Jakarta, 17 Juni 2020 - MyProtection News
Hi, Sahabat MyProtection!
Selain harus waspada dengan pandemi COVID-19, kamu juga harus waspada sama penyakit yang sering mengincar penduduk negara tropis yaitu demam berdarah (dengue), typhus, dan hepatitis A. Tentu saja ketiga penyakit ini sudah familiar di kalangan masyarakat. Namun, setiap tahunnya tetap saja terdapat penduduk yang terjangkit demam berdarah, typhus, dan hepatitis A.
Apalagi saat musim pancaroba seperti ini, nyamuk demam berdarah sibuk berkeliaran di dalam ruangan dan genangan air. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan dan melakukan gerakan 4M yaitu:
Dengan S!GAP, Anda akan mendapatkan santunan tunai rawat inap sebesar Rp 250.000/hari sampai Rp 500.000/hari jika Anda harus dirawat inap akibat demam berdarah (dengue), atau typhus, atau hepatitis A. Preminya pun juga terjangkau. Perlindungan S!GAP mulai dari Rp 890 perak/hari atau Rp 350.000/tahun/nasabah. Beraktivitas pun jadi makin siap!
Butuh informasi lebih lanjut soal produk S!GAP? Anda bisa klik link ini atau menghubungi CS kami di 0804 133 8888 atau cs@myprotection.id.
Salam,
Sahabat MyProtection
Jakarta, 11 Desember 2019 - MyProtection News
Sahabat MyProtection, apakah Anda punya rencana mengunjungi Korea Selatan akhir tahun ini? Negara yang terkenal dengan K-Popnya ini memang punya segudang pesona. Mulai dari makanan, pusat perbelanjaan, hingga musim yang berbeda dengan Indonesia. Kabar baiknya, dilansir dari Klook.com (10/19), Pemerintah Korea memberlakukan program bebas biaya pembuatan visa Korea Selatan mulai dari 1 Oktober 2019 – 31 Desember 2019!
Menurut situs resmi Korea Visa Application Center (KVAC), pembebasan biaya pembuatan visa Korea Selatan ini berlaku untuk pengajuan Single Entry Visa C-3. Normalnya, pembuatan visa Korea Single Entry ini adalah $40 atau sekitar Rp 562.460 (per tanggal 4 Desember 2019). Jika ditambahkan dengan biaya administrasi pembuatan visa, total biaya yang harus Anda keluarkan sekitar Rp 758.460.
Hanya saja, kamu tetap akan dikenakan biaya administrasi pengurusan visa sebesar Rp 196.000/orang. Jika dihitung-hitung, maka Anda bisa menghemat banyak dengan mengikuti program dari Pemerintah Korea ini.
Hal yang Harus Disiapkan Untuk Mengajukan Visa Korea
Jika Anda berencana membuat visa Korea Selatan, kini Anda bisa mengurusnya di kantor KVAC di Lantai 5 Lotte Shopping Avenue, Jakarta Selatan. Jadi, Anda tidak perlu ke Kedutaan Besar Korea Selatan lagi.
Dokumen wajib yang harus Anda siapkan adalah sebagai berikut:
Selain itu, Anda juga harus membawa dua buah dokumen keuangan dari pilihan di bawah ini:
Terakhir, jangan lupa untuk melengkapi diri Anda dengan asuransi perjalanan seperti MyTravel Protection – Asia Specialist untuk melindungi diri Anda dari kejadian tak menyenangkan saat bepergian ke luar negeri. Asuransi perjalanan MyTravel Protection berkisar mulai Rp 53.557* dengan berbagai manfaat asuransi seperti rawat inap jalan sebesar US$ 25.000, biaya pembatalan perjalanan S1.500, hingga proteksi untuk evakuasi darurat & repatriasi.
Selamat berlibur dengan aman!
Salam,
Sahabat MyProtection
Jakarta, 17 Juli 2020 - MyProtection News
Membawa dan menggunakan hand sanitizer merupakan suatu kewajiban saat beraktivitas di tengah pandemin COVID-19. Sama halnya dengan mencuci tangan, ternyata menggunakan hand sanitizer pun ada aturannya. Apakah Anda sudah menggunakannya dengan benar? Cek di bawah ini!
Saat menggunakan hand sanitizer, penting untuk mengeluarkan isi produk hingga kedua telapak Anda terkena cairan sanitizer dengan sempurna. Lebih baik menggunakan terlalu banyak hand sanitizer dibanding terlalu sedikit.
Menurut WHO, hand sanitizer harus digosok di tangan selama 20 – 30 detik agar seluruh bagian telapak tangan dan bagian atas tangan terkena cairan dengan baik. Tunggu hingga hang sanitizer kering sebelum menyentuh barang atau permukaan lain. Sehingga hand sanitizer punya waktu untuk bekerja membunuh virus dan kuman yang menempel pada tangan.
Ketika bepergian, akses terhadap air dan sabun mungkin saja lebih terbatas. Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan hand sanitizer. Namun, hand sanitizer bukanlah pengganti cuci tangan. Mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun lebih efektif dalam membunuh kuman dan lebih disarankan oleh petugas kesehatan.
Jangan lupa, dalam pencegahan penyebaran COVID-19, menggunakan hand sanitizer saja tidak cukup. Anda wajib memperhatikan protocol kesehatan lainnya seperti menggunakan masker dan senantiasa menjaga jarak.
Menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol memang bisa membuat tangan terasa kering dan perih. Jika tangan Anda terasa sangat kering, maka gunakan lotion pelembap. Tangan yang kering dan perih rentan terhadap luka. Sedangkan luka bisa menjadi jalan masuk bagi kuman dan virus ke dalam tubuh. Jadi, jaga kebersihan serta kelembapan tangan Anda.
Salam,
Sahabat MyProtection
Aside from coffee and tea, there are several other beverages that also contain caffeine. Generally, caffeine is used to help reduce drowsiness and acts as a natural stimulant.
By consuming caffeine, the brain becomes stimulated to stay focused and alert while suppressing feelings of sleepiness.
Caffeine, a natural chemical compound, can be found in leaves, beans, and fruits. It functions as a central nervous system stimulant that helps increase alertness and reduce fatigue.
This compound works by blocking the effects of a neurotransmitter called adenosine, which builds up throughout the day and causes the body to feel tired.
So, what drinks actually contain caffeine? Find out more below!