Beranda
/
Artikel
/
Otomotif
/
8 Rambu Rambu Lalu Lintas Lengkap dengan Gambar dan Artinya!

8 Rambu Rambu Lalu Lintas Lengkap dengan Gambar dan Artinya!

20 February 2026 | MyProtection News Jakarta

Ketika berkendara di jalan, rambu rambu lalu lintas yang ada dapat membantu para pengendara untuk tetap aman dan tertib.

Beragam simbol, huruf, hingga angka tertentu digunakan untuk memberikan peringatan, larangan, perintah, hingga petunjuk yang mudah dikenali kepada pengguna jalan baik pengendara maupun pejalan kaki.

Rambu-rambu ini juga diatur dalam ketentuan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2014 agar fungsinya dijalankan dengan baik oleh setiap orang. Berikut rambu rambu lalu lintas lengkap dengan artinya yang harus kamu pahami!

8 Rambu Rambu Lalu Lintas Lengkap dengan Gambar dan Artinya!

1. Stop atau Berhenti

rambu lalu lintas stop

Rambu lalu lintas pertama adalah stop atau berhenti yang di jalan ditandakan dengan rambu tanda stop dengan latar berwarna merah.

Rambu ini digunakan untuk melarang pengendara melaju atau berkendara di jalur tertentu. Jika ada tanda ini, pengendara diharuskan untuk berhenti hingga kondisi lebih aman untuk menghindari terjadinya konflik lalu lintas.

2. Dilarang Masuk

rambu lalu lintas dilarang masuk

Dilarang masuk biasanya ditandai dengan simbol strip berlatar warna merah yang digunakan untuk melarang pengendara atau pejalan kaki untuk memasuki suatu tempat.

Rambu ini dapat dilanggar oleh pihak-pihak yang memang memiliki pengecualian dan telah ditentukan.

3. Dilarang Berhenti

Gambar S berlatar putih yang dicoret dengan garis merah ditunjukkan bagi pengendara untuk tidak atau dilarang berhenti.

Jika kamu melihat rambu ini di jalan, hal tersebut menandakan bahwa pengendara tidak boleh parkir atau berhenti walaupun sejenak.

Jika dilanggar, maka pengendara tersebut akan dikenakan tilang sesuai dengan peraturan yang telah diatur oleh Undang-Undang dan berlaku di Indonesia.

4. Dilarang Parkir

Rambu dilarang parkir dapat kamu temukan di jalanan dengan tanda huruf P besar yang dicoret dengan garis merah.

Jika kamu menemukan rambu ini, berarti kendaraan tidak dapat berhenti atau diparkirkan di tempat tersebut.

5. Dilarang Melintas

Rambu dilarang melintas umumnya memiliki bentuk gambar kendaraan tertentu yang memiliki warna dasar putih, dilengkapi lingkaran dan garis merah melintang.

Jika gambar kendaraannya mobil, motor, ataupun truk, berarti jenis kendaraan tersebut tidak boleh melintasi jalan yang ada karena ketentuan yang telah ditetapkan, seperti truk yang tidak boleh melewati daerah permukiman warga dan sebagainya.

6. Tikungan Tajam ke Kanan dan Kiri

Rambu berbentuk segitiga kuning dengan gambar tikungan tajam, baik ke kiri maupun ke kanan, di tengahnya menandakan bahwa jalan di depan memiliki tikungan tajam.

Rambu ini digunakan untuk memperingati pengemudi untuk berhati-hati dan mengurangi kecepatan guna mengurangi risiko kecelakaan.

Tanda ini umumnya digunakan pada jalanan curam seperti pegunungan, ataupun daerah pemukiman warga sekitar, dan sebagainya.

7. Jembatan

Rambu berbentuk persegi panjang berwarna biru dengan gambar jembatan di tengah menandakan adanya jembatan di depan.

Karena itu, pengemudi disarankan untuk mengurangi kecepatan dan tetap waspada. Hal ini penting sebab tidak semua jembatan berukuran besar, beberapa bahkan dapat membahayakan.

Selain itu, setiap jembatan biasanya memiliki ketentuan mengenai batas beban kendaraan yang diperbolehkan melintas.

8. Turunan Curam

Rambu berbentuk segitiga berwarna kuning dengan simbol turunan curam di tengah memberikan peringatan bahwa jalan di depan memiliki medan menurun tajam.

Karena itu, pengemudi perlu menurunkan kecepatan dan berpindah ke gigi rendah. Rambu ini umumnya dipasang di wilayah dengan kontur tidak rata, seperti pegunungan atau perbukitan.

Sebelum melewati turunan tersebut, pengendara juga dianjurkan untuk memastikan kondisi rem dalam keadaan baik guna menghindari risiko rem blong.

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Otomotif
5 mins read • 04/03/2026
22 Komponen Transmisi Manual dan Fungsi di Dalamnya!

Transmisi mobil terbagi ke dalam dua jenis, yaitu transmisi manual dan otomatis. Berbeda dengan otomatis, transmisi manual memiliki komponen yang lebih kompleks.

Perbedaan utama transmisi manual terletak pada cara perpindahan gigi dan pedalnya, di mana pengemudi harus secara manual mengoperasikannya untuk mengganti gigi.

Oleh karena itu, komponen transmisi manual juga umumnya lebih rumit jika dibandingkan dengan transmisi otomatis. Apa saja komponen tersebut dan fungsinya? Simak pembahasan berikut!

22 Komponen Transmisi Manual dan Fungsi di Dalamnya!

komponen transmisi manual

1. Poros Input Transmisi

Poros input transmisi atau transmission input shaft merupakan komponen transmisi manual yang menjadi poros atau roda gigi yang bekerja bersama kopling yang berfungsi untuk memutar gigi pada gearbox.

2. Gigi Transmisi

Komponen transmisi manual selanjutnya, yaitu gigi transmisi, memiliki fungsi mengubah input tenaga yang dihasilkan oleh mesin menjadi output gaya torsi.

Dengan begitu, pengendara dapat mengatur kecepatan dan daya putar kendaraan yang disesuaikan dengan keadaan dan kondisi jalan.

3. Gigi Penyesuaian

Gigi penyesuaian atau synchroniser memiliki fungsi untuk menyamakan kecepatan putaran antara gigi transmisi, sehingga perpindahan dapat terjadi secara mulus dan aman walaupun dalam keadaan berjalan.

4. Garpu Pemindah

Komponen pada transmisi manual yang satu ini berfungsi untuk memindahkan gigi pada porosnya, yang memungkinkan pengemudi melakukan perpindahan gigi sesuai keinginan dan kebutuhan.

Garpu pemindah menjadi komponen penghubung antara tuas persneling dan mekanisme roda gigi transmisi yang ada pada transmisi manual mobil.

5. Tuas Penghubung

Adanya tuas penghubung memungkinkan tuas persneling yang digerakkan oleh pengemudi diterjemahkan menjadi gerakan pada garpu pemindah guna mengatur perpindahan gigi.

Sederhananya, tuas penghubung menjadi komponen transmisi manual yang meneruskan perintah pengemudi secara efektif.

6. Tuas Transmisi

Tuas transmisi atau pemindah persneling memiliki fungsi untuk mengendalikan dan memindahkan gigi transmisi berdasarkan kondisi jalan dan kebutuhan pengendara.

Adanya komponen ini memungkinkan pengemudi memiliki kontrol langsung berdasarkan kondisi jalan ketika berkendara.

7. Bak Transmisi

Adanya bak transmisi pada mobil manual berfungsi sebagai pelindung komponen lainnya dari kotoran maupun benturan.

Bukan hanya itu, komponen ini juga menjadi wadah penampung oli pelumas serta dudukan bagi berbagai komponen penting seperti bearing, poros input, dan poros output.

8. Output Shaft

Komponen selanjutnya, yaitu output shaft yang berguna meneruskan tenaga putar dari sistem transmisi ke propeller shaft yang memungkinkan roda kendaraan bergerak.

Bukan cuma itu, output shaft juga dapat digunakan sebagai dudukan persneling di sebuah mobil.

9. Bantalan atau Bearing

Adanya bantalan atau bearing pada transmisi manual dapat membantu dalam mengurangi gesekan antarkomponen, seperti input shaft, output shaft, serta counter gear.

Dengan begitu, komponen-komponen tersebut tetap dapat bekerja dengan baik, mengurangi keausan dan panas, hingga terjaga efisiensinya.

10. Counter Gear

Counter gear atau gigi pada transmisi manual memiliki fungsi untuk meneruskan tenaga dari input shaft ke output shaft.

Adanya komponen ini memungkinkan transmisi untuk mengatur rasio gigi yang tepat dengan kecepatan kendaraan dan torsi mesin.

Dengan begitu, komponen ini memungkinkan mobil untuk mengubah kecepatan berdasarkan kebutuhan dan keinginan pengendara yang krusial.

Bukan hanya komponen-komponen di atas, terdapat banyak komponen lain yang menyusun transmisi manual, seperti reverse gear, hub slave, speedometer gear, wadah transmisi, oil seal transmisi, control rod, shift rod end, clutch hub sleeve, hub sleeve, shifting key, spring key, hingga interlock system yang bekerja mendukung satu sama lain.

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 15/01/2020
Kerja Kantoran Sambil Bisnis, Bisakah?

Jakarta, 15 Januari 2020 - MyProtection News

Kesibukan saat bekerja di kantor mungkin menyita sebagian besar tenagamu. Jam pulang merupakan waktu beristirahat dan menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat. Memangnya, masih sempat untuk berbisnis dan menjadi entrepreneur?

Jawabannya adalah bisa. Dengan catatan Anda harus bisa mengatur waktu dan memilih jenis usaha yang tepat. Coba simak ulasan satu ini sebelum Anda mengambil keputusan!

  • Catat Waktu Luang

Coba ingat-ingat kembali, dalam sehari berapa lama waktu yang Anda habiskan untuk bekerja dan untuk beristirahat? Jika Anda bekerja dari pagi hingga larut malam di kantor, atau bahkan harus masuk saat weekend, maka Anda harus mempertimbangkan matang-matang pilihan untuk membuka bisnis. Jangan sampai Anda menyerah setelah satu atau dua bulan berbisnis karena tidak memiliki waktu. Beristirahat juga penting, lho setelah bekerja seharian.

Nah, kalau Anda punya waktu luang yang cukup banyak setelah bekerja, Anda bisa memanfaatkannya untuk mulai merintis bisnis. Namun, kembali lagi pada pribadi masing-masing. Jika ada kemauan, maka pasti ada jalan. Walaupun sibuk, selama Anda memiliki kemauan kuat untuk berbisnis, pasti bisa!

  • Pilih Bisnis yang Sesuai

Ada banyak ide bisnis yang bisa Anda lakukan. Dalam tahapan ini, Anda bisa memilih bisnis yang sesuai dengan kemampuan atau ketertarikan. Misalnya, Anda suka membuat kue kering atau cookies, maka Anda bisa mencoba bisnis kuliner kecil-kecilan di lingkungan kantor. Atau Anda tertarik dengan fashion? Bisnis fashion online shop ini juga banyak digeluti orang. Salah satu ide bisnis sederhana lainnya adalah menjual barang-barang bekas atau preloved. Anda hanya perlu memilah barang yang tidak terpakai namun dalam kondisi baik untuk dijual kembali. Mudah, bukan?

Baca juga: Money Management Tips, Penting untuk Pemula

  • Persiapkan Modal

Faktor penting lainnya dalam memulai bisnis adalah modal. Tergantung dari jenis bisnis yang Anda pilih, modal usaha yang dibutuh bisa jadi cukup besar. Ada baiknya Anda mulai menabung untuk mempersiapkan modal bisnis. Jika dana yang dibutuhkan cukup besar, saat ini banyak bank yang menawarkan pinjaman dengan bunga rendah.

Tapi, memulai bisnis tidak harus selalu bermodal besar, kok. Mulai dengan bisnis sederhana dan kecil untuk melihat potensi pasar. Siapa tahu, bisnis dengan modal 0 rupiahmu bisa berkembang pesat!

  • Pilih Partner Bisnis

Jika terasa berat sendirian, maka Anda bisa mengajak keluarga atau orang yang bisa dipercayai untuk memulai bisnis bersama. Selain sumber ide dan modal yang didapatkan akan lebih banyak, beban pekerjaan juga bisa berkurang. Pastikan rekan bisnis atau bawahan Anda ini bisa “melengkapi” kekurangan Anda. Apalagi, saat bekerja dengan orang lain, komunikasi dan kerja sama sangat dibutuhkan. Jangan sampai tim bisnis ada banyak, tetapi orang yang benar-benar bisa bekerja hanya sedikit.

  • Jangan Lupa Istirahat dan Jaga Kesehatan!

Mencari uang dengan berbisnis memang sah-sah saja. Namun, ada juga harus memperhatikan kesehatan tubuh. Uang banyak tidak akan bisa membeli kesehatan fisik ataupun mental. Maka setelah sibuk bekerja di kantor dan mengurus bisnis, selalu luangkan waktu untuk bersantai. Tidur yang cukup bisa membantu Anda tetap enerjik dan berpikiran tajam untuk menangkap peluang bisnis yang ada.

  • Belajar Dari Pengalaman

Saat menjalankan bisnis, pasti ada berbagai masalah yang harus dihadapi. Namun, jangan pantang menyerah dan belajar dari pengalaman. Jadikan pengalaman berbisnis ini sebagai bekal untuk Anda menjalankan bisnis lain atau yang lebih besar lagi. Jangan sungkan untuk bertanya pada keluarga atau teman sesame pebisnis untuk mengatur usaha Anda.

Selamat menjalani bisnis yang baru!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca juga: Tidak Semangat Kerja? Mungkin Anda Mengalami Burnout

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 21/11/2019
Ingin Liburan ke Luar Negeri, Sudah Persiapkan Ini Belum?

Jakarta, 21 November 2019 - MyProtection News

Mendekati Desember, semua orang mulai sibuk mempersiapkan liburan akhir tahun. Beberapa orang memilih untuk mengunjungi negara bersalju dan merasakan winter. Sebagian lagi lebih suka menikmati keindahan alam lokal Indonesia yang beragam. Selain mempersiapkan hotel hingga kendaraan selama traveling, ada beberapa hal penting lainnya yang tidak boleh Anda lewatkan.

Pastikan Anda mempersiapkan dokumen penting seperti paspor, visa, dan mata uang asing. Keberadaan tiga hal ini penting agar Anda bisa bepergian dengan lancar dan tentunya membeli barang dengan mudah.

Bawa pakaian yang sesuai dengan musim di negara yang akan Anda kunjungi. Rasanya tidak akan nyaman jika Anda hanya membawa jaket tipis untuk menghangatkan diri di tengah terpaan salju.

Buatlah detail perjalanan atau itinerary dari jauh hari. Anda bisa mencari informasi mengenai titik destinasi atau pusat kuliner terbaik melalui internet. Sehingga, sesampainya di negara tujuan, Anda bisa memanfaatkan waktu liburan dengan efektif.

Terakhir, perlengkapi diri Anda dengan pengamanan ekstra mulai dari obat-obatan hingga perlindungan asuransi perjalanan murah seperti MyTravel International. Anda bisa menikmati berbagai jaminan selama bepergian menggunakan pesawat. Seperti pengganti kerugian akibat ketidaknyamanan, delay pesawat, hingga masalah kesehatan. Pada akhirnya, pasti Anda ingin menikmati perjalanan yang aman serta nyaman.

Jika Anda sudah mempersiapkan hal-hal di atas, maka selamat menikmati liburan!

Baca Artikel