Beranda
/
Artikel
/
Kesehatan
/
8 Cara Mengatasi Jantung Berdebar Kencang dan Badan Lemas!

8 Cara Mengatasi Jantung Berdebar Kencang dan Badan Lemas!

15 September 2026 | MyProtection News Jakarta

Apa cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas yang terbaik? Sering kali kondisi ini datang secara tiba-tiba, yang membuat banyak orang panik.

Bukan hanya jantung berdenyut dengan cepat, kondisi ini juga dapat dibarengi dengan gejala kepala pusing, sesak napas, badan lemas, nyeri dada, hingga pingsan yang perlu diwaspadai.

Oleh sebab itu, melalui artikel ini kita akan membahas secara detail apa yang dapat dilakukan sebagai cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas yang perlu kamu ketahui!

8 Cara Mengatasi Jantung Berdebar Kencang dan Badan Lemas!

Cara Mengatasi Jantung Berdebar Kencang dan Badan Lemas

pexels

Bagi sahabat MyProtection yang mengalami kondisi ini, terdapat beberapa cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas yang harus kamu ketahui, seperti:

1. Melakukan Teknik Relaksasi

Cara pertama yang dapat kamu lakukan adalah melakukan teknik relaksasi. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan jantung berdebar adalah stres.

Ketika seseorang stres atau mengalami emosi yang intens, tubuh dapat melepaskan hormon stres yang dapat memicu jantung berdebar kencang.

Dengan melakukan teknik relaksasi dengan tepat, seperti yoga maupun meditasi mampu membantu mengatasinya.

Cara lain yang dapat kamu lakukan seperti duduk bersila dan tarik napas secara perlahan sambil mengeluarkannya melalui mulut secara berulang yang dapat membantu diri menjadi lebih tenang.

Menerapkan teknik pernapasan dalam atau deep breathing dapat membantu dalam menenangkan sistem saraf sekaligus menormalkan irama detak jantung.

Asuransi Kesehatan Cashless untuk Kamu & Keluarga
Dapatkan manfaat kamar hingga Rp2 juta/hari, annual limit rawat inap tanpa batas, dan akses cashless di 1.000+ rumah sakit & klinik rekanan.
Lihat Perlindungan Kesehatan Prima

Lebih lanjut, Dr. Indra Prasetya, Sp.JP (K)., FIHA dalam artikel berjudul Penyebab Jantung Berdebar Meskipun Sedang Tidak Beraktivitas menjelaskan teknik relaksasi yang dapat dilakukan sebagai cara mengatasi jantung berdebar, antara lain:

  • Berada pada posisi duduk maupun berbaring senyaman mungkin.
  • Tarik napas dalam-dalam, tahan selama beberapa detik, lalu hembuskan secara perlahan.
  • Mengulangi proses tersebut selama beberapa menit hingga detak jantung mulai normal.

2. Mengembalikan Keseimbangan Elektrolit

Mengembalikan Keseimbangan Elektrolit - cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas

pexels

Elektrolit memiliki fungsi untuk membantu dalam mengatur kontraksi otot jantung, menjaga keseimbangan cairan, hingga memindahkan sinyal listrik ke seluruh bagian tubuh yang penting dalam mendorong fungsi jantung agar dapat berjalan dengan baik.

Menjaga dan mengembalikan keseimbangan elektrolit sendiri dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya akan elektrolit, seperti kalium, natrium, magnesium, hingga kalsium yang penting bagi tubuh.

  • Natrium yang berfungsi sebagai penentu keseimbangan elektrolit, memengaruhi tekanan darah, mengatur kontraksi otot dan saraf.
  • Kalium yang berfungsi untuk mengatur fungsi organ jantung serta tekanan darah.
  • Kalsium, berfungsi untuk menstabilkan tekanan darah, pertumbuhan tulang dan gigi, serta membantu dalam proses pembekuan darah.
  • Magnesium, berfungsi untuk mengatur tidur, meningkatkan kekebalan tubuh, mengatur ritme dan irama jantung, serta mengatur kadar glukosa darah.

Kandungan tersebut dapat ditemukan pada bahan makanan dan minuman sehari-hari, seperti pisang, alpukat, ubi jalar, sayuran, kacang, hingga produk susu.

Kekurangan cairan elektrolit dalam tubuh juga dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi elektrolit yang menimbulkan gangguan keseimbangan elektrolit dan berakibat terjadinya gangguan pada irama jantung,

3. Menghindari Pemicunya

Cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas juga dapat dilakukan dengan menghindari penyebab yang memicu kondisi tersebut. Untuk mengetahuinya dengan pasti, kamu dapat melakukan konsultasi dengan dokter secara langsung.

Berikut ini beberapa pemicu yang dapat menyebabkan terjadinya jantung berdebar kencang yang harus kamu ketahui, seperti:

  • Anemia dapat terjadi karena seseorang kekurangan sel darah merah dan menimbulkan gejala, yaitu jantung berdebar disertai dengan kelelahan, pucat, hingga sesak napas.
  • Hipotiroidisme yang terjadi ketika kadar hormon tiroid yang terlalu tinggi dan dapat memicu jantung berdebar serta rasa cemas, cepat lelah, kesulitan tidur, tubuh lemas, dan berkeringat.
  • Hipoglikemia dapat terjadi ketika kadar gula darah turun di bawah nilai normal yang umumnya berada di rentang 70-140 mg/dL. Kondisi ini dapat menimbulkan gejala jantung berdebar, pusing, lemas, hingga tremor pada tubuh.
  • Dehidrasi, kondisi ketika tubuh kekurangan cairan yang dapat disebabkan banyak faktor, seperti kekurangan makan dan minum, diet ekstrem, maupun penyakit tertentu, seperti diare dan muntah-muntah.
  • Aritmia, kelainan irama jantung yang dapat membuat detak jantung menjadi lebih cepat, melambat, maupun tidak beraturan yang dapat menyebabkan pemompaan darah di dalam tubuh tidak dapat berjalan dengan baik.

4. Mengonsumsi Makanan dengan Gizi Seimbang

Mengonsumsi Makanan dengan Gizi Seimbang - cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas

pexels

Untuk menjaga kesehatan jantung serta mengatasi jantung berdebar, mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang juga menjadi kunci, khususnya dalam jangka panjang.

Makanan yang tidak sehat mampu menyebabkan terjadinya penumpukan plak pada arteri yang mampu mengurangi aliran darah ke jantung, yang jika dibiarkan mampu menyebabkan serangan jantung atau jantung berhenti mendadak.

Untuk menjaga kesehatan jantung, terdapat prinsip konsumsi makanan yang harus diikuti khususnya bagi pasien penderita yang dibahas oleh Kementerian Kesehatan, antara lain:

  • Membatasi penggunaan garam, khususnya jika kamu memiliki riwayat hipertensi atau tekanan darah tinggi.
  • Mengurangi konsumsi sumber hidrat arang, khususnya bagi seseorang yang menderita obesitas. Sumber hidrat arang dapat ditemukan pada makanan seperti, beras, roti, mie, kentang, bihun, tepung, gula, dan sejenisnya.
  • Mengurangi makanan berlemak. Contohnya, ketika membeli daging, pilihlah yang tanpa lemak, ikan segar, ayam, dan sebagainya.
  • Mengonsumsi lebih banyak makanan rendah kalori dan kaya nutrisi seperti sayur dan buah-buahan.
  • Mengurangi makanan tinggi kalori dan sodium, seperti makanan olahan ataupun cepat saji.
  • Mengurangi konsumsi sayuran yang mengandung gas, seperti kol, lobak, nangka muda, dan sebagainya.
  • Memiliki makanan yang mudah dicerna dan tidak merangsang.
  • Mengurangi konsumsi kopi dan alkohol.
  • Menghindari cabai dan bumbu yang dapat merangsang.
  • Mengontrol ukuran porsi makan.

Makanan-makanan yang dianjurkan untuk menjaga kesehatan jantung adalah buah dan sayur, ikan berlemak, biji-bijian utuh, lemak sehat, cokelat hitam, bawang putih, teh hijau, yoghurt, hingga tahu.

5. Menghindari Stres

Menghindari stres juga menjadi salah satu cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas. Kondisi stres yang dialami juga harus segera ditangani untuk menghindari masalah lebih serius, seperti risiko tekanan darah tinggi dan masalah kesehatan lainnya.

Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan guna menangani stres yang dialami, antara lain:

  • Menarik nafas dalam-dalam, yang dapat membuat tubuh menjadi lebih rileks dna mengurangi hormon stres yang dapat menyebabkan rasa gelisah dan jantung berdebar. Untuk melakukannya dapat dalam posisi duduk maupun berbaring, kemudian tarik napas selama 4 detik, tahan selama 2 detik, lalu hembuskan secara perlahan. Agar mendapatkan hasil maksimal, lakukan teknik ini selama 15-20 menit.
  • Melakukan vagal maneuver, berbagai teknik yang dilakukan guna mengatasi rasa gelisah dan jantung berdebar, mulai dari manuver Valsalva hingga pijat sinus karotis. Walaupun jarang terjadi, vagal maneuver juga dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Oleh sebab itu, sebelum melakukannya, sangat penting untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu.
  • Melakukan meditasi, yang melatih seseorang untuk mengesampingkan pikiran negatif yang dapat membuat tubuh lebih tenang. Melakukan meditasi juga terbukti efektif dalam mengaktifkan gelombang gamma di otak yang memegang peranan penting dalam proses kesadaran. Terdapat berbagai jenis meditasi yang dapat dilakukan, seperti yoga, tai chi, hingga qi gong.
  • Menggunakan aroma terapi, yang dapat membantu dalam meredakan rasa gelisah dan jantung berdebar. Hal ini dikarenakan penggunaan minyak esensialnya dapat membantu merangsang area hipotalamus di otak dan sistem saraf, khususnya beberapa jenis minyak aroma terapi, seperti lavender, peppermint, dan chamomile.
  • Mengonsumsi obat-obatan, jika cara-cara di atas tidak efektif, maka hal yang dapat kamu lakukan selanjutnya adalah konsultasi ke dokter untuk mendapatkan obat-obatan yang dibutuhkan, seperti obat penenang (diazepam dan alprazolam) ataupun obat anti aritmia (digoxin dan propranolol).

6. Minum Air Putih

Selanjutnya adalah meminum air putih yang cukup. Hal ini dikarenakan salah satu penyebab jantung berdebar adalah dehidrasi yang dapat disebabkan kurangnya air dalam darah dan membuat konsistensi darah menjadi lebih kental.

Konsistensi darah yang mengental dapat membuat organ jantung bekerja lebih keras yang membuat terjadinya peningkatan denyut nadi serta menyebabkan potensi kondisi palpitasi tersebut.

Berikut ini beberapa manfaat minum air putih untuk menjaga kesehatan jantung yang harus kamu ketahui:

  • Melancarkan sirkulasi darah atau peredaran darah ke seluruh tubuh, air hangat dipercaya dapat memperlebar pembuluh darah yang membuat aliran darah menjadi lebih lancar sekaligus meringankan beban jantung.
  • Mengendalikan tekanan darah, jika tidak meminum air putih yang cukup, maka tubuh dapat menutup kapiler yang membuat tekanan darah meningkat. Dengan meminum air putih yang cukup sekitar 2 liter per hari maka tekanan darah dapat tetap berada pada kisaran normal.
  • Meredakan debar jantung, meminum air hangat mampu menenangkan sistem saraf yang mampu mempengaruhi detak jantungnya.
  • Membantu mengurangi kadar kolesterol yang tinggi dan menjadi salah satu faktor risiko penyakit jantung. Meminum air hangat mampu membantu mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL yang ada dalam tubuh.
  • Meredakan stres dan kecemasan, kekurangan hidrasi dalam tubuh mampu mengurangi kemampuan otak untuk mengatur emosi. Menyebabkan peningkatan denyut jantung, sakit, kepala, mual, hingga lemas.

7. Tidur yang Cukup

Tidur yang cukup juga dapat menjadi salah satu cara mengatasi jantung berdebar kencang. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mendapatkan tidur yang mencukupi selama 7 hingga 9 jam setiap harinya.

Seseorang yang tidak mendapatkan tidur yang mencukupi dapat mengalami peningkatan kadar adrenalin dalam tubuh, yang dapat memicu detak jantung cepat dan tidak teratur.

Bukan hanya itu, posisi tidur seseorang juga dapat memengaruhi aliran darah, fungsi paru-paru, hingga fungsi jantung. Terdapat posisi yang dapat membantu mencegah terjadinya palpitasi jantung serta posisi tidur lainnya yang dapat meningkatkan risikonya, antara lain:

  • Tidur di Sisi Kiri, yang dapat bermanfaat bagi ibu hamil dan pencernaan dapat membuat seseorang yang menderita palpitasi jantung lebih terasa. Hal ini dikarenakan organ jantung lebih dekat ke dinding dada sisi kiri.
  • Tidur di Sisi Kanan, yang menjadi posisi tidur terbaik untuk mengatasi palpitasi jantung serta kesehatan jantung secara keseluruhan. Posisi tidur ini juga dapat mengurangi tekanan pada jantung, menurunkan risiko detak jantung tidak teratur, hingga meningkatkan pernapasan dan meminimalkan gejala apnea tidur.
  • Tidur Telentang, yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejajaran tulang belakang, memiliki risiko memperburuk masalah pernapasan akibat sleep apnea. Dengan meninggikan tubuh bagian atas pada posisi tidur ini, kamu dapat mengurangi tekanan pada dada dan meningkatkan kadar oksigen.
  • Tidur Tengkurap, yang kurang disarankan untuk menjaga kesehatan jantung karena dapat membatasi pernapasan dan meningkatkan tekanan di dada.

8. Rutin Berolahraga

Berolahraga secara rutin juga penting dalam menjaga kesehatan fisik, mental, serta emosional seseorang.

Menurut American Heart Association, olahraga yang dibutuhkan seseorang yaitu 150 menit per minggu untuk aktivitas aerobik berintensitas sedang ataupun 75 menit per minggu untuk aktivitas aerobik berintensitas tinggi.

Olahraga juga memiliki banyak manfaat untuk mengurangi risiko penyakit jantung, seperti:

  • Membuat tubuh lebih mudah beradaptasi ke berbagai aktivitas fisik yang dapat memberikan daya tahun tubuh lebih baik.
  • Mengurangi berat badan.
  • Mengurangi tekanan darah dan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.
  • Menaikkan kadar kolesterol baik atau HDL.
  • Meningkatkan sensitivitas insulin guna melawan diabetes.
  • Menjaga peredaran darah dalam tubuh.

Dr. Robert E Saragih menyatakan bahwa terdapat setidaknya tiga jenis olahraga yang aman untuk penderita penyakit jantung, antara lain:

  • Ketahanan, yang menggerakkan otot-otot besar secara berkelanjutan. Dengan melakukan olahraga ini, seseorang dapat meningkatkan pernapasan dan detak jantung yang mampu memengaruhi kondisi jantung, paru-paru, dan sistem peredaran darah. Contoh olahraganya, aerobik, lompat tali, joging, berenang, dan bersepeda.
  • Kekuatan, yang melibatkan berbagai gerakan otot berulang guna meningkatkan kekuatan otot. Contohnya, angkat beban, push up, pull up, dan senam dengan resistance band.
  • Fleksibilitas, yang dapat membantu otot lebih rileks dan mengendurkan persendian yang bermanfaat bagi peningkatan sistem pernapasan dan pengurangan stres. Contoh olahraganya, yoga, meditasi, olahraga pernapasan, hingga tai chi.

Nah, itulah pembahasan seputar berbagai cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas yang dapat kamu lakukan guna menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakitnya.

Walaupun langkah-langkah dapat dilakukan di rumah, jika gejala yang kamu alami sudah semakin parah, seperti hipotensi, nyeri dada yang menjalar, penurunan kesadaran, hingga kaki dan tangan terasa dingin, akan lebih baik segera melakukan konsultasi ke dokter.

Hal ini dilakukan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan keadaan dapat segera membaik. Hadirnya Perlindungan Kesehatan Prima dapat membantu sahabat MyProtection sebagai langkah preventif yang bisa muncul secara tidak terduga dengan memberikan perlindungan kesehatan bagi diri dan anggota keluarga.

Berikut ini beberapa keunggulan produk Perlindungan Kesehatan Prima yang dapat kamu terima:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin maupun obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan.
  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 14/01/2020
Visa Kunjungan ke Uni Emirat Arab Gratis Sampai 5 Tahun

Jakarta, 14 Januari 2020 - MyProtection News

Kabar baik untuk Anda yang ingin berlibur ke Uni Emirat Arab, karena pemerintah Uni Emirat Arab mengeluarkan kebijakan bebas visa selama lima tahun bagi para turis mancanegara. Kabarnya, rencana tersebut akan dijalankan mulai pertengahan tahun 2020.

Dilansir dalam CNN Indonesia, Perdana Menteri dan Wakil Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum melalui cuitan di akun Twitter pribadinya. Sebelumnya, pemerintah Uni Emirat Arab juga memberlakukan pembebasan visa bagi turis asing berusia di bawah 18 tahun, lho!

Kebijakan ini sengaja diberlakukan untuk meningkatkan volume pariwisata dari turis mancanegara. Namun, belum diinformasikan apakah akan terdapat kenaikan biaya administrasi untuk pembuatan visa ini.

Nah, apakah Anda juga tertarik untuk mengunjungi negara-negara eksotis di Timur Tengah? Jika iya, maka tidak ada salahnya mulai mempersiapkan keberangkatan Anda mulai dari sekarang. Jangan lupa untuk memperlengkapi diri maupun keluarga dengan perlindungan ekstra dari MyTravel International. Sehingga perjalanan ke luar negeri hingga kembali pulang ke rumah selalu aman dan nyaman. Anda bisa mendapatkan fasilitas seperti penggantian biaya kehilangan barang, penggantian kerugian akibat penundaan jam terbang pesawat, hingga jaminan biaya jika Anda sakit saat bepergian ke luar negeri.

Selamat berlibur dengan aman dan nyaman!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 29/04/2020
Cegah Panas Dalam Saat Berpuasa

Jakarta, 29 Maret 2020 - MyProtection News

Ketika berpuasa, ada berbagai tantangan yang bisa kita hadapi. Salah satunya menahan rasa lapa dan haus. Tubuh pun rentan mengalami kekurangan cairan dan nutrisi tubuh karena waktu makan terbatas. Gangguan kesehatan yang lazim terjadi saat berpuasa adalah panas dalam.

Aswin Pramono, dokter ahli penyakit dalam dari RS Carolus Jakarta menyatakan bahwa panas dalam bisa berhubungan dengan kekurangan cairan tubuh. Apalagi jika asupan hidrasi tidak dipenuhi ketika buka puasa dan tubuh.

Ketika tubuh panas dalam akibat dehidrasi saat berpuasa maka efek yang bisa dirasakan adalah demam ringan, air liur kering, kelenturan kulit terganggu serta bibir pecah-pecah. Jika dibiarkan terus menerus, tubuh akan mudah terserang flu dan penyakit lainnya.

Oleh karena itu penting untuk minum air putih yang cukup, bahkan saat puasa. Triknya adalah minum segelas air putih saat berbuka & setelah salat magrib. Dilanjutkan 2 gelas air putih setelah berbuka atau makan besar. Lalu 1 gelas air putih setelah tarawih dan 1 gelas lagi sebelum tidur. Kemudian Anda bisa meminum segelas air putih saat sahur dan 2 gelas air putih seusai sahur. Pastikan Anda minum setidaknya 8 gelas atau 2 liter air putih sesuai kebutuhan dan kondisi tubuh.

Anda juga bisa mengonsumsi beberapa makanan saat panas dalam mulai menyerang. Contohnya seperti jeruk yang kaya vitamin C, buah pisang untuk memperlancar pencernaan, susu & yoghurt yang bernutrisi. Berbagai buah-buahan ini bisa Anda olah menjadi takjil atau jus agar tak membosankan.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Otomotif
5 mins read • 21/01/2026
Berapa Tekanan Angin Ban Mobil yang Ideal dan Tips Menjaganya

Tahukah kamu tekanan angin ban mobil juga dapat memengaruhi kenyamanan dan performa ketika berkendara?

Seperti tekanan angin ban mobil yang rendah mampu memicu terjadinya kebocoran di jalan berbatu dan menyebabkan kecelakaan. Sedangkan, tekanan yang terlalu tinggi memiliki potensi aquaplaning di jalan berair.

Lalu, berapa tekanan angin ban mobil yang ideal berdasarkan jenis mobil, bobot muatan, hingga ukuran ban dari kendaraan tersebut? Simak ulasan berikut ini!

Berapa Tekanan Angin Ban Mobil yang Ideal dan Tips Menjaganya

Karena memiliki peranan yang krusial, mengetahui tekanan angin yang ideal untuk ban mobil menjadi sangat penting.

Umumnya, tekanan angin yang ideal sendiri ditentukan oleh jenis mobil yang dimiliki, ukuran ring, hingga ban yang digunakan oleh pabrikan.

Untuk memastikan tekanan angin sudah ideal, kamu juga dapat mencermati informasi tekanan ban atau tire-loading information yang umumnya terdapat di frame pilar pintu pengemudi yang ada di depan kanan mobil.

Faktor lain yang dapat memengaruhi tekanan angin yang dibutuhkan adalah berat yang diangkut, di mana semakin besar beban, maka tekanan ban juga harus ditingkatkan.

Standar Tekanan Angin Ban Mobil Ideal

Walaupun berbeda-beda terdapat informasi standar tekanan angin ban mobil yang ideal berdasarkan jenis mobil yang sering ditemui di Indonesia, seperti:

  • Jenis Mobil SUV yang membutuhkan tekanan angin sekitar 35 – 40 psi

  • Jenis Mobil Sedan yang membutuhkan tekanan angin sekitar 30 – 33 psi

  • Jenis Mobil City Car yang membutuhkan tekanan angin sekitar 30 – 36 psi

  • Jenis Mobil MPV yang membutuhkan tekanan angin sekitar 33 – 36 psi

Terdapat pula standar tekanan angin ban mobil yang ideal berdasarkan ukuran ban ring, antara lain:

  • Tekanan angin ban mobil ring 13 termasuk ukuran 155/70 R13, 165/70 R13, 175/70 R13, 185/70 R13, dan 205/70 R13 yang ideal adalah 28 – 31 psi.

  • Tekanan angin ban mobil ring 14 dengan ukuran 165/65 R14 yang ideal adalah 28 – 29 psi untuk ban depan dan 25 – 26 psi untuk ban belakang.

  • Tekanan angin ban mobil ring 14 dengan ukuran 165/70 R14 yang ideal adalah 30 – 33 psi untuk ban depan dan belakang.

  • Tekanan angin ban mobil ring 14 dengan ukuran 175/50 R14 yang ideal adalah 29 – 32 psi untuk ban depan dan 26 – 30 psi untuk ban belakang.

  • Tekanan angin ban mobil ring 15 dengan ukuran 175/55 R15, 175/60 R15, dan 175/65 R15 yang ideal adalah 30 – 32 psi untuk ban depan dan belakang.

Tips Menjaga Tekanan Angin Ban Mobil Ideal

Agar tetap dalam kondisi optimal, berikut ini beberapa tips untuk menjaga tekanan angin ban mobil, antara lain:

  • Menjaga bobot mobil sesuai standar, menghindari membawa beban berlebih ketika berkendara yang dapat memengaruhi kondisi tekanan angin ban mobil.

  • Rutin melakukan pengecekan, jika tekanan mulai menurun maka dapat segera disesuaikan kembali untuk menjaga performa, mencegah keausan, serta menghindari berbagai risiko berkendara.

  • Hindari mengisi angin ban ketika masih panas, karena tekanan angin di bagian dalam lebih tinggi. Menambahkan angin ketika ban masih panas dapat menimbulkan kemungkinan tekanan angin menjadi terlalu kuat dan menyebabkan ban mobil meledak.

  • Rutin cek dinding ban, kondisi jalan tak menentu, dan adanya kemungkinan benda tajam atau batu kerikil menempel pada dinding ban mobil jika dibiarkan dapat menyebabkan kebocoran dan mengurangi tekanan angin mobil.

  • Memperhatikan tekanan angin ketika cuaca dingin, di mana pada suhu rendah tekanan angin dalam ban juga umumnya menurun yang dapat menyebabkan ban menjadi kurang stabil, konsumsi bahan bakar berlebih, keausan, hingga risiko kecelakaan.

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel