Kaya akan nutrisi, terdapat banyak manfaat kuning telur bagi kesehatan jika dikonsumsi dengan benar. Karena harganya yang terjangkau, aksesibilitasnya yang mudah, hingga kemudahannya untuk diolah, telur sering kali menjadi salah satu pilihan protein hewani banyak orang.
Namun, tahukah kamu selain kemudahannya tersebut, terdapat banyak manfaat kuning telur bagi kesehatan tubuh, mulai dari membantu proses diet, membentuk otot, dan masih banyak lagi yang akan dibahas melalui artikel ini. Simak selengkapnya!

pexels
Sebagai salah satu real food yang mengandung banyak nutrisi dengan harga relatif terjangkau, terdapat banyak manfaat kuning telur bagi kesehatan tubuh, simak selengkapnya:
Manfaat kuning telur yang pertama adalah membantu menjaga kesehatan tulang, gigi, dan otot sebagai salah satu sumber alami vitamin D.
Vitamin D yang membantu dalam proses penyerapan kalsium dari makanan yang dapat bermanfaat untuk membangun dan memperkuat tulang dan gigi.
Selain itu, telur juga mengandung seng yang merupakan salah satu mineral penting dalam proses pembentukan dan perbaikan tulang.
Memiliki kandungan protein yang cukup besar yaitu pada 1 kuning telur mengandung 2,5 gram protein di dalamnya, real food satu ini juga menjadi sumber protein yang baik.
Sebagai salah satu jenis nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, khususnya untuk memperbaiki jaringan yang rusak, protein juga dapat membantu dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan membantu produksi antibodi yang dibutuhkan.
Karena fungsinya tersebut, pemenuhan asupan protein yang cukup setiap harinya sangat lah penting khususnya bagi kamu yang sedang dalam proses penyembuhan luka.
Berdasarkan Jurnal berjudul Pengaruh Pemberian Telur Rebus Terhadap Kecepatan Penyembuhan Luka Post Sc juga menunjukkan subjek yang mengonsumsi telur rebus mengalami penyembuhan luka secara normal jika dibandingkan dengan yang tidak mengonsumsi telur rebus mengalami pelambatan hingga lebih dari 7 hari.
Kuning telur juga bermanfaat bagi mencegah penyakit mata, seperti katarak dan degenerasi makula karena kaya akan kandungan antioksidan lutein dan zeaxanthin.
Zeaxanthin merupakan salah satu jenis karotenoid yang tiak dapat disintesis oleh manusia. Oleh sebab itu, penting bagi seseorang untuk mengonsumsi makanan yang mengandung zat tersebut.
Selain pada kuning telur, zeaxanthin dapat ditemukan di berbagai sayuran berdaun hijau, buah berwarna kuning atau oranye, hingga keju.
Sebagai salah satu fitokimia, zeaxanthin memiliki banyak manfaat, khususnya dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan mata dan perlindungan diri dari berbagai penyakit degeneratif.
Lebih lanjut, terdapat beberapa manfaat zeaxanthin terhadap kesehatan mata yang harus kamu ketahui, antara lain:
Karena kandungan kolin dan folat di dalamnya yang cukup tinggi, telur kuning juga dapat bermanfaat bagi mengurangi risiko cacat tabung saraf.
Menurut E-jurnal karya Maharani, kolin yang merupakan nutrisi esensial yang berperan penting pada perkembangan otak dan sistem saraf janin.
Khususnya pada trimester pertama, di mana pembentukan tabung saraf adalah tahap krusial, asupan kolin dapat mendukung perkembangan kognitif dan mengurangi risiko cacat tabung saraf.
Folat atau Vitamin B9 yang ada pada kuning telur juga vital dalam pencegahan cacat tabung saraf seperti spina bifida dan anencephaly.
Dalam proses sintesis DNA dan RNA, folat juga memegang peran penting dalam pembentukan sel darah merah serta mendukung pertumbuhan sel yang cepat pada janin dan plasenta.
Kekurangan folat pada ibu hamil dapat menimbulkan terjadinya anemia megaloblastik serta berbagai komplikasi kehamilan lainnya.
Selain telur, pemenuhan kebutuhan folat bisa didapatkan melalui berbagai sumber makanan, seperti bayam, brokoli, selada, kacang polong, buncis, jeruk, papaya, alpukat, hati sapi, hingga hati ayam.
Manfaat kuning telur selanjutnya adalah mengurangi peradangan dan risiko penyakit kronis karena kandungan lemak sehat omega 3 yang ada di dalamnya.
Oleh sebab itu, untuk mendapatkan nutrisi yang maksimal, pilih telur dengan label omega3 yang dapat membantu dalam meningkatkan kinerja otak dan memori.
Bukan hanya itu, omega 3 juga memegang peran penting dalam mengurangi peradangan dalam tubuh dan mengurangi risiko terkena penyakit berbahaya, mulai dari penyakit jantung dan cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas, hingga asma, radang sendi, hingga kanker.
Kuning telur juga dapat digunakan untuk menjaga kesehatan rambut dan membantu merawat rambut yang rusak karena kandungan yang ada di dalamnya seperti vitamin A, vitamin E, biotin, folat, hingga zat besi.
Kandungan di dalam kuning telur juga memiliki manfaat lain bagi rambut, seperti:
Mengonsumsi kuning telur juga dapat membantu dalam menurunkan berat badan. Hal ini dapat terjadi karena kandungan protein yang tinggi di dalamnya dan memberikan rasa kenyang serta keinginan untuk makan lebih banyak.
Lemak yang ada di kuning telur juga memberikan cadangan energi ketika tubuh kehabisan gula yang menjadi sumber energi utama.
Telur yang memiliki kalori rendah, di mana pada satu butir telur hanya mengandung 71 kkal, membuatnya juga cocok dikonsumsi bagi orang yang sedang menjalani diet.
Diet dengan menambahkan telur ke dalam pola makan juga dapat membantu dalam meningkatkan metabolisme tubuh yang penting dalam memperlancar pembakaran kalori.
Hal ini dikarenakan kandungan protein di dalamnya yang mampu meningkatkan kadar metabolisme tubuh hingga 15 sampai 30 persen.
Manfaat kuning telur lainnya adalah meningkatkan kolesterol baik yang diperlukan tubuh seperti HDL atau High-Density Lipoprotein.
Berbeda dengan Low-Density Lipoprotein atau LDL, HDL berkontribusi dalam menjaga keseimbangan kolesterol dalam tubuh yang membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.
HDL bekerja dengan membantu mengangkut kolesterol berlebih kembali ke hati yang akan dikeluarkan dari tubuh dan membantu mengurangi risiko seseorang terkena penyakit jantung.
Dr Cindiawaty Josito Pudjiadi Mars, Ms, SpGk menyatakan bahwa kandungan kolesterol dalam kuning telur per butir adalah sekitar 210 mg.
Walaupun jumlahnya cukup tinggi, angka tersebut masih masuk ke dalam rekomendasi batas asupan kolesterol harian seseorang yaitu sebesar 300 mg.
Oleh sebab itu, mengonsumsi satu butir telur setiap hari dalam jangka panjang masih dianggap aman, khususnya bagi orang-orang yang dalam kondisi sehat.
Telur juga dapat bermanfaat untuk mengatasi kadar hemoglobin yan rendah dalam darah khususnya bagi sahabat MyProtection yang menderita masalah lambung.
Telur khususnya bagian kuningnya kaya akan protein berkualitas tinggi yang menjadi bahan dasar dalam pembentukan sel darah merah yang ada dalam tubuh.
Sel darah merah atau hemoglobin memiliki fungsi penting untuk mengikat dan membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh. Dengan begitu, aktivitas sehari-hari juga dapat berjalan lebih lancar dan tubuh akan terasa lebih kuat.
Bukan hanya itu, kuning telur juga memiliki kandungan zat besi yang ketika dikonsumsi berbarengan dengan vitamin C pada buah-buahan, proses penyerapannya akan menjadi lebih mudah.
Kandungan vitamin B12 pada kuning telur juga memegang peran penting dalam proses pembentukan sel darah merah serta menjaga kesehatan secara umum.
Vitamin A pada telur juga dapat bekerja dengan baik dalam mengatasi peradangan yang terjadi dalam tubuh dan meningkatkan kadar hemoglobin yang mampu mengurasi potensi anemia pada seseorang.
pexels
Sebagai makanan yang tinggi protein, satu butir telur mengandung sekitar 6 hingga 7 gram protein yang dilengkapi dengan berbagai nutrisi lain yang bermanfaat bagi tubuh.
Memiliki komposisi kandungan yang berbeda, putih telur mengandung 88% air, beserta nutrisi lain seperti protein, karbohidrat, lemak sehat, serta bebas kolesterol.
Terdapat beberapa jenis protein di dalam putih telur, seperti ovalbumin yang menyumbang sekitar 54% dari total protein di dalamnya, ovotransferrin, ovomucoid, lisozim, hingga ovomucin.
Berbeda dengan putih telur, kandungan kuning telur berdasarkan pembahasan seputar manfaat kuning telur di atas, realfood satu ini memiliki banyak khasiat karena nutrisi yang ada di dalamnya. Berikut ini kandungan nutrisi secara detail yang ada pada kuning telur, sebagai berikut.
Jenis protein pada kuning telur juga lebih beragam, seperti lipovitellin sebesar 36%, livetenis sebesar 38%, phosvitin sebesar 8%, serta LDL atau Low Density Lipoproteins sebesar 17%.
pexels
Walaupun memiliki banyak manfaat, mengonsumsi kuning telur terlalu sering juga dapat berbahaya karena kandungan kolesterol di dalamnya yang cukup tinggi.
Agar bisa mendapatkan manfaat kuning telur sepenuhnya, berikut ini beberapa tips mengonsumsi yang aman, sebagai berikut:
Bagi sahabat MyProtection yang ingin mengonsumsi telur mentah, terapat hal-hal yang harus diperhatikan, seperti:
Setelah mengetahui berbagai manfaat kuning telur, tidak heran mengapa realfood yang satu ini sering kali menjadi pilihan banyak orang untuk memenuhi nutrisi harian yang dibutuhkan tubuh.
Selain kemudahan untuk mengaksesnya, kandungan yang ada di dalamnya dengan harga yang relatif terjangkau membuat daya tariknya semakin tinggi.
Namun, harus diperhatikan jika jumlah asupan telur ataupun kuning telur yang dikonsumsi harus dalam batas yang aman. Agar pola makan sehat tercapai dan tetap terjaga, penting untuk mengonsultasikan diri terlebih dahulu ke dokter yang pastinya lebih mudah menggunakan Perlindungan Kesehatan Prima.
Perlindungan Kesehatan Prima menawarkan solusi perlindungan kesehatan bagi Anda dan keluarga, mulai dari manfaat rawat inap, manfaat rawat jalan, hingga manfaat tambahan Saldo Prima.
Keunggulan Produk Perlindungan Kesehatan Prima, antara lain:
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri saat ini, tips mengelola THR atau Tunjangan Hari Raya yang baik sangatlah krusial. Umumnya, tunjangan ini akan digunakan untuk berbelanja berbagai kebutuhan Lebaran, namun beberapa orang juga ada yang memilih menyisihkannya untuk ditabung.
Dalam Peraturan Pemerintah juga dijelaskan seputar tujuan pemberian THR secara umum, yaitu mempertahankan tingkat daya beli masyarakat dalam rangka kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta meningkatkan pembelajaran Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Untuk membantu sahabat MyPro+, berbagai tips mengelola THR yang baik dan bijak akan kita bahas di bawah ini. Simak berbagai tips mengelola THR berikut ini.

Agar uang THR yang didapatkan bisa digunakan secara maksimal, berikut ini beberapa tips mengelola THR yang dapat kamu terapkan dan jadikan sebagai contoh. Simak selengkapnya!
Tips mengelola THR pertama, yaitu membuat daftar prioritas pengeluaran atau anggaran pengeluaran sedetail mungkin agar uang TH yang didapatkan dapat dialokasikan sesuai dengan tujuan.
Umumnya, kamu harus memprioritaskan pengeluaran rutin serta berbagai keperluan Lebaran dalam anggaran yang telah dibuat dengan nominal yang realistis.
Setelah semua kebutuhan terpenuhi, sisa uang THR yang ada dapat dialokasikan untuk berbagai hal, mulai dari tabungan, investasi, dan pemenuhan kebutuhan lainnya seperti membayar premi asuransi kesehatan yang dapat memberikan perlindungan kesehatan bagi dirimu dan anggota keluargamu.
Tips mengelola THR selanjutnya adalah menyisihkan sekitar 5 hingga 20 persen dari uang THR yang kamu terima untuk ditabung. Besaran persentase ini sebenarnya bersifat fleksibel, artinya bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing.
Jika kebutuhanmu sedang cukup banyak, kamu bisa menyisihkan dalam jumlah yang lebih kecil. Namun, jika memungkinkan, tidak ada salahnya menabung lebih besar agar manfaatnya semakin terasa di kemudian hari.
Yang terpenting bukan hanya soal berapa besar uang yang ditabung, tetapi juga di mana kamu menyimpannya. Pastikan kamu memilih produk tabungan yang tepat dan sesuai tujuan keuanganmu.
Misalnya, kamu bisa mempertimbangkan menabung dalam bentuk deposito atau tabungan berjangka lainnya. Produk seperti ini biasanya memiliki sistem penguncian dana untuk jangka waktu tertentu, sehingga uang tidak bisa diambil kapan saja.
Cara ini efektif untuk membantu kamu menjadi lebih disiplin menabung dan menghindari godaan menggunakan uang tersebut untuk keperluan konsumtif. Bukan hanya itu, kamu juga dapat mendapatkan banyak manfaat menabung jika dilakukan dengan tepat.
Dengan memilih instrumen tabungan yang sesuai, uang THR yang kamu sisihkan bisa berkembang dan memberikan manfaat lebih besar di masa depan.
Kebiasaan menabung dari THR juga bisa menjadi langkah awal untuk membangun perencanaan keuangan yang lebih sehat dan teratur setiap tahunnya.
Jika anggaran atau daftar prioritas telah dibuat, uang THR sudah dapat kamu gunakan dan alokasikan. Namun, hal yang harus diingat adalah untuk tidak menghamburkannya untuk hal-hal yang tidak perlu dan mubazir.
Bukan hanya itu, kamu juga harus dapat membedakan dan mampu menahan diri atas hasrat untuk berbelanja secara berlebihan atau yang sering disebut juga dengan impulsive buying khususnya menjelang Lebaran.
Jika kamu menemukan produk atau barang yang ingin dibeli, hal yang harus kamu lakukan adalah menentukan urgensi atau kebutuhan dari barang tersebut untuk memastikan impulsive buying tidak terjadi.
Selain dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan selama Lebaran, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk melunasi kewajiban, seperti hutang ataupun cicilan yang kamu miliki.
Hal ini dilakukan untuk menghindari membayar utang terlambat atau bahkan lewat dari tenggat waktu yang diberikan yang dapat membuat bunga yang dikenakan semakin besar.
Setelah berbagai kewajiban dan kebutuhan dipenuhi, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk mulai berinvestasi.
Sebelum memulai investasi, pastikan juga instrumen investasi yang dipilih sesuai dengan profil risiko investasi kamu.
Untuk menentukan hal tersebut, kamu dapat mulai dari mencari informasi yang akurat dan terpercaya, mempelajari hal-hal seputar investasi lebih dalam, membaca berita media sosial hingga buku seputar keuangan untuk memastikan investasi yang kamu pilih aman dan paling sesuai denganmu.
Setelah membuat perencanaan untuk uang THR, kamu juga harus tetap disiplin dan konsisten menjalankannya agar tujuan keuangan yang kamu inginkan dapat tercapai.
Hindari membeli hal-hal di luar rencana atau anggaran dengan berkomitmen dan berjanji untuk tidak membelanjakan uang THR di luar daftar prioritas yang ada.
Selain untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal dengan orang lain. Sisihkan sebagian uang Tunjangan Hari Raya atau THR untuk membayar zakat atau berbagi kepada anggota keluarga, seperti adik ataupun keponakan.
Untuk dapat menentukan pengeluaran dengan baik, kamu juga dapat membuat daftar nama penerima THR disertai dengan nominal yang akan mereka terima.
Dengan begitu, kamu dapat menghindari berbagai masalah, seperti kekurangan uang THR ataupun memberikan terlalu banyak kepada orang yang tidak masuk ke dalam daftar.
Bukan hanya kebutuhan saat ini, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk membuat asuransi yang menjadi salah satu langkah pengelolaan risiko yang mungkin timbul di masa depan.
Oleh sebab itu, menyisihkan sebagian uang THR dan mengalokasikannya untuk membayar premi asuransi dapat menjadi pilihan yang tepat agar kamu merasa lebih aman dan terlindungi dari berbagai risiko yang dapat terjadi.
Hal yang harus diperhatikan dalam memiliki asuransi adalah manfaat apa saja yang kamu terima, syarat dan ketentuan yang ada.
Faktor tersebut harus dipertimbangkan dengan baik dengan membandingkan biaya premi yang harus dikeluarkan setiap bulannya agar uang yang kamu keluarkan tidak terbuang sia-sia. Cek Premi Asuransi Kesehatan-Mu dengan mudah melalui FiturTAMI di sini!
Asuransi kesehatan Perlindungan Kesehatan Prima memiliki banyak keunggulan produk yang harus kamu ketahui, antara lain:
Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
24 jam Contact Center dan Case Monitoring
Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
Laporan perhitungan klaim via email
Tips mengelola THR selanjutnya adalah dengan menyisihkannya sebagai dana darurat. Persentasenya juga dapat disesuaikan, mulai dari 10%, 20%, ataupun 30% dari total THR berdasarkan kebutuhan masing-masing.
Dana darurat sendiri dapat digunakan untuk berbagai hal dan umumnya penting untuk dimiliki oleh setiap orang untuk menghindari risiko finansial yang tidak diinginkan.
Adanya dana darurat untuk berbagai situasi, seperti kecelakaan, kehilangan pekerjaan, hingga masalah kesehatan, dapat membuat diri merasa lebih aman.
Kesalahan Mengelola THR yang Harus Dihindari
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dan uang THR habis secara sia-sia, terdapat beberapa kesalahan mengelola THR yang harus kamu hindari, antara lain:
Menghabiskan uang THR tanpa rencana.
Menganggap uang THR sebagai ekstra tanpa memperhatikan konsekuensinya.
Memaksakan uang THR menjadi investasi agresif tanpa mempersiapkan diri dari segi mental ataupun finansial.
Dalam artikel berjudul 9 Smart Things to do with Your Annual Bonus yang ditulis oleh James Royal, Ph.D., pastikan segala bonus yang didapatkan, seperti salah satunya uang THR, digunakan untuk suatu hal yang bermakna.
Ia melanjutkan bahwa uang tambahan yang didapat menjadi lebih masuk akal jika digunakan untuk suatu hal yang dapat meningkatkan masa depan, mengurangi stres, dan membuatmu merasa lebih baik.

THR atau Tunjangan Hari Raya pertama kali ada pada tahun 1951 yang diberikan pada zaman pemerintahan Presiden Soekarno. Hingga pada akhirnya, resmi diberikan dengan besaran yang lebih spesifik di tahun 1954 sebesar Rp 125 per orang.
Di tahun 1994 berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. 04/1994 seputar Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan menetapkan bahwa setiap pengusaha memiliki kewajiban membayarkan THR Keagamaan bagi pekerja menjelang Hari Raya Keagamaan, antara lain:
Hari Raya Idul Fitri bagi pekerja yang memiliki Agama Islam
Hari Raya Natal bagi pekerja yang memiliki Agama Kristen Katolik dan Protestan
Hari Raya Nyepi bagi pekerja yang memiliki Agama Hindu
Hari Raya Waisak bagi pekerja yang memiliki Agama Budha
Di tahun 2000-an, pemberian THR juga semakin terstruktur dan diatur melalui regulasi resmi dengan adanya Peraturan Pemerintah setiap tahunnya yang mengatur mengenai penerima hak, penjadwalan, dan besaran THR. Berikut besaran THR dari tahun ke tahun.
Di tahun 2020, THR hanya diberikan kepada ASN dengan jabatan di bawah eselon II dan pensiunannya. Komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan/umum.
Di tahun 2021, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji pokok.
Di tahun 2022, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji pokok, dan 50% tunjangan kinerja.
Di tahun 2023, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji pokok, dan 50% tunjangan kinerja.
Di tahun 2024, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau umum, dan 100% tunjangan kinerja.
Di tahun 2025, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau umum, dan 100% tunjangan kinerja.

Perhitungan uang THR juga secara umum cukup sederhana, namun kembali lagi tergantung pada masa kerja dan gaji pokok yang diterima oleh seorang karyawan. Simak cara menghitung THR dengan benar yang harus kamu ketahui.
Bagi karyawan perusahaan dengan masa kerja lebih dari satu tahun, umumnya perhitungan THR akan menyesuaikan dengan gaji pokok yang diterima setiap bulannya. Hal ini dikarenakan besaran THR umumnya satu kali gaji pokok.
Contohnya, jika gaji pokok yang kamu terima setiap bulannya sebesar Rp 10 juta, maka jumlah THR yang akan kamu terima juga sebesar Rp 10 juta.
Bagi karyawan perusahaan dengan masa kerja kurang dari satu tahun, perhitungan THR menjadi pro rata. Yang berarti, THR yang kamu terima akan dihitung berdasarkan masa kerjamu di perusahaan.
Berikut rumus perhitungannya: THR= (gaji pokok x masa kerja):12
Contohnya, jika kamu sudah bekerja selama 8 bulan dengan gaji pokok yang kamu terima setiap bulannya sebesar Rp 10 juta, maka perhitungan menggunakan rumusnya akan seperti berikut.
THR= (10.000.000 x 8):12= 6.666.667
Jadi, THR yang akan kamu terima adalah Rp6.666.667.
Kebijakan perusahaan berbeda-beda, di mana gaji tiap karyawan dapat terdiri dari beberapa komponen, mulai dari tunjangan, insentif, hingga uang lembur.
Jika kondisinya seperti ini, jumlah THR dapat dihitung berdasarkan total gaji yang diterima oleh karyawan tersebut, termasuk dengan tunjangan ataupun komponen lain di luar gaji pokok.
Jadi, pada beberapa perusahaan, komponen penghasilan tambahan yang dimiliki karyawan dapat menjadi bagian dari perhitungan THR.
Lalu, siapa saja yang berhak mendapatkan uang THR? Simak beberapa kelompok berikut yang wajib mendapatkan THR menjelang Hari Raya Keagamaan.
Karyawan tetap di sebuah perusahaan dengan status hubungan kerja yang jelas berhak mendapatkan THR dengan minimal lama kerja satu bulan. Umumnya, karyawan tetap yang paling utama mendapatkan THR berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Karyawan kontrak dengan masa kerja lebih dari satu bulan, berhak mendapatkan THR asalkan tidak ada ketentuan di dalam kontraknya yang menyatakan sebaliknya. Walaupun statusnya belum menjadi karyawan tetap, jika mereka memenuhi syarat yang ada, maka akan mendapatkan THR juga.
Karyawan magang atau praktik kerja dengan syarat tertentu, pada beberapa perusahaan, karyawan magang atau praktik yang sudah bekerja lebih dari satu bulan dapat menerima THR. Namun, hal ini tergantung pada kebijakan perusahaan yang ada terkait komitmen dan kontribusi signifikan selama masa magang.
Pekerja Paruh Waktu atau Part-Time, karyawan paruh waktu juga dapat menerima uang THR tergantung pada kebijakan perusahaan dan perjanjian yang telah dibuat antara pekerja dan perusahaan. Jika karyawan telah bekerja lebih dari satu bulan, maka mereka dapat menerima uang THR sebesar proporsi gaji mereka.
Karyawan cuti sakit atau cuti hamil, perusahaan juga berhak membayarkan karyawan yang sedang cuti sakit ataupun hamil, dengan syarat mereka tidak dalam status CTD atau cuti tidak dibayar. Cuti yang telah disetujui perusahaan tidak menghilangkan hak karyawan untuk menerima THR.
Nah, itulah beberapa tips mengelola THR yang harus kamu ketahui, bukan hanya untuk memenuhi berbagai kebutuhan saat ini, tetapi juga di depan jadikan sebagai sarana untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Walaupun begitu, berbagai tips mengelola THR di atas juga membantu mengingatkan untuk melakukan setiap tindakan finansial dengan perencanaan yang matang untuk memastikan uang yang dikeluarkan digunakan dengan bijak. Semoga bermanfaat!
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Jakarta, 15 Januari 2020 - MyProtection News
Kesibukan saat bekerja di kantor mungkin menyita sebagian besar tenagamu. Jam pulang merupakan waktu beristirahat dan menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat. Memangnya, masih sempat untuk berbisnis dan menjadi entrepreneur?
Jawabannya adalah bisa. Dengan catatan Anda harus bisa mengatur waktu dan memilih jenis usaha yang tepat. Coba simak ulasan satu ini sebelum Anda mengambil keputusan!
Coba ingat-ingat kembali, dalam sehari berapa lama waktu yang Anda habiskan untuk bekerja dan untuk beristirahat? Jika Anda bekerja dari pagi hingga larut malam di kantor, atau bahkan harus masuk saat weekend, maka Anda harus mempertimbangkan matang-matang pilihan untuk membuka bisnis. Jangan sampai Anda menyerah setelah satu atau dua bulan berbisnis karena tidak memiliki waktu. Beristirahat juga penting, lho setelah bekerja seharian.
Nah, kalau Anda punya waktu luang yang cukup banyak setelah bekerja, Anda bisa memanfaatkannya untuk mulai merintis bisnis. Namun, kembali lagi pada pribadi masing-masing. Jika ada kemauan, maka pasti ada jalan. Walaupun sibuk, selama Anda memiliki kemauan kuat untuk berbisnis, pasti bisa!
Ada banyak ide bisnis yang bisa Anda lakukan. Dalam tahapan ini, Anda bisa memilih bisnis yang sesuai dengan kemampuan atau ketertarikan. Misalnya, Anda suka membuat kue kering atau cookies, maka Anda bisa mencoba bisnis kuliner kecil-kecilan di lingkungan kantor. Atau Anda tertarik dengan fashion? Bisnis fashion online shop ini juga banyak digeluti orang. Salah satu ide bisnis sederhana lainnya adalah menjual barang-barang bekas atau preloved. Anda hanya perlu memilah barang yang tidak terpakai namun dalam kondisi baik untuk dijual kembali. Mudah, bukan?
Baca juga: Money Management Tips, Penting untuk Pemula
Faktor penting lainnya dalam memulai bisnis adalah modal. Tergantung dari jenis bisnis yang Anda pilih, modal usaha yang dibutuh bisa jadi cukup besar. Ada baiknya Anda mulai menabung untuk mempersiapkan modal bisnis. Jika dana yang dibutuhkan cukup besar, saat ini banyak bank yang menawarkan pinjaman dengan bunga rendah.
Tapi, memulai bisnis tidak harus selalu bermodal besar, kok. Mulai dengan bisnis sederhana dan kecil untuk melihat potensi pasar. Siapa tahu, bisnis dengan modal 0 rupiahmu bisa berkembang pesat!
Jika terasa berat sendirian, maka Anda bisa mengajak keluarga atau orang yang bisa dipercayai untuk memulai bisnis bersama. Selain sumber ide dan modal yang didapatkan akan lebih banyak, beban pekerjaan juga bisa berkurang. Pastikan rekan bisnis atau bawahan Anda ini bisa “melengkapi” kekurangan Anda. Apalagi, saat bekerja dengan orang lain, komunikasi dan kerja sama sangat dibutuhkan. Jangan sampai tim bisnis ada banyak, tetapi orang yang benar-benar bisa bekerja hanya sedikit.
Mencari uang dengan berbisnis memang sah-sah saja. Namun, ada juga harus memperhatikan kesehatan tubuh. Uang banyak tidak akan bisa membeli kesehatan fisik ataupun mental. Maka setelah sibuk bekerja di kantor dan mengurus bisnis, selalu luangkan waktu untuk bersantai. Tidur yang cukup bisa membantu Anda tetap enerjik dan berpikiran tajam untuk menangkap peluang bisnis yang ada.
Saat menjalankan bisnis, pasti ada berbagai masalah yang harus dihadapi. Namun, jangan pantang menyerah dan belajar dari pengalaman. Jadikan pengalaman berbisnis ini sebagai bekal untuk Anda menjalankan bisnis lain atau yang lebih besar lagi. Jangan sungkan untuk bertanya pada keluarga atau teman sesame pebisnis untuk mengatur usaha Anda.
Selamat menjalani bisnis yang baru!
Salam,
Sahabat MyProtection
Baca juga: Tidak Semangat Kerja? Mungkin Anda Mengalami Burnout
Jakarta, 11 Mei 2020 - MyProtection News
Setelah menahan lapar seharian, waktu berbuka merupakan momen yang dinantikan bagi yang menjalankan puasa. Momen berbuka bisa dimanfaatkan untuk menjalin kebersamaan dan menjaga silaturahmi. Apalagi ditambahkan makanan nikmat yang siap mengisi kekosongan perut.
Walaupun sedang berpuasa, Anda tetap harus memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi. Jika makan sembarangan, malah kesehatan tubuh bisa terancam. Untuk mejaga kadar kolestrol tetap aman dan jantung tetap sehat, Anda bisa mengonsumsi beberapa alternative makanan berikut ini.
Buka Puasa
Saat berbuka puasa, jangan lupa diawali dengan meminum segelas air putih & konsumsi buah seperti kurma yang bisa membantu menaikan gula darah setelah seharian berpuasa. Anda juga bisa mengganti kurma dengan buah segar lainnya yang mengandung gula seperti timun suri, melon, dan semangkan.
Kurangi makan gorengan yang bisa meningkatkan kalori & kadar kolestrol dalam tubuh. Konsumsi dalam jumlah kecil tentunya tak masalah. Jangan lupa mengonsumsi makanan bernutrisi lainnya.
Sahur
Ketika sahur, Anda bisa menggantikan asupan karbohidrat dari nasi putih dengan nasi merah atau roti gandum agar tubuh merasa kenyang lebih lama. Selain itu, disarankan agar Anda mengonsumsi sayur dan buah yang kaya serat agar sistem pencernaan tetap lancer selama puasa. Kurangi mengolah makanan dengan cara digoreng dalam minyak sehingga kadar kolestrol tetap aman.
Salam,
Sahabat MyProtection