Beranda
/
Artikel
/
Keuangan
/
Rukun Asuransi Syariah dan Pembedanya dengan Asuransi Konvensional!

Rukun Asuransi Syariah dan Pembedanya dengan Asuransi Konvensional!

11 December 2024 | MyProtection News Jakarta

Rukun asuransi Syariah merupakan pilar dari asuransi Syariah yang membedakannya dengan asuransi konvensional yang ada pada umumnya.

Rukun asuransi Syariah merupakan syarat yang harus dipenuhi oleh sebuah perusahaan asuransi untuk memperoleh fatwa halal dari DSN-MUI sebagai lembaga yang menjadi pedoman hukum ekonomi Syariah Indonesia.

Pengertian Rukun Asuransi Syariah dan Pembedanya dengan Asuransi Konvensional!

pengertian rukun asuransi syariah

Sebelum membahas lebih dalam apa saja rukun asuransi syariah serta syarat yang harus dipenuhi dalam asuransi Syariah, penting untuk terlebih dahulu mengerti pengertian dari asuransi Syariah.

Asuransi Syariah secara sederhana dapat didefinisikan sebagai bentuk perlindungan finansial yang dilandaskan pada berbagai prinsip Syariah.

Prinsip tersebut itulah yang membedakan jenis asuransi Syariah dengan asuransi-asuransi lainnya secara bentuk hingga pelaksanaannya.

Selain itu, tujuan utama yang ingin dicapai dalam asuransi Syariah adalah melindungi peserta asuransi dari adanya risiko yang mungkin saja terjadi di masa mendatang.

Dengan kehadiran perusahaan jasa asuransi syariah, diharapkan dapat menjalankan amanah dan mengelola dana dari nasabah yang bergabung.

Perbedaan Asuransi Syariah dan Asuransi Konvensional

Berdasarkan prinsip, perbedaan antara Asuransi Syariah dengan Asuransi Konvensional dapat dilihat melalui hal akadnya yang mendasari nilai tersebut. Asuransi Syariah memastikan bahwa segala transaksi yang dilakukan berdasarkan prinsip Syariah.

Hal ini termasuk dengan adanya akad yang jelas hingga sesuai dengan hukum Islam. Syarat-syarat tersebutlah yang membedakannya dengan asuransi konvensional yang melibatkan penggunaan premi serta bunga yang dinilai kurang sesuai dengan prinsip Syariah.

Rukun Asuransi Syariah

Untuk lebih memahami apa saja rukun asuransi Syariah yang menjadi nilai penting dalam jenis asuransi ini, simak penjelasan berikut.

1. Aqid

Rukun Asuransi Syariah pertama adalah aqid yang merujuk pada individu yang terlibat dalam transaksi, baik sebagai pemberi maupun penerima hak.

Dalam jenis asuransi ini, adanya aqid menjadi sangat krusial untuk memastikan setiap orang yang terlibat dalam proses transaksi memiliki pengetahuan, kemampuan, hingga hak atas objek asuransi tersebut.

Terdapat beberapa persyaratan Aqid yang harus dipenuhi, sebagai berikut

  • Syarat pertama dan terpenting adalah kedua belah pihak yang terlibat di dalam akad harus menganut agama Islam. Hal ini sejalan dengan nilai asuransi syariah sebagai produk keuangan yang mengedepankan prinsip syariah Islam.
  • Selanjutnya, aqid juga harus berusia balig atau dewasa berdasarkan syariah. Hal ini guna memastikan kemampuan pihak yang terlibat untuk memahami hak dan kewajibannya.
  • Aqid juga harus berada di keadaan merdeka dan tidak berada di bawah tekanan atau paksaan pihak lain. Jika dilakukan dengan adanya paksaan, maka akad menjadi tidak sah.
  • Orang yang terlibat juga harus memiliki kemampuan untuk melakukan akad, dari segi finansial dan pengetahuan. Dalam konteksnya, yaitu membayar premi asuransi serta memahami isi akad.
  • Aqid mempunyai hak milik dari objek yang diasuransikan dan mampu menunjukkan bukti kepemilikan sah objek tersebut.
  • Tujuan yang ingin dicapai dari akad asuransi juga harus halal dan tidak melawan prinsip syariah.

2. Ma’qud Alaih

Kedua, Ma’qud Alaih yang berhubungan dengan objek transaksi pada asuransi, seperti barang maupun harta.

Objek asuransi sendiri harus memenuhi berbagai syarat yang ada, seperti bersih dari najis, hadir pada saat akat berlangsung, sejalan dengan prinsip agama Islam, dapat diterima dan diserahkan, hingga memiliki kejelasan berhubungan dengan objek asuransi.

Lebih jelas terkait apa saja syarat yang harus dipenuhi oleh sebuah objek dalam rukun asuransi syariah, sebagai berikut.

  • Objek asuransi Syariah harus suci yang memiliki arti bahwa objek tersebut tidak boleh terkena najis dan tidak termasuk barang najis.
  • Objek asuransi Syariah harus ada ketika akad atau perjanjian asuransi Syariah sedang berlangsung dan dilakukan.
  • Objek asuransi Syariah harus harta yang sesuai berdasarkan kaidah Islam yang ada.
  • Objek asuransi Syariah dapat diterima dan diserahkan di saat melakukan akad maupun di kemudian hari
  • Objek asuransi Syariah memiliki kejelasan di dalamnya.

3. Ijab Kabul

Ijab Kabul adalah hal yang berkaitan dengan kesepakatan yang dibuat oleh kedua belah pihak di dalam transaksi asuransi Syariah.

Terdapat beberapa syarat dalam ijab Kabul sendiri, seperti kejelasan ucapan, urutan yang tepat, serta memiliki persetujuan antara kedua belah pihak yang terlibat.

Berdasarkan ulama selain Hanafiyah, ijab dapat diartikan sebagai pernyataan yang keluar dari orang pertama maupun orang kedua yang menyerahkan. Sedangkan kabul merupakan pernyataan yang diucapkan oleh pihak penerima.

Lebih jelasnya, terkait 4 syarat ijab kabul yang harus dipenuhi dalam pelaksanaan rukun asuransi Syariah berikut ini.

  • Ijab Kabul harus diucapkan secara jelas, agar kedua pihak yang terlibat dapat mendengarnya.
  • Ucapan ijab dan kabul harus sesuai berdasarkan ketentuan yang ada dan diucapkan berurutan
  • Memerlukan majelis akad yang telah disetujui oleh kedua pihak yang terlibat dalam pelangsungan proses ijab kabul untuk mencapai kesepakatan bersama tanpa adanya penolakan maupun pembatalan.

Awal Mula dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia

Asuransi Syariah di Indonesia

Awal muda kemunculan asuransi syariah sendiri berbeda dengan asuransi konvensional, jenis asuransi ini pertama kali berkembang di budaya suku Arab sebelum zaman Rasulullah SAW yang dikutip dari buku Hukum Asuransi Syariah oleh H Zainuddin Ali.

Pada saat itu, salah satu anggota suku Arab tersebut dibunuh oleh anggota suku lain, maka dari itu keluarga korban akan dibayar sejumlah uang darah atau yang disebut diyat sebagai bentuk kompensasi.

Berdasarkan buku Hukum Asuransi Syariah, industri asuransi mulai dimasuki asuransi syariah sejak tahun 1994 yang ditandai dengan kemunculan salah satu asuransi syariah, yaitu Asuransi Syariah Tafakul.

Pada awalnya, perusahaan itu sendiri memunculkan kontradiksi pendapatan terkait kehalalan atas usaha tersebut, di mana ada pihak agama Islam yang memiliki anggapan bahwa industri asuransi menentang qadha dan qadar yang berarti bertentangan dengan takdir.

Menurut pihak tersebut, segala kecelakaan, kemalangan, atau bahkan hingga kematian merupakan takdir Allah yang tidak dapat ditolak.

Namun, di sisi lain terdapat kelompok umat Islam yang juga percaya bahwa setiap orang diperintahkan dan memiliki kewajiban untuk membuat perencanaan dalam menghadapi masa depan, yang dapat dilihat melalui firman Allah SWT pada surat Al Hasyr ayat 18.

Arab Latin:

Yā ayyuhallażīna āmanuttaqullāha waltanẓur nafsum mā qaddamat ligad, wattaqullāh, innallāha khabīrum bimā ta'malụn

Yang berarti: Hai orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan

Di tahun 2013, OKI atau Organisasi Kerja Sama Islam juga mendirikan Lembaga Keuangan Syariah Internasional atau IFSB dengan tujuan mempromosikan pengembangan serta harmonisasi standar asuransi Syariah yang ada di seluruh dunia.

Dengan perkembangan jenis asuransi ini hingga sekarang, banyak orang menganggap asuransi Syariah sebagai alternatif yang dapat mereka percaya untuk mendapatkan perlindungan asuransi berdasarkan prinsip syariah.

Konsep Asuransi Syariah

Setelah memahami apa yang dimaksud dengan asuransi Syariah beserta rukunnya, sekarang kita akan membahas lebih mendalam konsep asuransi Syariah itu sendiri.

Asuransi Syariah merupakan sebuah produk keuangan yang memiliki prinsip sharing of risk, yang berartikan bahwa resiko satu orang pemegang polis asuransi akan dibebankan terhadap seluruh pemegang polis di satu perusahaan yang sama.

Walaupun dikelola secara syariah, jenis asuransi ini bukan hanya ditujukan untuk umat muslim saja. Namun, setiap orang memiliki kebebasan untuk membeli produk asuransi Syairah asalkan memenuhi prinsip, akad, serta rukun yang berlaku.

Menurut OJK atau Otoritas Jasa Keuangan, terdapat beberapa jenis akad yang harus dipenuhi dalam asuransi Syariah berdasarkan Fatwa DSN-MUI, seperti:

1. Akad tabarru’ atau tolong menolong

Bagi setiap partisipan yang menginginkan perlindungan asuransi Syariah harus memiliki niat ikhlas untuk memberikan hibah kepada para peserta lain jika suatu saat mengalami musibah.

Melalui pernyataan tersebut, semua peserta asuransi Syariah harus saling menolong diantara-Nya. Sedangkan, perusahaan asuransi Syariah memiliki fungsi untuk mengelola dana hibah yang sudah dibayarkan oleh para peserta.

2. Akad mudharabah

Akad mudharabah merupakan akad kerja sama untuk mencapai keuntungan berdasarkan pembagian yang telah disepakati.

Hasil yang didapatkan dari mudharabah sendiri beragam dan tidak terus menerus berupa keuntungan, namun juga bisa berupa kerugian.

Berdasarkan akad mudharabah, perusahaan asuransi Syariah bertugas menjadi pengelola, sedangkan peserta asuransi menjadi pemegang polis.

Premi dari asuransi dengan jenis akad yang satu ini nantinya akan diinvestasikan, dan hasil keuntungan yang didapatkan akan dibagikan kepada semua pemegang polis yang terlibat.

3. Akad wakalah bil ujrah

Akad wakalah bil ujrah merupakan pemberian wewenang kepada perusahaan asuransi untuk mengelola dana yang dimiliki peserta asuransi dengan imbalan upah atau ujrah.

Melalui kuasa tersebut, perusahaan asuransi memiliki wewenang untuk menginvestasikan premi yang diberikan. Namun, tidak dapat memperoleh bagian dari keuntungan yang dihasilkan dari investasi tersebut.

Syarat Asuransi Syariah

Sebelum membeli produk asuransi Syariah, penting mengetahui terlebih dahulu apa saja syarat yang harus dipenuhi kedua belah pihak sebelum melakukan transaksi asuransi Syariah, sebagai berikut.

  • Baligh, di mana kedua pihak yang terlibat pada proses transaksi asuransi syariah dipastikan sudah mencapai usia baligh atau dewasa berdasarkan hukum Islam.
  • Berakal, di mana calon tertanggung harus mempunyai akal sehat serta memiliki kemampuan untuk membuat keputusan rasional.
  • Bebas berkehendak, di mana segala transaksi asuransi syariah harus dilakukan dengan sukarela tanpa adanya paksaan.

Bukan hanya ketiga syarat tersebut saja, namun ada pula beberapa syarat lain yang harus terpenuhi agar proses transaksi asuransi syariah dapat berjalan dengan sah.

Berikut ini hal-hal yang bisa menjadi penyebab proses transaksi asuransi syariah menjadi tidak sah, sebagai berikut.

  • Gharar, segala transaksi asuransi syariah harus memiliki kejelasan serta menghindari adanya ketidakpastian berlebihan.
  • Mengandung unsur riba, segala transaksi yang dilakukan juga tidak boleh memiliki unsur riba maupun keuntungan tambahan yang dilarang berdasarkan ajaran Islam.
  • Maisir atau mengandung praktik perjudian, transaksi asuransi syariah tidak boleh terikat unsur perjudian maupun spekulasi yang tidak sesuai dengan prinsip Islam.

Prinsip Asuransi Syariah

Prinsip asuransi syariah dijadikan dasar dalam setiap proses transaksi yang dilakukan. Namun, bukan hanya itu saja, prinsip asuransi syariah ini juga menjadi hal utama yang membedakan dengan asuransi konvensional.

Berikut 4 prinsip asuransi syariah, simak selengkapnya!

  • Akad, setiap transaksi asuransi syairah harus berdasarkan akad, yang merupakan kesepakatan sukarela antara perusahaan asuransi dengan pemegang polis didasari kejujuran dan transparansi.
  • Tabarru’ atau bagi hasil, di mana pemegang polis memberikan sumbangan tanpa adanya harapan untuk mendapatkan keuntungan langsung. Prinsip ini menggambarkan nilai kebersamaan dan kepedulian pada komunitas.
  • Pooling Resiko yang berarti bahwa dalam asuransi syariah, resiko apa pun yang diterima harus dibagi rata, termasuk kerugian yang secara adil dibagi dalam komunitas.
  • Tidak ada Gharar dan Maisir, larangan atas gharar atau ketidakpastian serta maisir atau unsur perjudian dalam menjaga transparansi serta keadilan pada proses transaksi asuransi syariah.

Keunggulan Asuransi Syariah

Setelah memahami definisi hingga apa saja rukun asuransi Syariah yang ada, terdapat beberapa keunggulan jenis asuransi ini yang perlu kamu ketahui jika dibandingkan dengan asuransi konvensional, seperti:

1. Tidak ada sistem dana hangus

Berdasarkan asuransi syariah, terdapat istilah premi atau dana kontribusi yang disetorkan sebagai tabarru’.

Nantinya, dana kontribusi atau premi tersebut tidak akan hangus walaupun tidak di klaim selama periode waktu perlindungan berlangsung.

Premi yang telah dibayarkan oleh peserta asuransi akan tetap menjadi milik pemegang polis dan pada akhirnya akan diakumulasikan secara kolektif.

2. Pengelolaan dana dilakukan secara transparan

Perusahaan asuransi syariah yang ada di Indonesia memiliki kewajiban untuk mengelola dana yang dimiliki secara transparan. Hal tersebut meliputi dana kontribusi hingga dana hasil pembagian investasi.

Adanya proses transparansi dana ini memiliki tujuan mengoptimalkan keuntungan peserta, baik secara individu serta kolektif berdasarkan akad yang telah ditetapkan di asuransi syariah yang ada.

Jika adanya selisih lebih dari total kontribusi atau surplus underwriting, maka nisbahnya akan dibagikan secara transparan terhadap para pesertanya.

3. Dana dikelola berdasarkan prinsip Islami

Perusahaan asuransi syariah juga memiliki kewajiban untuk menjalankan prinsip-prinsip Islami yang berlaku dalam mengelola dana investasi yang ada.

Mulai dari menghindari riba atau bunga, maisir atau judi, serta gharar atau ketidakpastian di setiap produk yang ditawarkan.

Selain itu, dana investasi para peserta asuransi juga tidak dapat diinvestasikan kepada saham dari emiten yang menjalankan kegiatan perdagangan atau jasa yang tidak menaati prinsip syariah yang ada.

Seperti contohnya, emiten atau perusahaan penawaran publik yang melakukan kegiatan produksi barang yang telah dilarang oleh DSN-MUI.

Nah, itulah sedikit penjelasan yang berkaitan dengan rukun asuransi Syariah untuk membantu sahabat MyProtection lebih memahami apa yang membedakan jenis asuransi ini dengan asuransi konvensional pada umumnya.

Namun perlu diketahui, semua asuransi memiliki keunggulannya masing-masing yang harus dipahami dan dimengerti. Seperti salah satunya, Perlindungan Kesehatan Prima yang memberikan solusi asuransi kesehatan online terbaik dengan pilihan manfaat rawat inap, bedah dan rawat jalan.

Selain itu, kamu bisa mendapatkan fitur Saldo Prima untuk membeli berbagai kebutuhan, seperti obat, vitamin, masker hingga hand sanitizer tanpa perlu resep dokter.

Berikut keunggulan apa saja yang bisa kamu dapatkan dengan Perlindungan Kesehatan Prima, yaitu:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin maupun obat-obatan tanpa perlu melakukan rawat inap maupun rawat jalan.
  • Santunan tunai harian rawat inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan manfaat rawat inap dan rawat jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

Semoga informasi di atas terkait rukun asuransi Syariah dapat bermanfaat dan memberikan sahabat MyProtection wawasan lebih dalam mengenai topik terkait!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read 29/09/2025
18 Makanan Khas Tasikmalaya yang Wajib Dicoba Wisatawan!

Makanan Khas Tasikmalaya - Tasikmalaya yang dikenal sebagai Kota Santri karena banyaknya pesantren maupun lembaga pendidikan Islam juga menjadi salah satu destinasi wisata kuliner para wisatawan.

Makanan khas Tasikmalaya yang unik dapat menjadi daya tariknya tersendiri, seperti nasi tutug oncom yang menggunakan bahan dasar oncom, hingga makanan ringan seperti wajit, citruk, opak, dan masih banyak lagi.

Apa saja makanan khas Tasikmalaya yang wajib kamu coba dan menjadi ciri khas yang banyak diminati wisatawan? Simak di sini!

18 Makanan Khas Tasikmalaya yang Wajib Dicoba Wisatawan!

Berikut ini beberapa makanan khas Tasikmalaya yang dapat menjadi rekomendasi ketika kamu berkunjung atau berwisata:

1. Nasi Cikur

nasi cikur makanan khas tasikmalaya

https://www.harapanrakyat.com/

Pertama, nasi cikur yang menjadi salah satu hidangan nasi khas Tasikmalaya yang dikenal karena bumbu yang digunakannya.

Nasi cikur menggunakan kencur sebagai bumbu utamanya yang memberikan rasa dan aroma khas pada hidangan ini. Selain itu, penggunaan kencur juga memberikan warna merah kecokelatan yang unik.

Umumnya, makanan khas Tasikmalaya ini disajikan dengan berbagai lauk, seperti telur dadar, ayam goreng, tahu, tempe, lalapan, hingga sambal.

Nasi Cikur biasanya dapat ditemukan di berbagai warung makan di area Dadaha, Tasikmalaya dan menjadi pilihan sarapan pagi bagi para warga lokal.

2. Kolontong

kolontong makanan khas tasikmalaya

Istimewa, lupalibur.com

Makanan khas Tasikmalaya berikutnya adalah kolontong yang merupakan camilan yang sering dijadikan oleh-oleh khas para wisatawan yang berkunjung ke Jawa Barat.

Menggunakan bahan dasar beras ketan yang diolah dengan cara digoreng maupun disangrai dan kemudian dilapisi gula merah, kolontong menawarkan rasa manis dengan tekstur renyah yang unik.

Selain rasanya yang enak, kolontong juga menyimpan nilai budaya dan tradisi di dalamnya. Di mana dalam banyak kesempatan, kolontong dijadikan simbol keramahan dan rasa syukur masyarakat melalui acara adat maupun perayaan.

Mengikuti perkembangan zaman, variasi kolontong yang ditawarkan saat ini juga semakin beragam, mulai dari rasa cokelat, keju, hingga pandan yang dapat menarik minat konsumen.

3. Soto Ayam Pataruman

Soto Ayam Pataruman

https://kabartasikmalaya.pikiran-rakyat.com/

Soto ayam di Indonesia sangatlah beragam dan berbeda di setiap daerah, begitu pula dengan Soto Ayam Pataruman khas Tasikmalaya yang menjadi favorit banyak penduduk lokal.

Seperti namanya, soto ini berasal dari Jalan Pataruman yang ada di Kota Tasikmalaya dengan ciri khas topping telur muda serta rasa rempah yang kuat.

Kuliner ini sudah ada sejak tahun 1960-an dan biasanya dilengkapi dengan daging ayam kampung suwir, ati ampela, telur, ceker, daun bawang, dan kedelai goreng.

4. Rengginang

rengginang makanan khas tasikmalaya

sajiansedap.com

Kuliner khas Tasikmalaya selanjutnya yang tak kalah populer adalah rengginang yang bukan hanya mudah ditemukan dan menjadi makanan khas Jawa Barat, namun juga di beberapa kota khususnya mendekati Lebaran.

Rengginang terbuat dari beras ketan ataupun singkong yang diolah secara tradisional, memberikan tekstur renyah serta rasa gurih yang khas.

Umumnya, proses pembuatan rengginang melibatkan perendaman serta fermentasi bahan bakunya, yaitu beras ketan yang kemudian dijemur dan akhirnya digoreng, yang memberikan rasa renyah.

Makanan ringan ini juga mudah disimpan dan relatif tahan lama, yang membuatnya pas untuk dijadikan oleh-oleh khas Tasikmalaya oleh para wisatawan.

5. Kupat Tahu Khas Tasikmalaya

https://budaya-indonesia.org/

Selanjutnya, kupat tahu khas Tasikmalaya yang dikenal dengan bumbu kacangnya yang khas ditambah daun bawang dan sambal yang kemudian dihidangkan dengan ketupat, tahu goreng, dan taoge.

Salah satu varian yang dikenal banyak warga Tasikmalaya adalah Kupat Tahu Singaparna yang memiliki rasa familiar dengan ciri khas rasa bumbu kacang yang kaya dan gurih. Ada pula Kupat Tahu Mangunreja yang memiliki ciri khas bumbu kacang yang ditumbuk kasar.

6. Citruk

Makanan khas Tasikmalaya selanjutnya adalah citruk yang terbuat dari tepung kanji dan terigu yang dikenal karena kerenyahan dan rasanya yang khas.

Citruk yang merupakan singkatan dari aci ngagetruk yang berasal dari bahasa Sunda memiliki bentuk bundar pipih seperti pecahan uang koin yang dengan campuran rempah alami serta rasa gurih hingga pedas.

Sering dijadikan camilan, Citruk juga dapat ditemukan di berbagai tempat wisata maupun perbelanjaan oleh-oleh khas Tasikmalaya untuk dijadikan buah tangan oleh wisatawan.

7. Godeblag

Godeblag yang merupakan camilan berbahan dasar singkong yang dibuat ke bentuk bundar secara tipis menawarkan rasa gurih, renyah, dan asin.

Selain dapat dimakan secara langsung, camilan ini juga sering disajikan bersamaan dengan bakso, bubur, hingga pecel sebagai pendamping.

Godeblag dapat ditemukan di berbagai pasar tradisional maupun daerah Manojaya yang dikenal sebagai daerah penghasil Godeblag.

Karena proses pembuatannya yang cukup rumit, penjualnya sendiri tidak banyak. Di mana, dalam prosesnya memerlukan ketelatenan, dari mulai pencetakan hingga pemarutan.

8. Es Bojong

Es bojong, yang merupakan minuman khas Tasikmalaya yang biasanya disajikan saat berbuka puasa, umumnya berisikan berbagai buah-buahan, kelapa muda, tape ketan, dan campuran sirop yang menjadikannya sempurna diminum saat cuaca panas.

Seperti namanya, es bojong berasal dari Kampung Bojong, Kelurahan Cipedes, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya yang dulunya dijual dengan cara berkeliling dan terkenal di kalangan masyarakat Tasikmalaya.

9. Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya

Kuliner khas Tasikmalaya selanjutnya adalah nasi tutug oncom yang juga cukup dikenal banyak orang. Makanan khas yang menggunakan bahan dasar nasi dan oncom yang digoreng maupun dibakar yang kemudian dicampur dan disajikan dalam keadaan hangat.

Kata tutug, yang dalam bahasa Sunda berarti tumbuk, merepresentasikan proses pengolahannya, di mana oncom ditumbuk hingga menjadi butiran yang kemudian dijemur di bawah sinar matahari.

Nasi tutug oncom dipercaya sudah ada sejak tahun 1940an dan menjadi santapan masyarakat kelas bawah di masa pemerintahan Orde Baru karena adanya kesulitan ekonomi yang membuat mereka tidak mampu membeli beras.

Walaupun begitu, saat ini nasi tutug oncom juga menjadi menu favorit banyak orang dan bukan hanya masyarakat Sunda saja. Menu ini dapat kamu temukan dengan mudah di berbagai restoran khas Sunda.

Umumnya disajikan secara hangat dan dibungkus daun pisang yang memberikan aroma khas serta lauk pauk lengkap seperti ayam goreng, tahu, tempe, ikan asin, telur dadar, sambal hingga lalapan.

10. Pecel Oranye

Pecel oranye khas Tasikmalaya sedikit berbeda dari pecel pada umumnya dan sudah ada sejak tahun 1923 yang didirikan oleh Ibu Supinah sejak masa penjajahan Belanda

Sayuran yang digunakan pada pecel oranye adalah kol, kacang panjang, taoge, dan banyak lagi yang membuatnya mirip dengan karedok.

Bumbu kacang yang digunakannya sendiri juga unik dan memiliki ciri khasnya tersendiri, yaitu proses pembuatannya yang menggunakan blender yang membuat teksturnya halus dan kaya rasa.

11. Bubur Ayam Kalektoran Zenal

Selanjutnya, Bubur Ayam Kalektoran H. Zenal yang terkenal karena kelezatannya dan cita rasa khas yang mampu membangkitkan selera.

Memiliki tekstur yang lembut dan kental, bubur ayam khas Tasikmalaya ini biasanya disajikan dengan pelengkap ayam yang empuk serta berbagai topping seperti cakwe, telur, daun bawang, hingga kerupuk.

Selain bubur ayam, restoran ini juga menawarkan menu tambahan, yaitu sate ayam bumbu kacang hingga mie ayam yang juga dapat menjadi menu pelengkap ketika menyantap Bubur Ayam Kalektoran H. Zenal.

12. Kue Aci

Salah satu oleh-oleh khas Tasikmalaya dengan cita rasa khas yang tidak boleh para wisatawan lewatkan juga adalah kue aci khas Tasikmalaya.

Kue kering ini menggunakan bahan bakar tepung tapioka atau aci, gula, mentega, dan telur yang memberikan tekstur kenyal dan lembut di dalamnya.

Salah satu yang paling banyak digemari para wisatawan adalah Kue Aci Karya Ayu yang menawarkan berbagai jenis varian, mulai dari cokelat, susu, hingga kelapa yang dapat kamu pilih sesuai selera.

13. Wajit

Wajit, camilan tradisional khas Tasikmalaya yang memiliki bentuk kecil yang menggunakan gula aren atau gula merah sebagai bahan utamanya.

Proses pembuatan Wajit juga cukup sederhana, di mana prosesnya dimulai dengan mencampurkan gula merah dan kelapa yang kemudian digabungkan dengan beras ketan dan dimasak bersama di atas api tungku hingga matang.

Camilan tradisional ini juga sudah ada sejak abad ke-15 Masehi yang dibuktikan melalui naskah Sunda kuno Sanghyang Siksakandang Karesian yang menyebutkan wajit sebagai makanan manis.

Dulunya, wajit hanya boleh dimakan oleh kalangan menak dan orang Belanda karena bahan utamanya, yaitu beras ketan, sulit didapatkan, yang menjadikannya makanan mewah.

Namun, seiring perkembangan zaman pembuat camilan ini semakin banyak hingga saat ini wajit dapat dengan mudah ditemui dalam acara umum.

Walaupun proses pembuatannya sederhana, agar berhasil membuat camilan ini membutuhkan kesabaran dari pembuatnya.

Mulai dari proses perendaman beras ketan yang memakan waktu 2 hingga 3 jam, pengukusan, hingga sesekali penyiraman menggunakan air panas.

Selain itu, proses pemasakan santan, gula merah, hingga kelapa parut juga membutuhkan proses yang cukup panjang. Setelah jadi, adonan juga harus didinginkan terlebih dahulu sebelum dapat dipotong dan dibungkus kecil-kecil menggunakan daun jagung.

14. Comet

Comet yang menjadi singkatan dari oncom saemet merupakan makanan ringan khas Tasikmalaya yang menggunakan bahan dasar singkong.

Menyerupai comro, comet menggunakan bahan yang sama yaitu perpaduan antara singkong dan oncom yang menjadi salah satu camilan populer khususnya di kalangan masyarakat Sunda hingga oleh-oleh khas Tasikmalaya.

Proses pembuatannya juga relatif sederhana, di mana singkong sebagai bahan utama diparut dan dibumbui sebagai adonan. Setelah itu, proses pembentukan dimulai dengan cara mengambil adonan sebesar kelereng yang kemudian dipipihkan dan baru diberikan oncom di atasnya.

Setelah itu, adonan sudah siap untuk digoreng tanpa menambahkan apa-apa lagi. Hasilnya, comet akan terasa sedikit keras namun tetap renyah karena tidak menggunakan campuran bahan lain.

15. Sambal Goang

Sebagai orang Indonesia, pastinya banyak orang menyukai makanan pedas atau sambal-sambalan.

Sambal Goang merupakan sambal khas Tasikmalaya yang memiliki cita rasa pedas dilengkapi dengan aroma khas yang menjadi favorit para warga lokal.

Dibuat dari campuran cabai rawit yang memberikan tingkat kepedasan, bawang putih, garam, hingga kencur, sambal goang memiliki cita rasa yang seimbang antara pedas dan aromatik yang disukai para pecinta sambal.

Umumnya, sambal goang dibuat secara tradisional di mana masih memanfaatkan ulekan yang mampu mengeluarkan minyak alami di tiap sendokkan sambalnya serta membedakannya dengan jenis sambal lainnya.

16. Kemplang

Kemplang khas Tasikmalaya yang terbuat dari perpaduan antara adonan beras ketan dan kelapa.

Sekilas menyerupai kolontong dan opak, kemplang memiliki tekstur yang lebih renyah serta cita rasa khas dari kelapa yang memberikan rasa gurih.

Selain dapat dimakan secara langsung, kemplang juga sering kali disajikan dengan makanan berkuah, seperti soto maupun bakso sebagai pelengkap.

17. Keripik Sukun

Seperti namanya, keripik sukun merupakan keripik yang dibuat menggunakan bahan utama yaitu buah sukun. Saat ini sendiri, keripik sukun juga sudah sulit ditemukan karena langkanya pohon sukun.

Memiliki bentuk seperti buah nangka, buah sukun memiliki ukuran kecil dan berbentuk bulat yang memiliki rasa hambar dengan getah yang pahit.

Untuk membuat keripik sukun, pertama-tama buah yang ada di iris tipis terlebih dahulu yang kemudian dicuci hingga getah yang ada hilang.

Setelah bersih, irisan buah sukun kemudian dijemur dan baru digoreng hingga mendapatkan tekstur renyah seperti yang diketahui banyak orang.

Untuk memberikan rasa, keripik sukun juga dapat diberikan bumbu yang meningkatkan cita rasanya. Dapat ditemukan dalam kemasan praktis, camilan ini dapat menjadi pilihan yang tepat untuk dijadikan oleh-oleh khas Tasikmalaya.

18. Kalua Jeruk

Kalua jeruk atau manisan jeruk juga menjadi salah satu camilan khas Tasikmalaya yang dibuat menggunakan bahan dasar kulit jeruk bali yang diolah menggunakan proses perebusan dan pemberian rasa.

Untuk membuatnya kulit jeruk yang telah dipisahkan kemudian dicuci bersih dan setelah itu baru direndam ke dalam cairan kapur sirih semalaman.

Setelah selesai, selanjutnya kulit jeruk tersebut direbus dengan campuran air gula, pewarna, dan perasa yang diinginkan. Kemudian, kulit jeruk tersebut dijemur hingga kering setidaknya 2 hari.

Perasa yang digunakan sendiri bisa beragam, mulai dari durian, stroberi, jeruk, dan masih banyak lagi yang dapat disesuaikan takarannya sesuai selera masing-masing.

Nah, itulah beberapa rekomendasi makanan khas Tasikmalaya yang wajib kamu coba jika ingin merasakan cita rasa khas yang digemari warga lokal.

Walaupun sudah dapat dengan mudah ditemukan di berbagai restoran, menu-menu ini pastinya lebih enak jika di makan langsung di kota asalnya. Agar perjalananmu tetap terlindungi, jangan lupa gunakan MyTravel Protection Domestic untuk seluruh perjalanan domestikmu untuk pengalaman #AmanNyaman.

Dapatkan perlindungan diri dan keluarga dari berbagai risiko ketidaknyamanan perjalanan seperti kecelakaan, kehilangan bagasi, penundaan atau delay dan lainnya. Perlindungan 24 jam selama periode asuransi, yang berarti selama perjalanan dan bukan hanya saat di dalam pesawat, kereta api, atau bus saja.

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 26/12/2019
Mendengarkan Musik Bisa Turunkan Stress Saat Berkendara

Jakarta, 26 Desember 2019 - MyProtection News

Sahabat MyProtection, apakah Anda sering mendengarkan musik saat berkendara? Ternyata, dilansir dari The Jakarta Post, mendengarkan musik instrumental bisa menurunkan kadar stress saat berkendara, lho!

Beberapa periset di Brazil melakukan percobaan kecil mengenai dampak musik terhadap kadar stress terhadap pengendara mobil. Eksperimen dilakukan terhadap 5 wanita berusia 18 hingga 23 tahun. Partisipan juga berkarakterisik sehat secara jasmani, menyetir kendaraan setidaknya 1 – 2 kali dalam seminggu, dan memiliki ijin mengendara 1 – 7 tahun sebelumnya.

Pada percobaan pertama, kelima partisipan diminta untuk menyetir mobil selama 20 menit saat puncak kepadatan lalu lintas berlangsung (pukul 17:30 – 18:30). Saat eksperimen ini berlangsung, partisipan berkendara di pusat paling ramai di kota Marilia, Sao Paolo, Brazil tanpa mendengarkan musik apapun.

Keesokan harinya, partisipan yang sama diminta untuk berkendara dalam waktu yang sama dan rute yang sama. Namun kali ini, partisipan berkendara sambil mendengarkan musik. Untuk menambah tingkat stress berkendara, partisipan tidak boleh menyetir mobil yang biasa mereka gunakan.

Setelah dilakukan dua percobaan, peneliti menemukan hasil sebagai berikut:

Pengendara yang menyetir tanpa mendengarkan musik mengalami penurunan variabilitas denyut jantung, yang berkontribusi terhadap penurunan level saraf parasimpatik disertai peningkatan aktivitas saraf simpatik.

Kebalikannya, partisipan yang berkendara sambil mendengarkan musik mengalami peningkatan variabilitas denyut jantung yang berujung pada peningkatan kegiatan saraf parasimpatik. Perlu diketahui bahwa syaraf parasimpatik berperan untuk membuat tubuh Anda lebih rileks dan tenang. Sedangkan saraf simpatik akan mengambil alih tubuh saat Anda berada di kondisi berbahaya.

Nah, berdasarkan data temuan, peneliti pun menyimpulkan musik dapat mengurangi stress saat berkendara. Apakah Anda juga suka mendengarkan musik saat berkendara?

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 16/04/2020
Cara Meredakan Rasa Cemas Secara Alami

Jakarta, 16 April 2020 - MyProtection News

Merasa cemas merupakan reaksi alami yang pernah dihadapi semua orang. Namun rasa cemas berlebihan bisa mengganggu kegiatan sehari-sehari serta kesehatan mental. Apalagi di tengah situasi serba tak pasti sekarang ini, mungkin Anda mulai merasa cemas.

Mengutip dari Healthline, terdapat beberapa cara alami untuk mengatasi rasa cemas

  1. Kurangi kafein

Kafein bisa menimbulkan rasa cemas bagi sebagian orang. Oleh karena itu, jika Anda sensitive terhadap kafein, maka hindari minuman seperti kopi.

  1. Hindari alcohol

Ketika rasa cemas dan stress memuncak, beberapa orang beralih untuk mengonsumsi alcohol dengan tujuan menenangkan diri. Efek relaks pada tubuh ini sayangnya hanya bertahan sementara. Dalam jangka panjang, mengonsumsi alcohol malah akan membuat Anda merasa lebih cemas dan lebih buruk.

  1. Cerita kepada orang lain

Ketika Anda merasa cemas, Anda bisa bercerita kepada orang yang Anda percaya seperti keluarga, kerabat, atau bercerita dalam jurnal. Jika Anda membutuhkan pertolongan professional, maka tak ada salahnya berkonsultasi dengan psikolog untuk mendapatkan terapi dan solusi yang tepat.

  1. Matikan ponsel dan hindari media social sementara

Melihat berita tak menyenangkan di ponsel, membandingkan diri dengan orang lain di media social, dan menatap ponsel sepanjang hari bisa menambah rasa cemas. Sesekali, matikan ponsel Anda dan isi ketenangan dengan bermeditasi, menulis jurnal, atau refleksi.

  1. Olahraga ringan

Saat Anda merasa cemas, bisa jadi level hormon adrenalin Anda memuncak dalam tubuh. Berjalan di sekitar rumah, melakukan stretching dan olahraga ringan bisa membantu mengurangi level adrenalin berlebih.

  1. Gunakan aromaterapi

Wewangian seperti lavender bisa membantu tubuh Anda menjadi lebih rileks dan membuat tidur lebih nyenyak. Anda bisa menikmati wangi aromaterapi di lilin, minyak esensial, atau bahkan krim pelembap.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel