Salah satu istilah yang paling umum di dunia perbankan adalah rekening koran yang digunakan ketika melakukan pencetakan rekening.
Rekening koran merupakan sebuah laporan tertulis yang dikeluarkan pihak bank yang di dalamnya berisikan ringkasan transaksi keuangan secara keseluruhan pada periode waktu tertentu.
Adanya rekening koran ini biasanya digunakan untuk kebutuhan tertentu. Oleh sebab itu, untuk memahami lebih dalam mengenai rekening koran mulai dari pengertian, fungsi, hingga cara cetaknya, simak ulasan di bawah ini!

pexels
Rekening koran atau bank statement merupakan lembaran kertas yang berisikan ringkasan informasi terkait debit maupun kredit di rekening tertentu. Dengan begitu, seseorang akan mudah memeriksa secara keseluruhan data uang yang masuk maupun keluar.
Adanya laporan ini, dapat memudahkan pemilik rekening tersebut untuk melacak ringkasan transaksi finansial maupun kebutuhan lainnya yang membutuhkan rekening koran.
Pada umumnya, dokumen ini sendiri memiliki beberapa informasi penting di dalamnya seperti:

pexels
Selain untuk melacak keseluruhan transaksi, rekening koran memiliki banyak fungsi yang harus kamu ketahui, seperti:
Sebagai salah satu persyaratan, pembuatan dokumen rekening koran sering kali diperlukan. Mulai dari pinjaman, KPR, hingga pengajuan visa.
Sebagai salah satu dokumen krusial yang dibutuhkan untuk dapat berkunjung ke luar negeri, proses pembuatan visa biasanya membutuhkan pencetakan rekening koran.
Hal ini bertujuan untuk memberikan bukti bahwa seseorang memiliki kemampuan untuk membiayai hidup di luar negeri selama perjalanan yang dilakukan.
Namun, perlu diperhatikan juga bahwa banyak dokumen pendukung lainnya yang dapat memengaruhi proses pengajuan visa, mulai dari Surat Pemberitahuan PPh, surat PBB, hingga slip gaji seseorang.
Fungsi selanjutnya yaitu melacak berbagai transaksi yang berkaitan dengan rekening tersebut, baik pengiriman maupun penerimaan.
Selain itu, adanya rekening koran juga dapat memungkinkan pemilik rekening untuk melihat pesan yang ditulis di mana sering kali dilakukan ketika melakukan proses transaksi tersebut.
Bukan hanya itu, pemilik rekening juga dapat melihat informasi tanggal secara lengkap sehingga memudahkan untuk melakukan pelacakan transaksi dan mampu mempertanggungjawabkannya.
Ada pula fungsi bukti hukum, di mana kadang kali salinan rekening koran dibutuhkan untuk dijadikan sebagai barang bukti.
Hal ini dikarenakan informasinya yang lengkap dan jelas dapat membantu dalam memecahkan permasalahan yang ada dan berkaitan dengan rekening.
Dengan adanya rincian transaksi di dalamnya, dapat membantu dalam menjawab keraguan yang mungkin saja terjadi saat memecahkan permasalahan hukum yang berkaitan dan dapat menguntungkan bagi orang yang membutuhkannya.
Rekening koran juga sering kali dijadikan salah satu syarat untuk melakukan pengajuan pinjaman yang digunakan untuk meyakinkan pihak bank untuk menyetujui pinjaman yang diajukan tersebut
Terdapat banyak jenis pinjaman yang pada umumnya membutuhkan dokumen ini, seperti KPR atau Kredit Pemilikan Rumah, KTA atau Kredit Tanpa Agunan, serta KKB atau Kredit Kendaraan Bermotor.
Jika kamu ingin mengajukan salah satu pinjaman tersebut ke pihak bank, maka kamu perlu mempersiapkan dokumen tersebut.
Melalui dokumen ini, pihak bank akan melihat rincian catatan transaksi yang kamu miliki untuk mengetahui apakah kamu memiliki kemampuan finansial dan melihat rekam jejak seseorang untuk membayar hutang sebelumnya jika sudah pernah mengajukan sebelumnya.
Dokumen rekening koran atau bank statement juga dibutuhkan dan menjadi salah satu persyaratan dalam kegiatan lelang terutama yang diselenggarakan proyek swasta dan pemerintah.
Pada umumnya, setiap partisipan yang bergabung pada kegiatan tersebut akan terlebih dahulu untuk menyerahkan dokumen bank statement yang mereka miliki.
Hal ini dilakukan agar kegiatan yang diselenggarakan dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya permasalahan kondisi keuangan dari pesertanya yang dapat mengganggu acara tersebut.
Bank statement juga dapat berfungsi ketika melakukan audit untuk mengetahui dengan jelas regulasi keuangan pada kurun waktu tertentu.
Sebagai salah satu langkah penting yang tidak boleh dilupakan ketika melakukan audit, dokumen ini sangatlah krusial karena mengandung semua data yang diperlukan.
Melalui data yang ada, jika ditemukan hal yang tidak wajar atau dapat diperbaiki maka tindakan evaluasi dan langkah yang tepat dapat dilakukan untuk memperbaiki kondisi keuangan yang ada sehingga permasalahan lebih buruk dapat dihindari.
Untuk mencetak rekening koran atau bank statement terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan, sebagai berikut.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan buku tabungan yang kamu miliki. Adanya buku tabungan tersebut dapat menjadi bukti bahwa kamu adalah pemilik dari rekening tersebut.
Selain buku tabungan, pada umumnya untuk mencetak bank statement kamu juga akan memerlukan tanda pengenal, seperti KTP maupun tanda pengenal sah lainnya yang dapat diakui.
Selanjutnya adalah menuju kantor cabang bank terdekat dari tempat tinggal kamu berada untuk melakukan pencetakan setelah menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan.
Ketika sudah berada di cabang bank, kamu dapat menemui petugas yang bertugas untuk melakukan pencetakan atau juga dapat bertanya ke satpam terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam.
Jika kamu belum mengetahui petugas mana yang harus didatangi atau tidak ada arahan pasti, kamu dapat terlebih dahulu pergi ke customer service yang umumnya ada di kantor cabang sebuah perbankan.
Kamu dapat menyampaikan keinginan kamu mendatangi kantor cabang bank untuk mencetak bank statement agar prosesnya dapat berjalan dengan lancar.
Langkah selanjutnya, proses pencetakan bank statement dapat segera dilakukan. Namun, berdasarkan kondisinya proses pencetakan rekening koran sendiri dapat memakan waktu hingga beberapa hari.
Oleh sebab itu, penting untuk mempersiapkan dokumen ini terlebih dahulu dari jauh-jauh hari untuk memberikan pihak bank beberapa waktu untuk melakukan pencetakan.
Untuk mencetak bank statement, terdapat beberapa dokumen yang sering kali menjadi syarat yang harus dipersiapkan terlebih dahulu, yaitu:
Pertama, buku tabungan asli yang harus ditunjukkan oleh pemilik rekening ketika ingin mencetak bank statement.
Dokumen ini digunakan sebagai salah satu bukti bahwa yang akan melakukan pencetakan merupakan pemilik rekening asli. Oleh sebab itu, ketika ingin mengajukan pencetakan, disarankan untuk menyiapkan buku tabungan asli.
Selain buku tabungan, ketika ingin mencetak bank statement kamu juga harus memastikan bahwa dokumen Kartu Tanda Penduduk telah dibawa dan disiapkan dengan baik.
Dokumen ini juga menjadi salah satu bukti pendukung seseorang bahwa ia merupakan pemilik dari rekening tersebut.
Jika kamu tidak membawa KTP sebagai tanda pengenal, kamu juga dapat menggunakan dokumen tanda pengenal lainnya seperti SIM maupun paspor yang memuat identitas diri.
Kartu debit juga sering kali diminta sebagai dokumen pendukung untuk memastikan bahwa pemilik rekening yang mengajukan pencetakan sama dengan identitas yang tertera pada KTP.
Dokumen pendukung ini dibutuhkan untuk menghindari adanya tindak penipuan yang semakin marak terjadi. Oleh sebab itu, siapkan kartu debit ketika pergi ke kantor cabang bank untuk ditunjukkan kepada petugas agar proses pencetakan bank statement dapat dilakukan.
Selain berbagai dokumen di atas yang harus disiapkan, ada juga biaya administrasi pencetakan bank statement yang harus kamu siapkan.
Untuk biayanya sendiri dapat beragam tergantung pada ketentuan masing-masing bank. Untuk memiliki gambaran biaya administrasinya, berikut beberapa biaya administrasi pencetakan rekening koran dari beberapa bank:
Dengan perkembangan teknologi saat ini, kamu dapat dengan mudah mencetak bank statement secara online, simak langkah-langkahnya:
Langkah pertama adalah membuka aplikasi bank yang kamu miliki atau mau dicek bank statement-nya. Jika kamu belum memiliki aplikasinya, download terlebih dahulu.
Setelah terunduh, lakukan tahapan registrasi dengan memasukkan data pribadi dan rekening dari bank tersebut agar aplikasi dapat digunakan.
Setelah berhasil masuk ke aplikasi bank yang dituju, selanjutnya pergi ke menu rekening yang ada di dalamnya. Pada umumnya, di menu ini kamu dapat melihat dengan jelas jumlah saldo yang ada di dalam rekening.
Selanjutnya, klik menu riwayat transaksi untuk melakukan pengecekan pada semua transaksi yang pernah kamu lakukan secara lengkap.
Dari sini, kamu dapat melihat bank statement secara lengkap terkait keluar masuknya saldo pada bank tersebut. Data tersebut kemudian juga dapat diunduh dan dicetak untuk keperluan tertentu yang dibutuhkan.
Namun, jika kamu membutuhkan stempel dari bank untuk legalitas, maka cara online ini tidak dapat dilakukan dan kamu harus pergi ke kantor cabang bank.
Bagi sahabat MyProtection yang ingin mencetak bank statement berikut ini beberapa caranya di berbagai bank di Indonesia:
Bagi kamu pemilik rekening BCA, berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencetak bank statement melalui menu e-Statement BCA:
Jika kamu pengguna Bank BRI berikut langkah-langkahnya:
Berikut adalah langkah-langkah untuk mencetak rekening koran Bank BNI:
Berikut adalah langkah-langkah yang telah untuk mencetak rekening koran Bank Mandiri:
Nah, itulah pembahasan seputar rekening koran atau bank statement yang bisa menjadi krusial dalam pengelolaan finansial yang baik. Mulai dari definisi, fungsi, hingga cara mendapatkannya secara offline maupun online.
Secara sederhana, dokumen ini dapat membantu kamu untuk mengetahui secara detail proses transaksi apa saja yang terjadi guna dapat mengatur keuangan dengan lebih baik dan menghindari pengeluaran yang kurang efisien.
Langkah lain memiliki pengelolaan finansial yang baik adalah dengan memilih asuransi kesehatan yang tepat guna menghindari diri dari beban finansial secara tiba-tiba dalam jumlah yang besar.
Perlindungan Kesehatan Prima sebagai asuransi kesehatan bagi diri dan anggota keluarga hadir memberikan solusi perlindungan kesehatan dengan manfaat tambahan Saldo Prima. Berikut pula berbagai keunggulan PKP, seperti:
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Hi, Sahabat MyProtection!
Selamat memasuki dekade yang baru dan perjalanan yang baru!
Namun, seperti kata pepatah, sedia payung sebelum hujan. Sebelum memasuki perjalanan yang baru, ada baiknya kita memperlengkapi diri dengan "payung" berupa proteksi kesehatan. Perlindungan Kesehatan Prima menawarkan berbagai manfaat untuk Anda dan keluarga mulai dari rawat jalan, rawat inap & bedah. Premi dimulai dari Rp 2,5juta/tahun kini Rp 2,2 juta/tahun untuk perlindungan rawat inap & bedah hingga Rp 100 juta. Proses klaimnya juga praktis karena menggunakan sistem cardless & cashless di >900 Rumah Sakit* di Indonesia. Selain itu, PKP juga menawarkan fitur tambahan Saldo Prima sebesar Rp 250 ribu untuk membeli obat/vitamin tanpa berobat. Untuk mengawali perjalanan Anda di 2020, dapatkan diskon 10% dengan memasukan kode AWALPRIMA untuk pembelian produk Perlindungan Kesehatan Prima
Apakah Anda sudah siap mengawali perjalanan baru dengan Prima?
Klik untuk Pelajari Lebih Lanjut atau Beli Sekarang
Syarat & Ketentuan Promo:
Indonesia sebagai negara beriklim tropis yang kaya akan sumber daya alam serta keanekaragaman hayati disebabkan karena letak astronomis Indonesia yang dilewati oleh garis khatulistiwa.
Karena letak astronomis Indonesia tersebut, Indonesia hanya memiliki dua musim, yaitu kemarau dan hujan karena sinar matahari yang terus diterima sepanjang tahun. Bukan hanya itu, Indonesia juga memiliki tiga zona waktu yang berbeda, yaitu WIB, WITA, dan WIT.
Lalu, apa yang dimaksud dengan letak astronomis dan di mana titik koordinat letak astronomis Indonesia hingga pengaruh letaknya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Letak astronomis sebuah negara dapat dilihat melalui posisi wilayahnya di Bumi berdasarkan titik koordinat garis lintang dan garis bujurnya.
Garis lintang digunakan untuk mengukur jarang dari garis khatulistiwa atau ekuator, sedangkan garis bujur digunakan untuk mengukur jarak dari garis meridian utama. Secara sederhananya, garis lintang mengukur secara horizontal, sedangkan garis bujur mengukur secara vertikal.
Berdasarkan koordinatnya, letak astronomis Indonesia adalah 6º Lintang Utara atau LU - 11º Lintang Selatan atau LS dan 95º Bujur Timur atau BT – 141º Bujur Timur atau BT.
Angka-angka yang ada pada garis lintang dan garis bujur tersebut menggambarkan masing-masing titik paling utara, selatan, timur, dan barat wilayah Indonesia.
Berdasarkan angka-angka tersebut, berikut wilayah Indonesia yang ada di dalam titik garis astronomis, antara lain:
Titik paling utara wilayah Indonesia yang ada pada 6º08’ Lintang Utara atau LU berada di wilayah Pulau We, Nanggroe Aceh Darussalam.
Titik paling selatan wilayah Indonesia yang ada pada 11º15’ Lintang Selatan atau LS berada di wilayah Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur.
Titik paling barat wilayah Indonesia yang ada pada 95º45’ Bujur Timur atau BT berada di wilayah Pulau Breueh, Nanggroe Aceh Darussalam.
Titik paling timur wilayah Indonesia yang ada pada 141º05’ Bujur Timur atau BT berada di wilayah Sungai Fly, Merauke, Papua.

Letak astronomis Indonesia juga dapat memiliki beberapa pengaruh, seperti:
Wilayah Indonesia yang memiliki iklim tropis.
Kelembaban udara serta cerah hujan yang tinggi.
Keragaman flora dan fauna yang luas. Hal ini disebabkan arus hujan dan laut yang tinggi, sehingga penyebaran bibit-bibit flora dan fauna dapat lebih mudah terjadi di Indonesia.
Letak Indonesia bera di bagian timur planet bumi berdasarkan letak astronomisnya.
Indonesia memiliki 3 zona waktu, yaitu WIB atau Waktu Indonesia Barat, WITA atau Waktu Indonesia Tengah, dan WIT atau Waktu Indonesia Timur.
Mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun.
Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan dari pengaruh letak astronomis Indonesia, antara lain:
Akibat letak astronomisnya, Indonesia menjadi negara dengan iklim tropis. Indonesia terletak di garis khatulistiwa yang berarti wilayahnya akan mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun.
Dengan begitu, wilayah sekitarnya juga akan memiliki suhu udara yang relatif lebih stabil dengan hanya memiliki dua musim, yaitu kemarau dan hujan.
Sebagai negara dengan iklim tropis, Indonesia juga memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Memiliki curah hujan yang tinggi
Memiliki hutan hujan tropis yang luas
Mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun
Memiliki tingkat kelembaban udara yang tinggi
Karena letak astronomis Indonesia yang ada di garis bujur 95º Bujur Timur atau BT – 141º Bujur Timur atau BT, Indonesia terbagi ke dalam tiga zona waktu, antara lain:
Waktu Indonesia Bagian Barat atau WIB, pada Indonesia bagian barat terdapat selisih waktu +7 terhadap GMT atau Greenwich Mean Time. Wilayah yang termasuk ke dalamnya seperti Pulau Sumatra, Pulau Jawa, Madura, Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, serta pulau-pulau kecil yang ada di sekitarnya.
Waktu Indonesia Bagian Tengah atau WITA, pada Indonesia bagian tengah terdapat selisih waktu +8 terhadap GMT atau Greenwich Mean Time. Wilayah yang termasuk ke dalamnya seperti Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan, Provinsi Kalimantan Timur, Pulau Sulawesi, serta pulau-pulau kecil yang ada di sekitarnya.
Waktu Indonesia Bagian Timur atau WIT, pada Indonesia bagian timur terdapat selisih waktu +9 terhadap GMT ata Greenwich Mean Time. Wilayah yang termasuk ke dalamnya seperti Kepulauan Maluku, Papua, Papua Barat, serta pulau-pulau kecil di sekitarnya.
Sebagai negara beriklim tropis, Indonesia juga memperoleh curah hujan zenithal yang tinggi di sepanjang tahun. Hal ini berlaku di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Bogor, Manado, Padang, Pontianak, hingga Jayapura.
Terdapat setidaknya 5 kota di Indonesia yang memiliki curah hujan paling tinggi, antara lain:
Bogor di Jawa Barat yang dikenal sebagai kota hujan memiliki curah hujan yang tinggi sepanjang tahun, dengan rata-rata sekitar 3.500 sampai 4.000 milimeter per tahun. Puncaknya terjadi di antara bulan November hingga Maret.
Manado di Sulawesi Utara, seperti yang banyak orang ketahui Manado juga menjadi salah satu kota dengan curah hujan tertinggi di Indonesia dengan rata-rata sekitar 3.500 milimeter per tahun. Hal ini disebabkan pengaruh angin muson dari Samudra Pasifik serta posisi Manado yang berada di pesisir.
Padang di Sumatra Barat, yang juga memiliki curah hujan tinggi dengan rata-rata 3.200 sampai 3.500 milimeter per tahun karena letaknya yang ada di pesisir barat Sumatra yang langsung berhadapan dengan Samudra Hindia.
Pontianak, Kalimantan Barat yang berada di garis khatulistiwa juga memiliki curah hujan tinggi dengan rata-rata mulai dari 3.000 hingga 3.300 milimeter. Hal ini dikarenakan Pontianak berada di garis khatulistiwa yang menyebabkan kota ini menerima sinar matahari sepanjang tahun dan membuat penguapan air laut yang tinggi.
Jayapura, Papua memiliki curah hujan yang tinggi dengan rata-rata per tahun mulai dari 2.800 hingga 3.100 milimeter. Curah hujannya yang tinggi disebabkan letaknya yang ada di pantai utara Pulau Papua serta pengaruh angin pasat dari Samudra Pasifik.
Sebagai negara beriklim tropis, Indonesia memiliki suhu dan tingkat kelembaban yang tinggi, kondisi inilah yang memungkinkan hutan hujan tropis tumbuh dengan subur di wilayah Indonesia.
Adanya hutan hujan tropis di Indonesia juga memegang peranan penting sebagai penyumbang pasokan oksigen kehidupan masyarakatnya.
Berdasarkan laporan KLHK atau Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, luas hutan di Indonesia sendiri mencapai 125,76 hektare atau setara dengan 62,97% dari total luas daratan yang ada di Indonesia.
Di Indonesia, hutan hujan tropis bisa kamu temukan di berbagai wilayah, mulai dari Sulawesi, Sumatera, Kalimantan, hingga Papua yang menjadi rumah bagi keanekaragaman hayati.
Berikut ini beberapa lokasi hutan hujan tropis yang ada di Indonesia yang harus kamu ketahui:
Hutan Bowosie di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur dengan luas hingga 20.193 hektare yang dikelola BPOLBF atau Badan Pelaksana Otoritas Labuan Bajo Flores.
Taman Nasional Betung Kerihun di Kalimantan Barat yang telah berdiri sejak tahun 1992 dengan luas 8.000 kilometer persegi. Taman Nasional Betung Kerihun juga menjadi tempat tinggal bagi Suku Dayak Punan, Iban, Kayan, dan Suruk.
Taman Nasional Gunung Leuser di Aceh yang di dalamnya meliputi ekosistem asli dari pantai hingga pegunungan tinggi dengan luas mencapai 830.268 hektare.
Taman Nasional Kerinci Seblat di Sumatra yang menjadi salah satu taman nasional terluas di Sumatra mencapai 1.389.509 hektare. Taman Nasional ini juga menjadi habitat alami harimau Sumatera.
Hutan Hujan Tropis Banjarbaru di Kalimantan Selatan yang di dalamnya menyimpan berbagai jenis tanaman langka dengan luas hingga 86,85 hektare.
Hutan Hujan Halmahera di Maluku yang di dalamnya menyimpan keanekaragaman hayati dan menjadi habitat asli dari burung cenderawasih.
Sebagai negara kepulauan yang berada di antara Benua Asia dan Australia serta dikelilingi Samudra Hindia dan Pasifik, Indonesia juga menawarkan keragaman flora dan fauna.
Dilihat melalui pendekatan biogeografi, persebaran flora dan fauna juga dapat dibagi ke dalam tiga bagian berdasarkan wilayahnya, yaitu bagian barat, tengah, dan timur.
Persebaran flora yang ada di Indonesia terbagi sebagai berikut:
Flora di Bagian Barat Indonesia, yang dapat disebut juga sebagai flora Asiatis atau flora Sumatra-Kalimantan. Dulunya, wilayah ini pernah terhubung dengan daratan Asia selama zaman es. Pada wilayah ini, floranya juga dapat dikelompokkan, yaitu:
Hutan Hujan Tropis, yang terdiri dari tumbuhan beraneka ragam dengan daun lebar, pohon besar, serta cendawan yang banyak.
Hutan Musim, hutan yang menggugurkan daunnya di musim kemarau yang berisikan flora seperti pohon jati, pinus, dan cemara.
Hutan Mangrove, hutan yang sering dijumpai di daerah pantai dan umumnya berisikan tumbuhan seperti rumbia, nipah, dan bakau.
Sabana Tropis, yang merupakan padang rumput dengan pohon tegakan tinggi. Sabana Tropis dapat kamu temui di wilayah Pulau Bali, Jawa Timur, serta dataran tinggi Gayo.
Flora di Bagian Tengah Indonesia, yang dikelompokkan ke beberapa jenis, yaitu:
Sabana Tropik, yang dapat kamu jumpai di Nusa Tenggara Barat.
Stepa, yang merupakan padang rumput dengan semak-semak belukar dan dapat dijumpai di Nusa Tenggara Timur.
Hutan Mangrove, yang di dalamnya mencakup nipah dan bakau.
Hutan Pegunungan, yang di dalamnya mencakup cemara dan pinus.
Hutan Musim, yang dapat disebut juga dengan hutan homogen.
Flora di Bagian Timur Indonesia, memiliki banyak persamaan dengan wilayah Australia sehingga sering kali dinamakan flora Australis. Umumnya, flora ini umumnya dapat dijumpai di wilayah seperti Papua yang mencakup hutan hujan tropik, hutan Mangrove, dan hutan pegunungan.
Persebaran fauna yang ada di Indonesia terbagi sebagai berikut:
Fauna di Bagian Barat Indonesia, dikenal sebagai fauna Asiatis yang mencakup wilayah Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, serta pulau sekitarnya. Terdapat beberapa jenis fauna yang dapat ditemukan, yaitu:
Mamalia, seperti gajah, harimau Sumatra, badak bercula satu, tapir, rusa, dan masih banyak lagi.
Reptil, seperti buaya, kura-kura, ular, tokek, biawak, dan trenggiling.
Burung, seperti burung hantu, elang, jalak, merak, dan kutilang.
Berbagai macam unggas.
Berbagai macam serangga.
Berbagai jenis ikan tawar dan pesut. Contohnya lumba-lumba di Sungai Mahakam.
Fauna di Bagian Tengah Indonesia, dikenal sebagai wilayah fauna kawasan Wallacea serta peralihan antara fauna Asiatis dan fauna Australis. Wilayahnya mencakup Pulau Sulawesi, Kepulauan Nusa Tenggara, Pulau Timor, serta Kepulauan Maluku. Jenis fauna yang dapat ditemukan, antara lain:
Mamalia, seperti anoa, babi rusa, kuskus, monyet hitam, tarsius, kuda, sapi, serta banteng.
Reptil, seperti biawak, komodo, kura-kura, buaya, dan ular.
Amfibi, seperti katak pohon, katak terbang, serta katak air.
Berbagai jenis burung, seperti burung dewata, maleo, mandar, raja udang, burung pemakan lebah, rangkong, kakatua, nuri, merpati, dan angsa,
Fauna di Bagian Timur Indonesia, yang meliputi wilayah Papua dan pulau di sekitarnya. Dikenal sebagai fauna tipe Australis, berikut jenis-jenis fauna yang ada di dalamnya:
Mamalia, seperti kanguru, walabi, nokdiak, oposum layang, kuskus, dan kanguru pohon.
Reptil, seperti buaya, biawak, ular, kadal, dan kura-kura.
Amfibi, seperti katak pohon, katak terbang, dan katak air.
Burung, seperti nuri raja, cenderawasih, kasuari, dan kakaktua.
Berbagai jenis ikan
Berbagai macam serangga.
Letak astronomis Indonesia juga memiliki pengaruh positif lain, yaitu memberikan lahan pertanian yang subur.
Hal ini dikarenakan pengaruh iklim tropis serta curah hujan yang tinggi di wilayahnya. Hal ini membuat tanah yang ada menjadi lebih mudah ditanami dan digunakan untuk mendukung komoditas pertanian.
Selain letak astronomis Indonesia, posisi Indonesia juga dapat dilihat melalui letak geografisnya berdasarkan kenyataannya di muka bumi, dilihat melalui fitur fisik serta hubungannya dengan wilayah lain.
Jika dilihat secara geografis, Indonesia terletak di antara Benua Australia dan Asia dan juga di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.
Di bagian utara, Indonesia berbatasan dengan Laut Cina Selatan serta Samudra Pasifik. Selain itu, di bagian timur Indonesia berbatasan langsung dengan Papua Nugini.
Sedangkan di sebelah Selatan maupun Barat, Indonesia berbatasan secara langsung dengan Samudra Hindia.
Karena letak geografisnya yang berada di cross position atau terletak di antara persilangan dua benua dan samudra, Indonesia menjadi lokasi yang strategis.
Selain memiliki banyak mitra dagang yang berasal dari negara-negara sekitar, kegiatan perdagangan di Indonesia juga ikut meningkat.
Karena letak geografisnya juga, Indonesia memiliki dua musim, yaitu kemarau dan hujan. Hal ini dipengaruhi karena pergerakan angin musim antar wilayah sekitar.
Bukan hanya itu, jika dilihat secara letak geologisnya, Indonesia berada di kawasan
Nah, itulah penjelasan mengenai letak astronomis Indonesia serta pengaruhnya terhadap wilayah tersebut. Letak negara Indonesia yang strategis memiliki banyak keuntungan, mulai dari sisi ekonomi hingga pariwisata.
Sebagai negara beriklim tropis, wilayah-wilayah di Indonesia sering kali menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung. Bukan hanya dari dalam negeri, berbagai kota di Indonesia juga digemari wisatawan luar karena keindahan alamnya.
Untuk melindungi kamu dan anggota keluargamu setiap saat, asuransi perjalanan MyTravel Protection Domestic maupun International hadir untuk menghindarimu dari berbagai risiko ketidaknyamanan perjalanan seperti sakit, kecelakaan, pembatalan perjalanan, kehilangan bagasi, penundaan dan ketidaknyamanan lainnya.
Apa saja keunggulan asuransi MyTravel?
Perlindungan diri dan barang bawaan, tanggungan biaya medis darurat serta risiko kehilangan, kerusakan, atau keterlambatan bagasi.
Proteksi perjalanan lengkap, memberikan kompensasi delay, pembatalan, dan gangguan perjalanan sejak berangkat hingga kembali ke rumah.
Bantuan darurat 24/7, menyediakan layanan emergency assistance selama 24 jam.
Klaim praktis, ajukan klaim dengan mudah kapan saja melalui aplikasi eBenefit General.
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Jakarta, 12 Februari 2020 - MyProtection News
Rumah merupakan tempat Anda dan keluarga menghabiskan waktu untuk bersantai, beristirahat, dan berkumpul. Sering kali, rumah digambarkan sebagai tempat perlindungan yang hangat. Anda pun pastinya ingin seisi rumah Anda selalu terjaga, mulai dari anggota keluarga hingga properti yang Anda miliki.
Ternyata, rumah yang setia melindungi kita dari berbagai perubahan cuaca juga butuh perlindungan, lho! Ada beberapa manfaat penting yang bisa Anda dapatkan dengan membeli asuransi rumah/apartemen:
Siapa yang menyangka banjir yang cukup luas melanda beberapa kota di Indonesia seperti Jakarta pada awal tahun 2020? Masih ingatkah Anda dengan bencana tsunami yang menimpa Aceh lalu Jepang? Pastinya, tak seorang pun ingin terkena musibah. Namun, kenyataannya bencana alam seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi, dan tsunami bisa terjadi kapanpun tanpa diundang. Banyak asuransi rumah yang menawarkan penggantian kerugian atau santunan ketika rumah dilanda bencana alam. Contohnya, Home Protection Plus menawarkan penggantian kerusakan akibat banjir dan gempa hingga sebesar Rp 400.000.000/tahun
Selain bencana alam, kejadian tak terduga yang mungkin terjadi pada rumah adalah kebakaran, petir, ledakan, dan kejatuhan pesawat terbang. Terutama kebakaran lazim terjadi pada perumahan yang padat. Melalui asuransi MyHome dan Home Protection Plus, Anda bisa terjaga dari kejadian tak terduga seperti kebakaran, kerusuhan, terorisme, dan kejadian tak menyenangkan lainnya.
Selain risiko kerusakan akibat bencana alam, Anda juga perlu waspada terhadap “penyusup jahat” yang berusaha masuk ke rumah Anda. Upaya untuk meningkatkan keamanan sekitar rumah bisa dimulai dari menggunakan pintu dan kunci rumah yang kokoh, memasang CCTV di sudut rumah, minimalisir terjadinya pencurian dengan menyimpan barang berharga di tempat tertutup dan aman. Lalu, pilih lokasi rumah yang lingkungannya relatif aman. Jika perlu, Anda bisa menambahkan proteksi rumah dengan asuransi yang menjamin perlindungan akibat tindak pencurian.
Bagi Anda yang rutin bepergian, mungkin Anda merasa was-was ketika meninggalkan rumah terlalu lama. Jika pengamanan tempat tinggal sudah maksimal, Anda bisa merasa lebih tenang saat melakukan perjalanan. Asuransi rumah/apartemen bisa jadi salah satu solusi untuk mengatasi rasa khawatir ketika pergi meninggalkan rumah dalam jangka waktu lama. Apalagi, MyHome dan Home Protection Plus menawarkan berbagai jaminan perlindungan sesuai dengan kebutuhan Anda.
Salah satu pertimbangan saat membeli asuransi untuk rumah adalah harga premi serta nilai pertanggungan yang akan konsumen terima. MyProtection.id menawarkan dua produk asuransi rumah yaitu MyHome dan Home Protection Plus untuk memberikan perlindungan maksimal sesuai kebutuhan dan premi terjangkau. Contohnya, Anda bisa mendapatkan perlindungan dari kebakaran, petir, ledakan, kejatuhan pesawat terbang dan asap hanya dengan premi MyHome Rp 45.570/tahun* sesuai dengan nilai bangunan dan manfaat yang Anda pilih.
Anda bisa melihat penjelasan produk secara lengkap serta simulasi harga MyHome di sini dan Home Protection Plus di sini
Tertarik memiliki asuransi rumah? Mulai dengan proteksi tepat bersama MyHome dan Home Protection Plus yang siap menjaga 24 jam selama 365 hari!
*dengan simulasi nilai bangunan Rp 150.000.000
Salam,
Sahabat MyProtection