Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
8 Teknik Dasar Renang yang Perlu Dipelajari Pemula dan Manfaatnya!

8 Teknik Dasar Renang yang Perlu Dipelajari Pemula dan Manfaatnya!

25 August 2025 | MyProtection News Jakarta

Olahraga renang yang digemari banyak orang sebagai sarana hiburan ternyata juga memiliki banyak manfaat loh! Jika dilakukan dengan teknik dasar renang yang tepat, olahraga ini dapat menjadi jenis olahraga kardio yang efisien.

Terdapat beberapa teknik dasar renang yang dapat kamu pelajari dan pahami. Oleh karena itu, hari ini kita akan membahas secara mendalam mengenai berbagai teknik dasar renang. Simak penjelasannya berikut!

8 Teknik Dasar Renang yang Perlu Dipelajari Pemula dan Manfaatnya!

teknik dasar renang

pexels

Agar dapat melakukan olahraga renang dengan baik, terdapat beberapa teknik dasar yang harus dikuasai, seperti:

1. Gerakan Tangan

Salah satu teknik dasar renang yang penting untuk dipahami dan diketahui adalah gerakan tangan. Di mana, setiap gaya renang memiliki ciri khas gerakan tangan yang berbeda-beda.

Oleh sebab itu, untuk mempelajari sebuah gaya renang tertentu, hal dasar yang harus dipahami adalah gerakan tangan yang dilakukan.

2. Teknik Pernapasan

Untuk menjaga kestabilan kondisi stamina serta asupan oksigen ketika renang, teknik pernapasan juga menjadi hal krusial yang harus dikuasai.

Untuk mengasah teknik pernapasan dalam olahraga renang, berikut langkah-langkah yang dapat kamu lakukan.

  • Memosisikan diri di bagian tepi kolam dengan rendah tanpa memasukkan wajah ke dalam air terlebih dahulu.
  • Mencoba bernafas menggunakan mulut dan tahan selama beberapa waktu.
  • Masukkan kepala ke dalam air dan mulai menghembuskannya melalui hidung.
  • Melatih teknik pernapasan berulang kali untuk memastikan kamu mulai terbiasa dan menemukan pola pernapasan yang sesuai.
  • Dengan setidaknya melakukan 10 hingga 15 kali, kemampuan pernapasan dalam air akan menjadi lebih kuat.

3. Gerakan Kaki

Teknik dasar renang selanjutnya adalah gerakan kaki di dalam air ketika renang. Dalam setiap gaya renang, gerakan kaki yang digunakan juga berbeda antara satu sama lain.

Seperti contohnya, pada gaya bebas di olahraga renang, kedua kaki digerakkan naik turun secara bergantian di dalam air.

Sedangkan pada gaya katak di olahraga renang, kaki digerakkan dengan cara menarik dan menekuk lutut ke samping dan kemudian diluruskan ke belakang menyerupai kaki katak.

4. Teknik Mengapung

Teknik dasar renang selanjutnya adalah mengapung yang juga menjadi hal dasar yang harus dikuasai dalam olahraga renang.

Bagi para pemula, untuk menguasai teknik ini mungkin akan terasa sulit karena pada awalnya tubuh masih kaku, sedangkan kunci dari teknik mengapung yang baik adalah badan rileks dan tenang.

Untuk melatih teknik ini, terdapat langkah-langkah yang dapat diikuti dan diterapkan sebagai berikut.

  • Pertama, mempersiapkan diri dengan berdiri di bagian pinggir kolam di mana kamu dapat dengan mudah meraih pegangan. Pastikan juga bahwa kolam renang yang kamu pilih tidak terlalu dalam.
  • Setelah memastikan semuanya, mulai dengan menyelam sambil berpegangan pada bagian tepi kolam.
  • Tarik napas dalam-dalam dan mendorong badan menjauh dari tepi kolam.
  • Kemudian, memosisikan tangan dan kaki sejajar di permukaan air.
  • Menggerakkan tangan dengan mengepakkannya seperti sayap ayam dan gerakan kaki seperti pada gaya dada.

Ada juga teknik mengapung dengan posisi telentang yang juga dapat kamu lakukan. Berikut langkah-langkahnya.

  • Memosisikan badan tegak dengan kepala menghadap ke arah atas. Pastikan kaki dapat menginjak bagian dasar kolam renang.
  • Selanjutnya, pegang tepi kolam menggunakan tangan dan mulai meluruskan kaki sejajar dengan kepala.
  • Pastikan bagian telinga terendam di dalam air.

5. Posisi Kepala

Teknik dasar renang selanjutnya yang harus diperhatikan di dalam olahraga renang adalah posisi kepala yang tepat berdasarkan gaya renang yang dilakukan.

Seperti contohnya, pada gaya dada di olahraga renang, kepala harus berada pada posisi netral di dalam air, dan diangkat ke atas saat mengambil napas.

Sedangkan untuk gaya punggung, posisi kepala bagian belakang terendam air sejajar dengan tubuh dengan arah mata memandang ke atas.

6. Teknik Meluncur

Teknik meluncur ketika renang juga harus diperhatikan, di mana teknik ini digunakan sebelum kayuhan kaki maupun tangan dimulai.

Bukan hanya itu, teknik meluncur juga digunakan di antara kayuan, putaran balik, hingga di akhir putaran.

Dengan menguasai teknik meluncur, perenang dapat mempertahankan momentum serta menyiapkan diri untuk kayuhan selanjutnya.

Berikut ini langkah-langkah yang dapat kamu ikuti untuk melatih teknik meluncur dalam olahraga renang:

  • Pertama, masuk ke dalam kolam dan berdiri dengan arah membelakangi dinding kolam.
  • Selanjutnya, tempelkan salah satu telapak kaki ke dinding kolam yang dibelakangi dengan bagian jari kaki ke arah bawah.
  • Kemudian, menggunakan telapak kaki tersebut, dorong badan untuk meluncur dengan memosisikan kedua tangan sejajar ke depan untuk memecah air.

7. Koordinasi Gerakan

Koordinasi gerakan juga sangat penting untuk dikuasai ketika olahraga renang, di mana gerakan antar tangan, kaki, dan badan yang saling mendukung satu sama lain dapat meningkatkan efisiensi tenaga dan kecepatan.

8. Masuk dan Keluar Kolam Renang

Selain teknik yang digunakan saat berenang, cara masuk dan keluar kolam renang juga penting khususnya bagi pemula.

Walaupun terdengar mudah, kamu juga harus memperhatikannya dikarenakan pinggir atau bagian bibir kolam renang biasanya keras.

Bagi pemula, sebelum mulai berenang ada baiknya untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu dengan air dan bagian-bagian kolam renang.

Langkah ini dapat dilakukan dengan cara memasukkan kedua kaki ke dalam air dan duduk di bagian pinggir kolam untuk terbiasa dengan bagaimana air bergerak di dalam kolam.

Jika merasa sudah cukup, kamu dapat memasukkan tubuh ke dalam kolam secara perlahan dan mulai berjalan mengitar kolam untuk mengenalkan diri dengan kolam renang.

Untuk keluar kolam renang, kamu dapat mencari tangga yang tersedia di pinggir kolam maupun menarik diri ke atas bagian bibir kolam renang. Pastikan bagian lenganmu kuat untuk mengangkat tubuh.

Manfaat Renang bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat Renang bagi Kesehatan Tubuh 

pexels

Seperti yang sudah banyak orang ketahui, olahraga renang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh baik secara fisik maupun mental. Untuk lebih jelasnya, berikut apa saja manfaat dari olahraga renang yang bisa kamu dapatkan:

1. Mengatasi Insomnia

Pertama, renang dapat membantu dalam mengatasi stres yang menyebabkan insomnia dan meningkatkan kualitas tidur seseorang.

2. Mengendalikan Stres

Olahraga renang juga dapat membantu dalam memperbaiki suasana hati, dengan begitu juga dapat membantu mengurangi risiko stres, depresi, serta mengatasi kecemasan.

Hal ini dikarenakan, olahraga renang memicu pelepasan endorfin yang menjadi hormon yang dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi rasa stres dan cemas.

Selain itu, berenang juga dapat meningkatkan kadar serotonin dan dopamin seseorang yang berfungsi dalam mengatur suasana sekaligus mengurangi gejala depresi dan kecemasan.

3. Menurunkan Berat Badan

Selanjutnya, renang juga dapat membantu dalam menurunkan berat badan bagi para pejuang diet hingga mengecilkan perut. Jika dilakukan dengan tepat, olahraga ini mampu membakar hingga 400 sampai 700 kalori per jam.

Berdasarkan hasil dari jurnal ilmiah yang dipublikasikan melalui jurnal BioMedical Engineering Online dengan judul Effects of 8-week swimming training on carotid arterial stiffness and hemodynamics in young overweight adults, mengatakan bahwa olahraga renang dapat menjadi latihan fisik yang efektif bagi penderita obesitas.

Dijelaskan lagi, hal ini dikarenakan olahraga air umumnya memiliki risiko lebih rendah memicu terjadinya kecelakaan seperti keseleo maupun sakit sendi.

Hal ini dikarenakan, seseorang yang menderita obesitas rentan akan kecelakaan otot serta sendi saat melakukan aktivitas fisik yang disebabkan berat badan berlebih

4. Membangun Massa Otot

Olahraga renang juga dapat membantu dalam membangun massa otot. Hal ini dikarenakan pada renang, seluruh otot tubuh digunakan dan dilatih secara terus menerus.

Dengan begitu, jika rutin dilakukan maka olahraga renang juga mampu meningkatkan kekuatan, kelenturan, hingga membantu mengecilkan betis kaki.

5. Mengatasi Saraf Terjepit

Olahraga renang juga dapat mengatasi saraf terjepit, di mana olahraga ini mampu membantu melemaskan bagian otot punggung dan tulang belakang.

6. Mengurangi Nyeri Sendi

Melakukan olahraga renang secara rutin juga dapat membantu dalam mengurangi rasa nyeri seseorang yang menderita artristis dan osteoporosis.

7. Mengontrol Pernapasan

Bagi para penderita asma, olahraga renang juga dapat membantu dalam mengontrol pernapasan.

Namun sebelum melakukannya, pastikan kamu terlebih dahulu melakukan konsultasi dengan dokter agar tidak terjadi masalah yang disebabkan kaporit.

8. Menjaga Kesehatan Jantung dan Paru-Paru

Olahraga renang juga dapat membantu dalam menjaga kesehatan organ jantung dan paru-paru karena mampu melancarkan oksigen dan darah.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa manfaat berenang untuk kesehatan jantung:

  • Meningkatkan sirkulasi darah, di mana organ jantung dipaksa bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
  • Memperkuat otot jantung, dengan melakukannya secara rutin maka otot jantung akan lebih terlatih dan menjadi lebih kuat.
  • Mengurangi risiko penyakit jantung, di mana olahraga renang mampu membantu menurunkan tekanan darah, kadar kolesterol, serta berat badan yang menjadi faktor risiko penyakit jantung.
  • Meningkatkan kebugaran jantung, renang menjadi latihan kardiovaskular yang efektif guna meningkatkan daya tahan dan efisiensi jantung.

Selanjutnya, berikut ini beberapa manfaat berenang untuk kesehatan paru-paru:

  • Meningkatkan kapasitas paru-paru, sebagai salah satu faktor penting dalam berenang, otot pernapasan terus terlatih dan jumlah udara yang dapat ditampung juga meningkat.
  • Meningkatkan efisiensi pertukaran oksigen, jika dilakukan secara rutin maka berenang juga dapat membantu tubuh lebih efisien ketika menggunakan oksigen.
  • Melatih otot pernapasan, gerakan berenang kebanyakan melibatkan pernapasan yang harus diatur dan terkontrol.

9. Meningkatkan Kualitas Tidur

Bagi kamu yang mengalami kesulitan tidur, olahraga renang juga dipercaya dapat meningkatkan kualitas tidur, seperti halnya yang dibahas juga dalam jurnal yang dipublikasikan oleh Sleep Medicine dengan judul Aerobic Exercise Improves Self-Reported Sleep and Quality of Life in Older Adults with Insomnia.

Berbagai Gaya Renang

berbagai gaya renang

pexels

Gaya renang sendiri terbagi menjadi berbagai macam, mulai dari gaya punggung hingga gaya samping. Simak penjelasannya.

1. Gaya Punggung

Gaya pertama, yaitu gaya renang yang mengandalkan punggung dengan posisi telentang. Gaya ini dilakukan dengan cara menelentangkan tubuh atau meletakkan punggung di atas air dengan wajah dan dada menghadap ke langit.

Pada gaya punggung, tangan dan kaki dimanfaatkan untuk bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain. Tangan digerakkan dengan diputar ke belakang secara bergantian, sedangkan kaki digerakkan ke atas dan ke bawah bergantian.

2. Gaya Bebas

Selanjutnya, gaya renang bebas dengan menaruh dada ke posisi menghadap permukaan air. Seperti gaya punggung, pada gaya bebas gerakan tangan dan kaki yang digunakan serupa, namun berlawan arah.

Di mana tangan digerakkan dengan cara di ayunkan ke depan secara bergantian, sedangkan kaki digerakkan ke atas dan ke bawah bergantian.

3. Gaya Dada

Gaya dada atau yang sering dikenal juga dengan sebutan gaya katak merupakan gaya renang dengan posisi wajah atau kepala ke atas dalam periode waktu yang lama.

Gaya ini disebut gaya katak karena posisi dan gerakan tubuh yang menyerupai seekor katak berenang.

Dalam gerakannya, seorang perenang harus mengayuhkan kedua kaki secara bersamaan, dan ketika kaki digerakkan bagian tangan diam dan lurus ke arah depan.

Sedangkan, saat kaki tidak bergerak, tangan dikayuh bersamaan sambil mendongakkan kepala ke arah atas untuk mengambil napas.

4. Gaya Kupu-kupu

Selanjutnya, gaya kupu-kupu atau yang sering dikenal juga dengan sebutan gaya lumba-lumba, seperti namanya gaya renang ini memiliki gerakan menyerupai sayap kupu-kupu.

Untuk melakukannya, gaya ini menggabungkan gaya dada dengan kedua tangan yang diayunkan ke depan dari dalam air.

5. Gaya Samping

Gaya samping yang mengandalkan bagian samping tubuh. Umumnya, gaya renang ini digunakan untuk keadaan darurat serta efisiensi untuk menghemat energi khususnya di area renang yang lebih panjang.

Pada gaya renang ini, tubuh diarahkan ke samping sehingga terlihat miring yang membuat satu sisi tubuh dapat beristirahat sedangkan bagian lainnya bergerak di saat yang bersamaan.

Posisi lengan pada gaya ini mengikuti sisi tubuh yang digunakan, sedangkan kaki diayunkan bergantian agai gunting berulang kali dengan arah tangan diluruskan ke depan.

6. Gaya Trudgen

Gaya renang selanjutnya, yaitu gaya trudgen yang merupakan gabungan antara gaya samping dengan gaya bebas.

Gaya renang ini memanfaatkan kaki yang bergerak layaknya gunting di permukaan air sedangkan lengan diayunkan seperti gaya bebas.

Pada gaya ini, perenang dapat bernapas secara terus menerus karena bagian kepala tidak dimasukkan ke dalam air.

Nah, itulah pembahasan seputar berbagai teknik dasar renang serta manfaat yang bisa kamu rasakan jika rutin melakukan olahraga ini ataupun aktifitas fisik seperti olahraga di rumah yang lebih mudah. Bukan hanya kesehatan fisik, olahraga ini juga dipercaya mampu menjaga kesehatan mental seseorang.

Namun, perlu diperhatikan juga bahwa bukan berarti dengan berolahraga seseorang tidak memiliki risiko kesehatan. Oleh sebab itu penting untuk selalu menjaga diri dan memiliki perlindungan kesehatan yang tepat.

Seperti salah satunya, PKP atau Perlindungan Kesehatan Prima dari MyPro yang memberikan solusi perlindungan kesehatan bagi Anda dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Apa saja keunggulan dari produk Perlindungan Kesehatan Prima?

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Keuangan
5 mins read 05/03/2026
9 Tips Mengelola THR Lebih Bijak Menjelang Hari Raya Idul Fitri yang Harus Diketahui!

Dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri saat ini, tips mengelola THR atau Tunjangan Hari Raya yang baik sangatlah krusial. Umumnya, tunjangan ini akan digunakan untuk berbelanja berbagai kebutuhan Lebaran, namun beberapa orang juga ada yang memilih menyisihkannya untuk ditabung.

Dalam Peraturan Pemerintah juga dijelaskan seputar tujuan pemberian THR secara umum, yaitu mempertahankan tingkat daya beli masyarakat dalam rangka kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta meningkatkan pembelajaran Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Untuk membantu sahabat MyPro+, berbagai tips mengelola THR yang baik dan bijak akan kita bahas di bawah ini. Simak berbagai tips mengelola THR berikut ini.

9 Tips Mengelola THR Lebih Bijak Menjelang Hari Raya Idul Fitri yang Harus Diketahui!

tips mengelola thr

Agar uang THR yang didapatkan bisa digunakan secara maksimal, berikut ini beberapa tips mengelola THR yang dapat kamu terapkan dan jadikan sebagai contoh. Simak selengkapnya!

1. Membuat Daftar Prioritas Pengeluaran

Tips mengelola THR pertama, yaitu membuat daftar prioritas pengeluaran atau anggaran pengeluaran sedetail mungkin agar uang TH yang didapatkan dapat dialokasikan sesuai dengan tujuan.

Umumnya, kamu harus memprioritaskan pengeluaran rutin serta berbagai keperluan Lebaran dalam anggaran yang telah dibuat dengan nominal yang realistis.

Setelah semua kebutuhan terpenuhi, sisa uang THR yang ada dapat dialokasikan untuk berbagai hal, mulai dari tabungan, investasi, dan pemenuhan kebutuhan lainnya seperti membayar premi asuransi kesehatan yang dapat memberikan perlindungan kesehatan bagi dirimu dan anggota keluargamu.

2. Menyisihkan Uang THR untuk Tabungan

Tips mengelola THR selanjutnya adalah menyisihkan sekitar 5 hingga 20 persen dari uang THR yang kamu terima untuk ditabung. Besaran persentase ini sebenarnya bersifat fleksibel, artinya bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing.

Jika kebutuhanmu sedang cukup banyak, kamu bisa menyisihkan dalam jumlah yang lebih kecil. Namun, jika memungkinkan, tidak ada salahnya menabung lebih besar agar manfaatnya semakin terasa di kemudian hari.

Yang terpenting bukan hanya soal berapa besar uang yang ditabung, tetapi juga di mana kamu menyimpannya. Pastikan kamu memilih produk tabungan yang tepat dan sesuai tujuan keuanganmu.

Misalnya, kamu bisa mempertimbangkan menabung dalam bentuk deposito atau tabungan berjangka lainnya. Produk seperti ini biasanya memiliki sistem penguncian dana untuk jangka waktu tertentu, sehingga uang tidak bisa diambil kapan saja.

Cara ini efektif untuk membantu kamu menjadi lebih disiplin menabung dan menghindari godaan menggunakan uang tersebut untuk keperluan konsumtif. Bukan hanya itu, kamu juga dapat mendapatkan banyak manfaat menabung jika dilakukan dengan tepat.

Dengan memilih instrumen tabungan yang sesuai, uang THR yang kamu sisihkan bisa berkembang dan memberikan manfaat lebih besar di masa depan.

Kebiasaan menabung dari THR juga bisa menjadi langkah awal untuk membangun perencanaan keuangan yang lebih sehat dan teratur setiap tahunnya.

3. Hindari Menghamburkan Uang THR untuk Hal yang Tidak Penting

Jika anggaran atau daftar prioritas telah dibuat, uang THR sudah dapat kamu gunakan dan alokasikan. Namun, hal yang harus diingat adalah untuk tidak menghamburkannya untuk hal-hal yang tidak perlu dan mubazir.

Bukan hanya itu, kamu juga harus dapat membedakan dan mampu menahan diri atas hasrat untuk berbelanja secara berlebihan atau yang sering disebut juga dengan impulsive buying khususnya menjelang Lebaran.

Jika kamu menemukan produk atau barang yang ingin dibeli, hal yang harus kamu lakukan adalah menentukan urgensi atau kebutuhan dari barang tersebut untuk memastikan impulsive buying tidak terjadi.

4. Melunasi Hutang yang Dimiliki

Selain dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan selama Lebaran, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk melunasi kewajiban, seperti hutang ataupun cicilan yang kamu miliki.

Hal ini dilakukan untuk menghindari membayar utang terlambat atau bahkan lewat dari tenggat waktu yang diberikan yang dapat membuat bunga yang dikenakan semakin besar.

5. Menggunakan Uang THR untuk Investasi

Setelah berbagai kewajiban dan kebutuhan dipenuhi, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk mulai berinvestasi.

Sebelum memulai investasi, pastikan juga instrumen investasi yang dipilih sesuai dengan profil risiko investasi kamu.

Untuk menentukan hal tersebut, kamu dapat mulai dari mencari informasi yang akurat dan terpercaya, mempelajari hal-hal seputar investasi lebih dalam, membaca berita media sosial hingga buku seputar keuangan untuk memastikan investasi yang kamu pilih aman dan paling sesuai denganmu.

6. Tetap Disiplin dan Konsisten

Setelah membuat perencanaan untuk uang THR, kamu juga harus tetap disiplin dan konsisten menjalankannya agar tujuan keuangan yang kamu inginkan dapat tercapai.

Hindari membeli hal-hal di luar rencana atau anggaran dengan berkomitmen dan berjanji untuk tidak membelanjakan uang THR di luar daftar prioritas yang ada.

7. Berbagi dengan Orang Lain

Selain untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal dengan orang lain. Sisihkan sebagian uang Tunjangan Hari Raya atau THR untuk membayar zakat atau berbagi kepada anggota keluarga, seperti adik ataupun keponakan.

Untuk dapat menentukan pengeluaran dengan baik, kamu juga dapat membuat daftar nama penerima THR disertai dengan nominal yang akan mereka terima.

Dengan begitu, kamu dapat menghindari berbagai masalah, seperti kekurangan uang THR ataupun memberikan terlalu banyak kepada orang yang tidak masuk ke dalam daftar.

8. Membuat Asuransi

Bukan hanya kebutuhan saat ini, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk membuat asuransi yang menjadi salah satu langkah pengelolaan risiko yang mungkin timbul di masa depan.

Oleh sebab itu, menyisihkan sebagian uang THR dan mengalokasikannya untuk membayar premi asuransi dapat menjadi pilihan yang tepat agar kamu merasa lebih aman dan terlindungi dari berbagai risiko yang dapat terjadi.

Hal yang harus diperhatikan dalam memiliki asuransi adalah manfaat apa saja yang kamu terima, syarat dan ketentuan yang ada.

Faktor tersebut harus dipertimbangkan dengan baik dengan membandingkan biaya premi yang harus dikeluarkan setiap bulannya agar uang yang kamu keluarkan tidak terbuang sia-sia. Cek Premi Asuransi Kesehatan-Mu dengan mudah melalui FiturTAMI di sini!

Asuransi kesehatan Perlindungan Kesehatan Prima memiliki banyak keunggulan produk yang harus kamu ketahui, antara lain:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan

  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan

  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

9. Menyisihkan Dana Darurat

Tips mengelola THR selanjutnya adalah dengan menyisihkannya sebagai dana darurat. Persentasenya juga dapat disesuaikan, mulai dari 10%, 20%, ataupun 30% dari total THR berdasarkan kebutuhan masing-masing.

Dana darurat sendiri dapat digunakan untuk berbagai hal dan umumnya penting untuk dimiliki oleh setiap orang untuk menghindari risiko finansial yang tidak diinginkan.

Adanya dana darurat untuk berbagai situasi, seperti kecelakaan, kehilangan pekerjaan, hingga masalah kesehatan, dapat membuat diri merasa lebih aman.

Kesalahan Mengelola THR yang Harus Dihindari

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dan uang THR habis secara sia-sia, terdapat beberapa kesalahan mengelola THR yang harus kamu hindari, antara lain:

  • Menghabiskan uang THR tanpa rencana.

  • Menganggap uang THR sebagai ekstra tanpa memperhatikan konsekuensinya.

  • Memaksakan uang THR menjadi investasi agresif tanpa mempersiapkan diri dari segi mental ataupun finansial.

Dalam artikel berjudul 9 Smart Things to do with Your Annual Bonus yang ditulis oleh James Royal, Ph.D., pastikan segala bonus yang didapatkan, seperti salah satunya uang THR, digunakan untuk suatu hal yang bermakna.

Ia melanjutkan bahwa uang tambahan yang didapat menjadi lebih masuk akal jika digunakan untuk suatu hal yang dapat meningkatkan masa depan, mengurangi stres, dan membuatmu merasa lebih baik.

Sejarah dan Perkembangan THR di Indonesia

Sejarah dan Perkembangan THR di Indonesia 

THR atau Tunjangan Hari Raya pertama kali ada pada tahun 1951 yang diberikan pada zaman pemerintahan Presiden Soekarno. Hingga pada akhirnya, resmi diberikan dengan besaran yang lebih spesifik di tahun 1954 sebesar Rp 125 per orang.

Di tahun 1994 berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. 04/1994 seputar Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan menetapkan bahwa setiap pengusaha memiliki kewajiban membayarkan THR Keagamaan bagi pekerja menjelang Hari Raya Keagamaan, antara lain:

  • Hari Raya Idul Fitri bagi pekerja yang memiliki Agama Islam

  • Hari Raya Natal bagi pekerja yang memiliki Agama Kristen Katolik dan Protestan

  • Hari Raya Nyepi bagi pekerja yang memiliki Agama Hindu

  • Hari Raya Waisak bagi pekerja yang memiliki Agama Budha

Di tahun 2000-an, pemberian THR juga semakin terstruktur dan diatur melalui regulasi resmi dengan adanya Peraturan Pemerintah setiap tahunnya yang mengatur mengenai penerima hak, penjadwalan, dan besaran THR. Berikut besaran THR dari tahun ke tahun.

  • Di tahun 2020, THR hanya diberikan kepada ASN dengan jabatan di bawah eselon II dan pensiunannya. Komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan/umum.

  • Di tahun 2021, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji pokok.

  • Di tahun 2022, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji pokok, dan 50% tunjangan kinerja.

  • Di tahun 2023, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji pokok, dan 50% tunjangan kinerja.

  • Di tahun 2024, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau umum, dan 100% tunjangan kinerja.

  • Di tahun 2025, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau umum, dan 100% tunjangan kinerja.

Cara Menghitung THR dengan Benar

Cara Menghitung THR dengan Benar 

Perhitungan uang THR juga secara umum cukup sederhana, namun kembali lagi tergantung pada masa kerja dan gaji pokok yang diterima oleh seorang karyawan. Simak cara menghitung THR dengan benar yang harus kamu ketahui.

1. Karyawan dengan Masa Kerja Lebih dari 1 Tahun

Bagi karyawan perusahaan dengan masa kerja lebih dari satu tahun, umumnya perhitungan THR akan menyesuaikan dengan gaji pokok yang diterima setiap bulannya. Hal ini dikarenakan besaran THR umumnya satu kali gaji pokok.

Contohnya, jika gaji pokok yang kamu terima setiap bulannya sebesar Rp 10 juta, maka jumlah THR yang akan kamu terima juga sebesar Rp 10 juta.

2. Karyawan dengan Masa Kerja Kurang dari 1 Tahun

Bagi karyawan perusahaan dengan masa kerja kurang dari satu tahun, perhitungan THR menjadi pro rata. Yang berarti, THR yang kamu terima akan dihitung berdasarkan masa kerjamu di perusahaan.

Berikut rumus perhitungannya: THR= (gaji pokok x masa kerja):12

Contohnya, jika kamu sudah bekerja selama 8 bulan dengan gaji pokok yang kamu terima setiap bulannya sebesar Rp 10 juta, maka perhitungan menggunakan rumusnya akan seperti berikut.

THR= (10.000.000 x 8):12= 6.666.667

Jadi, THR yang akan kamu terima adalah Rp6.666.667.

3. Karyawan yang Gajinya Di Perhitungan dari Komponen Lain

Kebijakan perusahaan berbeda-beda, di mana gaji tiap karyawan dapat terdiri dari beberapa komponen, mulai dari tunjangan, insentif, hingga uang lembur.

Jika kondisinya seperti ini, jumlah THR dapat dihitung berdasarkan total gaji yang diterima oleh karyawan tersebut, termasuk dengan tunjangan ataupun komponen lain di luar gaji pokok.

Jadi, pada beberapa perusahaan, komponen penghasilan tambahan yang dimiliki karyawan dapat menjadi bagian dari perhitungan THR.

Siapa yang Berhak Mendapatkan THR?

Lalu, siapa saja yang berhak mendapatkan uang THR? Simak beberapa kelompok berikut yang wajib mendapatkan THR menjelang Hari Raya Keagamaan.

  • Karyawan tetap di sebuah perusahaan dengan status hubungan kerja yang jelas berhak mendapatkan THR dengan minimal lama kerja satu bulan. Umumnya, karyawan tetap yang paling utama mendapatkan THR berdasarkan ketentuan yang berlaku.

  • Karyawan kontrak dengan masa kerja lebih dari satu bulan, berhak mendapatkan THR asalkan tidak ada ketentuan di dalam kontraknya yang menyatakan sebaliknya. Walaupun statusnya belum menjadi karyawan tetap, jika mereka memenuhi syarat yang ada, maka akan mendapatkan THR juga.

  • Karyawan magang atau praktik kerja dengan syarat tertentu, pada beberapa perusahaan, karyawan magang atau praktik yang sudah bekerja lebih dari satu bulan dapat menerima THR. Namun, hal ini tergantung pada kebijakan perusahaan yang ada terkait komitmen dan kontribusi signifikan selama masa magang.

  • Pekerja Paruh Waktu atau Part-Time, karyawan paruh waktu juga dapat menerima uang THR tergantung pada kebijakan perusahaan dan perjanjian yang telah dibuat antara pekerja dan perusahaan. Jika karyawan telah bekerja lebih dari satu bulan, maka mereka dapat menerima uang THR sebesar proporsi gaji mereka.

  • Karyawan cuti sakit atau cuti hamil, perusahaan juga berhak membayarkan karyawan yang sedang cuti sakit ataupun hamil, dengan syarat mereka tidak dalam status CTD atau cuti tidak dibayar. Cuti yang telah disetujui perusahaan tidak menghilangkan hak karyawan untuk menerima THR.

Nah, itulah beberapa tips mengelola THR yang harus kamu ketahui, bukan hanya untuk memenuhi berbagai kebutuhan saat ini, tetapi juga di depan jadikan sebagai sarana untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Walaupun begitu, berbagai tips mengelola THR di atas juga membantu mengingatkan untuk melakukan setiap tindakan finansial dengan perencanaan yang matang untuk memastikan uang yang dikeluarkan digunakan dengan bijak. Semoga bermanfaat!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 29/06/2020
Fitur Asuransi MyProtection Praktis dari HP!

Hi, Sahabat MyProtection!

Untuk menemani Anda dan keluarga beraktivitas di dalam maupun luar rumah, kini terdapat fitur baru dari asuransi kesehatan online MyProtection yaitu online doctor dan telemedicine. Sehingga, perlindungan kesehatanmu bukan hanya menyeluruh, tapi makin mudah dilakukan karena semuanya bisa diakses dari 1 aplikasi saja.

Melalui online doctor, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter terpercaya dari rumah dan gadget. Lalu, Anda juga bisa membeli obat dari resep dokter melalui layanan telemedicine. Sehingga berobat jadi makin mudah, aman, dan nyaman tanpa harus keluar rumah 24/7!

Fitur ini dapat dinikmati oleh setiap nasabah asuransi kesehatan MyProtection yaitu Perlindungan Kesehatan PRIMA serta HealthPlus Family. Anda hanya perlu mengunduh aplikasi “e-Benefit” yang tersedia di PlayStore serta AppStore untuk memanfaatkan fitur terbaru ini.

Bukan hanya telemedicine dan online doctor, Anda juga bisa menikmati fitur lainnya dari MyProtection seperti:

  • Klaim cashless tanpa kartu
  • Telemedicine
  • Online doctor
  • Cek status klaim langsung dari HP Anda
  • Fitur live chat
  • Manfaat tambahan SALDO PRIMA untuk beli vitamin/obat tanpa resep Dokter & diganti asuransi (khusus Perlindungan Kesehatan Prima)
  • Menjamin COVID-19

Nikmati fitur lengkap asuransi kesehatan keluarga dari HPmu, aktivitas jadi #amanpalingnyaman

Salam,

Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 24/02/2025
Apa Itu Polis Asuransi dan Pentingnya Bagi Pemilik Asuransi!

Polis Asuransi - Pengetahuan terkait asuransi saat ini menjadi sangat krusial guna mempelajari segala seluk beluk yang ada di dalamnya. Namun, istilah-istilah yang digunakan sering kali terasa kurang familiar dan kurang dipahami, seperti polis asuransi.

Polis asuransi sendiri merupakan sebuah dokumen yang di dalamnya menjelaskan kondisi serta ketentuan perlindungan asuransi yang dibuat dalam bentuk perjanjian antara pihak penanggung dan tertanggung.

Melalui artikel ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai apa itu polis asuransi, fungsi, hingga contoh isi polis untuk membantu sahabat MyProtection memiliki pemahaman mendalam seputar topik ini. Semoga bermanfaat!

Apa Itu Polis Asuransi dan Pentingnya Bagi Pemilik Asuransi!

Pengertian Polis Asuransi

pexels

Polis asuransi merupakan sebuah kontrak yang dibuat berdasarkan perjanjian yang terjadi antara pihak tertanggung (pemegang polis) dengan pihak penanggung (perusahaan asuransi).

Di dalam polis asuransi sendiri diuraikan secara jelas hak serta kewajiban dari tiap pihak yang berkaitan dengan perlindungan asuransi yang dipilih dan disepakati.

Pada polis biasanya terdapat deskripsi jelas terkait jenis perlindungan yang diberikan, premi yang harus dibayarkan secara rutin, periode perlindungan asuransi, serta kondisi khusus lainnya yang berlaku.

Adanya polis juga menetapkan perjanjian di antara pihak tertanggung dan penanggung asuransi, di mana sebagai pemegang polis memiliki kewajiban untuk membayar premi sesuai dengan ketentuan, sedangkan perusahaan asuransi memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan atas risiko yang ada di dalam polis.

Secara umum, polis asuransi sendiri biasanya berisikan beberapa hal, yang terdiri sebagai berikut.

  • Data pemegang polis serta tertanggung dengan informasi yang berkaitan dengan perusahaan.

  • Berbagai hak dan kewajiban yang dimiliki dan harus dijalankan oleh kedua belah pihak.

  • Penjelasan terkait manfaat apa saja yang didapatkan atas produk yang dipilih oleh pemegang polis.

  • Klausal hukum, pengecualian, serta berbagai peraturan yang berkaitan dengan manfaat produk yang dipilih.

  • Informasi seputar jumlah besaran premi yang harus dibayarkan, jadwal pembayaran, serta masa berlaku dari asuransinya.

  • Penjelasan terkait jumlah uang pertanggungan, nilai uang tunai jika ada serta sistem pembayarannya.

  • Cara melakukan klaim serta persyaratan untuk melakukan pengajuannya.

Fungsi Polis Asuransi

fungsi polis asuransi

pexels

Polis asuransi sendiri memiliki beberapa fungsi yang digunakan untuk memastikan perjanjian antara kedua belah pihak dapat berjalan dengan sebaik mungkin. Apa saja fungsinya? Simak di sini!

1. Membantu memahami skema premi asuransi

Fungsi polis pertama dan yang terpenting adalah menjadi panduan untuk memahami skema premi asuransi yang dijalani.

Di dalam polis tersebut biasanya berisikan berbagai informasi yang ditulis secara jelas terkait seberapa besar jumlah premi yang harus dibayarkan oleh pemegang polis.

Selain itu, faktor apa saja yang dapat mempengaruhi besarnya premi, mulai dari usia, jenis risiko, serta nilai pertanggungan.

Dengan lebih memahami skema premi yang ada, maka pihak tertanggung atau pemegang polis juga dapat memiliki perencanaan finansial yang lebih baik dan memilih polis sesuai dengan kebutuhan perlindungan yang diinginkan dan dibutuhkan.

2. Mengatur hak dan kewajiban

Polis asuransi tidak hanya berfungsi sebagai bukti kontrak antara pihak tertanggung dan pihak penanggung, tetapi juga sebagai dokumen yang mengatur hak dan kewajiban kedua belah pihak.

Bagi pihak tertanggung atau pemegang polis, polis ini menetapkan kewajiban untuk membayar premi secara berkala sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati.

Pembayaran premi ini adalah syarat utama agar pihak tertanggung dapat mempertahankan haknya atas perlindungan asuransi.

Di sisi lain, polis juga mengatur hak pihak tertanggung untuk mengajukan klaim jika risiko yang tertulis dalam polis terjadi. Misalnya, dalam asuransi jiwa, jika tertanggung meninggal dunia, ahli waris berhak mengajukan klaim untuk mendapatkan manfaat asuransi sesuai dengan nilai yang tercantum dalam polis.

Selain itu, polis juga mencakup berbagai ketentuan lainnya, seperti prosedur pengajuan klaim, masa tunggu, pengecualian, dan kondisi-kondisi khusus yang harus dipenuhi.

Bagi perusahaan asuransi atau pihak penanggung, polis ini menetapkan kewajiban untuk memberikan manfaat atau pertanggungan sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati, asalkan pihak tertanggung memenuhi semua persyaratan yang ada.

Polis juga mengatur hak perusahaan asuransi untuk menolak klaim jika terbukti bahwa klaim tersebut tidak memenuhi syarat atau jika ada pelanggaran ketentuan oleh pihak tertanggung.

3. Menyediakan informasi penting

Polis pada sebuah asuransi juga menjadi dokumen penting yang memberikan yang di dalamnya berisikan segala informasi seputar jenis perlindungan, nilai pertanggungan, serta kondisi berlaku dari premi asuransi yang dibayarkan.

Dengan adanya dokumen penting ini, maka pemegang polis dapat dengan mudah memiliki akses terkait informasi atas hak dan kewajiban yang dimilikinya beserta batasan apa saja yang berlaku di dalamnya.

4. Membantu proses klaim

Adanya polis asuransi juga dapat membantu dalam proses penyelesaian klaim dari kerugian yang dialami oleh pemegang polis.

Dengan memiliki dokumen polis, kamu memiliki petunjuk jelas terkait proses dan prosedur apa saja yang harus dilewati dan diikuti untuk menyelesaikan klaim tersebut sehingga dapat lebih cepat mendapatkannya.

Secara lebih rinci, fungsi polis dapat dibedakan ke dalam dua bagian berdasarkan pihaknya, baik tertanggung atau pemegang polis dan penanggung atau perusahaan asuransi. Simak berikut ini!

Fungsi polis bagi pihak tertanggung atau pemegang polis:

  • Sebagai alat bukti tertulis atas jaminan penanggungan dari berbagai risiko serta penggantian kerugian yang dapat terjadi pada pihak tertanggung sesuai dengan yang tertulis di dalam polis.

  • Sebagai bukti pembayaran premi yang harus diberikan kepada pihak penanggung atau perusahaan asuransi.

  • Sebagai bukti paling krusial dan otentik untuk pengajuan penuntutan terhadap pihak penanggung jika suatu saat tidak memenuhi jaminan yang telah tercatat di dalam polis.

Fungsi polis bagi pihak penanggung atau perusahaan asuransi:

  • Sebagai alat bukti atau tanda terima dari premi yang harus dibayarkan oleh pihak tertanggung atau pemegang polis.

  • Sebagai bukti tertulis dari jaminan yang diberikan kepada pihak tertanggung yang berfungsi untuk membayar ganti rugi yang dapat timbul dan dialami oleh pemegang polis.

  • Sebagai bukti paling krusial dan otentik untuk penolakan tuntunan ganti rugi maupun klaim yang diajukan oleh pihak tertanggung, terutama jika penyebab kerugian tidak dapat memenuhi syarat polis yang ada dan telah disepakati.

Sifat Polis Asuransi

sifat polis asuransi

pexels

Polis juga memiliki sifatnya tersendiri yang membedakannya dengan jenis kontrak yang lain, simak selengkapnya!

1. Informal

Sifat pertama yaitu informal, di mana proses pembuatan polis tidak memiliki ketentuan, bentuk, maupun metode tertentu yang harus diikuti.

Pada kontrak informal sendiri adalah yang diutamakan adalah kedua belah pihak baik penanggung maupun tertanggung yang terlibat dapat mencapai persetujuan dan meraih kesepakatan bersama.

Polis asuransi kesehatan adalah kontrak ganti rugi, atau dikenal sebagai contract of indemnity. Sebaliknya, polis asuransi jiwa adalah kontrak dengan nilai tertentu, atau valued contract.

Kontrak informal ini berbeda dari kontrak formal yang memerlukan bentuk tertentu dalam pembuatannya. Contoh kontrak formal adalah akta hak milik.

2. Unilateral

Dalam polis asuransi jiwa, hanya satu pihak yang membuat janji yang memiliki kekuatan hukum, yaitu perusahaan asuransi. Janji tersebut adalah memberikan manfaat atau pertanggungan kepada nasabah jika risiko terjadi, menjadikan polis asuransi jiwa sebagai kontrak unilateral.

Perusahaan asuransi berjanji memberikan pertanggungan selama premi dibayarkan. Namun, pembeli polis tidak berjanji untuk membayar premi dan tidak dapat dipaksa secara hukum untuk melakukannya. Jika pemegang polis tidak membayar premi, kontrak otomatis batal.

Kontrak unilateral ini berbeda dengan kontrak bilateral, di mana kedua belah pihak membuat janji yang berkekuatan hukum. Contoh kontrak bilateral adalah perjanjian antara kontraktor untuk merenovasi atau membangun rumah.

3. Aleatory

Dalam kontrak asuransi jiwa, satu pihak memberikan sesuatu yang bernilai sebagai imbalan atas suatu perjanjian bersyarat (conditional promise). Hal ini memungkinkan salah satu pihak menerima sesuatu yang lebih besar nilainya daripada yang diberikan.

Misalnya, pihak tertanggung bisa mendapatkan manfaat atau pertanggungan yang nilainya lebih besar daripada akumulasi premi yang dibayarkan ke perusahaan asuransi.

Sebaliknya, perusahaan asuransi bisa memperoleh akumulasi premi lebih banyak daripada kewajibannya menyediakan manfaat kepada tertanggung.

Asuransi jiwa termasuk dalam aleatory contract karena perusahaan asuransi akan membayar manfaat polis saat tertanggung wafat, meskipun tidak ada yang tahu kapan tertanggung akan meninggal.

Aleatory contract ini berbeda dengan commutative contract, di mana para pihak menetapkan nilai-nilai yang akan mereka tukar sebelumnya. Contoh commutative contract adalah kontrak jual-beli rumah atau jasa.

Dengan sifat aleatory contract, risiko dan keuntungan tidak seimbang antara kedua belah pihak. Ini mencerminkan ketidakpastian yang melekat dalam asuransi jiwa, di mana pembayaran manfaat bergantung pada peristiwa yang tidak pasti, yaitu kematian tertanggung.

Sebaliknya, dalam commutative contract, nilai yang dipertukarkan oleh kedua belah pihak sudah jelas dan pasti sejak awal, seperti dalam transaksi jual-beli rumah atau jasa.

4. Adhesion

Kontrak polis asuransi disiapkan sepenuhnya oleh satu pihak, yaitu perusahaan asuransi. Calon nasabah, sebagai pihak lain, harus menerima seluruh isi kontrak tersebut tanpa perubahan.

Jika calon nasabah tidak setuju dengan ketentuan yang ada, ia dapat memilih untuk tidak menandatangani polis asuransi tersebut.

Jenis kontrak ini dikenal sebagai adhesion contract, di mana satu pihak menetapkan semua syarat dan ketentuan, sementara pihak lain hanya memiliki pilihan untuk menerima atau menolak tanpa negosiasi.

Adhesion contract ini berbeda dengan bargaining contract, di mana kedua belah pihak terlibat aktif dalam menetapkan syarat dan ketentuan kontrak.

Dalam bargaining contract, para pihak melakukan tawar-menawar untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan dan disepakati bersama.

Adhesion contract sering digunakan dalam industri asuransi karena memungkinkan perusahaan asuransi untuk menjaga konsistensi dan standar dalam polis yang mereka tawarkan.

Namun, ini juga berarti bahwa calon nasabah harus sangat teliti dalam membaca dan memahami semua ketentuan yang ada sebelum menandatangani kontrak.

Jika ada ketentuan yang tidak sesuai dengan kebutuhan atau harapan mereka, calon nasabah harus mempertimbangkan apakah akan menerima kontrak tersebut atau mencari alternatif lain.

Sebaliknya, dalam bargaining contract, proses negosiasi memungkinkan kedua belah pihak untuk menyuarakan kebutuhan dan keinginan mereka, sehingga kontrak yang dihasilkan lebih mencerminkan kesepakatan bersama.

Contoh bargaining contract adalah perjanjian kerja sama bisnis atau kontrak kerja, di mana kedua belah pihak bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan yang adil dan saling menguntungkan.

Contoh Polis Asuransi

Berikut ini beberapa contoh polis asuransi dari jenis asuransi yang berbeda. Simak ulasannya selengkapnya!

1. Asuransi Kesehatan

Pertama, asuransi kesehatan yang memberikan solusi perlindungan kesehatan baik biaya pengobatan maupun perawatan kesehatan.

Asuransi kesehatan juga dapat mencakup biaya rawat inap, operasi, hingga penggantian biaya obat-obatan bergantung pada polis yang dimiliki.

Seperti contohnya, polis pada asuransi kesehatan pada umumnya menjelaskan terkait ketentuan apa saja dari pihak perusahaan, istilah umum yang digunakan di dalam polis, manfaat asuransi, syarat kepesertaan, dan masih banyak lagi seputar ketentuan dan manfaat di dalam asuransi.

2. Asuransi Mobil

Asuransi selanjutnya adalah asuransi mobil dan kendaraan yang menjadi solusi perlindungan atas kerugian yang ditimbulkan karena adanya kecelakaan maupun risiko lainnya pada kendaraan.

Biasanya isi polis asuransi mobil menjelaskan secara rinci apa saja risiko kerugian yang ditanggung oleh pihak perusahaan, baik kecelakaan, kebakaran, serta pencurian.

Risiko yang tidak ditanggung perusahaan juga biasanya akan ditulis untuk menghindari miskomuikasi. Dan sama dengan polis jenis asuransi lain, syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh kedua belah pihak, baik penanggung maupun tertanggung.

3. Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa merupakan asuransi yang memberikan perlindungan secara finansial bagi pemegang polis maupun ahli warisnya jika hal tak terduga terjadi.

Perlindungan yang diberikan berupa santunan uang tunai ataupun pembayaran secara berkala tergantung pada polis asuransi yang telah disepakati sebelumnya.

Polis pada asuransi jiwa juga biasanya secara detail menguraikan berbagai istilah dengan maknanya, manfaat yang didapatkan, pembayaran premi, hingga penyelesaian perselisihan.

4. Asuransi Perjalanan

Asuransi perjalanan memberikan perlindungan pada pemegang polis dengan memberikan jaminan ganti rugi selama pihak tertanggung yang melakukan perjalanan dalam waktu tertentu yang telah ditentukan.

Pada umumnya, polis asuransi perjalanan berisikan berbagai jenis pertanggungan yang diberikan, besaran premi yang harus dibayarkan berdasarkan waktu perjalanan, hingga data peserta dari mulai pergi hingga kembali ke tempat asal.

5. Asuransi Rumah

Bagi sahabat MyProtection, asuransi rumah juga dapat memberikan banyak manfaat dan memberikan perlindungan untuk rumah dari berbagai risiko, seperti kerusakan, bencana alam, hingga pencurian.

Nah, itulah penjelasan singkat mengenai apa itu polis asuransi yang penting untuk diketahui terutama bagi sahabat MyProtection yang ingin memiliki pengetahuan mendalam seputar asuransi.

Polis merupakan sebuah dokumen penting yang berisikan perjanjian yang terjadi antara kedua belah pihak yang terlibat, yaitu pihak penanggung dan tertanggung.

Kehadiran polis asuransi sendiri menjadi krusial terutama bagi kedua belah pihak yang terlibat agar dapat melindungi hak serta kewajibannya masing-masing.

Dengan adanya polis, maka pemegang polis memiliki kewajiban untuk membayarkan premi berdasarkan ketentuan yang telah disepakati dengan imbalan mendapatkan perlindungan finansial.

Seperti contohnya, asuransi kesehatan yang dapat memberikan perlindungan kesehatan bagi pemegang polis dengan berbagai manfaat. Mulai dari manfaat rawat inap, bedah, dan rawat jalan.

Salah satu rekomendasi asuransi kesehatan terbaik adalah Perlindungan Kesehatan Prima. Di mana, terdapat salah satu fitur unik yaitu Saldo Prima yang dapat digunakan oleh para pemegang polis untuk membeli obat, vitamin, masker & hand sanitizer tanpa resep dokter.

Apa saja keunggulan lain yang dimiliki Perlindungan Kesehatan Prima? Simak di sini!

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan rawat inap atau rawat jalan.

  • Santunan tunai harian rawat inap di rumah sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan.

  • Pilihan manfaat rawat inap dan rawat jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 rumah sakit di Indonesia

  • 24 jam contact center dan case monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assitance

  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel