Olahraga renang yang digemari banyak orang sebagai sarana hiburan ternyata juga memiliki banyak manfaat loh! Jika dilakukan dengan teknik dasar renang yang tepat, olahraga ini dapat menjadi jenis olahraga kardio yang efisien.
Terdapat beberapa teknik dasar renang yang dapat kamu pelajari dan pahami. Oleh karena itu, hari ini kita akan membahas secara mendalam mengenai berbagai teknik dasar renang. Simak penjelasannya berikut!

pexels
Agar dapat melakukan olahraga renang dengan baik, terdapat beberapa teknik dasar yang harus dikuasai, seperti:
Salah satu teknik dasar renang yang penting untuk dipahami dan diketahui adalah gerakan tangan. Di mana setiap gaya renang memiliki ciri khas gerakan tangan yang berbeda-beda.
Oleh sebab itu, untuk mempelajari sebuah gaya renang tertentu, hal dasar yang harus dipahami adalah gerakan tangan yang dilakukan.
Untuk menjaga kestabilan kondisi stamina serta asupan oksigen ketika renang, teknik pernapasan juga menjadi hal krusial yang harus dikuasai.
Untuk mengasah teknik pernapasan dalam olahraga renang, berikut langkah-langkah yang dapat kamu lakukan.
Teknik dasar renang selanjutnya adalah gerakan kaki di dalam air ketika renang. Dalam setiap gaya renang, gerakan kaki yang digunakan juga berbeda antara satu sama lain.
Seperti contohnya, pada gaya bebas di olahraga renang, kedua kaki digerakkan naik turun secara bergantian di dalam air.
Sedangkan pada gaya katak di olahraga renang, kaki digerakkan dengan cara menarik dan menekuk lutut ke samping dan kemudian diluruskan ke belakang menyerupai kaki katak.
Teknik dasar renang selanjutnya adalah mengapung, yang juga menjadi hal dasar yang harus dikuasai dalam olahraga renang.
Bagi para pemula, untuk menguasai teknik ini mungkin akan terasa sulit karena pada awalnya tubuh masih kaku, sedangkan kunci dari teknik mengapung yang baik adalah badan rileks dan tenang.
Untuk melatih teknik ini, terdapat langkah-langkah yang dapat diikuti dan diterapkan sebagai berikut.
Ada juga teknik mengapung dengan posisi terlentang yang juga dapat kamu lakukan. Berikut langkah-langkahnya.
Teknik dasar renang selanjutnya yang harus diperhatikan di dalam olahraga renang adalah posisi kepala yang tepat berdasarkan gaya renang yang dilakukan.
Seperti contohnya, pada gaya dada di olahraga renang, kepala harus berada pada posisi netral di dalam air, dan diangkat ke atas saat mengambil napas.
Sedangkan untuk gaya punggung, posisi kepala bagian belakang terendam dalam air sejajar dengan tubuh dengan arah mata memandang ke atas.
Teknik meluncur ketika renang juga harus diperhatikan, di mana teknik ini digunakan sebelum kayuhan kaki maupun tangan dimulai.
Bukan hanya itu, teknik meluncur juga digunakan di antara kayuan, putaran balik, hingga di akhir putaran.
Dengan menguasai teknik meluncur, perenang dapat mempertahankan momentum serta menyiapkan diri untuk kayuhan selanjutnya.
Berikut ini langkah-langkah yang dapat kamu ikuti untuk melatih teknik meluncur dalam olahraga renang:
Koordinasi gerakan juga sangat penting untuk dikuasai ketika berolahraga renang, di mana gerakan antartangan, kaki, dan badan yang saling mendukung satu sama lain dapat meningkatkan efisiensi tenaga dan kecepatan.
Selain teknik yang digunakan saat berenang, cara masuk dan keluar kolam renang juga penting, khususnya bagi pemula.
Walaupun terdengar mudah, kamu juga harus memperhatikannya dikarenakan pinggir atau bagian bibir kolam renang biasanya keras.
Bagi pemula, sebelum mulai berenang, ada baiknya untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu dengan air dan bagian-bagian kolam renang.
Langkah ini dapat dilakukan dengan cara memasukkan kedua kaki ke dalam air dan duduk di bagian pinggir kolam untuk terbiasa dengan bagaimana air bergerak di dalam kolam.
Jika merasa sudah cukup, kamu dapat memasukkan tubuh ke dalam kolam secara perlahan dan mulai berjalan mengitar kolam untuk mengenalkan diri dengan kolam renang.
Untuk keluar dari kolam renang, kamu dapat mencari tangga yang tersedia di pinggir kolam atau menarik diri ke atas bagian bibir kolam renang. Pastikan bagian lenganmu kuat untuk mengangkat tubuh.
pexels
Seperti yang sudah banyak orang ketahui, olahraga renang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh baik secara fisik maupun mental. Untuk lebih jelasnya, berikut apa saja manfaat dari olahraga renang yang bisa kamu dapatkan:
Pertama, renang dapat membantu dalam mengatasi stres yang menyebabkan insomnia dan meningkatkan kualitas tidur seseorang.
Olahraga renang juga dapat membantu dalam memperbaiki suasana hati, dengan begitu juga dapat membantu mengurangi risiko stres, depresi, serta mengatasi kecemasan.
Hal ini dikarenakan, olahraga renang memicu pelepasan endorfin yang menjadi hormon yang dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi rasa stres dan cemas.
Selain itu, berenang juga dapat meningkatkan kadar serotonin dan dopamin seseorang yang berfungsi dalam mengatur suasana sekaligus mengurangi gejala depresi dan kecemasan.
Selanjutnya, renang juga dapat membantu dalam menurunkan berat badan bagi para pejuang diet hingga mengecilkan perut. Jika dilakukan dengan tepat, olahraga ini mampu membakar hingga 400 sampai 700 kalori per jam.
Berdasarkan hasil dari jurnal ilmiah yang dipublikasikan melalui jurnal BioMedical Engineering Online dengan judul Effects of 8-week swimming training on carotid arterial stiffness and hemodynamics in young overweight adults, mengatakan bahwa olahraga renang dapat menjadi latihan fisik yang efektif bagi penderita obesitas.
Dijelaskan lagi, hal ini dikarenakan olahraga air umumnya memiliki risiko lebih rendah untuk memicu terjadinya kecelakaan seperti keseleo maupun sakit sendi.
Hal ini dikarenakan, seseorang yang menderita obesitas rentan akan kecelakaan otot serta sendi saat melakukan aktivitas fisik yang disebabkan berat badan berlebih
Olahraga renang juga dapat membantu dalam membangun massa otot. Hal ini dikarenakan pada renang, seluruh otot tubuh digunakan dan dilatih secara terus menerus.
Dengan begitu, jika rutin dilakukan maka olahraga renang juga mampu meningkatkan kekuatan, kelenturan, hingga membantu mengecilkan betis kaki.
Olahraga renang juga dapat mengatasi saraf terjepit, di mana olahraga ini mampu membantu melemaskan bagian otot punggung dan tulang belakang.
Melakukan olahraga renang secara rutin juga dapat membantu dalam mengurangi rasa nyeri seseorang yang menderita artritis dan osteoporosis.
Bagi para penderita asma, olahraga renang juga dapat membantu dalam mengontrol pernapasan.
Namun, sebelum melakukannya, pastikan kamu terlebih dahulu melakukan konsultasi dengan dokter agar tidak terjadi masalah yang disebabkan kaporit.
Olahraga renang juga dapat membantu dalam menjaga kesehatan organ jantung dan paru-paru karena mampu melancarkan oksigen dan darah.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa manfaat berenang untuk kesehatan jantung:
Selanjutnya, berikut ini beberapa manfaat berenang untuk kesehatan paru-paru:
Bagi kamu yang mengalami kesulitan tidur, olahraga renang juga dipercaya dapat meningkatkan kualitas tidur, seperti halnya yang dibahas juga dalam jurnal yang dipublikasikan oleh Sleep Medicine dengan judul Aerobic Exercise Improves Self-Reported Sleep and Quality of Life in Older Adults with Insomnia.
pexels
Gaya renang sendiri terbagi menjadi berbagai macam, mulai dari gaya punggung hingga gaya samping. Simak penjelasannya.
Gaya pertama, yaitu gaya renang yang mengandalkan punggung dengan posisi terlentang. Gaya ini dilakukan dengan cara menelentangkan tubuh atau meletakkan punggung di atas air dengan wajah dan dada menghadap ke langit.
Pada gaya punggung, tangan dan kaki dimanfaatkan untuk bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain. Tangan digerakkan dengan diputar ke belakang secara bergantian, sedangkan kaki digerakkan ke atas dan ke bawah bergantian.
Selanjutnya, gaya renang bebas dilakukan dengan menaruh dada ke posisi menghadap permukaan air. Seperti gaya punggung, pada gaya bebas gerakan tangan dan kaki yang digunakan serupa, namun berlawan arah.
Di mana tangan digerakkan dengan cara diayunkan ke depan secara bergantian, sedangkan kaki digerakkan ke atas dan ke bawah bergantian.
Gaya dada atau yang sering dikenal juga dengan sebutan gaya katak merupakan gaya renang dengan posisi wajah atau kepala ke atas dalam periode waktu yang lama.
Gaya ini disebut gaya katak karena posisi dan gerakan tubuh yang menyerupai seekor katak berenang.
Dalam gerakannya, seorang perenang harus mengayuhkan kedua kaki secara bersamaan, dan ketika kaki digerakkan, bagian tangan diam dan lurus ke arah depan.
Sedangkan, saat kaki tidak bergerak, tangan dikayuh bersamaan sambil mendongakkan kepala ke arah atas untuk mengambil napas.
Selanjutnya, gaya kupu-kupu atau yang sering dikenal juga dengan sebutan gaya lumba-lumba, seperti namanya, gaya renang ini memiliki gerakan menyerupai sayap kupu-kupu.
Untuk melakukannya, gaya ini menggabungkan gaya dada dengan kedua tangan yang diayunkan ke depan dari dalam air.
Gaya samping yang mengandalkan bagian samping tubuh. Umumnya, gaya renang ini digunakan untuk keadaan darurat serta efisiensi untuk menghemat energi, khususnya di area renang yang lebih panjang.
Pada gaya renang ini, tubuh diarahkan ke samping sehingga terlihat miring, yang membuat satu sisi tubuh dapat beristirahat, sedangkan bagian lainnya bergerak di saat yang bersamaan.
Posisi lengan pada gaya ini mengikuti sisi tubuh yang digunakan, sedangkan kaki diayunkan bergantian agai gunting berulang kali dengan arah tangan diluruskan ke depan.
Gaya renang selanjutnya, yaitu gaya trudgen yang merupakan gabungan antara gaya samping dengan gaya bebas.
Gaya renang ini memanfaatkan kaki yang bergerak layaknya gunting di permukaan air, sedangkan lengan diayunkan seperti gaya bebas.
Pada gaya ini, perenang dapat bernapas secara terus menerus karena bagian kepala tidak dimasukkan ke dalam air.
Nah, itulah pembahasan seputar berbagai teknik dasar renang serta manfaat yang bisa kamu rasakan jika rutin melakukan olahraga ini ataupun aktivitas fisik seperti olahraga di rumah yang lebih mudah. Bukan hanya kesehatan fisik, olahraga ini juga dipercaya mampu menjaga kesehatan mental seseorang.
Namun, perlu diperhatikan juga bahwa bukan berarti dengan berolahraga seseorang tidak memiliki risiko kesehatan. Oleh sebab itu penting untuk selalu menjaga diri dan memiliki perlindungan kesehatan yang tepat.
Seperti salah satunya, PKP atau Perlindungan Kesehatan Prima dari MyPro yang memberikan solusi perlindungan kesehatan bagi Anda dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.
Apa saja keunggulan dari produk Perlindungan Kesehatan Prima?
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Dalam segala inovasi, langkah pertama sangatlah penting dan menjadi dasar dari pengembangan di masa mendatang, sama seperti di dunia otomotif, khususnya mobil.
Walaupun belum secanggih saat ini, model mobil pertama inilah yang menjadi awal perkembangan otomotif yang krusial di masa depan.
Dimulai sejak sebelum tahun 90-an, terdapat 7 mobil pertama di dunia yang datang dari berbagai merek dan memulai inovasi di dunia otomotif. Simak selengkapnya!
Mobil pertama di dunia adalah Benz Patent-Motorwagen yang dibangun oleh Karl Benz di tahun 1885 dan kemudian dipatenkan pada Januari 1886.
Walaupun begitu, nama Mercedes belum digunakan hingga tahun 1901, ketika mobil tersebut memiliki 3 roda dan menggunakan mesin satu silinder 954 cc yang mampu menghasilkan tenaga 0,75 bhp.
Awalnya, mobil ciptaannya sendiri mengalami kegagalan ketika diuji coba secara publik hingga pada akhirnya disempurnakan lagi.
Namun, karena kegigihannya, Karl Benz terus melakukan inovasi dan Mercedes-Benz saat ini menjadi salah satu merek mobil terpopuler di dunia.
Peugeot, yang sudah ada sejak tahun 1842, dikenal sebagai produsen penggiling garam dan merica. Hingga pada akhirnya, pada tahun 1890, Quadricycle Tipe 2 menjadi mobil roda empat menggunakan mesin V-twin yang dipasang di belakang.
Pada tahun pertama produksi, mobil ini hanya dibuat sebanyak 5 unit, hingga pada tahun 1892 jumlahnya bertambah menjadi 29 dan menyentuh 500 unit produksi pada tahun 1900.
Di tahun 1896, Henry Ford membangun Ford Quadricycle yang merupakan mobil eksperimental pertamanya.
Setelah melakukan banyak uji coba, pada tahun 1899 Ford mendirikan Detroit Automobile Company yang kemudian diganti namanya menjadi Henry Ford Company pada tahun 1901.
Adanya perselisihan yang terjadi antara Ford dan para investornya, ia kemudian memutuskan untuk pergi dan mendirikan Ford Motor Company di tahun 1903.
Mobil pertama di dunia selanjutnya dikeluarkan oleh perusahaan mobil Société Renault Frères yang didirikan oleh Louis, Marcel, dan Ferdinand Renault pada tahun 1899 dengan membangun prototipe 1CV voiturette.
Mobil tersebut mampu melaju dengan kecepatan 32 kilometer per jam. Hingga pada akhirnya di tahun 1903, tipe A sudah dilengkapi dengan mesin bertenaga 5 hp.
Fiat, yang merupakan akronim dari Fabbrica Italiana di Automobili Torino, merupakan perusahaan mobil yang didirikan pada tahun 1899 dan pada tahun 1900 membuka pabrik pertamanya dengan total 24 mobil pada tahun pertama.
Mobil pertama Fiat dibuat dengan mesin twin-flat 679 cc dengan 4 hp. Kemudian, mobil tersebut mengalami peningkatan dengan menggunakan mesin 837 cc.
Dengan inovasinya tersebut, Fiat yang awalnya hanya memiliki 35 karyawan terus bertumbuh hingga 2.700 karyawan pada tahun 1908 dan mampu memproduksi 5.000 mobil setiap tahunnya.
Pada tahun 1862, Adam Opel mendirikan perusahaan produksi mesin jahit yang kemudian melakukan diversifikasi pada tahun 1886 dengan memproduksi sepeda, hingga pada akhirnya meninggal pada tahun 1895.
Bisnisnya kemudian dilanjutkan oleh istri dan lima putranya yang kemudian memperkenalkan mobil pertama mereka pada tahun 1899.
Mobil yang dibuat menggunakan mesin berkekuatan hingga 1545 cc dan mampu menghasilkan tenaga hingga 3,5 hp. Pembeli mampu memilih dua varian, antara dua atau empat kursi.
Buick, yang merupakan salah satu perusahaan mobil tertua di dunia yang saat ini masih beroperasi di Amerika, pertama kali memproduksi mobilnya pada tahun 1899 dengan nama Buick Auto-Vim and Power Company.
Produksi massal pertama kali dilakukan pada tahun 1904 melalui mobil pertamanya, yaitu Model B yang menggunakan mesin twin-flat 2605 cc dan mampu menghasilkan tenaga hingga 16 hp.
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Jakarta, 26 Desember 2019 - MyProtection News
Sahabat MyProtection, apakah Anda sering mendengarkan musik saat berkendara? Ternyata, dilansir dari The Jakarta Post, mendengarkan musik instrumental bisa menurunkan kadar stress saat berkendara, lho!
Beberapa periset di Brazil melakukan percobaan kecil mengenai dampak musik terhadap kadar stress terhadap pengendara mobil. Eksperimen dilakukan terhadap 5 wanita berusia 18 hingga 23 tahun. Partisipan juga berkarakterisik sehat secara jasmani, menyetir kendaraan setidaknya 1 – 2 kali dalam seminggu, dan memiliki ijin mengendara 1 – 7 tahun sebelumnya.
Pada percobaan pertama, kelima partisipan diminta untuk menyetir mobil selama 20 menit saat puncak kepadatan lalu lintas berlangsung (pukul 17:30 – 18:30). Saat eksperimen ini berlangsung, partisipan berkendara di pusat paling ramai di kota Marilia, Sao Paolo, Brazil tanpa mendengarkan musik apapun.
Keesokan harinya, partisipan yang sama diminta untuk berkendara dalam waktu yang sama dan rute yang sama. Namun kali ini, partisipan berkendara sambil mendengarkan musik. Untuk menambah tingkat stress berkendara, partisipan tidak boleh menyetir mobil yang biasa mereka gunakan.
Setelah dilakukan dua percobaan, peneliti menemukan hasil sebagai berikut:
Pengendara yang menyetir tanpa mendengarkan musik mengalami penurunan variabilitas denyut jantung, yang berkontribusi terhadap penurunan level saraf parasimpatik disertai peningkatan aktivitas saraf simpatik.
Kebalikannya, partisipan yang berkendara sambil mendengarkan musik mengalami peningkatan variabilitas denyut jantung yang berujung pada peningkatan kegiatan saraf parasimpatik. Perlu diketahui bahwa syaraf parasimpatik berperan untuk membuat tubuh Anda lebih rileks dan tenang. Sedangkan saraf simpatik akan mengambil alih tubuh saat Anda berada di kondisi berbahaya.
Nah, berdasarkan data temuan, peneliti pun menyimpulkan musik dapat mengurangi stress saat berkendara. Apakah Anda juga suka mendengarkan musik saat berkendara?
Salam,
Sahabat MyProtection
ETLE yang merupakan singkatan dari Electronic Traffic Law Enforcement merupakan sebuah sistem tilang elektronik yang saat ini diterapkan guna mendukung ketertiban jalan raya.
Dengan adanya sistem tilang elektronik ini, keamanan jalan dapat tetap terjaga tanpa adanya petugas, berkat perkembangan teknologi yang semakin pesat saat ini.

Untuk lebih memahami cara kerja dan mekanisme di balik sistem tilang elektronik yang berlaku saat ini, simak penjelasan berikut di bawah ini!
Umumnya, sistem ETLE yang terdiri dari perangkat kamera dipasang pada lokasi strategis jalan raya, seperti persimpangan, jalan tol, hingga area rawan pelanggaran.
Sistem tersebut kemudian dapat menangkap berbagai jenis pelanggaran yang dilakukan secara otomatis, seperti:
Tidak menggunakan sabuk pengaman.
Menggunakan ponsel ketika berkendara.
Menerobos lampu lalu lintas.
Melebihi batas kecepatan yang telah ditentukan.
Tidak menggunakan helm bagi pengendara maupun penumpang motor.
Melanggar marka jalan yang ada.
Kendaraan tidak menggunakan pelat nomor yang sesuai.
Jika kamera sudah mendeteksi adanya pelanggaran yang dilakukan, maka sistem secara otomatis akan melakukan analisis pada gambar dan video yang ada untuk mengidentifikasi jenis pelanggaran yang dilakukan.
Setelah mendeteksi terjadinya pelanggaran, data kendaraan tersebut akan dicocokkan dengan database registrasi kendaraan bermotor milik Korlantas Polri.
Umumnya, informasi tersebut berupa nomor polisi, jenis kendaraan, serta kepemilikan kendaraan yang kemudian secara otomatis akan diverifikasi.
Jika data yang tertera sesuai, maka pemilik kendaraan akan menerima pemberitahuan langsung seputar tilang elektronik.
Namun, jika data kepemilikan kendaraan belum diperbarui dan kendaraan telah berpindah pemilik, maka pemilik terdaftar yang akan menerima pemberitahuan tilang tersebut.
Jika proses identifikasi pengendara telah dilakukan, langkah selanjutnya adalah pengiriman surat konfirmasi tilang melalui alamat yang terdaftar pada sistem.
Umumnya surat konfirmasi ini mencakup beberapa informasi penting, seperti:
Jenis pelanggaran yang dilakukan pengendara.
Lokasi dan waktu kejadian pelanggaran terjadi.
Bukti dokumentasi, seperti foto ataupun video pelanggaran.
Denda yang harus dibayarkan oleh pemilik kendaraan.
Batas waktu untuk konfirmasi pelanggaran.
Setelah surat tilang diterima oleh pemilik kendaraan, konfirmasi harus segera dilakukan sebelum waktu yang telah ditentukan, baik melalui situs resmi ETLE maupun dengan datang ke kantor polisi yang ditentukan secara langsung.
Terdapat beberapa opsi yang dapat dilakukan setelah mendapatkan surat konfirmasi, yaitu:
Mengakui pelanggaran yang dilakukan dan kemudian mengikuti prosedur pembayaran denda.
Mengajukan keberatan jika merasa tidak melakukan pelanggaran dengan membawa bukti pendukung ke kantor polisi.
Jika konfirmasi tidak segera dilakukan sebelum batas waktu yang telah ditentukan, maka STNK dan kendaraan tersebut dapat diblokir hingga denda tilang harus segera dibayarkan.
Proses terakhir adalah pembayaran denda tilang yang telah ditentukan menggunakan berbagai metode pembayaran yang tersedia.
Umumnya terdapat beberapa metode pembayaran yang tersedia, seperti:
Transfer melalui ban menggunakan BRI Virtual Account atau BRIVA dengan nomor yang tertera pada surat konfirmasi.
Aplikasi e-wallet yang tersedia dan sudah bekerja sama dengan pemerintah.
Mendatangi bank yang ditunjuk secara langsung.
Setelah pembayaran selesai, maka sistem ETLE akan memperbarui status pelanggaran secara langsung dan pemilik kendaraan tidak akan dikenakan sanksi lebih lanjut.
Nah, itulah penjelasan singkat mengenai mekanisme tilang elektronik yang harus kamu ketahui jika suatu saat kena tilang. Tetaplah berkendara dengan baik dan taati peraturan. Semoga bermanfaat!
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan