliki anak, maka penerapannya juga dapat menjadi pertimbangan tersendiri.

Di mana, dalam memenuhi kebutuhan anaknya sering kali dihadapkan dengan tantangan-tangangan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya dengan menerapkan nilai minimalis ini.

7. Ketidaknyamanan sementara

Karena proses adaptasi yang tidak mudah, mengubah gaya hidup konvensional menjadi minimalis dapat menimbulkan ketidaknyamanan dalam kurun waktu tertentu.

8. Tidak cocok untuk semua orang

Walaupun terkesan mudah dilakukan, gaya hidup minimalis sendiri tidak selalu coock dengan semua orang. Dimana, beberapa orang mendapatkan kebahagiaannya melalui materi dan kepemilikan barang-barang yang tidak dapat diubah dengan mudah.

9. Tantangan menjaga keseimbangan

Memaksakan gaya hidup minimalis juga dapat menimbulkan tantangan dalam menjaga keseimbangan di berbagai aspek kehidupan, mulai dari pekerjaan dengan kehidupan pribadi yang berbeda pada tiap individu.

10. Tekanan dari masyarakat

Seseorang yang menjalankan minimalism juga dapat menerima tekanan dari masyarakat yang masih mengedepankan dan terpaku pada konsep serta gaya hidup konvensional, seperti kepemilikan material maupun perilaku konsumtif.

Contoh Gaya Hidup Minimalis

Bagi sahabat MyProtection yang ingin mempelajari bagaimana cara menerapkan gaya hidup minimalis sendiri, terdapat beberapa contoh kegiatan yang dapat dilakukan sehari-hari yang mengedepankan nilai kesederhanaan, efisien, serta terkendali. Simak selengkapnya!

1. Pengelolaan Barang

Contoh pertama dalam penerapan gaya hidup minimalis adalah pengelolaan barang. Dimana, pada umumnya orang-orang yang mengadopsi gaya hidup ini memiliki jumlah barang yang lebih sedikit.

Barang-barang yang tidak lagi digunakan akan disaring dan mempertahankan barang-barang yang memang dibutuhkan dan dianggap esensial.

Seperti contohnya, pakaian yang sederhana dan dapat digunakan di setiap acara, peralatan dapur yang multifungsi, serta perabotan rumah tangga yang memang dianggap penting.

2. Rencana Keuangan

Selanjutnya, memiliki rencana keuangan serta pengelolaan keuangan yang baik agar dapat berhemat dan mengeluarkan uang dengan bijak.

Pada umumnya, orang-orang pelaku minimalism memiliki anggaran yang lebih ketat dan mampu melakukan investasi pada barang atau hal yang dinilai dapat menguntungkan mereka dalam jangka waktu panjang.

Mereka juga menghindari pengeluaran untuk hal-hal yang tidak diperlukan yang memicu perilaku konsumtif, seperti mengikuti tren maupun membeli barang-barang mewah.

3. Beraktivitas Sederhana

Pelaku gaya hidup ini juga pada umumnya mampu menemukan kebahagiaan dari hal-hal yang dianggap sederhana.

Mereka dapat menemukan kebahagiaan dengan menghabiskan waktu melakukan aktivitas sederhana yang tidak mengharuskan mereka mengeluarkan banyak uang maupun barang, mulai dari jalan menikmati alam, membaca buku, hingga berolahraga di rumah.

4. Hemat Energi dan Sumber Daya

Pelaku minimalism juga sangat memprioritaskan penghematan energi serta sumber daya dengan menggunakannya secara bijak.

Penerapannya sendiri beragam, mulai dari menghemat energi dengan mematikan peralatan listrik serta lampu ketika tidak digunakan, menggunakan air semaksimal mungkin, hingga mendaur ulang barang-barang yang tidak lagi terpakai untuk dijadikan barang lain yang bermanfaat.

5. Penataan Ruang Sederhana

Orang-orang minimalism juga pada umumnya memiliki preferensi desain yang bersih dan minimalis, termasuk dalam penataan ruang yang cenderung lebih sederhana.

Pelaku minimalism biasanya menghindari penataan ruang yang terlalu berlebihan dan mengedepankan fungsi dan barang-barang yang dapat membantu dalam pengorganisasian dalam menjaga kerapian dan menghindari kekacauan.

6. Hubungan Sosial Bermakna

Dalam penerapannya, orang-orang minimalism juga lebih berfokus pada hubungan sosial bermakna dibandingkan mengedepankan kepemilikan yang bersifat material.

Mereka akan lebih memiliki untuk menghabiskan waktu dengan orang-orang yang memang mereka peduli dan cintai serta membangun pengalaman dengan orang-orang yang mampu memperkaya hidup mereka.

7. Keseimbangan dan Kesehatan Mental

Keseimbangan dan kesehatan mental juga menjadi nilai yang dikedepankan dalam gaya hidup minimalis. Hal ini dapat diwujudkan dengan berbagai aktivitas yang dapat membantu menjaga ketenangan jiwa tersebut, mulai dari meditasi, yoga, dan sebagainya.

Nah, itulah pembahasan seputar gaya hidup minimalis yang dapat menciptakan pola hidup yang lebih sederhana, berkelanjutan, serta dapat mendatangkan berbagai manfaat bagi orang yang menerapkannya.

Gaya hidup minimalis juga menekankan fokus pada kesederhanaan khususnya dalam hal material dan finansial. Di mana, secara sederhananya adalah pengurangan pengonsumsian barang yang dianggap tidak penting.

Namun, perlu diperhatikan juga bahwa hal-hal dasar dan esensial juga harus tetap diprioritaskan, mulai dari pakaian, tempat tinggal, hingga makanan guna menjaga keberlangsungan hidup.

Untuk membantu dalam memberikan perlindungan bagi kesehatan sahabat MyProtection, Perlindungan Kesehatan Prima hadir dengan berbagai manfaat dan keunggulan produk yang ditawarkan, seperti:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin maupun obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan

  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan

  • Pilihan manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam contact center dan case monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Read Article
All Category
5 mins read 11/05/2020
Alternatif Makanan Untuk Cegah Kolestrol Selama Puasa

Jakarta, 11 Mei 2020 - MyProtection News

Setelah menahan lapar seharian, waktu berbuka merupakan momen yang dinantikan bagi yang menjalankan puasa. Momen berbuka bisa dimanfaatkan untuk menjalin kebersamaan dan menjaga silaturahmi. Apalagi ditambahkan makanan nikmat yang siap mengisi kekosongan perut.

Walaupun sedang berpuasa, Anda tetap harus memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi. Jika makan sembarangan, malah kesehatan tubuh bisa terancam. Untuk mejaga kadar kolestrol tetap aman dan jantung tetap sehat, Anda bisa mengonsumsi beberapa alternative makanan berikut ini.

Buka Puasa

Saat berbuka puasa, jangan lupa diawali dengan meminum segelas air putih & konsumsi buah seperti kurma yang bisa membantu menaikan gula darah setelah seharian berpuasa. Anda juga bisa mengganti kurma dengan buah segar lainnya yang mengandung gula seperti timun suri, melon, dan semangkan.

Kurangi makan gorengan yang bisa meningkatkan kalori & kadar kolestrol dalam tubuh. Konsumsi dalam jumlah kecil tentunya tak masalah. Jangan lupa mengonsumsi makanan bernutrisi lainnya.

Sahur

Ketika sahur, Anda bisa menggantikan asupan karbohidrat dari nasi putih dengan nasi merah atau roti gandum agar tubuh merasa kenyang lebih lama. Selain itu, disarankan agar Anda mengonsumsi sayur dan buah yang kaya serat agar sistem pencernaan tetap lancer selama puasa. Kurangi mengolah makanan dengan cara digoreng dalam minyak sehingga kadar kolestrol tetap aman.

Salam,
Sahabat MyProtection

Read Article