Home
/
Articles
/
All Category
/
Pakai Masker Tiap Hari, Sudah Benarkah?

Pakai Masker Tiap Hari, Sudah Benarkah?

5 August 2020 | MyProtection News Jakarta

Jakarta, 5 Agustus 2020 - MyProtection News

Hi, Sahabat MyProtection!

Anda pasti sudah tahu bahwa kamu harus menggunakan masker saat bepergian keluar rumah. Fungsinya mencegah Anda tertular atau menularkan virus. Nah, tapi ada kesalahan umum yang sering kita lakukan tanpa kita sadari. Cek dulu gambar yang satu ini!

Jangan lupa, dimana pun Anda berada, ada MyProtection yang setia jagain 24/7. Untuk info lebih lanjut seputar info produk asuransi, kamu bisa mengunjungi halaman produk di sini!

Atau hubungi tim kami di cs@myprotection.id dan 0804 133 8888

Salam,
Sahabat MyProtection

Was this article helpful?
Subscribe to our newsletter
Click subscribe to subscribe to our article newsletter
Share MyPro on
facebook
twitter
instagram
About MyProtection News Jakarta
MyProtection is one of the pioneer portals for purchasing health insurance and general insurance online which can be accessed via website and application platforms since 2017.
Recommended Articles
All Category
5 mins read 14/03/2025
25 Examples of School Rules That Every Student Must Follow and Obey!

School rules, whether written or unwritten, often play an important role in maintaining order and discipline among students at school. These rules consist of various regulations that must be followed and obeyed by every student within the school environment.

The existence of school rules is intended to create a conducive, safe, and orderly school atmosphere while preventing various unwanted negative incidents.

To better understand school rules and how they help create a safer, more comfortable, peaceful, and organized learning environment, this article will discuss them in more detail. Read on for the full explanation!

Read Article
All Category
5 mins read 20/04/2020
6 Tips Persiapan Puasa Selama Pandemi COVID-19

Jakarta, 20 April 2020 - MyProtection News

Sebentar lagi umat Muslim akan memasuki bulan yang penuh dengan makna, yaitu bulan Ramadan. Para umat muslim akan berpuasa 30 hari. Tentu saja, bagi Anda yang menjalankan puasa maka dibutuhkan persiapan matang.

Mengikuti imbauan dari Menteri Agama Fachrul Razi dalam Surat Edaran (SE) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Khususnya mengurangi aktivitas di luar rumah untuk mengurangi penyebaran COVID-19. Masyarakat juga diminta untuk beribadah dari rumah, termasuk ketika shalat tawarih.

Berikut ini, MyProtection juga punya beberapa tips untuk mempersiapkan puasa di tengah pandemi virus corona.

  1. Stok bahan makanan untuk 1 – 2 minggu ke depan

Untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, Anda bisa membeli bahan makanan untuk 1 – 2 minggu ke depan. Tak perlu memborong seluruh makanan atau panic buying, tetapi belilah produk yang diperlukan dan secukupnya. Anda juga bisa membuat daftar menu buka puasa untuk menghindari membeli produk yang tak dibutuhkan. Jangan lupa menggunakan masker dan cairan antiseptik ketika bepergian ke tempat umum seperti swalayan dan pasar.

  1. Sterilkan peralatan ibadah

Jaga kebersihan peralatan ibadah Anda baik yang lama ataupun baru dengan mencucinya atau menyemprotkan cairan disinfektan. Bagi peralatan berbahan kain, maka Anda bisa mencucinya dengan deterjen dan air lalu menjemurnya di bawah sinar matahari. Bagi peralatan lain selain kain atau serat, dapat disemprotkan dengan cairan disinfektan.

  1. Buat takjil dan menu sahur sendiri

Karena aktivitas di luar rumah dibatasi, maka Anda bisa membuat takjil dan menu sahur di rumah. Selain mengurangi resiko tertular virus, makanan pun bisa terjamin kebersihannya. Walaupun sebagian besar orang tidak bisa melakukan ngabuburit tahun ini, tapi Anda tetap bisa merasakan kebersamaan dengan memasak takjil bersama keluarga atau anak. Anda bisa menemukan berbagai kreasi resep makanan di internet.

  1. Jaga kebersihan jika memesan makanan dari luar

Jika Anda harus memesan makanan menggunakan jasa pengantaran, Anda tetap harus selalu waspada. Hindari kontak langsung dengan kurir. Jika Anda memang harus berkontak langsung dengan kurir, maka tetap jaga jarak aman minimal 1 meter. Bersihkan bungkus makanan dengan cairan disinfektan dan tuang isi makanan ke atas piring. Walaupun penularan virus lewat makanan memang tergolong kecil, taka da salahnya berjaga-jaga, bukan?

  1. Jangan melewatkan sahur

Ketika berpuasa, khususnya hari pertama, Anda sangat disarankan untuk tidak melewatkan sahur. Sehingga Anda tetap bertenaga ketika menjalani aktivitas sehari-hari. Jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan hidrasi dan asupan gizi ketika berbuka puasa.

  1. Konsumsi suplemen jika perlu

Ketika puasa, maka Anda tidak bisa mengonsumsi air putih atau makanan lainnya secara normal. Oleh karena itu, jika perlu, Anda bisa mengonsumsi suplemen multivitamin ketika berbuka puasa sehingga daya tahan tubuh tetap terjaga. Jangan lupa, Anda bisa menggunakan Saldo Prima untuk membeli obat/vitamin tanpa resep dokter dan diganti asuransi!

Salam,
Sahabat MyProtection

Read Article
All Category
5 mins read 17/01/2020
Penyebab Timbulnya Diabetes di Usia Muda

Jakarta, 17 Januari 2020 - MyProtection News

Dulu penyakit diabetes dan kolestrol dikaitkan dengan penyakit orang tua. Kini berdasarkan data, penderita diabetes tipe 2 di kalangan muda semakin bertambah. Obesitas dan gaya hidup tak sehat berkontribusi dalam peningkatan jumlah penderita penyakit ini.

Menurut WHO penderita diabetes tipe 2 terus bertambah setiap tahunnya. Pada 1980, sebanyak 108 juta penduduk dunia berusia di atas 18 tahun mengidap diabetes. Namun, pada 2014 lalu, penderita diabetes meningkat menjadi 422 juta orang.

Diabetes sendiri merupakan penyakit yang cukup mengerikan bila tidak ditangani dengan baik. Pasalnya, berdasarkan paparan World Health Organization, diabetes dapat menggangu kinerja jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, syaraf dan meningkatkan resiko kematian muda.

Lalu, mengapa diabetes bisa muncul di usia muda? Dilansir dalam CNN Indonesia, terdapat 7 faktor penyebab diabetes di kalangan dewasa muda.

  1. Gangguan fungsi pancreas

Organ tubuh satu ini mempunyai peran penting untuk mengatur sekresi insulin ke aliran darah. Insulin juga berguna untuk memecah gula dalam karbohidrat makanan menjadi energy. Selain itu, insulin juga berperan menyimpan glukosa dalam tubuh sebagai cadangan energy. Bagi individu yang mengalami gangguan fungsi pancreas, biasanya kadar insulin yang diproduksi tidak normal. Sehingga kadar gula darah melonjak akibat tidak bisa dipecah menjadi energy. Akhirnya, hal inilah yang menyebabkan timbulnya diabetes.

  1. Riwayat keluarga

Jika anggota keluarga Anda memiliki riwayat diabetes, maka Anda berpotensi lebih tinggi untuk mengidap penyakit yang sama. Namun, dengan menjaga pola makan dan gaya hidup, Anda bisa terhindar dari diabetes.

Baca juga: Kembali ke Usia 25 dengan Olahraga

  1. Obesitas

Kelebihan berat badan dan obesitas menjadi salah stau pemicu utama timbulnya obesitas. Jika tubuh memiliki kelebihan lemak, khususnya di lingkar pinggang, disinyalir besaran visceral lemak semakin besar. Menurut WHO, semakin besar longkaran pinggang maka semakin besar potensi seseorang mengidap diabetes.

Kelebihan berat badan dapat mengacaukan kerja hormone pada tubuh dan menurunkan respons tubuh terhadap insulin.

  1. Pola makan berantakan

Pola makan yang tidak sehat dan berantakan dapat meningkatkan resiko timbulnya diabetes. Sering mengonsumsi makanan/minuman instan, berlemak, daging yang diproses, serta mengandung gula menjadi penyebab utama obesitas yang akhirnya berujung pada diabetes. Selain makan sehat, Anda pun harus makan teratur. Lebih baik makan dengan porsi kecil tetapi sering.

  1. Konsumsi alcohol

Konsumsi alcohol berlebih serta merokok bisa mengganggu aktivitas metabolism dalam tubuh. Pada akhirnya, kadar insulin yang dihasilkan pun lebih sedikit. Kebiasaan mengonsumsi alcohol dan rokok merupakan hal yang umum di kalangan anak muda. Namun, selalu ingat bahwa mengonsumsi sesuatu secara berlebihan tidak akan baik.

  1. Malas bergerak

Berdasarkan data, kurang dari setengah penduduk usia dewasa melakukan akvitias fisik selama 150 menit per minggu. Selebihnya, masih banyak orang yang malas berolahraga. Padahal obesitas dan rasa “mager” merupakan penyebab utama dari diabetes. Anda bisa mencoba untuk hidup lebih sehat & mulai berolahraga dengan melakukan brisk walking. Jangan sampai di usia muda Anda malah tidak bertenaga.

Salam,
sahabat MyProtection

Baca juga: Perlindungan Kesehatan Prima – Premi Mulai dari Rp 6ribuan per Hari

Read Article