Beranda
/
Artikel
/
Kesehatan
/
9 Manfaat Kuning Telur dan Tips Aman Mengonsumsinya untuk Kesehatan Tubuh

9 Manfaat Kuning Telur dan Tips Aman Mengonsumsinya untuk Kesehatan Tubuh

26 November 2025 | MyProtection News Jakarta

Kaya akan nutrisi, terdapat banyak manfaat kuning telur bagi kesehatan jika dikonsumsi dengan benar. Karena harganya yang terjangkau, aksesibilitasnya yang mudah, hingga kemudahannya untuk diolah, telur sering kali menjadi salah satu pilihan protein hewani banyak orang.

Namun, tahukah kamu selain kemudahannya tersebut, terdapat banyak manfaat kuning telur bagi kesehatan tubuh, mulai dari membantu proses diet, membentuk otot, dan masih banyak lagi yang akan dibahas melalui artikel ini. Simak selengkapnya!

9 Manfaat Kuning Telur dan Tips Aman Mengonsumsinya untuk Kesehatan Tubuh

manfaat kuning telur

pexels

Sebagai salah satu real food yang mengandung banyak nutrisi dengan harga relatif terjangkau, terdapat banyak manfaat kuning telur bagi kesehatan tubuh, simak selengkapnya:

1. Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi

Manfaat kuning telur yang pertama adalah membantu menjaga kesehatan tulang, gigi, dan otot sebagai salah satu sumber alami vitamin D.

Vitamin D yang membantu dalam proses penyerapan kalsium dari makanan yang dapat bermanfaat untuk membangun dan memperkuat tulang dan gigi.

Selain itu, telur juga mengandung seng yang merupakan salah satu mineral penting dalam proses pembentukan dan perbaikan tulang.

2. Memperbaiki Jaringan Tubuh

Memiliki kandungan protein yang cukup besar yaitu pada 1 kuning telur mengandung 2,5 gram protein di dalamnya, real food satu ini juga menjadi sumber protein yang baik.

Sebagai salah satu jenis nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, khususnya untuk memperbaiki jaringan yang rusak, protein juga dapat membantu dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan membantu produksi antibodi yang dibutuhkan.

Karena fungsinya tersebut, pemenuhan asupan protein yang cukup setiap harinya sangat lah penting khususnya bagi kamu yang sedang dalam proses penyembuhan luka.

Berdasarkan Jurnal berjudul Pengaruh Pemberian Telur Rebus Terhadap Kecepatan Penyembuhan Luka Post Sc juga menunjukkan subjek yang mengonsumsi telur rebus mengalami penyembuhan luka secara normal jika dibandingkan dengan yang tidak mengonsumsi telur rebus mengalami pelambatan hingga lebih dari 7 hari.

3. Mencegah Penyakit Mata

Kuning telur juga bermanfaat bagi mencegah penyakit mata, seperti katarak dan degenerasi makula karena kaya akan kandungan antioksidan lutein dan zeaxanthin.

Zeaxanthin merupakan salah satu jenis karotenoid yang tiak dapat disintesis oleh manusia. Oleh sebab itu, penting bagi seseorang untuk mengonsumsi makanan yang mengandung zat tersebut.

Selain pada kuning telur, zeaxanthin dapat ditemukan di berbagai sayuran berdaun hijau, buah berwarna kuning atau oranye, hingga keju.

Sebagai salah satu fitokimia, zeaxanthin memiliki banyak manfaat, khususnya dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan mata dan perlindungan diri dari berbagai penyakit degeneratif.

Lebih lanjut, terdapat beberapa manfaat zeaxanthin terhadap kesehatan mata yang harus kamu ketahui, antara lain:

  • Memberikan perlindungan terhadap makula karena perannya sebagai filter yang mampu menyerap cahaya biru yang dapat merusak retina mata.
  • Meningkatkan kepadatan pigmentasi makula secara signifikan serta secara langsung meningkatkan kualitas penglihatan individu dengan usia lebih tua.
  • Melindungi retina dan lensa mata dari kerusakan oksidatif, katarak, serta retinopati diabetik.

4. Mengurangi Risiko Cacat Tabung Saraf

Karena kandungan kolin dan folat di dalamnya yang cukup tinggi, telur kuning juga dapat bermanfaat bagi mengurangi risiko cacat tabung saraf.

Menurut E-jurnal karya Maharani, kolin yang merupakan nutrisi esensial yang berperan penting pada perkembangan otak dan sistem saraf janin.

Khususnya pada trimester pertama, di mana pembentukan tabung saraf adalah tahap krusial, asupan kolin dapat mendukung perkembangan kognitif dan mengurangi risiko cacat tabung saraf.

Folat atau Vitamin B9 yang ada pada kuning telur juga vital dalam pencegahan cacat tabung saraf seperti spina bifida dan anencephaly.

Dalam proses sintesis DNA dan RNA, folat juga memegang peran penting dalam pembentukan sel darah merah serta mendukung pertumbuhan sel yang cepat pada janin dan plasenta.

Kekurangan folat pada ibu hamil dapat menimbulkan terjadinya anemia megaloblastik serta berbagai komplikasi kehamilan lainnya.

Selain telur, pemenuhan kebutuhan folat bisa didapatkan melalui berbagai sumber makanan, seperti bayam, brokoli, selada, kacang polong, buncis, jeruk, papaya, alpukat, hati sapi, hingga hati ayam.

5. Mengurangi Peradangan dan Risiko Penyakit Kronis

Manfaat kuning telur selanjutnya adalah mengurangi peradangan dan risiko penyakit kronis karena kandungan lemak sehat omega 3 yang ada di dalamnya.

Oleh sebab itu, untuk mendapatkan nutrisi yang maksimal, pilih telur dengan label omega3 yang dapat membantu dalam meningkatkan kinerja otak dan memori.

Bukan hanya itu, omega 3 juga memegang peran penting dalam mengurangi peradangan dalam tubuh dan mengurangi risiko terkena penyakit berbahaya, mulai dari penyakit jantung dan cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas, hingga asma, radang sendi, hingga kanker.

6. Menjaga Kesehatan Rambut

Kuning telur juga dapat digunakan untuk menjaga kesehatan rambut dan membantu merawat rambut yang rusak karena kandungan yang ada di dalamnya seperti vitamin A, vitamin E, biotin, folat, hingga zat besi.

Kandungan di dalam kuning telur juga memiliki manfaat lain bagi rambut, seperti:

  • Menguatkan helai rambut, kaya akan protein esensial, seperti albumin dan globulin, pemakaian topikal kuning telur dapat membantu mengisi celah pada kutikula rambut yang rusak hingga meningkatkan integritas struktural dan ketahanan helai rambut.
  • Mendorong pertumbuhan rambut, biotin atau vitamin B7 pada kuning telur menjadi faktor kunci dalam metabolisme sel dan produksi yang penting dalam pertumbuhan rambut.
  • Mencegah kerontokan rambut, diperkaya dengan vitamin A, D, E, dan mineral zat besi hingga seng, kuning telur juga dapat membantu menjaga sirkulasi darah di kulit kepala, mengurangi peradangan, serta melindungi sel folikel dari kerusakan oksidatif yang secara langsung berkontribusi pada pengurangan rambut rontok seseorang.
  • Melembapkan rambut kering dan rapuh, lemak baik seperti lesitin di dalam kuning telur berperan sebagai agen pengondisi dan pelembab yang membantu dalam mengunci kelembaban dan mencegah dehidrasi yang sering kali membuat rambut kering dan rapuh.
  • Menambah kilau alami rambut, kuning telur yang mengandung kombinasi antara protein, lemak, dan vitamin juga dapat membuat permukaan rambut menghasilkan kilau alami dan sehat.
  • Mengurangi rambut kusut yang dapat terjadi ketika kutikula rambut terangkat dan menyebabkan rambut membengkak. Kandungan lemak dan lesitin pada kuning telur dapat bekerja secara efektif untuk mengatasi masalah tersebut.
  • Menjaga kesehatan kulit kepala, kuning telur memiliki kandungan vitamin A, E, dan D, hingga mineral seperti seng yang mampu menjaga kesehatan kulit kepala karena sifatnya yang anti inflamasi dan antibakteri.
  • Kondisioner alami karena memiliki sifat emolien dan emulsifier. Khususnya lesitin yang bekerja sebagai agen pengemulsi yang membantu mencampur minyak dan air dan memungkinkan nutrisi yang ada meresap ke helai dan kulit kepala secara merata.

7. Menurunkan Berat Badan

Mengonsumsi kuning telur juga dapat membantu dalam menurunkan berat badan. Hal ini dapat terjadi karena kandungan protein yang tinggi di dalamnya dan memberikan rasa kenyang serta keinginan untuk makan lebih banyak.

Lemak yang ada di kuning telur juga memberikan cadangan energi ketika tubuh kehabisan gula yang menjadi sumber energi utama.

Telur yang memiliki kalori rendah, di mana pada satu butir telur hanya mengandung 71 kkal, membuatnya juga cocok dikonsumsi bagi orang yang sedang menjalani diet.

Diet dengan menambahkan telur ke dalam pola makan juga dapat membantu dalam meningkatkan metabolisme tubuh yang penting dalam memperlancar pembakaran kalori.

Hal ini dikarenakan kandungan protein di dalamnya yang mampu meningkatkan kadar metabolisme tubuh hingga 15 sampai 30 persen.

8. Meningkatkan Kolesterol Baik

Manfaat kuning telur lainnya adalah meningkatkan kolesterol baik yang diperlukan tubuh seperti HDL atau High-Density Lipoprotein.

Berbeda dengan Low-Density Lipoprotein atau LDL, HDL berkontribusi dalam menjaga keseimbangan kolesterol dalam tubuh yang membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

HDL bekerja dengan membantu mengangkut kolesterol berlebih kembali ke hati yang akan dikeluarkan dari tubuh dan membantu mengurangi risiko seseorang terkena penyakit jantung.

Dr Cindiawaty Josito Pudjiadi Mars, Ms, SpGk menyatakan bahwa kandungan kolesterol dalam kuning telur per butir adalah sekitar 210 mg.

Walaupun jumlahnya cukup tinggi, angka tersebut masih masuk ke dalam rekomendasi batas asupan kolesterol harian seseorang yaitu sebesar 300 mg.

Oleh sebab itu, mengonsumsi satu butir telur setiap hari dalam jangka panjang masih dianggap aman, khususnya bagi orang-orang yang dalam kondisi sehat.

9. Menambah Darah dan Mengatasi Anemia

Telur juga dapat bermanfaat untuk mengatasi kadar hemoglobin yan rendah dalam darah khususnya bagi sahabat MyProtection yang menderita masalah lambung.

Telur khususnya bagian kuningnya kaya akan protein berkualitas tinggi yang menjadi bahan dasar dalam pembentukan sel darah merah yang ada dalam tubuh.

Sel darah merah atau hemoglobin memiliki fungsi penting untuk mengikat dan membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh. Dengan begitu, aktivitas sehari-hari juga dapat berjalan lebih lancar dan tubuh akan terasa lebih kuat.

Bukan hanya itu, kuning telur juga memiliki kandungan zat besi yang ketika dikonsumsi berbarengan dengan vitamin C pada buah-buahan, proses penyerapannya akan menjadi lebih mudah.

Kandungan vitamin B12 pada kuning telur juga memegang peran penting dalam proses pembentukan sel darah merah serta menjaga kesehatan secara umum.

Vitamin A pada telur juga dapat bekerja dengan baik dalam mengatasi peradangan yang terjadi dalam tubuh dan meningkatkan kadar hemoglobin yang mampu mengurasi potensi anemia pada seseorang.

Kandungan Kuning Telur

kandungan kuning telur

pexels

Sebagai makanan yang tinggi protein, satu butir telur mengandung sekitar 6 hingga 7 gram protein yang dilengkapi dengan berbagai nutrisi lain yang bermanfaat bagi tubuh.

Memiliki komposisi kandungan yang berbeda, putih telur mengandung 88% air, beserta nutrisi lain seperti protein, karbohidrat, lemak sehat, serta bebas kolesterol.

Terdapat beberapa jenis protein di dalam putih telur, seperti ovalbumin yang menyumbang sekitar 54% dari total protein di dalamnya, ovotransferrin, ovomucoid, lisozim, hingga ovomucin.

Berbeda dengan putih telur, kandungan kuning telur berdasarkan pembahasan seputar manfaat kuning telur di atas, realfood satu ini memiliki banyak khasiat karena nutrisi yang ada di dalamnya. Berikut ini kandungan nutrisi secara detail yang ada pada kuning telur, sebagai berikut.

  • Energi: 54,7 kkal
  • Lemak: 4,5 gr
  • Protein: 2,6 gr
  • Karbohidrat: 0,6 gram
  • Serat: 0 gram
  • Riboflavin atau Vitamin B2: 0,09 mg
  • Folat atau Vitamin B9: 24,8 mcg
  • Kolesterol: 184 mg
  • Vitamin D: 0,9 mcg
  • Tiamin atau Vitamin B1: 0,03 mg
  • Vitamin A: 64,8 mcg
  • Kalsium: 22 mg
  • Zat besi: 0,5 mg
  • Magnesium: 0,8 mg
  • Fosfor: 66,3 mg
  • Asam pantotenat atau Vitamin B5: 0,5 mg

Jenis protein pada kuning telur juga lebih beragam, seperti lipovitellin sebesar 36%, livetenis sebesar 38%, phosvitin sebesar 8%, serta LDL atau Low Density Lipoproteins sebesar 17%.

Tips Mengonsumsi Telur yang Aman

Tips Mengonsumsi Telur yang Aman 

pexels

Walaupun memiliki banyak manfaat, mengonsumsi kuning telur terlalu sering juga dapat berbahaya karena kandungan kolesterol di dalamnya yang cukup tinggi.

Agar bisa mendapatkan manfaat kuning telur sepenuhnya, berikut ini beberapa tips mengonsumsi yang aman, sebagai berikut:

  • Dalam kondisi sehat, konsumsi telur yang dianjurkan adalah 3 butir per hari.
  • Bagi seseorang yang menderita penyakit jantung dan kolesterol tinggi, batas aman untuk mengonsumsi telur adalah tidak lebih dari 3 butir per minggu.
  • Mengonsumsi telur yang sudah matang dengan sempurna.
  • Mengolah telur dengan cara direbus tanpa garam. Menggoreng telur dapat meningkatkan kandungan lemak hingga 50%.
  • Pengolahan lainnya yang dianjurkan adalah orak arik, kukus, omelet, hingga memasaknya dengan sayuran berserat.

Bagi sahabat MyProtection yang ingin mengonsumsi telur mentah, terapat hal-hal yang harus diperhatikan, seperti:

  • Mengenali produk telur yang tepat, yaitu telur yang telah dipasteurisasi sehingga menghindari risiko bahaya mengonsumsi telur setelah matang.
  • Pastikan telur yang di jual di supermarket tersebut di simpan dalam lemari pendingin.
  • Setelah membelinya, pastikan telur langsung disimpan ke dalam kulkas untuk mencegah terjadinya pertumbuhan bakteri.
  • Jika telur ada yang kotor, retak, ataupun kadaluwarsa hindari memakannya secara mentah atau setengah matang.
  • Mencuci tangan atau benda-benda lain yang melakukan kontak dengan telur tersebut untuk menjaga kebersihan.
  • Tidak mengonsumsi telur terlalu lama dan segera menghabiskannya agar tetap aman dan segar.

Setelah mengetahui berbagai manfaat kuning telur, tidak heran mengapa realfood yang satu ini sering kali menjadi pilihan banyak orang untuk memenuhi nutrisi harian yang dibutuhkan tubuh.

Selain kemudahan untuk mengaksesnya, kandungan yang ada di dalamnya dengan harga yang relatif terjangkau membuat daya tariknya semakin tinggi.

Namun, harus diperhatikan jika jumlah asupan telur ataupun kuning telur yang dikonsumsi harus dalam batas yang aman. Agar pola makan sehat tercapai dan tetap terjaga, penting untuk mengonsultasikan diri terlebih dahulu ke dokter yang pastinya lebih mudah menggunakan Perlindungan Kesehatan Prima.

Perlindungan Kesehatan Prima menawarkan solusi perlindungan kesehatan bagi Anda dan keluarga, mulai dari manfaat rawat inap, manfaat rawat jalan, hingga manfaat tambahan Saldo Prima.

Keunggulan Produk Perlindungan Kesehatan Prima, antara lain:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read 21/01/2020
Coronavirus: Perlukah Diwaspadai?

Jakarta, 21 Januari 2020 - MyProtection News. Diperbaharui pada 29 Januari 2020

Beberapa waktu ini, masyarakat dihebohkan dengan penyebaran coronavirus yang mirip pneumonia di China. Pasalnya, virus yang menyerang bagian pernapasan manusia ini telah menjangkit 3.000 orang di China dan terus bertambah setiap harinya. Menurut NY Times, 106 orang di antaranya meninggal dunia akibat virus tersebut.

Lalu, sebenarnya apa itu coronavirus?

WHO menginformasikan bahwa coronavirus merupakan sekelompok virus yang menyebabkan infeksi pernapasan mulai dari flu hingga SARS (Severe Acture Respiratory Syndrome). Saat ini coronavirus yang menyerang China dan negara lainnya disebut sebagai Novel 201 Coronavirus atau 2019-nCov.

Penyebaran virus ini umumnya terjadi melalui binatang kepada manusia. Jika manusia terjangkit virus ini, barulah ia bisa terdeteksi. Namun, penyebaran antar manusia pada manusia lainnya mungkin terjadi.

Profesor Jonathan Ball, pakar virologi dari Universitas Nottingham, berpendapat jika berkaca dari penyebaran wabah di masa lalu, maka coronavirus yang baru ini pasti datang dari binatang. Contohnya, di Timur Tengah sempat terjadi wabah MERS (Middle East Respiratory Syndrome). Sebanyak 858 dari total 2.945 penderitanya meninggal akibat virus MERS. Diketahui penyebaran virus ini berasal dari unta Somalia.

Pemerintah China memastikan Senin bahwa penularan virus misterius ini dapat terjadi antar manusia. Setidaknya 14 petugas medis yang merawat pasien yang terjangkit virus corona, juga tertular. Maka, dikhawatirnya wabah coronavirus yang mirip pneumonia ini bisa meluas karena jutaan orang keluar masuk dari China.

Apa gejala dari coronavirus?

Gejala coronavirus sendiri beragam seperti demam di atas 38 derajat Celcius, tubuh menggigil, kesulitan bernapas atau napas pendek, tubuh terasa sakit, hingga berujung pada kematian. Jika Anda mengalami gejala di atas, segera hubungi tenaga kesehatan profesional untuk mendapatkan instruksi lebih lanjut.

Perlukah kita waspada?

Sampai saat ini, penyebaran wabah coronavirus terus meluas di China bahkan negara di luar China seperti Jepang, Thailand, Australia, hingga Amerika Serikat. Hingga saat ini, pemeriintah China tetap berusaha untuk mencegah penyebaran virus dengan melakukan isolasi. Indonesia sendiri belum mencatat adanya korban dari coronavirus ini. Beberapa turis yang dicurigai mengidap virus dan warga negara Indonesia yang dicurigai mengalami gejala mirip coronavirus telah domonitor secara intensif. Masyarakat juga diimbau untuk menjaga kebersihan tangan dan saluran pernapasan atas.

Bagi Anda yang berencana mengunjungi negara yang terjangkit wabah, maka disarankan agar Anda mengurangi kontak dengan binatang atau dengan korban terjangkit wabah. Jika bisa, Anda bisa mengubah jadwal keberangkatan. Anda dapat memperlengkapi diri dengan asuransi perjalanan atau asuransi kesehatan untuk melindungi diri dari kejadian tak diinginkan di masa depan.

Semoga Anda dan keluarga sehat selalu.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 15/07/2020
5 Cara Orangtua Memotivasi Anak Selama Karantina

Jakarta, 15 Juli 2020 - MyProtection News

Menghabiskan waku bersama anak selama 24 jam penuh saat karantina memang tidak selalu mudah. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan seperti kegaiatn belajar dan bermain anak, pola komunikasi, dan menjaga kedisiplinan anak.

Untuk menjaga keteraturan dalam rumah, sering kali orang tua menciptakan berbagai aturan dan larangan. Dikutip dari JakarataPost, Wendy Grolnick, Profesor Psikologi dari Clark University memberikan tips agar Anda bisa mengajak anak untuk mengikuti aturan di rumah tanpa perlu ngomel atau membuat anak menjadi ngambek.

Libatkan anak dalam pembentukan aturan

Luangkan waktu untuk duduk dan berkomunikasi bersama seluruh anggota keluarga. Dalam rapat keluarga ini, Anda bisa berdiskusi dengan anak untuk mengatur jadwal kegiatan harian. Misalnya, kapan waktu anak Anda bisa bermain setelah pulang sekolah, kapan waktunya mandi, dan kapan si kecil harus meluangkan waktu belajar.

Libatkan anak dalam mengatur jadwal harian. Sehingga lebih emmungkinkan bagi anak Anda untuk mengikuti aturan yang dibuat bersama. Dengarkan pendapat anak mengenai kegiatannya sehari-hari. Walaupun tak semua ide dari anak Anda bisa dilakukan, tapi pastikan telinga Anda terbuka lebar untuk mendengarkan opini anak. Anda bisa bernegosiasi jika terjadi ketidaksepakatan.

Berikan kebebasan pada anak

Dalam menjalankan rutinitas harian, anak Anda tentunya perlu menjalankan kewajibannya seperti mengerjakan tugas sekolah, belajar, dan membantu pekerjaan rumah yang ringan. Namun Anda tak selalu harus mengatur dengan ketat bagaimana atau kapan sang anak ingin melakukan kewajibannya. Berikan ia kebebasan untuk memilih. Anda bisa membiarkan anak memilih pekerjaan rumah apa yang ingin ia kerjakan dan kapan. Misalnya, anak Anda ingin membantu mencuci piring setelah makan malam. Kebasan yang diberikan secara tepat membuat anak merasa lebih rileks dan tidak terkekang.

Dengarkan dan pahami anak

Anak akan lebih terbuka kepada orang tua jika ia merasa didengarkan, dipahami, dan dihargai. Oleh karena itu, cobalah memahami kejadian dari sudut pandang anak. Anda tak harus selalu memberikan solusi terhadap masalah yang diceritakan anak, tetapi ingatkan anak bahwa Anda hadir untuk mendengarkan dan dengan senang hati membantu anak untuk mencari jalan terbaik.

Hal yang sama juga bisa Anda terapkan ketika ingin mendisiplinkan anak. Anda bisa menyampaikan kepada anak bahwa mengerjakan pekerjaan rumah atau sekolah memang melelahkan. Namun, kegiatan ini adalah hasil kesepakatan bersama dan untuk kebaikan sang anak. Perlu diingat, memahami bukan berarti Anda harus selalu setuju dengan anak.

Berikan alasan yang tepat

Ketika anak Anda mulai mengeluhkan atau malas menjalankan kewajibannya, Anda tak perlu langsung marah. Cukup berikan penjelasan mengapa anak Anda harus melakukan kewajibannya. Terutama, jelaskan bahwa hal yang ia lakukan akan membawa dampak bagi dirinya dan keluarga. Jangan lupa apresiasi hasil kerja anak setelah ia melakukan kewajibannya.

Pecahkan masalah bersama

Dalam hidup berkeluarga, tentunya konflik dan masalah merupakan hal yang tidak terlewatkan. Perbedaan pendapat antara orang tua dan anak merupakan hal yang umum. Misalnya, anak Anda mulai melanggar jam mainnya atau mulai malas mengerjakan pekerjaan rumah yang telah Anda atur ebrsama. Sama seperti Anda membuat jadwal kegiatan bersama, masalah yang ada pun harus dipecahkan bersama. Sehingga Anda dan anak bisa memahami pemikiran masing-masing.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 27/07/2022
3 Kesalahan yang Bisa Pengaruhi Keuanganmu!

Hi, Sahabat MyProtection!

Kalau berbicara soal keuangan pribadi, kita pastinya sering mendengar ajakan untuk menabung dan berinvestasi. Namun, selain menabung dan berinvestasi, ada beberapa hal yang perlu kamu waspadai mengenai kebiasaan keuanganmu.

1. Terjebak Dalam Comfort Zone

Comfort zone, sesuai dengan namanya, memang rasanya nyaman. Kamu bisa menjalani kegiatan familiar di lingkungan yang familiar, baik itu dalam menjalankan usaha atau bekerja kantoran. Rasanya aman. Hanya saja, terkadang kita terlena dalam comfort zone yang menghambat kita untuk semakin maju, baik secara bisnis, karier, maupun keuangan karena stuck di posisi yang sama terlalu lama. Perubahan memang ngga enak, tapi terkadang diperlukan.

2. Hanya Mengandalkan Satu Sumber Pendapatan

Dodi merupakan kepala keluarga sekaligus karyawan di sebuah perusahaan swasta. Gaji bulanan Dodi adalah sumber pendapatan tunggal untuk membayar berbagai tagihan. Namun, suatu saat Dodi harus mengalami PHK dan menganggur hingga beberapa bulan. Dengan mengandalkan gaji sebagai satu-satunya income, maka keuangan Dodi terancam terganggu jika ia berhenti bekerja. Untuk menghindari skenario yang Dodi alami, kita dianjurkan untuk memiliki sumber pendapatan lebih dari satu. Sehingga jika satu sumber income mengalami hambatan, kamu tetap memilik dana cadangan dari pendapatan lain. Misalnya lewat berinvestasi, membuka usaha kecil-kecilan, atau freelance.

3. Tidak Bisa Mengatur Keuangan

Mungkin kamu pernah merasakah hal yang sama, pendapatan naik, tapi tabungan kok rasanya tidak bertambah, ya? Ternyata, mengatur keuangan itu bukan cuma sekadar rajin menabung dan berinvestasi saja, Sahabat MyProtection. Mengatur keuangan itu artinya kamu belajar membuat rencana pengeluaran yang tepat, target finansial di masa depan, termasuk cermat dalam menghadapi risiko di masa depan dengan tabungan dan asuransi.

Tertarik dengan artikel sejenis? Kamu bisa cek tips berbenah keuangan pribadi di sini.

Salam,

Sahabat MyProtection

Baca Artikel