Beranda
/
Artikel
/
Kesehatan
/
8 Cara Mengatasi Jantung Berdebar Kencang dan Badan Lemas yang Harus Diketahui!

8 Cara Mengatasi Jantung Berdebar Kencang dan Badan Lemas yang Harus Diketahui!

28 October 2025 | MyProtection News Jakarta

Apa cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas yang terbaik? Sering kali kondisi ini datang secara tiba-tiba yang membuat banyak orang panik.

Bukan hanya jantung berdenyut dengan cepat, kondisi ini juga dapat dibarengi dengan gejala kepala pusing, sesak nafas, badan lemas, nyeri dada, hingga pingsan yang perlu diwaspadai.

Oleh sebab itu, melalui artikel ini kita akan membahas secara detail apa yang dapat dilakukan sebagai cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas yang perlu kamu ketahui!

8 Cara Mengatasi Jantung Berdebar Kencang dan Badan Lemas yang Harus Diketahui!

Cara Mengatasi Jantung Berdebar Kencang dan Badan Lemas

pexels

Bagi sahabat MyProtection yang mengalami kondisi ini, terdapat beberapa cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas yang harus kamu ketahui, seperti:

1. Melakukan Teknik Relaksasi

Cara pertama yang dapat kamu lakukan adalah melakukan teknik relaksasi. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan jantung berdebar adalah stres.

Ketika seseorang stres atau mengalami emosi yang intens, tubuh dapat melepaskan hormon stres yang dapat memicu jantung berdebar kencang.

Dengan melakukan teknik relaksasi dengan tepat, seperti yoga maupun meditasi mampu membantu mengatasinya.

Cara lain yang dapat kamu lakukan seperti duduk bersila dan tarik napas secara perlahan sambil mengeluarkannya melalui mulut secara berulang yang dapat membantu diri menjadi lebih tenang.

Menerapkan teknik pernapasan dalam atau deep breathing dapat membantu dalam menenangkan sistem saraf sekaligus menormalkan irama detak jantung.

Lebih lanjut, Dr. Indra Prasetya, Sp.JP (K)., FIHA dalam artikel berjudul Penyebab Jantung Berdebar Meskipun Sedang Tidak Beraktivitas menjelaskan teknik relaksasi yang dapat dilakukan sebagai cara mengatasi jantung berdebar, antara lain:

  • Berada pada posisi duduk maupun berbaring senyaman mungkin.
  • Tarik napas dalam-dalam, tahan selama beberapa detik, lalu hembuskan secara perlahan.
  • Mengulangi proses tersebut selama beberapa menit hingga detak jantung mulai normal.

2. Mengembalikan Keseimbangan Elektrolit

Mengembalikan Keseimbangan Elektrolit - cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas

pexels

Elektrolit memiliki fungsi untuk membantu dalam mengatur kontraksi otot jantung, menjaga keseimbangan cairan, hingga memindahkan sinyal listrik ke seluruh bagian tubuh yang pentingdalam mendorong fungsi jantung dapat berjalan dengan baik.

Menjaga dan mengembalikan keseimbangan elektrolit sendiri dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya akan elektrolit, seperti kalium, natrium, magnesium, hingga kalsium yang penting bagi tubuh.

  • Natrium yang berfungsi sebagai penentu keseimbangan elektrolit, mempengaruhi tekanan darah, mengatur kontraksi otot dan saraf.
  • Kalium yang berfungsi untuk mengatur fungsi organ jantung serta tekanan darah.
  • Kalsium, berfungsi untuk menstabilkan tekanan darah, pertumbuhan tulang dan gigi, serta membantu dalam proses pembekuan darah.
  • Magnesium, berfungsi untuk mengatur tidur, meningkatkan kekebalan tubuh, mengatur ritme dan irama jantung, serta mengatur kadar glukosa darah.

Kandungan tersebut dapat ditemukan pada bahan makanan dan minuman sehari-hari, seperti pisang, alpukat, ubi jalar, sayuran, kacang, hingga produk susu.

Kekurangan cairan elektrolit dalam tubuh juga dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi elektrolit yang menimbulkan gangguan keseimbangan elektrolit dan berakibat terjadinya gangguanpada irama jantung,

3. Menghindari Pemicunya

Cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas juga dapat dilakukan dengan menghindari penyebab yang memicu kondisi tersebut. Untuk mengetahuinya dengan pasti, kamu dapat melakukan konsultasi dengan dokter secara langsung.

Berikut ini beberapa pemicu yang dapat menyebabkan terjadinya jantung berdebar kencang yang harus kamu ketahui, seperti:

  • Anemia yang dapat terjadi karena seseorang kekurangan sel darah merah dan menimbulkan gejala, yaitu gantung berdebar disertai dengan kelelahan, pucat, hingga sesak napas.
  • Hipotiroidisme yang terjadi ketika kadar hormon tiroid yang terlalu tinggi dan dapat memicu jantung berdebar serta rasa cemas, cepat lelah, kesulitan tidur, tubuh lemas, dan berkeringat.
  • Hipoglikemia dapat terjadi ketika kadar gula darah turun di bawah nilai normal yang umumnya berada di rentang 70-140 mg/dL. Kondisi ini dapat menimbulkan gejala jantung berdebar, pusing, lemas, hingga tremor pada tubuh.
  • Dehidrasi, kondisi ketika tubuh kekurangan cairan yang dapat disebabkan banyak faktor, seperti kekurangan makan dan minum, diet ekstrem, maupun penyakit tertentu, seperti diare dan muntah-muntah.
  • Aritmia, kelainan irama jantung yang dapat membuat detak jantung menjadi lebih cepat, melambat, maupun tidak beraturan yang dapat menyebabkan pemompaan darah di dalam tubuh tidak dapat berjalan dengan baik.

4. Mengonsumsi Makanan dengan Gizi Seimbang

Mengonsumsi Makanan dengan Gizi Seimbang - cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas

pexels

Untuk menjaga kesehatan jantung serta mengatasi jantung berdebar, mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang juga menjadi kunci khususnya dalam jangka panjang.

Makanan yang tidak sehat mampu menyebabkan terjadinya penumpukan plak pada arteri yang mampu mengurangi aliran darah ke jantung yang jika dibiarkan mampu menyebabkan serangan jantung atau jantung berhenti mendadak.

Untuk menjaga kesehatan jantung, terdapat prinsip konsumsi makanan yang harus diikuti khususnya bagi pasien penderita yang dibahas oleh Kementerian Kesehatan, antara lain:

  • Membatasi penggunaan garam, khususnya jika kamu memiliki riwayat hipertensi atau tekanan darah tinggi.
  • Mengurangi mengonsumsi sumber hidrat arang, khususnya bagi seseorang yang menderita obesitas. Sumber hidrat arang dapat ditemukan pada makanan seperti, beras, roti, mie, kentang, bihun, tepung, gula, dan sejenisnya.
  • Mengurangi makanan berlemak. Contohnya, ketika membeli daging pilihlah yang tanpa lemak, ikan segar, ayam, dan sebagainya.
  • Mengonsumsi lebih banyak makanan rendah kalori dan kaya nutrisi seperti sayur dan buah-buahan.
  • Mengurangi makanan tinggi kalori dan sodium, seperti makanan olahan ataupun cepat saji.
  • Mengurangi konsumsi sayuran yang mengandung gas, seperti kol, lobak, nangka muda, dan sebagainya.
  • Memiliki makanan yang mudah dicerna dan tidak merangsang.
  • Mengurangi konsumsi kopi dan alkohol.
  • Menghindari cabai dan bumbu yang dapat merangsang.
  • Mengontrol ukuran porsi makan.

Makanan-makanan yang dianjurkan untuk menjaga kesehatan jantung adalah buah dan sayur, ikan berlemak, biji-bijian utuh, lemak sehat, cokelat hitam, bawang putih, teh hijau, yoghurt, hingga tahu.

5. Menghindari Stres

Menghindari stres juga menjadi salah satu cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas. Kondisi stres yang dialami juga harus segera ditangani untuk menghindari masalah lebih serius, seperti risiko tekanan darah tinggi dan masalah kesehatan lainnya.

Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan guna menangani stres yang dialami, antara lain:

  • Menarik nafas dalam-dalam, yang dapat membuat tubuh menjadi lebih rileks dna mengurangi hormon stres yang dapat menyebabkan rasa gelisah dan jantung berdebar. Untuk melakukannya dapat dalam posisi duduk maupun berbaring, kemudian tarik napas selama 4 detik, tahan selama 2 detik, lalu hembuskan secara perlahan. Agar mendapatkan hasil maksimal, lakukan teknik ini selama 15-20 menit.
  • Melakukan vagal maneuver, berbagai teknik yang dilakukan guna mengatasi rasa gelisah dan jantung berdebar, mulai dari manuver valsalva hingga pijat sinus karotis. Walaupun jarang terjadi, vagal maneuver juga dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Oleh sebab itu, sebelum melakukannya sangat penting untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu.
  • Melakukan meditasi, yang melatih seseorang untuk mengesampingkan pikiran negatif yang dapat membuat tubuh lebih tenang. Melakukan meditasi juga terbukti efektif dalam mengaktifkan gelombang gamma di otak yang memegang peranan penting dalam proses kesadaran. Terdapat berbagai jenis meditasi yang dapat dilakukan, seperti yoga, tai chi, hingga qi gong.
  • Menggunakan aroma terapi, yang dapat membantu dalam meredakan rasa gelisah dan jantung berdebar. Hal ini dikarenakan penggunaan minyak esensialnya dapat membantu merangsang area hipotalamus di otak dan sistem saraf, khususnya beberapa jenis minyak aroma terapi, seperti lavender, peppermint, dan chamomile.
  • Mengonsumsi obat-obatan, jika cara-cara di atas tidak efektif, maka hal yang dapat kamu lakukan selanjutnya adalah konsultasi ke dokter untuk mendapatkan obat-obatan yang dibutuhkan, seperti obat penenang (diazepam dan alprazolam) ataupun obat anti aritmia (digoxin dan propranolol).

6. Minum Air Putih

Selanjutnya adalah meminum air putih yang cukup. Hal ini dikarenakan salah satu penyebab jantung berdebar adalah dehidrasi yang dapat disebabkan kurangnya air dalam darah dan membuat konsistensi darah menjadi lebih kental.

Konsistensi darah yang mengental dapat membuat organ jantung bekerja lebih keras yang membuat terjadinya peningkatan denyut nadi serta menyebabkan potensi kondisi palpitasi tersebut.

Berikut ini beberapa manfaat minum air putih untuk menjaga kesehatan jantung yang harus kamu ketahui:

  • Melancarkan sirkulasi darah atau peredaran darah ke seluruh tubuh, air hangat dipercaya dapat memperlebar pembuluh darah yang membuat aliran darah menjadi lebih lancar sekaligus meringankan beban jantung.
  • Mengendalikan tekanan darah, jika tidak meminum air putih yang cukup, maka tubuh dapat menutup kapiler yang membuat tekanan darah meningkat. Dengan meminum air putih yang cukup sekitar 2 liter per hari maka tekanan darah dapat tetap berada pada kisaran normal.
  • Meredakan debar jantung, meminum air hangat mampu menenangkan sistem saraf yang mampu mempengaruhi detak jantungnya.
  • Membantu mengurangi kadar kolesterol yang tinggi dan menjadi salah satu faktor risiko penyakit jantung. Meminum air hangat mampu membantu mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL yang ada dalam tubuh.
  • Meredakan stres dan kecemasan, kekurangan hidrasi dalam tubuh mampu mengurangi kemampuan otak untuk mengatur emosi. Menyebabkan peningkatan denyut jantung, sakit, kepala, mual, hingga lemas.

7. Tidur yang Cukup

Tidur yang cukup juga dapat menjadi salah satu cara mengatasi jantung berdebar kencang. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mendapatkan tidur yang mencukupi selama 7 hingga 9 jam setiap harinya.

Seseorang yang tidak mendapatkan tidur yang mencukupi dapat mengalami peningkatan kadar adrenalin dalam tubuh, yang dapat memicu detak jantung cepat dan tidak teratur.

Bukan hanya itu, posisi tidur seseorang juga dapat mempengaruhi aliran darah, fungsi paru-paru, hingga fungsi jantung. Terdapat posisi yang dapat membantu mencegah terjadinya palpitasi jantung serta posisi tidur lainnya yang dapat meningkatkan risikonya, antara lain:

  • Tidur di Sisi Kiri, yang dapat bermanfaat bagi ibu hamil dan pencernaan dapat membuat seseorang yang menderita palpitasi jantung lebih terasa. Hal ini dikarenakan organ jantung lebih dekat ke dinding dada sisi kiri.
  • Tidur di Sisi Kanan, yang menjadi posisi tidur terbaik untuk mengatasi palpitasi jantung serta kesehatan jantung secara keseluruhan. Posisi tidur ini juga dapat mengurangi tekanan pada jantung, menurunkan risiko detak jantung tidak teratur, hingga meningkatkan pernafasan dan meminimalkan gejala apnea tidur.
  • Tidur Telentang, yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejajaran tulang belakang, memiliki risiko memperburuk masalah pernapasan akibat sleep apnea. Dengan meninggikan tubuh bagian atas pada posisi tidur ini, kamu dapat mengurangi tekanan pada dada dan meningkatkan kadar oksigen.
  • Tidur Tengkurap, yang kurang disarankan untuk menjaga kesehatan jantung karena dapat membatasi pernapasan dan meningkatkan tekanan di dada.

8. Rutin Berolahraga

Berolahraga secara rutin juga penting dalam menjaga kesehatan fisik, mental, serta emosional seseorang.

Menurut American Heart Association, olahraga yang dibutuhkan seseorang yaitu 150 menit per minggu untuk aktivitas aerobik berintensitas sedang ataupun 75 menit per minggu untuk aktivitas aerobik berintensitas tinggi.

Olahraga juga memiliki banyak manfaat untuk mengurangi risiko penyakit jantung, seperti:

  • Membuat tubuh lebih mudah beradaptasi ke berbagai aktivitas fisik yang dapat memberikan daya tahun tubuh lebih baik.
  • Mengurangi berat badan.
  • Mengurangi tekanan darah dan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.
  • Menaikkan kadar kolesterol baik atau HDL.
  • Meningkatkan sensitivitas insulin guna melawan diabetes.
  • Menjaga peredaran darah dalam tubuh.

Dr. Robert E Saragih menyatakan bahwa terdapat setidaknya tiga jenis olahraga yang aman untuk penderita penyakit jantung, antara lain:

  • Ketahanan, yang menggerakkan otot-otot besar secara berkelanjutan. Dengan melakukan olahraga ini, seseorang dapat meningkatkan pernapasan dan detak jantung yang mampu mempengaruhi kondisi jantung, paru-paru, dan sistem peredaran darah. Contoh olahraganya, aerobik, lompat tali, joging, berenang, dan bersepeda.
  • Kekuatan, yang melibatkan berbagai gerakan otot berulang guna meningkatkan kekuatan otot. Contohnya, angkat beban, push up, pull up, dan senam dengan resistance band.
  • Fleksibilitas, yang dapat membantu otot lebih rileks dan mengendurkan persendian yang bermanfaat bagi peningkatan sistem pernapasan dan pengurangan stres. Contoh olahraganya, yoga, meditasi, olahraga pernapasan, hingga tai chi.

Nah, itulah pembahasan seputar berbagai cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas yang dapat kamu lakukan guna menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakitnya.

Walaupun langkah-langkah dapat dilakukan di rumah, jika gejala yang kamu alami sudah semakin parah, seperti hipotensi, nyeri dada yang menjalar, penurunan kesadaran, hingga kaki dan tangan terasa dingin, akan lebih baik segera melakukan konsultasi ke dokter.

Hal ini dilakukan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan keadaan dapat segera membaik. Hadirnya Perlindungan Kesehatan Prima dapat membantu sahabat MyProtection sebagai langkah preventif yang bisa muncul secara tidak terduga dengan memberikan perlindungan kesehatan bagi diri dan anggota keluarga.

Berikut ini beberapa keunggulan produk Perlindungan Kesehatan Prima yang dapat kamu terima:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin maupun obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan.
  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read 16/12/2019
Meraup Untung dengan Berjualan Barang Bekas

Jakarta, 16 Desember 2019 - MyProtection News

Banyak cara untuk mendapatkan rupiah. Salah satunya dengan menjalankan bisnis barang preloved atau barang bekas. Ide bisnis satu ini sangat sederhana dan membutuhkan modal hampir 0 rupiah. Jika Anda memiliki banyak barang yang menganggur di pojok ruangan Anda, atau pakaian lama yang menumpuk di lemari, maka Anda bisa mempertimbangkan untuk menjualnya.

Akhir-akhir ini tren untuk menjual produk preloved juga semakin meningkat. Pemilik barang bisa meraup keuntungan sekaligus mengurangi space yang terpakai untuk barang preloved. Pembeli juga bisa mendapatkan barang dengan harga lebih murah dan kualitas yang cukup baik. Selain itu, dengan membeli barang bekas bisa mengurangi sampah dan sifat konsumerisme berlebih.

Pilihlah barang yang akan Anda jual

Memilih barang bekas yang akan Anda jual bisa jadi susah-susah gampang. Barang yang bisa Anda jual sangat beragam seperti pakaian layak pakai, mainan bekas, furnitur rumah, pajangan atau barang antik, hingga barang yang besar seperti mobil atau motor. Jangan lupa, Anda hanya bisa menjual barang yang memiliki value atau layak pakai.

Tentukan harga yang sesuai

Biasanya, produk preloved akan memiliki harga yang lebih rendah dari harga beli aslinya. Pertimbangan dalam memberikan harga dapat dilihat dari kebaruan produk, masa pakai dan intensitas penggunaan produk, dan kualitas produk. Misalnya, Anda memiliki baju yang belum pernah terpakai. Anda bisa menjual baju tersebut sebesar 75% - 80% dari harga aslinya. Namun, tidak jarang juga lho terdapat produk preloved yang memiliki harga lebih tinggi daripada harga beli. Contohnya, barang antik dan vintage seperti motor vespa kini memiliki harga tinggi di pasaran.

Pasarkan produk Anda

Setelah menentukan produk yang akan Anda jual beserta harganya, maka langkah terakhir adalah memasarkan produk tersebut. Kini, Anda bisa menjual produk bekas melalui e-commerce atau social media. Jangan lupa untuk mengambil foto terbaik dan produk yang akan Anda jual. Berikan informasi memadai tentang produk bekas yang Anda jual.

Apakah Anda tertarik untuk mencoba berjualan barang bekas?

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 22/04/2020
5 Makanan Untuk Mengurangi Rasa Cemas

Jakarta, 22 April 2020 - MyProtection News

Rasa cemas merupakan hal yang lumrah dirasakan oleh banyak orang. Namun, rasa cemas berlebih bisa mengganggu kegiatan sehari-hari. Apalagi, menghadapi pandemi COVID-19, tentu saja masyarakat bisa merasa sangat khawatir terhadap keselamatan diri dan keluarga.

Ciri dari gangguan kecemasan adalah rasa khawatir dan gugup/cemas secara konstan atau terus-menerus. Gangguan kecemasan ini bisa timbul akibat gangguan pada otak, lingkungan internal dan eksternal.

Penderita gangguan kecemasan bisa mengurangi gejalanya dengan mengonsumsi obat, berolahraga, dan latihan bernapas. Ternyata, ada juga beberapa makanan yang bisa membatu mengurangi rasa cemas Anda.

Dikutip dari Healthline, ada 5 bahan makanan yang bisa membantu mengurangi rasa cemas:

  1. Salmon

Salmon dikatakan dapat mengurangi rasa cemas. Salmon sendiri memiliki banyak nutrisi yang baik untuk tubuh seperti vitamin D, omega-3, eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA). EPA dan DHA bisa membantu menghasilkan zat dopamin dan serotonin yang memberikan efek menenangkan pada tubuh. Vitamin D juga dikatakan bisa menenangkan saraf.

  1. Dark Chocolate

Mengonsumsi dark chocolate bisa bermanfaat untuk Anda. Darck chocolate mengandung flavonol, yaitu antioksidan yang berguna bagi otak.Flavonol memperlancar aliran darah ke otak dan mendorong otak bereaksi lebih baik terhadap stress. Sehingga, Anda bisa beradaptasi dengan baik terhadap rasa cemas dan stress.

  1. Chamomile

Sejak dulu, chamomile merupakan herbal yang terkenal dengan fungsi menenangkan saraf. Chamomile mengandung banyak antioksidan untuk membantu melawan inflamasi dan meringankan gejala kecemasan berlebih. Anda bisa menikmati chamomile dalam bentuk teh untuk membantu diri menjadi lebih rileks.

  1. Kunyit

Rempah andalan Indonesia ini mengandung senyawa bernama curcumin. Nantinya, curcumin akan berguna untuk menjaga kesehatan otak dan mencegah gangguan kecemasan. Kunyit juga mudah didapat oleh masyarakat. Anda bisa mengolahnya menjadi minuman atau dicampur sebagai bumbu makanan.

  1. Teh Hijau

Anda pastinya sudah mengenal teh hijau beserta segudang manfaatnya. Teh hijau sendiri memiliki kandungan bernama L-theanine, yaitu asam amino yang membantu menjaga kesehatan otak dan mengurangi gejala cemas berlebih.

Jika Anda mengalami gangguan kecemasan, maka Anda bisa mencoba mengonsumsi makan di atas, bermeditasi, berolahraga, dan jangan lupa berkonsultasi dengan ahli. Kesehatan fisik dan mental Anda adalah prioritas!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 25/09/2020
5 Tempat Rawan Penyebaran COVID-19

Jakarta, 25 September 2020 - MyProtection News

Penyebaran COVID-19 dapat terjadi kapan saja dan di mana saja tanpa kita sadari. Khususnya, ruang publik meningkatkan potensi seseorang terpapar virus. Oleh karena itu, beberapa daerah menerapkan PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar untuk mengurangi aktivitas masyarakat di luar ruangan dan mengurangi angka penularan COVID-19.

Menurut Andrew Roszak, direktur eksekutif Institute for Childhood Preparedness, berpendapat bahwa menghadapi pandemi COVID-19 hampir sama dengan cara membatasi paparan radiasi nuklir. Terdapat tiga hal utama yaitu waktu, jarak, dan perlindungan. Semakin jarang kita menghabiskan waktu di tengah kerumuman orang dalam ruang publik atau ruang tertutup, semakin baik.

Begitu pula dengan jarak. Pastikan Anda menjaga jarak aman dengan orang lain saat bepergian ke luar. Jangan lupa menggunakan perlindungan diri seperti masker medis atau masker kain 3 lapis sebelum pergi dari rumah, membawa hand sanitizer, dan melengkapi diri dengan asuransi kesehatan seperti Perlindungan Kesehatan Prima yang menjamin berbagai penyakit termasuk COVID-19.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari CDC dan Healthline, berikut ini lokasi yang rawan penyebaran COVID-19 serta langkah yang dapat Anda lakukan sebelum bepergian ke lokasi tersebut.

Transportasi umum

Transportasi seperti bus, busway, kereta, maupun pesawat merupakan tempat yang lebih sulit untuk menerapkan physical distancing. Apalagi terkadang kereta dan bus dipenuhi dengan orang-orang pada jam sibuk. Sehingga penularan COVID-19 bisa terjadi ketika seorang penumpang bersin, batuk, atau bahkan berbicara.

Disarankan bagi pengguna transportasi umum untuk waspada terhadap benda yang sering disentuh seperti pegangan pintu. Selalu gunakan masker, hindari menyentuh wajah, dan langsung cuci tangan dengan air dan sabun/hand sanitizer.

Bioskop, kantor, tempat perkumpulan indoor

Sebuah studi penyebaran virus COVID-19 di Korea Selatan membuktikan bahwa penularan virus rawan terjadi di cluster perkantoran. Hal ini disebabkan karena ruang kantor biasanya tertutup dan diisi banyak orang dalam jangka waktu cukup lama.

Kasus penyebaran virus terjadi di sebuah gedung setinggi 62 meter di pusat bisnis Seoul, Korea Selatan pada Maret 2020 lalu. Lantai 1 – 11 gedung tersebut digunakan sebagai ruang perkantoran, terdapat kantor Call Center di lantai 7 – 9 dan 11. Sedangkan lantai 13 – 19 difungsikan sebagai hunian apartemen. Pemerintah Korea Selatan melakukan PCR test terhadap 1,145 penghuni gedung yang merupakan gabungan atas karyawan, penghuni apartemen, dan pengunjung. Hasilnya, 97 orang dinyatakan positif COVID-19 dan 94 pengidap positif COVID-19 bekerja di Call Center yang berada di lantai 11.

Oleh karena itu, jika Anda bekerja di kantor, keberadaan masker dan kebersihan ruang kerja menjadi sangat vital. Beberapa kantor pun menerapkan skema kerja dari rumah untuk mengurangi angka penularan virus.

Pasar tradisional dan supermarket

Pasar tradisional merupakan salah satu klaster penyebaran virus COVID-19 di Indonesia. Oleh karena itu beberapa pasar pun terpaksa ditutup untuk mengurangi angka penyebaran virus. Selain pasar, lokasi belanja seperti supermarket pun berpotensi untuk menularkan virus, khususnya melalui keranjang belanja. Keranjang belanja digunakan oleh banyak orang setiap harinya. Droplet yang keluar dari mulut atau hidung pengunjung dapat menempel pada barang dan permukaan lainnya. Penggunaan masker dan hand sanitizer sangat penting ketika ingin bepergian ke tempat umum. Hindari berkunjung ke tempat ramai dan jaga jarak dengan pengunjung lain.

Bar, tempat nongkrong, dan restoran

Bila Anda suka menghabiskan waktu bersama teman atau keluarga di akhir pekan, maka disarankan untuk mencari lokasi alternative selan restoran atau bar. Biasanya dalam restoran atau bar, Anda akan membuka masker untuk makan, minum, dan mengobrol. Jika restoran atau bar memiliki sirkulasi udara yang buruk dan padat pengunjung, maka penyebaran virus mungkin saja terjadi.

Untuk sementara ini, kurangi aktivitas di luar rumah yang non-esensial ya, Sahabat MyProtection. Anda dan keluarga bisa memesan makanan takeaway dan mengonsumsinya di rumah saja. Jika harus makan di restoran, pilih tempat yang tidak terlalu ramai, mempunya sirkulasi udara baik, dan kalau bisa memiliki ruangan outdoor.

Pusat kebugaran

Pusat kebugaran menyediakan berbagai fasilitas dan alat olahraga yang disentuh oleh berbagai macam orang. Jika tidak rutin dibersihkan, virus ataupun kuman bisa menempel pada alat olahraga lalu menempel pada individu yang menggunakan peralatan tersebut. Jika Anda ingin tetap bugar selama pandemi COVID-19, Anda bisa mencoba berolahraga dari rumah. Apalagi ketika Anda berolahraga di pusat kebugaran, penggunaan masker akan terasa kurang nyaman. Sehingga pastikan pusat kebugaran yang Anda kunjungi sudah mengaplikasikan protocol kesehatan yang ketat atau berolahraga di rumah saja.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel