Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
Mau Bepergian Naik Mobil? Cek Kesehatan Mobilmu Dulu!

Mau Bepergian Naik Mobil? Cek Kesehatan Mobilmu Dulu!

13 December 2019 | MyProtection News Jakarta

Jakarta, 13 Desember 2019 - MyProtection News

Liburan sambil melakukan road trip memang memiliki keseruannya sendiri. Selain Anda bisa menikmati waktu mengobrol bersama keluarga atau teman, Anda juga berpotensi untuk menghemat biaya transportasi. Perjalanan juga bisa terasa aman dan nyaman jika ditemani dengan asuransi kendaraan MyCar dari Myprotection. Hanya saja sebelum melakukan perjalanan jauh, baik pemilik kendaraan maupun kendaraannya harus cek kesehatan dulu. Tujuannya agar Anda bisa melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

Yuk lihat daftar kesehatan mobil yang harus Anda cek!

  1. Mesin

Menyadur dari Otomotifnet.com (12/10), bagian yang perlu dicek terlebih dahulu adalah mesin. Pastikan Anda memberi perhatian pada komponen vital mesin seperti minyak rem, oli mesin, oli transisi, minyak power steering.

Selanjutnya, Anda bisa memeriksa fungsi lampu. Apakah lampu rem, head lamp dan fog lamp menyala dengan baik. Saat melakukan perjalanan, bisa saja Anda harus melewati jalan yang gelap atau diterpa hujan deras.

Ketiga, pastikan kendaraan Anda rutin menjalani general check-up di dealer terdekat. Sehingga saat terjadi kerusakan, Anda bisa segera mengatasinya dan meminimalkan resiko kerusakan mobil di tengah perjalanan.

  1. Kaki-kaki Mobil

Setelah mengecek mesin, bagian kaki-kaki mobil merupakan titik yang tak boleh terlewat. Jika tidak ada suara, kemungkinan bagi kaki mobil masih baik. Namun, tidak ada salahnya melakukan servis rutin untuk memastikan keamanan mobil Anda. Bagian ban mobil serta kekencangan rem juga menjadi titik penting yang harus Anda perhatikan.

  1. Interior

Interior mobil yang bersih dapat membuat Anda lebih nyaman dalam berkendara. Mungkin saat baru membeli, mobil Anda masih bersih sempurna. Namun, setelah 6 bulan, upayakan membersihkan bagian dalam mobil secara berkala. Contohnya, Anda bisa menjaga kebersihan jok dan karpet dalam mobil dengan menyikat atau melakukan vacuum. Pastikan tidak ada sampah yang tertinggal dalam mobil karena bisa menyebabkan bau tak sedap. Tidak jarang juga mobil menjadi sarang serangga akibat sampah makanan yang dibiarkan di dalam mobil.

  1. Eksterior

Kalau sudah memastikan interior mobil Anda bersih dan nyaman, sekarang waktunya memberi perhatian pada eksterior mobil. Baik kaca spion maupun kaca jendela mobil harus selalu bersih dan terpasang dengan baik. Cek juga apakah terdapat goresan atau dent pada mobil Anda. Jika Anda memiliki asuransi mobil seperti MyCar Protection, maka ini waktunya Anda menggunakan fasilitas asuransi untuk membuat penampilan mobil kembali prima.

  1. Proteksi Kendaraan

Terakhir, bukan hanya pengemudi saja yang membutuhkan proteksi. Namun, kendaraan Anda juga. Ada begitu banyak ketidakpastian yang mungkin terjadi selama perjalanan dilakukan. Contohnya seperti kecelakaan, bencana alam, dan kelalaian manusia. Anda bisa memilih asuransi kendaraan untuk meminimalisir kerugian di masa depan, baik untuk Anda dan kendaraan Anda. Ada pepatah sedia payung sebelum hujan. Maka tidak ada salahnya berjaga-jaga sebelum terjadi hal tidak menyenangkan.

Selamat menjalani road trip yang seru dan aman! Jangan lupa untuk selalu menjaga keamanan diri dan pengemudi lain di jalan.

Salam,
Sahabat MyProtection

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 10/03/2026
Memahami Technical Meeting, Tujuan, Tips Menjalankannya hingga Contohnya!

Technical meeting atau rapat teknis yang umumnya dilaksanakan ketika ingin menyelenggarakan acara menjadi salah satu langkah penting untuk dilakukan demi memastikan segala perencanaan berjalan dengan baik.

Umumnya, technical meeting berhubungan dengan persiapan teknis serta tata laksana untuk mempersiapkan acara. Hal ini dilakukan guna memastikan acara dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Untuk membantu para pembaca lebih memahami topik ini, melalui artikel ini kita akan membahas secara mendalam pengertian, tujuan, manfaat, hingga tips penyelenggaraannya. Simak selengkapnya!

Memahami Technical Meeting, Tujuan, Tips Menjalankannya hingga Contohnya!

memahami technical meeting

Technical meeting merupakan pertemuan yang dilaksanakan dengan tujuan untuk menjelaskan tata cara teknis suatu agenda dan detail sistematika acara.

Dalam bukunya berjudul Jurnalistik Sinematografi pada tahun 2021, Rusman Latief juga menjelaskan bahwa technical meeting atau rapat koordinasi dapat diartikan sebagai finalisasi segala rencana yang akan dilaksanakan, serta memastikan setiap kerabat kerja dan pengisi acara memiliki pemahaman yang sama terhadap program yang akan diproduksi.

Pertemuan ini juga bisa dilaksanakan untuk berbagai jenis penyelenggaraan, mulai dari perlombaan, acara besar, seminar, kegiatan, dan berbagai rapat besar lainnya.

Pelaksanaan rapat teknis ini memiliki tujuan sebagai sarana koordinasi antara tim atau klien, saling memberikan pendapat, hingga berdiskusi terkait segala kendala teknis agar pelaksanaan acara lancar dan mendapatkan hasil maksimal.

Asuransi Kesehatan Cashless untuk Kamu & Keluarga
Dapatkan manfaat kamar hingga Rp2 juta/hari, annual limit rawat inap tanpa batas, dan akses cashless di 1.000+ rumah sakit & klinik rekanan.
Lihat Perlindungan Kesehatan Prima

Tujuan Technical Meeting

Adanya rapat teknis sebelum dimulainya sebuah acara juga bukan tanpa sebab dan memiliki tujuannya, antara lain:

1. Menyatukan Visi Semua Pihak

Tujuan rapat teknis pertama adalah menyatukan visi semua pihak. Hal ini dikarenakan bahwa menjalankan sebuah acara yang baik bukanlah pekerjaan satu orang saja.

Namun, keterlibatan berbagai tim yang saling mendukung sangat diandalkan, mulai dari pencahayaan, sound system, dekorasi, dan masih banyak lagi yang masing-masing memiliki tanggung jawab berbeda.

Adanya rapat teknis ini dapat membantu dalam menyatukan visi dari setiap pihak yang terlibat. Seperti contohnya, ketika panggung acara akan dibuat, tim dekorasi dapat memastikan dengan sistem kelistrikan bagian mana saja yang tidak boleh disentuh.

Selain itu, tim acara yang mengatur alur acara di atas panggung dapat bertukar pikiran dengan tim dokumentasi agar dapat mendokumentasikan acara dengan baik melalui angle dan jalur gerak yang tidak terganggu.

2. Meninjau Kesiapan dan Detail Teknis

Saat technical meeting, seluruh aspek teknis dibahas dengan detail. Mulai dari pengaturan ruangan, penataan meja, posisi banner, lokasi sumber listrik, penempatan kamera, sampai alur keluar masuk tamu. Bahkan hal kecil seperti siapa yang bertanggung jawab atas mic cadangan juga harus ditentukan.

Tujuannya adalah memastikan acara berjalan tanpa kekacauan. Contohnya, menghindari kabel yang mengganggu jalur tamu atau pencahayaan yang menutupi layar presentasi. Dengan pemeriksaan menyeluruh, potensi masalah dapat dideteksi dan dicegah sejak awal.

3. Simulasi Jalannya Acara

Pernah melihat sebuah acara yang awalnya mulus lalu berubah berantakan karena MC tampak ragu mengikuti alur rundown? Situasi seperti ini biasanya muncul karena tidak dilakukan simulasi saat technical meeting.

Dalam tahap simulasi, setiap tim mencoba menjalankan urutan acara seperti yang telah direncanakan. Tim dokumentasi memahami momen yang harus mereka rekam, MC mengetahui waktu yang tepat untuk memanggil bintang tamu, dan bagian lain menyesuaikan tugasnya masing-masing.

Intinya, latihan bersama ini membantu seluruh tim bergerak selaras, sehingga setiap bagian acara dapat mengalir dengan baik tanpa kebingungan di tengah pelaksanaannya.

4. Menentukan Rencana Cadangan

Technical meeting juga berfungsi sebagai waktu yang tepat untuk menyusun rencana cadangan apabila terjadi situasi yang tidak diharapkan.

Di tahap ini, panitia membahas berbagai kemungkinan, seperti kebutuhan genset tambahan, prosedur evakuasi tamu saat keadaan darurat, hingga penentuan orang yang bertugas pada setiap skenario. Semua langkah antisipasi ini penting agar tim memiliki panduan jelas ketika masalah muncul.

Lebih baik mempersiapkan segala sesuatu sejak awal, meskipun terasa merepotkan, daripada menghadapi kepanikan ketika acara berlangsung dan tidak ada prosedur yang siap dijalankan.

5. Penegasan Tanggung Jawab

Banyak masalah dalam acara muncul hanya karena pembagian tugas tidak dijelaskan dengan jelas sejak awal. Melalui technical meeting, seluruh tim dapat menetapkan PIC untuk setiap area kerja, seperti keamanan, panggung, konsumsi, hingga dokumentasi.

Ketika pembagian peran sudah ditentukan, setiap orang tahu harus menghubungi siapa jika terjadi kendala. Hal ini membuat komunikasi jauh lebih efektif dan mengurangi risiko munculnya kebingungan di lapangan.

Dengan struktur tanggung jawab yang tertata, tidak ada lagi situasi saling menyalahkan karena semua pihak memahami perannya masing-masing dan tahu kepada siapa koordinasi harus dilakukan.

Mengapa Technical Meeting Penting?

Mengapa Technical Meeting Penting

Setelah mengetahui pengertiannya, terdapat beberapa alasan mengapa technical meeting atau rapat teknis menjadi langkah penting, antara lain:

1. Meningkatkan Kolaborasi dan Kesamaan Pemahaman

Pertama, rapat teknis digunakan sebagai sarana untuk menyamakan pemahaman, mulai dari menyampaikan informasi terkait perkembangan proyek, kendala teknis yang dihadapi, hingga menemukan solusi bersama.

Adanya partisipasi dari berbagai pihak tersebut bisa membuat segala keputusan yang diambil terkait acara yang diselenggarakan lebih tepat karena diambil dari berbagai sudut pandang dengan keahlian beragam.

Pelaksanaan rapat teknis juga dapat membantu dalam membangun kepercayaan antaranggota tim karena segala sesuatu dibahas secara terbuka dan kolaboratif, yang juga dapat mengeratkan kekompakan.

2. Mengidentifikasi dan Mengurangi Risiko Kendala

Adanya rapat teknis juga memungkinkan untuk mengidentifikasi dan mengurangi risiko kendala sejak awal, baik dalam tahapan perencanaan, pengembangan, ataupun pelaksanaan proyek.

Dengan mengidentifikasi potensi kendala lebih awal, maka anggota tim juga dapat menentukan langkah preventif yang tepat dan solusi guna mencegah munculnya kesalahan lebih besar.

Menyelenggarakan rapat teknis juga dapat membantu dalam memastikan kualitas pekerjaan teknis dari setiap anggota tim tetap terjaga dan sesuai standar dengan apa yang diharapkan dan telah ditetapkan sebelumnya.

3. Meningkatkan Kualitas Proyek dan Pengembangan Tim

Adanya rapat teknis juga dapat membantu dengan adanya komunikasi yang terarah dan penemuan solusi atas masalah dengan lebih cepat, yang pada akhirnya mampu meningkatkan kualitas proyek dan pengembangan tim.

Rapat teknis dapat dijadikan sebuah wadah bagi setiap anggota yang terlibat untuk saling berbagi pengetahuan, di mana selain dapat menjamin acara yang diselenggarakan berjalan dengan lancar, tiap individu bisa terus belajar dan meningkatkan keterampilan.

Tips Penyelenggaraan Technical Meeting

Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan dan diperhatikan untuk memastikan technical meeting berjalan dengan lancar dan mulus, antara lain:

  • Memastikan pengelolaan acara sudah dilakukan dengan baik sebelum melaksanakan rapat teknis.

  • Memastikan penyelenggara ataupun panitia yang bersangkutan dengan acara telah memahami sepenuhnya terkait kegiatan yang akan dilaksanakan.

  • Menjadwalkan pelaksanaan rapat teknis sesuai dengan susunan agenda yang telah tersusun dengan rapi.

  • Memilih pemimpin rapat teknis yang tepat agar prosesnya dapat berjalan dengan baik dan tertib.

  • Pada hari pelaksanaan technical meeting, pastikan juga semua pihak yang berhubungan hadir tepat waktu dan mengikuti hingga akhir.

  • Mengikuti susunan agenda yang telah dibuat sebelumnya agar tidak ada informasi yang tertinggal atau rapat teknis berjalan lebih lama.

Untuk memastikan rapat teknis berjalan dengan baik, pihak panitia juga dapat membuat peraturan untuk menghindari situasi yang tidak diinginkan. Berikut ini beberapa contoh peraturan yang dapat diterapkan:

  • Rapat teknis hanya dapat dihadiri oleh orang-orang yang diundang atau diberikan wewenang untuk masuk ke dalam ruangan.

  • Setiap partisipan yang ada pada rapat teknis tidak boleh membuat keributan, khususnya selama rapat teknis sedang berlangsung.

  • Selama rapat teknis berlangsung, alat komunikasi seperti handphone maupun gadget elektronik lainnya harus dinonaktifkan agar tidak mengganggu acara.

  • Ketika rapat teknis berlangsung, para peserta yang ada di dalam menjalankan diskusi dengan saling menghormati satu sama lain dan tidak menginterupsi peserta lain yang sedang berbicara.

  • Pihak peserta dapat mengajukan pertanyaan jika moderator sudah mempersilakan ataupun membuka sesi tanya jawab.

  • Jika peserta rapat teknis melanggar aturan yang telah dibuat dan dijalankan, maka sanksi teguran akan diberlakukan, dan jika teguran telah dilakukan sebanyak tiga kali, maka peserta akan dikeluarkan dari ruangan rapat teknis oleh panitia.

  • Ketika rapat teknis berlangsung, semua peserta dilarang untuk keluar dari ruangan meeting.

Contoh Technical Meeting

Contoh Technical Meeting 

Rapat teknis bisa digunakan untuk berbagai keperluan di berbagai bidang pekerjaan, seperti:

1. Event Planning

Dalam proses pembuatan sebuah acara, penyelenggaraan rapat teknis menjadi sangat penting untuk memastikan segala aspek yang berhubungan dengan teknis telah siap dan terkoordinasi.

Umumnya pada persiapan acara sendiri topik yang di bahas pada rapat teknis sendiri berbeda-beda, mulai dari sistem akses masuk peserta, tata letak panggung hingga dekorasi, peralatan audio-visual, hingga sistem pencahayaan.

Tergantung topik pembahasannya, umumnya rapat teknis ini melibatkan tim produksi, teknisi, vendor, serta event organizer guna menyepakati hal-hal teknis guna memastikan acara berjalan dengan lancar.

2. Software Development

Pada proses pengembangan sebuah aplikasi maupun sistem, rapat teknis juga sering kali memegang peranan penting guna membahas beberapa aspek teknis yang harus disepakati bersama.

Topiknya dapat meliputi proses review serta evaluasi source code, perbaikan error, pengembangan sistem, hingga perencanaan perilisan produk.

Prosesnya sendiri dapat melibatkan banyak pihak, seperti software engineer, QA tester, serta product manager yang masing-masing memiliki tanggung jawab dan keahliannya masing-masing.

3. Proyek Konstruksi

Pada proses pembangunan, khususnya gedung-gedung tinggi, menyelaraskan pandangan antara berbagai pihak terlibat sangatlah penting.

Mulai dari sisi arsitek, insinyur struktur, kontraktor, hingga pemilik proyek tersebut memiliki sudut pandang masing-masing.

Pembahasan mencakup penyesuaian desain dengan kondisi lapangan, pemilihan material konstruksi, metode paling efisien, hingga potensi tantangan yang mungkin muncul.

Adanya rapat teknis tersebut dapat membantu setiap pihak yang bekerja menyamakan pendapat dan data serta mengurangi potensi kesalahan teknis yang dapat menimbulkan kerugian baik secara finansial maupun kesehatan para pekerja.

Agar Sahabat MyProtection tetap terlindungi, asuransi kesehatan Perlindungan Kesehatan Prima hadir untuk memberikan solusi perlindungan kesehatan untuk berbagai risiko bagi diri dan anggota keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Berikut ini beberapa keunggulan produk Perlindungan Kesehatan Prima:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan.

  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan.

  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

Manfaat Technical Meeting

Setelah mengetahui pengertian hingga tips penyelenggaraannya, rapat teknis juga dapat memberikan banyak manfaat bagi kelancaran proyek ataupun pengembangan produk, seperti:

1. Mempercepat Penyelesaian Masalah

Adanya rapat teknis yang mendorong diskusi terbuka terkait berbagai isu teknis dapat memberikan penyelesaian masalah yang lebih cepat.

Hal ini didukung oleh adanya sudut pandang dari berbagai pihak yang terlibat sehingga solusi terkait permasalahan ataupun pengambilan keputusan juga dapat terjadi dengan lebih cepat.

2. Meningkatkan Efisiensi Kerja

Penyelenggaraan rapat koordinasi juga dapat membantu dalam meningkatkan efisiensi kerja para anggota tim, karena segala hal teknis akan lebih terorganisir dan tanggung jawab setiap orang akan menjadi lebih jelas.

3. Meningkatkan Komunikasi Antar Tim

Rapat teknis sendiri juga dapat bermanfaat dalam meningkatkan komunikasi antara anggota tim yang terlibat di dalam proyek tersebut.

Adanya komunikasi memungkinkan agar segala isu teknis dapat terhindar dan penyamaan pemahaman tiap orang terkait tujuan serta progres proyek.

Tantangan yang Mungkin Dihadapi Saat Technical Meeting

Dalam rapat teknis, terdapat beberapa tantangan yang harus diwaspadai agar dapat berjalan dengan lancar, seperti:

1. Rapat yang Tidak Kondusif

Demi menjaga kelancaran rapat teknis, situasi yang kondusif sangatlah krusial agar informasi dan berbagai aspek teknis yang berhubungan dengan acara dapat disampaikan dengan baik.

Hal ini dapat terjadi jika perencanaan rapat teknis yang kurang matang sehingga pada akhirnya meeting berakhir ricuh dan tidak teratur.

Untuk menghindari hal ini terjadi, sahabat MyProtection dapat memulai dengan menyusun agenda rapat teknis yang terstruktur dan rapi agar tidak ada informasi yang terlewatkan.

Selain itu, sebagai panitia, kamu juga dapat mengundang perwakilan ataupun orang-orang yang memang memiliki kepentingan saja terkait penyelenggaraan acara untuk menghindari terlalu banyak kepala di dalam ruangan.

2. Tempat yang Kurang Memadai

Perencanaan yang kurang juga dapat menyebabkan tempat pelaksanaan rapat teknis tidak memadai, yang pada akhirnya menimbulkan tantangan saat pelaksanaannya.

Dengan memastikan berapa banyak orang yang akan hadir, baik dari pihak panitia maupun peserta, tempat pelaksanaan rapat teknis dapat dipersiapkan dengan baik.

Ruangan yang sempit atau tidak memadai dapat mengganggu berjalannya rapat teknis serta membuat pihak panitia maupun peserta menjadi tidak nyaman. Untuk mencegahnya, pastikan jumlah partisipan yang datang telah disesuaikan dan dimaksimalkan dengan baik.

3. Partisipan yang Tidak Lengkap

Partisipan yang tidak lengkap dalam technical meeting juga dapat menjadi kendala untuk memastikan acara dapat berjalan dengan baik karena dapat terjadi misinformasi ataupun kurangnya informasi seputar hal-hal teknis yang harus diketahui.

Jika informasi penyelenggaraan rapat teknis diberitahukan dari jauh-jauh hari, maka baik pihak panitia dan peserta dapat lebih memiliki kemungkinan besar menghindari jadwal bentrok.

Jika masih terjadi, opsi lainnya, panitia dapat meminta perwakilan dari peserta lain untuk menghadiri rapat teknis agar tidak ada informasi yang tertinggal.

4. Kendala Teknis

Untuk memastikan rapat teknis juga berjalan dengan lancar, hal-hal teknis seperti mikrofon mati, speaker tidak berfungsi, ataupun proyektor tidak terhubung dengan baik dapat dihindari dengan cara melakukan pengecekan sebelum rapat teknis dimulai.

Kendala teknis tersebut bukanlah hal yang jarang terjadi, oleh sebab itu dengan melakukan langkah antisipasi seperti melakukan pengecekan sehari sebelum pelaksanaan meeting ataupun beberapa jam sebelumnya, hal tersebut dapat terhindar.

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Otomotif
5 mins read • 26/03/2026
4 Fungsi Camshaft yang Perlu Kamu Ketahui pada Mobil!

Keberadaan camshaft pada mobil memungkinkan mesin mengatur waktu buka-tutup katup hisap dan buang, yang berperan dalam mengatur masuknya campuran udara dan bahan bakar serta keluarnya gas sisa pembakaran. Proses ini sangat memengaruhi performa dan efisiensi mesin.

Namun, masih banyak orang yang belum memahami fungsi penting dari salah satu komponen mesin ini.

Pada artikel ini, kita akan membahas beberapa fungsi utama camshaft yang mungkin belum kamu ketahui. Yuk, simak penjelasannya!

4 Fungsi Camshaft yang Perlu Kamu Ketahui pada Mobil!

Camshaft pada mobil menjadi salah satu komponen penting dalam proses pembakaran dan menjaga efisiensi mesin. Lalu apa saja fungsi utama dari camshaft pada mobil? Berikut penjelasannya!

1. Membuka dan Menutup Katup Sesuai dengan Firing Order

Fungsi camshaft yang pertama adalah membuka dan menutup katup sesuai dengan urutan waktu pengapian atau yang disebut juga dengan sebutan firing order.

Pada camshaft, bagian yang bertugas untuk membuka dan menutup katup ini disebut dengan cam lobe yang memiliki dua bentuk, bagian bulat untuk menutup dan bagian lonjong untuk menekan valve agar terbuka.

2. Memutar Poros Distributor

Camshaft juga memiliki fungsi lain, yaitu memutar poros distributor, yang berbeda tiap mobil tergantung tipe mesin yang digunakan dan umumnya terletak pada sistem pengapian.

Adanya camshaft yang berputar dapat memberikan sinyal kepada komponen poros distributor untuk memutar dan melakukan hal yang sama.

3. Menggerakkan Fuel Pump

Selain mengatur buka-tutup katup, camshaft juga memiliki fungsi lain, yaitu menggerakkan fuel pump pada mesin mobil.

Peran ini khusus terdapat pada kendaraan yang masih menggunakan fuel pump mekanikal. Pada sistem mesin lama, fuel pump mekanikal bekerja dengan dorongan camshaft untuk menyalurkan bahan bakar menuju karburator.

Mekanisme ini memastikan suplai bahan bakar tetap stabil sehingga mesin dapat menyala dengan baik.

Namun, seiring perkembangan teknologi otomotif, sistem tersebut mulai ditinggalkan. Kini, sebagian besar mobil modern sudah menggunakan fuel pump elektrik yang bekerja dengan tenaga listrik tanpa membutuhkan dorongan langsung dari camshaft.

Pergeseran ini terjadi karena fuel pump elektrik dinilai lebih praktis, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan mesin injeksi yang banyak digunakan saat ini.

Dengan begitu, fungsi camshaft sebagai penggerak fuel pump mekanikal lebih relevan pada mesin lama, sementara sistem modern mengandalkan teknologi elektrik.

4. Tempat Sensor yang Mendeteksi Putaran

Fungsi terakhir dari poros nok atau camshaft adalah sebagai titik penyensoran untuk mendeteksi setiap putaran yang dilakukannya.

Peran ini memungkinkan camshaft memastikan sudut putaran secara akurat sehingga kinerjanya tetap stabil tanpa menimbulkan cacat maupun kerusakan pada komponen mesin lain.

Dengan adanya fungsi ini, sistem kerja mesin menjadi lebih presisi karena setiap sudut pergerakan dapat terdeteksi secara tepat.

Namun, tidak semua mesin mobil menggunakan fungsi ini. Camshaft dengan kemampuan penyensoran umumnya hanya terdapat pada mesin dengan teknologi EFI (Electronic Fuel Injection).

Pada mesin jenis ini, camshaft didesain khusus dengan gigi pokok yang berfungsi menyatukan blade sensor.

Desain tersebut memungkinkan camshaft bekerja sama dengan sensor untuk menentukan posisi dan sudut putarannya sendiri secara otomatis.

Cara kerjanya cukup sederhana namun efektif. Gigi-gigi pada mesin berperan penting dalam membantu camshaft mendeteksi setiap sudut dengan presisi. Saat camshaft berputar, sensor akan membaca pergerakan gigi tersebut sehingga data putaran bisa dipastikan dengan tepat.

Informasi ini kemudian digunakan sistem EFI untuk mengatur suplai bahan bakar maupun pengapian. Dengan demikian, fungsi penyensoran pada camshaft tidak hanya menjaga keakuratan rotasi, tetapi juga mendukung efisiensi serta performa mesin secara keseluruhan.

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 11/02/2020
Gaji Naik, Tabungan Juga Harus Ikut Naik!

Jakarta, 11 Februari 2020 - MyProtection News

Kenaikan gaji merupakan hal yang menyenangkan bagi banyak orang. Pertanyaannya, ketika pemasukan Anda bertambah, apakah tabungan Anda ikut “naik gaji”?

Saat pendapatan kita bertambah, gaya hidup pun bisa ikut berubah. Ketika kita merasa memiliki lebih banyak uang, mungkin kita akan berpikir bahwa kita bisa membeli lebih banyak barang. Bahkan kita pun lebih berani untuk mengeluarkan sejumlah uang besar untuk barang mahal seperti rumah, mobil, dan tiket liburan.

Pengeluaran yang makin besar kini terkadang tidak diiringi dengan peningkatkan jumlah uang yang ditabung. Misalnya, pendapatan per tahun Anda naik dari Rp 100 juta per tahun menjadi Rp 150 juta per tahun. Biasanya, Anda menabung 10% dari total pendapatan. Namun, setelah kenaikan gaji, Anda bisa mulai menaikan presentase uang yang bisa ditabung.

Penting sekali untuk menabung khususnya jika Anda ingin memiliki pensiun. Semakin dekat diri kita dengan usia pensiun, semakin besar dana yang harus disisihkan. Namun, kalangan muda masih bisa sedikit bernapas lega dalam menyiapkan dana pension.

Jika Anda ingin mulai mengelola keuangan, mungkin Anda bisa menerapkan 50-30-20 rule yang dibahas dalam artikel ini. Intinya, Anda bisa menyisihkan 50% pendapatan untuk kebutuhan pokok, 30% dana untuk belanja kebutuhan tersier, dan 20% sisanya untuk ditabung, baik dalam tabungan biasa, deposito, hingga investasi.

Jangan lupa tabunganmu juga perlu naik gaji, ya!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel