Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
Fitur Asuransi MyProtection Praktis dari HP!

Fitur Asuransi MyProtection Praktis dari HP!

29 June 2020 | MyProtection News Jakarta

Hi, Sahabat MyProtection!

Untuk menemani Anda dan keluarga beraktivitas di dalam maupun luar rumah, kini terdapat fitur baru dari asuransi kesehatan online MyProtection yaitu online doctor dan telemedicine. Sehingga, perlindungan kesehatanmu bukan hanya menyeluruh, tapi makin mudah dilakukan karena semuanya bisa diakses dari 1 aplikasi saja.

Melalui online doctor, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter terpercaya dari rumah dan gadget. Lalu, Anda juga bisa membeli obat dari resep dokter melalui layanan telemedicine. Sehingga berobat jadi makin mudah, aman, dan nyaman tanpa harus keluar rumah 24/7!

Fitur ini dapat dinikmati oleh setiap nasabah asuransi kesehatan MyProtection yaitu Perlindungan Kesehatan PRIMA serta HealthPlus Family. Anda hanya perlu mengunduh aplikasi “e-Benefit” yang tersedia di PlayStore serta AppStore untuk memanfaatkan fitur terbaru ini.

Bukan hanya telemedicine dan online doctor, Anda juga bisa menikmati fitur lainnya dari MyProtection seperti:

  • Klaim cashless tanpa kartu
  • Telemedicine
  • Online doctor
  • Cek status klaim langsung dari HP Anda
  • Fitur live chat
  • Manfaat tambahan SALDO PRIMA untuk beli vitamin/obat tanpa resep Dokter & diganti asuransi (khusus Perlindungan Kesehatan Prima)
  • Menjamin COVID-19

Nikmati fitur lengkap asuransi kesehatan keluarga dari HPmu, aktivitas jadi #amanpalingnyaman

Salam,

Sahabat MyProtection

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 09/12/2019
Seharian Kerja Depan Komputer? Stretching Dulu, Yuk!

Jakarta, 9 Desember 2019 - MyProtection News

Sebagian dari kita mungkin merasa nyaman sebagai pekerja kantor. Walaupun pekerjaannya mungkin mengasyikan, tapi ada juga resiko bekerja kantoran. Terutama jika Anda adalah pekerja atau individu yang harus menggunakan komputer seharian. Mungkin Anda pernah merasakan ketiga kondisi ini. Leher pegal, mata perih, dan tubuh yang kaku karena harus duduk dengan posisi yang sama selama berjam-jam.

Menurut riset, terlalu lama duduk bisa mempengaruhi kesehatan seperti gangguan tulang leher, pengingkatan resiko obesitas, melemahnya otot, dan gangguan pada kaki. Belum lagi sempitnya ruang bekerja mungkin mempengaruhi kebebasan bergerak Anda. Stres dan tekanan kerja juga bisa menambah rasa tidak nyaman pada tubuh maupun psikis. Padahal jika tubuh tidak fit, rasanya konsentrasi bekerja pun akan terganggu.

Karenanya, agar badan bisa kembali segar dan fokus kembali maksimal, Anda bisa mencoba gerakan stretching ringan di bawah ini!

  1. Peregangan atau stretching leher: Putar leher Anda menghadap kanan, tahan 10 detik, lalu ganti posisi leher menghadap kiri dan ulangi step selanjutnya.
  2. Peregangan atau stretching bahu: putar bahu Anda ke arah depan 10 kali dan ke arah belakang 10 kali dan ulangi secukupnya untuk mengurangi rasa pegal.
  3. Peregangan atau stretching pinggang: putar badan bagian atas Anda ke arah kanan, tahan 10 detik, lalu ulangi step yang sama dengan menghadap ke kiri
  4. Peregangan atau stretching tangan: putar pergelangan tangan Anda ke atas dan ke bawah lalu lakukan kibas-kibaskan telapak tangan selama 1 menit agar kembali siap mengetik di keyboard
  5. Peregangan atau stretching kaki: sambul duduk di kursi Anda, angkat kaki dari lantai dan luruskan, gerakan pergelangan kaki Anda ke atas dan ke bawah.

Selain melakukan stretching ringan seperti di atas, Anda juga bisa memanfaatkan ruang kantor untuk bergerak. Misalnya, biasakan menggunakan tangga daripada lift untuk naik ke lantai atas yang tidak terlalu tinggi. Anda juga bisa sering bergerak mengambil minum dari cubicle ke pantry. Manfaatkan juga waktu istirahat untuk melakukan peregangan tubuh.

Selamat mencoba!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 23/06/2020
Sebelum Gowes Keliling Kota, Simak Tips Berikut Ini!

Jakarta, 23 Juni 2020 - MyProtection News

Hi, Sahabat MyProtection!

Akhir-akhir ini bersepeda mulai dilirik para pesepeda baru. Terbukti dari jalan-jalan yang mulai dipenuhi pesepeda, khususnya saat akhir pekan. Selain sehat dan mudah digunakan, bersepeda dijadikan ajang berkumpul oleh sebagian besar orang.

Bagi para pesepeda pemula maupun yang sudah lama bersepeda, ada beberapa hal perlu Anda perhatikan. Khususnya bersepeda selama new normal ini!

  1. Pahami jalur aman bersepeda

Beberapa jalanan di ibu kota maupun daerah lainnya sudah mulai menerapkan jalur khusus sepeda. Namun, banyak juga jalanan yang belum memiliki panduan jelas mengenai jalur sepeda. Oleh karena itu, perhatikan alur dan aturan lalu lintas yang ada. Jangan sampai Anda melawan arus lalu lintas, mengayuh sepeda di jalur yang tidak aman, atau berbelok/berputar tanpa melihat keadaan sekitar.

  1. Cek kesehatan sepeda

Sebelum mulai gowes sepeda kesayangan, coba cek kesehatan sepeda Anda. Untuk roda, cek apakah ban memiliki cukup udara dan tidak memiliki kebocoran. Lalu, jangan lupa mengecek rem sepeda dan bantalan rem apakah tetap kuat atau sudah mulai melemah.

Komponen lainnya yang perlu diperhatikan adalah rantai sepeda. Segera ganti rantai jika sudah mulai berkarat. Secara umum, Anda juga bisa mengecek apakah sepeda nyaman dikendarai dalam jangka waktu panjang dan berbunyi aneh ketika dikayuh atau tidak.

  1. Taati aturan yang ada, termasuk jaga jarak saat pandemi

Tiap daerah memiliki peraturan bersepeda masing-masing. Kenali peraturan yang ada untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Jangan lupa, saat ini pandemi COVID-19 masih melanda banyak negara termasuk Indonesia. Selalu jaga jarak saat bersepeda, tutup mulut dengan lengan baju atau tisu saat bersin/batuk, kurangi kontak fisik dengan orang lain, dan gunakan hand sanitizer setelah menyentuh barang di tempat umum.

  1. Pergi bersama teman atau keluarga

Kegiatan bersepeda paling seru jika dilakukan bersama. Selain bisa menjalin kebersamaan, Anda bisa saling menjaga satu sama lainnya ketika menyusuri kota dengan sepeda. Anda bisa belajar dari pesepeda yang lebih berpengalaman dalam bermanuver di jalanan, khususnya jalan yang belum mempunyai jalur khusus sepeda.

  1. Kenali kondisi tubuh

Bagi pesepeda pemula, penting bagi Anda untuk memahami kondisi tubuh serta batas stamina. Jangan memaksakan diri untuk terus mengayuh sepeda terutama jika Anda sudah kelelahan. Semakin sedih Anda mengayuh sepeda, stamina tubuh akan terbentuk dengan sendirinya. Jangan lupa pemanasan untuk mencegah kram otot. Jika Anda merasa kurang fit, demam, pilek atau batuk, sebaiknya urungkan niat Anda untuk bersepeda dan beristirahatlah di rumah.

  1. Berikan kunci atau pengaman untuk sepeda

Berikan kunci pengaman untuk sepeda Anda jika Anda harus meninggalkan sepeda untuk menghindari tindakan pencurian.

  1. Gunakan pelindung diri

Ketika bersepeda, Anda tetap harus menggunakan perlindungan diri yang sesuai seperti helm, pelindung lutut dan siku jika ingin bersepeda ke gunung, jika perlu lengkapi diri dengan asuransi kesehatan untuk berjaga-jaga ya!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 30/12/2019
Money Management Tips, Penting untuk Pemula!

Setelah gajian, rasanya ada banyak hal yang ingin Anda beli. Baju baru, sepatu baru, hingga mulai mencicil rumah baru. Namun, sebelum Anda fokus untuk menghabiskan gaji, ada baiknya Anda melakukan money management. Bagi para pemula, mengatur keuangan mungkin terasa membingungkan. Oleh karena itu, MyProtection memberikan beberapa tips mengatur keuangan yang bisa Anda terapkan!

Cara termudah dalam mengatur keuangan adalah mengaplikasikan 50:30:20 rule. Apa itu aturan 50:30:20? Artinya, anda bisa membagi pengeluaran anda ke dalam tiga kategori utama. Setengah atau 50% dari pendapatan anda digunakan untuk membayar tagihan bulanan dan kebutuhan pokok. Misalnya seperti listrik, belanja bulanan, cicilan, serta biaya transportasi.

Kemudian 30% dari budget keuangan Anda dapat disisihkan sebagai dana fleksibel. Sehingga barang yang ada inginkan tetapi tidak esensial dapat dibeli dengan budget ini. Contohnya Anda bisa menggunakan dana fleksible untuk membeli baju, menonton bioskop, atau bepergian.

Terakhir, 20% dari penghasilkan Anda bisa dialokasikan untuk mencapai tujuan finansial Anda yaitu investasi, tabungan, dan asuransi. Sehingga Anda memiliki dana yang dapat dipakai saat keadaan terdesak atau memenuhi impian Anda. Contohnya, Anda bisa mengalokasikan dana dengan berinvestasi asuransi untuk Anda dan keluarga seperti Perlindungan Kesehatan Prima untuk mengantisipasi biaya perawatan medis di masa depan.

Selain menerapkan aturan 50:30:20 ini, Anda juga harus mengenali pola penggunaan uang Anda. Bisa jadi, Anda bisa mengalokasikan dana lebih banyak untuk menabung. Sebaliknya, pada bulan tertentu Anda harus mengalokasikan lebih banyak dana untuk pengeluaran mendesak. Tentukan prioritas keuangan Anda dengan memilih tagihan/barang apa yang sangat diperlukan tiap harinya. Kurangi pengeluaran berlebihan pada barang atau jasa yang tidak esensial. Misalnya, Anda sering mengonsumsi kopi kekinian di kafe atau membeli camilan di minimarket. Pengeluaran "kecil" ini ternyata dampaknya lumayan, lho! Anda bisa melakukan penghematan dengan membeli kopi seminggu sekali saja atau mencoba membuat kopi sendiri.

Tips Money Management bagi Pemula

Agar dapat lebih memahami dan mengetahui berbagai tips money management bagi pemula, berikut ini hal-hal yang dapat kamu lakukan dengan mudah!

1. Mencatat Pendapatan dan Pengeluaran

Tips pertama, yaitu lebih peduli dan memulai mencatat pendapatan dan pengeluaran yang dilakukan. Melakukan hal ini dapat membantu kamu untuk mengetahui dan melacak kondisi keuangan setiap bulannya.

Bagi sahabat MyProtection yang ingin memulainya, kamu dapat mencatat di notes kecil, ataupun memanfaatkan gadget yang kamu miliki dimana saat ini sudah banyak aplikasi yang dapat mempermudah pencatatan keuangan.

2. Memperhatikan Hal Kecil

Selanjutnya, memperhatikan segala pengeluaran bahkan sekecil apapun dan tidak menganggap remeh hal tersebut. Biasanya, tipe pengeluaran ini lah yang awalnya dianggap kecil namun lama kelamaan dapat membuat pengeluaran tidak terkontrol.

Hal-hal seperti membeli kopi setiap hari hingga camilan di sore hari yang jika dilakukan setiap hari dapat mempengaruhi pengeluaran. Berbeda dengan ketika seseorang ingin membeli barang mahal yang harus dipikirkan dengan matang, hal-hal kecil di atas sering kali dianggap remeh dan membuat pengeluaran finansial tidak terkontrol.

Oleh sebab itu, penting untuk sahabat MyProtection untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan pengeluaran dan hal-hal kecil sekalipun.

3. Menghindari Pengeluaran Demi Gengsi

Membeli barang trending atau branded karena gengsi atau memenuhi gaya hidup juga harus dihindari untuk memiliki money management yang baik.

Sering kali, orang-orang membeli barang yang tidak benar-benar mereka butuhkan hanya karena perkembangan tren yang ada dan memenuhi gengsi sendiri.

Oleh sebab itu, penting untuk terlebih dahulu memikirkan secara matang apakah barang yang ingin dibeli benar-benar dibutuhkan atau tidak dan apakah uang tersebut lebih baik digunakan untuk menambah dana tabungan.

4. Membuat Prioritas Kebutuhan

Menyusun daftar prioritas kebutuhan juga penting untuk memiliki manajemen keuangan yang baik. Sahabat MyProtection dapat membuat dari mengurutkan kebutuhan dari yang sifatnya mendesak hingga kebutuhan yang dianggap masih dapat ditunda terlebih dahulu.

Membuat skala prioritas akan kebutuhan juga dapat membantu dalam mengatur pengeluaran dan mengajarkan kita untuk lebih hemat dan teratur.

5. Memasang Target Masa Depan

Tips efektif lainnya untuk mengatur keuangan adalah memiliki target yang ingin dicapai di masa depan. Baik target kecil maupun target besar yang ingin di raih dapat membantu dalam pengaturan finansial yang lebih baik.

Seperti contohnya, ketika sudah berusia 30 tahun kamu menginginkan untuk memiliki kendaraan pribadi atau bahkan rumah pribadi. Dengan memiliki target yang ingin dicapai, kamu juga akan lebih terpacu untuk menabung dan meraih keinginan tersebut.

6. Disiplin Menabung

Banyak orang memiliki persepsi yag salah tentang menabung. Dimana, mereka menganggap bahwa menabung dilakukan di akhir bulan tergantung sisa uang yang mereka miliki.

Seharusnya, menabung dilakukan di awal bulan dengan membuat target dan langsung menyisihkan uang yang ingin ditabung. Kamu dapat membuat tabungan atau rekening terpisah agar uang tersebut dipisahkan dari rekening yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

7. Mulai Berinvestasi

Selain menabung biasa, berinvestasi juga dapat memberikan potensi keuangan yang besar jika dilakukan dengan benar.

Walaupun begitu, tidak dapat dihindari pula bahwa berinvestasi juga datang dengan berbagai risiko. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mempelajari dan melatih kemampuan investasi yang kamu miliki agar strategi yang telah dibuat dapat berjalan dengan baik.

Selamat mengatur uang dengan lebih cerdas!

Salam,
Sahabat Myprotection

Baca Artikel