Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
SOLUSI RAWAT INAP, RAWAT BEDAH & RAWAT JALAN!

SOLUSI RAWAT INAP, RAWAT BEDAH & RAWAT JALAN!

2 September 2019 | MyProtection News Jakarta
Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 13/02/2025
7 Jenis Kecelakaan Kerja yang Sering Terjadi dan Apa Penyebabnya

Agar dapat memberikan pencegahan yang tepat, mengenali jenis kecelakaan kerja juga menjadi krusial bagi pihak perusahaan di tempat kerja. Perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 sendiri wajib diterapkan oleh semua jenis perusahaan di berbagai sektornya.

Penerapannya sendiri dapat dilihat melalui penggunaan APD atau alat pelindung diri hingga menaati petunjuk keselamatan kerja yang ada berdasarkan Pasal 86 dan Pasal 87 Undang-Undang Ketenagakerjaan.

Untuk lebih mengetahui apa saja jenis kecelakaan kerja dan penerapan manajemen K3 yang tepat, berikut ini penjelasan lengkapnya!

7 Jenis Kecelakaan Kerja yang Sering Terjadi dan Apa Penyebabnya

Jenis Kecelakaan Kerja

Pexels

Kecelakaan kerja merupakan sebuah kejadian atau insiden yang dapat terjadi di tempat kerja maupun berhubungan dengan pekerjaan yang dilakukan. Yang dimana kecelakaan tersebut dapat mengakibatkan PAK atau penyakit akibat kerja, cedera, atau hingga kematian.

Selain itu, berdasarkan Permenaker No. 5 Tahun 2021, kecelakaan kerja juga dapat diartikan sebagai kecelakaan yang terjadi di dalam hubungan kerja, termasuk kecelakaan yang terjadi di perjalanan rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya, hingga penyakit yang ditimbulkan oleh lingkungan kerja.

Agar dapat membedakan jenis-jenis yang ada, berikut beberapa jenis kecelakaan kerja yang dapat terjadi.

1. Tertimpa Objek di Tempat Kerja

Jenis pertama, tertimpa objek di tempat kerja. Kecelakaan ini pada umumnya paling sering terjadi di pabrik maupun proyek lapangan yang banyak menggunakan material.

Banyaknya material tersebut sering kali membuat banyak pekerja tidak dapat mengantisipasi jika ada objek yang terjatuh dan dapat membahayakan dirinya.

Pada umumnya, objek jatuh ini dapat disebabkan berbagai hal, mulai dari mesin yang bermasalah atau bahkan human error yang tidak menempatkan objek dengan benar di tempatnya.

Untuk menghindari hal tersebut, inspeksi berkala menjadi sangat penting dan krusial untuk mengurangi potensi kecelakaan kerja jenis ini menjadi seminimal mungkin yang dapat membuat pekerja cedera hingga mengalami kematian.

2. Terpeleset atau Terjatuh

Selanjutnya, terpeleset atau terjatuh yang dapat terjadi di lokasi kerja dengan permukaan tidak rata maupun licin. Jenis kecelakaan ini dapat terjadi di perkantoran maupun area pabrik.

Walaupun dianggap bukan sesuatu hal besar, terpeleset atau terjatuh dapat berdampak serius dan memiliki risiko tinggi bagi para pekerja yang ruang lingkup kerjanya berada di ketinggian.

Seperti proyek pembangunan, pertukangan, atau bahkan perbaikan instalasi kabel listrik.

Jenis kecelakaan ini pada para pekerja yang bekerja di sektor tersebut dapat berakibat fatal, apabila mereka terpeleset dan jatuh tanpa menggunakan alat pengaman yang tepat.

Dimana, keselamatan nyawa juga menjadi terancam dan memiliki potensi membahayakan, seperti cacat atau bahkan kehilangan nyawa.

3. Kecelakaan Lalu Lintas

jenis kecelakaan kerja kecelakaan lalu lintas

pexels

Kecelakaan lalu lintas juga termasuk ke dalam jenis kecelakaan kerja jika kejadiannya terjadi selama perjalanan berangkat maupun pulang dari lokasi kerja. Pernyataan ini diatur pada Undang-Undang No.3 tahun 1992 di pasal 1 poin 6.

Jenis ini juga terjadi pada perusahaan yang berada di bidang perniagaan maupun pengangkutan yang harus terus menerus melakukan perjalanan.

Dimana, dalam proses dari satu titik ke titik lainnya memiliki potensi kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan.

Oleh sebab itu, menjadi sangat krusial bagi sebuah perusahaan untuk memberikan tanggung jawab kepada pekerja untuk memberikan pelatihan atau training yang tepat dan memadai terlebih dahulu.

Dengan begitu, perusahaan juga tidak mengalami kerugian dan pekerja yang diturunkan tanggung jawab tersebut telah memenuhi standar dan syarat yang ada, baik dari sisi kemampuan berkendara dan mengemudi dengan baik.

4. Terkena Benda Tajam atau Mesin

Terkena Benda Tajam atau Mesin

pexels

Selanjutnya, kecelakaan kerja yang disebabkan terkena benda tajam maupun mesin yang dapat terjadi di berbagai sektor pekerjaan yang proses operasionalnya memanfaatkan mesin maupun benda tajam.

Oleh sebab itu, penting bagi perusahaan di sektor tersebut untuk memperhatikan kondisi dan melakukan perawatan secara rutin dengan baik.

Peralatan atau mesin yang digunakan juga harus lolos uji sertifikasi mutu, melakukan inspeksi secara mendalam serta menyusun K3 dengan matang sebelum nantinya diterapkan.

Bukan hanya itu, perusahaan juga harus dapat menyediakan APD atau alat pelindung diri yang sesuai untuk para pekerjanya untuk mengurangi risiko cedera yang diakibatkan penggunaan alat operasional tersebut.

Dengan kemajuan teknologi saat ini, penggunaan mesin yang lebih aman juga dapat menjadi solusi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti mesin yang bisa berhenti jika ada benda asing atau tidak dikenal masuk ke dalamnya.

5. Menghirup Gas Beracun

Selanjutnya, para karyawan yang sering kali melakukan kontak langsung maupun tidak langsung dengan bahan dan zat kimia juga memiliki risiko menghirup gas beracun.

Kecelakaan jenis ini dapat dengan mudah terjadi dan membahayakan para karyawan jika sebuah perusahaan tidak memastikan dengan baik APD yang dikenakan sudah sesuai standar dan aman dari paparan zat kimia.

Menghirup zat kimia atau gas beracun memiliki dampak yang berbeda-beda bagi tubuh, mulai dari keluhan medis seperti fibrosis di paru-paru, reaksi alergi di kulit atau bahkan gangguan mata yang dapat disebabkan karena terlalu sering terpapar gas beracun.

Dengan adanya alat pelindung diri yang tepat dan sesuai dengan standar yang ada, maka para pekerja dapat terhindar dari risiko kecelakaan ini.

6. Cedera Otot

Cedera otot dapat terjadi pada banyak orang secara umum, begitu pula dalam dunia kerja. Secara khusus, cedera otot terutama leher dan punggung bisa disebabkan karena membawa barang yang terlalu berat di luar kapasitas.

Untuk menghindari jenis kecelakaan kerja ini terjadi, perusahaan dapat menyediakan atau mempertimbangkan penggunaan alat yang dapat membantu mengurangi beban saat proses pemindahan barang.

Jika hal tersebut tidaklah memungkinkan, perusahaan dan karyawan juga dapat lebih memperhatikan kapasitasnya sendiri, mulai dari berat yang mampu diangkat berdasarkan jarak yang akan ditempuh untuk menghindari cedera otot.

7. Polusi Suara

polusi suara

pexels

Polusi suara yang juga termasuk ke dalam kecelakaan kerja dapat disebabkan oleh penggunaan mesin yang mengeluarkan suara besar dan mampu mengancam kesehatan telinga dan menyebabkan gangguan pendengaran.

Walaupun dianggap sepele, jenis kecelakaan ini ternyata sering terjadi hingga membahayakan para pekerjanya dan memiliki istilah industrial deafness yang merupakan gangguan pendengaran yang disebabkan paparan kebisingan tingkat tinggi.

Para pekerja yang terus menerus terpapar polusi udara ini memiliki risiko mengalami kerusakan gendang telinga dan kehilangan kemampuannya untuk mendengar.

Oleh sebab itu, menjadi sangat krusial bagi perusahaan yang secara rutin dalam operasionalnya menyebabkan polusi udara untuk menyediakan alat pelindung telinga bagi para pekerjanya agar terhindar dari kerusakan pendengaran.

Selain itu, para pekerja juga dapat mengelola gejala industrial deafness ini, seperti melakukan meditasi, penggunaan alat bantu dengar, serta mengubah pola gaya hidup dan mengonsumsi bahan makanan yang lebih sehat.

Jenis Kecelakaan Kerja Berdasarkan Klasifikasinya

Jenis Kecelakaan Kerja Berdasarkan Klasifikasinya

Pexels

Kecelakaan kerja juga dapat dibedakan berdasarkan klasifikasinya yang terbagi menjadi 3, yaitu berdasarkan jenis, penyebab, serta sifatnya. Simak penjelasan lengkapnya!

1. Kecelakaan Kerja berdasarkan Jenis

Kecelakaan kerja dapat dibedakan berdasarkan jenis insidennya, mulai dari kecelakaan fisik yang melibatkan peralatan, lingkungan fisik, atau bahkan aktivitas yang dilakukan. Ada pula kecelakaan kimia, insiden yang timbul karena paparan bahan kimia berbahaya.

Selanjutnya kecelakaan kerja biologis yang ditimbulkan akibat paparan agen biologis mulai dari virus, bakteri, maupun jamur yang dapat menimbulkan potensi terkena penyakit.

Dan yang terakhir, kecelakaan ergonomis merupakan kecelakaan yang ditimbulkan postur tubuh yang salah atau gerakan yang terus menerus dilakukan tanpa adanya prosedur ergonomis yang benar.

Kecelakaan kerja berdasarkan jenis dapat diklasifikasikan berdasarkan jenis kecelakaan yang dialami karyawan, sebagai berikut.

  • Tersandung, jatuh serta terpeleset

  • Tertumbuk, terjepit, maupun terhantam, dan tertabrak objek maupun oleh pekerja lainnya

  • Tersengat listrik tegangan tinggi

  • Terpotong maupun teriris benda tajam

  • Terkena suhu ekstrem baik suhu rendah maupun tinggi

  • Terkena efek racun radiasi ataupun efek produk berbahan kimia

  • Melakukan kegiatan yang membebani fisik secara berlebihan dan dapat menyebabkan cedera otot

Jenis kecelakaan kerja yang ada di atas pada umumnya sering terjadi pada lingkungan kerja, oleh sebab itu sangat disarankan bagi sahabat MyProtection untuk lebih berhati-hati.

Jika sebuah perusahaan telah memberikan fasilitas dan kepastian untuk kenyamanan proses kerja para karyawannya, maka kembali lagi kepada kita sebagai karyawan apakah menjalani pekerjaan sesuai dengan regulasi yang ada agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

2. Kecelakaan Kerja berdasarkan Penyebab

Selanjutnya, kecelakaan kerja juga dapat dibedakan berdasarkan penyebab yang menimbulkan insiden tersebut. Ada apa saja? Simak di sini!

  • Kecelakaan kerja disebabkan alat kerja atau mesin, seperti alat pengolahan produk, mesin pertambangan, alat tukang, serta berbagai jenis mesin lainnya di lingkungan kerja.

  • Kecelakaan kerja disebabkan alat angkutan, seperti kendaraan pendukung pekerjaan yang digunakan untuk kegiatan produksi serta mesin angkut.

  • Kecelakaan kerja disebabkan lingkungan kerja, seperti contohnya pekerjaan yang ada di ketinggian atau bawah tanah. Ruang lingkup ekstrem tersebut juga dapat membahayakan diri karena pada umumnya memiliki suhu yang ekstrem pula hingga bertekanan tinggi.

  • Kecelakaan kerja yang terjadi diakibatkan hal tertentu, seperti bahan berbahaya, zat kimia, radiasi, logam berak atau juga sejuk.

  • Kecelakaan kerja yang disebabkan sumber arus listrik, seperti contohnya gardu listrik, komponen elektronik, serta kabel bertekanan tinggi.

Kecelakaan tersebut sering kali dapat terjadi oleh karyawan berdasarkan tempat kerjanya. Untuk tingkat keparahannya sendiri beragam tergantung pada penyebab kecelakaannya bisa dari ringan hingga berat.

3. Kecelakaan Kerja berdasarkan Sifat

Kecelakaan kerja yang dibedakan berdasarkan sifatnya dapat dilihat dari cedera yang dialami oleh pekerja. Bukan hanya itu, cedera tersebut bisa berupa luka maupun kelainan pada tubuh yang disebabkan kecelakaan. Simak ada apa saja:

  • Tulang retak, bergeser maupun patah

  • Memar, terkilir tegang otot hingga nyeri

  • Pendarahan yang diakibatkan tusukan, goresan serta tikaman

  • Kerusakan tubuh, seperti hilangnya fungsi pada bagian tubuh tertentu

  • Keracunan kronis

  • Luka dalam

  • Penurunan fungsi bagian tubuh karena bahan kimia secara langsung maupun terkena radiasi

  • Luka bakar yang disebabkan oleh uap panas, benda cair, api, hingga ledakan

  • Mati lemas atau kehabisan nafas

  • Terpapar racun, sampah biologis, bisa berbahaya, bahan organik serta bakteri

Faktor Penyebab Kecelakaan Kerja Berdasarkan Teori

Faktor penyebab kecelakaan kerja dapat dilihat melalui 2 teori di bidang ilmu K3, berdasarkan faktor kelalaian manusia, penggunaan alat, material, atau hingga faktor alam. Penjelasan lengkapnya simak di sini!

1. Teori Domino

Teori domino yang dicetuskan oleh Heinrich, membagi penyebab kecelakaan kerja menjadi 5 faktor utama yang saling berkaitan satu sama lain.

Mulai dari kondisi kerja, kelalaian manusia, kondisi kerja tidak aman, kecelakaan atau insiden, hingga cedera.

Berdasarkan teorinya tersebut, kelima faktor tersebut saling berkaitan antara satu sama lain dan jika satu faktor terjadi, maka faktor lainnya akan menerima dampak dan mengalami efek domino.

Seperti contohnya, jika faktor kondisi kerja tidak aman, maka pada akhirnya dapat menimbulkan kelalaian manusia karena tindakan kerja yang tidak aman, kemudian menyebabkan kecelakaan hingga cedera.

2. Teori Multiple Factor

Teori Multiple Factor mengungkapkan bahwa faktor kecelakaan kerja dapat dikontribusi ke dalam 4M, yang terdiri Man atau manusia, Machine atau mesin dan peralatan, Media atau lingkungan kerja, serta management atau manajemen kerja.

Faktor manusia pada umumnya meliputi usia, jenis kelamin, keterbatasan kemampuan, kekuatan, motivasi, kondisi emosi, dan sebagainya. Sedangkan mesin merupakan segala peralatan yang dimanfaatkan untuk menunjang proses operasional dari pekerjaan yang dijalankan.

Faktor media merupakan segala faktor yang dipengaruhi oleh lingkungan kerja, seperti suhu, kebisingan, atau hingga getaran.

Dan, yang terakhir faktor manajemen merupakan segala komunikasi, kebijakan, serta hal sebagainya yang menyangkut dengan lingkungan pekerjaan tempat karyawan menjalankan tugasnya.

Tips Menghindari Kecelakaan Kerja

Agar sahabat MyProtection terhindar dari kecelakaan kerja, terdapat beberapa tips yang dapat dilakukan, seperti:

  • Menggunakan APD atau Alat Pelindung Diri yang lengkap serta sesuai dengan ketentuan, regulasi, serta standarisasi yang telah ditetapkan K3 dengan begitu kecelakaan kerja yang tidak diinginkan dapat terhindar.

  • Mengikuti pelatihan atau training yang berkaitan dengan pekerjaan yang akan dijalankan untuk mendapatkan informasi terkait keselamatan selama melakukan pekerjaan.

  • Menaati aturan serta menggunakan APD sesuai dan lengkap, bukan hanya alat pelindung diri saja, tapi segala peralatan dan mesin yang digunakan juga harus berada dalam kondisi prima dan sesuai dengan standarisasi yang ada.

  • Monitoring secara rutin untuk memastikan bahwa ruang lingkup dan tempat kerja sudah menerapkan dan menjalankan regulasi serta standarisasi yang tepat sesuai prosedur yang ada.

Nah, itulah berbagai jenis kecelakaan kerja yang dapat terjadi dan dialami para pekerja di ruang lingkup kerja yang dapat membahayakan diri, menyebabkan cedera, atau bahkan potensi kematian.

Hal-hal tersebut dapat menjerat perusahaan berdasarkan hukum yang ada. Terlebih lagi, jika kecelakaan yang terjadi terbukti bentuk kelalaian perusahaan dalam manajemen keselamatan serta kesehatan kerja para karyawannya.

Seperti kurangnya pelatihan yang diberikan ataupun kelalaian merawat mesin atau peralatan operasional yang digunakan, APD yang tidak memadai dan masih banyak lagi. Agar sahabat MyProtection selalu terlindungi, Perlindungan Kesehatan Prima hadir untuk memberikan perlindungan kesehatan yang tepat.

Keunggulan dari Perlindungan Kesehatan Prima meliputi:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan rawat inap atau rawat jalan.

  • Santunan tunai harian rawat inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan.

  • Pilihan manfaat rawat inap dan rawat jalan sesuai kebutuhan.

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 14/04/2020
Lebih Berenergi Setelah Bangun Pagi

jakarta, 14 April 2020 - MyProtection News

Bangun pagi hari malah jadi moody? Bagian sebagian orang yang bekekrja atau belajar dari rumah, bisa jadi jadwal tidur menjadi lebih kacau daripada biasanya. Akhirnya, ketika bangun, tubuh malah terasa lebih lelah.

MyProtection punya tips agar Anda lebih berenergi setelah bangun tidur!

  1. Punya jadwal tidur tetap

Jika Anda bekerja dari rumah ataupun tetap pergi ke kantor seperti biasa, sebaiknya atur jadwal tidur yang tetap tiap harinya. sehingga siklus tidur tubuh terbentuk alami dan Anda terbiasa untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama. Jika sudah terbiasa, Anda tak perlu lagi bergantung pada alarm untuk terbangun di pagi hari.

  1. Punya alarm? Hindari pencet snooze

Memencet snooze_berulang kali malah membuat Anda merasa tak segar karena Anda berulang kali tidur dan terbangun dalam waktu singkat. Akhirnya tubuh menjadi groggy. Jadi, upayakan untuk langsung bangun setelah alarm berbunyi.

  1. Stretching singkat dan ambil napas dalam

Berkeliling taman selama 10 menit atau melakukan pemanasan dan latihan pernapasan bisa membuat tubuh jadi lebih rileks dan aliran tubuh menjadi lancar. Anda pun bisa melakukan beberapa gerakan olahraga ringan selama karantina di rumah.

  1. Minum air putih

Pernahkan Anda merasa lelah setelah bangun tidur? Bisa jadi Anda mengalami dehidrasi. Tidur di ruangan ber-AC atau dengan kelembapan rendah bisa membuat tubuh kehilangan cairan. Biasakan meminum minimal segelas air putih tiap pagi.

  1. Mandi dengan air dingin agar tubuh kembali segar!

Selain membuat tubuh lebih segar, mandi dengan air dingin bisa membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan memperbaiki suasana hati. Namun, Anda juga harus mempertimbangkan kondisi tubuh, ya.

  1. Berjemur atau terkena paparan sinar matahari

Sinar matahari merupakan sinyal alami bagi tubuh untuk terbangun. Jangan lupa buka jendela kamarmu dan jika perlu berjemur 10 – 30 menit di pagi hari. Selain memperbaiki mood, berjemur juga bisa mencukup kebutuhan vitamin D harian Anda.

  1. Minum teh atau kopi

Kafein dalam kopi dan teh membantu tubuh tetap terjaga. Seduh kopi atau teh kesukaan di pagi hari untuk membantu pikiran jadi on dan fokus kembali. Jika Anda bosan meminum teh coklat biasa, Anda bisa mencoba beberapa variasi teh seperti oolong tea dan matcha beserta segudang manfaatnya.

  1. Dengarkan musik kesukaan untuk membuatmu lebih semangat!

Mendengarkan musik memang memiliki banyak manfaat. Salah satunya adalah memperbaiki suasana hati hingga mengurangi stress. Pasang lagu kesukaan Anda di pagi hari. Irama yang ceria bisa membantu membuat pagi jadi lebih menyenangkan.

Sudah semangat menjalani hari ini, belum?

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Kesehatan
5 mins read • 06/10/2025
12 Manfaat Chia Seed bagi Kesehatan dan Tips Konsumsinya yang Aman!

Sebagai superfood, banyak orang sudah mengetahui bahwa manfaat chia seed bagi kesehatan tubuh sangat lah besar dan kandungan-kandungan yang ada di dalamnya dapat memberikan keuntungan bagi orang yang mengonsumsinya.

Hal ini dikarenakan chia seed kaya akan serat, sumber asam lemak omega-3, antioksidan, protein, hingga mineral. Karena kemudahan aksesibilitasnya, chia seed sering kali menjadi pilihan banyak orang untuk menjaga kesehatan tubuh.

Lalu, apa saja sebenarnya manfaat chia seed yang bisa didapatkan jika dikonsumsi secara rutin dan tepat? Simak di sini!

12 Manfaat Chia Seed bagi Kesehatan dan Tips Konsumsinya yang Aman!

Pengertian Chia Seed

pexels

Chia seed merupakan biji-bijian berwarna hitam dan putih ya berasal dari tanaman bernama Salvia Hispanica, yang merupakan anggota keluarga mint dari Amerika Tengah.

Biji ini juga telah menjadi bagian pola makan manusia hingga lebih dari 5.000 tahun yang lalu dan dipercaya merupakan makanan pokok bagi suku Aztec dan Maya.

Sebagai makanan sehat, biji chia ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup banyak, mulai dari protein, lemak, karbohidrat, serat, Alpha-linolenic acid atau ALA, kalsium, dan masih banyak lagi.

Dalam jurnal What Are Chia Seeds? dijelaskan juga bahwa penelitian terbaru mengungkapkan dengan menambahkan biji chia sebagai bagian dari pola makan sehat dapat membantu mengurangi faktor risiko masalah pada kardiovaskular, seperti menurunkan kadar kolesterol, trigliserida, hingga tekanan darah.

Manfaat Chia Seed

manfaat chia seed

pexels

Untuk lebih memahami keuntungan dan manfaat chia seed bagi kesehatan tubuh, berikut ini penjelasannya:

1. Mengontrol Berat Badan

Manfaat chia seed pertama, yaitu membantu dalam mengontrol berat badan karena kandungan serat dan proteinnya yang tinggi. Di mana, pada 2 sendok makan chia seed mengandung 140 kalori, 5 gram protein, 10 gram serat, 21 gram karbohidrat, hingga 9 gram lemak.

Jika dibandingkan dengan 1 buah pisang, kandungan serat yang terdapat pada 2 ½ sendok makan chia seed lebih tinggi yang membuatnya baik dikonsumsi khususnya buat kamu yang sedang diet.

Hal ini dikarenakan makanan kaya serat mampu memberikan efek kenyang yang lebih lama sehingga nafsu makan lebih terkontrol. Contoh makanan tinggi serat yang juga dapat membantu mengontrol berat badan seperti ubi cilembu yang memiliki banyak manfaat lainnya.

Bukan hanya itu, 17,83 % kandungan asam lemak omega-3, 15 hingga 25% protein, 26 hingga 41% karbohidrat kompleks, hingga vitamin dan mineral lainnya yang mampu menunjang keberhasilan diet.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan dalam jurnal Nutrition Research and Practice dengan judul Chia seed added yogurt reduces short-term food intake and increases satiety: randomised controlled trial juga mengungkapkan mengonsumsi chia seed juga dapat meningkatkan rasa kenyang dan menurunkan rasa lapar jika dibandingkan dengan orang yang tidak menambahkan chia seed ke dalam yoghurtnya.

2. Mengoptimalkan Fungsi Kekebalan Tubuh

Selanjutnya, chia seed juga bermanfaat untuk mengoptimalkan fungsi kekebalan tubuh dikarenakan kandungan asam amino endogen di dalamnya. Jenis asam amino seperti glutamat, aspartat, alanin, serin, dan glisin.

Bukan hanya itu, kandungan di dalamnya seperti seng, magnesium hingga zat besi juga dapat membantu dalam menjaga sistem kekebalan tubuh tetap aktif dan melindungi tubuh dari kerusakan radikal bebas.

3. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Chia seed juga memiliki manfaat untuk menurunkan risiko penyakit jantung melalui kandungan omega-3 dan seratnya yang baik untuk kesehatan jantung.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan dalam jurnal Food and Function di tahun 2021 ditemukan juga bahwa chia seed memiliki kemampuan untuk meningkatkan jumlah kolesterol baik atau High Density Lipoprotein (HDL).

Jika jumlahnya meningkat, maka kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL) yang mampu meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke akan menurun.

Berdasarkan hasil dari jurnal berjudul The impact of chia seeds on diabetes, blood pressure, lipid profile, and obesity indicators yang melakukan 14 uji klinis menggunakan 835 partisipan mengatakan bahwa mengonsumsi chia seed setiap hari mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan jantung.

Di mana biji chia mampu secara signifikan menurunkan kadar trigliserida, LDL-kolesterol, serta tekanan darah sistolik.

Walaupun superfood, chia seed tidak dapat menggantikan obat kolesterol maupun tekanan darah dan mengatasi penyebab darah tinggi, namun biji-bijian ini dapat dijadikan tambahkan pada pola makan sehat.

4. Mengoptimalkan Kesehatan Tulang

Manfaat chia seed berikutnya adalah mampu mengoptimalkan dan meningkatkan kepadatan mineral tulang dan kesehatan tulang secara keseluruhan.

Di mana kandungan yang ada di dalamnya seperti fosfor, kalsium, hingga magnesium merupakan nutrisi penting yang mampu menjaga kesehatan tulang dan meningkatkan kepadatan tulang.

Pada 2 sendok makan chia seed terdapat kandungan kalsium 14% kebutuhan harian, magnesium 23% kebutuhan dasar, serta fosfor 20% kebutuhan dasar.

Bukan hanya itu, chia seed juga memiliki kandungan ALA (Asam Alpha-Linolenat) yang dapat membantu dalam menjaga kesehatan tulang.

Jika di konsumsi secara rutin dan teratur chia seed juga mampu membantu mencegah osteoporosis yang disebabkan kekurangan kalsium dan fosfor yang penting dan dibutuhkan juga untuk memperkuat gigi dan fungsi otot.

5. Menurunkan Kadar Gula Darah

Karena kandungan serat dan senyawa lainnya, chia seed juga dapat membantu dalam menurunkan kadar gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin yang dapat membantu dalam menstabilkan kadar gula darah.

Dengan meningkatkan sensitivitas insulin, biji chia ini juga mampu membantu mengurangi resistensi insulin yang menjadi salah satu faktor risiko diabetes tipe 2.

6. Mencegah Paparan Radikal Bebas

Chia seed juga dapat membantu dalam mencegah paparan radikal bebas karena memiliki kandungan antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari paparannya. Kandungan antioksidan seperti asam klorogenat, asam kafeat, mirisetin, quercetin, dan kaempferol.

Walaupun radikal bebas merupakan hasil alami dari metabolisme sel, paparan tinggi yang diakibatkan oleh polusi, asap rokok, hingga radiasi bisa menjadi penyebab terjadinya stres oksidatif yang dapat merusak DNA, protein, membran sel, hingga berbagai penyakit kronis.

7. Menurunkan Peradangan dalam Tubuh

Peradangan dalam tubuh yang kronis mampu menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari penyakit jantung hingga kanker.

Salah satu kandungan di dalam chia seed, yaitu caffein acid, yang merupakan salah satu jenis antioksidan di dalamnya, mampu melindungi tubuh dari kemungkinan risiko peradangan.

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya juga, chia seed juga mengandung asam lemak omega-3. Di mana, menurut jurnal dengan judul The Omega-6: Omega-3 Ratio: A Critical Appraisal and Possibel Succesor, asam lemak omega-3 memiliki fungsi yang berkaitan dengan omega-6 untuk menurunkan peradangan yang terjadi dalam tubuh.

8. Mengatasi Konstipasi

Menambahkan chia seed ke dalam pola makan sehatmu juga dapat membantu mengatasi konstipasi karena memiliki kandungan serat yang tinggi.

Dengan mengonsumsi serat, tubuh mampu meningkatkan air dalam feses yang membuat teksturnya menjadi lebih lembut yang membuat kontraksi otot lebih rendah.

Kandungan serat dalam 28 gram chia seed adalah 10,6 gram yang sudah memenuhi 42% kebutuhan harian serat seseorang.

9. Meningkatkan Energi

Chia seed juga bagus untuk dikonsumsi setelah berolahraga maupun masa pemulihan karena kandungan vitamin B, zink, zat besi, hingga magnesium yang ada di dalamnya dapat membantu dalam meningkatkan energi.

Vitamin B mampu mengubah makanan yang masuk seperti karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan aktivitas.

Dengan rutin mengonsumsi chia seed, kamu juga dapat meningkatkan energi secara stabil dan lebih tahan lama, hingga mengurangi rasa lelah yang dapat dirasakan setelah beraktivitas.

Banyak penelitian juga menunjukkan bukti bahwa asam lemak omega-3, serat, hingga antioksidan yang ada pada chia seed juga bermanfaat bukan hanya untuk anak, ibu hamil, dan individu kondisi kardiovaskular, namun juga dapat memberikan manfaat bagi atlet dan orang-orang yang rutin berolahraga jika memasukkan chia seed ke diet mereka.

Berdasarkan studi berjudul Omega 3 Chia Seed Loading as a Means of Carbohydrate Loading yang membandingkan dua jenis perlakuan yang berbeda terhadap muatan karbohidrat pada atlet dalam tes ketahanan lebih dari 90 menit.

Di mana, satu kelompok menerima perlakuan tradisional menggunakan 100% kalori dari Gatorade, sedangkan kelompok lainnya menerima minuman chia yang menggunakan 50% kalori dari chia seed dan 50% kalori dari gatorade.

Hasilnya menunjukkan bahwa atlet yang mengonsumsi minuman chia tersebut dapat meningkatkan oksidasi lemak sekaligus menghemat penggunaan glikogen dalam otot.

Pendekatan ini memungkinkan para atlet untuk mengurangi asupan gula serta meningkatkan asupan asam lemak omega-3.

10. Menjaga Kesehatan Kulit

Kandungan omega-3 pada chia seed juga dapat membantu menjaga kesehatan kulit khususnya dengan seiring bertambahnya usia, kulit akan menjadi lebih kendur maka dengan rutin mengonsumsinya dapat membantu menjaga kulit untuk lebih sehat dan kencang.

Antioksidan yang ada di dalam chia seed juga dapat membantu untuk melindungi tubuh dari sinar matahari yang dapat menyebabkan munculnya tanda penuaan dini.

Untuk mendapatkan manfaat chia seed bagi kesehatan kulit terdapat beberapa cara yang dapat kamu lakukan, mulai dari mengonsumsinya secara langsung atau mencampurkannya ke dalam minuman, hingga membuat masker dengan tambahan madu dan minyak kelapa.

11. Menurunkan Risiko Stroke

Manfaat chia seed berikutnya adalah menurunkan risiko stroke karena kandungan asam lemak omega-3 yang sehat, serat, dan antioksidannya.

Biji chia bekerja dengan mengurangi peradangan dan mengatur tekanan darah serta menjaga kadar kolesterol di dalam batas normal.

Bukan hanya itu, kandungan antioksidannya yang kuat seperti asam klorogenat dan quercetin juga dapat membantu dalam melawan radikal bebas dan mengurangi peradangan kronis yang merupakan dua faktor penting yang berkontribusi pada kerusakan pembuluh darah serta meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung dan stroke.

12. Mencegah Kanker Kolorektal

Kanker kolorektal, yang merupakan kanker yang tumbuh di usus besar atau rektum, merupakan salah satu jenis kanker yang cukup umum, khususnya pada orang yang sudah lanjut usia, yang umumnya disebabkan oleh polip usus atau pertumbuhan abnormal di dinding usus.

Dipercaya, dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan serat dapat membantu dalam mengurangi risiko seseorang terkena kanker kolorektal.

Berdasarkan hasil penelitian Intisari Sains Medis di tahun 2019 menunjukkan bahwa dari 52 pasien di RSUP Sanglah yang terdiagnosis kanker kolorektal , 39 pasien mengonsumsi asupan rendah serat setiap harinya.

Sebagai superfood yang dikenal dengan kandungan seratnya, mengonsumsi chia seed juga dapat membantu dalam meningkatkan kesehatan pencernaan dan usus.

Cara Mengonsumsi Chia Seed yang Tepat

Cara Mengonsumsi Chia Seed yang Tepat 

pexels

Sebagai salah satu bahan organik yang cukup populer dan dapat dimakan baik secara langsung maupun diolah terlebih dahulu, saat ini hidangan kreasi menggunakan chia seed juga berkembang.

Biji chia dapat dijadikan sebagai topping baik dihancurkan terlebih dahulu maupun utuh di atas sereal, nasi, yoghurt, hingga sayuran. Di Meksiko, terdapat minuman chia fresco yang terbuat dari chia seed yang direndam dengan jus buah atau air.

Hal ini dikarenakan chia seed sangat mudah menyerap cairan dan akan membentuk tekstur gel ketika direndam, membuatnya mudah dicampurkan dengan sereal maupun hidangan lainnya.

Untuk memasukkan superfood satu ini ke dalam rutinitasmu juga sangat lah mudah, kamu dapat menaburkan satu hingga dua sendok makan chia seed ke yoghurt, sereal, hingga salad.

Bukan hanya itu, kamu juga dapat menambahkan biji chia ke dalam smoothies hingga sup, atau bahkan mencampurkannya dengan adonan pancake sebelum dimasak.

Karena chia seed tidak memiliki rasa yang khas, jika dicampurkan dengan bahan makanan lain, tidak akan mengubah atau berdampak pada rasa makanan tersebut.

Salah satu cara populer lainnya untuk menikmati chia seed adalah dengan membuat chia puding dengan merendam biji chia ke dalam cairan, baik air, susu, hingga yoghurt.

Risiko Mengonsumsi Chia Seed

Risiko Mengonsumsi Chia Seed

pexels

Walaupun secara umum aman di konsumsi dan mudah di toleransi ketika di makan dalam jumlah yang dianjurkan, dalam artikel berjudul Are Chia Seeds Good for You? Mengonsumsi chia seed juga memiliki risikonya tersendiri.

Karena kandungan seratnya yang tinggi, mengonsumsi chia seed juga dapat menyebabkan gejala pencernaan, seperti gas, diare, hingga perut kembung.

Jika orang yang belum terbiasa mengonsumsi makanan tinggi serat, disarankan untuk meningkatkan jumlah konsumsinya secara perlahan dan memastikan meminum air yang banyak.

Selain itu, bagi orang-orang yang memiliki alergi atau sensitivitas terhadap chia seed juga harus menghindari mengonsumsi biji ini karena mampu menyebabkan reaksi seperti gatal, bercak merah, hingga kesulitan bernapas.

Chia seed juga memiliki risiko tersedak, khususnya bagi individu yang memiliki kesulitan untuk menelan. Hal ini disebabkan sifat bijinya yang dapat membesar jika dan berubah menjadi kental serta memiliki konsistensi yang lengket yang dapat tersangkut di tenggorokan dan menyebabkan sumbatan.

Untuk menghindari hal ini terjadi, pastikan biji chia yang kamu konsumsi sudah terendam dalam cairan selama beberapa waktu sebelum di makan.

Tips Mengonsumsi Chia Seed

Terdapat beberapa tips mengonsumsi yang dapat kamu lakukan untuk mendapatkan manfaat chia seed sepenuhnya dengan mudah:

  • Mencampurkan chia seed dengan pilihan susu yang kamu inginkan dan biarkan mengental untuk membuat chia puding.
  • Mencampurkannya ke dalam yoghurt, sereal, hingga oatmeal.
  • Mencampurkannya ke dalam smoothies.
  • Mencampurkan chia seed ke dalam roti maupun kue.
  • Menggunakan tepung chia ketika membuat roti ataupun kue.
  • Menambahkan chia seed ke granola, energy balls, dan trail mix.
  • Membuat selai buah dengan memanaskan buah segar atau beku dan campurkan dengan chia seed.
  • Mencampurkannya ke dalam salad atau salad dressing.
  • Menjadikan chia seed sebagai topping roti panggang.

Itulah penjelasan seputar berbagai manfaat chia seed yang merupakan superfood yang saat ini semakin populer bukan tanpa sebab. Dengan rutin mengonsumsinya berdasarkan takaran yang disarankan, kamu bisa mendapatkan perlindungan kesehatan yang baik.

Walaupun begitu, hanya mengonsumsi chia seed saja tidaklah cukup, di mana menjaga pola hidup juga sangat penting, khususnya dari hal beraktivitas dan makanan yang dikonsumsi.

Agar sahabat MyProtection tetap terlindungi dari hal-hal tak terduga, Perlindungan Kesehatan Prima hadir untuk memberikan solusi perlindungan kesehatan yang tepat bagi Anda dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Berikut ini beberapa keunggulan produk PKP:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel