Beranda
/
Artikel
/
Olahraga
/
8 Teknik Dasar Renang yang Perlu Dipelajari Pemula dan Manfaatnya!

8 Teknik Dasar Renang yang Perlu Dipelajari Pemula dan Manfaatnya!

25 August 2025 | MyProtection News Jakarta

Olahraga renang yang digemari banyak orang sebagai sarana hiburan ternyata juga memiliki banyak manfaat loh! Jika dilakukan dengan teknik dasar renang yang tepat, olahraga ini dapat menjadi jenis olahraga kardio yang efisien.

Terdapat beberapa teknik dasar renang yang dapat kamu pelajari dan pahami. Oleh karena itu, hari ini kita akan membahas secara mendalam mengenai berbagai teknik dasar renang. Simak penjelasannya berikut!

8 Teknik Dasar Renang yang Perlu Dipelajari Pemula dan Manfaatnya!

teknik dasar renang

pexels

Agar dapat melakukan olahraga renang dengan baik, terdapat beberapa teknik dasar yang harus dikuasai, seperti:

1. Gerakan Tangan

Salah satu teknik dasar renang yang penting untuk dipahami dan diketahui adalah gerakan tangan. Di mana setiap gaya renang memiliki ciri khas gerakan tangan yang berbeda-beda.

Oleh sebab itu, untuk mempelajari sebuah gaya renang tertentu, hal dasar yang harus dipahami adalah gerakan tangan yang dilakukan.

2. Teknik Pernapasan

Untuk menjaga kestabilan kondisi stamina serta asupan oksigen ketika renang, teknik pernapasan juga menjadi hal krusial yang harus dikuasai.

Untuk mengasah teknik pernapasan dalam olahraga renang, berikut langkah-langkah yang dapat kamu lakukan.

  • Memosisikan diri di bagian tepi kolam dengan rendah tanpa memasukkan wajah ke dalam air terlebih dahulu.
  • Mencoba bernapas menggunakan mulut dan tahan selama beberapa waktu.
  • Masukkan kepala ke dalam air dan mulai menghembuskannya melalui hidung.
  • Melatih teknik pernapasan berulang kali untuk memastikan kamu mulai terbiasa dan menemukan pola pernapasan yang sesuai.
  • Dengan setidaknya melakukan 10 hingga 15 kali, kemampuan pernapasan dalam air akan menjadi lebih kuat.

3. Gerakan Kaki

Teknik dasar renang selanjutnya adalah gerakan kaki di dalam air ketika renang. Dalam setiap gaya renang, gerakan kaki yang digunakan juga berbeda antara satu sama lain.

Seperti contohnya, pada gaya bebas di olahraga renang, kedua kaki digerakkan naik turun secara bergantian di dalam air.

Sedangkan pada gaya katak di olahraga renang, kaki digerakkan dengan cara menarik dan menekuk lutut ke samping dan kemudian diluruskan ke belakang menyerupai kaki katak.

4. Teknik Mengapung

Teknik dasar renang selanjutnya adalah mengapung, yang juga menjadi hal dasar yang harus dikuasai dalam olahraga renang.

Bagi para pemula, untuk menguasai teknik ini mungkin akan terasa sulit karena pada awalnya tubuh masih kaku, sedangkan kunci dari teknik mengapung yang baik adalah badan rileks dan tenang.

Untuk melatih teknik ini, terdapat langkah-langkah yang dapat diikuti dan diterapkan sebagai berikut.

  • Pertama, persiapkan diri dengan berdiri di bagian pinggir kolam di mana kamu dapat dengan mudah meraih pegangan. Pastikan juga bahwa kolam renang yang kamu pilih tidak terlalu dalam.
  • Setelah memastikan semuanya, mulai dengan menyelam sambil berpegangan pada bagian tepi kolam.
  • Tarik napas dalam-dalam dan mendorong badan menjauh dari tepi kolam.
  • Kemudian, memosisikan tangan dan kaki sejajar dengan permukaan air.
  • Menggerakkan tangan dengan mengepakkannya seperti sayap ayam dan gerakan kaki seperti pada gaya dada.

Ada juga teknik mengapung dengan posisi terlentang yang juga dapat kamu lakukan. Berikut langkah-langkahnya.

  • Memosisikan badan tegak dengan kepala menghadap ke arah atas. Pastikan kaki dapat menginjak bagian dasar kolam renang.
  • Selanjutnya, pegang tepi kolam menggunakan tangan dan mulai meluruskan kaki sejajar dengan kepala.
  • Pastikan bagian telinga terendam di dalam air.

5. Posisi Kepala

Teknik dasar renang selanjutnya yang harus diperhatikan di dalam olahraga renang adalah posisi kepala yang tepat berdasarkan gaya renang yang dilakukan.

Seperti contohnya, pada gaya dada di olahraga renang, kepala harus berada pada posisi netral di dalam air, dan diangkat ke atas saat mengambil napas.

Sedangkan untuk gaya punggung, posisi kepala bagian belakang terendam dalam air sejajar dengan tubuh dengan arah mata memandang ke atas.

6. Teknik Meluncur

Teknik meluncur ketika renang juga harus diperhatikan, di mana teknik ini digunakan sebelum kayuhan kaki maupun tangan dimulai.

Bukan hanya itu, teknik meluncur juga digunakan di antara kayuan, putaran balik, hingga di akhir putaran.

Dengan menguasai teknik meluncur, perenang dapat mempertahankan momentum serta menyiapkan diri untuk kayuhan selanjutnya.

Berikut ini langkah-langkah yang dapat kamu ikuti untuk melatih teknik meluncur dalam olahraga renang:

  • Pertama, masuk ke dalam kolam dan berdiri dengan arah membelakangi dinding kolam.
  • Selanjutnya, tempelkan salah satu telapak kaki ke dinding kolam yang dibelakangi dengan bagian jari kaki ke arah bawah.
  • Kemudian, menggunakan telapak kaki tersebut, dorong badan untuk meluncur dengan memosisikan kedua tangan sejajar ke depan untuk memecah air.

7. Koordinasi Gerakan

Koordinasi gerakan juga sangat penting untuk dikuasai ketika berolahraga renang, di mana gerakan antartangan, kaki, dan badan yang saling mendukung satu sama lain dapat meningkatkan efisiensi tenaga dan kecepatan.

8. Masuk dan Keluar Kolam Renang

Selain teknik yang digunakan saat berenang, cara masuk dan keluar kolam renang juga penting, khususnya bagi pemula.

Walaupun terdengar mudah, kamu juga harus memperhatikannya dikarenakan pinggir atau bagian bibir kolam renang biasanya keras.

Bagi pemula, sebelum mulai berenang, ada baiknya untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu dengan air dan bagian-bagian kolam renang.

Langkah ini dapat dilakukan dengan cara memasukkan kedua kaki ke dalam air dan duduk di bagian pinggir kolam untuk terbiasa dengan bagaimana air bergerak di dalam kolam.

Jika merasa sudah cukup, kamu dapat memasukkan tubuh ke dalam kolam secara perlahan dan mulai berjalan mengitar kolam untuk mengenalkan diri dengan kolam renang.

Untuk keluar dari kolam renang, kamu dapat mencari tangga yang tersedia di pinggir kolam atau menarik diri ke atas bagian bibir kolam renang. Pastikan bagian lenganmu kuat untuk mengangkat tubuh.

Manfaat Renang bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat Renang bagi Kesehatan Tubuh 

pexels

Seperti yang sudah banyak orang ketahui, olahraga renang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh baik secara fisik maupun mental. Untuk lebih jelasnya, berikut apa saja manfaat dari olahraga renang yang bisa kamu dapatkan:

1. Mengatasi Insomnia

Pertama, renang dapat membantu dalam mengatasi stres yang menyebabkan insomnia dan meningkatkan kualitas tidur seseorang.

2. Mengendalikan Stres

Olahraga renang juga dapat membantu dalam memperbaiki suasana hati, dengan begitu juga dapat membantu mengurangi risiko stres, depresi, serta mengatasi kecemasan.

Hal ini dikarenakan, olahraga renang memicu pelepasan endorfin yang menjadi hormon yang dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi rasa stres dan cemas.

Selain itu, berenang juga dapat meningkatkan kadar serotonin dan dopamin seseorang yang berfungsi dalam mengatur suasana sekaligus mengurangi gejala depresi dan kecemasan.

3. Menurunkan Berat Badan

Selanjutnya, renang juga dapat membantu dalam menurunkan berat badan bagi para pejuang diet hingga mengecilkan perut. Jika dilakukan dengan tepat, olahraga ini mampu membakar hingga 400 sampai 700 kalori per jam.

Berdasarkan hasil dari jurnal ilmiah yang dipublikasikan melalui jurnal BioMedical Engineering Online dengan judul Effects of 8-week swimming training on carotid arterial stiffness and hemodynamics in young overweight adults, mengatakan bahwa olahraga renang dapat menjadi latihan fisik yang efektif bagi penderita obesitas.

Dijelaskan lagi, hal ini dikarenakan olahraga air umumnya memiliki risiko lebih rendah untuk memicu terjadinya kecelakaan seperti keseleo maupun sakit sendi.

Hal ini dikarenakan, seseorang yang menderita obesitas rentan akan kecelakaan otot serta sendi saat melakukan aktivitas fisik yang disebabkan berat badan berlebih

4. Membangun Massa Otot

Olahraga renang juga dapat membantu dalam membangun massa otot. Hal ini dikarenakan pada renang, seluruh otot tubuh digunakan dan dilatih secara terus menerus.

Dengan begitu, jika rutin dilakukan maka olahraga renang juga mampu meningkatkan kekuatan, kelenturan, hingga membantu mengecilkan betis kaki.

5. Mengatasi Saraf Terjepit

Olahraga renang juga dapat mengatasi saraf terjepit, di mana olahraga ini mampu membantu melemaskan bagian otot punggung dan tulang belakang.

6. Mengurangi Nyeri Sendi

Melakukan olahraga renang secara rutin juga dapat membantu dalam mengurangi rasa nyeri seseorang yang menderita artritis dan osteoporosis.

7. Mengontrol Pernapasan

Bagi para penderita asma, olahraga renang juga dapat membantu dalam mengontrol pernapasan.

Namun, sebelum melakukannya, pastikan kamu terlebih dahulu melakukan konsultasi dengan dokter agar tidak terjadi masalah yang disebabkan kaporit.

8. Menjaga Kesehatan Jantung dan Paru-Paru

Olahraga renang juga dapat membantu dalam menjaga kesehatan organ jantung dan paru-paru karena mampu melancarkan oksigen dan darah.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa manfaat berenang untuk kesehatan jantung:

  • Meningkatkan sirkulasi darah, di mana organ jantung dipaksa bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
  • Memperkuat otot jantung, dengan melakukannya secara rutin maka otot jantung akan lebih terlatih dan menjadi lebih kuat.
  • Mengurangi risiko penyakit jantung, di mana olahraga renang mampu membantu menurunkan tekanan darah, kadar kolesterol, serta berat badan yang menjadi faktor risiko penyakit jantung.
  • Meningkatkan kebugaran jantung, renang menjadi latihan kardiovaskular yang efektif guna meningkatkan daya tahan dan efisiensi jantung.

Selanjutnya, berikut ini beberapa manfaat berenang untuk kesehatan paru-paru:

  • Meningkatkan kapasitas paru-paru, sebagai salah satu faktor penting dalam berenang, otot pernapasan terus terlatih dan jumlah udara yang dapat ditampung juga meningkat.
  • Meningkatkan efisiensi pertukaran oksigen, jika dilakukan secara rutin, maka berenang juga dapat membantu tubuh lebih efisien ketika menggunakan oksigen.
  • Melatih otot pernapasan, gerakan berenang kebanyakan melibatkan pernapasan yang harus diatur dan terkontrol.

9. Meningkatkan Kualitas Tidur

Bagi kamu yang mengalami kesulitan tidur, olahraga renang juga dipercaya dapat meningkatkan kualitas tidur, seperti halnya yang dibahas juga dalam jurnal yang dipublikasikan oleh Sleep Medicine dengan judul Aerobic Exercise Improves Self-Reported Sleep and Quality of Life in Older Adults with Insomnia.

Berbagai Gaya Renang

berbagai gaya renang

pexels

Gaya renang sendiri terbagi menjadi berbagai macam, mulai dari gaya punggung hingga gaya samping. Simak penjelasannya.

1. Gaya Punggung

Gaya pertama, yaitu gaya renang yang mengandalkan punggung dengan posisi terlentang. Gaya ini dilakukan dengan cara menelentangkan tubuh atau meletakkan punggung di atas air dengan wajah dan dada menghadap ke langit.

Pada gaya punggung, tangan dan kaki dimanfaatkan untuk bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain. Tangan digerakkan dengan diputar ke belakang secara bergantian, sedangkan kaki digerakkan ke atas dan ke bawah bergantian.

2. Gaya Bebas

Selanjutnya, gaya renang bebas dilakukan dengan menaruh dada ke posisi menghadap permukaan air. Seperti gaya punggung, pada gaya bebas gerakan tangan dan kaki yang digunakan serupa, namun berlawan arah.

Di mana tangan digerakkan dengan cara diayunkan ke depan secara bergantian, sedangkan kaki digerakkan ke atas dan ke bawah bergantian.

3. Gaya Dada

Gaya dada atau yang sering dikenal juga dengan sebutan gaya katak merupakan gaya renang dengan posisi wajah atau kepala ke atas dalam periode waktu yang lama.

Gaya ini disebut gaya katak karena posisi dan gerakan tubuh yang menyerupai seekor katak berenang.

Dalam gerakannya, seorang perenang harus mengayuhkan kedua kaki secara bersamaan, dan ketika kaki digerakkan, bagian tangan diam dan lurus ke arah depan.

Sedangkan, saat kaki tidak bergerak, tangan dikayuh bersamaan sambil mendongakkan kepala ke arah atas untuk mengambil napas.

4. Gaya Kupu-kupu

Selanjutnya, gaya kupu-kupu atau yang sering dikenal juga dengan sebutan gaya lumba-lumba, seperti namanya, gaya renang ini memiliki gerakan menyerupai sayap kupu-kupu.

Untuk melakukannya, gaya ini menggabungkan gaya dada dengan kedua tangan yang diayunkan ke depan dari dalam air.

5. Gaya Samping

Gaya samping yang mengandalkan bagian samping tubuh. Umumnya, gaya renang ini digunakan untuk keadaan darurat serta efisiensi untuk menghemat energi, khususnya di area renang yang lebih panjang.

Pada gaya renang ini, tubuh diarahkan ke samping sehingga terlihat miring, yang membuat satu sisi tubuh dapat beristirahat, sedangkan bagian lainnya bergerak di saat yang bersamaan.

Posisi lengan pada gaya ini mengikuti sisi tubuh yang digunakan, sedangkan kaki diayunkan bergantian agai gunting berulang kali dengan arah tangan diluruskan ke depan.

6. Gaya Trudgen

Gaya renang selanjutnya, yaitu gaya trudgen yang merupakan gabungan antara gaya samping dengan gaya bebas.

Gaya renang ini memanfaatkan kaki yang bergerak layaknya gunting di permukaan air, sedangkan lengan diayunkan seperti gaya bebas.

Pada gaya ini, perenang dapat bernapas secara terus menerus karena bagian kepala tidak dimasukkan ke dalam air.

Nah, itulah pembahasan seputar berbagai teknik dasar renang serta manfaat yang bisa kamu rasakan jika rutin melakukan olahraga ini ataupun aktivitas fisik seperti olahraga di rumah yang lebih mudah. Bukan hanya kesehatan fisik, olahraga ini juga dipercaya mampu menjaga kesehatan mental seseorang.

Namun, perlu diperhatikan juga bahwa bukan berarti dengan berolahraga seseorang tidak memiliki risiko kesehatan. Oleh sebab itu penting untuk selalu menjaga diri dan memiliki perlindungan kesehatan yang tepat.

Seperti salah satunya, PKP atau Perlindungan Kesehatan Prima dari MyPro yang memberikan solusi perlindungan kesehatan bagi Anda dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Apa saja keunggulan dari produk Perlindungan Kesehatan Prima?

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Keuangan
5 mins read 24/01/2025
Transaksi Finansial: Pengertian, Jenis hingga Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Transaksi finansial atau keuangan merupakan sebuah aktivitas pertukaran aset yang terjadi antara dua pihak atau bahkan lebih yang di dalamnya melibatkan perpindahan nilai yang jumlahnya dapat diukur menggunakan mata uang.

Proses transaksi ini sendiri terjadi bukan hanya dalam skala bisnis yang kompleks, namun juga dalam kehidupan sehari-hari manusia.

Dengan perkembangan di era digital sendiri, saat ini proses transaksi juga semakin berkembang.

Mulai dari yang awalnya bersifat tradisional, sekarang sudah ada teknologi digital yang dapat dimanfaatkan, seperti E-Wallet atau dompet digital. Simak penjelasan berikut untuk lebih memahami seputar transaksi finansial!

Transaksi Finansial: Pengertian, Jenis hingga Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

pengertian transaksi finansial

pexels

Transaksi merupakan sebuah aktivitas ekonomi yang dilakukan secara bebas setiap harinya, mulai dari pembelian hingga melakukan investasi dalam bisnis.

Berdasarkan KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia, transaksi juga dapat diartikan sebagai sebuah perjanjian maupun kesepakatan jual beli di antara dua pihak atau bahkan lebih yang melibatkan pelunasan serta pembayaran.

Dari sisi bisnis, elemen paling kuat dan mencolok dari transaksi sendiri adalah uang yang bukan hanya menjadi alat ukur, tetapi juga menjadi indikator penting dari produktivitas sebuah bisnis yang berjalan.

Dari konsep dasar akuntansi, transaksi keuangan juga dapat diartikan sebagai berbagai bentuk aktivitas bisnis yang secara langsung berdampak pada status serta laporan finansial sebuah usaha.

Transaksi keuangan juga dapat dilihat dari sisi perusahaan, yaitu setiap kegiatan yang berhubungan dengan finansial sebuah perusahaan dan dapat diukur melalui nilai tukar atau uang.

Proses transaksi ini sendiri tidak hanya terbatas pada kegiatan jual beli, tetapi juga dapat berkaitan dengan pembayaran pajak, aset perusahaan, dan masih banyak lagi.

Jenis Transaksi Finansial Berdasarkan Media

Terdapat beberapa jenis transaksi finansial jika dibedakan berdasarkan medianya, mulai dari yang tradisional hingga yang modern, antara lain.

1. Transaksi Tunai

Pertama, transaksi finansial atau keuangan yang paling mendasar dan tradisional, yaitu transaksi tunai yang melibatkan pertukaran fisik berupa uang kertas maupun koin di antara dua pihak maupun lebih.

Transaksi jenis ini sendiri memiliki keunggulan utama, yaitu kesederhanaan serta dapat dilakukan secara langsung tanpa perlu adanya perantara.

Namun, transaksi tunai sendiri memiliki kekurangan dan keterbatasannya tersendiri, seperti risiko keamanan jika membawa nominal dalam jumlah besar dan proses transaksi jarak jauh.

2. Transaksi non-Tunai

Selanjutnya, transaksi non-tunai yang tidak melibatkan pertukaran nilai secara fisik. Instrumen yang digunakan dalam jenis transaksi ini dapat berupa cek, wesel, hingga kartu debit maupun kredit.

Jenis transaksi ini sendiri memiliki kelebihannya tersendiri, yaitu keamanan yang lebih tinggi dan terjamin. Selain itu, proses transaksi dalam jumlah besar dan jarak yang lebih jauh atau bahkan lintas negara dapat dilakukan dengan mudah.

Namun, pada umumnya transaksi non-tunai dilakukan melalui medium atau infrastruktur seperti bank serta sistem pembayaran lainnya yang dapat membuat pengeluaran biaya tambahan atas jasa tersebut.

3. Transaksi Elektronik

Transaksi elektronik merupakan segala transaksi yang dilakukan melalui alat elektronik berupa komputer maupun ponsel pintar.

Jenis transaksi ini sendiri dapat mencakup banyak bentuk pembayaran, mulai dari transfer bank secara online hingga hingga melakukan pembayaran melalui aplikasi mobile atau yang dapat disebut juga sebagai e-wallet.

Dengan adanya transaksi elektronik, dapat menawarkan kemudahan serta kecepatan yang memungkinkan para penggunanya melakukan transaksi kapan saja dan di mana saja.

Keamanan transaksinya juga dapat terjaga dengan adanya teknologi enkripsi serta autentikasi.

4. Transaksi Digital atau Cryptocurrency

Transaksi digital atau secara khusus menggunakan cryptocurrency menjadi salah satu bentuk transaksi yang paling mutakhir saat ini.

Hal ini dikarenakan dengan adanya teknologi blockchain di dalamnya, transaksi ini memiliki tingkat keamanan serta transparansi yang tinggi.

Walaupun begitu, volatilitas nilai serta regulasi yang belum mapan juga menjadi tantangan tersendiri dari jenis transaksi yang satu ini.

Jenis Transaksi Finansial Berdasarkan Subjek Terlibat

Di dunia keuangan yang rumit, subjek yang terlibat dalam sebuah transaksi juga dapat memengaruhi dan membentuk kategori tersendiri. Mulai dari transaksi antar individu atau bahkan lembaga besar, yang dibagi menjadi sebagai berikut.

1. Transaksi Pribadi

Transaksi pribadi merupakan transaksi yang melibatkan individu berdasarkan kapasitasnya sebagai seorang konsumen. Transaksi ini sendiri bisa dimulai dari pembelian sehari-hari bahkan investasi pribadi.

Transaksi jenis ini sendiri pada umumnya bersifat sederhana dan dilakukan secara langsung, fokus terhadap pengelolaan dana, tabungan, serta kredit.

Pada umumnya, preferensi dari transaksi pribadi ini sendiri memiliki faktor utama, yaitu keamanan, kemudahan, serta aksesibilitas.

2. Transaksi Bisnis

Selanjutnya transaksi bisnis yang melibatkan transaksi yang terjadi antara perusahaan dengan individu atau bahkan antar perusahan dengan konteks komersial.

Transaksi ini sendiri mencakup banyak aktivitas di dalamnya, mulai dari pembelian bahan baku, penjualan produk maupun jasa, dan penggajian karyawan.

Jenis transaksi ini pada umumnya lebih kompleks dengan jumlah nominal yang lebih besar, sehingga diperlukan perencanaan serta pengelolaan yang lebih cermat.

Selain itu, proses transaksi yang ada juga diatur melalui perjanjian kontrak serta kerangka kerja hukum yang ketat agar keadilan dan kepatuhannya tetap terjamin.

3. Transaksi Pemerintahan

Transaksi pemerintahan merupakan bentuk transaksi yang melibatkan entitas pemerintah di berbagai tingkatan, mulai dari pemerintah lokal atau bahkan nasional.

Transaksi ini sendiri memiliki banyak bentuk, mulai dari pengumpulan pajak, alokasi anggaran untuk projek publik, atau bahkan pembayaran jasa pelayanan seperti kontraktor.

Jenis transaksi pemerintahan memiliki tingkat regulasi serta pengawasan yang tinggi dengan tujuan transparansi serta akuntabilitas pada proses pengelolaan dana publik.

Jenis Transaksi Finansial Berdasarkan Hubungan Institusional

Berdasarkan hubungan institusionalnya, jenis transaksi finansial dapat dibagi menjadi 2, yaitu internal dan eksternal.

1. Internal

Jenis pertama, adalah transaksi keuangan internal dimana proses atau kegiatan ekonomi yang berlangsung tidak melibatkan pihak luar sama sekali.

Seperti contohnya, pencatatan penyusutan atau realisasi atas hilangnya aset yang diakibatkan aktivitas finansial di perusahaan, seperti pemanfaatan gedung, penggunaan mesin, perlengkapan kantor, dan masih banyak lagi.

Berikut ini contoh transaksi finansial internal, yaitu:

  • Pencatatan penyusutan aset tetap, proses dimana sebuah perusahaan mencatat penurunan pada nilai aset yang dimiliki seiring waktu. Proses ini menjadi penting guna melihat dan mengkaji nilai aset pada laporan keuangan.

  • Realisasi kerugian aset, proses yang terjadi ketika sebuah aset yang dimiliki perusahaan rusak maupun hilang akibat banyak hal, seperti kebakaran yang harus dicatat dalam laporan keuangannya.

  • Penggunaan perlengkapan, dalam proses operasional setiap harinya sebuah perusahaan akan melakukan inventaris perlengkapan yang digunakan. Proses tersebut dapat dianggap sebagai transaksi internal karena hanya melibatkan pihak perusahaan.

  • Pemanfaatan gedung dan mesin, segala fasilitas seta peralatan yang ada dan digunakan dalam perusahaan dapat dianggap sebagai proses transaksi internal karena adanya penggunaan sumber daya internal milik perusahaan.

2. Eksternal

Selanjutnya, transaksi keuangan eksternal yang pada umumnya melibatkan kegiatan ekonomi pertukaran nilai sebuah perusahaan dengan pihak luar seperti contohnya instansi.

Proses transaksi jenis ini sendiri dapat berupa berbagai bentuk, seperti pembelian barang melalui supplier, penjualan barang ke konsumen, pembayaran sewa ke pemilik gedung, dan masih banyak lagi.

Berikut ini contoh transaksi eksternal, yaitu:

  • Pembelian barang dari supplier, perusahaan yang membeli produk maupun bahan baku dari pihak eksternal. Proses ini sendiri juga dapat berupa pertukaran barang maupun jasa dengan pihak lain.

  • Penjualan barang ke pelanggan, proses penjualan produk maupun layanan yang ditawarkan kepada konsumen maupun pihak luar juga menjadi salah satu contohnya.

  • Pembelian aset tetap untuk bisnis, pembelian mesin maupun peralatan yang menjadi aset tetap perusahaan dalam proses operasionalnya juga menjadi jenis transaksi eksternal.

  • Pembayaran sewa seperti fasilitas maupun peralatan yang digunakan di perusahaan juga merupakan proses transaksi eksternal.

  • Pembayaran tagihan, dapat berupa tagihan gas, listrik, air, hingga gaji yang harus dibayarkan kepada karyawan.

Contoh Instrumen Transaksi Keuangan

Instrumen keuangan juga terus menerus berkembang dengan adanya perkembangan teknologi. Mulai dari yang tadinya metode tradisional, sekarang menjadi lebih modern dan juga digital, mulai dari kartu kredit, kartu debit, e-wallet, QR code, hingga bahkan cryptocurrency.

Setiap instrumen transaksi keuangan sendiri menawarkan banyak kemudahan dan keunikannya masing-masing dari sisi fiturnya, berikut ini contoh instrumen transaksi keuangan, sebagai berikut.

1. Kartu Kredit

credit card - transaksi finansial

pexels

Kartu kredit menjadi instrumen pembayaran yang dapat memungkinkan para penggunanya untuk membeli barang maupun jasa dengan janji untuk dibayarkan di kemudian hari.

Instrumen transaksi ini memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi dengan fitur kredit maupun pinjaman sementara.

Kartu kredit juga memiliki keuntungannya tersendiri, seperti kemampuan untuk melacak pengeluaran, mendapat poin reward, hingga perlindungan pembelian.

Namun, satu hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan instrumen transaksi finansial yang satu ini adalah berhati-hati dan bijak untuk menghindari pengeluaran berlebih dari kemampuan membayar.

2. Kartu Debit

kartu debit - transaksi finansial

pexels

Instrumen transaksi finansial selanjutnya, kartu debit yang cara kerjanya dengan langsung menarik dana dari rekening pemilik kartu saat melakukan transaksi.

Cara kerja kartu debit sendiri berbeda dengan kartu kredit, dimana instrumen jenis ini membatasi pengeluaran berdasarkan jumlah dana yang dimiliki di rekening.

Keuntungan instrumen keuangan ini sendiri adalah keamanan yang tinggi jika dibandingkan dengan uang tunai serta kemudahan dalam melakukan transaksi baik secara online maupun offline.

Dengan memiliki kartu debit, para penggunanya juga dapat mengadopsi pengelolaan finansial yang lebih baik dan disiplin dengan berbagai fitur di dalamnya.

3. E-wallet

E-wallet - transaksi finansial

pexels

Dompet digital atau yang dapat disebut juga e-wallet merupakan sebuah aplikasi dengan basis teknologi yang dapat menyimpan informasi pembayaran serta dana dalam bentuk elektronik.

Adanya dompet digital mempermudah dalam proses transaksi secara online hingga tatap muka dengan adanya penggunaan teknologi NFC atau near-field communication maupun scar QR.

E-wallet juga memberikan kemudahan dalam proses pengisian ulang saldo, transfer saldo, pembayaran tagihan, atau bahkan investasi yang membuat instrumen jenis ini sangatlah populer di era digital saat ini.

4. QR Code

qr code - transaksi finansial

pexels

QR Code atau Quick Response Code telah mengubah dan merevolusi proses transaksi yang saat ini dapat dilakukan dengan lebih cepat dan aman.

Pada umumnya, QR Code dapat ditemukan dan terintegrasi bersama dompet digital maupun sistem pembayaran lainnya yang memberikan kemudahan untuk melakukan transaksi tanpa harus memasukkan detail pembayaran secara manual.

Karena penggunaannya yang relatif sederhana dan universal, instrumen finansial ini sangatlah populer di berbagai bidang, mulai dari retail hingga jasa.

5. Cryptocurrency

Cryptocurrency merupakan jenis uang digital yang menggunakan kriptografi untuk menjamin keamanan transaksinya.

Salah satu contohnya adalah, Bitcoin yang menawarkan transaksi secara langsung tanpa perlu adanya perantara seperti bank.

Terdapat pula teknologi blockchain yang menjadi keunikan jenis instrumen transaksi ini yang menjamin keamanan dan transparansi dalam proses transaksinya.

Alat Bukti Transaksi

Dalam proses transaksi, terdapat berbagai dokumen yang dapat menjadi bukti transaksi yang tiap jenisnya memiliki tujuan dan karakteristiknya masing-masing. Berikut ini beberapa jenis alat bukti transaksi, sebagai berikut.

1. Kuitansi

Kuitansi merupakan dokumen yang dapat digunakan menjadi bukti bahwa proses transaksi telah dilakukan, secara khusus ketika pembeli telah membayar penjual.

Pada umumnya, kuitansi digunakan pada transaksi dalam jumlah yang besar, dilengkapi dengan tanda tangan dan materai agar legalitasnya terjamin.

2. Nota

Nota yang menjadi bukti transaksi yang biasanya digunakan oleh pemilik toko, retail, serta pengusaha dagang. Nota sendiri terbagi menjadi 2, yaitu nota debit dan nota kredit, sebagai berikut.

  • Nota debit, yang biasanya digunakan untuk mengindikasikan complain dari pihak pembeli ke penjual, seperti kerusakan barang, cacat, atau ketidaksesuaian barang ataupun jasa dengan kesepakatan yang ada.

  • Nota kredit, yang menjadi tanggapan atas nota debit dari pihak penjual, isinya dapat berupa pengurangan atau pengembalian sebagian uang terhadap pihak pembeli.

3. Faktur atau Invoice

Faktur atau invoice merupakan sebuah dokumen yang sering digunakan oleh perusahaan dan pada umumnya berisi daftar lengkap barang maupun jasa yang diberikan, beserta harga dan jumlahnya secara detail.

4. Cek

Cek merupakan sebuah dokumen dalam bentuk selembar kertas dan memiliki fungsi sebagai perintah dari nasabah kepada pihak bank untuk mencairkan nilai uang yang sesuai dengan nominal di dalamnya.

5. Giro

Menyerupai cek, giro juga merupakan sebuah alat pembayaran dengan bentuk surat berharga yang nantinya dapat ditukar dengan uang tunai melalui bank tempat sahabat MyProtection menabung.

6. Rekening Koran

Selanjutnya, rekening koran yang berisikan daftar lengkap transaksi di rekening pada bank tertentu di periode waktu tertentu.

Dengan adanya rekening koran sendiri, nasabah dapat memantau aktivitas keuangan atau finansial yang dimiliki.

Nah, itulah sedikit penjelasan terkait transaksi finansial yang ternyata bukan hanya melibatkan proses transaksi sederhana saja.

Transaksi keuangan sendiri juga dapat berupa aktivitas pengelolaan keuangan baik individu maupun sebuah perusahaan guna memenuhi bukan hanya keinginan saja, namun juga kebutuhan.

Pengelolaan uang sendiri dapat dilihat dari berbagai bentuk, salah satunya adalah memiliki perlindungan finansial saat kondisi tak terduga.

Seperti salah satunya, Perlindungan Kesehatan Prima yang memberikan perlindungan kesehatan online terbaik bagi individu maupun keluarga dengan manfaat rawat inap, bedah dan rawat jalan. Berikut ini beberapa keunggulan lain Perlindungan Kesehatan Prima yang harus kamu ketahui!

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan

  • Santunan tunan harian rawat inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan

  • Pilihan manfaat rawat inap dan rawat jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 10/01/2020
Mitos Seputar Asma yang Keliru

Rasanya mendengar nama penyakit Asma pasti tidak asing di teling anda. Penyakit satu ini merupakah salah satu penyakit tak menular yang banyak diderita penduduk Indonesia. Kementrian Kesehatan menyebutkan bawa sekitar 4,5% penduduk Indonesia mengidap Asma.

Jika berbicara tentang asma, kita seringkali mendengar beberapa informasi. Ternyata ada beberapa mitos seputar asma yang tidak benar sama sekali, lho, Sahabat MyProtection. Simak ulasannya di bawah ini!

  1. Mitos: Asma merupakan penyakit keturunan

Asma memang bisa saja diturunkan oleh keluarga. Namun, perlu diingat bahwa asma bisa muncul akibat pengaruh lingkungan. Jika salah satu dari orang tua Anda mengidap asma, maka Anda belum tentu akan mengidap penyakit yang sama. Paparan dari lingkungan luar seperti debu, serbuk bunga, makanan, serangga, dan alergi bisa memicu timbulnya asma.

  1. Penyakit Asma bisa menghilang dengan sendirinya

Baik dengan mengonsumsi obat ataupun tidak, seorang pengidap asma tidak akan pernah benar-benar sembuh. Kondisi seseorang mungkin saja membaik seiring berjalannya waktu. Serangan asma yang dialami pun bisa saja jauh berkurang. Suatu saat, gejala asma mungkin saja muncul secara tiba-tiba walaupun Anda tidak pernah mengalami asma dalam jangka waktu yang lama. Kabar baiknya, gejala asma bisa dikontrol dan diminimalisir dengan penanganan tepat.

  1. Penderita asma tidak boleh berolahraga

Mitos yang satu ini mungkin familiar dengan kita. Apalagi, olahraga identik dengan kegiatan fisik yang cukup berat. Namun, bukan olahraga yang harus dihindari oleh penderita asma, tetapi pemicu asma itu sendiri. Contohnya debu, makanan, dan stress. Jika olahraga berat memicu kambuhnya asma, maka Anda disarankan untuk mengunjungi dokter dan mengganti rutinitas olahraga Anda. Misalnya yoga, pilates, dan berenang bisa membantu memperlancar pernapasan!

Nah, Sahabat Myprotection, sekarang kita tahu mana mitos dan fakta terkait asma. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan Anda dan memperlengkapi diri dengan proteksi lebih dari MyProtection

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 23/12/2019
5 Langkah untuk Mempersiapkan Tahun Baru

Jakarta, 23 Desember 2019 - Myprotection News

Sebelum memasuki tahun yang baru, sering kali kita mulai “berbenah” menyiapkan hal-hal yang akan dilakukan di tahun mendatang. Seperti kebiasaan baik yang ingin dibentuk tahun depan, negara tujuan yang ingin Anda kunjungi selanjutnya dan berbagai target lain. MyProtection juga punya 5 langkah sederhana untuk memulai tahun baru dengan semangat baru!

  1. Buatlah daftar pencapaian Anda di tahun ini

Bergerak cepat ke depan itu baik. Menyusun target yang ingin dicapai tahun depan juga baik. Namun, jangan lupa untuk mengapresiasi pencapaian yang Anda dapatkan tahun ini. Baik prestasi besar ataupun kecil, menunjukkan perkembangan dalam hidup Anda. Dengan mengenali potensi diri, Anda pun bisa melangkah dengan lebih percaya diri untuk meraih goal selanjutnya.

  1. Mengingat kembali pelajaran yang Anda dapatkan tahun ini

Sepanjang perjalanan dari awal hingga akhir tahun, apakah Anda memiliki pelajaran berharga? Coba ingat-ingat kembali kejadian yang membuat Anda tersenyum atau bahkan menangis. Jangan lupa untuk selalu bersyukur atas pengalaman yang Anda terima di tahun ini dan membawa pelajaran positif untuk tahun depan.

Baca juga: Meraup Untung dengan Berjualan Barang Bekas

  1. Membuat target realistis ke depan

Bermimpilah setinggi langit. Istilah ini sudah tidak asing di telinga kita tentunya. Kita didorong untuk memiliki mimpi besar di masa depan. Walaupun begitu, Anda juga harus mengingatkan diri, bahwa kadang untuk mewujudkan mimpi, dibutuhkan waktu dan usaha yang lama. Mulailah dengan memasang target sederhana yang bisa Anda lakukan. Misalnya, Anda bermimpi ingin jalan-jalan ke Eropa. Maka Anda bisa mulai menabung Rp 1.000.000 tiap bulannya. Small progress is still progress, lho Sahabat MyProtection!

  1. Bersihkan lemari Anda!

Tetapkan satu hari untuk merombak lemari Anda. Pisahkan baju yang masih terpakai dan yang sudah tidak terpakai. Baju lama Anda bisa didonasikan atau bahkan dijual, lho! Lalu Anda juga bisa menerka-nerka, apakah ada item baju yang ingin Anda tambahkan untuk menyegarkan penampilan di tahun baru!

  1. Upgrade diri dan ruang sekeliling Anda

Wah, ternyata bukan cuma Anda yang butuh upgrade, tapi lingkungan sekitar Anda juga. Jika biasanya kita membeli barang tanpa pertimbangan panjang, ambilah waktu untuk memikirkan konsep dari ruang tinggal Anda. Pilih barang yang ingin Anda ganti dan benar-benar butuhkan. Pindahkan posisi furniture dan pilih cat dinding baru. Perubahan kecil bisa mempengaruhi mood Anda!

Kira-kira, hal apa sih yang Anda persiapkan sebelum memasuki tahun baru?

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca juga: Tradisi Natal Unik ini Hanya Ada di Indonesia

Baca Artikel