Home
/
Articles
/
Sport
/
Basketball: History, Rules, Techniques, and Health Benefits

Basketball: History, Rules, Techniques, and Health Benefits

4 August 2026 | MyProtection News Jakarta

Basketball is one of the most widely recognized sports in the world, enjoyed by people of all ages across different countries and cultures.

Its global popularity is reflected in prestigious competitions such as the National Basketball Association (NBA), the world's most famous and competitive professional basketball league, established in 1946.

Beyond professional tournaments, basketball is also commonly taught in schools, especially to children, as it offers numerous physical and mental health benefits. The sport helps improve cardiovascular fitness, coordination, teamwork, discipline, and strategic thinking, making it an excellent activity for overall development.

To better understand the game, let's explore the history of basketball, its development in Indonesia, the basic rules, essential techniques, and the many health benefits it provides.

Was this article helpful?
Subscribe to our newsletter
Click subscribe to subscribe to our article newsletter
Share MyPro on
facebook
twitter
instagram
About MyProtection News Jakarta
MyProtection is one of the pioneer portals for purchasing health insurance and general insurance online which can be accessed via website and application platforms since 2017.
Recommended Articles
All Category
5 mins read 20/05/2020
4 Tanaman Obat Yang Bisa Ditanam di Rumah

Jakarta, 20 Mei 2020 - MyProtection News

Sambil menjalankan karantina dan social distancing, ada berbagai kegiatan yang bisa Anda lakukan di rumah. Salah satunya berkebun. Tanaman yang Anda rawat pun bervariasi. Mulai dari tanaman hias hingga tanaman obat yang bermanfaat untuk kesehatan.

Berikut ini beberapa tumbuhan obat yang bisa Anda tanam sendiri di rumah dan perawatannya pun relative mudah.

  1. Lavender

Tanaman yang identic dengan bunga berwarna ungu ini terkenal dengan aromanya yang membuat tubuh menjadi rileks. Sering kali minyak beraroma lavender digunakan untuk orang-orang yang mengalami gangguan tidur. Selain wangi, lavender juga bisa dioleskan ke bagian tubuh yang luka atau tergores untuk mengurangi rasa sakitnya.

  1. Kemangi

Sering kali kemangi disantap sebagai pelengkap hidangan karena wanginya yang harum. Penggemar menu pecel dan lalapan pastinya tidak asing dengan tumbuhan satu ini. Kemangi sendiri punya berbagai manfaat bagi kesehatan yang jarang diketahui orang. Kemangi bisa membantu meningkatkan nafsu makan, mengobati perut kembung, dan mengurangi sakit akibat luka gores.

  1. Chamomile

Rasanya tumbuhan ini sering dibahas dalam artikel MyProtection. Bunga chamomile memang sering digunakan dalam ramuan teh herbal karena punya efek untuk menenangkan saraf dan mengurangi stress. Sehingga teh ini bagus dikonsumsi di malam hari sebelum tidur atau sore hari untuk merilekskan tubuh setelah seharian bekerja.

  1. Thyme

Minyak tumbuhan thyme dikatakan memiliki manfaat antiseptik dan antibakteri serta mampu meringankan gejala flu dan batuk. Selain itu, di Pakistan, tumbuhan thyme pun digunakan untuk menurunkan kadar kolestrol. Anda pun bisa menanamnya dalam pot berisi tanah dan pastikan tumbuhan ini terkena paparan sinar matahari.

Nah, Sahabat MyProtection sudah tahu mau menanam apa di kebun nanti? Jangan lupa, sebelum menggunakan tanaman sebagai obat, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter/ahli agar terhindar dari risiko kesehatan.

Salam,
Sahabat MyProtection

Read Article
All Category
5 mins read 09/04/2020
Makan Nikmat dan Berat Badan Tetap Sehat Selama Karantina Diri

Jakarta, 9 April 2020 - MyProtection News

Ketika Anda diwajibkan belajar atau bekerja dari rumah, pastinya ada tantangan yang Anda hadapi. Misalnya, mengatasi kebosanan saat karantina diri dalam hitungan hari, minggu, bahkan bulan. Masalah lainnya adalah kebiasaan ngemil atau pola makan tak sehat selama Anda berdiam diri di rumah.

Berikut ini tips dari pakar untuk mengatur pola makan sehat selama karantina:

  1. Simpan makanan sehat di lemari

Ketika Anda berbelanja ke pasar atau supermarket, pilihlah makanan atau camilan sehat untuk disimpan di rumah. Sehingga ketika Anda ingin mencari snack di lemari penyimpanan, Anda akan memilih produk yang sehat.

  1. Pilih cemilan dengan lebih bijak

Makan cemilan bisa jadi selingan ketika Anda bosan atau lelah bekerja. Hanya saja, pilih alternatif cemilan yang lebih sehat. Misalnya, dibanding membeli snack dengan MSG, Anda bisa membuat popcorn di rumah. Banyak pilihan cemilan lain yang tidak mengandung MSG, gula, atau bahan kimia berbahaya lainnya.

  1. Rajin makan buah

Buah bisa memenuhi kebutuhan vitamin Anda sehari-hari. Selain itu, buah juga bisa menggantikan snack tak sehat karena rasanya yang enak. Ketika membeli buah, Anda bisa membeli buah segar atau buah yang disimpan dalam kaleng. Selain dimakan langsung, buah-buahan dapat diolah menjadi jus, smoothies, serta salad.

  1. Rencanakan menu harian Anda

Sebelum berbelanja, Anda bisa merencanakan menu harian juga. Sehingga, Anda tak bosan memakan menu yang sama berulang kali atau berlebihan saat membeli makanan. Sisipkan sayuran dan buah sehat dalam perencanaan menu Anda.

  1. Kreatif mengolan makanan

Salah satu kunci untuk menikmati makanan sehat tetapi nikmat adalah dalam pengolahannya. Anda bisa memanfaatkan waktu di rumah untuk bereksperimen dengan resep makanan. Tersedia berbagai tips mengolah makanan di Youtube maupun internet. Sehingga Anda dan keluarga tidak bosan menyantap menu yang sama setiap hari.

  1. Olahraga di rumah

Olahraga dengan intensitas rendah hingga sedang bisa membantu memperbaiki suasana hati. Tak hanya itu, berolahraga bisa membuat daya tahan tubuh lebih kuat dan membantu tubuh membakar kalori dari cemilan yang Anda makan. Ada banyak gerakan yang bisa Anda lakukan di rumah seperti push-up, sit-up, plank, dan squat.

Sudah siap untuk menerapkan pola makan sehat?

Salam,

Sahabat MyProtection

Read Article
Health
5 mins read 20/05/2026
The Importance of Health Insurance Amid Rising Medical Costs in 2026
Read Article