Beranda
/
Artikel
/
Keuangan
/
Pentingnya Rekening Koran, Fungsi, hingga Cara Mencetaknya!

Pentingnya Rekening Koran, Fungsi, hingga Cara Mencetaknya!

12 September 2025 | MyProtection News Jakarta

Salah satu istilah yang paling umum di dunia perbankan adalah rekening koran yang digunakan ketika melakukan pencetakan rekening.

Rekening koran merupakan sebuah laporan tertulis yang dikeluarkan pihak bank yang di dalamnya berisikan ringkasan transaksi keuangan secara keseluruhan pada periode waktu tertentu.

Adanya rekening koran ini biasanya digunakan untuk kebutuhan tertentu. Oleh sebab itu, untuk memahami lebih dalam mengenai rekening koran mulai dari pengertian, fungsi, hingga cara cetaknya, simak ulasan di bawah ini!

Pentingnya Rekening Koran, Fungsi, hingga Cara Mencetaknya!

pengertian rekening koran

pexels

Rekening koran atau bank statement merupakan lembaran kertas yang berisikan ringkasan informasi terkait debit maupun kredit di rekening tertentu. Dengan begitu, seseorang akan mudah memeriksa secara keseluruhan data uang yang masuk maupun keluar.

Adanya laporan ini, dapat memudahkan pemilik rekening tersebut untuk melacak ringkasan transaksi finansial maupun kebutuhan lainnya yang membutuhkan rekening koran.

Pada umumnya, dokumen ini sendiri memiliki beberapa informasi penting di dalamnya seperti:

  • Identitas nasabah, yang berisikan nama lengkap, nomor rekening, hingga alamat nasabah yang terdaftar pada rekening bank.
  • Periode laporan, menunjukkan hasil transaksi pada rekening dalam kurun waktu tertentu, seperti sebulan maupun triwulan berdasarkan kebijakan bank dan permintaan nasabah.
  • Saldo awal dan akhir, yang berisikan total uang pada periode awal laporan hingga akhir periode setelah transaksi yang ada tercatat.
  • Rincian transaksi, segala detail transaksi yang ada mulai dari tanggal, jenis, hingga nominal yang tercatat pada transaksi tersebut.
  • Biaya administrasi, beberapa jenis bank statement juga mencatat biaya administrasi yang dikenakan atas layanan tertentu.

Fungsi Rekening Koran

fungsi rekenng koran

pexels

Selain untuk melacak keseluruhan transaksi, rekening koran memiliki banyak fungsi yang harus kamu ketahui, seperti:

1. Proses Pengajuan Visa

Sebagai salah satu persyaratan, pembuatan dokumen rekening koran sering kali diperlukan. Mulai dari pinjaman, KPR, hingga pengajuan visa.

Sebagai salah satu dokumen krusial yang dibutuhkan untuk dapat berkunjung ke luar negeri, proses pembuatan visa biasanya membutuhkan pencetakan rekening koran.

Hal ini bertujuan untuk memberikan bukti bahwa seseorang memiliki kemampuan untuk membiayai hidup di luar negeri selama perjalanan yang dilakukan.

Namun, perlu diperhatikan juga bahwa banyak dokumen pendukung lainnya yang dapat memengaruhi proses pengajuan visa, mulai dari Surat Pemberitahuan PPh, surat PBB, hingga slip gaji seseorang.

2. Melacak Ringkasan Transaksi

Fungsi selanjutnya yaitu melacak berbagai transaksi yang berkaitan dengan rekening tersebut, baik pengiriman maupun penerimaan.

Selain itu, adanya rekening koran juga dapat memungkinkan pemilik rekening untuk melihat pesan yang ditulis di mana sering kali dilakukan ketika melakukan proses transaksi tersebut.

Bukan hanya itu, pemilik rekening juga dapat melihat informasi tanggal secara lengkap sehingga memudahkan untuk melakukan pelacakan transaksi dan mampu mempertanggungjawabkannya.

3. Bukti Hukum

Ada pula fungsi bukti hukum, di mana kadang kali salinan rekening koran dibutuhkan untuk dijadikan sebagai barang bukti.

Hal ini dikarenakan informasinya yang lengkap dan jelas dapat membantu dalam memecahkan permasalahan yang ada dan berkaitan dengan rekening.

Dengan adanya rincian transaksi di dalamnya, dapat membantu dalam menjawab keraguan yang mungkin saja terjadi saat memecahkan permasalahan hukum yang berkaitan dan dapat menguntungkan bagi orang yang membutuhkannya.

4. Pengajuan Pinjaman

Rekening koran juga sering kali dijadikan salah satu syarat untuk melakukan pengajuan pinjaman yang digunakan untuk meyakinkan pihak bank untuk menyetujui pinjaman yang diajukan tersebut

Terdapat banyak jenis pinjaman yang pada umumnya membutuhkan dokumen ini, seperti KPR atau Kredit Pemilikan Rumah, KTA atau Kredit Tanpa Agunan, serta KKB atau Kredit Kendaraan Bermotor.

Jika kamu ingin mengajukan salah satu pinjaman tersebut ke pihak bank, maka kamu perlu mempersiapkan dokumen tersebut.

Melalui dokumen ini, pihak bank akan melihat rincian catatan transaksi yang kamu miliki untuk mengetahui apakah kamu memiliki kemampuan finansial dan melihat rekam jejak seseorang untuk membayar hutang sebelumnya jika sudah pernah mengajukan sebelumnya.

5. Lelang

Dokumen rekening koran atau bank statement juga dibutuhkan dan menjadi salah satu persyaratan dalam kegiatan lelang terutama yang diselenggarakan proyek swasta dan pemerintah.

Pada umumnya, setiap partisipan yang bergabung pada kegiatan tersebut akan terlebih dahulu untuk menyerahkan dokumen bank statement yang mereka miliki.

Hal ini dilakukan agar kegiatan yang diselenggarakan dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya permasalahan kondisi keuangan dari pesertanya yang dapat mengganggu acara tersebut.

6. Melakukan Audit

Bank statement juga dapat berfungsi ketika melakukan audit untuk mengetahui dengan jelas regulasi keuangan pada kurun waktu tertentu.

Sebagai salah satu langkah penting yang tidak boleh dilupakan ketika melakukan audit, dokumen ini sangatlah krusial karena mengandung semua data yang diperlukan.

Melalui data yang ada, jika ditemukan hal yang tidak wajar atau dapat diperbaiki maka tindakan evaluasi dan langkah yang tepat dapat dilakukan untuk memperbaiki kondisi keuangan yang ada sehingga permasalahan lebih buruk dapat dihindari.

Cara Pengajuan Cetak Rekening Koran

Untuk mencetak rekening koran atau bank statement terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan, sebagai berikut.

1. Menyiapkan Buku Tabungan

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan buku tabungan yang kamu miliki. Adanya buku tabungan tersebut dapat menjadi bukti bahwa kamu adalah pemilik dari rekening tersebut.

Selain buku tabungan, pada umumnya untuk mencetak bank statement kamu juga akan memerlukan tanda pengenal, seperti KTP maupun tanda pengenal sah lainnya yang dapat diakui.

2. Menuju Kantor Cabang Bank

Selanjutnya adalah menuju kantor cabang bank terdekat dari tempat tinggal kamu berada untuk melakukan pencetakan setelah menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan.

Ketika sudah berada di cabang bank, kamu dapat menemui petugas yang bertugas untuk melakukan pencetakan atau juga dapat bertanya ke satpam terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam.

3. Menuju Customer Service

Jika kamu belum mengetahui petugas mana yang harus didatangi atau tidak ada arahan pasti, kamu dapat terlebih dahulu pergi ke customer service yang umumnya ada di kantor cabang sebuah perbankan.

Kamu dapat menyampaikan keinginan kamu mendatangi kantor cabang bank untuk mencetak bank statement agar prosesnya dapat berjalan dengan lancar.

4. Proses Cetak

Langkah selanjutnya, proses pencetakan bank statement dapat segera dilakukan. Namun, berdasarkan kondisinya proses pencetakan rekening koran sendiri dapat memakan waktu hingga beberapa hari.

Oleh sebab itu, penting untuk mempersiapkan dokumen ini terlebih dahulu dari jauh-jauh hari untuk memberikan pihak bank beberapa waktu untuk melakukan pencetakan.

Persyaratan Dokumen Cetak Rekening Koran

Untuk mencetak bank statement, terdapat beberapa dokumen yang sering kali menjadi syarat yang harus dipersiapkan terlebih dahulu, yaitu:

1. Buku Tabungan Asli

Pertama, buku tabungan asli yang harus ditunjukkan oleh pemilik rekening ketika ingin mencetak bank statement.

Dokumen ini digunakan sebagai salah satu bukti bahwa yang akan melakukan pencetakan merupakan pemilik rekening asli. Oleh sebab itu, ketika ingin mengajukan pencetakan, disarankan untuk menyiapkan buku tabungan asli.

2. KTP atau Kartu Tanda Penduduk

Selain buku tabungan, ketika ingin mencetak bank statement kamu juga harus memastikan bahwa dokumen Kartu Tanda Penduduk telah dibawa dan disiapkan dengan baik.

Dokumen ini juga menjadi salah satu bukti pendukung seseorang bahwa ia merupakan pemilik dari rekening tersebut.

Jika kamu tidak membawa KTP sebagai tanda pengenal, kamu juga dapat menggunakan dokumen tanda pengenal lainnya seperti SIM maupun paspor yang memuat identitas diri.

3. Kartu Debit

Kartu debit juga sering kali diminta sebagai dokumen pendukung untuk memastikan bahwa pemilik rekening yang mengajukan pencetakan sama dengan identitas yang tertera pada KTP.

Dokumen pendukung ini dibutuhkan untuk menghindari adanya tindak penipuan yang semakin marak terjadi. Oleh sebab itu, siapkan kartu debit ketika pergi ke kantor cabang bank untuk ditunjukkan kepada petugas agar proses pencetakan bank statement dapat dilakukan.

4. Biaya Administrasi Percetakan

Selain berbagai dokumen di atas yang harus disiapkan, ada juga biaya administrasi pencetakan bank statement yang harus kamu siapkan.

Untuk biayanya sendiri dapat beragam tergantung pada ketentuan masing-masing bank. Untuk memiliki gambaran biaya administrasinya, berikut beberapa biaya administrasi pencetakan rekening koran dari beberapa bank:

  • Bank BCA dengan biaya administrasi per lembar sebesar Rp 2.500
  • Bank Pertama dengan biaya administrasi per lembar sebesar Rp 10.000
  • Bank Mandiri dengan biaya administrasi per lembar sebesar Rp 2.500
  • Bank BNI dengan biaya administrasi per lembar Rp 3.000
  • Bank RBI dengan biaya administrasi per lembar Rp 5.000

Cek Rekening Koran Online

Dengan perkembangan teknologi saat ini, kamu dapat dengan mudah mencetak bank statement secara online, simak langkah-langkahnya:

1. Membuka Aplikasi Bank

Langkah pertama adalah membuka aplikasi bank yang kamu miliki atau mau dicek bank statement-nya. Jika kamu belum memiliki aplikasinya, download terlebih dahulu.

Setelah terunduh, lakukan tahapan registrasi dengan memasukkan data pribadi dan rekening dari bank tersebut agar aplikasi dapat digunakan.

2. Masuk Menu Rekening

Setelah berhasil masuk ke aplikasi bank yang dituju, selanjutnya pergi ke menu rekening yang ada di dalamnya. Pada umumnya, di menu ini kamu dapat melihat dengan jelas jumlah saldo yang ada di dalam rekening.

3. Riwayat Transaksi

Selanjutnya, klik menu riwayat transaksi untuk melakukan pengecekan pada semua transaksi yang pernah kamu lakukan secara lengkap.

Dari sini, kamu dapat melihat bank statement secara lengkap terkait keluar masuknya saldo pada bank tersebut. Data tersebut kemudian juga dapat diunduh dan dicetak untuk keperluan tertentu yang dibutuhkan.

Namun, jika kamu membutuhkan stempel dari bank untuk legalitas, maka cara online ini tidak dapat dilakukan dan kamu harus pergi ke kantor cabang bank.

Cara Mencetak Rekening Koran

Bagi sahabat MyProtection yang ingin mencetak bank statement berikut ini beberapa caranya di berbagai bank di Indonesia:

1. Bank BCA

Bagi kamu pemilik rekening BCA, berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencetak bank statement melalui menu e-Statement BCA:

  • Membuka aplikasi BCA yang ada di handphone-mu atau membuka website KlikBCA.com.
  • Setelah masuk, pergi ke bagian e-Statement untuk melihat riwayat transaksi dari rekening yang telah dilakukan.
  • Langkah selanjutnya, pilih menu rekening yang ada di tampilan.
  • Pada menu tersebut, kamu dapat menentukan periode waktu sesuai dengan yang kamu inginkan untuk dicek.
  • Setelah itu, klik download untuk mengunduh bank statement yang telah kamu tentukan.
  • Tunggu beberapa saat hingga proses unduh selesai, file transaksi sudah dapat dibuka.

2. Bank BRI

Jika kamu pengguna Bank BRI berikut langkah-langkahnya:

  • Membuka aplikasi atau internet banking yang disediakan Bank BRI.
  • Pergi ke menu rekening untuk membuka rekening bank yang kamu miliki.
  • Memilih mutasi rekening untuk melihat data mutasi dari transaksi yang sudah pernah dilakukan.
  • Memilih rekening yang sesuai untuk mencetak bank statement.
  • Menentukan periode waktu yang diinginkan pada rekening yang telah dipilih.
  • Riwayat transaksi lengkap yang sesuai akan muncul secara otomatis berdasarkan periode waktu yang ada.
  • Jika sudah sesuai, klik cetak untuk mencetak bank statement tersebut.
  • Tunggu beberapa saat, file sudah berhasil di unduh.

3. Bank BNI

Berikut adalah langkah-langkah untuk mencetak rekening koran Bank BNI:

  • Masuk ke layanan internet banking melalui website atau aplikasi BNI.
  • Akses menu rekening untuk memulai proses pencetakan rekening koran.
  • Pilih opsi mutasi saldo dan giro untuk melihat riwayat transaksi.
  • Tentukan rentang waktu atau periode transaksi yang ingin ditampilkan.
  • Sistem akan menampilkan data transaksi secara lengkap sesuai periode yang dipilih.
  • Klik opsi cetak atau unduh untuk menyimpan atau mencetak rekening koran.

4. Bank Mandiri

Berikut adalah langkah-langkah yang telah untuk mencetak rekening koran Bank Mandiri:

  • Masuk ke akun yang kamu miliki melalui website atau aplikasi Mandiri.
  • Buka menu informasi rekening untuk melihat detail rekening Anda.
  • Akses Mandiri Online untuk menampilkan informasi rekening secara lengkap.
  • Pilih jenis rekening tabungan atau giro.
  • Klik opsi mutasi untuk menampilkan riwayat transaksi.
  • Tentukan jangka waktu transaksi yang ingin ditampilkan dan dicetak.
  • Data transaksi sesuai periode akan ditampilkan dan siap untuk dicetak.
  • Tekan tombol unduh untuk menyimpan salinan transaksi tersebut.

Nah, itulah pembahasan seputar rekening koran atau bank statement yang bisa menjadi krusial dalam pengelolaan finansial yang baik. Mulai dari definisi, fungsi, hingga cara mendapatkannya secara offline maupun online.

Secara sederhana, dokumen ini dapat membantu kamu untuk mengetahui secara detail proses transaksi apa saja yang terjadi guna dapat mengatur keuangan dengan lebih baik dan menghindari pengeluaran yang kurang efisien.

Langkah lain memiliki pengelolaan finansial yang baik adalah dengan memilih asuransi kesehatan yang tepat guna menghindari diri dari beban finansial secara tiba-tiba dalam jumlah yang besar.

Perlindungan Kesehatan Prima sebagai asuransi kesehatan bagi diri dan anggota keluarga hadir memberikan solusi perlindungan kesehatan dengan manfaat tambahan Saldo Prima. Berikut pula berbagai keunggulan PKP, seperti:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin dan obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 13/07/2020
Mitos VS Fakta Seputar New Normal COVID-19

Jakarta, 13 Juli 2020 - MyProtection News

Hi, Sahabat MyProtection!

Bagaimana kegiatan Anda selama menjalani new normal? Walaupun saat ini Anda diperbolehkan untuk beraktivitas di luar rumah dengan batasan tertentu, jangan lupa bahwa kita masih berjuang melawan pandemi COVID-19.

Oleh karena itu, selain jaga jarak dan jaga kebersihan ada 1 hal lagi yang perlu dijaga. Keakuratan penyebaran informasi seputar COVID-19 penting untuk dijaga! Setaip harinya kita terpapar banyak informasi baru. Sebelum kita mempercayai atau menyebarkan berita soal COVID-19, Anda bisa cek fakta dan mitos seputar virus ini agar tidak keliru!

Kita boleh melepas masker saat olahraga

Fakta! Menurut World Health Organization, Anda bisa melepas masker saat berolahraga. Menggunakan masker saat berolahraga bisa menyebabkan masker menjadi lembap akibat keringat dan membuat napas menjadi tak nyaman. Selain itu, keringat pada masker bisa memicu pertumbuhan kuman.

Hanya saja, Anda wajib menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain saat berolahraga. Apalagi jika Anda tidak menggunakan masker.

Anak kecil wajib pakai masker

Semua orang diwajibkan untuk menggunakan masker dengan pengecualian anak-anak berusia di bawah 2 tahun, individu dengan gangguan pernapasan akut, dan individu dengan kebutuhan khusus. Bayi serta anak balita juga tidak disarankan untuk menggunakan face shield yang terbuat dari plastik. Jika Anda memiliki anak kecil, maka disarankan untuk menjauhi kerumunan serta tempat umum.

Jika sudah pakai face shield, tidak perlu pakai masker

Dikutip dari CDC, Anda bisa menggunakan face shield jika Anda petugas kesehatan atau harus bertemu dan berada di tengah orang banyak. Namun, face shield tidak bisa menggantikan penggunaan masker. Jika Anda tidak ingin menggunakan masker, maka face shield harus menutupi hingga ke bawah dagu dan sisi samping wajah.

Jangan lupa face shield sekali pakai harus segera dibuang setelah digunakan. Sedangkan face shield yang bisa digunakan kembali harus disemprot disinfektan secara berkala.

Konsumsi alkohol bisa mencegah COVID-19

Mengonsumsi alkohol atau menyemprotkan alkohol tidak bisa membunuh dan mencegah penyebaran virus. Sebaliknya, konsumsi alkohol dan menyemprotkan alkohol ke seluruh tubuh bisa berbahaya. Terutama jika alkohol mengenai bagian sensitif seperti mata dan mulut. Jika Anda ingin menggunakan alkohol, cukup gunakan hand sanitizer untuk telapak tangan.

Pengecekan suhu tubuh bisa mendeteksi virus

Pengecekan suhu tubuh tidak bisa menjadi indicator seseorang positif terjangkit virus COVID-19. Demam bisa disebabkan oleh banyak faktor. Selain itu, penderita COVID-19 pun belum tentu menunjukkan gejala seperti demam. Untuk memastikan seseorang positif terjangkit COVID-19, dibutuhkan tes di laboratorium.

Namun, tidak ada salahnya berjaga-jaga. Jika Anda merasa demam, batuk, pilek, dan tidak enak badan maka sebaiknya Anda beristirahat di rumah, konsumsi obat yang sesuai, dan Anda juga bisa memanfaatkan fitur online doctor consultation dari asuransi kesehatan MyProtection. Sehingga Anda bisa berobat dari rumah dan obat dari resep dokter pun bisa diantarkan ke depan pintu rumah Anda!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 03/09/2019
Jalan Prima
Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 07/01/2020
Kasus Depresi dan Bunuh Diri Meningkat, Kenali Gejalanya

Saat ini, masyarakat mulai familiar dengan istilah depresi dan dampaknya. Depresi, mengutip dari World Health Organization, merupakan gangguan yang diderita oleh lebih dari 300 juta penduduk dalam segala usia. Intensitas dari depresi pun beragam mulai dari gangguan depresi ringan, hingga depresi berat yang dapat berujung pada tindakan bunuh diri. Bahkan WHO juga memprediksikan depresi dan bunuh diri akan menjadi kasus penyakit terbanyak yang diidap masyarakat setelah penyakit jantung.

Walaupun bukan merupakan penyakit fisik, depresi dan tindakan bunuh diri dapat menular dan dikabarkan terus bertambah. Oleh karena itu, masyarakat harus mengenali gejala depresi sedari dini. Agar penderita depresi dapat segera mendapatkan pertolongan.

Mengutip dari artikel Kompas.com berjudul “Kenali Gejala Depresi, Pemicu Utama Bunuh Diri”, menurut penjelasan dr.Andri Sp.KJ, gejala depresi yang utama adalah gangguan mood atau perasaan hati yang menurun.

Orang yang mengidap depresi akan merasa putus asa terhadap hidupnya. Kondisi ini diikuti dengan gejala lainnya seperti susah berkonsentrasi, malas, tidak nafsu makan, bahkan memicu keinginan untuk bunuh diri. Gejala ini biasanya diidap setidaknya selama dua minggu berturut-turut. Tentu saja depresi dapat mengganggu kehidupan professional maupun social seseorang. Apalagi penderita depresi cenderung berubah menutup diri.

Hal terpenting yang harus diketahui masyarakat adalah depresi dapat diobati. Melalui pengobatan hingga terapi, seseorang diharapkan dapat merasa lebih baik seiring berjalannya waktu. Peran penting juga dipegang oleh keluarga dan relasi terdekat. Dukungan positif dapat membantu pengidap depresi kembali pulih.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel